Artikelilmiahs
Menampilkan 121-140 dari 48.725 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 121 | 6076 | E1A009164 | KEABSAHAN STANDARD CONTRACT PERJANJIAN KREDIT DALAM PERSPEKTIF AJARAN PENYALAHGUNAAN KEADAAN (MISBRUIK VAN DE OMSTANDIGHEDEN) (Studi Kasus terhadap Putusan Nomor 65/Pdt.G/2011/PN.Smg) | Penyalahgunaan keadaan (misbruik van de omstandigheden) merupakan salah satu bentuk cacat kehendak dalam suatu perjanjian yang dapat digunakan sebagai alasan pembatalan perjanjian diluar cacat kehendak yang selama ini dikenal dalam Undang-undang (Pasal 1321 KUH Perdata) berupa kesesatan/kekhilafan (dwaling), paksaan (dwang) dan penipuan (bedrog), penyalahgunaan keadaan lebih dikenal dan dikembangkan oleh yurisprudensi. Potensi yang dapat menimbulkan penyalahgunaan keadaan (misbruik van de omstandigheden) dalam suatu perjanjian adalah yang berupa klausula eksonerasi, yang biasanya terdapat pada perjanjian-perjanjian dalam bentuk standard contract, salah satunya adalah perjanjian kredit bank. Beberapa klausula eksonerasi dalam perjanjian kredit bank adalah klausula tentang bunga, klausula tentang agunan dan klausula tentang kuasa-kuasa. Dengan adanya klausula-klausula eksonerasi tersebut, perjanjian kredit berpotensi menimbulkan penyalahgunaan keadaan, karena dengan bentuknya yang standard nasabah peminjam tidak bisa menghindar dari klausula tersebut, padahal manakala ia tahu dan jika didasarkan pada kehendak yang murni, ia keberatan dengan klausula tersebut. Kata kunci: klausula eksonerasi, standard contract, perjanjian kredit, penyalahgunaan keadaan | Undue influence (misbruik van de omstandigheden) is one of disability of will in an agreement that can be used as a reason to cancel the agreement beyond disability will that known in the Law (Article 1321 Civil Code) as apostasy/ oversight (dwaling), coercion (dwang), and fraud (bedrog). Undue influence (misbruik van de omstandigheden) much more known and developed by jurisprudence. Potential that can creates Undue influence (misbruik van de omstandigheden) in an agreement is in a form of exonaration clause, that usually found in agreements that formed as a standard contract, one of it is credit bank agreement. Several exonaration clause in the credit bank agreement is about loan, clause about collateral and clause about powers. Existence of exoneration clauses creates credit agreement become potential to creates undue influence (misbruik van de omstandigheden), because with that standard form, the borrower can not escaped from the clause. Instead, when he knows dan based on the pure willingness, he objected with the clause. Keywords: exoneration clause, standard contracts, credit agreement, Undue influence | |
| 122 | 6077 | A1L008124 | PENGARUH KONSENTRASI DAN MACAM ZAT PENGATUR TUMBUH ALAMI TERHADAP PERTUMBUHAN STEK TANAMAN MELATI (Jasminum sambac) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian macam zat pengatur tumbuh alami terhadap pertumbuhan stek tanaman melati (Jasminum sambac), mengetahui konsentrasi yang tepat untuk masing-masing zat pengatur tumbuh yang diaplikasikan dengan tanaman melati putih (Jasminum sambac), dan mengetahui interaksi antara zat pengatur tumbuh alami dan konsentrasi. Penelitian ini dilakukan di Screen House Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 3 kali ulangan. Faktor yang dicoba meliputi: zat pengatur tumbuh terdiri atas P1(ekstrak bawang merah), P2 (air kelapa), dan P3 (urin sapi), dan konsentrasi meliputi K1 (20 ml/ liter), K2 (30 ml/ liter), dan K3 (40 ml/ liter)dan dengan 1 kontrol (K0). Variabel yang diamati meliputi panjang akar terpanjang, saat tumbuh tunas, jumlah akar tanaman, volume akar, jumlah tunas, panjang tunas, jumlah daun dan lebar daun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jenis dan konsentrasi zat pengatur tumbuh alami yang diterapkan tidak berpengaruh pada seluruh variabel yang diamati. | This research was aimed to determine the effect of kind of natural plant growth regulators on the growth of stem cutting of Arabian jasmine (Jasminum sambac), to find out the exact concentration for each plant growth regulator, and to find out interaction between natural plant growth regulator and concentration. The screen house research was conducted in the Faculty of Agriculture, General Sudirman University, Purwokerto. This factorial experiment was arranged in a randomized complete block design (RBD) with three replications. Factor treated were kind of palnt growth regulator (PGR) and its concentration. The first factor consisted of P1 (shallot extract), P2 (coconut water), and P3 (cow urine, whereas the PGR concentration consisted of K1 (20 ml / litter destilled water), K2 (30 ml / litter destilled water), and K3 (40 ml / litter destilled water) with 1 control (K0). Variables observed were root length, number of roots, root volume, number of shoot, shoot length, number of leaves, and leave width. The result of this research showed that the kind and concentration of natural plant growth regulator applied did not significantly affects on the whole variable observed. | |
| 123 | 6078 | A1L008034 | PENGARUH DUA MACAM LARUTAN KOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCHOY (Brassica chinensis L.) SECARA HIDROPONIK RAKIT APUNG | Pakchoy adalah salah satu sayuran daun yang banyak mengandung mineral dan vitamin serta kaya kandungan klorofil yang dapat berfungsi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui pertumbuhan dan hasil tanaman pakchoy hidroponik menggunakan larutan kompos dibandingkan larutan AB Mix, 2) Mengetahui pengaruh larutan kompos bahan baku ayam dan sapi terhadap pertumbuhan dan hasil pakchoy, dan 3) Mengetahui pengaruh konsentrasi larutan kompos bahan baku ayam dan sapi terhadap pertumbuhan dan hasil pakchoy. Penelitian ini dilaksanakan di rumah plastik di desa Karangsalam, Kedungbanteng, Banyumas dengan ketinggian tempat ±110 meter di atas permukaan laut. Penelitian dilaksanakan bulan Agustus 2012 sampai November 2012. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap dengan perlakuan non faktorial. Perlakuan yang dicoba yaitu larutan kompos yang berasal dari bahan baku ayam dengan konsentrasi 500 ppm, 1000 ppm dan 1500 ppm, larutan kompos yang berasal dari bahan baku sapi dengan konsentrasi 1000 ppm, 1500 ppm dan 2000 ppm serta pembanding larutan AB mix dengan konsentrasi 1000 ppm. