Artikelilmiahs

Menampilkan 8.941-8.960 dari 48.907 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
894110669A1L110013RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TERUNG
(Solanum melongena L.) TERHADAP TIGA TARAF KONSENTRASI GIBERELIN (GA3) DAN DOSIS PUPUK ORGANIK CAIR
Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui respon pertumbuhan dan hasil tanaman terung (Solanum melongena L.) terhadap konsentrasi giberelin dalam perendaman benih terung, 2) Mengetahui pengaruh pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung, 3) interaksi antara kedua perlakuan terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung. Penelitian dilaksanakan di screen house, Laboratorium Agronomi dan Hortikultura, dan Laboratorium tanah Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto dengan ketinggian tempat 110 mdpl pada bulan Juni sampai dengan November 2014. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok faktorial terdiri dari 9 perlakuan yang diulang 3 kali. Faktor pertama adalah konsentrasi giberelin dengan 3 taraf yaitu 0, 250 dan 500 ppm. Faktor kedua adalah dosis pupuk organik cair dengan 3 taraf yaitu 0, 50 dan 100 ml/polybag. Data dianalisis dengan uji F, apabila hasil berbeda nyata antar pelakuan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan konsentrasi giberelin mampu membantu pertumbuhan dan berpengaruh mempercepat umur berbunga tanaman terung. Dosis pupuk organik cair tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung. Adanya interaksi antara kedua perlakuan memberikan hasil terbaik yaitu pada konsentrasi giberelin 250 ppm dan dosis POC 100 ml/polybag terhadap jumlah daun.The research was amied to know 1) the growht and production respons of eggplant (Solanum melongena L.) on giberelin concentration in seed eggplant soaking, 2) the effect of liquid organic fertilizer on the growth, 3) the interaction between the two factors on the growth and production of eggplant. The research was carried out in the screen house, laboratory of Agronomy and horticulture, and Soil Science laboratory the faculty of Agrikulture, Jenderal Soedirman University Purwokerto, district at 110 meters above sea level from June to November 2014. This experiment used Randomized Block Design which consists of 9 treatment with three times repeated. The first factor is the concentration gyberelline with 3 levels i.e 0, 250 and 500 ppm. The secound factor is dosage of liquid organic fertilizer with 3 levels i.e 0, 50 and 100 ml/polybag. The data were analyzed by F test, if the results were significantly different between treatments followed by Least Significant Difference test (LSD) at 5% level. The results showed increased concentrations of gibberellin can help accelerate the growth and influence of age flowering plant eggplant. Dose liquid organic fertilizer has no effect on the growth and yield of eggplant. The interaction between the two factors gives the best results at a concentration of 250 ppm and dose gibberellins POC 100 ml/polybag to variable number of leaves.
89427013H1F007047GEOLOGI DAN ANALISIS GEOMORFOLOGI UNTUK KELAYAKAN GUNA LAHAN DAERAH SAWANGAN DAN SEKITARNYA KECAMATAN AJIBARANG KABUPATEN BANYUMAS PROVINSI JAWA TENGAH
Daerah Sawangan, Kecamatan Ajibarang merupakan daerah perbukitan yang masuk ke dalam fisiografi Pegunungan Serayu Selatan. Geologi daerah ini terdiri dari dari Formasi Tapak dan Formasi Halang dengan litologi berupa Batupasir dan Batulempung bersisipan Batugamping. Struktur geologi yang berkembang adalah Sesar Turun Mengiri Kali Tajum dan Sesar Mengiri Turun Kalitapen.
Daerah yang sebagin besar merupakan perbukitan menjadi hal penting untuk dikaji peruntukannya dengan analisis kelayakan guna lahan. Faktor pendukung yang digunakan meliputi analisis persen lereng, kedalaman muka air tanah, sumber daya batuan, potensi longsor dan struktur geologi. Hasil akhir dari analisis ini berupa lembaran peta tematik yang selanjutnya akan ditumpang susunkan untuk mendapatkan kawasan dengan kriteria tertentu sesuai dengan peruntukannya. Rekomendasi kelayakan guna lahan daerah Sawangan dibagi menjadi 6 kawasan, yaitu: Kawasan Peruntukkan Pemukiman, Kawasan Peruntukkan Pemukiman Terbatas, Kawasan Peruntukkan Persawahan, Kawasan Peruntukkan Perkebunan, Kawasan Peruntukkan Hutan Lindung dan Kawasan Peruntukkan Pertambangan.
Sawangan area, District Ajibarang a hilly area that goes into Mountains South Serayu physiographic. Geology of the area consists of Tapak Formation and Halang Formation with Sandstone and claystone lithology an insert Limestone. Geological structure that develops is Kali Tajum Left Normal Slip Fault and Kalitapen Normal Left Slip Fault.
Most of the work area is hilly be important to assess the feasibility analysis for the allotment of land. Supporting factors used include analysis of percent slope, depth of water table, rock resources, the potential for landslides and geological structure. The final results of this analysis in the form of thematic maps next sheet will overlaying to get the region with specific criteria as intended. Recommendation feasibility Sawangan land area is divided into 6 regions, namely: Areas Designated Settlement, Designated Residential Zone Limited, Areas Designated Rice Field, Plantation Designated Areas, Designated Areas Designated Protected Forest and Mining Region
894310671C1A011053Analisis Pengujian Kausalitas Granger antara Pergerakan Harga Saham, Perubahan Nilai Tukar, dan Perubahan Suku Bunga Deposito Selama Krisis Moneter dan Krisis Global Periode 1995.1-2013.6 (Studi Kasus di Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina)ABSTRAKSI

Krisis moneter dan krisis global merupakan dua periode krisis yang berdampak negatif pada sistem perekonomian di berbagai negara di dunia termasuk negara-negara ASEAN. Dari periode krisis yang dihadapi berbagai negara tersebut, terdapat beberapa indikator moneter masing-masing negara yang terkena dampak sangat signifikan.
Harga saham, nilai tukar, dan suku bunga deposito merupakan indikator moneter yang menjadi variabel dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara pergerakan harga saham, perubahan nilai tukar dan perubahan suku bunga deposito periode 1995.1 – 20013.6 di lima negara anggota ASEAN yang terkena dampak krisis keuangan Asia dan krisis global yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Thailand.
Analisis yang digunakan dalam penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif. Analisis deskriptif dilakukan untuk mendapatkan penggambaran deskripsi tentang pergerakan harga saham, perubahan nilai tukar dan perubahan suku bunga deposito di masing-masing negara. Analisis kuantitatif dilakukan dengan menggunakan analisis pengujian kausalitas Granger.
Secara teori, ketiga variabel penelitian ini menunjukkan adanya hubungan. Sementara itu, Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam periode sebelum krisis moneter hanya Indonesia, Filipina dan Thailand yang menunjukan hubungan dua arah antara ketiga variabel. Sementara itu pada periode setelah krisis moneter tidak ditemui adanya hubungan dua arah antara ketiga variabel di semua negara. Pada masa krisis global, hanya Malaysia, Filipina, dan Thailand yang memiliki hubungan dua arah antara ketiga variabel. Dari hasil pengujian kausalitas menunjukan bahwaterjadi perubahan arah seiring dengan lag periode yang dipilih. Hal ini mengimplikasikan perlunya kehati-hatian dalam menginterpretasikan hasil dari kausalitas Granger.
SUMMARY

