Artikelilmiahs
Menampilkan 11.701-11.720 dari 49.032 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 11701 | 4655 | F1A007023 | Perilaku Kepatuhan Santri Kepada Kyai Di Pondok Pesantren Al-Ikhsan Beji | Judul Penelitian ini adalah “PERLAKU KEPATUHAN SANTRI KEPADA KYAI DI PONDOK PESANTREN AL-IKHSAN BEJI”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara santri mematuhi kyai, faktor-faktor apa sajakah yang menyebabkan kepatuhan santri kepada kyai, tingkat kepatuhan santri terhadap peraturan pesantren dan adakah pengaruh dari sistem yang modern terhadap perilaku kepatuhan santri kepada kyai dan peraturan pesantren. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan purposive sampling sebagai teknik pemilihan informan. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Adapun temuan hasil penelitiannya adalah : Sikap Ta’dim atau patuhnya seorang santri kepada kyai di Pondok Pesantren Al-Ikhsan ini merupakan realisasi santri kepada ilmu yang mereka pelajari khususnya tentang ilmu ahlak yang baik kepada gurunya. Santri patuh dan taat kepada kyai/ustadz (guru) untuk mendapatkan kemudahan dalam meraih ilmu dan mendapatkan barokah di dunia dan di akhirat. Kyai atau ulama adalah penerus nabi maka wajib bagi santri untuk patuh dan taat kepadanya, selama itu tidak melenceng dari Al-Qur’an dan Hadist. Pondok Pesantren Al-Ikhsan dengan gaya pendidikan semi-modern dengan memadukan antara gaya pendidikan salaf (tradisional) dan khalaf (modern) dapat menjaga keberlangsungan kehidupan para santri di pondok pesantren dalam tradisi sami’na wa atho’na. Tradisi tersebut membuat para santri patuh dan taat pada perintah kyai. Namun kepatuhan terhadap peraturan tertulis di pesantren santri anda yang patuh dan ada yang tidak. Intisari dari penelitian ini adalah santri Pondok Pesantren Al-Ikhsan masih tetap menjaga kebiasaan atau tradisi kepatuhan kepada kyai walaupun pesantren Al-Ikhsan sudah menggunakan sistem pendidikan yang sudah modern. Perilaku kepatuhan mutlak santri kepada kyai hendaknya tidak menjadi penghambat bagi kemajuan pesantren. | The title of this research is “ The Obedience Behavior of Islamic Students To The Priest in Al-Ikhsan Islamic Boarding School “ The aim of this research to know and find out how the way the Islamic students obey their priest, to find what factors which is caused the obedience of Islamic students to their priest, to measure the obedience of Islamic students to the ordinances of their Islamic boarding school , which here means Pondok Pesantren Al ikhsan, and to find out whether there will be influences or not from the modern learning system toward the obedience behavior of Islamic students to their priest and the Pesantren’s ordinances. Descriptive – qualitative method was used by the researcher in this research by using purposive sampling as the technique in finding the respondents. Data were taken by some ways such as interview, observation, and documentation. Some finding of this research is, The attitude “ Ta’dim “ or the obedience of Islamic students to their priest in Al – Ikhsan Islamic Boarding School becomes the realization of the knowledge which is learnt by the Islamic students specifically about the moral and the good character knowledge in obeying their teachers or priest. The Islamic students ( santri ) obey to their teacher or priest for getting the easy of reaching their knowledge and for getting the blessing ( barokah ) in the world and here after. The priests ( kyai / ulama ) are the continues of the prophet , so that’s why it becomes a necessity for the Islamic students to obey and to be loyal to them. Since this way doesn’t veer from Al Qur’an and Hadist. Al – Ikhsan Islamic Boarding School with its style of semi – modern which combine salaf style learning system ( traditional and konvensional ) and khalaf ( modern ) can keep and take place in Islamic students’ life in Al – Ikhsan Islamic Boarding School in sami’na wa atho’na tradition. This culture makes the Islamic students ( santri ) obey the priest’s commands. But, practically the written roles in this Islamic boarding school are sometimes obeyed by the Islamic students and sometimes it doesn’t run well. In conclusion for this research , the Islamic students ( santri ) in Al – Ikhsan Islamic Boarding School still keep the habit and the culture of obeying their priest ( kyai ) although Al – ikhsan itself has used a modern learning system. This culture shouldn’t become the obstacles of Al –ikhsan’s progression. | |
| 11702 | 4657 | B1J008053 | PENYAKIT PADA TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) YANG DISEBABKAN OLEH CENDAWAN DI PERTANAMAN RAKYAT DAERAH BREBES | Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang sangat dikembangkan di Kabupaten Brebes. Brebes mampu memenuhi kebutuhan bawang merah nasional sebanyak 23%. Namun, produksi bawang merah di daerah Brebes menurun hingga 0,87% tiap tahunnya. Usaha-usaha peningkatan produksi bawang merah memiliki berbagai kendala, salah satunya adalah adanya penyakit yang disebabkan oleh patogen terutama cendawan sehingga hasil produksinya tidak maksimal. Penelitian dilakukan pada bulan Mei-Oktober 2012. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui jenis penyakit pada tanaman bawang merah yang disebabkan oleh cendawan, mengetahui jenis cendawan patogennya dan mengetahui penyakit yang dominan pada tanaman bawang merah di pertanaman rakyat daerah Brebes. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode survei dan pengambilan sampel menggunakan tehnik purposive sampling secara diagonal pada lima lokasi berbeda. Sampel tanaman sakit kemudian diidentifikasi dengan buku kunci identifikasi Penyakit-Penyakit Tanaman Hortikultura dan buku Plant Disease Handbook, kemudian dideskripsikan sesuai gejala dan tanda penyakitnya dilanjutkan dengan mengisolasi serta mengidentifikasi cendawan patogen. Identifikasi cendawan patogen menurut buku kunci identifikasi Illustrated Genera Of Imperfect Fungi, Compedium of Soil Fungi dan Pengenalan Kapang Tropik Umum. Hasil dari penelitian ini ditemukan tiga penyakit pada tanaman bawang merah yaitu busuk umbi Fusarium, busuk umbi Aspergillus dan bercak daun Curvularia. Penyakit yang dominan adalah bercak daun Curvularia. | Shallot (Allium ascalonicum L.) is one of the horticultural commodities which is highly developed in Brebes. Brebes contributes up to 23% to the national needs. But, its production decreased 0.87% annually. The intensification of shallot production face many problems, especially the diseases caused by pathogenic fungi resulted in low production. Research on the kind of diseases in the shallot crop that was mainly caused by the pathogenic fungus was conducted in May-October 2012. The purpose of this study was to determine the shallot diseases caused by the fungus, to find out the type of pathogenic fungi and determine the dominant disease in shallot crops in Brebes. The research was conducted using survey methods and sampling conducted by diagonally purposive method at five different locations. Diseased plant samples were identified according to identification key books of “Penyakit-Penyakit Tanaman Hortikultura “and “Plant Disease Handbook”, and then described it according to the signs and symptoms of the disease followed with the isolation of pathogenic 2 fungi that cause disease and identify pathogenic fungi using “Illustrated Genera Of Imperfect Fungi”, “Compedium of Soil Fungi “ and Pengenalan Kapang Tropik Umum. The results of this study were the three diseases in shallot crops i.e, Fusarium tuber rot, Aspergillus tuber rot and Curvularia leaf spot. The dominant disease was Curvularia leaf spot. | |
