Artikelilmiahs
Menampilkan 201-220 dari 52.028 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 201 | 6165 | C1B009064 | ANALISIS PENGARUH IKLAN TELEVISI TERHADAP MINAT BELI DENGAN PRODUCT INVOLVEMENT SEBAGAI VARIABEL MODERASI | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh slogan, model iklan dan repetisi terhadap minat beli dengan product involvement sebagai variabel moderasi. Pada penelitian ini menggunakan objek Aqua untuk mewakili produk low involvement dan Honda untuk mewakili produk high involvement dan digunakan regresi berganda dan regresi metode sub-group sebagai alat analisis. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto yang berjumlah 100 responden. Hasil dari penelitian ini adalah slogan, model iklan dan repetisi memiliki pengaruh positif terhadap minat beli. Selain itu, product involvement memoderasi pengaruh antara slogan, model iklan dan repetisi terhadap minat beli. | This research were aim to analyze the influence of slogan, endorser, and repeatition towards purchase intention with product involvement as moderation variable. The object of this research were Aqua as low involvement product and Honda as high involvement product and used Multiple Regression and Regression Sub-Group Method as analysis tool. The samples in this study were students of the Faculty of Economics, Jenderal Soedirman University Purwokerto totaling 100 people. The results of this research were slogan, endorser, and repeatition had positive influence on purchase intention. Furthermore, product involvement had moderating influence between slogan, endorser, and repeatition on purchase intention. | |
| 202 | 6166 | G1D009057 | HUBUNGAN INDEKS MASA TUBUH DAN USIA DENGAN KADAR ASAM URAT PADA REMAJA PRA-OBESE DAN OBESE DI PURWOKERTO | Latar belakang: Asam urat adalah hasil akhir dari metabolisme purin, suatu bahan penting dalam tubuh sebagai komponen dari asam nukleat dan penghasil energi dalam inti sel. Berat badan yang berlebih sering dihubungkan dengan kadar asam urat serum. Obesitas atau obese merupakan masalah kesehatan yang dapat menyerang berbagai usia, termasuk usia remaja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara indeks masa tubuh dan usia dengan kadar asam urat pada remaja pra-obese dan obese di Purwokerto. Metode: Desain penelitian ini adalah desain korelasi dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Responden penelitian ini adalah sebanyak 36 anak yang termasuk kategori remaja pra-obese dan obese. Analisis data menggunakan uji statistik Pearson Product Moment. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan hasil uji Pearson Product Moment pada hubungan indeks masa tubuh dan kadar asam urat remaja diperoleh nilai p=0,49 dan pada hubungan usia dan kadar asam urat remaja diperoleh nilai p=0,16. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara indeks masa tubuh dan usia dengan kadar asam urat pada remaja pra-obese dan obese di Purwokerto. | Background: Uric acid is the last product of purine metabolism, an important substance in body as a component of nucleatic acid and energy producer inside nucleus. Obesity and overweight are often correlated with serum uric acid level. Obesity or obese is a health problem which can attack every ages, includes teenage. Objective: This study is to know the correlation between body mass index and age with uric acid level at pre-obese and obese teenagers in Purwokerto. Methods: The design in this study was correlative design with cross sectional approach. The sampling method used purposive sampling. The respondents in this study were 36 students who were categorized as pre-obese and obese teenagers. Data analysis used the Pearson Product Moment statistical test. Results: The result of Pearson Product Moment test toward the correlation between body mass index and uric acid level showed p value = 0, 49 and toward the correlation between age and uric acid level showed p value = 0,16. Conclusion: There was no correlation between body mass index and age with uric acid level at pre-obese and obese teenagers in Purwokerto. | |
| 203 | 6167 | F1F007087 | THE INTELLIGENCES OF ROS AND GUIL IN TOM STOPARD’S ROSENCRANTZ AND GUILDENSTERN ARE DEAD | Penelitian yang berjudul “Intelligences of Ros and Guil in Tom Stopard’s Rosencrantz and Guildenstern are Dead” bertujuan untuk menganalisa kecerdasan – kecerdasan yang dimilki Ros dan Guil serta peran dari kecerdasan-kecerdasan tersebut ketika dihadapkan pada masalah-masalah kehidupan Ros adan Guil. Sumber data utama dalam penelitian ini adalah adalah drama karya Tom Stopard yang berjudul Rosencrantz and Guildenstern are Dead. Drama tersebut dianalisa menggunakan dua teori yaitu teori kecerdasan ganda milik Howard Gardner dan teori kebutuhan dasar manusia milik Abraham Maslow. Berdasarkan penelitian diketahui bahwa Ros dan Guil memiliki beberapa kecerdasan tetapi yang paling menonjol dalam diri Ros adalah kecerdasan interpersonal dan kecerdasan intrapersonal, sedangkan Guil menonjol dalam kecerdasan bidang logic-matematic dan kecerdasan interpersonal. Kecerdasan-kecerdasan tersebut sebagian besar berhasil dan sebagian lagi gagal untuk menyelesaikan masalah-masalah kehidupan mereka. | The research entitled “The Intelligences of Ros and Guil in Tom Stopard’s Rosencrantz and Guildenstern are Dead,” is focused on analyzing the intelligences of Ros and Guil and their role in facing life problems to get happiness. The primary data used in this research is a drama entitled Rosencrantz and Guildenstern are Dead by Tom Stopard. For the analysis, the researcher uses two theories: theory of multiple intelligences by Howard Gardner and human basic needs by Abraham Maslow. The research results an understanding that Ros has two prominent intelligences; intelligence of interpersonal and intelligence of intrapersonal while Guil has intelligence of logical-mathematic and intelligence of interpersonal. Ros and Guil with their intelligences succeed solving most of their problems thus they get happiness and failed in some other problems thus they get sadness. | |
| 204 | 14088 | B1J011081 | DAYA DUKUNG AZOSPIRILLUM SPP. TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF KEDELAI (GLYCINE MAX) PADA CAMPURAN TANAH PASIR BESI DAN KOMPOS | Azospirillum adalah salah satu genus terbaik dari kelompok genera plant growth-promoting rhizobacteria (PGPR). Azospirillum spp. yang bersinergis dengan tanaman menyediakan unsur hara esensial yang dibutuhkan pada pertumbuhan vegetatif. Tanaman kedelai (Glycine max) merupakan salah satu komoditi tanaman pangan penting di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh jenis media tumbuh terhadap kemampuan Azospirillum spp. dalam mendukung pertumbuhan tanaman kedelai, pengaruh isolat Azospirillum spp. yang mampu mendukung pertumbuhan vegetatif tanaman kedelai pada komposisi media tumbuh berbeda, dan pengaruh komposisi media dan isolat Azospirillum spp. terhadap pertumbuhan tanaman kedelai. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RAL Faktorial). Perlakuan terdiri atas 2 faktor yaitu faktor pertama adalah komposisi media tumbuh tanaman dengan 3 taraf sedangkan faktor kedua adalah jenis isolat Azospirillum spp. dengan 5 taraf. Perlakuanan dilakukan 3 kali pengulangan. Parameter yang diamati adalah kandungan klorofil, tinggi tanaman, panjang akar, dan konsentrasi IAA yang dihasilkan. Data dianalisis dengan analisis varians (ANOVA) pada tingkat kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berbeda nyata sehingga dilanjutkan dengan uji BNT pada tingkat kesalahan yang sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi media tanam tanah pasir besi ditambah kompos dengan perbandingan 1:1 secara umum mendukung pertumbuhan vegetatif yang ditunjukkan dengan rataan tinggi tanaman terbaik yaitu 36,25, rataan kadar klorofil tertinggi yaitu 15,19, dan panjang akar tanaman terbaik yaitu 30,2. Pemberian isolat campuran Azospirillum spp. KR110, HR121, dan KP27 berpengaruh pada tinggi tanaman yaitu 36,94 cm, isolat Azospirillum spp. KR110 berpengaruh terhadap kadar klorofil yaitu 13,6 cci, dan isolat Azospirillum spp. KP27 mendukung pertumbuhan panjang akar yaitu 32,2 cm. Interaksi antara media tanam (1:1) dengan isolat campuran Azospirilum