Monetary crisis and global crisis are the two period crisis that have negative impact to the economic system in various countries in this world including ASEAN countries. From the period of crisis that was faced by the various countries, there are some monetary indicators in each country that have a significantly impact.
Stock price, exchange rate, and deposit interest rate are monetary indicators that being a research variables in this study. The main objectives of this study is to determine interactions between stock price, exchange rate, and deposit interest rate in the period 1995.1 – 2013.6 in five ASEAN countries badly hit by the Asian financial countries and Global Crisis. They are Indonesia, Malaysia, Singapore, Philippines, and Thailand.
Quantitative and descriptive analysis are used in this study. Desciptive analysis describes the stock price, exchange rate, and deposit interest rate in each countries. Bivariate granger Causality method was used as quantitative analysis to capture the main objective of this study.
Based on theory, this third research have a correlation in each other variables. The empirical result shows that, in the period Asian financial crisis only Indonesia, Philippines, and Thailand experienced correlation between variables. After monetary crisis period all countries experienced no specific correlation between variables. Meanwhile in global crisis only Malaysia, Philippines, and Thailand experienced correlation between variables. The empirical result found that the direction of causality between the three variables tends to demonstrate a hit-and-run behavior and switches according to the length of period chosen. This implies that great caution should be taken when interpreting granger causality result.