| 11703 | 4658 | F1A008048 | Mendengar Suara Anak Keluarga Buruh Migran Perempuan (BMP) (Studi tentang Kehidupan Anak Keluarga BMP di Desa Banjarparakan Kecamatan Rawalo Kabupaten Banyumas) | Kemiskinan mengarahkan semua sumber daya manusia untuk mencari nafkah, istri juga ikut terlibat dalam pencarian nafkah untuk menambah pemasukan suami.Peluang kerja di dalam negeri rendah dibandingkan peluang kerja yang ada di luar negeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang kehidupan, perasaan, dan pengalaman anak-anak BMP saat ditinggal ibunya.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan paparan yang bersifat deskriptif.Lokasi penelitian di Desa Banjarparakan Kecamatan Rawalo Kabupaten Banyumas dengan sasaran utama para anak-anak BMP, dan sasaran pendukungnya adalah orang-orang yang mengetahui kehidupan mereka seperti ayah, kakek, nenek, bibi, wa/budhe dan tetangga.Data yang diperoleh melalui wawancara dengan informan dan observasi.Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling.Teknik analisis data yang dipakai adalah model analisis interaktif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan terjadinya perubahan sikap anak-anak keluarga buruh, baik laki-laki maupun perempuan.Bagi anak laki-laki tingkah laku dan sikapnya dikenal positif di mata keluarganya namun lebih dikenal negatif di lingkungan masyarakat/ tetangganya dibandingkan anak-anak perempuan yang terlihat lebih menunjukan hal positif pada lingkungan sekitar.Anak-anak buruh migran sejatinya mereka tidak mau ditinggal oleh ibunya menjadi buruh migran. Kehidupan anak-anak buruh migran sehari-hari adalah melakukan kegiatan sekolah, belajar, dan bermain.Perasaan anak-anak buruh migran pada umumnya mereka mereka merasa sedih, tidak ikhlas ibunya pergi, namun yang melihat menganggap mereka tidak apa-apa. | Poverty is tended to direct all the human resources to look for livelihood, wife also participates in looking for livelihood to add the income of husband. This research aims to find out about the life, feeling, and the experience of children BMP when leaved by their mother. This research uses the method of qualitative research by using the explanation that has the descriptive characteristic. The location of research in the Village of Banjarparakan Sub district of Rawalo at Regency of Banyumas with the main target is the children BMP, and the support target is the people that understand about the their life like father, grandfather, grandmother, aunt, and neighbor. Data that has been obtained through the interview with the informant and observation. The method of taking sample uses the purposive sampling. Technique of data analysis uses the model of interactive analysis. The result of research shows that the occurrence of attitude children alteration of labor family whether male and female. For the male, his attitude and behavior is known positive in the his family opinion but negative in the society/his neighbor than female children that seem to show the positive things to his environment. The child of migrant labor basically they do not want to be leaved by their mother who become the migrant labor. The daily life of migrant labor is to do the school activity, learning, and playing. The feeling of children migrant labor generally they feel sad, not glad of their mother leaved, but most of people thinks that their are in well condition. | |
| 11704 | 4659 | F1A006025 | MOTIVASI REMAJA PURWOKERTO NONGKRONG DI KAFE | Sejalan dengan perubahan waktu, ternyata di Purwokerto mulai muncul kafe-kafe bernuansa beda dan memberikan alternatif hiburan dalam bentuk lain. Beberapa kafe bahkan tidak pernah sepi dari pengunjung tiap harinya. Hal inilah yang membuat penulis merasa tertarik untuk mengkajinya dalam bentuk skripsi berjudul Motivasi Remaja Purwokerto Nongkrong di Kafe. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi yang dimiliki remaja untuk nongkrong di kafe, sekaligus membahas perkembangan kafe di Purwokerto. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sasaran penelitian ini adalah remaja pengunjung kafe dan pengelola kafe, tokoh masyarakat setempat, dan instansi terkait yaitu Disporabudpar. Penelitian ini dilakukan di kafe-kafe Purwokerto, teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Teknik penetapan informan menggunakan purposive sampling dan metode analisis data ini mengunakan interactive analysis model. Dari penelitian ini motivasi pengunjung untuk datang ke kafe dapat dibedakan menjadi motivasi sosial dan motivasi ekonomi. Motivasi sosial antara lain bertemu dengan teman, mencari hiburan, dan melepas kejenuhan. Motivasi ekonomi antara lain menikmati internet secara gratis, ada juga yang mencari uang dengan cara menjual diri. Perkembangan kafe di Purwokerto setiap tahunnya meningkat, dibuktikan dengan menjamurnya kafe-kafe di Purwokerto beserta fasilitas yang terus bertambah. Banyaknya kafe diharapkan tidak memunculkan dampak negatif seperti kafe plus yang menyediakan wanita penghibur yang dapat merusak moral remaja. | By the time, there are some café’s those are having different atmosphere and give another entertainment alternative. Some of them are never empty from visitors each days. This thing makes the writer feels interesting to study it in form of thesis entitles MotivasiRemajaPurwokertoNongkrong di Kafe. Purpose of this research is to know teenager motivation to hangout in café, more over it is to know more about the café’s growth in Purwokerto. This research applies qualitative descriptive method done by performing analysis toward findings in field related, data is gotten from two sources, that is primary data and secondary data. Primary data is directly taken from analysis target, they are teenagers as the café visitors and café management, the local chief society, some people from related Dispoabudpar office. This research has done in some of café’s in Purwokerto. the technique of collecting data are intensive interview, observation and documentation. The informant application technique is used purposive sampling and the data reduction; data display, and take the conclusion. The result of this analysis is that the majority café visitors those are teenagers have motivation to hang out in café. The visitor’s motivations to hang out in café are based on the necessary and the interest to be accomplished. From the analysis of the research there are two kinds of motivations to hang out in café, they are social motivation such as meeting with some friends, refreshing from the routinity, and looking for the entertainment. There is also economical motivation such as getting free hotspot, looking for extra money in this case they give paid for it. The café growth in Purwokerto is increasing every years within the large numbers of café in Purwokerto, the qualities and facilities are also increasing. Many café’s, it should not bring negative impacts such as café’s plus that provide comfort women that provide comfort women that can damage teen morality. | |
| 11705 | 4660 | C1B009062 | Analisis Reaksi Berlebihan Serta Pengaruh Ukuran Perusahaan dan Likuiditas Terhadap Pembalikan Harga Saham Pada Indeks Kompas-100 Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2009-2011 | Analisis Reaksi Berlebihan Serta Pengaruh Ukuran Perusahaan dan Likuiditas Terhadap Pembalikan Harga Saham Pada Indeks Kompas-100 Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2009-2011 | Overreaction Analysis And The Effect of Firm Size And Liquidity of The Stock Price Reversal of Kompas-100 Indeks In Indonesia Stock Exchange 2009-2011 | |