spp. (P1B4) mendukung peningkatan tanaman kedelai yaitu 41,93 cm, dengan isolat Azospirillum spp. KR110 berpengaruh pada kadar klorofil 16,7 cci, dan dengan isolat Azospirillum spp. KP27 mendukung pertambahan panjang akar yaitu 32,7 cm. | Azospirillum is of the best genus from plant growth-promoting rhizobacteria (PGPR) genera. Soybean (Glycine max) is one of the most important crops commodity in Indonesia. The purpose of this study was to determine the influence of media grow type toward the ability of Azospirillum spp. to supporting the growth of soybean plants, the influence of Azospirillum spp. isolate that can support the vegetative growth of soybean plants in different growth media composition, and the influence of media composition and Azospirillum spp. isolates on the growth of soybean plants. The study was conducted with experimental methods using factorial completely randomized design (CRD Factorial). Parameters measured were chlorophyll content, plant height, root length, and the concentration of IAA produced. The results showed that the composition of the iron sand soil media plus compost with 1:1 ratio is generally supporting the vegetative growth, the allocation of Azospirillum spp. mixture isolate KR110, HR121, and KP27 generally supporting the vegetative growth, and the interaction between the growing medium (1:1) with Azospirilum spp. isolate the mixture (P1B4) support the vegetative growth of soybean plants shown by the increasing of plant height, chlorophyll content and root length that was different from the other treatments. | |
| 205 | 6223 | B1J007186 | EFEK PERBEDAAN STRATEGI PEMBERIAN PAKAN TERHADAP AKTIVITAS PROTEASE DAN AMILASE PADA IKAN CUPANG PLAKAT (Betta splendens) | Strategi pemberian pakan adalah pemberian pakan dengan seminimal mungkin tetapi pertumbuhan ikan tidak terhambat, salah satunya dapat dilakukan dengan pemuasaan dan pemberian pakan kembali. Pemuasaan dan pemberian pakan kembali pada ikan akan mempengaruhi penambahan dan pengurangan asupan pakan yang pada akhirnya akan mempengaruhi aktivitas digesti ikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas protease dan amilase pada ikan cupang plakat (Betta splendens) yang diberi pakan dengan strategi berbeda. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 4 macam perlakuan dan 6 kali ulangan. Perlakuan yang dicobakan adalah (K): ikan diberi pakan setiap hari, (P1): ikan dipuasakan 1 hari dan diberi pakan 6 hari, (P2): ikan dipuasakan 3 hari dan diberi pakan 4 dan (P3): ikan dipuasakan 5 hari dan diberi pakan 2 hari. Hasil penelitian didapatkan nilai rata-rata aktivitas protease yaitu P0: 24.181±18.180 U/mg/menit, P1: 18.734±6.165 U/mg/menit, P2: 17.772±5.526 U/mg/menit dan P3: 18.281±3.024 U/mg/menit dan aktivitas amilase yaitu P0: 8.556±4.506 U/mg/menit, P1: 21.051±9.134 U/mg/menit, P2: 41.497±57.284 U/mg/menit dan P3: 101.917±172.936 U/mg/menit. Namun, aktivitas protease dan amilase yang diperoleh tersebut tidak berbeda secara signifikan (P>.05) diantaraperbedaan strategi pemberian pakan yang diuji. Jadi dapat disimpulkan bahwa aktivitas enzim digesti terutama protease dan amilase ikan cupang plakat (Betta splendens) tidak dipengaruhi oleh efek perbedaan strategi pemberian pakan. | Feeding strategies are the minimum level of feeding but fish growth is not resisted, one of which can be carried out with fasting and re-feeding. This strategy on fish will influence the increasing and the decreasing of meals with the result that it will have an effect on fish digestion activity. This study aimed to determine the activity of protease and amylase in betta fish (Betta splendens) which is fed with different strategies. Method used was experimental method with Completely Randomized Design (CRD), 4 treatments and repeated 6 times. The treatments tested are (K): fish were fed every day, (P1): fish were fasted for 1 day and fed for 6 days, (P2): fish were fasted for 3 days and fed for 4 days, and (P4): fish were fasted for 5 days and fed for 2 days. The result is obtained that the average values from protease activity are P0: 24.181±18.180 U/mg/minute, P1: 18.734±6.165 U/mg/minute, P2: 17.772±5.526 U/mg/minute, and P3: 18.281±3.024 U/mg/minute; and amylase activity are P0: 8.556±4.506 U/mg/minute, P1: 21.051±9.134 U/mg/minute, P2: 41.497±57.284 U/mg/minute, and P3: 101.917±172.936 U/mg/minute. However, this protease and amylase activity is not significantly different (P>.05) among variance feeding strategies tested. Thus, it can be concluded that digestive enzymes activity of betta fish (Betta splendens), especially protease and amylase, are not affected with variance feeding strategies. | |
| 206 | 6169 | F1G008034 | “ TINJAUAN ATAS STRUKTUR NOVEL TEMBANG TOLAK BALA KARYA HAN GAGAS ” | Penelitian ini berjudul “Tinjauan Atas Struktur Novel Tembang Tolak Bala karya Han Gagas”. Novel Tembang Tolak Bala menceritakan tentang bocah yang mengalami koma selama 35 hari yang membawanya dalam kehidupan di tempat Ki Ageng Mirah dan Eyang Tejowulan. Penelitian ini memanfatkan tinjauan struktur novel yang terdiri dari tema, amanat, plot, tokoh dan penokohan, latar atau setting dan sudut pandang. Manfaat teoritis penelitian ini yaitu untuk memberikan sumbangan bagi ilmu sastra mengenai analsis struktur novel Sedangkan manfaat praktis yaitu dapat menambah pengetahuan pembaca tentang struktur novel Tembang Tolak Bala karya karya Han Gagas. Penelitian ini menggunakan metode deskriftif analisis yaitu mendeskripsikan unsur-unsur instrinsik karya fiksi kemudian menghubungkan keterkaitan antarunsur satu dengan unsur yanng lain. Sumber data yang digunakan adalah novel Tembang Tolak Bala karya Han Gagas. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah teknik baca dan teknik catat. Teknik analisis data yang digunakan ialah menganalisis struktur novel Tembang Tolak Bala karya Han Gagas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh utama dalam novel ini adalah Hargo “Tokoh Aku” dengan dibantu beberapa tokoh untuk membangun sebuah cerita tentang kesenian reog Ponorogo serta dendam keturunan antara dua keluarga, seperti Mei, Nenek, Ki Ageng Mirah, Eyang Tejowulan, Juni, and Juli. Amanat yang digambarkan adalah penyampaian amanat religius, arti sebuah pengabdian dan kesetian yang diperankan oleh tokoh Tejowulan. Alur yang digunakan dalam novel ini adalah alur campuran. Latar dalam novel ini terbagi menjadi tiga yaitu latar tempat, latar waktu dan latar sosial. Novel Tembang Tolak Bala karya Han Gagas ini menggunakan sudut pandang first personal-central atau “Aku” sebagai tokoh utama. Hubungan yang terkait dalam hal ini adalah hubungan antara tokoh dengan alur, latar dengan Alur, latar dengan tokoh serta tokoh dengan latar dan alur. | The research is titled "Tinjauan Atas Struktur novel Tembang Tolak Bala karya Han Gagas ". Novel Tembang Tolak Bala told about a child undergone coma for 35 days and brought him to Ki Ageng Mirah and Eyang Tejowulan life. This research aims to find out about the structure which is consists theme, message, alur or plot, characters and characterizations, background or setting and stylistic point of view. Theoritical benefits of this research was giving a contribution to science literature and adding knowledgement to the reader about novel structure Tembang Tolak Bala novel karya Han Gagas. This research used descriptive method analysis, was describe intrinsic elements fiction inovation and combining intercorelation among elements with the other. Data resources which is used novel Tembang Tolak Bala karya Han Gagas. Collecting data tehnic which used is reading and writing ones. Analysis data tehnic used is analyzing novel structure of Tembang Tolak Bala karya Han Gagas. The research result showed that the main actor in this novel is Hargo “Tokoh Aku” by help of other actor to buld a storyof reog Ponorogo and everlasting revenge between two families, like Mei, Nenek, Ki Ageng Mirah, Eyang Tejowulan, Juni, and Juli. The message describe was religious message, the meaning of abdication and loyality played by Tejowulan. The sequence used on this novel is mixed one. The scen of this novel consist three mainly place scane, time scane and social one. Novel Tembang Tolak Bala karya Han Gagas use fist personal-sentral or “Aku” point of view as a main actor. The correlation that is related with, is correlation between scene and sequence, scene and actor, sequence with actor, theme with a sequence, scene and actor, message with theme and actor. | |