Keywords : Stock price, Exchange rate, Deposit interest rate, Granger Causality, ASEAN, Monetary crisis, Global crisis
89449213H1C010001DETEKSI KONTUR INTI SEL DARAH PUTIH (LEUKOSIT ) MENGGUNAKAN TEKNIK PENGOLAHAN CITRAPengolahan Citra adalah suatu operasi yang dilakukan untuk mengubah bentuk (transformasi) suatu citra menjadi citra lain, yang dapat dikategorikan berdasarkan tujuan transformasi maupun cakupan operasi yang dilakukan terhadap citra. Darah adalah suatu jaringan tubuh yang terdapat di dalam pembuluh darah yang warnannya merah. Analisis yang di lakukan terhadap darah adalah dengan menggunakan preparat yang di teliti diatas mikroskop dimana di perlukan ketelitian dan konsentrasi yang tinggi dalam menentukan hasil analisis. Penelitian tentang deteksi kontur inti sel darah putih (leukosit) menggunakan Teknik Pengolaha citra ini di harapkan dapat menginformasikan kontur inti sel darah putih secara cepat dan tepat.
Kata Kunci : Operasi Morfologi, Template, sel darah putih
Image processing is an operation that is performed to change the shape (transformation) of an image into another image, which can be categorized based on the purpose and scope of the transformation operations performed on the image. Blood is a tissue found in the blood vessels that warnannya red. The analysis is done on blood using meticulous preparations on microscope where in need of high precision and concentration in determining the results of the analysis. Research on contour detection nucleus white blood cells (leukocytes) using image processing technique is expected to inform the white blood cell nucleus contours quickly and accurately.
Keyword : morphology operation, template, white blood cells
89459214H1B009049Penerapan Sistem Inferensi Fuzzy Metode Tsukamoto dalam Penilaian Mutu Benih PadiSkripsi ini membahas sistem inferensi fuzzy metode Tsukamoto yang diaplikasikan untuk menentukan penilaian mutu benih padi. Tahapan metode Tsukamoto meliputi fuzzifikasi, penerapan aturan-aturan fuzzy, dan proses defuzzifikasi. Fuzzifikasi dilakukan dengan mengubah variabel input (rata-rata hasil, umur tanaman, dan kerontokan) dan variabel output yang bernilai tegas menjadi bernilai fuzzy. Pada variabel input yang telah bernilai fuzzy diterapkan aturan fuzzy yang berbentuk implikasi IF-THEN. Hasilnya berupa output yang bernilai fuzzy. Output ini didefuzzifikasi dengan menggunakan rumus rata-rata terbobot agar diperoleh output yang bernilai tegas. Dari berbagai varietas padi yang digunakan, diperoleh bahwa padi jenis IR 64 merupakan padi dengan nilai mutu tertinggi, sedangkan padi jenis Lusi merupakan padi dengan nilai mutu terendah.This script told explain about fuzzy inference system Tsukamoto method to determine the value of rice seeds quality. The process of Tsukamoto method are fuzzyfication, determine fuzzy rules, and defuzzyfication process. Fuzzyfication is the process of changing input (sum production, age of plant, and fallen seeds ) and output variable from crisp set to fuzzy set. In the input variables are average of sum production, age of plant, and fallen seeds, then output variable use fuuzy rules which is in the fuzzy set IF-THEN fom. Then, this output do defuzzyfication with weighted average formula. From kind of varietas that using in this script, can get the highest quality is IR 64 and the lowest is Lusi.
89469215G1B010058HUBUNGAN FAKTOR INDIVIDU DENGAN KECELAKAAN KERJA PADA PENDERES KELAPA DI DESA KLINTING KECAMATAN SOMAGEDE KAB. BANYUMASKecelakaan kerja adalah suatu kejadian yang tidak terduga dan tidak diharapkan. Kecelakaan disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya manusia yang dapat menimbulkan cedera, kesakitan, kematian dan kerusakan properti. Berdasarkan survei pendahuluan kasus kecelakaan pada penderes kelapa di Desa Klinting 5 tahun terakhir berjumlah 9 kecelakaan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran hubungan faktor individu dengan kecelakaan kerja pada penderes kelapa di Desa Klinting Kecamatan Somagede Kabupaten Banyumas.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional.
Penelitian ini dilaksanakan di Desa Klinting Kecamatan Somagede Kabupaten Banyumas. Kegiatan penelitian ini dimulai pada bulan Juni tahun 2014. Sampel penelitian sebanyak 68 orang dari total populasi sebesar 227 orang penderes kelapa. Uji statistik yang digunakan adalah chi-square untuk mencari hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat, yaitu umur, pengetahuan, masa kerja, lama kerja, kelelahan, dan penggunaan APD dengan kecelakaan kerja pada penderes kelapa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penderes yang mengalami kecelakaan kerja sebanyak 49 orang (72,1%). Berdasarkan hasil uji statistik, variabel yang berhubungan dengan kecelakaan kerja adalah pengetahuan (p value = 0,054). Diadakannya sosialisasi mengenai keselamatan dan kesehatan kerja, serta manajemen penanggulangan celaka merupakan salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan penderes. Selain itu perlu diadakannya paguyuban
penderes sebagai fasilitator penanganan permasalahan kecelakaan kerja.
Workplace accidents is an unexpected occurrence and is not expected. Accidents caused by human factors, which cause injury, illness, death and property damage. Based on a preliminary survey of accident cases for palm sugar labour in the Klinting town last 5 years amounted to 9 accident. The aims of this study is to obtain the relationship of individual factors and work accident for palm sugar labour at Klinting Somagede District of Banyumas. This research belong to quantitative study with cross-sectional design. This was conducted in Klinting Somagede District of Banyumas. The research activities began in June 2014 which 68 people as sample from total population of 227 people as palm sugar
labour. The statistic test used to be chi-square to find the relationship between the independent variables with the dependent variable, namely age, knowledge, length of employment, length of work, fatigue, and using PPE with work accident for palm sugar labour. The results showed that the miners injured at work as much as 49 people (72.1%). Based on the results of statistical tests, variables related to the work accident is knowledge (p value = 0.054). Holding the socialization of occupational safety and health, harm reduction and management is one way to improve the knowledge for miners. In addition, create and holding palm sugar labour association as a facilitator for addressing concern of workplace accident.
894711493H1D008013HUBUNGAN KECEPATAN, KEPADATAN DAN VOLUME
LALU LINTAS DENGAN METODE GREENBERG
(Studi kasus Jalan Jenderal Sudirman Purwokerto)
ABSTRAK
Jalan Jenderal Sudirman Purwokerto merupakan jalur lalu lintas pusat kota yang terdiri dari dua jalur. Jalan Jenderal Sudirman Purwokerto menghubungkan fasilitas-fasilitas umum seperti perkantoran, pertokoan, supermarket, sekolah, tempat wisata dan lain-lain. Data primer meliputi data arus lalu-lintas, data geometric jalan dan data kecepatan kendaraan diperoleh dari survei kuantitatif di jalan Jenderal Sudirman Purwokerto pada hari Senin 9 Maret 2015 dan hari Minggu 15 Maret 2015. Data primer selanjutnya dianalisis untuk memperoleh model hubungan antara kecepatan-kepadatan-volume secara matematis dan grafis menggunakan metode Greenberg.Tingkat pelayanan jalan didapat menggunakan nilai V/C ratio menurut MKJI 1997.
Dari hasil analisis model Greenberg diperoleh persamaan matematis hari Senin 9 Maret 2015 sebagai berikut: S = 82,84 – 13,81*LnD; V = 82,84* D – 13,81*D *LnD; V = 403,68*S*exp(-0,07*S); R^2 = 0,67. Persamaan matematis hari Minggu 15 Maret 2015 sebagai berikut: S = 93,51 – 16.69*LnD; V = 93,51* D – 16,69*D *LnD; V = 270,99*S*exp(-0,07*S); R^2 = 0,53. Derajat jenuh jalan Jenderal Sudirman memiliki tingkat pelayanan C. Usulan untuk memperbaiki tingkat pelayanan jalan Jenderal Sudirman Purwokerto adalah denganmeniadakan parkir pada badan jalan atau dengan pembagian arus ke jalan Kolonel Sugiono sehingga tingkat pelayanan jalan naik menjadi B.
Kata kunci: Jalan Jenderal Sudirman Purwokerto, Metode Greenberg, Kecepatan, Kepadatan, Volume, Tingkat Pelayanan Jalan
ABSTRACT
Jenderal Sudirman street was a traffic line downtown, consists of two lines. Jenderal Sudirman Purwokerto road connecting public facilities such a offices, shops, markets, schools, tourist attractions and others. Primary data includes traffic flow data and cehicle speed datafrom quantitative survei in the Jenderal Sudirman Purwokerto on Monday, March 9th, 2015 and Sunday, March 15th, 2015. The primary data were analyzed in a relationship model speed-density-volume in mathematical and graphical Greenberg methods. To determinate the level of service in the Jenderal Sudirman Purwokerto roads using the V/C ratio according MKJI 1997.
From the analysis result of Greenberg models obtained the mathematical equation on Monday, March 9th, 2015 as follows: S = 82,84 – 13,81*LnD ; V = 82,84* D – 13,81*D*LnD ; V = 403,68*S*exp(-0,07*S) ; R^2 = 0,67. The mathematical equation on Sunday, March 15th, 2015 as follows: S = 93,51 – 16.69*LnD ; V = 93,51* D – 16,69*D *LnD ; V = 270,99*S*exp(-0,07*S) ; R^2 = 0,53. Based on the V/C ratio, the Jenderal Sudirman Purwokerto road level of service C. The proposal to improve the level of service Jenderal Sudirman Purwokerto road is to nullify parking on the street or switch off the volume to Kolonel Sugiono street so the level of service Jenderal Sudirman street increase to the level B.
Keywords: Jenderal Sudirman Purwokerto Road, Greenberg Methods, Speed, Density, Volume, Level of Service
894811510E1A111095PERLAWANAN PIHAK KETIGA TERHADAP SITA EKSEKUSI YANG DIKABULKAN (Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nomor :35/ Pdt.G/ 2012/ PN.JKT.SEL)
Derden Verzet merupakan upaya hukum luar biasa yang dapat digunakan oleh pihak ketiga dalam melawan putusan hakim yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap. Perlawanan diajukan kepada Pengadian Negeri yang memutus perkara tersebut. Secara yuridis derden verzet diatur dalam pasal 195 ayat 6 HIR yang mana pasal tersebut menjelaskan mengenai syarat materiil yang harus dipenuhi oleh seorang pelawan dalam mengajukan permohonan derden verzet.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah amar putusan hakim yang menyatakan pelawan adalah pelawan yang benar dalam gugatan perlawanan nomor 35/Pdt.G/2012/Pn.Jkt.Sel telah sesuaidengan ketentuan yang disebutkan dalam pasal 195 ayat 6 HIR dan apakah hakim dalam memerintahkan pengangkatan sita atas kedua bidang tanah Sertifikat Hak Milik telah sesuai atau masih ada kekurangan. Mengingat syarat derden verzet yang diatur dalam pasal 195 ayat 6 HIR hanya mendasar pada dalil hak milik.
Dalam mengabulkan perlawanan pelawan hakim mendasar pada doktrin dari yahya harahap yang memperluas syarat yang dimaksud dalam pasal 195 ayat 6 HIR. Doktrin tersebut menjelaskan bahwa selain dari dalil hak milik memperbolehkan seorang pemegang jaminan untuk mengajukan perlawanan. Pada pemeriksaan pokok perkara Pelawan mengajukan alat bukti berupa perjanjian hutang piutang antara Pelawan dan Turut Terlawan, dari alat bukti tersebut diketahui bahwa pelawan adalah sebagai pemegang jaminan sehingga hakim mengabulkan perlawanan Pelawan. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa syarat seseorang dapat melakukan perlawanan terhadap sita eksekusi tidak hanya berdasarkan dalil hak milik, tetapi seorang pemegang jaminan dapat juga melakukan perlawanan. Selain syarat yang disebut dalam doktrin, penjelasan buku pedoman pelaksanaan tugas pengadilan menyebutkan bahwa syarat pengajuan perlawanan terhadap sita dapat pula diajukan dengan Hak Pakai, Hak Guna Bangunan, Hak Guna Usaha, Hak Tanggungan, Hak Sewa dan lain sebagainya.
Derden Verzet is an extraordinary legal efforts used by third parties against the verdicts which have permanent legal force. The resistance is submitted to the District Court to decide the case. Legally, derden verzet stipulated in Article 195 paragraph 6 HIR explaining the material requirements that must be fulfilled by a competitor in applying derden verzet.
The research is aimed to determine whether the verdicts which declare that the competitor who is the right one in the lawsuit resistance number 35/Pdt.G/ 2012/PN.Jkt.Sel has been appropriate with the provisions mentioned in Article 195 paragraph 6 of HIR and whether the judge in ordering removal seizure on the two Property Rights Certificates has been appropriate with the rule or there are still any shortages. Considering derden verzet requirements mentioned in article 195 paragraph 6 HIR is only based on property rights theorem.
In granting the competitors’ resistance, the judges make the decision based on doctrine of yahya harahap that expands the requiements mentioned in Article 195 paragraph 6 HIR. This doctrine explains that beside property rights theorem, a holder is allowed to apply resistance. On the examination of the principal case, the competitior submits the evidence in the form of agreements of credit account between the competitors and the challenged, from that evidence can be found that the competitor is the guarantee holder so the judge can grant the resistance of the competitor. From this research it can be seen that the requirement of a person who can take the resistance on the execution confiscation is not only based on the property theorem, but also a guarantee holders. Besides the requirements mentioned in doctrine, an explanation directive execution of court tasks states that the requirement of resistance to the confiscation may be submitted as the rights to use, broking, leasehold, mortgage, rent, and others.
89499102F1G010042PENANDA KOHESI DAN KOHERENSI WACANA BERITA SEPAK BOLA DI SITUS BOLA.NETPenelitian ini berjudul “Penanda Kohesi dan Koherensi Wacana Berita Sepakbola di Situs Bola.net”; bertujuan untuk mendeskripsikan penanda kohesi dan koherensi wacana berita sepakbola pada situs Bola.net.
Bentuk penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan sumber data penelitian wacana berita sepakbola pada situs Bola.net edisi 20 - 25 Desember 2013 yang berjumlah 21 wacana.
Tahap pengumpulan data menggunakan metode simak dengan teknik dasar teknik sadap, teknik lanjutannya yaitu teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Pada tahap analisis data peneliti menggunakan metode agih dan metode padan referensial. Pada metode agih, teknik dasar yang digunakan adalah teknik bagi unsur langsung dan teknik lanjutan dengan menggunakan teknik ganti, teknik sisip, dan baca markah. Pada metode padan referensial teknik dasar yang digunakan adalah teknik pilah unsur penentu dan teknik hubung banding sebagai teknik lanjutannya. Tahap penyajian hasil data penelitian ini menggunakan penyajian secara informal dan formal.
Berdasarkan hasil analisis data ditemukan penggunaan penanda kohesi dan koherensi sebanyak 536 data. Dari 536 data yang ditemukan 337data merupakan penanda kohesi gramatikal, 107 data merupakan penanda kohesi leksikal, dan 92 data merupakan penanda koherensi. Hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa penanda kohesi gramatikal lebih sering digunakan dari pada unsur-unsur pembentuk wacana yang lain.
SUMMARY