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar, volume akar, bobot segar akar, bobot kering akar, bobot segar tajuk, dan bobot kering tajuk. Jika uji F terjadi perbedaan diantara perlakuan, maka dilanjutkan dengan Uji Jarak Ganda Duncan pada taraf kesalahan 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larutan kompos bahan baku ayam memberikan peluang untuk dikembangkan sebagai larutan alternatif pengganti AB mix karena memberikan pertumbuhan dan hasil lebih baik dalam budidaya tanaman pakchoy secara hidroponik rakit apung. Larutan kompos bahan baku ayam lebih baik bila dibandingkan dengan larutan kompos bahan baku sapi pada tinggi tanaman, volume akar, bobot kering akar, bobot segar tajuk dan bobot kering tajuk pada tanaman pakchoy secara hidroponik rakit apung. Konsentrasi 1500 ppm pada larutan kompos bahan baku ayam menghasilkan pertumbuhan dan hasil lebih baik pada budidaya tanaman pakchoy secara hidroponik rakit apung dibandingkan larutan kompos bahan baku sapi pada tinggi tanaman, volume akar, bobot kering akar, bobot segar tajuk dan bobot kering tajuk. | Pakchoy is a leafy vegetable containing numerous minerals and vitamins, and rich of chlorophyll functioning as antioxidant. This study was aimed 1) to know the growth and yield of hydroponic pakchoy using compost solution in compare to AB mix solution, 2) to know the effect of compost solution of chicken and cattle raw materials on the growth and yield of pakchoy, and 3) to know the effect of compost solution concentrations of chicken and cattle raw materials on the growth and yield of pakchoy. This study was conducted in a plastic house at Karangsalam Village Kedungbanteng Subdistrict Banyumas Regency at ±110 meter above sea level from August to November 2012. Randomized Complete Block Design with non factorial treatments was applied. The treatments werecompost solution of chicken raw material with concentrations of 500 ppm; 1,000 ppm and 1,500 ppm, compost solution of cattle raw material with concentrations of 1,000 ppm; 1,500 ppm and 2,000 ppm, and AB mix solution of 1,000 ppm as comparing solution. The variables examined were plant height, leaf number, root length, root volume, root fresh weight, root dry weight, shoot fresh weight, and shoot dry weight. If significant difference among treatments was observed, further analysis of Duncan Multiple Range Test at significance level of 5 % was employed. The results revealed that compost solution of chicken raw material shows potential to develop as an alternative solution of AB mix, since it provides better growth and yield of pakchoy cultivated in a floating assembled hydroponics. Compost solution of chicken raw material performed better in compare to that of cattle raw material with respect of plant height, root volume, root dry weight, shoot fresh weight, and shoot dry weight. The concentration of 1,500 ppm of compost solution of chicken raw material resulted in better growth and yield in compare to compost solution of cattle raw material with respect of plant height, root volume, root dry weight, shoot fresh weight, and shoot dry weight. | |
| 124 | 6079 | F1G009017 | Citra Budaya Melayu dalam Novel Cinta di Dalam Gelas Karya Andrea Hirata | Skripsi ini berjudul “Citra Budaya Melayu dalam Novel Cinta di Dalam Gelas Karya Andrea Hirata ”. Tujuan dari penelitian iniadalah untuk mendeskripsikan citra budaya Melayu yang terdapat di dalam novel Cinta di dalam Gelas karya Andrea Hirata. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis, dengan memfokuskan penelitian kepada budaya Melayu dalam novel Cinta di dalam Gelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah membaca, kemudian memperhatikan data penting dari novel Cinta di dalam Gelas yang berkaitan dengan budaya Melayu. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan pendekatan antropologi sastra. Hasil dari penelitian tersebut kemudian dijelaskan secara deskriptif mengenai budaya masyarakat Melayu yang meliputi peralatan kehidupan manusia yang sederhana, sistem religi yang kuat unsur islami di dalamnya, sistem masyarakat Melayu yang harmonis dengan berbagai perbedaan, sistem pengetahuan yang didasarkan oleh pengetahuan agama, bahasa Melayu Riau yang menjadi bahasa sehari-hari, kesenian masyarakat dan sistem mata pencarian hidup yang dilanjutkan turun temurun.berdasarkan kaitan tersebut kemudian dapat dihasilkan sebuah gambarantentangcitra budaya masyarakat Melayu berdasarkan pandangan pengarang Andrea Hirata. | This research is entitled“Citra Budaya Melayu dalam Novel Cinta di Dalam Gelas Karya Andrea Hirata”. The objective of this research is to describe the image of Malayan culture in the novel “Cinta di dalam Gelas”written by Andrea Hirata. This research used descriptive method, focusing on Malayan culture in the novel “Cinta di dalam Gelas”. In data collection technique, the researcher firstly read the novel. Next, the researcher collected the data related to the Malayan culture. Last, the data was analyzed using anthropological literature theory. The result of this research is elaborated descriptively into some Malayan culture aspects including a simple humanlife equipment, the system in which has significant Islamic values ,Malayan civil system of society in a harmony with thedifferences,knowledge system from a religious knowledge, a Malayan Riau language be a daily language, local arts and a hereditary occupation. Therefore, the description about the image of Malayan culture is based on Andrea Hirata point of view. | |
| 125 | 6996 | B1J009149 | PROPORSI LARVA Brevipalpus phoenicis PADA BEBERAPA KLON TANAMAN TEH DI PT PN IX KALIGUA KABUPATEN BREBES JAWA TENGAH | Salah satu jenis tungau hama yang menyerang tanaman teh adalah Brevipalpus phoenicis. Larva B. phoenicis adalah stadium yang menjadi pusat perhatian karena jika jumlah larva banyak maka akan sangat merugikan tanaman teh. Proporsi larva B. phoenicis dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah klon tanaman teh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proporsi larva B. phoenicis pada beberapa klon tanaman teh. Pada penelitian ini tungau hama B. phoenicis berasal dari perkebunan teh PTPN IX Kaligua, Kabupaten Brebes Jawa Tengah. Metode yang digunakan adalah adalah metode survei dengan teknik pengambilan sampel secara sistematis. Seluruh daun teh diperiksa di bawah mikroskop stereo, kemudian dihitung jumlah telur, larva, nimfa, dan dewasa Brevipalpus phoenicis dalam daun tersebut. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan variansi (ANOVA) pada tingkat kesalahan 20%. Hasil analisis yang menunjukkan beda nyata, dilanjutkan dengan uji Duncan pada tingkat kesalahan yang sama. Data pendukung yang diamati antara lain temperatur, kelembaban udara dan curah hujan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi larva B. phoenicis tidak dipengaruhi oleh perbedaan klon tanaman teh dan temperatur, tetapi dipengaruhi oleh kelembaban. | A type of mite pests that attacks tea plants is Brevipalpus phoenicis. B. phoenicis larvae is a stadium that becomes the center of attention; of if it has lots of number of larvae, it will be very detrimental to the tea plant. The high proportion of larvae determine the damage level of tea plants. The proportion of B. phoenicis larva is influenced by several factors. One of those is clone of the tea plants. This research aims to discover the proportion of B. phoenicis larva on several clones of tea plants. In this research, the B. phoenicis mite pest derived from tea plantation of PTPN IX Kaligua , Brebes Central Java . The method used a survey method, by taking systematic sample technique. The whole of tea leaves were examined under a stereo microscope , and then counted the number of eggs , larvae , nymphs , and adults of B. phoenicis in the leaves . The getting data were analyzed by using variance (ANOVA) at the 20 % error rate. The analysis results showed obvious strongly difference, followed by Duncan's test at the same error rate. The supporting data were observed namely temperature, humidity and rainfall. The results showed that the proportion of B. phoenicis larva does not influenced by the differences of tea plant clones and temperature; however it is influenced by humidity. | |
