| NIM | B1J008156 |
| Namamhs | SEVI HADIATI |
| Judul Artikel | KEMAMPUAN PREDASI TUNGAU PREDATOR Phytoseius crinitus TERHADAP TUNGAU HAMA Tetranychus urticae Koch |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Tetranychus urticae merupakan tungau hama pada tanaman singkong (Manihot esculenta) yang menyerang bagian permukaan bawah daun. Phytoseius crinitus yang termasuk dalam familia Phytoseiidae merupakan salah satu musuh alami yang berpotensi sebagai agen pengendali hayati tungau hama dari familia Tetranychidae, termasuk diantranya T. urticae. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh stadium tungau hama T. urticae terhadap kemampuan predasi P. crinitus dan mengetahui stadium T. urticae yang paling banyak dipredasi oleh P. crinitus. Metode penelitian menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang dicobakan adalah stadium telur, larva, nimfa, dan dewasa T. urticae masing-masing 5 individu dengan diberi masing-masing 1 individu dewasa P. crinitus, dengan 4 kali ulangan. Data dianalisis dengan analisis ragam pada tingkat kesalahan 5% dan dilanjutkan dengan uji berjarak Duncan pada tingkat kesalahan yang sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan predasi tungau predator P. crinitus dipengaruhi oleh stadium tungau hama T. urticae Koch (P kurang dari 0,05). Stadium tungau hama T. urticae yang paling banyak dipredasi oleh tungau predator P. crinitus adalah stadium telur T. urticae. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Tetranychus urticae are mites pest on cassava plants (Manihot esculenta), which attack the underside surface of the leaves. Phytoseius crinitus which included in familia Phytoseiidae is one of the natural enemies potential as a biological control agent of pest mites T. urticae. The aim of this study was to determine the ability of predation P. crinitus to T. urticae and to find out which stage of T. urticae were most predated by P. crinitus. The method used was experimental with a Completely Randomized Design (CRD). The treatments applied were egg stages, larva, nymph, and adult of T. urticae. Each treatment was 5 individuals with four times replicated. Data were analyzed with analysis of variance with the error rate of 5% and continued with Duncan's test at the same error rate. The results showed that the ability of predation predator mites P. crinitus unsignificantly was influenced by mite pests stage T. urticae Koch (P Less than 0.05). Stage of pest mites of T. urticae the most predation by predatory mites P. crinitus was egg stage of T. urticae.
|
| Kata kunci | Predasi, Tetranychus urticae dan Phytoseius crinitus |
| Pembimbing 1 | Dr. Bambang Heru Budianto, MS |
| Pembimbing 2 | Drs. Edi Basuki, Ph.D |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2013 |
| Jumlah Halaman | 7 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |
|---|