The research entitled “Cohesion and Coherence Marks in Discourse Analysis of The Soccer News Site Bola.net”; aims to describe cohesion and coherence marks on Bola.net.
The type of this research is descriptive qualitative research. The data source is news on Bola.net 20th – 25th December 2013 editions with 21 discourses.
In the data collection, the researcher uses observation method with tapping technique as the basic techniques. The advanced techniques that consider the techniques observation without interview and recording techniques. In the data analysis, the researcher uses distributional method and referential comparative method. The basic techniques of distributional method are technique of direct distribution and the advanced techniques are substitution, insertion, and marker reading techniques. The basic techniques of referential identity method are classification technique and comparison and contrast technique is as the advanced technique. Finally, in the result presentation, the data are presented uses formal and informal techniques.
Based on the data analysis, there are 536 cohesion and coherence marks found. From 536 data, 337 data are grammatical cohesion marks, 107 data are lexical cohesion marks, and 92 data are coherence marks. The result shows that the grammatical cohesion marks are more frequently used in the soccer news than the other discourse elements.

Key words: cohesion, coherence, discourse, soccer news.
895010670A1L009187PENGARUH DOSIS PUPUK KANDANG KAMBING DAN KONSENTRASI ZPT BIOTON TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL MENTIMUN
(Cucumis sativus L.)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Pengaruh dosis pupuk kandang kambing terhadap pertumbuhan dan hasil mentimun, serta mengetahui dosis pupuk kandang kambing terbaik, 2) Pengaruh konsentrasi ZPT Bioton terhadap pertumbuhan dan hasil mentimun, serta mengetahui konsentrasi ZPT Bioton terbaik dan 3) Pengaruh interaksi pemberian pupuk kandang kambing dan zat pengatur tumbuh Bioton terhadap pertumbuhan dan hasil mentimun. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan pola faktorial. Analisis data menggunakan uji F, DMRT dan Regresi. Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), jumlah bunga, volume buah (ml), bobot segar tajuk (g), bobot kering tajuk (g), bobot segar akar (g), bobot kering akar (g), jumlah buah rata-rata dan bobot buah rata-rata (g).
Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1. Dosis pupuk kandang kambing meningkatkan semua variabel yang diamati, kecuali jumlah buah rata-rata. Dosis pupuk kandang kambing yang terbaik adalah 20 ton/ha, 2. Zat pengatur tumbuh Bioton tidak meningkatkan semua variabel yang diamati, kecuali bobot kering akar. Konsentrasi zat pengatur tumbuh Bioton yang terbaik adalah 6 cc/ml, 3. Interaksi antara dosis pupuk kandang kambing dan konsentrasi ZPT bioton tidak meningkatkan semua variabel yang diamati.
This study aims to determine 1) Effect of dose of goat manure on growth and yield of cucumber, and determine the best dose of goat manure, 2) Effect of PGR Bioton concentration on growth and yield of cucumber, and to know the best Bioton PGR concentration and 3) Effect of interaction gift goat manure and Bioton growth regulators on growth and yield of cucumber. The design used was a complete randomized block design (CRBD) with factorial pattern. Analysis of the data using the F test, DMRT and Regression. Variables measured were plant height (cm), number of leaves, number of flowers, fruit volume (ml), weight segr canopy (g), shoot dry weight (g), root fresh weight (g), root dry weight (g), the average number of fruits and average fruit weight (g).
The results showed that: 1. Dose goat manure enhance all observed variables, except average number of fruit. Dose best goat manure is 20 tonnes / ha, 2. Plant growth regulators Bioton not improve all variables were observed, except for root dry weight. The concentration of growth regulators is best Bioton 6 cc / ml, 3. The interaction between dose and concentration of goat manure PGR Bioton not improve all variables observed.
895111087G1A011112PERBEDAAN TINGKAT STRES
ANTARA ORANG TUA ANAK DISABILITAS TUNGGAL
DENGAN ORANG TUA ANAK DISABILITAS GANDA
DI SLB ABC WATHANIYAH ARJAWINANGUN
ABSTRAK
Latar Belakang: Anak disabilitas tunggal berarti anak yang memiliki satu keterbatasan, dan anak disabilitas ganda berarti anak yang memiliki dua atau lebih keterbatasan. Orang tua anak disabilitas memiliki tanggungjawab tersendiri dibandingkan dengan orang tua anak normal yang membuat tingkat stres orang tua anak disabilitas lebih tinggi. Perbedaan jenis disabilitas dimungkinkan akan mempengaruhi tingkat stres pada orang tua anak disabilitas.
Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tingkat stres antara orang tua anak disabilitas tunggal dengan orang tua anak disabilitas ganda di SLB ABC Wathaniyah Arjawinangun.
Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak dengan disabilitas di SLB ABC Wathaniyah Arjawinangun. Sebanyak 40 orang tua dari anak disabilitas memenuhi kriteria inklusi. Data diperoleh dari hasil pengukuran tingkat stres menggunakan kuesioner Social Readjustment Rating Scale (SRRS). Analisis statistik yang digunakan adalah uji Mann Whitney.
Hasil: Tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada tingkat stres antara orang tua anak disabilitas tunggal dengan orang tua anak disabilitas ganda dengan nilai p=0,860.
Kesimpulan: Tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada tingkat stres antara orang tua anak disabilitas tunggal dengan orang tua anak disabilitas ganda di SLB ABC Wathaniyah Arjawinangun.