| 126 | 6081 | C1C009020 | ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMANFAATAN INFORMASI AKUNTANSI PADA USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH (UMKM) DI KABUPATEN BANYUMAS | Penelitian ini berjudul “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemanfaatan Informasi Akuntansi Pada UMKM di Kabupaten Banyumas”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh masa memimpin, skala usaha, umur perusahaan, pendidikan, pelatihan akuntansi, dan jenis usaha secara parsial dan simultan terhadap pemanfaatan informasi akuntansi. Dalam penelitian ini menggunakan metode survei, artinya peneliti melakukan penelitian langsung kepada subjek penelitian. Dalam proses penentuan sampel menggunakan rumus slovin. Analisis regresi berganda merupakan model penelitiannya. Berdasarkan hasil penelitian diketahui secara simultan masa memimpin, skala usaha, umur perusahaan, pendidikan, pelatihan akuntansi, dan jenis usaha berpengaruh terhadap pemanfaatan informasi akuntansi. Secara parsial, variabel skala usaha, pendidikan, dan pelatihan akuntansi berpengaruh terhadap pemanfaatan informasi akuntansi, sedangkan variabel masa memimpin, umur perusahaan, dan jenis usaha tidak berpengaruh terhadap pemanfaatan informasi akuntansi. | This research entitled “Analysis Of The Factors That Influence The Use Of Accounting Information On SMEs In Banyumas Regency”. The purpose of this study are to determine the effect of lead time, business scale, firm age, education, accounting training, and business types and simultaneous partial to the use of accounting information. In this study using the survey method, meaning that researchers conduct research directly to the subject of research. In the sampling process using Slovin formula. Multiple regression analysis is a model of research. Based on the survey results revealed simultaneously lead time, business scale, firm age, education, accounting training, and business types affect the use of accounting information. Partially, variable business scale, education, and accounting training effect on the utilization of accounting information, while variable lead time, firm age, and type of business does not affect the use of accounting information. | |
| 127 | 6082 | G1B009072 | Faktor Perilaku yang Berhubungan dengan Kejadian Hepatitis A di Pondok Pesantren Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap Tahun 2013 | Hepatitis A yaitu suatu penyakit yang menyerang hati disebabkan oleh virus hepatitis A. Hepatitis A di Indonesia merupakan bagian terbesar dari kasus hepatitis akut yang dirawat yaitu berkisar 39,8-68,3%. Prevalensi Jawa Tengah hepatitis adalah 0,50%. Bulan Februari 2013 terjadi KLB di Kecamatan Wanareja dan Dayeuhluhur Kabupaten Cilacap yang menyerang 19 santri Pondok Pesantren di Dusun Mangunjaya Desa Madura Kecamatan Wanareja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor perilaku yaitu cuci tangan sebelum makan, cuci tangan setelah BAB, perilaku makan di luar, penggunaan alat makan, penggunaan alat minum, pencucian alat makan, dan pencucian alat minum yang berhubungan dengan kejadian hepatitis A. Jenis penelitian adalah observasional dengan rancangan kasus kontrol. Jumlah sampel 15 kasus dan 15 kontrol. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi square dan Exact Fisher. Faktor perilaku yang berhubungan dengan kejadian hepatitis A adalah cuci tangan sebelum makan p-value=0,003, cuci tangan setelah BAB p-value=0,002, penggunaan alat makan p-value=0,032. Sedangkan faktor yang tidak berhubungan adalah perilaku makan di luar, penggunaan alat minum, pencucian alat makan, dan pencucian alat minum. Perlu adanya peningkatan personal higyene terutama mencuci tangan sebelum makan dan setelah BAB menggunakan sabun dan air mengalir, menggunakan alat makan secara individu. | Hepatitis A is a disease that attacks the liver caused by the hepatitis A virus. Hepatitis A in Indonesia is the biggest of the cases of acute hepatitis is 39.8-68.3%. Prevalence of Central Java hepatitis is 0,50%. In February of 2013 outbreak is occurred in the district of Wanareja and Dayeuhluhur Cilacap regency who attacked 19 people are students Boarding School in the hamlet of Mangunjaya Madura village Wanareja District. This study was to determine the behavioral factors are washing hands before eating, washing hands after a bowel movement, eating out behavior, use of cutlery, use of drinking, washing utensils, and washing drinking equipment are associated with the incidence of hepatitis A. This was observational study with case-control design. Number of samples 15 cases and 15 controls. Analysis univariate and bivariate with chi square and exact fisher test. Several behavioral factors are associated with hepatitis A are washing hands before eating p-value=0,003, washing hands after bowel movement p-value=0,002, usage cutlery p-value=0,032. Factors unrelated with hepatitis A are eating out behavior, the use of drinking, washing utensils, and washing drinking equipment. Increase personal higyene especially washing hands before meals and after bowel movement with soap and water flows, using cutlery individually. | |
| 128 | 6083 | C1B009068 | ANALISIS PENGARUH INFORMASI PRODUK, KESENANGAN, KONDISI EKONOMI, MATERIALISME, DAN CELEBRITY ENDORSER TERHADAP SIKAP PADA IKLAN XL DAN NIAT BELI | Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh informasi produk, hedonis / kesenangan, kondisi ekonomi, materialisme, dan celebrity endorser terhadap sikap terhadap iklan, dan untuk menganalisis pengaruh sikap terhadap iklan terhadap niat pembelian. Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Manajemen Fakultas Ekonomi Manajemen Angkatan 2010-2012 Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto sebanyak 80 orang. Untuk membuktikan hipotesis dari penelitian ini, digunakan alat analisi regresi linier berganda, regresi linier sederhana, dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa informasi produk, kesenangan, materialisme, dan celebrity endorser memiliki pengaruh positif pada sikap terhadap iklan, sementara kondisi ekonomi tidak mempengaruhi sikap terhadap iklan. Selanjutnya sikap terhadap iklan berpengaruh positif terhadap niat pembelian. | The purposes of this research were to analyze the influence of product information, hedonic/pleasure, economic condition, materialism, and celebrity endorser on attitude towards advertising, and to analyze the influence of attitude towards advertising on purchase intention. The samples in this study were Management students of the Faculty of Economics Class of 2010-2012, Jenderal Soedirman University Purwokerto totaling 80 peoples. To prove the hypothesis of this research, a multiple linear regression, simple linear regression, and classic assumption test was applied. The result of this research showed that product information, hedonic, materialism, and celebrity endorser had positive influence on attitude towards advertising, while economic condition had no influence on attitude towads advertising. Furthermore attitude towards advertising had positive influence on purchase intention. | |