| 207 | 6172 | C1A007091 | LAMA KEPERGIAN, PENDAPATAN, KONSUMSI DAN KESEJAHTERAAN WARGA DESA KARANGLEWAS KIDUL KECAMATAN KARANGLEWAS PELAKU MOBILITAS ULANG-ALIK KE LUAR WILAYAH KECAMATAN KARANGLEWAS UNTUK BEKERJA | Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus yang di laksanakan di Desa Karanglewas Kidul Kecamatan Karanglewas. Penelitian ini mengambil judul: “Lama Kepergian, Pendapatan, Konsumsi, dan Kesejahteraa Warga Desa Karanglewas Kidul Kecamtan Karanglewas Pelaku Mobilitas Ulang-Alik ke Luar Wilayah Kecamatan Karanglewas Untuk Bekerja”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi lama kepergian, pendapatan, dan konsumsi responden, serta untuk mengetahui perbandingan pendapatan responden terhadap konsumsi dan KHL responden. Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi lama kepergian, pendapatan, dan konsumsi responden menggunakan alat analisis tabulasi. Untuk mengetahui perbandingan pendapatan dengan konsumsi responden menggunakan analisis APC, serta untuk mengetahui perbandingan pendapatan dengan KHL adalah dengan cara membandingkan pendapatan perkapita responden dengan daftar KHL yang ditetapkan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigasi untuk wilayah Kabupaten Banyumas. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat pendidikan dan jenis kendaraan berpengaruh positif terhadap lama kepergian responden, sedangkan usia berpengaruh negatif terhadap lama kepergian responden. Selanjutnya tingkat pendidikan, lama kepergian, dan jumlah tanggungan berpengaruh positif terhadap pendapatan dan konsumsi responden, sebaliknya usia berpengaruh negatif terhadap pendapatan dan konsumsi responden. Dari hasil penelitian juga dapat diketahui bahwa pendapatan responden sudah mampu memenuhi konsumsi dan KHL responden. Implikasi dari kesimpulan di atas adalah responden sudah dikategorikan sejahtera dengan indikator terpenuhi konsumsi dan KHL, akan tetapi diharapkan tetap bijaksana dalam menggunakan pendapatan dan sisihkan sebagian untuk menabung untuk kebutuhan yang tidak terduga dan kebutuhan di masa yang akan datang. | This research is a case study carried on in the Desa Karanglewas Kidul, Kecamatan Karanglewas. This research takes the title: “Long Gone, Income, Consumption and welfare of village residents Karanglewas Kidul district Karanglewas offender mobility shuttle into outer districts Karanglewas to work”. Purpose of this study was to determine the factors that influence the departure time, income, and consumption of the respondents, as well as to compare the respondent’s income with consumption and KHL respondents. To determine the factors that influence the departure time, income, and consumption of respondents use analysis tools tablature. To determine the ratio of income to consumption of respondents using APC analysis tools, as well as to determine the ratio of income to the KHL is by comparing the per capita income of the respondents with a list of KHL established by the Department of Manpower an Transmigration for Kabupaten Banyumas. Based on the results of this study concluded that the level of education and positive influence on the type of vehicle respondent long gone, while the old age negatively affect the respondent’s departure. The next, level of education, length of departure and number of dependents positive effect on income and consumption respondent, otherwise age negatively affect respondent’s income and consumption. From the results of the study also showed that the respondent’s income has been able to meet consumption and KHL respondents. The implications of the above conclusions are already categorized respondents prosperous with consumption indicators are met and KHL, but is expected to remain prudent in the use of income and set aside some for saving for unexpected needs and requirements in the future. | |
| 208 | 6174 | C1A006041 | PENDAPATAN DAN KONSUMSI PETANI PADI KABUPATEN BANYUMAS (Studi Kasus pada Kelompok Tani Sri Sembada di Desa Karangtalun Kidul Kecamatan Purwojati) | Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar kontribusi pendapatan petani padi Kelompok Tani Sri Sembada di Desa Karangtalun Kidul di Kecamatan Purwojati terhadap pendapatan rumah tangga, untuk mengetahui seberapa besar kontribusi pendapatan rumah tangga petani padi Kelompok Tani Sri Sembada di Desa Karangtalun Kidul di Kecamatan Purwojati terhadap pemenuhan pengeluaran rumah tangga, untuk mengetahui pendapatan rumah tangga petani padi Kelompok Tani Sri Sembada di Desa Karangtalun Kidul di Kecamatan Purwojati sudah bisa memenuhi kriteria standar Kebutuhan Hidup Layak (KHL) Kabupaten Banyumas tahun 2013 atau belum. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menunjukan petani padi di Kelompok Tani Sri Sembada Desa Karangtalun Kidul di Kecamatan Purwojati terhadap pendapatan rumah tangga cukup besar karena. Hanya 3 responden yang kontribusi pendapatan sebagai petani padi lebih kecil dibandingkan sumbangan pendapatan di luar usahatani dan 27 responden kontribusi pendapatannya sebagai petani padi besar. Tingkat kecukupan dari pendapatan rumah tangga petani padi di Kelompok Tani Sri Sembada Desa Karangtalun Kidul Kecamatan Purwojati sudah cukup. Artinya dengan berbagai tingkat pendapatan rumah tangga petani padi sudah mampu mencukupi kebutuhan konsumsinya. Dilihat dari ukuran Kebutuhan Hidup Layak (KHL), dapat diketahui bahwa masih banyak keluarga petani padi di Kelompok Tani Sri Sembada Desa Karangtalun Kidul Kecamatan Purwojati masih dalam kondisi tidak sejahtera. Hal ini disebabkan mayoritas lahan yang dimiliki responden sempit, sedangkan keahlian yang doperoleh responden hanya dibidang pertanian. | The purpose of this study was to determine the contribution of income rice farmers Farmers in Sri Sembada Karangtalun Kidul village in District Purwojati on household income, to determine the contribution of the household income of rice farmers Farmers in Sri Sembada Karangtalun Kidul village in District Purwojati the fulfillment of the household expenses, to determine household income of rice farmers Farmers in Sri Sembada Karangtalun Kidul village in District Purwojati been able to meet the standard criteria Living Needs (KHL) Banyumas in 2013 or not. Based on the research and analysis of the data showed rice farmers in Sri Sembada Farmers Karangtalun Kidul village in District Purwojati on household incomes large enough for. Only 3 respondents as rice farmers income contribution is smaller than the contribution of off-farm income and 27 respondents as the revenue contribution of the rice farmers. The adequacy of the level of household income of rice farmers in Sri Sembada Village Farmers Karangtalun Kidul District Purwojati enough. Means with different levels of household income of rice farmers are able to meet their consumption needs. Judging from the size of the Living Needs (KHL), it is known that there are many families of paddy farmers in Sri Sembada Village Farmers Karangtalun Purwojati Kidul District is still in a state of peace. This is due to the majority of the respondents owned land narrow, whereas respondents doperoleh expertise to the field of agriculture. | |