Kata Kunci: tingkat stres, orang tua, anak disabilitas, Social Readjustment Rating Scale (SRRS)
ABSTRACT
Background: Single-disabled child was child who had one limitation, and double-disabled child was child who had two or more limitations. Parents of disabled child had special responsibilities than parents of normal child. These special responsibilities in parents of disabled child could contribute to a higher level of stress, compared with parents of normal child. Different kind of disabilities could affect level of stress in parents of disabled child.
Objective: The aim of study was to know the differences in level of stress between parents of single-disabled child versus parents of double-disabled child in SLB ABC Wathaniyah Arjawinangun.
Method: This was an analytic observational study with cross-sectional approach. The study involved 40 parents of disabled child in SLB ABC Wathaniyah Arjawinangun. The respondents were matched with inclusion criteria. Social Readjustment Rating Scale (SRRS) questionnaire was used to obtain data. Univariable analysis was done, followed by the Mann Whitney Test for bivariable analysis test.
Result: There was no significant differences in level of stress between parents of single-disabled with parents of double-disabled child (p=0,860).
Conclusion: There was no significant differences in level of stress between parents of single-disabled with parents of double-disabled child in SLB ABC Wathaniyah Arjawinangun.

Keyword: level of stress, parents, disabled child, Social Readjustment Rating Scale (SRRS)
89529216H1D010028ANALISIS KARAKTERISTIK DAN PEMODELAN PARKIR PADA RUMAH SAKIT DI PURWOKERTO
(Studi Kasus: Rumah Sakit Prof. Dr. Margono Soekarjo
dan Rumah Sakit Geriyatri)
INTISARI
ANALISIS KARAKTERISTIK DAN PEMODELAN PARKIR PADA RUMAH SAKIT DI PURWOKERTO
(Studi Kasus: Rumah Sakit Prof. Dr. Margono Soekarjo dan Rumah Sakit Geriyatri)
Triyatno1, Gito Sugiyanto2, Eva Wahyu Indriyati3
Parkir merupakan salah satu elemen penting dalam transportasi perkotaan, karena memberikan dampak terhadap kelancaran arus lalu lintas kendaraan roda 2 atau kendaraan roda 4. Seringkali kendaraan di parkir oleh pemiliknya di bagian jalan sehingga mengurangi kapasitas layan dari jalan tersebut dan pada akhirnya menyebabkan kemacetan. Dengan kondisi seperti ini maka perlu disediakan lahan parkir yang memadai bagi pemilik kendaraan. Tujuan penelitian adalah mengetahui karakteristik parkir dan merumuskan model parkir pada rumah sakit di Purwokerto. Karakterisitik parkir meliputi akumulasi parkir kendaraan roda 2 dan roda 4 pengunjung sebanyak 481 dan 224 kendaraan, akumulasi parkir kendaraan roda 2 dan roda 4 pegawai sebanyak 384 dan 142 kendaraan. Volume parkir kendaraan roda 2 dan roda 4 pengunjung sebanyak 1.905 dan 881 kendaraan, volume parkir kendaraan roda 2 dan 4 pegawai sebanyak 479 dan 183 kendaraan. Kapasitas parkir kendaraan roda 2 dan roda 4 pengunjung sebanyak 549 dan 220 kendaraan, kapasitas parkir kendaraan roda 2 dan roda 4 pegawai sebanyak 241 dan 171 kendaraan. Pergantian parkir kendaraan roda 2 dan roda 4 pengunjung sebesar 3,47 dan 4,0 kend/petak, pergantian parkir kendaraan roda 2 dan roda 4 pegawai sebanyak 1,99 dan 1,07 kend/petak. Durasi parkir kendaraan roda 2 dan roda 4 pengunjung selama 85,6 dan 122,35 menit, durasi parkir kendaraan roda 2 dan roda 4 pegawai selama 420,47 dan 420,32 menit. Indeks parkir kendaraan roda 2 dan roda 4 pengunjung sebesar 87,61 % dan 101,82 %, indeks parkir kendaraan roda 2 dan roda 4 pegawai sebesar 159,34 % dan 83,04 %. Parameter rumah sakit yang digunakan sebagai variabel adalah jumlah tempat tidur (X1), jumlah dokter (X2), jumlah pegawai adm (X3), jumlah perawat (X4), dan jumlah poliklinik (X5). Dari hasil uji korelasi dan regresi linear diperoleh pemodelan parkir bagi pengunjung dan pegawai rumah sakit. Model kebutuhan petak parkir roda 2 bagi pengunjung rumah sakit di Purwokerto dipengaruhi oleh variabel jumlah tempat tidur (X1) dengan persamaan Y = 10,994 + 0,661 X1, model kebutuhan parkir roda 2 pegawai rumah sakit di Purwokerto dipengaruhi oleh variabel jumlah pegawai adm (X4) dengan persamaan Y = - 62,333 + 0,619 X4. Sedangkan model kebutuhan parkir roda 4 bagi pengunjung dan pegawai rumah sakit di Purwokerto adalah Y = 29,607 + 0,273 X1 dan Y = -3,256 + 0,201 X4.
Kata kunci: karakteristik parkir, pemodelan parkir, kebutuhan parkir, rumah sakit.
1 Mahasiswa UNSOED
2 Dosen Pembimbing 1 Tugas Akhir, UNSOED
3 Dosen Pembimbing 2 Tugas Akhir, UNSOED
ABSTRACT

THE ANALYSIS OF CHARACTERISTIC AND MODEL OF PARKING AREA IN PURWOKERTO HOSPITAL
(Case Study: Prof. Dr. Margono Soekarjo Hospital and Geriyatri Hospital)
Triyatno1,Gito Sugiyanto2, Eva Wahyu Indriyati3,
Parking is one of the important elements in urban transport, because the impact to the smooth flow of the vehicle traffic 2- wheel or 4-wheel vehicles. Often the vehicle in the park by the owner in the service life of the street thereby reducing the capacity of the roads and at the end lead to traffic jam. With these conditions it is necessary to provide adequate parking area for vehicle owners. The purpose of the research is to know the characteristics and formulate a model of parking at the hospital in Purwokerto. Characteristics of parking including the accumulation of parked vehicles wheel 2 and 4 visitors as much as 481 and 224 vehicles, accumulation of parked wheel 2 and 4 employees as much as 384 and 142 vehicles. Volume of parking 2 wheel and 4 wheel visitors vehicles as much as 1,905 and 881 vehicles, volume of parking 2 wheel and 4 wheel employees vehicles as much as 479 and 183 vehicles. Capacity of the parking wheel 2 and wheel 4 visitors vehicles as much as 549 and 220 vehicles, Capacity of the parking wheel 2 and wheel 4 employees vehicles as many as 241 and 171 vehicles. Parking turnover wheel 2 and 4 visitor vehicles of 3.47 and 4.0 veh / plot, parking turnover wheel 2 and 4 employees vehicles as much as 1.99 and 1.07 veh / plot. The duration of parking wheel and 4 wheel 2 visitors vehicles for 85.6 and 122.35 minutes, the duration of parking wheel 2 and 4 employees vehicles 420.47 and 420.32 minutes. Index parking wheel 2 and 4 visitors vehicles by 87.61% and 101.82%, Index parking wheel 2 and 4 employees vehicles by 159.34% and 83.04 %. Hospital parameters is used as a variable number of beds (X1), the number of doctors (X2), number of employees (X3), the number of nurses (X4), and the number of polyclinics (X5). From the test results obtained by correlation and linear regression modeling of parking for visitors and hospital staff. The model parking for 2 wheel visitors vehicles at Purwokerto hospital is Y = 10.994 + 0.661 X1, the model parking for 2 wheel hospital staff vehicles Purwokerto is Y = - 62.333 + 0.619 X4. While the model parking for 4 wheel visitors and employees vehicles of the hospital in Purwokerto is Y = 29.607 + 0.273 X1 and Y = -3.256 + 0.201 X4.
Keywords: parking characteristics, modeling parking, parking needs, hospital.