| 129 | 6084 | A1L008057 | KAJIAN KONSENTRASI ZAT PENGATUR TUMBUH INDOLE BUTYRIC ACID (IBA) DAN KOMPOSISI MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN SETEK TANAMAN MELATI PUTIH (Jasminum sambac L.) | Melati putih merupakan salah satu jenis tanaman hortikultura yang mempunyai nilai ekonomis tinggi. Kebutuhan bibit melati semakin meningkat dengan tersedianya pasar lokal maupun ekspor. Pemenuhan bibit tanaman melati salah satunya yaitu dengan setek batang. Penelitian ini bertujuan untuk: mengkaji konsentrasi zat pengatur tumbuh IBA yang efektif untuk pertumbuhan setek tanaman melati, mengkaji komposisi media tanam yang tepat untuk pertumbuhan setek tanaman melati, mengkaji pengaruh interaksi antara konsentrasi zat pengatur tumbuh IBA dan komposisi media tanam terhadap pertumbuhan setek tanaman melati. Penelitian dilaksanakan di Screen House Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, Grendeng, Purwokerto Utara, Banyumas pada bulan Desember 2012 sampai Februari 2013. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 2 faktor dan 3 kali ulangan. Faktor yang dicoba adalah konsentrasi IBA (0 ppm, 100 ppm, 200 ppm, 300 ppm) dan komposisi media tanam pasir + tanah + pupuk organik (1 : 1 : 0,2) (2 : 1 : 0,2) (1 : 2 : 0,2). Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan uji F dilanjutkan dengan DMRT pada taraf kesalahan 5% dan analisis regresi untuk mengetahui perlakuan yang optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian IBA berpengaruh terhadap jumlah daun, jumlah akar, presentase setek tumbuh. Komposisi media tanam tidak berpengaruh terhadap semua variabel pengamatan sehingga belum mampu meningkatkan pertumbuhan setek tanaman melati. Interaksi IBA dan komposisi media tanam terjadi pada jumlah akar dan presentase setek tumbuh. | White jasmine is one type of horticultural crops that have high economic value. Jasmine seedlings growing needs with the availability of local and export markets. Fulfillment jasmine plant seeds one of which is by stem cuttings. This study aimed to: assess the concentration of growth regulator IBA effective for growing jasmine plant cuttings, reviewing the composition of the right planting medium for the growth of plant cuttings jasmine, examines the influence of the interaction between growth regulator IBA concentration and composition of growth medium on the growth of jasmine plant cutting. The experiment was conducted at the Screen House Faculty of Agriculture, University General Sudirman, Grendeng, North Purwokerto, Banyumas in December 2012 to February 2013. The design used was completely Randomized Block the Design (CRBD) with 2 factors and 3 replications. The factor is the concentration of IBA (0 ppm, 100 ppm, 200 ppm, 300 ppm) and the composition of the planting medium sand + soil + organic fertilizer (1: 1: 0.2) (2: 1: 0.2) (1: 2: 0.2). The data were analyzed used was F test followed by DMRT at 5% error level and regression analysis to determine the optimal treatment. The results showed that application of IBA affect the number of leaves, number of roots, cuttings growing percentage. The composition of the growth medium had no effect on the observation that not all variables can improve plant growth jasmine cuttings. IBA interaction and composition of growing medium occurred in the number and percentage of cuttings grow roots. | |
| 130 | 6086 | A1H009007 | RANCANG BANGUN DAN UJI PERFORMANSI RAPID QUALITY DETECTOR UNTUK PENGUKURAN KUALITAS SAWI PUTIH | Sawi putih merupakan salah satu jenis sayuran yang mudah dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Tanpa disadari sawi putih memiliki kandungan gizi yang cukup lengkap sehingga baik bagi kesehatan. Untuk menjaga sawi putih agar tetap terjaga kualitasnya sampai ke tangan konsumen, perlu dilakukan penangan pascapanen yang baik. Untuk itu perlu dirancang alat pendeteksi rapid quality detector untuk pengukuran kualitas sawi putih dengan memanfaatkan sensor cahaya LDR dan sinar laser. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana rancang bangun rapid quality detector, mengkaji karakteristik luaran sensor cahaya LDR dengan indikator kualitas (warna, dan kekerasan) sayur sawi putih, dan mengetahui hubungan antara respon sensor LDR dengan indikator kualitas sawi putih. Perlakuan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah pengamatan kualitas sawi putih selama masa penyimpanan hingga sawi putih tidak disukai konsumen. Semakin tinggi nilai resistansi dari cahaya laser yang ditransmisikan sawi putih dan ditangkap oleh sensor cahaya LDR maka cahaya yang diterima semakin kecil begitu pula sebaliknya, perubahan cahaya yang diterima sensor cahaya LDR dipengaruhi oleh perubahan warna pada daun sawi putih. Karakteristik luaran sensor cahaya LDR ketika mendapatkan sinar transmitan dari daun sawi putih menunjukkan persamaan y = -0,35x² + 1,55x + 5,14 dan koefisien determinasi R² = 0,99, hubungan tingkat kekerasan dengan optical density (OD) menunjukkan persamaan y = 84,59x² – 218,35x + 141,20 dan nilai koefisien determinasi R² = 0,96, serta hubungan perubahan warna dengan optical density (OD) menunjukkan persamaan y = 33,37x – 39,62 dan nilai koefisien determinasi R² = 0,63. | Chinese cabbage is a kind of vegetables that easily be found in everyday life. Unwittingly Chinese cabbage has a rich contains nutrients so it is good for health. To keep the quality of Chinese cabbage to stay awake until even to consumers hands, need to do a good post-harvest handling. It needs to be designed for rapid quality detector device for measuring the quality of Chinese cabbage by using LDR light sensor and the laser beam. The purpose of this research was to determine how to design and build rapid quality detector, examine the output characteristics of the LDR light sensor with quality indicator (color, and hardness) of Chinese cabbage, and investigate the relationship between the response of the LDR light sensor with quality indicators of Chinese Cabbage. Treatment applied in this research is observation quality of Chinese cabbage during storage until the Chinese cabbage is not preferred by consumers. The higher value of a transmitted resistance laser beam by Chinese cabbage and captured by the light sensor, so light received by LDR light sensor is smaller and vice versa, changes in light received by LDR light sensor affected by the color change on the leaves of Chinese cabbage. LDR light sensor output characteristics when getting a light transmittance of Chinese cabbage leaves showed the equation y = -0.35x² + 1.55x + 5.14 and the coefficient of determination R² = 0.99, hardness relationship with optical density (OD) shows the equation y = 84.59x² – 218.35x + 141.20, and the coefficient of determination R² = 0.96, as well as color change relationship with optical density (OD) shows the equation y = 33.37x – 39, and the coefficient of determination R² = 0.63. | |