| 11706 | 4656 | F1A007021 | Pola Interaksi Para Gamers Online di Purokerto Dalam Kehidupan Dunia Maya | Perkembangan dalam bidang teknologi informasi yang cepat berdampak pada pola interaksi antar individu, pada zaman modern ini pola komunikasi antar individu tidak harus secara langsung. Sarana-sarana untuk berkomunikasi banyak mengalami perkembangan. Banyaknya media-media atau jejaring sosial memungkinkan kita untuk dapat berkomunikasi dengan orang lain tanpa harus bertatap muka secara langsung. Interaksi yang terjalin dalam dunia maya ini juga tidak sebatas melalui handphone, dan jejaring-jejaring sosial. Game, yang kebanyakan orang menggunakannya untuk hiburan semata tapi pada kenyataan sekarang ini di dalam game juga terjadi pola interaksi yang terjalin di dalamnya. Hasil dalam penelitian ini mengemukakan bahwa pola interaksi yang terjalin antar gamers di dunia maya bisa berbagai macam, mereka berbincang melalui media chatting, melakukan jual-beli barang, dan membuat kelompoknya sendiri agar lebih mendekatkan hubungan mereka. Selain itu game online juga dapat membuat pemainya menjadi kecanduan Saran dalam penelitian ini adalah bermain game baik jika masih dalam porsinya. Dengan bermain game yang bergenre petualangan itu dapat mengasah kemampuan otak kita. Jadi, bermain game masih bisa dibilang positif jika durasi waktunya masih dalam batasan wajar. | Progression in information technology are faster impact on the interaction among individuals, in this modern era of communication patterns between individuals does not have to be direct. today many experienced growth, Means to communicate, we can communicate with relatives without meeting, besides that a lot of media or social networking that allows us be able to communicate with others person. Interaction that exists in the virtual world also does not limited by cell phone and social networks. Game, which most people assumes the to entertaining only, but the reality right now in gaming, also of interaction that exists. The results of this study suggest that pattern of many interaction between the gamers in the virtual world, they chatted using the media chat, buy and sell goods, and create their own group so that make a closer relationship. Suggestions in this research is gaming is good if it still in portion. By playing the adventure game genre that can sharpening our brainpower. So, playing game is practically positive if the time duration are still in reasonable limits. | |
| 11707 | 4670 | B1J008016 | PERKEMBANGAN POST-LARVA IKAN NILEM (Osteochilus hasselti C.V.) DENGAN POLA PEMBERIAN PAKAN BERBEDA | Kegagalan adaptasi dalam pemanfaatan pakan dapat mengakibatkan kematian larva. Fase post-larva merupakan masa transisi perkembangan yang kritis karena pada fase tersebut ada peralihan penyerapan nutrisi internal ke pemanfaatan pakan eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan dan sintasan post-larva ikan Nilem (Osteochilus hasselti C.V.) yang diberi pakan dengan pola pemberian pakan berbeda. Penelitian dilaksanakan secara eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL). Perlakuan yang diuji terdiri atas pakan berupa (P1) 100% Sprirulina sp., (P2) 75% Sprirulina sp. + 25% pellet serbuk, (P3) 50% Sprirulina sp. + 50% pellet serbuk (P4) 25% Sprirulina sp +75% pellet serbuk, dan (P5) 100% pellet serbuk. Larva umur 1 hari dipelihara selama 8 minggu dengan padat penebaran 17 ekor/L dan pemberian pakan 5% dari total berat biomassa. Perkembangan post-larva dievaluasi dengan mengamati perkembangan morfologi larva, pertambahan panjang tubuh (setiap minggu), berat biomassa (setiap 2 minggu), dan menghitung sintasan pada minggu ke 8. Data morfologi dianalisis secara deskriptif. Data pertambahan panjang tubuh, berat biomassa dan sintasan dianalisis menggunakan anova dua arah dilanjutkan dengan uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakan secara signifikan berpengaruh terhadap perkembangan post-larva (p<0,05). Perkembangan post-larva terbaik didapat pada perlakuan pemberian pakan 100% pellet serbuk. Perkembangan post-larva teramati pada minggu pertama mulut membuka, kulit sudah terpigmentasi, gelembung renang (vesica metatoria) berbentuk bilobus, sirip ekor (caudal fin) dan sirip punggung (dorsal fin) sudah terdiferensiasi. Sirip sudah lengkap pada minggu ketiga dan morfologi post-larva sama seperti ikan dewasa. Pertambahan panjang tubuh dan berat biomassa post-larva tertinggi didapatkan pada kelompok yang diberi pakan berupa 100% pellet dan sintasan terbaik didapatkan pada perlakuan pakan kombinasi (P3) 50% Spirulina sp.+ 50% pellet serbuk . | Failure of adaptation in feed utilization can result in larval mortality. Post-larval stage is a critical period of fish development in which transition from internal feeding to external feeding occurs. This study aimed to determine the growth and survival of hard-lipped barb (Osteochilus hasselti C.V.) post-larvae fed with different feeding patterns. The experiment was conducted on an experimental basis with a completely randomized design (CRD). The treatments consisted of (P1) 100% Spirulina sp., (P2) 75% Spirulina sp. + 25% pellet powder, (P3) 50% Spirulina sp. + 50% powder pellet, (P4) 25% +75% sp Spirulina pellet powder, and (P5) 100% powder pellets. Day 1 post-hatching larvae were reared in aquaria with density of 17 fish / L for 8 weeks. The larvae were fed as much as 5% of the total weight of biomass. Post-larval development was evaluated by observing the development of the larvae morphology, the body length (every week), the biomass weight (every 2 weeks), and calculating their survival rate at week 8. Morphological data were analyzed descriptively. Data on body length, biomass weight and survival were analyzed using two-way ANOVA followed by LSD test. The results showed that the feeding pattern significantly affected the development of post-larvae (p<0.05). The most advance post-larval development was obtained from the post-larvae fed with 100% pellet powder. In this group, morphological characters of post-larvae in the first week were the mouth start opening, the skin was pigmented, and gall bladder in bi-lobes shaped, caudal fin and dorsal fins were differentiated. Completion of fins development was achieved by the third week when the post-larvae have adult morphological character. The highest body length and biomass weight of the post-larvae was obtained in the group fed with100% of pellets and the highest survival rate was found in the group fed with combination of 50% Spirulina sp. + 50% pellet powder (P3). | |
| 11708 | 4661 | F1G009047 | IMPLIKATUR PERCAKAPAN KOMUNIKASI IBU DAN ANAK DALAM PENGGUNAAN BAHASA JAWA DIALEK BANYUMAS | Skripsi ini berjudul “Implikatur Percakapan Komunikasi Ibu dan Anak dalam Penggunaan Bahasa Jawa Dialek Banyumas”. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis dan fungsi tindak tutur ilokusi yang digunakan dalam penggunaan bahasa Jawa dialek Banyumas.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, karena data yang didapatkan dalam penelitian ini berdasarkan fakta dan deskripsi tentang implikatur percakapan dalam tuturan antara ibu dan anak bahasa Jawa dialek Banyumas.Hasil dalam penelitian ini, dapat menyimpulkan bahwa terdapat keseluruhan jenis tindak tutur ilokusi yang digunakan dalam komunikasi ibu dan anak yaitu jenis representatif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklarasi. Masing-masing jenis tersebut memiliki satuan-satuan pragmatik sendiri-sendiri. Selain itu, juga terdapat keseluruhan fungsi tindak tutur ilokusi yaitu fungsi kompetitif, menyenangkan, bekerja sama, dan fungsi bertentangan, yang juga masing-masing fungsi tersebut memiliki satuan pragmatik sendiri-sendiri. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi penelitian sebelumnya, terutama terkait dengan penelitian analisis pragmatik dan implikatur percakapan. Selain itu penelitian ini juga diharapkan dapat mengetahui proses perkebangan bahasa anak dari segi perolehan semantik dan pragmatiknya. | A thesis is called “Implikatur Percakapan Komunikasi Ibu dan Anak dalam Penggunaan Bahasa Jawa Dialek Banyumas”. This research aimed at described type and the function of a speech act illocutionary used in the use of language Javanese dialects Banyumas.A Method used in this research is a qualitative, descriptive because the data gathered in the study is based on fact and description of implicature conversation in unit between mother and child language Javanese dialects Banyumas. Results in this research, can be concluded that there are a whole kind of a speech act illocutionary used in communication mother and child representative, which is the type directive, comisive, expressive, and declaration. The units each type of keep pragmatic singly. In addition, there is also a whole function a speech act illocutionary competitive, namely function agreeable, cooperating, and function of contrary, who is also each of such functions having unit pragmatics singly. This research is expected to become a reference for previous study; chiefly associated with research and analysis pragmatic implicature conversation. Besides this research is also expected to know the process of development language child in terms of the acquisition of semantics and pragmatic. | |