1 Students UNSOED
2 Final Project Supervisor 1st, UNSOED
3 Final Project Supervisor 2nd, UNSOED
89539092F1G009013Register Peternak Sapi Perah Srudi Kasus di Desa Tumiyang Kecamatan PekuncenPenelitian ini berjudul “Register Peternak Sapi Perah Studi Kasus di Desa Tumiyang Kecamatan Pekuncen”. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk register, serta mengidentifikasikan fungsi register apa saja yang terdapat dalam tuturan peternak sapi perah studi kasus di Desa Tumiyang Kecamatan Pekuncen.
Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan metode simak dan metode cakap, dengan teknik dasarnya menggunakan teknik simak dan teknik lanjutan berupa teknik simak libat cakap dan teknik simak bebas libat cakap. Dalam penerapannya, peneliti menggunakan teknik catat dan teknik rekam untuk memperoleh data yang dibutuhkan. Pada tahap analisis data digunakan metode padan dengan teknik dasar teknik pilah unsur penentu. Teknik lanjutannya adalah hubung banding.
Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, dapat ditemukan beberapa hal. Dalam tuturan peternak sapi perah studi kasus di Desa Tumiyang Kecamatan Pekuncen terdapat register bentuk kata, yang meliputi kata tunggal, kata kompleks, dan kata majemuk. Data-data tersebut didominasi oleh data bentuk kata tunggal.
Register yang terdapat dalam tuturan peternak sapi perah studi kasus di Desa Tumiyang Kecamatan Pekuncen mempunyai beberapa fungsi yaitu fungsi referensial yang meliputi fungsi menamai, fungsi menunjukan alat, dan fungsi menunjukan tempat. Selain itu, terdapat juga fungsi metalinguistik dan fungsi kontekstual.
The title of this research is “The Register of Dairy Cattle Breeder in the Study Case at Village of Tumiyang, Sub district of Pekuncen”. The purpose that want to be achieved is this research is to describe the forms of register, and identifies any kinds of register function in the dairy cattle breeder in the study case at Village of Timiyang in the Sub district of Pekuncen.
This research is classified into research of qualitative descriptive. Data collection uses the method of observing and conversation with the basic technique by using the observing and follow up technique like observing technique and conversation, and free observation technique and conversation. In its implementation, the researcher uses the technique of note and recording technique to obtain the needed data. In the stage of data analysis uses the similar method by using the technique of certain element technique. Its follow up technique is comparison correlation.
Based on the data analysis that has been conducted, there is found some of things. In the explanation of dairy cattle breeder in the study case of Tumiyang in the sub district of Pekuncen it has the registration of word forms that involve the single word, complex word, and plural words. These data are dominated by the form data of single word.
Register that is in the dairy cattle breeder in the study case at Village of Tumiyang, Sub district of Pecuncen has some of function that is referential function that involves the function of naming, function of showing tools, and function of showing place. Beside that, it also has the function of meta linguistic and contextual.
89549217H1L010038PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI TUGAS AKHIR BERBASIS OBJECT ORIENTED PROGRAMMING (STUDI KASUS JURUSAN TEKNIK UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN)Tugas akhir merupakan salah satu syarat kelulusan yang harus ditempuh oleh mahasiswa Jurusan Teknik Universitas Jenderal Soedirman. Untuk mempercepat pemrosesan data tugas akhir, dibutuhkan suatu sistem informasi yang dapat memproses data tugas akhir secara cepat dan efisien. Sistem informasi tugas akhir merupakan sistem informasi berbasis web yang dikembangkan dengan konsep pemrograman berorientasi objek dengan menggunakan Play Framework dan bahasa pemrograman Java. Sistem informasi yang dibangun diberi nama SIPINTAR yang merupakan akronim dari Sistem Pengelolaan Informasi Studi Akhir. SIPINTAR menangani proses pengelolaan pengajuan tugas akhir, konsultasi tugas akhir, pendaftaran seminar, dan pendadaran. Hasil penelitian menunjukkan aplikasi SIPINTAR dapat dibangun dengan baik menggunakan konsep pemrograman berorientasi objek dan metode pengembangan prototyping.Final project is one of the graduation requirements that must be taken by the students of Engineering Department, Jenderal Soedirman University. To speed up the data processing task, an information system that processes data quickly and efficiently is needed. Final project information system is a web-based information system built with object oriented programming concept using Play Framework and Java programming language. This information system called SIPINTAR, an acronym for Sistem Pengelolaan Informasi Studi Akhir. SIPINTAR handles the management process of final project registration, consultation, seminar registration, and comprehensive test. The result shows that SIPINTAR was built successfully using object oriented programming concept and prototyping method.
89559218P2CB12032ANALISIS PENGARUH KEBIJAKAN HUTANG TERHADAP KEBIJAKAN DIVIDEN DAN HARGA SAHAM DI BURSA EFEK INDONESIA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan hutang terhadap kebijakan dividen dan harga saham di Bursa Efek Indonesia. Penelitian dilakukan pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan periode penelitian tahun 2008 hingga 2011 berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan selama periode pengamatan.
Sampel dari penelitian ini sebanyak 50 perusahaan yang terpilih menggunakan metode purposive sampling. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi moderasi dan regresi mediasi. Regresi moderasi digunakan untuk menganalisis pengaruh kebijakan hutang terhadap kebijakan dividen dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasinya. Regresi mediasi sebagai alat analisis kedua digunakan untuk menganalisis pengaruh langsung dan pengaruh tidak langsung kebijakan hutang terhadap harga saham dengan kebijakan dividen sebagai variabel mediasinya. Semua variabel yang dianalisis telah melalui pengujian asumsi klasik dan terbukti bahwa data telah lolos semua uji sehingga persamaan yang dihasilkan bersifat BLUE (Best Linier Unbias Estimate).
Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat pengaruh negatif kebijakan hutang terhadap kebijakan dividen. Pada penelitian ini tidak menemukan ukuran perusahaan memoderasi hubungan pengaruh kebijakan hutang terhadap kebijakan dividen. Hasil analisis yang ketiga adalah kebijakan hutang mempunyai pengaruh negatif terhadap harga saham. Hasil analisis yang terakhir menemukan bahwa kebijakan dividen memediasi hubungan pengaruh kebijakan hutang terhadap harga saham.
This study aimed to analyze the effect of debt policy on dividend policy and stock prices in the Indonesian stock exchange. This study conducted on listed firms in Indonesian stock exchange during 2008 to 2011 based on their financial statements which published in the period of observation.
Samples from this study were 50 selected firms by using purposive sampling method. The analytical tool used moderating regression and mediating regression. Moderating regression used to analyze the effect of debt policy on dividend policy with firm size as the moderating variable. Mediating regression as the second anlytical tool used to analyze the direct and indirect effect of debt policy on the stock price while dividend policy as the mediating variable. All variabel have passed the clasic assumptions test so the equation of regresiion model is BLUE (Best Linier Unbias Estimate).
The research find that there is a negative effect of debt policy on dividend policy. In this research doesn’t find that firm size moderate the relationship effect between debt policy on dividend policy. Third result of this research find that debt policy has a negative effect on stock prices. The last results find that dividend policy mediate the relationship effect between debt policy on stock price.
89569219E1A007400TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PEMILIHAN UMUM LEGISLATIF 2014ABSTRAK
TINJAUAN YURIDIS TERHADAP
PEMILIHAN UMUM LEGISLATIF TAHUN 2014
Oleh :
WINDA RISMAYANTI
EIA007400
Implementasi dari demokrasi perwakilan tercermin pada salah satu kegiatan pemilu, yang merupakan bentuk perwujudan kekuasaan rakyat dalam negara Indonesia. Pemilu merupakan sarana demokrasi yang dapat menentukan siapa yang berhak menduduki kursi di lembaga politik negara baik legislatif maupun eksekutif. Berdasarkan hal tersebut maka perumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimanakah sistem dan mekanisme pemilihan umum legislatif tahun 2014 ?
Metode pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan perundang-undangan (statute approach), dengan spesifikasi penelitian adalah deskriptif analitis. Sumber bahan hukum adalah bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Bahan hukum yang telah ada dianalisis dengan metode normatif kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, disimpulkan bahwa sistem pemilihan umum legislatif tahun 2014 dilaksanakan dengan sistem proporsional terbuka, sedangkan mekanisme pemilihan umum legislatif tahun 2014 dalam pelaksanaannya terdiri atas serangkaian kegiatan yang terdiri dari: pendaftaran pemilih, pencalonan anggota legislatif, penetapan daerah pemilihan, kampanye, pemungutan suara, penghitungan suara, penetapan hasil pemilu, penetapan calon terpilih, dan pelantikan calon terpilih.