| 131 | 6087 | H1D009051 | PENGARUH DIAMETER ALAT SAMBUNG (DOWEL) PADA SAMBUNGAN GESER KOMPOSIT BAMBU LAMINASI-BETON TERHADAP TAHANAN LATERAL | Bambu merupakan salah satu material yang dapat menggantikan kayu, yaitu dengan cara dilaminasi. Bambu laminasi dapat digunakan untuk pemanfaatan gelagar jembatan atau struktur bangunan lainnya dengan dikompositkan dengan material beton. Pada penggunaan struktur komposit tersebut, komponen sambungan merupakan salah satu bagian yang perlu didesain dengan baik. Kegagalan pada sambungan dapat mengakibatkan kegagalan struktur sehingga akan memungkinkan terjadinya keruntuhan pada struktur tersebut. Kegagalan pada sambungan dapat berupa: pecahnya bambu laminasi diantara dua alat sambung, bengkoknya alat sambung itu sendiri, atau lendutannya sudah melampaui nilai toleransi (Suriani, 2012). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tahanan lateral alat sambung (dowel) dan mode kegagalan yang terjadi. Pengujian yang dilakukan adalah pengujian geser dengan 18 benda uji komposit bambu laminasi-beton dengan variasi diameter D10, P10, D13, P13, D16 dan P16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa benda uji yang optimal adalah benda uji dengan variasi D10 karena merupakan benda uji yang mempunyai nilai tahanan lateral cukup tinggi yaitu 13,67 kN dan juga cukup daktail dengan indeks daktilitas sebesar 5,39. | Bamboo is one of materials that can replace wood by lamination. Laminated bamboo can be used for bridge girder or other building structures by compositing with concrete materials. In the use of the composite structure, connection is a part that needs to be designed well. Connection failure can effect structural failure which will be continued by the collapse of the structure. Failure in a connection can be: bamboo laminate rupture between the two devices shear connector, bending of shear connector, displacement that has exceeded the tolerance value. The research objective was to determine the lateral resistance of shear connector (dowel) and the failure mode. The experiment was performed by shear testing with 18 samples made of laminated bamboo-concrete composite with variations in diameter D10, P10, D13, P13, D16 and P16. The results showed that the optimal specimen was D10 as the sample had high lateral resistance value of 13.67 kN and also high ductility index of 5.39. | |
| 132 | 6088 | H1F009065 | “Geologi dan Identifikasi Akuifer Berdasarkan Data Geolistrik dan Log Sumur Daerah Karanggintung Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas” | Sari Geologi daerah penelitian dibagi menjadi empat satuan geomorfologi yaitu, Satuan Aluvial Petarangan, Satuan Perbukitan Struktural Karanggintung, Satuan Punggungan Lava Wates dan Satuan Perbukitan Homoklin Panepen. Peta geologi daerah penelitian dibagi menjadi empat satuan, yaitu Satuan Aluvial yang kedudukannya tidak selaras dengan satuan dibawahnya, Satuan Lava Andesit yang selaras dengan Satuan Breksi dan Satuan Batupasir yang menjemari dengan Satuan Breksi. Struktur yang berkembang adalah sesar mendatar (Normal Right Slip Fault and Reverse Left Slip Fault) dan lipatan yang berupa antiklin. Daerah penelitian merupakan lokasi studi khusus tentang identifikasi akuifer berdasarkan data geolistrik dan log sumur. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan lokasi akuifer dari gambaran geologi bawah permukaan yang diperkirakan potensial mengandug airtanah berdasarkan nilai variasi tahanan jenis bawah permukaan. Interpretasi dilakukan dengan mengkorelasikan hasil dari program geolistrik dan logging sumur bor. Hasil yang diperoleh menunjukan resistivitas bawah permukaan dengan nilai 14 – 32 Ω meter dan 80 – 160 Ω meter pada kedalaman 54 sampai 72 meter dan 90 sampai 96 meter yang merupakan lapisan batupasir sebagai lapisan batuan pembawa air yang potensial. Identifikasi akuifer juga dilakukan dengan cara korelasi antara data geolistrik, logging dan cutting, sehingga diperoleh keakuratan yang dinilai dengan persentase sebesar 54% untuk korelasi GL1 dengan logging, perbandingan antara GL1 dengan data cutting memiliki tingkat keakuratan sebesar 55%, sedangkan tingkat keakuratan pada pengukuran logging dengan data cutting pemboran sebesar 87,5%. Hasil interpretasi data cutting, logging dan geolistrik dengan dipadukan dengan data geologi yang ada, menunjukan bahwa akuifer yang ada di daerah penelitian termasuk akuifer buruk – sedang, hal ini berdasarkan nilai porositas sampel cutting yang diambil yang bernilai nilai Φ 1 = 7,125% dan Φ 2 = 9.978%, dan Φ 3 = 11,684%. Hasil interpretasi ini dapat menunjukan kualitas dan kuantitas akuifer di daerah penelitian. | Abstract Geological research areas are devided into 4 geomorphology unit, they are Satuan Dataran Aluvial Petarangan, Satuan Perbukitan Struktural Karanggintung, Satuan Punggungan Lava Wates and Satuan Perbukitan Homoklin Panepen. Geology map of research areas devided into 4 unit, they are Satuan Batupasir which interfinger with Satuan Breksi, Satuan Lava Andesit it is conformity with Satuan Breksi and Satuan Aluvial it is unconformity with other. Their geology structures are fault (Normal Right Slip Fault and Reverse Left Slip Fault) and fold form anticline. The objective of the research is to identify aquifer by using geoelectrical datas and well log. The purpose of this investigation is to determine of aquifer location from the subsurface geology picture aqueous potential of land based on variation of resistivity value. The analysis does with correlation result of resistivity program and logging well drill. The result showed subsurfaces resistivity about 14 up to 32 Ω meters and 80 up to 160 Ω meters, with deepness about 54 up to 72 meters and 90 up to 96 meters that is sandstone layer as potential rock aquifer. Identify of aquifer also did by correlation of geoelectrical, logging and cutting datas. This methods result 54% accuration for GL1 and logging, 55% for GL1 and cutting, 87,5% for logging and cutting correlation. The area study have a not good groundwater potential indicated by an aquifer having the character of poor – fair porosity has result Φ 1 = 7,125% Φ 2 = 9.978%, and Φ 3 = 11,684%. Result of all datas interpretation will show the aquifer quality and quantity of research area. | |
| 133 | 6090 | H1C008069 | PERANCANGAN SISTEM PENDETEKSI PENYAKIT MATA DENGAN METODE AHP (Analytic Hierarchy Process) | Mata termasuk salah satu panca indra yang sangat rentan terhadap berbagai penyakit, yang terkadang gejala awalnya sangat sulit untuk di deteksi. Dengan menggunakan metode AHP (Analytic Hierarchy Process) gejala tersebut dapat di deteksi lebih awal. Metode AHP bekerja dengan menggunakan komparasi prioritas pembobotan antar gejala dan pembobotan gejala dengan penyakit. dengan pengambilan data berupa pengisian kuisioner, metode AHP ini memiliki tingkat akurasi 85,6% dengan perbandingan diagnosa dokter di lapangan. Keluaran sistem AHP ini berupa 5 tingkatan prioritas penyakit berdasarkan gejala yang di inputkan pasien. | Eyes is one of the five senses that are very susceptible to various diseases, which sometimes it’s very difficult initially symptoms to be detected. By using the method of AHP (Analytic Hierarchy Process), these symptoms can be detected early. AHP method works by using a comparative priorities weighting both among symptoms and between symptoms and disease it self. with data collection in the form of filling the questionnaire, AHP method has an accuracy rate of 85.6% with a ratio of diagnosis doctor in the field. AHP System output is in the form of 5 priority levels experienced by the patient as the disease symptoms are entered. | |