| 209 | 6175 | C1A008073 | Kesejahteraan Ekonomi Pedagang Pakaian Di kios Pasar Wonokriyo Kecamatan Gombong Kabupaten Kebumen | Penelitian ini mengambil judul “Kesejahteraan Ekonomi Pedagang Pakaian Di kios Pasar Wonokriyo Kecamatan Gombong Kabupaten Kebumen”.Penelitian ini diambil atas dasar masih dominannya tenaga kerja disektor informal contohnya adalah pedagang pakaian di pasar Wonokriyo, selain itu letak pasar Wonokriyo yang cukup strategis guna menunjang perdagangan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh modal, jam kerja, lama usaha, pendidikan terhadap pendapatan pedagang pakaian.Untuk mengetahui sumbangan pendapatan pedagang pakaian terhadap pendapatan keluarga, serta mengetahui kemampuan pendapatan pedagang pakaian dalam memenuhi konsumsi keluarganya. Penelitian ini dilakukan dengan metode survey.Data diperoleh dari hasil wawancara dan penyebaran kuisioner.Jumlah responden yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 37 responden.Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda, uji F dan uji t. Berdasarkan hasil penelitian dan pengolahan data menggunakan analisis regresi linier berganda diketahui bahwa variabel modal, lama usaha, pendidikan berpengaruh signifikan terhadap pendapatan pedagang pakaian sedangkan jam kerja tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pendapatan pedagang pakaian.Pendapatan pedagang pakaian memberikan kontribusi yang besar terhadap pendapatan keluarga.Pendapatan yang diperoleh pedagang pakaian sudah mampu untuk memenuhi konsumsi keluarganya.Implikasi yang bisa ditarik dalam penelitian ini adalah pedagang pakaian diharapkan tetap fokus dalam menekuni usahanya dengan memperhatikan semua variabel yang berpengaruh signifikan guna mempertahankan usahanya.Pedagang diharapkan lebih memperhatikan lagi pola pengeluaran konsumsinya, supaya lebih sejahtera. | This research took the title "Economic Welfare of Clothing Traders In The Traditional Market Wonokriyo Gombong Kebumen District". This research was taken on the basis of the dominance of informal sector employment, as example is clothing seller in market Wonokriyo, besides the location is quite strategic, Wonokriyo market is support for trading. The purpose of this research were to determine the effects of capital, working hours, length of business time, education to income, to find revenue contribution to the family income, and to determine the ability of the revenue to meet family consumption. The research was conducted by survey method. Data obtained from interviews and questionnaires. The number of respondents in this study were taken by 37 respondents. Data analysis techniques used in this study is multiple linear regression analysis, F test and t test. Based on the results of research and data processing that use multiple linear regression analysis, it finds that capital, length of business, and have education significantly influence to income, but working hours has no significant influence on income. Income of the seller contributes significantly to the family income and able to meet the family consumption. Implications that can be drawn in this study is clothing seller are expected to remain focused in their efforts into all the variables that have significant effect in order to maintain their business. The seller will be expected to be more paying attention to the pattern of consumption expenditure, to become more prosperous. | |
| 210 | 6176 | C1A006081 | FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PENDAPATAN PENJUAL SOTO SOKARAJA (Kasus di Kecamatan Sokaraja Kabupaten Banyumas). | FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PENDAPATAN PENJUAL SOTO SOKARAJA (Kasus di Kecamatan Sokaraja Kabupaten Banyumas). Isye Kurnianingwulan, Sukarsih, Lilis Siti Badriah Fakultas Ekonomi Unsoed Purwokerto | ABSTRACT This research is entitled “The Factors that influence income of sotosokaraja sellers.” This research was done by survey, data was got directly from responden in Sokaraja in district of SokarajaBanyumas regency. Based on this research the capital, work hour, and work experience significantly influence to income of sotosokaraja sellers, the education level did not influence to income sotosokaraja sellers. Thirty sampels of soto sokaraja selleres was choised from fivety soto sokaraja sellers. To find out the highes effect to income soto Sokaraja selleres Elasticity form was used in this research. Implication of this research the soto sokaraja sellers who has high capital would get higher income, the high work hour will be got higher income, also longer experience will be got higher income, the level of education not important for sotosokaraja sellers. | |
| 211 | 6177 | I1A006019 | WIRELESS SENSOR NETWORK APPLICATIONS FOR GROUND MOVEMENT MEASUREMENT USING 3 AXES ACCELEROMETER IN VULNERABLE LANDSLIDE AREAS | Salah satu upaya dalam mitigasi tanah longsor adalah pemantauan pergerakan tanah secara berkala. Hal ini dimungkinkan jika ada perangkat yang memiliki kemampuan untuk mengukur perpindahan tanah. Accelerometer H48C adalah sebuah alat yang mampu mengukur percepatan dinamis dan statis sehingga memungkinkan untuk mengukur perpindahan material tanah. Masalah dalam desain sistem pengukuran perpindahan tanah adalah daerah yang umumnya terletak di lereng bukit atau pegunungan. Pembuatan sistem secara wireline pasti akan memiliki keterbatasan dalam hal fleksibilitas dan portabilitas. Jaringan Sensor Nirkabel (JSN) merupakan salah satu solusi untuk masalah ini. Transfer data pada JSN dapat menggunakan modul RF XBee menggunakan jaringan komunikasi ZigBee. | One of the efforts in mitigating landslides are periodic monitoring of soil movement. It is possible if there is a device that have abillity to measuring ground displacement. H48C accelerometer is a device that capable of measuring dynamic and static acceleration so that it is possible to measure the displacement of the soil material. Problem in the design of ground displacement measurement system is a field that is generally located on the slopes of hills or mountains. Manufacture of wireline system will certainly have limitations in terms of flexibility and portability. Wireless Sensor Networks (WSN) is one solution to these problems. Transfer data on WSN can use the XBee RF module using ZigBee communication network.One of the efforts in mitigating landslides are periodic monitoring of soil movement. It is possible if there is a device that have abillity to measuring ground displacement. H48C accelerometer is a device that capable of measuring dynamic and static acceleration so that it is possible to measure the displacement of the soil material. Problem in the design of ground displacement measurement system is a field that is generally located on the slopes of hills or mountains. Manufacture of wireline system will certainly have limitations in terms of flexibility and portability. Wireless Sensor Networks (WSN) is one solution to these problems. Transfer data on WSN can use the XBee RF module using ZigBee communication network. | |
| 212 | 6178 | P2CB12028 | ANTESEDEN DAN KONSEKUEN LOYALITAS PELANGGAN (Studi Kasus pada Siswa Aktif di Lembaga Bahasa dan Pendidikan Profesional LIA Cabang Kerjasama Purwokerto) | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh customer delight yang terdiri dari justice, esteem, dan finishing touch sebagai variable anteseden dari loyalitas, dan pengaruh loyalitas terhadap word of mouth dan willingness to pay more sebagai variable konsekuen. Penelitian ini dilakukan di LBPP LIA Cabang Kerjasama Purwokerto. Sampel dari penelitian ini sebanyak 195 responden menggunakan metode proportional random sampling.Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Structural Equation Modeling (SEM) dengan program Amos 18. Uji validitas indicator dilakukan dengan uji Confirmatory Factor Analysis (CFA) dimana semua indikator yang digunakan dalam penelitian ini adalah valid.Model penelitian ini memenuhi kriteria goodness of fit, dan data penelitian ini memenuhi asumsi SEM. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa p value untuk justice, esteem, dan willingness to pay more lebih dari 0.05, jadi hipotesis yang menyatakan adanya pengaruh positif antara justice dan esteem terhadap loyalitas ditolak, begitu juga untuk loyalitas terhadap willingness to pay more. Finishing touch dan word of mouth mempunyai p value kurang dari 0.05, di hipotesis yang menyatakan adanya pengaruh positif antara finishing touch terhadap loyalitas dan loyalitas terhadap word of mouth diterima.Oleh sebab itu, finishing touch mempunyai pengaruh positif terhadap loyalitas, begitu juga loyalitas mempunyai pengaruh positif terhadap word of mouth. | The purpose of this study is to analyze the influence of costumer delight variables that consist of justice, esteem and finishing touch as the antecedents of loyalty, and loyalty towards word of mouth and willingness to pay more as the consequences. This research was conducted at LBPP LIAPurwokerto. The sample of this study was 195 respondents using proportional random sampling method. The analytical tool in this study is Structural Equation Modeling (SEM) with Amos 18 program. The validity test of the indicators done by Confirmatory Factor Analysis (CFA) in which all the indicators that are used are valid. This research model meets goodness of fit criteria, and the data meets the assumptions of SEM. The results of this study indicate that the p value for justice, esteem, and willingness to pay mores are more than 0.05, so the hypothesis that states there is a positive effect between justice and esteem toward loyalty are rejected, so does for loyalty toward willingness to pay more. Finishing touch and word of mouth has p value less than 0.05, so the hypothesis that states there is a positive effect between finishing touch toward loyalty and loyalty toward word of mouth are supported. therefore, finishing touch has in effect toward loyalty, as well as loyalty has an effect toward word of mouth. | |