| 11709 | 4662 | F1A009021 | Studi Hermeneutika Terhadap Kehidupan Soe Hok Gie Dalam Buku Catatan Seorang Demonstran | Penelitian ini berjudul “Studi Hermeneutika Terhadap Kehidupan Soe Hok Gie dalam Buku Catatan Seorang Demonstran”.. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan latar belakang kehidupan Soe Hok Gie hingga membentuk karakter Gie yang idealis serta menganalisis teks-teks Gie pada bagian yang lebih mengarah pada pembentukan pribadi Gie yang idealis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Penelitian Kualitatif dengan menggunakan pendekatan analisis wacana. Sasaran utama penelitian ini adalah buku teks karya Soe Hok Gie yang berjudul “CSD”. Untuk analisis data menggunakan analisa Hermeneutika dari Jurgen Habermas. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa bagian-bagian yang mempengaruhi pembentukan karakter Gie yang idealis ialah terletak pada bagian 2 dan 3. Bagian di ambang remaja merupakan bagian dimana Gie mulai menemukan idealismenya, Gie mulai berani mempertahankan sesuatu yang menurutnya benar. Pada bagian ini, merupakan pijakan pertama dari Gie sebelum ia jauh memasuki kehidupan idealismenya yang digambarkan pada bab-bab selanjutnya seperti lahirnya seorang aktivis, catatan seorang demonstran, dan lain-lain. Bagian selanjutnya yaitu bab 4-8 dalam CSD ini ialah bagian dimana perjuangan Gie dalam mempertahankan prinsip-prinsip hidup dan idealismenya. Idealisme Gie yang digambarkan dalam buku CSD ialah diantaranya: sikap berani dan keras kepala, jujur dengan prinsip-prinsipnya tanpa memperdulikan resiko apapun yang akan dihadapinya ke depan. Selain hal tersebut konsistensi Gie dalam perjuangannya terhadap kepentingan rakyat dan bangsanya merupakan idealisme tersendiri dari tanggung jawabnya sebagai seorang intelektual. Ada beberapa saran dalam penelitian ini, diantaranya ialah buku CSD merupakan upaya untuk mengetahui gambaran kehidupan pergerakan mahasiswa Indonesia pada masa 1960’an dan hal-hal yang masih relevan digunakan oleh mahasiswa-mahasiswa sekarang. Pembahasan ini juga merupakan upaya tersendiri untuk mengetahui lebih lanjut mengenai bagaimana idealisme Gie terbentuk sekaligus bentuk idealisme dari Gie tersebut yang digambarkan dalam Buku CSD. | The study is titled “hermeneutic study of life Soe Hok Gie in book catatan seorang demonstran”. The purpose of this study was to describe the background of Soe Hok Gie life to shape the character of an idealistic and analyzing text of Gie in part led to the formation of a more idealistic personal. The method used in this research is a qualitative research method and using approach of the analysis of discourse. The main target of this research is the work of a textbook entitled Catatan Seorang Demonstran by Soe Hok Gie. To analyze data using hermeneutic analysis of Jurgen Habermas. The result of this study indicate that the parts that affect the formation of an idealistic character of Gie is located in sections 2 and 3. Section of diambang remaja is a part of CSD where Gie began to find his idealism and dare defend something he felt was right. In part this is the first stepping away from Gie before entered the ideals of life depicted in the following chapters of ‘lahirnya seorang aktivis, catatan seorang demonstran and others. The next section is chapters 4-8 in the CSD is part where Gie struggle to maintain life principle and ideals. Idealism Gie of CSD is described in the book include: attitude of daring and stubborn, honest to his principle regardless of any risk that it will face in the future. In addition to the consistency of Gie in his fight against the interest of the people and nation is a separate idealism from his responsibilities as an intellectual. There are some suggestions in this study, including is catatan seorang demonstran book is an attempt to describe the life of indonesian student movement in the 1960s, and things that are relevant are used by student today. This discussion is also a separate effort to find out more about how idealism of Gie formed, and idealism of Gie form described in CSD. | |
| 11710 | 4664 | B1J008135 | KERAGAMAN SERANGGA PENYERBUK DAN PRODUKSI STRAWBERY (Fragaria x ananassa) PADA LAHAN YANG DIPERKAYA DENGAN TUMBUHAN Tridax procumbens | Strawberry (Fragaria x ananassa) mempunyai bunga yang hermaprodit, namun organ reproduktif betina masak terlebih dahulu sebelum organ reproduktif jantan, oleh karena itu produktifitas strawberry bergantung pada serangga penyerbuk. Kehadiran serangga pada tanaman dapat membantu proses penyerbukan silang yang dapat meningkatkan hasil buah dan biji. Keragaman dan populasi serangga penyerbuk perlu ditingkatkan dengan memberikan pengkayaan tumbuhan inang ataupun pemikat, dalam hal ini penambahkan tumbuhan liar Tridax procumbens. T. procumbens diketahui sebagai salah satu tumbuhan liar yang banyak dikunjungi oleh serangga penyerbuk dan diharapkan dapat menambah keragaman tanaman sehingga mempengaruhi keragaman serangga penyerbuk. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh pengkayaan T. procumbens terhadap keragaman serangga, mengetahui pengaruh pengkayaan terhadap produksi buah, dan mengetahui hubungan antara keragaman serangga dan buah strawberry yang dihasilkan pada lahan yang diperkaya dengan T. procumbens. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap. Lokasi penelitian dilakukan di lahan pertanian di Desa Serang, Purbalingga. Metode analisis yang digunakan yaitu Indeks Shannon-winner dan Shannon-Evenness sedangkan untuk mengetahui perbedaan dan pengaruh pengkayaan tumbuhan berbunga dianalisis menggunakan Uji F dilanjutkan uji BNT, serta analisis korelasi, dan regresi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil bahwa keragaman serangga penyerbuk pada lahan strawbery yang diperkaya dengan tumbuhan T. procumbens tergolong tinggi. Pengkayaan tumbuhan dengan taraf 15% memberikan produksi strawbery yang paling banyak. Semakin tinggi tingkat persentasi pengkayaan tumbuhan maka semakin tinggi pula jumlah individu serangga dan produksi strawbery yang dihasilkan. | Strawberry (Fragaria x ananassa) has hermaphrodite flowers, but the female reproductive organs mature early than the male reproductive organ, therefore the productivity of strawberry depends on insect pollinators. The presence of insects in plants could assist the process of cross-pollination to increase yields of fruits and seeds. Diversity and population of insect pollinators needs to be improved by providing enrichment of host plants, by adding weed Tridax procumbens. Tridax procumbens is known as one of the plants that are frequently visited by pollinator insects and expected to add to the diversity of plants that affect the diversity of insect pollinators. The research was conducted to determine the effect of enrichment of T. procumbens against insect diversity and fruit production, and to determine the relationship between the diversity of insects and strawberry fruit produced on land that was enriched with T. procumbens. The method used was experiment using completely randomized design. Research was done on the farm on the slopes of Mount Slamet, Karangreja, Purbalingga. Data were analysed using Shannon-Winner index and Shannon-Evenness, F test followed LSD, as well as correlation analysis, and regression. The results showed that diversity of insect pollinator on land strawberry enrichment of T. procumbens were high. Enrichment plant to the extent of 15% gived the most strawberry production. The higher of percentage level enrichment plant, the higher of numbers of individual insects and the resulting production of strawberry. | |