Kata kunci: sistem dan mekanisme, pemilihan umum, legislatif
ABSTRACT
JURIDICAL REVIEW OF THE LEGISLATIVE GENERAL ELECTION 2014
by :
WINDA RISMAYANTI
EIA007400
The implementation of a representative democracy reflected in a general election event, which represents a form of embodiment of a society power in the State of Indonesia. general election represents a democracy medium for which through general election, it may determine whomever deserve to place the seat in the state political institution, either legislative or executive. through the aforementioned matters, the formulation of the problems in this research formulated as: How was the system and mechanism of legislative general election in the year 2014?
the approach method for this research was a statute approach, with the research specification was analytical descriptive. the legal sources were the primary and secondary legal sources. the available legal sources would be analyzed through normative qualitative method.
based on the research result and the discussion, it was concluded that the system of the legislative general election in the year 2014 conducted by an opened proportional system, while the mechanism of the legislative general election in the year 2014 during its implementation, consisted on the series of activities that were consisted on: registration of voters, campaign, voting, counting, determination of election results, determination of selected candidates, and inauguration of the elected candidates.

key word: system and mechanism, general election, legislative
895710672A1G009014KAJIAN FINANSIAL PADA USAHATANI JERUK SIAM DI DESA
KLAPAGADING KULON KECAMATAN WANGON
KABUPATEN BANYUMAS
(Studi Kasus Pada Kelompok Tani Dharma Mukti Tani I)
ABSTRAK
Salah satu daerah penghasil jeruk adalah Desa Klapagading Kulon Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas. Tujuan utama usahatani jeruk adalah untuk menghasilkan keuntungan dan mempertahankan kelangsungan usahanya dalam jangka panjang. Keuntungan dipengaruhi oleh biaya faktor produksi dan biaya produksi sehingga perlu dilakukan analisis finansial. Penelitian Kajian Finansial Pada Usahatani Jeruk Siam di Desa Klapagading Kulon Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas bertujuan: 1). Menganalisis kelayakan finansial usahatani Jeruk Siam di Desa Klapagading Kulon Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas. 2). Menganalisis kepekaan atau sensitivitas usahatani Jeruk Siam di Desa Klapagading Kulon Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas terhadap perubahan harga faktor produksi dan harga jual Jeruk Siam. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah studi kasus pada Kelompok Tani Dharma Mukti Tani I Desa Klapagading Kulon Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan Mei 2014 sampai Agustus 2014. Metode analisis yang digunakan adalah analisis biaya, penerimaan dan pendapatan; analisis kelayakan finansial menggunakan perhitungan kriteria investasi (NPV, IRR, Net B/C ratio) dan analisis sensitivitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) rata-rata penerimaan per hektar dalam satu tahun usahatani Jeruk Siam Kelompok Tani Dharma mukti Tani I selama tahun 2006 hingga tahun 2012 sebesar Rp52.898.338 dengan biaya total rata-rata per tahun sebesar Rp26.769.189 sehingga dapat diketahui pendapatan rata-rata per tahun sebesar Rp26.129.149. (2) Usahatani Kelompok Tani Dharma Mukti Tani I ditinjau dari aspek kelayakan finansial layak diusahakan dan menguntungkan. (NPV>0) sebesar Rp72.846.091, IRR lebih besar dari 18 persen IRR sebesar 67,24 persen, Net B/C sebesar 3,37. Terakhir (3) usahatani Jeruk Siam Kelompok Tani Dharma mukti Tani I tidak sensitif terhadap kenaikan biaya produksi sebesar 88 persen serta penurunan harga jual jeruk sebesar 43 persen.

Kata kuci: Jeruk Siam, analisis finansial
ABSTRACT

One of the orange producing areas are Klapgading Kulon Village, Wangon District, Banyumas Regency. The main objective is to generate a profit Farm and maintain its survival in the long term. The adventage is influenced by the cost of factors of production cost, so that the necessary financial analysis. The research about the Financial Feasibility on Farming Siam Orange in Klapagading Kulon Village, Wangon District Banyumas Regency has aim to : (1) analyzing Feasibility Financial on Farming Siam Orange in Klapagading Kulon Village Wangon District Banyumas Regency. (2) analyzing sensitivity on Farming Siam Orange in Klapagading Village, Wangon District Banyumas Regency towards cost, production price and total production changes. This research used case study method in farmers group of Dharma Mukti Tani I. Data were collected in Mei till August 2014. The analytical method was used to (NPV, IRR, Net B/C ratio) and sensitivity analysis. The result showed that : (1) the average income per hectare farmers group of Dharma Mukti Tani I from 2006 to 2012 of Rp52.898.338 with the average total cost incurred per hectare Rp26.769.189 and the result average of total revenues per hectare Rp26.129.149. (2) The farmers group of Dharma Mukti Tani I from the aspect of financial feasibility and profitable (NPV>0, IRR > 18 %, Net B/C ratio >1). ) The farmers group of Dharma Mukti Tani I shows NPV on interest rates (df) 18 percent of Rp72.846.091 IRR of 67,24 percent, Net B/C by 3,37 percent. Finally (3) The farmers group of Dharma Mukti Tani I is sensitive to increase of production costs 88 percent, decrease of orange sales 43 percent.

Key words : Orange Siam , financial analysis

895810673F1G011004ANALISIS KRITIK SASTRA FEMINIS ATAS NOVEL MENYEMAI HARAPAN KARYA MARIA A. SARDJONO

Penelitian ini berjudul “Analisis Kritik Sastra Feminis Atas Novel Menyemai Harapan karya Maria A. Sardjono”. Penelitian ini dilatar belakangi oleh munculnya karya sastra pada tahun 80-an, yaitu munculnya sastra yang beraliran feminis yang ada dalam novel Menyemai Harapan karya Maria A. Sasrdjono. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan Ketidakadilan Jender yang terdapat dalam novel Menyemai Harapan karya Maria A. Sardjono. Manfaat penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat untuk kajian sastra, khususnya kajian feminism dalam sastra.