| 134 | 6000 | H1D009044 | PENGARUH JUMLAH BAMBU PADA KOMPOSIT GLULAM BAMBU-GLUGU DENGAN BETON TERHADAP TAHANAN LATERAL | Konstruksi glulam bambu-glugu untuk struktur jembatan perlu dikompositkan dengan plat lantai beton. Aksi komposit dapat tercipta dengan sempurna, jika pada sambungan antara glulam bambu-glugu dan beton tidak terjadi geser (slip), dan atau pemisahan (uplift). Untuk itu pada bidang kampuh harus dipasang alat sambung (shear connector) yang mampu menahan slip dan uplift, sehingga perilaku geser pada sambungan struktur komposit glulam bambu-glugu dengan beton perlu dikaji secara eksperimental. Alat sambung geser berupa dowel yang terbuat dari tulangan baja berdiameter D16 dengan panjang 100 mm. Dalam pembuatan benda uji, glulam bambu-glugu diberi lubang sebesar 19 mm pada sisi kiri dan kanan dengan kedalaman 50 mm. Lubang tersebut digunakan untuk meletakan penghubung geser/dowel dengan menggunakan epoxy adhesive. Setelah dowel terpasang baru pengecoran beton dilakukan. Dan evalusi kekuatan tahanan lateral pada permodelan dilakukan dengan uji geser terhadap beban lateral menggunakan pembebanan monotonik, serta model analisis diadopsi dari model EYM (European Yield Model). Hasil dari penelitian ini menunjukan tahanan lateral pada pengujian geser komposit glulam bambu-glugu dengan beton berturut-turut dari yang terbesar hingga terkecil yaitu BG.25% 32,49 MPa; BG.50% 29,47 MPa; BG.75% 27,12 MPa; BG.100% 18,30 MPa; dan BG.0% 18,02 MPa. Variasi komposit glulam bambu-glugu dengan beton yang optimal adalah BG.25%, karena memiliki nilai tahanan lateral paling besar dan indeks daktilitas yang cukup tinggi yaitu 32,49 MPa dan 2,27, sehingga mekanisme keruntuhannya tidak terjadi secara tiba-tiba. Model kegagalan yang terjadi pada komposit glulam bambu-glugu dengan beton adalah model kegagalan Is, dimana beton mengalami keruntuhan terlebih dahulu sebelum dowel atau alat sambung mengalami pembengkokan/leleh. | Bamboo-glugu glulam construction for bridge structures needs to be composited with a concrete slab. Composite action can be created perfectly, if the connection between the wood and the concrete does not happen slip, and or uplift. For the hem, a shear connector should be installed which can with stand a slip and an uplift, that the shear behavior of the composite structure connection of the bamboo-glugu glulam and concrete needs to be studied experimentally. The used sliding shear connector is sliding dowel made of steel reinforcement of D16 diameter with a length of 100 mm. In manufacturing of test specimens, bamboo-glugu glulam needs to have a hole of 19 mm on the left and right with a depth of 50 mm. The holes are used to place the shear connector /dowel by using epoxy adhesive. After the dowel was installed, then casting the concrete could be taken. And the evaluation of the lateral resistance on modeling carried out by examining the shear test to the lateral loads with monotonic loading and analysis model adopted from the model of EYM (European Yield Model). Results from this study showed successively that the lateral resistance on composite shear testing of bamboo-glugu glulam and concrete from the largest to smallest one, ie; BG.25% 32,49 MPa; BG.50% 29,47 MPa; BG.75% 27,12 MPa; BG.100% 18,30 MPa, and 18,02 MPa BG.0%. The optimal variations between bamboo-glugu glulam and concrete composite is BG.25%, because it has the greatest lateral resistance and high ductility index of 32,49 MPa and 2.27, so the collapse mechanism would not occur suddenly. A failure model in bamboo-glugu glulam and concrete composite is considered to be a model of failure, where the concrete had collapsed before dowel or shear connector had a bending /melting. | |
| 135 | 6097 | C1A009058 | Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi wisatawan berkunjung ke objek wisata Candi Dieng-Dataran Tinggi Dieng Kabupaten Banjarnegara | Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi wisatawan berkunjung ke obyek wisata Candi Dieng - Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data primer dengan menggunakan accidental sampling dan Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda dengan jumlah kunjungan sebagai variable dependen dan lima variable independen yaitu biaya perjalanan, sarana prasarana, tingkat pendapatan individu per bulan, pengalaman berkunjung sebelumnya dan jarak. Hasil penelitian dalam penelitian ini menunjukkan bahwa F hitungnya lebih besar dibandingkan dengan F table sehingga dapat disimpulkan bahwa kelima variable independen secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap jumlah kunjungan ke obyek wisata Candi Dieng. Secara parsial biaya perjalanan, tingkat pendapatan individu per bulan, pengalaman berkunjung sebelumnya dan jarak berpengaruh signifikan sedangkan sarana prasarana tidak berpengaruh signifikan. Dari kelima variable independen tersebut yang paling mempengaruhi terhadap jumlah kunjungan ke obyek wisata Candi Dieng adalah variable tingkat pendapatan individu per bulan dengan t hitungnya sebesar 4,493. | This study analyzes the factors that influence travelers visit the attractions of Dieng Temple - Dieng Plateau, Banjarnegara district. Methods used in collecting primary data using accidental sampling and analytical tool used in this study is the linear regression with the number of visits as the dependent variable and the five independent variables, namely the cost of travel, facilities, individual income level per month, and the previous experience of visiting distance. The results in this study show that F counted greater than the F table so it can be concluded that the five independent variables are jointly significant effect on the number of visits to the attractions of Dieng Temple. Partial travel costs, individual income level per month, previous experience of visiting and distance significantly while the effect of infrastructure is not significant. Of the five independent variables that most influence the number of visits to the attractions of Dieng Temple is an individual variable level of income per month with a t counted for 4.493. | |
| 136 | 6091 | C1C009098 | PENGARUH INFORMASI KEUANGAN, PENGUNGKAPAN SUKARELA, UKURAN ORGANISASI, SERTA KESADARAN SOSIAL TERHADAP KONTRIBUSI DONATUR PADA ORGANISASI NON-PROFIT (Studi pada Panti Asuhan di Kabupaten Banyumas) | Melalui penelitian terdahulu tentang kontribusi donatur pada organisasi non-profit, terlihat jelas bahwa donatur adalah sumber pendapatan utama bagi organisasi non-profit. Penting bagi organisasi untuk memiliki pemahaman yang lebih baik tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kontribusi donatur. Penelitian ini meneliti empat faktor yang dianggap penting oleh donatur dalam pengambilan kontribusinya berdasarkan penelitian terdahulu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh informasi keuangan, pengungkapan sukarela, ukuran organisasi, dan kesadaran sosial terhadap kontribusi donatur pada organisasi non-profit. Penelitian ini menggunakan 103 donatur sebagai sampel berdasarkan kartu donasi pada 8 panti asuhan di Kabupaten Banyumas. Analisis dalam penelitian ini menggunakan Analisis Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian menemukan bahwa informasi keuangan dan kesadaran sosial berpengaruh signifikan terhadap kontribusi donatur pada organisasi non-profit, sedangkan pengungkapan sukarela dan ukuran organisasi tidak mempengaruhi kontribusi. Akhirnya, melalui penelitian ini diharapkan organisasi non-profit dan donatur dapat membangun hubungan lebih kuat yang akan berdampak pada kelangsungan pendapatan organisasi yang lebih kuat pula. | By previous studies about donors contributions on not-for-profit (NFP) organizations, it is clearly showed that donors is the main resource of funding for NFP. Important for NFP to have better understanding toward the factors of why donors give the contribution. This research determine four factors which are considered as the important factors based on previous studies. The objectives of this study is to investigate whether the financial information, voluntary disclosure, organizational size, and social awareness influence donors contributions toward NFP organizations. The study used the amount of 103 donors as samples based on donation card of 8 orphanages in Banyumas Regency. The analysis for this research used Multiple Linear Regression Method. Through this study, it is found that financial information and social awareness significantly influence donors contribution toward NFP organizations, while voluntary disclosure and organizational size are not influence the contributions. Finally, through this research we hope it can help the organizations and donors to build stronger relationship that will impact to stronger sustainable organization’s income. | |