| 11711 | 4665 | G1A009036 | EFEK PEMBERIAN PROPOLIS TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI GLOMERULUS GINJAL TIKUS PUTIH (Rattus novergicus) YANG DIINDUKSI PROPYLTHIOURACIL (PTU) DAN DIET TINGGI KOLESTEROL | ABSTRAK Latar Belakang : 16 dari 161 anak di Amerika dengan kerusakan ginjal memiliki kadar kolesterol >200 mg/dL. Data bulan November 2012 oleh Food and drug administration (FDA) Amerika Serikat juga menemukan 5 pasien atau 2.44% dari 205 pasien dengan nefropati memiliki kolesterol tinggi. Peran kolesterol yang tinggi dalam menginduksi kerusakan ginjal yaitu dengan peningkatan radikal bebas berupa Reactive Oxygen Species (ROS). Peningkatan produksi ROS memicu terjadinya stres oksidatif yang dapat meningkatkan matriks sel mesangial dan adanya foam cell akibat timbunan kolesterol. Pemberian Propolis dapat menyeimbangkan radikal bebas dalam tubuh sehingga dapat mencegah adanya stress oksidatif pada sel dan jaringan. Tujuan: Mengetahui efek pemberian propolis terhadap gambaran histopatologi glomerulus ginjal tikus putih (Rattus norvegicus) strain Wistar yang diinduksi PTU dan diet tinggi kolesterol. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental murni laboratorium dengan desain post test only with control group. Jumlah total hewan coba adalah 18 ekor yang terbagi dalam 3 kelompok masing-masing berjumlah 5 ekor dengan cadangan 1 ekor. Kelompok 1: mendapatkan standar + aquades 1,5mL/hari. Kelompok 2: mendapatkan diet tinggi kolesterol + PTU 0,01% + aquades 1,5mL/hari. Kelompok 3: mendapatkan diet tinggi kolesterol + PTU 0,01% + propolis 0,164g.Perlakuan dilakukan selama 30 hari kemudian dilakukan terminasi dan pembuatan preparat histopatologi dengan pewarnaan HE. Analisis data yang digunakan adalah Uji Oneway ANOVA untuk jumlah sel mesangial dan dilanjutkan uji Post hoc LSD dan Uji Kruskal Wallis untuk jumlah foam cell dilanjutkan uji Mann Whitney. Hasil: Terdapat perbedaan gambaran histopatologi glomerulus ginjal tikus putih (Rattus norvegicus) strain Wistar yang diinduksi PTU dan diet tinggi kolesterol antara yang diberi propolis dan tidak diberi propolis dengan perubahan sel mesangial p=0.000 dan jumlah foam cell dengan p=0.000. Hal ini berarti bahwa glomerulus mengalami perubahan kerusakan. Kesimpulan: Pemberian propolis dapat menurunkan kerusakan ginjal dengan penurunan sel mesangial dan foam cell. | ABSTRACT Background : 6 of 161 childrens in the United States with kidney damage had cholesterol levels > 200 mg / dL. Data in November 2012 by the U.S. Food and Drug Administration (FDA) United States found there are 5 patients or 2.44% of 205 patients with nephropathy had high cholesterol. The role of high cholesterol in inducing kidney damage is by increasing free radicals such as Reactive Oxygen Species (ROS). Increased production of ROS lead to oxidative stress, which can increase mesangial cell matrix and the presence of foam cells due to deposition of cholesterol. Giving Propolis can balance the free radicals in the body so as to prevent oxidative stress in cells and tissues. Objection: The purpose of this study is to know the effect of propolis administration on renal glomerular histopathologic picture of white rats (Rattus norvegicus) PTU-induced Wistar strain and high-cholesterol diet. Method: This study is purely experimental laboratory with post test only design with control group. The total number of animal tail is 18 divided into 3 groups each with reserves amounting to 5 tails 1 head. Group 1: a standard of distilled water + 1.5 mL / day. Group 2: get a high-cholesterol diet + PTU 0.01% distilled water + 1.5 mL / day. Group 3: get a high-cholesterol diet + PTU 0.01% + 0.164 propolis g.Perlakuan performed for 30 days after termination and making preparations done histopathology with HE staining. Analysis of the data used is Oneway ANOVA test for the number of mesangial cells and continued Post hoc LSD test and Kruskal Wallis test for the number of foam cells continued Mann Whitney test. Result: There are differences in renal glomerular histopathologic picture of white rats (Rattus norvegicus) Wistar strain with PTU-induced and high-cholesterol diet fed between propolis and non propolis given to changes in mesangial cells p = 0.000, and the number of foam cells with p = 0.000. It is mean that glomerulus have change damage. Conclusion: Propolis can reduce kidney damage with decreased mesangial cells and cell foam. Keyword: Prophyltiouracil (PTU), high cholesterol diet, propolis, glomerulus, mesangial cell, foam cell | |
| 11712 | 4671 | C1C006040 | PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI, PENGENDALIAN INTERN DAN PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MENGGUNAKAN PENDEKATAN BALANCED SCORECARD (Survei Pada RSUD di Kabupaten Banyumas) | Penelitian ini berjudul “ Pengaruh Komitmen Organisasi, Pengendalian Intern dan Penerapan Prinsip-Prinsip Good Corporate Governance pada Rumah Sakit Umum Daerah Menggunakan Pendekatan Balanced Scorecard”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur kinerja menggunakan balanced scorecard dan untuk mengetahui pengaruh komitmen organisasi pengendalian intern dan penerapan prinsip-prinsip good corporate governance terhadap kinerja. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 95 orang untuk pegawai dan 98 orang untuk pasien dengan stratified random sampling sebagai metode pengambilan sampel. Alat analisis yang digunakan adalah multiple regresion dan pengukuran kinerja menggunakan analisis empat perspektif balanced scorecard. Berdasarkan penelitian dan analisis data diperoleh hasil bahwa keempat perspektif balanced scorecard dinilai baik. Hasil dari perhitunggan uji t menunjukan bahwa komitmen organisasi, pengendalian intern dan penerapan prinsip-prinsip good corporate governance secara simultan maupun parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja rumah sakit. Implikasi dari penelitian ini adalah Pihak rumah sakit sebaiknya meningkatkan komitmen organisasi dengan penerapan manajemen partisipatif, memperbaiki afiliasi dan penerapan sistem penghargaan (reward). Adanya pemisahan fungsi yang jelas dengan memisahkan fungsi otorisasi dari pemegang aktiva, agar pengendalian intern berjalan dengan baik. Serta, laporan keuangan sebaiknya dipublikasikan sebagai bentuk pertanggungjawaban dan transparansi kepada pihak eksternal. | This entitle of this research is “The Influence of Organizational Commitment, Internal Control and Principle Implementation of Good Corporate Governance on Common Regions Hospital using Balanced Scorecard Approaching”. The purpose of this research is to measure performance using balanced scorecard and to determine the effect of organizational commitment, internal control and principle implementation of good corporate governance on performance. The samples of this research are 95 hospital staff and 98 patients with stratified random sampling as method intake of sample. Data analysis used is multiple regressions and performance measurement using analysis of the four balanced scorecard perspectives. Based on the research and data analysis, it is shows that the four balanced scorecard perspective are very good. Result from t test calculation shows that organizational commitment, internal control and principle implements of good corporate governance simultaneously and partially does not have significant effect to performance hospital. The implication of this research is the hospital should increase organizational commitment by implementing management participation, affiliation fixing and implementing appreciation system (reward). There should be clear separation by separate authorization function from assets holder. The financial statements should be published as a form of accountability and transparency to external parties. | |