| 213 | 6179 | F1F008082 | THE IMPLEMENTATION OF TASK-BASED LEARNING METHOD TO IMPROVE STUDENTS’ VOCABULARY MASTERY (An Experimental Study on the Tenth Grade Students of SMK Ma’arif NU 2 Karanglewas Academic Year 2012/2013) | Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Metode Task-Based Learning dalam meningkatkan penguasaan kosakata siswa, untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi siswa kelas X dalam menguasai kosakata bahasa Inggris, dan mengetahui keefektifan metode Task-Based Learning dalam meningkatkan penguasaan kosakata siswa kelas X SMK Ma’arif NU 2 Karanglewas Tahun Ajaran 2012/2013. Dalam mengumpulkan data penelitian, peneliti menggunakan tiga macam instrumen yang terdiri dari: tes, observasi, dan wawancara. Kesimpulan dari penelitian ini dijabarkan dalam penerapan metode Task-Based Learning, permasalahan yang dihadapi siswa dalam menguasai kosakata, dan keefektifan metode Task-Based Learning untuk meningkatkan penguasaan kosakata siswa. Penelitian ini membahas mengenai kajian linguistik terapan dimana penelitian ini fokus pada implementasi metode Task-Based Learning dalam meningkatkan penguasaan kosakata siswa. Penelitian ini menganalisis penerapan metode Task-Based Learning berdasarkan teori Willis. Hasil penelitian menyatakan bahwa dalam mengimplementasikan Task-Based Learning, guru bahasa Inggris mengikuti langkah-langkah Task-Based Learning yang dinyatakan oleh Willis. Dalam menguasai kosakata bahasa Inggris, siswa mengalami beberapa permasalahan, diantaranya: permasalahan dalam menemukan makna kosakata dan frasa, menyusun kalimat, pengucapan dan penulisan kosakata bahasa Inggris. Implementasi Task-Based Learning dapat membantu siswa mengatasi permasalahannya dalam mempelajari kosakata. Untuk membantu siswa dalam menemukan makna kosakata tertentu, dalam Task-Based Learning guru meminta mereka untuk mencari makna kosakata tersebut didalam kamus dan meminta mereka untuk mendiskusikannya dengan pasangan mereka, sehingga mereka akan memahami dan mengingat makna dari kosakata tersebut. Untuk membantu siswa dalam menulis, guru meminta siswa untuk menulis kalimat dengan menggunakan kosakata tersebut. Hal ini akan membantu mereka untuk melatih dan mengembangkan kemampuan menulis mereka. Mempresentasikan hasil tugas di depan kelas, dapat membantu siswa melatih dan mengembangkan pronunciation mereka. Task-Based Learning memberikan efek yang positif terhadap penguasaan kosakata bahasa Inggris siswa. Hal ini ditunjukkan dengan hasil perhitungan t-test yang lebih tinggi dari t-table pada level signifikansi 0,05. | The research was aimed to describe the implementation of Task-Based Learning Method in improving students’ vocabulary mastery, find out the problems encountered by the tenth grade students in mastering English vocabulary, and find out the effectiveness of Task-Based Learning in improving students’ vocabulary mastery of the tenth grade students of SMK Ma’arif NU 2 Karanglewas. In collecting the data, the researcher used three instruments which consist of test, observation, and interview. The conclusion of the research is drawn based on the implementation of Task-Based Learning method, the students’ problems in mastering English vocabulary and the effectiveness of Task-Based Learning method. The field of this research is applied linguistics which focuses on the implementation of task-based learning method in improving students’ vocabulary mastery. This research analyzed the implementation of Task-Based Learning method based on Willis’ theory. The result reveals that in implementing Task-Based Learning, the English teacher followed the stages of Task-Based Learning proposed by Willis. In mastering English vocabulary, the students faced some problems in finding the meanings of certain words and phrases, in sentence arrangement, pronunciation, and in writing the words accurately. The implementation of Task-Based Learning helped them solve their problems in learning vocabulary. To solve the students’ problem in finding the meaning of certain words, the teacher asked them to look for the meaning of certain words and asked them to discuss it with their partner so they would understand and remember the meaning of the words. To help them in writing, the teacher asked them to write sentences using those words. It could help them practice writing and develop their writing ability. Presenting or reading the tasks’ result could help them practice and develop their pronunciation. Task-Based Learning gave positive effect to the students vocabulary mastery. It was shown by the result of t-test computation in which t-count value was higher than t-table value at the significance level of 0,05 with the d.f of 46. | |
| 214 | 6188 | C1I006021 | PENGARUH PEMBERIAN KREDIT, PENDIDIKAN DAN GAJI PEGAWAI TERHADAP KESEJAHTERAAN (STUDI EMPIRIS DI PT. BPR SURYA YUDHA CABANG PURWAREJA KELAMPOK KABUPATEN BANJARNEGARA) | Penelitian ini berjudul “Pengaruh Pemberian Kredit, Pendidikan Dan Gaji Pegawai Terhadap Kesejahteraan (Studi Empiris Di PT. BPR Surya Yudha Cabang Purwareja Kelampok Kabupaten Banjarnegara)”. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kredit pegawai, pendidikan dan gaji pegawai terhadap kesejahteraan nasabah PT. BPR Surya Yudha Cabang Purwareja Klampok Kabupaten Banjarnegara. Untuk mengetahui manakah diantara kredit pegawai, pendidikan dan gaji pegawai yang mempunyai pengaruh paling besar terhadap kesejahteraan nasabah PT BPR Surya Yudha Cabang Purwareja Klampok Kabupaten Banjarnegara. Metode smpling yang digunakan random sampling, sampel berjumlah 79 pegawai baik negeri maupun swasta nasabah PT BPR Surya Yudha Cabang Purwareja Klampok Kabupaten Banjarnegara. Hipotesis yang diajukan adalah kredit pegawai, pendidikan dan gaji pegawai secara bersama-sama dan parsial mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kesejahteraan nasabah PT. BPR Surya Yudha Cabang Purwareja Klampok Kabupaten Banjarnegara. Gaji mempunyai pengaruh yang paling besar terhadap kesejahteraan nasabah PT. BPR Surya Yudha Cabang Purwareja Klampok Kabupaten Banjarnegara. Dari hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan analisis regresi linear berganda diperoleh kesimpulan bahwa : Kredit pegawai mempunyai pengaruh signifikan terhadap tingkat kesejahteraan nasabah PT BPR Surya Yudha Cabang Purwareja Klampok Kabupaten Banjarnegara. Pendidikan mempunyai pengaruh signifikan terhadap tingkat kesejahteraan nasabah PT BPR Surya Yudha Cabang Purwareja Klampok Kabupaten Banjarnegara. Gaji pegawai mempunyai pengaruh signifikan terhadap tingkat kesejahteraan nasabah PT BPR Surya Yudha Cabang Purwareja Klampok Kabupaten Banjarnegara. Mengingat gaji pegawai mempunyai pengaruh terhadap kesejahteraan, diharapkan para pelaku usaha dan organisasi yang menggunakan tenaga kerja mampu meningkatkan gai pegawainya agar kesejahteraan pegawainya dapat meningkat. Agar kesejahteraan pegawai dapat meningkat diharapkan PT BPR Surya Yudha Cabang Purwareja Klampok Kabupaten Banjarnegara dapat meningkatkan penyaluran kredit pegawai kepada masyarakat Purwareja Klampok agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang menjadi pegawai di Kecamatan Purwareja KLampok baik PNS mapun swasta. | This study entitled "Effect of Credit, Education And Welfare Of Employee