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan memfokuskan pada bentuk-bentuk ketidakadilan jender, persepsi perempuan di mata tokoh laki-laki, persepsi perempuan di mata tokoh perempuan, yang ada pada novel Menyemai Harapan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah membaca dan memahami isi novel, kemudian mencatat data-data yang penting dan berkaitan dengan rumusan masalah berdasarkan struktur novel yang ada. Selanjutnya dianalisis dengan pendekatan kritik sastra feminis.

Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa tokoh utama perempuan dlam novel Menyemai Harapan karya Maria A. Sardjono adalah perempuan yang kuat. Adapun bentuk ketidakadilan jender yang terdapat dalam novel ini ada tiga macam: yaitu, subordinasi perempuan, stereotipe perempuan, kekerasan perempuan. Selain itu, ada persepsi perempuan di mata tokoh laki-laki, persepsi perempuan di mata tokoh perempuan. Berdasarkan hal tersebut, dapat dihasilkan gambaran mengenai ketidakadilan jender yang terjadi dalam kehidupan masyarakat yang telah dihasilkan oleh Maria A. Sardjono dalam novel Menyemai Harapan.
This research is entitled “Feminism Analysis on Maria A Sardjono’s Menyemai Harapan”. The background of this research is the emergence of feminism literary works in 1980s, and this feminism issue can also be found in Maria A Sardjono’s Menyemai Harapan. This research aims at describing the gender inequality depicted in Maria A Sardjono’s Menyemai Harapan. Also, it expected to give benefits for the development of literary studies, particularly the feminism study in literature.
This research employs the descriptive qualitative method by focusing on the conducts of gender inequality, the perception of woman seen by the male main character and perception of woman seen by the female character in Maria A Sardjono’s Menyemai Harapan. Data collection technique is by reading and understanding the content of the novel, and by analyzing the data that have employed the feminism literary theory.
This research result shows that the female character in the novel of Maria A Sardjono’s Menyemai Harapan is strong woman. Meanwhile, there are three forms of the gender inequality found in Maria A Sardjono’s Menyemai Harapan. They are women’s subordination, women’s stereotype, women’s abuse, the perception of woman seen by the male main character and perception of woman seen by the female character. Based on this finding, the gender inequality is proven to happen in the society created by Maria Sardjono as it depicted in the novel entitled Menyemai Harapan.
895910674E1A109030Perlindungan Hak Asasi Manusia terhadap Tenaga Kerja Indonesia Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2012 tentang Konvensi Internasional mengenai Perlindungan Hak-Hak Seluruh Pekerja Migran dan Anggota KeluarganyaBanyaknya Warga Negara Indonesia yang mengadakan migrasi ke luar negeri juga memiliki resiko tersendiri, biasanya kendalanya terjadi pada saat penempatan Tenaga Kerja diluar negeri. Banyak tekanan dari dalam negeri baik lembaga sosial masyarakat maupun organisasi-organisasi lain yang peduli terhadap nasib tenaga kerja hingga pada akhirnya Indonesia meratifikasi Konvensi Migran 1990 pada tanggal 12 April 2012 dengan ditandai lahirnya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2012 tentang Pengesahan Konvensi Internasional Mengenai Perlindungan Hak-Hak Seluruh Pekerja Migran dan Anggota Keluarganya.
Metode Penelitian ini menggunakan tipe penelitian Yuridis Normatif, dengan Spesifikasi penelitian yang digunakan bersifat Preskriptif. Bahan hukum disajikan dalam bentuk teks Naratif dengan cara menyelaraskan antara Teori Hukum, Norma Hukum, hasil penelitian dan Analisis peneliti yang dihubungkan antara satu dengan lainnya sesuai dengan pokok permasalahan sehingga menjadi satu kesatuan yang utuh
Perlindungan Hak Asasi Manusia Terhadap Tenaga Kerja Indonesia Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2012 Tentang Konvensi Internasional Mengenai Perlindungan Hak-Hak Seluruh Pekerja Migran Dan Anggota Keluarganya terdapat dalam Pasal 8-35 Bagian III Konvensi Pekerja Migran Tahun 1990 yang isinya adalah menyediakan hak-hak dasar bagi seluruh pekerja migran tanpa melihat statusnya baik legal (document) dan ilegal (undocument).

Many People of Indonesian citizens who hold overseas migration also has its own risks , obstacles usually occurs during Labor placement abroad . Many domestic pressure from both social agencies and other organizations concerned with the fate of the workforce and eventually Indonesia ratified the Migrant Workers Convention 1990 on 12 April 2012 with the birth marked Act No. 6 of 2012 on the Ratification of the International Convention on the Protection of the Rights -Hak All Migrant Workers and Members of Their Families .
Methods This study uses the type of normative juridical research , with specifications that are used are Prescriptive research . Legal materials presented in the form of narrative text in a way that harmonizes Legal Theory , Legal Norms, research and analysis researchers connected with one another in accordance with the subject matter so that it becomes a coherent whole
Human Rights Protection Against Indonesian Workers Under Act No. 6 of 2012 on the International Convention on the Protection of the Rights of All Migrant Workers and Members of Their Families contained in Article 8-35 Part III of the Convention on Migrant Workers in 1990 that it is providing rights basis for all migrant workers regardless of whether legal status (document ) and illegal ( undocument ) .
896010675H1H010047PENDEDERAN BENIH IKAN GURAMI (Osphronemus gouramy) DENGAN FREKUENSI PAKAN YANG BERBEDATujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan dan sintasan benih ikan gurami dengan frekuensi pemberian pakan yang berbeda. Penelitian ini dilaksanakan di Hatchery ikan gurami Balai Penelitian Pemuliaan Ikan, Sukamandi, Jawa Barat selama 28 hari. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratorium menggunakan Rancangan Acak Lengkap. Perlakuan yang diaplikasikan adalah frekuensi pemberian pakan yang berbeda yakni 1(A), 2(B), 3(C) dan 4(D) kali per hari dengan 3 ulangan. Pakan yang diberikan adalah pellet komersial. Dosis yang diberikan adalah 7,5% dari total biomassa. Hasil penelitian menunjukkankan bahwa frekuensi pemberian pakan berpengaruh nyata terhadap laju pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan spesifik dan laju pertumbuhan harian, namun tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) pada sintasan benih gurami. Perlakuan terbaik yaituFrekuensi pemberian pakan 4 kali sehari. Laju pertumbuhan mutlak (2,46±0,23 g), laju pertumbuhan spesifik (0,03%/per hari±0,009). Laju pertumbuhan harian (0,05±0,01 g per hari) dan nilai sintasan berkisar antara 91-99%. The aim of this experiment was to determined the growth and survival rate of fry giant gouramy with different feeding frequencies. The research was conducted in Research Institute for Aquaculture, Sukamandi, West Java for 28 days. Experimental design used the Complate Randomized Design. The treatments were applied different feeding of giant gouramy A; once a day, B; twice a day, C; three times a day and D; four times a day, with three replicates, respectively. Dosage of feeding 7,5% of total body weight a day. The result showed that various feeding frequencies significantly affected on the absolute growth rate, spesific growth rate, growth rate of giant gouramy fry but not significantly affected on the survival rate. The best treatment Feeding frequencies of 4 times a day. Absolute growth rate, spesific growth rate, growth rate and survival rate at feeding frequency of 4 times a day each were (2,46 ± 0,23 g per day), (3,14 ± 0,21 % per day), (0,05 ± 0,01 g per day) and 91-99%.