| 137 | 6093 | C1K009002 | Brand Equity of Jenderal Soedirman University | The purpose of this research is to examine the influence of brand images, brand awareness and consumer attributes on brand equity of Jenderal Soedirman University. By using purposive sampling, this research uses 200 respondents as sample.This study used analysis multiple regression as the method. The result of this research show that consumer attributes has positive effect on brand equity of Jenderal Soedirman University, brand awareness has positive effect on brand equity of Jenderal Soedirman University, and brand images has positive effect on brand equity of Jenderal Soedirman University. | The purpose of this research is to examine the influence of brand images, brand awareness and consumer attributes on brand equity of Jenderal Soedirman University. By using purposive sampling, this research uses 200 respondents as sample.This study used analysis multiple regression as the method. The result of this research show that consumer attributes has positive effect on brand equity of Jenderal Soedirman University, brand awareness has positive effect on brand equity of Jenderal Soedirman University, and brand images has positive effect on brand equity of Jenderal Soedirman University. | |
| 138 | 6094 | E1A007247 | TINDAK PIDANA PENGGELAPAN SECARA BERLANJUT (Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan Pengadilan Negeri Purwokerto Nomor : 37/Pid.B/2012/PN/Pwt) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui unsur-unsur yang terbukti dalam putusan Pengadilan Negeri Purwokerto, serta untuk mengetahui pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana oleh Pengadilan Negeri Purwokerto. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif dan berdasarkan tujuannya termasuk penelitian hukum normatif atau doktrinal. Sumber data yang penulis gunakan adalah data sekunder yang mencakup bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan normatif yuridis. Metode analisis data menggunakan normatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh adalah satu yang menjadi pertimbangan hakim dalam penerapan sanksi pidana penggelapan yang dilakukan secara berlanjut, bahwa pada dakwaan alternatif kedua sudah terpenuhi, yang unsur-unsur nya adalah sebagai berikut : unsur barang siapa, unsur dengan sengaja, unsur melawan hukum, unsur memiliki barang yang seluruhnya atau sebagian milik orang lain, unsur yang ada padanya bukan karena kejahatan dan unsur perbuatan berlanjut. Dua, sanksi pidana yang diputus oleh hakim Pengadilan Negeri Purwokerto, tidak menerapkan penjatuhan sanksi pidana seperti dalam Pasal 372 KUHP Jo. Pasal 64 ayat (1) yaitu satu ancaman pidana pokok. Hal ini dapat dilihat dalam Putusan Nomor 37/Pid.B/2012/PN.Pwt. | This study aims to determine the elements that are proven in Navan District Court, as well as to know the judge in imposing criminal judgment by the District Court Purwokerto. This research is descriptive and based on research objectives include normative legal or doctrinal. Data source that I use is secondary data which includes primary legal materials, legal materials and secondary legal materials tertiary. Approach to research using normative juridical approach. Data analysis method using qualitative normative. Based on the results obtained are the judges that into consideration in the application of criminal sanctions evasion is done continually, that the second alternative charges have been met, that its elements are as follows: whoever elements, elements willfully, unlawfully elements, element has the goods wholly or partly owned by someone else, there are elements to it not because of evil deeds and elements continues. Two, criminal sanctions are decided by the District Court judge Purwokerto, do not apply criminal sanctions under Article 372 of the Criminal Code such as Jo. Article 64 paragraph (1) is the main criminal threat. It can be seen in Decision No. 37/Pid.B/2012/PN.Pwt. | |
| 139 | 6100 | F1A007075 | REMAJA DALAM KLUB MOTOR (Studi tentang Eksistensi Remaja dalam Klub Motor Prince di Purwokerto) | Penelitian ini bertujuan untuk memberikan penjelasan tentang eksistensi remaja dan cara mereka berinteraksi dalam komunitas remaja klub motor Prince di Purwokerto. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskrpitif kualitatif . Sasaran utama dalam penelitian ini adalah remaja yang menjadi anggota klub motor Prince di Purwokerto. Sasaran pendukung dalam penelitian ini meliputi orang tua anggota klub Prince, masyarakat, remaja, klub motor lain dan polisi. Adapun Teknik pengambilan sempel dalam penelitian ini menggunakan metode pengambilan sampel purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak tigabelas orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa eksistensi klub Prince terbentuk dari kegiatan yang dilakukan untuk berinteraksi dengan masyarakat. Prince mengidentifikasi diri menjadi sebuah ‘klub’ yang bernilai positif atau sesuai aturan masyarakat bukan merupakan ‘gang’ yang bernilai negatif. Identifikasi tersebut terlihat melalui aktifitasnya seperti Baksos ke panti asuhan dan pondok pesantren yang secara rutin dilakukan. Interaksi antar anggota Prince melalui aktifitas Kopdar memiliki berbagai macam fungsi, seperti sebagai alat tukar informasi. Berinteraksi dengan masyarakat melalui kegiatan Baksos yang dilakukan secara rutin sehingga mencitrakan diri sebagai komunitas yang positif. Dengan ini merupakan klub motor resmi sejak tahun 2009, yang artinya dilindungi oleh hukum dan bertindak sesuai aturan berkendara secara umum. Remaja Purwokerto yang memiliki sepeda motor Ninja dapat bergabung dengan klub Prince sebagai tempat pengembangan diri yang bersifat positif di masyarakat. Saran yang diajukan adalah : Sebagai ‘klub’ Prince harus selalu bisa bekerjasama dengan masyarakat agar tidak kehilangan labelnya. Eksistensi klub Prince yang terbentuk dari persepsi masyarakat sebaiknya selalu dijaga dan tetap melakukan kegiatan rutin yang bermanfaat. | The aim of this research is to give explanation about the existence of teenagres and their ways to interact in the teenager community of Prince Motor Club in Purwokerto. The method used in this research is descriptive qualitative method. The main target of this research