Home
Login.
Artikelilmiahs
18112
Update
INDRI CAHYANI
NIM
Judul Artikel
PELESTARIAN CAGAR BUDAYA MELALUI UPAYA PELINDUNGAN CAGAR BUDAYA DI KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Skripsi ini dibuat untuk membahas mengenai upaya pelestarian Cagar Budaya melalui upaya pelindungan Cagar Budaya dan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pelindungan Cagar Budaya di Kabupaten Banyumas. Kabupaten Banyumas memiliki 59 benda Cagar Budaya yang perlu dilestarikan.Upaya pelindungan Cagar Budaya perlu dilakukan terhadap 59 benda Cagar Budaya berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya dan Peraturan Daerah Kabupaten Banyumas Nomor 4 Tahun 2015 tentang Cagar Budaya dilakukan melalui koordinasi antara Dinporabudpar Kabupaten Banyumas, TACB Kabupaten Banyumas, BPCB Jawa Tengah dan masyarakat. Penelitian ini disusun menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis. Data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari kegiatan wawancara yaitu interaksi antara peneliti dengan responden, yaitu Kepala Bidang Sejarah, Purbakala dan Permuseuman Bidang Kebudayaan Dinporabudpar Kabupaten Banyumas, Ketua TACB Kabupaten Banyumas, Pengkaji BPCB Jawa Tengah, Fungsional Umum Bagian Hukum di BPCB Jawa Tengah, dan juru pelihara Museum Wayang Banyumas. Pada penelitian ini, data sekunder diperoleh dengan melakukan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Dinporabudpar Kabupaten Banyumas, TACB Kabupaten Banyumas, dan BPCB Jawa Tengah telah melakukan upaya pelindungan Cagar Budaya yang meliputi penyelamatan, pengamanan, zonasi, pemeliharaan,dan pemugaran. Upaya pelindungan Cagar Budaya di Kabupaten Banyumas terdapat kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan diantaranya belum dibentuk Peraturan Pemerintah terkait Cagar Budaya, belum dilaksanakannya pemberian kompensasi dan insentif, tingkat kepedulian masyarakat rendah, dan prosedur penetapan Cagar Budaya relatif lambat.
Abtrak (Bhs. Inggris)
ABSTRACT This thesis was made to discuss about preservation of cultural Heritage through the protection of cultural Heritage and obstacles encountered in the implementation of the Cultural Heritage protection in Banyumas Regency. Banyumas Regency has 59 objects cultural of Heritage to be preserved. The protection of cultural Heritage needs to be carried out on 59 objects of cultural Heritage based on Law Number 11 Year 2010 on Heritage and Local Regulations Banyumas Regency No. 4 Year 2015 about Cultural Heritage carried out through coordination between Dinporabudpar Banyumas, TACB Banyumas, BPCB Central Java and society. This study used sociological juridical approach method. The data were using primary and secondary data. Primary data were obtained from the interviews that is the interaction between researcher and respondent, which is Head of History, Antiquities and Museums of Culture, Dinporabudpar Banyumas Regency, The reviewer of BPCB Central Java, General Functional Legal Division in BPCB Central Java, and interpreters maintain Puppet Museum Banyumas. In this research, secondary data obtained by performing a literature study. The results showed that Dinporabudpar Banyumas Regency, TACB Banyumas Regency, and BPCP Central Java has made efforts to protect the Cultural Heritage which includes rescue, security, zoning, maintenance, and restoration. Heritage protection efforts in Banyumas Regency there are constraints encountered in implementation including have not formed a government regulation related to Cultural Heritage, have yet the implementation of the compensation and incentives, the low level of public awareness, and determination procedures of cultural Heritage relatively slow.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save