Salaries (Empirical Study in PT. BPR Yudha Surya Purwareja Klampok Banjarnegara Branch)".The purpose of this study is to investigate and analyze the influence of employee credit, education and salaries for the welfare of clients PT. BPR Surya Yudha Branch Purwareja Klampok Banajarnegara. To find out which of employee credit, education and salary employees who have the most impact on the welfare of clients PT BPR Surya Yudha Branch Purwareja Klampok Banjarnegara. Sampling method used random sampling, sample of 79 employees in both public and private clients of PT BPR Surya Yudha Branch Purwareja Klampok Banjarnegara. The hypothesis advanced is that an employee credit, education and salaries together and partially having a significant effect on the welfare of clients PT.BPR Surya Yudha Branch Purwareja Klampok Banjarnegara. Salaries have the greatest impact on the welfare of clients PT. BPR Surya Yudha Branch Purwareja Klampok Banajarnegara. From the results of research and data analysis using multiple linear regression analysis concluded that: Credit employees have a significant influence on the welfare of customers PT BPR Surya Yudha Branch Purwareja Klampok Banjarnegara district. Education has a significant influence on the welfare of customers PT BPR Surya Yudha Branch Purwareja Klampok Banjarnegara district. Employee salary has a significant influence on the welfare of customers PT BPR Surya Yudha Branch Purwareja Klampok Banjarnegara district. Given the employees' salary have an influence on well-being, expect the businesses and organizations that use labor-gai employees in order to improve the welfare of employees can be increased. In order to increase the welfare of employees expected PT BPR Surya Yudha Branch Purwareja Klampok Banjarnegara district to increase lending to the public employee Purwareja Klampok in order to improve the welfare of the people especially who are employees in the District Purwareja Klampok both private mapun civil servants. | |
| 215 | 6181 | F1F008071 | EXPLORING THE IMPLEMENTATION OF SUPERHERO ANIMATED FILM AS A TEACHING MEDIUM IN COMPOSING DESCRIPTIVE PARAGRAPH OF THE TENTH GRADE STUDENTS OF SMK MA’ARIF NU 2 KARANGLEWAS ACADEMIC YEAR 2012/2013 | Terdapat banyak kesulitan yang mungkin dihadapi oleh para siswa dalam mengikuti proses belajar mengajar. Media pembelajaran merupakan salah satu solusi alternatif yang dipilih guru dalam menyelesaikan kesulitan-kesulitan tersebut. Media pembelajaran pada umumnya didefinisikan sebagai berbagai perlengkapan yang dapat digunakan untuk membantu siswa dalam menguasai materi pelajaran. Terdapat beberapa jenis media pembelajaran, seperti media cetak, media visual, media audio, dan media audio-visual. Media audio-visual sering dianggap sebagai media yang paling efektif karena media tersebut membuat proses belajar mengajar menjadi semakin dekat dengan situasi sebenarnya. Film animasi merupakan salah satu contoh media audio-visual yang dapat digunakan dalam proses belajar mengajar. Dalam penelitian ini, film animasi digunakan sebagai media pembelajaran dalam menyusun paragraf deskriptif. Dengan menonton film animasi, para siswa akan memperoleh gambaran yang jelas mengenai tokoh yang akan dideskripsikan sehingga mereka hanya mengeksplorasi apa yang telah mereka tonton menjadi paragraf. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan beberapa teknik dalam mengumpulkan data, yaitu observasi, kuesioner, wawancara, dan analisis dokumen. Peneliti mengadakan observasi selama tiga pertemuan. Setelah itu, peneliti mendistribusikan kuesioner kepada siswa. Peneliti juga mewawancarai guru dan siswa supaya memperoleh lebih banyak data yang diperlukan. Kemudian, peneliti mengumpulkan daftar nilai dan tugas portofolio siswa untuk medukung data yang diperoleh melalui observasi, kuesioner, dan wawancara. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif. Peneliti menjabarkan hasil penelitian dalam bentuk kata-kata daripada angka. Peneliti memfokuskan pada proses selama guru menerapkan metode tersebut dan hasil yang diperoleh setelah menggunakan metode tersebut. Peneliti juga mengadakan penelitian berdasarkan kondisi yang sebenarnya tanpa memberikan perlakuan apapun kepada siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesulitan yang dihadapi siswa dalam menyusun paragraf deskriptif adalah mengenai ejaan, penggunaan bahasa yang tidak tepat, pembentukan paragraf, dan kosakata. Berdasarkan wawancara dengan guru, peneliti menemukan bahwa terdapat tiga tahapan dalam penerapan film animasi superhero sebagai media pembelajaran di kelas. Ketiga tahapan tersebut adalah pembukaan, kegiatan siswa, dan penutup. Kegiatan siswa menjadi poin terpenting dalam metode ini karena pada tahapan ini guru memberi kesempatan kepada siswa untuk mengeksplorasi semua kemampuan yang mereka miliki. Para siswa mempunyai pendapat yang berbeda mengenai penerapan film animasi superhero dalam proses belajar mengajar, tetapi kebanyakan memberikan pendapat yang positif terhadap metode tersebut. Mereka menganggap metode ini adalah sebuah pengalaman baru dan mereka menyukai penerapan metode tersebut.Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa penerapan metode ini dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menyusun paragraf deskriptif. | There are many problems that can be faced by the students in following teaching learning process. Teaching medium is one of alternative solutions that is chosen by the teacher to solve those problems. Teaching medium is usually defined as any tools that can be used to help the students in mastering teaching material. There are some types of teaching medium. They are printed media, visual media, audio media, and audio-visual media. Audio-visual media is often considered as the most effective media because it makes teaching learning process become closer to real life situation. Animated film is one of the examples of audio-visual media that can be used in teaching learning process. In this research, animated film is used as teaching medium in composing descriptive paragraph. By watching animated film, the students will get clear description about the character that will be described so that they only explore what they have watched into paragraphs. In this research, the researcher uses some techniques in collecting the data. They are observation, questionnaire, interview, and documentary analysis. The researcher observes the class in three meetings. After that, the researcher distributes the questionnaire to the students. The researcher also interviews the teacher and the students in order to get more information needed. Then, the researcher collects students’ scores list and student portfolios of written work to support the data from observation, questionnaire, and interview. This research belongs to qualitative research. The researcher explains the result of the research in the form of words rather than number. The researcher focuses on the process during the teacher applies his method and the outcome of the method. The researcher also conducts the research in natural setting without giving any treatment to the students. The result of this research shows that the problems encountered by the students in composing descriptive paragraph are about spelling, using incorrect language, forming paragraphs, and vocabulary. Based on the interview with the teacher, the researcher find that there are three steps in applying superhero animated film as a teaching medium in the class. They are opening, activity, and closing. Activity becomes the most important point in this method because in this part the teacher gives opportunities to the students to explore all of the ability they have. The students have different opinions about the implementation of superhero animated film in teaching learning process, but most of them give positive opinions toward this method. They think this method is new experience for them and they enjoy the implementation of this method. The result also shows that the implementation of this method can improve the students’ skill in composing descriptive paragraph. | |