is teenagres who are the members of Prince Motor Club in Purwokerto. The supporting objects of this research include the parents of the members Prince Motor Club,the society,teenagers,police and the members of others motor club. Purposive sampling method is used to collect the data with thirteen informats as the targets of research. The result shows that the existence of Prince Motor Club is formed from the activity to interact with the society. Prince identifies themselves to be a ‘Club’ which have a positive value/image or based on the society roles not like a ‘geng’ that have a negative image. Its identification can be seen from their activities such as social activities t the orphanage and Muslim boarding school in routine. Therefore ,they create their self-image as the positive community in the society. Throught the gatrhering activity like that, the members of Prince Motor Club can be interacted or shared information each others. As the result,this motor club is legal since 2009, it means that this club is protected by law and act based on the common trafic roles. The Purwokerto teenagers who have motorcycle like ninja can join with Prince Motor Club as a place of positive selt-development in society. The suggestions are : As a club we could always Prince should be with the comunity in order not to lose the label. The existence of Prince Motor Club formed of public perceptoin should be always on guard and keep doing your regular acivities that are benefical. | |
| 140 | 6095 | P2CA12009 | ANALISIS PENGARUH INVESTASI, TENAGA KERJA, BELANJA MODAL, DAN INFRASTRUKTUR TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PULAU JAWA TAHUN 2007 - 2011 | PHANY INEKE PUTRI, Program Studi Ilmu Ekonomi-Program Pascasarjana, Universitas Jenderal Soedirman, Analisis Pengaruh Investasi, Tenaga Kerja, Belanja Modal, dan Infrastruktur terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Pulau Jawa Tahun 2007-2011, Pembimbing Pertama: Dr. Suprapto, MS. dan Pembimbing Kedua: Istiqomah, SE. MSc. Ph.D. Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa walaupun pembangunan di provinsi-provinsi di Pulau Jawa berlangsung secara menyeluruh dan berkesinambungan namun terdapat tiga provinsi di Pulau Jawa yaitu Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Provinsi Banten dimana rata-rata pertumbuhan ekonomi masih dibawah angka rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 5,89 persen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis realisasi PMDN, realisasi PMA, tenaga kerja, belanja modal, dan infrastruktur terhadap pertumbuhan ekonomi di Pulau Jawa selama periode tahun 2007-2011. Penelitian ini menggunakan data panel dengan menggunakan data sekunder berdasarkan urutan waktu (time series) dan berdasarkan urutan observasi (cross section. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa PMDN, PMA, tenaga kerja, belanja modal, infrastruktur jalan aspal, dan infrastruktur listrik berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Pulau Jawa, sedangkan infrastruktur jalan tidak aspal berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Pulau Jawa. Nilai Adjusted R-squared sebesar 0,924 yang berarti sebesar 97,04 persen variasi pertumbuhan ekonomi dapat dijelaskan dari variasi ketujuh variabel independen. Sedangkan sisanya yaitu sebesar 2,96 persen dijelaskan oleh sebab-sebab lain di luar model. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, saran yang dapat diajukan dalam penelitian ini antara lain : Pemerintah di masing-masing provinsi diharapkan dapat meningkatkan investasi melalui kebijakan menjaga stabilitas ekonomi, politik dan keamanan dalam negeri, memperbaiki sarana dan prasarana infrastruktur yang menunjang serta mempermudah peraturan dalam berinvestasi. Meningkatkan produktivitas tenaga kerja melalui peningkatan alokasi anggaran untuk pendidikan guna mempertinggi kualitas tenaga kerja. Dengan belanja modal pemerintah yang tersedia, seharusnya dialokasikan secara tepat kepada proyek investasi yang mempunyai dampak multiplier yang besar terhadap pertumbuhan ekonomi. Pembangunan jalan baru dan perbaikan jalan yang rusak ringan maupun rusak berat perlu dilakukan terutama oleh pemerintah daerah khususnya jalan kabupaten/kota. Listrik sebagai sumber energi perlu ditingkatkan produksinya agar kapasitas listrik yang disalurkan lebih besar lagi guna merangsang penggunaan listrik untuk bidang industri dan bisnis khususnya di Pulau Jawa. | PHANY INEKE PUTRI, Postgraduate Program, Jenderal Soedirman University, Analysis of Investment, Labor, Capital Expenditures, and Infrastructure for Economic Growth in Java In 2007-2011, First Counselor : Dr. Suprapto, MS. and Second Counselor : Istiqomah, SE. MSc. Ph.D. This research is motivated that although development in the provinces on the island of Java took place thoroughly and continuously, but there are three provinces on the island of Java, Central Java, Daerah Istimewa Yogyakarta Province and Banten province where the average economic growth rate is still below the average national economic growth by 5.89 percent. This study aims to analyze domestic investment, FDI realization, labor, capital expenditures, and infrastructure to economic growth on the island of Java during the period 2007-2011. This study uses panel data using secondary data in chronological order (time series) and based on the sequence of observations (cross section). The data collected were analyzed using panel data techniques eviews 6 program. The method used in this study is the OLS (Ordinary Least Square) with a fixed effect approach.The results showed that domestic investment, FDI, labor, capital expenditures, asphalt roads, and electricity infrastructure and a significant positive effect on economic growth in Java, while non-asphalt roads is positive but not significant effect on economic growth in Java. Adjusted R-squared value of 0.924, which means 92.4 percent of the variation of economic growth can be explained from the seventh variation of the independent variables. While the remaining 7.6 percent is explained by other causes outside the model. Based on these results, suggestions are proposed in this study include: Government in each province is expected to increase investment through a policy of maintaining economic stability, political and internal security, improve infrastructure facilities that support and simplify the rules in investing. Increase labor productivity through increased budgetary allocation to education in order to enhance the quality of the workforce, provide skills training for the workforce and expand employment opportunities so that output increases. With government capital expenditure is available, it should be allocated appropriately to the investment projects that have a large multiplier effect on economic growth. Capital expenditure is directed to the development of infrastructure that sustains economic growth such as the construction of roads to production areas. New road construction and repair of roads damaged or broken light weight needs to be done mainly by local governments in particular the district / city. Electricity as a source of energy production needs to be improved so that the capacity of a distributed electricity to stimulate the greater use of electricity for industrial and business fields especially in Java. |