Home
Login.
Artikelilmiahs
4655
Update
ZAENUL MIZAN
NIM
Judul Artikel
Perilaku Kepatuhan Santri Kepada Kyai Di Pondok Pesantren Al-Ikhsan Beji
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Judul Penelitian ini adalah “PERLAKU KEPATUHAN SANTRI KEPADA KYAI DI PONDOK PESANTREN AL-IKHSAN BEJI”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara santri mematuhi kyai, faktor-faktor apa sajakah yang menyebabkan kepatuhan santri kepada kyai, tingkat kepatuhan santri terhadap peraturan pesantren dan adakah pengaruh dari sistem yang modern terhadap perilaku kepatuhan santri kepada kyai dan peraturan pesantren. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan purposive sampling sebagai teknik pemilihan informan. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Adapun temuan hasil penelitiannya adalah : Sikap Ta’dim atau patuhnya seorang santri kepada kyai di Pondok Pesantren Al-Ikhsan ini merupakan realisasi santri kepada ilmu yang mereka pelajari khususnya tentang ilmu ahlak yang baik kepada gurunya. Santri patuh dan taat kepada kyai/ustadz (guru) untuk mendapatkan kemudahan dalam meraih ilmu dan mendapatkan barokah di dunia dan di akhirat. Kyai atau ulama adalah penerus nabi maka wajib bagi santri untuk patuh dan taat kepadanya, selama itu tidak melenceng dari Al-Qur’an dan Hadist. Pondok Pesantren Al-Ikhsan dengan gaya pendidikan semi-modern dengan memadukan antara gaya pendidikan salaf (tradisional) dan khalaf (modern) dapat menjaga keberlangsungan kehidupan para santri di pondok pesantren dalam tradisi sami’na wa atho’na. Tradisi tersebut membuat para santri patuh dan taat pada perintah kyai. Namun kepatuhan terhadap peraturan tertulis di pesantren santri anda yang patuh dan ada yang tidak. Intisari dari penelitian ini adalah santri Pondok Pesantren Al-Ikhsan masih tetap menjaga kebiasaan atau tradisi kepatuhan kepada kyai walaupun pesantren Al-Ikhsan sudah menggunakan sistem pendidikan yang sudah modern. Perilaku kepatuhan mutlak santri kepada kyai hendaknya tidak menjadi penghambat bagi kemajuan pesantren.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The title of this research is “ The Obedience Behavior of Islamic Students To The Priest in Al-Ikhsan Islamic Boarding School “ The aim of this research to know and find out how the way the Islamic students obey their priest, to find what factors which is caused the obedience of Islamic students to their priest, to measure the obedience of Islamic students to the ordinances of their Islamic boarding school , which here means Pondok Pesantren Al ikhsan, and to find out whether there will be influences or not from the modern learning system toward the obedience behavior of Islamic students to their priest and the Pesantren’s ordinances. Descriptive – qualitative method was used by the researcher in this research by using purposive sampling as the technique in finding the respondents. Data were taken by some ways such as interview, observation, and documentation. Some finding of this research is, The attitude “ Ta’dim “ or the obedience of Islamic students to their priest in Al – Ikhsan Islamic Boarding School becomes the realization of the knowledge which is learnt by the Islamic students specifically about the moral and the good character knowledge in obeying their teachers or priest. The Islamic students ( santri ) obey to their teacher or priest for getting the easy of reaching their knowledge and for getting the blessing ( barokah ) in the world and here after. The priests ( kyai / ulama ) are the continues of the prophet , so that’s why it becomes a necessity for the Islamic students to obey and to be loyal to them. Since this way doesn’t veer from Al Qur’an and Hadist. Al – Ikhsan Islamic Boarding School with its style of semi – modern which combine salaf style learning system ( traditional and konvensional ) and khalaf ( modern ) can keep and take place in Islamic students’ life in Al – Ikhsan Islamic Boarding School in sami’na wa atho’na tradition. This culture makes the Islamic students ( santri ) obey the priest’s commands. But, practically the written roles in this Islamic boarding school are sometimes obeyed by the Islamic students and sometimes it doesn’t run well. In conclusion for this research , the Islamic students ( santri ) in Al – Ikhsan Islamic Boarding School still keep the habit and the culture of obeying their priest ( kyai ) although Al – ikhsan itself has used a modern learning system. This culture shouldn’t become the obstacles of Al –ikhsan’s progression.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save