| 216 | 6054 | B1J008115 | HUBUNGAN KONSENTRASI NITRAT, ORTOFOSFAT DAN SILIKA DENGAN KELIMPAHAN Chrysophyta DI PERAIRAN WADUK PENJALIN KABUPATEN BREBES | Nitrat, Ortofosfat dan Silika merupakan nutrien yang sangat dibutuhkan Chrysophyta. Chrysophyta termasuk fitoplankton yang sebagian besar berbentuk uniselluler atau koloni yang hidup pada habitat air tawar dan air laut. Chrysophyta memiliki pigmen fucoxanthin yang memberikan warna coklat keemasan yang merupakan warna karakteristik dari Chrysophyta. Penelitian dilakukan di Waduk Penjalin Kabupaten Brebes. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan konsentrasi nitrat, ortofosfat, silika dengan kelimpahan Chrysophyta dan hubungan konsentrasi nitrat, ortofosfat, silika secara bersama dengan kelimpahan Chrysophyta di perairan Waduk Penjalin. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode survai. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling pada tujuh stasiun yang dibedakan berdasarkan rona lingkungan. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak tiga kali. Hubungan konsentrasi nitrat, ortofosfat silika dengan kelimpahan Chrysophyta dianalisa menggunakan analisis korelasi regresi. Hasil penelitian menunjukkan hubungan antara konsentrasi nitrat, ortofosfat dan silika terhadap kelimpahan Chrsophyta mempunyai korelasi dengan tingkat hubungan sangat lemah hingga lemah. Hubungan korelasi yang paling berpengaruh ditunjukkan oleh korelasi secara bersama antara konsentrasi nitrat, ortofosfat dan silika dengan kelimpahan Chrysophyta dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,3958 dengan tingkat hubungan lemah. Kehandalan hubungan ditunjukkan oleh koefisien determinasi (R2) sebesar 15,67%. | Chrysophyta require nutrients such as nitrate, orthophosphate and silica for growth. Chrysophyta are phytoplankton, generally unicelluler or colonial and are found in a variety of environments, mostly in freshwater Chrysophyceae possess a carotenoid (pigment) called fucoxanthin which gives them a golden-brown color and that is a characteristic of the Chrysophyta. The purpose of this study was to analyze the relationship between nitrate, orthophosphate and silica concentrations separately and collectively with the abundance of Chrysophyta in Penjalin Reservoir. This study was conducted applying the survey method and purposive sampling. Sampling was conducted in 7 different station based on environmental setting in Penjalin Reservoir and replicated 3 times with 4 weeks interval. The relationships between nitrate, orthophosphate and silica concentrations with the abundance of Chrysophyta were analyzed using correlation analysis. The result showed that nitrate, orthophosphate and silica concentarions correlated to the Chrysophyta abundance with the degree of correlation was very weak to weak. The most influential correlation shown by the collectively of correlation between nitrate, orthophosphate and silica concentarions with the abundance of Chrysophyta with correlation coefficient (r) 0.3958 with the level of weak ties. Reliability of the correlation shown by the coefficient of determination (R2) for 15.67%. | |
| 217 | 6183 | C1K009003 | THE IMPACTS OF RIGHT ISSUE ON STOCK RETURN AND LIQUIDITY (STUDY ON INDONESIA STOCK EXCHANGE) | ABSTRAK Penelitian ini berjudul " Pengaruh Right Issue Terhadap Abnormal Return dan Likuiditas (Studi pada Bursa Efek Indonesia)". Right Issue merupakan salah satu informasi yang tersedia di pasar modal. Umumnya para investor akan menggunakan informasi yang tersedia sebagai pertimbangan dalam berinvestasi. Terdapat perusahaan-perusahaan yang mengeluarkan right issue disertai dengan waran. Waran adalah pemanis, sehingga dapat menarik investor untuk membeli saham. Dengan menggunakan purposive sampling, penelitian ini menggunakan 49 perusahaan dengan 50 kejadian right issue yang digunakan sebagai sampel. Sampel dibagi menjadi 3 kategori, yaitu sample secara keseluruhan (penerbit waran dan non waran), penerbit waran, dan non waran. Penelitian ini menggunakan studi peristiwa. Pengujian hipotesis menggunakan uji rata-rata satu sampel untuk abnormal return dan uji sampel berpasangan untuk volume perdagangan. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menggunakan uji rata-rata satu sampel dan uji sampel berpasangan kesimpulannya adalah: (1) Terdapat negative abnormal return disekitar pengumuman right issue oleh penerbit waran dan non waran (2) Terdapat negative abnormal return disekitar pengumuman right issue oleh penerbit non waran. | ABSTRACT This research is entitled ”The Impacts of Right Issue on Stock Return and Liquidity (Study on Indonesia Stock Exchange)”. Right Issue is one of information that available in the capital market. Generally investors will be used available information as a consideration on a decision making of investment. There are companies that issued right with warrant. Warrant is a sweetener, it can attract investors for buying the stock. By using Purposive sampling, this research use 49 companies and 50 event right issue as a samples. The Samples are divided by 3 categories, there are all samples (warrant and non warrant issuer), warrant issuer, and non warrant issuer. This research using event study method. The hypothesis testing used one sample t test for Abnormal Return and paired sample t test for Trading Volume Activity. Based on the result of research and data analysis using one sample t test and paired sample t test the conclusion are: (1) There was negative abnormal return around the announcement date of right issue by warrant and non warrant issuer (2) There was negative abnormal return around the announcement date of right issue by non warrant issuer. | |
| 218 | 6184 | C1A009077 | FAKTOR SOSIAL EKONOMI YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS KESEHATAN KELUARGA DI DESA GENTAWANGI KECAMATAN JATILAWANG KABUPATEN BANYUMAS | Penelitian ini merupakan penelitian survei pada penduduk Desa Gentawangi Kecamatan Jatilawang Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menganbil judul: “Faktor Sosial Ekonomi Yang Berhubungan Dengan Status Kesehatan Keluarga di Desa Gentawangi Kecamatan Jatilawang Kabupaten Banyumas”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana status kesehatan keluarga, faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan status kesehatan keluarga, dan seberapa besar persentase biaya kesehatan yang dikeluarkan oleh keluarga di Desa Gentawangi. Populasi dalam penelitian ini adalah Kepala Keluarga yang berada di wilayah Desa Gentawangi. Jumlah responden yang diambil dalam penelitian ini adalah 100 responden. Simple Random Sampling digunakan dalam penentuan responden. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa: (1). Status kesehatan keluarga Desa Gentawangi berada pada status kesehatan sedang, hal ini dapat dilihat dari rata-rata lamanya sakit yaitu 5 hari, (2). Faktor Pendapatan, Jumlah tanggungan keluarga dan jarak berhubungan dengan status kesehatan keluarga sedangkan pendidikan dan biaya berobat tidak memiliki hubungan, (3). Pengeluaran rata-rata untuk biaya kesehatan sebesar 1,04 persen masih dibawah persentase ideal yaitu 4,00 persen per bulan. Implikasi dari kesimpulan diatas yaitu meningkatkan kesadaran penduduk untuk membiasakan hidup sehat dan bersih melalui program penyuluhan. Sehingga diharapkan kedepannya derajat kesehatan penduduk lebih meningkat lagi. Pada akhirnya akan meningkatkan kualitas sumberdaya manusia khususnya bagi responden dan umumnya bagi masyarakat di Desa Gentawangi. Perlu adanya peningkatan pendapatan keluarga responden demi memenuhi kebutuhan sehari-hari terutama agar persentase dana kesehatan meningkat karena masih banyaknya keluarga dengan pendapatan masih dibawah standar KHL Kabupaten Banyumas. Misalnya dengan melakukan usaha sampingan lain dan mendorong anggota keluarga yang sudah tidak bersekolah dan telah cukup umur supaya bekerja untuk membantu perekonomian keluarga. Perlu peningkatkan partisipasi lebih aktif lagi kepada keluarga responden untuk mengikuti program KB. Hal ini bertujuan untuk menekan jumlah anak yang dimiliki keluarga responden karena berdasarkan hasil penelitian pendapatan dan besarnya jumlah anggota keluarga mempunyai hubungan signifikan dengan banyaknya anggota keluarga yang sakit. Pemerintah perlu mengadakan fasilitas kesehatan yang lebih lengkap dan memadai bagi masyarakat