| 11713 | 4672 | F1G007050 | ANALISIS UNSUR INTRINSIK DALAM NOVEL BUMI CINTA KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY | penelitian ini berjudul "Analisis Unsur Intrinsik novel Bumi Cinta karya Habiburrahman El Shirazy". Penelitian ini memanfaatkan tinjauan intrinsik yang terdiri dari tema,alur, penokohan, latar, sudut pandang, amanat dan gaya bahasa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, yaitu mendeskripsikan unsur-unsur intrinsik karya fiksi kemudian menghubungkan keterkaitan antarunsur yang satu dengan unsur yang lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan unsur intrinsik novel Bumi Cinta. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini bahwa Alur yang digunakan adalah alur maju dan mundur.Tokoh utama dalam novel ini adalah tokoh Ayyas, Yelena dan Linor dibantu oleh beberapa tokoh untuk membangun sebuah cerita, seperti Devid, Anastasia Palazo, Bibi Margareta, pak joko, Imam Hasan Sadulayev. Sudut pandang yang digunakan adalah third person-omniscient merupakan sudut pandang pengarang berada di luar cerita, dan biasanya pengarang hanya menjadi seorang pengamat. Latar tempat dalam novel adalah Moskwa ibu kota Rusia, kiev ibu kota Ukraina, dan Palestina. Latar waktu terjadi pada malam hari, sore hari, siang hari, pagi hari. Dalam novel ini pengarang menggunakan gaya bahasa seperti hiperbola, dan majas paradoks. Hubungan yang dikaitkan dalam hal ini adalah hubungan antara latar dengan alur, latar dengan tokoh, alur dengan tokoh, tema dengan alur; latar; dan tokoh. Amanat dengan tema dan tokoh. | This research is entitled “Analisis Unsur Intrinsik dalam Novel Bumi Cinta karya Habiburrahman El Shirazy” the study makes use of a review that consists of a theme, message, alur, and characterizations, background or setting, and stylistic point of view. In this research, using the descriptive method of which describes the intrinsic elements of fiction and then connect a single inter-element relation ship with other elements. Target of this research is intrinsic Bumi Cinta the results show that the plot progressivescenes and to go back. The main character Ayyas, Yelena, and Linor aided by some leaders some leaders to build a-story like Devid, Anastasia palazzo, Bibi margareta, pak Joko and imam hasan sadulayev. First person point of view of third person-omniscient. Background where the novel is the Moskwa, Kiev, and Palestina. Background occurred at night time, evening, daytime, early morning. In this novel the author using various styles such as sinekdoke language hyperbole, paradoks. Relationship that is associated in this case is the relationship between the background with the flow, the background to the characters, plot with the characters, the theme of the plot; background, and character, mandate with the themes and characters. | |
| 11714 | 4673 | B1J008156 | KEMAMPUAN PREDASI TUNGAU PREDATOR Phytoseius crinitus TERHADAP TUNGAU HAMA Tetranychus urticae Koch | Tetranychus urticae merupakan tungau hama pada tanaman singkong (Manihot esculenta) yang menyerang bagian permukaan bawah daun. Phytoseius crinitus yang termasuk dalam familia Phytoseiidae merupakan salah satu musuh alami yang berpotensi sebagai agen pengendali hayati tungau hama dari familia Tetranychidae, termasuk diantranya T. urticae. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh stadium tungau hama T. urticae terhadap kemampuan predasi P. crinitus dan mengetahui stadium T. urticae yang paling banyak dipredasi oleh P. crinitus. Metode penelitian menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang dicobakan adalah stadium telur, larva, nimfa, dan dewasa T. urticae masing-masing 5 individu dengan diberi masing-masing 1 individu dewasa P. crinitus, dengan 4 kali ulangan. Data dianalisis dengan analisis ragam pada tingkat kesalahan 5% dan dilanjutkan dengan uji berjarak Duncan pada tingkat kesalahan yang sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan predasi tungau predator P. crinitus dipengaruhi oleh stadium tungau hama T. urticae Koch (P kurang dari 0,05). Stadium tungau hama T. urticae yang paling banyak dipredasi oleh tungau predator P. crinitus adalah stadium telur T. urticae. | Tetranychus urticae are mites pest on cassava plants (Manihot esculenta), which attack the underside surface of the leaves. Phytoseius crinitus which included in familia Phytoseiidae is one of the natural enemies potential as a biological control agent of pest mites T. urticae. The aim of this study was to determine the ability of predation P. crinitus to T. urticae and to find out which stage of T. urticae were most predated by P. crinitus. The method used was experimental with a Completely Randomized Design (CRD). The treatments applied were egg stages, larva, nymph, and adult of T. urticae. Each treatment was 5 individuals with four times replicated. Data were analyzed with analysis of variance with the error rate of 5% and continued with Duncan's test at the same error rate. The results showed that the ability of predation predator mites P. crinitus unsignificantly was influenced by mite pests stage T. urticae Koch (P Less than 0.05). Stage of pest mites of T. urticae the most predation by predatory mites P. crinitus was egg stage of T. urticae. | |
| 11715 | 4676 | B1J009020 | Aktivitas Glutation Peroksidase Dan Kadar Gula Darah Tikus Diabetes Yang Diberi Ekstrak Daun Kapulaga (Amomum cardamomum) | Stres oksidatif pada penderita diabetes menyebabkan GSH-PX menurun dan meningkatnya kadar glukosa darah. Glibenklamid biasanya digunakan oleh penderita diabetes untuk menurunkan kadar gula darah, tetapi untuk jangka panjang dapat menyebabkan rusaknya sel β pankreas. Ekstrak daun kapulaga (EDK) memiliki senyawa flavonoid dan vitamin C yang dapat mengurangi radikal bebas. Namun demikian belum diketahui efek ekstrak tersebut terhadap aktivitas enzim antioksidan dan kadar gula darah tikus diabetes. Penelitian ini bertujuan mengetahui efek pemberian EDK terhadap aktivitas GHS-PX dan kadar gula darah tikus diabetes. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 3 tiga perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan pertama,,tikus diabetes tidak diberi perlakuan (kontrol); perlakuan kedua, tikus diabetes diberi ekstrak daun kapulaga dengan dosis 100 mg/kg bb; dan perlakuan ketiga, tikus diabetes diberi glibenklamid dengan dosis 2 mg/kg bb. Perlakuan diberikan selama 14 hari dan pengambilan sampel darah 3 kali, yaitu hari ke-0, ke-7 dan ke-14 setelah perlakuan. Parameter yang diukur adalah aktivitas GSH-Px dan kadar glukosa darah. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA uji F dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak daun kapulaga tidak dapat meningkatkan aktivitas GSH-PX, tetapi dapat menurunkan kadar gula darah secara signifikan (p<0,05) dari 278,8 menjadi 101,4 mg/dl. | Oxidative stress in diabetes cause decreased activity of GSH-PX and increased blood glucose levels. Glibenclamide used mainly for patients with diabetes to lower blood glucose. Providing long-term glibenclamide induced damage of pancreatic β cells. Free radicals can be reduced by the flavonoids and vitamin C contained in cardamoms leaf extract. However, the effect of cardamoms leaf extract is unknown on the enzymes activity and blood glucose levels in diabetic rats. The aim of the study was to examine the effect of cardamoms leaf extract supplementation in GSH-PX activities and blood glucose levels of diabetic rats. The method used in this study is experimental with Completely Randomized Design (CRD) by 3 treatments and 5 replicates: first diabetic rats were not treatment, second diabetic rats were given cardamoms leaf extract dose 100 mg/kg body weight,, third were given glibenclamide dose 2 mg/kg body weight. Blood samples taken 3 times, 0, 7 and 14 days after treatment. Parameters measured were GSH-PX activity and blood glucose levels. The data were analyzed using ANOVA F test with a confidence level of 95%. The result of this study, GSH-PX activity by cardamoms leaf extract was not increase but decreased blood glucose levels significant (p<0.05) from 278.8 to 101.4 mg/dl. | |
