Artikel Ilmiah : F1I013014 a.n. NIDYA RAHMANITA

Kembali Update Delete

NIMF1I013014
NamamhsNIDYA RAHMANITA
Judul ArtikelPeran European Central Bank Melalui European Stability Mechanism dalam menangani Krisis Finansial Spanyol Tahun 2012-2015
Abstrak (Bhs. Indonesia)Global Financial Crisis telah mengungkap bahwa terdapat kelemahan dalam tata kelola dan desain serta implementasi kebijakan dalam Uni Eropa. Krisis yang terjadi di Yunani membuat Dewan Eropa mengadopsi paket komprehensif sebagai upaya untuk menanggulangi krisis agar tidak menyebar dan semakin parah. Dalam mekanisme penanganan krisis, ECB sebagai Bank Sentral Eropa tidak mampu untuk menjalankan fungsi ini karena akan melanggar aturan dalam Treaty Functioning of European Union. Oleh karena itu ECB bersama dengan dewan Eropa membentuk lembaga manajemen penanganan krisis bagi negara Eurozone. Lembaga penanganan krisis yang pertama dibentuk adalah EFSF (European Financial Stability Facility) akan tetapi mekanisme yang bersifat sementara ini tidak mampu untuk menyelesaikan krisis yang semakin menyebar. Akhirnya mekanisme dalam EFSF diperbaharui dan digantikan dengan mekanisme penanganan krisis permanen yaitu ESM (European Stability Mechanism).
Spanyol sebagai salah satu negara Eurozone yang turut terkena dampak dari Global Financial Crisis yang disebabkan oleh Housing Bubble kemudian menjadi negara pertama yang meminta bantuan penanganan krisis finansial melalui ESM. Sesuai dengan Mou, Spanyol harus melakukan Stuctural Adjustment Programme dengan rekapitalisasi dan restrukturisasi untuk perbaikan sistem perbankan yang bermasalah serta membentuk hukum tata kelola Savings Bank.
Abtrak (Bhs. Inggris)Global Financial Crisis has revealed major weakness in the design and implementation of the existing economic governance framework of the European Union. In addition, the first temporary fiscal backstop is EFSF (The European Financial Stability Facility) as a temporary crisis resolution mechanism by the Euro area Member States. In this case, The EFSF does not provide any further financial assistance, so the task of EFSF being replace by the new mechanism that includes the establishment of a permanent crisis management mechanism as the safeguard against imbalances in individual countries that is ESM (European Stability Mechanism). Spain as one of the Eurozone Member States that fall on financial crisis caused by disproportionate growth in the real estate sector, along with the expansion of credit, on 25 June 2012 made an official request for financial assistance through ESM for its banking system. In accordance with MoU, Spain must conduct a structural adjustment program through identifying individual bank capital needs, recapitalising and restructuring.
Kata kunciEuropean Central Bank, European Stability Mechanism, Krisis Finansial, Rekapitalisasi, Restrukturisasi.
Pembimbing 1Renny Miryanti, S.IP., M.Si
Pembimbing 2Muhammad Yamin, S.IP., M.Si
Pembimbing 3Dr. Agus Haryanto, S.IP., M.Si
Tahun2017
Jumlah Halaman113
Tgl. Entri2017-04-28 01:12:29.454513
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.