agar kebutuhan akan kesehatan semakin terjangkau terutama bagi masyarakat miskin. Perlunya peningkatan biaya kesehatan di keluarga Desa Gentawangi minimal pada persentase ideal yaitu 4,00 persen agar anggota keluarga yang sakit mendapatkan fasilitas dan penanganan yang lebih baik. Disinilah pentingnya tabungan untuk dana kesehatan atau kondisi yang darurat. | This research is a survey of the residents of the Village Gentawangi Jatilawang Banyumas district. This study menganbil title: "Socio-Economic Factors Related to the Status of Family Health at the Village Gentawangi Jatilawang Banyumas district". The purpose of this study was to determine how the health status of the family, what factors are associated with health status of the family, and how big a percentage of medical expenses incurred by the family in the village of Gentawangi. The population in this study is the Head family residing in the village Gentawangi. The number of respondents who were taken in this study was 100 respondents. Simple random sampling is used in the determination of the respondent. Based on the research and analysis of the data showed that: (1). Family health status Gentawangi village located on the health status of being, it can be seen from the average duration of illness is 5 days, (2). Factor income, number of dependents and the distance associated with the health status of the family, while education and medical expenses not related, (3). Average expenditure for health care costs of 1.04 percent is still below the ideal percentage is 4.00 percent per month. The implications of the above conclusions are increasing awareness of the population to get used to living a healthy and clean through training programs. So expect the future health of the population increase even more. Will ultimately improve the quality of human resources especially for responders and the public in general for Gentawangi village. Need to increase the family income of respondents in order to meet daily needs, especially in order to increase the percentage of health funds because there are many families with incomes below the standard KHL still Banyumas. For example, by doing a side business and encourage other family members who are not in school and are old enough to work in order to help the family economy. Increasing need for more active participation of the respondents to follow the family planning program. It aims to reduce the number of children a family owned respondent because based on the amount of research income and family size had no significant relationship with the number of sick family members. Government health facilities need to conduct a more complete and adequate for the people that need health care more affordable, especially for the poor. The need for increased health care costs at a minimum Gentawangi family village on the ideal percentage of 4.00 percent in order to get a sick family member facilities and better handling. This is where the importance of savings to fund health or emergency conditions | |
| 219 | 6187 | C1I006020 | ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI JUMLAH SIMPANAN NASABAH DI BANK PERKREDITAN RAKYAT (BPR) BANK SURYA YUDHA CABANG PURBALINGGA | Penelitian ini berjudul “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Jumlah Simpanan Nasabah di Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Surya Yudha Cabang Purbalingga” Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pendidikan,jumlah tanggungan keluarga, dan pendapatan terhadap jumlah simpanan nasabah di Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Surya Yudha Cabang Purbalingga. Pengambilan sampel responden menggunakan metode random sampling, sampel berjumlah 100 nasabah simpanan baik tabungan maupun deposito di Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Surya Yudha Cabang Purbalingga. Hipotesis yang diajukan adalah pendidikan, jumlah tanggungan keluarga dan pendapatan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap jumlah simpanan nasabah di Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Surya Yudha Cabang Purbalingga. Dari hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan analisis tabulasi silang diperoleh kesimpulan bahwa : pendidikan, jumlah tanggungan keluarga dan pendapatan mempunyai pengaruh terhadap jumlah simpanan nasabah di Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Surya Yudha Cabang Purbalingga. Berdasarkan kesimpulan tersebut, saran-saran yang dapat diajukan adalah dalam usaha untuk meningkatkan jumlah simpanan nasabah hal yang utama yang perlu diperhatikan oleh manajemen adalah menjaga nasabah yang ada dengan meningkatkan pelayanan dan memberi reward kepada nasabah setia, serta melakukan inovasi marketing yang berbeda dengan yang dilakukan oleh bank atau lembaga keuangan lain kepada calon-calon nasabah berpotensi sehingga tepat sasaran dan mereka akan tertarik dan mempercayakan dana mereka untuk disimpan di Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Surya Yudha Cabang Purbalingga, misalnya dengan memberikan hadiah kepada nasabah yang bisa mempertahankan jumlah simpanannya dalam jangka waktu tertentu. | This study entitled "Analysis of Factors Affecting Total Deposits from Customers in rural banks Surya Yudha Bank Branch Purbalingga". Purpose of this study is to investigate and analyze the influence of education, number of dependents and income to total customer deposits in rural banks Surya Yudha Bank Branch Purbalingga. Sampling of respondents using random sampling method, the sample of 100 customers both savings deposits and time deposits in rural banks Surya Yudha Bank Branch Purbalingga. The hypothesis is education, number of dependents and income have a significant influence on the amount of customer deposits in rural banks Surya Yudha Bank Branch Purbalingga. From the research and data analysis using cross tabulation analysis we concluded that: education, number of dependents and income have an influence on the amount of customer deposits in rural banks Surya Yudha Bank Branch Purbalingga. Based on these conclusions, the suggestions that can be raised is in an effort to increase the amount of customer deposits are the main things that need to be considered by the management is to maintain existing customers to improve service and provide rewards to loyal customers, and innovate marketing different to those of a bank or other financial institution to nasabahberpotensi candidates so that they will be targeted and interested and to entrust their funds deposited in rural banks Surya Yudha Bank Branch Purbalingga, for example by giving gifts to customers with a certain amount of savings can sustain that amount for a certain period. | |
| 220 | 6193 | C1B009070 | ANALISIS PENGARUH RETURN ON ASSETS, CASH POSITION, DEBT TO EQUITY RATIO, DAN PERPUTARAN PERSEDIAAN TERHADAP DIVIDEND PAYOUT RATIO PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2010-2011 | Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang dapat mempengaruhi dividend payout rasio pada sektor manufactur Bursa Efek Indonesia. Faktor-faktor yang diwakili oleh beberapa variabel seperti return on asset, posisi kas, debt to equity ratio, dan perputaran persediaan. Sampel dari penelitian ini ditentukan secara purposive sampling pada periode 2010-2011. Jumlah 10 perusahaan diambil sebagai sampel dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan regresi linier berganda . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa return on asset, posisi kas, debt to equity rasio, dan perputaran persediaan berpengaruh signifikan terhadap dividend payout ratio. | The purpose of the research is to analyze the factors that can effect dividend payout ratio in manufactur sector of Bursa Efek Indonesia. The factors represented by some variables such as return on assets, cash position, debt to equity ratio, and inventory turnover. The sample of this research is determine through purposive sampling period 2010-2011. Total 10 companies were taken as study’s sample. This research is used Multiple Linier Regresion analyze. The result of this research show that return on assets, cash position, debt to equity ratio, and inventory turnover had significant influence on dividend payout ratio. |