| 11716 | 4678 | H1C008058 | ANALISIS PENGOPTIMALAN BATERAI PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA HIBRID (PLTH) PV-DIESEL MENGGUNAKAN SOFTWARE HOMER DAN KIBAM | PLTH Bunaken merupakan perpaduan antara PLTS dengan PLTD sering disebut juga PLTH PV-Diesel. Salah satu bagian komponen terpenting dalam PLTH adalah baterai. Pada sistem PLTH Pengoptimalan baterai bertujuan untuk memaksimalkan lifetime dan memperkecil Life Cycle Cost (LCC) baterai berdasarkan kapasitas yang ada. Optimasi baterai pada PLTH Bunaken menggunakan software HOMER dan KIBAM. HOMER digunakan untuk menghitung besarnya lifetime dan LCC baterai, sedangkan KIBAM digunkan untuk menganalisis karakteristik baterai. Pada penelitian ini, dilakukan perbandingan anatara kapasitas baterai terpasang dengan kapasitas yang berbeda pada HOMER dan kemudian dihasilkan kapasitas baterai yang paling optimal. Penggunaan terhadap kapasitas baterai pada PLTH Bunaken sebesar 70 % dari kapasitas yang tersedia sebesar 900 kWh. Pada PLTH Bunaken, umur baterai bisa mencapai 5,02 tahun dan biaya siklus baterainya sebesar USD 1530000. Berdasarkan hasil simulasi dan perhitungan, biaya siklus hidup baterai pada PLTH yang paling kecil adalah baterai OPZs berkapasitas 1000 Ah dengan nilai string 2 dan kapasitas total energi sebesar 720 kWh. Kata Kunci : baterai, lifetime, LCC, charge, discharge, Qlifetime | Hybrid Power System Bunaken is a merger between Solar Power System and Generator-Diesel often called PV-Diesel. One of the most important component in Hybrid Power System is a battery. The optimization of battery aims to maximize battery lifetime and minimize the life cycle costs on the strength of capacity. Optimization of battery on Hybrid Power System using HOMER and KIBAM. HOMER is used to calculate the amount of battery lifetime and life cycle cost, while KIBAM is used to analyze characteristic of battery. In this study, the installed capacity of battery should be compared by other capacity on HOMER, and then generated the most optimal of battery capacity. The use of the battery capacity on Hybrid Power System Bunaken is 70% from the available capacity. In Hybrid Power System Bunaken, battery lifetime can reach 5,02 years and the life cycle cost is USD 1530000.On the strength of simulation and calculate results, the smallest of life cycle cost in Hybrid Power plant is OPZs battery capacity 1000 Ah with sring value 2 and total capacity energy is 720 kWh. | |
| 11717 | 4602 | G1A006142 | REMI’S SURVIVAL AS A FOUNDLING CHILD REFLECTED IN HECTOR MALOT’S NOBODY’S BOY | This research is entitled “Remi’s Survival as a Foundling Child in Hector Malot’s Nobody’s Boy”, which analyzes the Remi’s life as a foundling child and Remi’s survival in fulfilling his basic needs. The Object of the research is a novel entitled Nobody’s Boy by Hector malot. The method of this research is descriptive qualitative that describes the phenomenon of Remi’s survival as a foundling child in fulfilling his basic needs. The result of this research shows that Remi is a foundling child, who has to fulfill his own basic needs without the presence of parents. Remi’s physiological and safety needs as a foundling child in Barberin family has been fulfilled by Mother Barberin, but not for Remi’s others basic needs. Remi’s social need, esteem need, and cognitive need are fulfilled by Signor Vitalis, while he learns to be a travelling artist. Remi’s survival as a travelling artist occurs by transforming his life experiences with Vitalis. He is motivated to fulfill his basic needs by himself, based on the theory of flow in children developmental psychology. Remi aesthetic need are fulfilled after he enable to motivate himself to survive and enjoy his life as a travelling artist with Matia. Then, the self-actualization and transcendence need are fulfilled after Remi meets his real family. Keyword: Basic Needs, Foundling Child, Survival | Penelitian ini berjudul “Remi’s Survival as a Foundling Child in Hector Malot’s Nobody’s Boy”, yang meneliti kehidupan Remi sebagai anak angkat dan perjuangan hidup Remi untuk memenuhi kehituhan hidupnya. Objek penelitian ini adalah novel yang berjudul Nobody’s Boy karya Hector Malot. Metode penelitian ini adalah descriptive kualitiatif yaitu menggambarkan fenomena perjuangan Remi sebagai anak angkat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Remi adalah seorang anak angkat yang harus memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri tanpa kehadiran orang tua. Kebutuhan fisiologis dan keamanan Remi sebagai anak angkat di keluarga Barberin telah dipenuhi oleh Ibu Barberin, tetapi kebutuhan lainnya tidak. Kebutuhan social, kebutuhan kepercayaan diri dan kebutuhan kognitif Remi terpenuhi oleh Signor Vitalis, ketika Remi belajar menjadi seorang artis keliling. Dalam kasus ini, perjuangan Remisebagai artis keliling terjadi berdasarkan pengalaman hidupnya bersama Vitalis yang memotivasi dia untuk berjuang memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri, berdasarkan teori flow di psikologis perkembangan anak. Sedangkan kebutuhan estetis Remi terpenuhi setelah dia bisa memotivasi dirinya untuk berjuang dan menikmati hidupnya sebagai artis keliling bersama Matia. Kemudian, kebutuhan aktualisasi diri dan kebutuhan spiritual terpenuhi ketika Remi bertemu dengan keluarga aslinya. Kata kunci: anak angkat, kebutuhan dasar, perjuangan hidup, | |
| 11718 | 4391 | B1J008086 | POTENSI TANAMAN PENEDUH JALAN SEBAGAI PENYERAP TIMBAL DI JALAN JENDERAL SOEDIRMAN PURWOKERTO | Pencemaran udara dapat diketahui dengan menggunakan tumbuhan sebagai bioindikator. Penelitian bertujuan untuk mengetahui konsentrasi Pb udara ambien dan konsentrasi Pb pada beberapa daun pohon peneduh jalan serta respon anatomisnya di Jalan Jenderal Soedirman Purwokerto. Metode penelitian menggunakan metode survei. Sampel daun tanaman peneduh jalan diambil secara purposive sampling. Variabel bebas berupa konsentrasi logam berat Pb, sedangkan variabel tergantungnya berupa respon anatomis. Parameter utama yang diamati berupa konsentrasi Pb udara, Pb daun dan karakter anatomis stomata. Parameter pendukung yaitu kepadatan lalu lintas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi Pb di Jalan Jenderal Soedirman Kota Purwokerto sebesar 0,0147 µg/m3 dengan jumlah kendaraan yang melintas antara 3302 – 5055 buah perjam (4340 ± 698,09). Nilai tersebut masih berada di bawah ambang batas baku mutu udara ambien di Propinsi Jawa Tengah, yaitu sebesar 2 µg/m3. Konsentrasi Pb daun tertinggi pada daun Schima wallichii 0,52 ppm dan terendah Hibiscus tiliaceus 0,21 ppm. Pb yang terakumulasi dalam daun mempengaruhi kerapatan, panjang, dan lebar stomata daun tanaman peneduh di Jalan Jenderal Soedirman Purwokerto. Konsentrasi Pb daun tanaman peneduh di Jalan Jenderal Soedirman Purwokerto berhubungan erat dengan menurunnya panjang dan lebar stomata tetapi tidak berhubungan dengan kerapatan stomata. | Air pollution can be detected by using plants as bio-indicator. This study aimed to determine ambient air Pb concentration and Pb concentration in the leaves of several roadside trees at Jenderal Soedirman Street, Purwokerto. Research method which used was survey method. Leaf samples of roadside trees were taken with purposive sampling technique. Variables used including independent variables were concentration of air Pb and leaf Pb, and dependent variable was anatomical response. The main parameters were air Pb concentration, leaf Pb concentration, and anatomical characters of stomata, whereas the supporting parameter was traffic density. The results showed that the Pb concentration at Jenderal Soedirman Street, Purwokerto is 0,0147 µg/m3 with the amount of vehicles which passed through was between 3302–5055 per hour (4340 ± 698,09). This value is still below the threshold of the ambient air standard quality in the province of Central Java, which is 2 µg/m3. The highest concentration of leaf Pb is 0,52 ppm found in Schima wallichii leaves and the lowest one is 0,21 ppm found in Hibiscus tiliaceus leaves. Accumulated Pb in leaf is highly significant to the density, length, and width of roadside trees stomata at Jenderal Soedirman Street, Purwokerto. Meanwhile, the concentration of roadside trees leaf Pb at this location closely associated with decreased length and width of stomata but not related to the density of stomata. | |
| 11719 | 4675 | F1C007059 | STRATEGI PENYULUHAN PALANG MERAH INDONESIA KABUPATEN BANYUMAS DALAM MENUMBUHKAN KESADARAN DONOR DARAH PADA MASYARAKAT PURWOKERTO | RINGKASAN Penelitian ini mengambil judul “Strategi Penyuluhan Palang Merah Indonesia Kabupaten Banyumas dalam Menumbuhkan Kesadaran Donor Darah Pada Masyarakat Purwokerto”. Kebutuhan akan stok darah di wilayah Kabupaten Banyumas yang perharinya mencapai 130 kantong darah menjadi sebuah tanggung jawab dari Palang Merah Indonesia Kabupaten Banyumas dalam memenuhi kebutuhan tersebut. Oleh karena itu diperlukan sebuah strategi penyuluhan yang tepat dalam rangka menumbuhkan kesadaran donor darah pada masyarakat Purwokerto. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi penyuluhan yang dilakukan oleh Palang Merah Indonesia Kabupaten Banyumas dalam menumbuhkan kesadaran pada masyarakat purwokerto. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sasaran penelitian ini adalah Divisi Pencari dan Pelestari Donor Darah Sukarela Palang Merah Indonesia Kabupaten Banyumas. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling untuk memilih informan. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif deskriptif dengan model interaktif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa strategi penyuluhan yang digunakan oleh pihak Palang Merah Indonesia Kabupaten Banyumas berupa metode penyuluhan, program penyuluhan, media penyuluhan, dan kerjasama dengan instansi lain. Metode penyuluhan yang dilakukan adalah metode penyuluhan perorangan, kelompok, dan massa. Program yang dilakukan yaitu: satu rumah satu pendonor, sweet seventeen, a drop for hopes. Kerjasama dengan instasi pendidikan yaitu, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, STIMIK Amikom, dan perusahaan yaitu, Bank BNI, Tupperware Indonesia, dll. Media yang digunakan dalam kegiatan penyuluhan adalah dengan penggunaan brosur, pamflet, banner, sticker, dan slide. Hambatan dalam pelaksanaan kegiatan penyuluhan dapat berasal dari petugas penyuluh, peserta, maupun dalam proses kegiatan penyuluhan itu sendiri. | SUMMARY This research entitled “Strategic Counseling of Indonesian Red Cross Banyumas to Growing Blood Donor Awareness on the Purwokerto Society". The need for blood stock in Banyumas regency reached 130 units of blood per day to be a responsibility of the Indonesian Red Cross Banyumas in order to supply these needs.Therefore we need an appropriate extension strategy in order to raise awareness of blood donation on the Purwokerto society. The purpose of this study is to describe the strategy of counseling conducted by the Indonesian Red Cross Banyumas to raise awareness in the Purwokerto society. The method used in this research is descriptive qualitative method. Objectives of this research is finding and Conservation Division of Voluntary Blood Donation Red Cross Indonesia Banyumas. Techniques of data collection using interviews, observation and documentation. This study used purposive sampling to select informants. Data analysis method used is descriptive qualitative analysis with an interactive model. Based on the results of the study concluded that the counseling strategies used by the Indonesian Red Cross Banyumas form of extension methods, outreach programs, media outreach, and collaboration with other agencies. The method is a method of counseling conducted individual counseling, group, and mass. Program conducted: one houses a donor, sweet seventeen, a drop for hopes. Cooperation with institute education such as, University of Jenderal Soedirman, University of Muhammadiyah Purwokerto, STIMIK Amikom, and various companies such as, BNI Bank, Tupperware Indonesian, etc. Media used in outreach activities is the use of brochures, pamphlets, banners, stickers, and slides. Obstacles in the implementation of extension activities can be derived from the extension officers, participants, and in the process of counseling. | |
| 11720 | 4679 | B1J008180 | KERAGAMAN SERANGGA PENYERBUK PADA TANAMAN STRAWBERRY YANG DIPERKAYA DENGAN TUMBUHAN Borerria laevicaulis | Produktivitas tanaman strawberry (Fragaria sp.) bergantung pada kehadiran serangga penyerbuk yang membutuhkan nektar/serbuksari sebagai sumber pakan. Keragaman dan populasi serangga penyerbuk dapat ditingkatkan dengan pengkayaan tumbuhan Borerria laevicaulis. Tujuan penelitian adalah mengetahui keragaman serangga penyerbuk pada tanaman strawberry yang diperkaya dengan tumbuhan B. laevicaulis yang dihasilkan. Penelitian ini telah dilaksanakan di perkebunan strawberry Desa Serang, Karangreja, Purbalingga pada bulan Juni – Agustus 2012 untuk mengetahui pengaruh pengkayaan B. laevicaulis pada lahan tanaman strawberry dengan perlakuan 0 %, 5%, 10%, dan 15 % dari jumlah populasi tanaman strawberry per petak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengkayaan Tumbuhan B. laevicaulis tidak berpengaruh terhadap keragaman spesies serangga penyerbuk pada budidaya tanaman strawberry. Penanaman B. laevicaulis mempengaruhi jumlah buah strawberry yang dihasilkan. Peningkatan hasil diperoleh dengan penanaman B. laevicaulis sebesar 10% dan 15%. Perlakuan 10% B. laevicaulis meningkatkan produksi strawberry paling optimal yaitu sebesar 76,12%. | Strawberry (Fragaria) productivity depends on the presence of pollinator insects that need nectar/pollen as food. The diversity and populations of pollinator insect can be increased by Borerria laevicaulis. This research aims to determine the diversity of pollinator insects on strawberry plants enriched with B. laevicaulis and the relationship between numbers of pollinator insects of strawberry fruit produced with plant B. laevicaulis.This research was conducted in Serang Village strawberry field, District Karangreja, Purbalingga, in June – August 2012 to know the effect of B. laevicaulis of by 0%, 5%, 10%, and 15% level of the total strawberry plants population per path. The results showed that the enrichment of B. laevicaulis in strawberry field did not affect the number of pollinator insect species. B. laevicaulis application affected the amount of strawberry yield. Improved yield obtained by planting B. laevicaulis by 10%. 10% B. laevicaulis treatment increased strawberry yield optimally was equal to 76.12% of the control treatment |