Artikelilmiahs
Menampilkan 7.721-7.740 dari 48.893 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 7721 | 8565 | F1C010016 | PENGGUNAAN MEDIA BARU DALAM MENGURANGI KECEMASAN (AKTIFITAS MENULIS DI FACEBOOK DALAM MENGURANGI KECEMASAN DI KALANGAN MAHASISWA FISIP UNSOED) | ABSTRAKSI Skripsi ini berjudul “Penggunaan Media Baru Dalam Mengurangi Kecemasan (Aktivitas Menulis di Facebook Dalam Mengurangi Kecemasan di Kalangan Mahasiswa FISIP UNSOED). Permasalahan yang ditelaah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah aktivitas di Facebook dalam mengurangi rasa cemas pada mahasiswa FISIP UNSOED. Metode yang digunakan pada skripsi ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pemilihan informan purposive sampling. Selain dengan menggunakan Teori Media Baru, penelitian ini juga menggunakan teori katarsis dalam proses analisisnya. Penelitian ini menggunakan empat informan primer serta empat informan sekunder yang merupakan bagian friendlist dari Facebook peneliti. Hal tersebut dilakukan untuk mempermudah proses penelitian. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa menulis di Facebook dapat mengurangi rasa cemas, terutama di feature menulis status. Umumnya, perasaan cemas berkurang setelah pengguna meluapkan rasa cemasnya hanya dengan satu kali membuat status Facebook. Namun, terkadang pengguna juga meluapkan rasa cemas itu beberapa kali di feature menulis Facebook, dalam kurun waktu yang berdekatan dan dengan topik yang sama. Selain itu, tanggapan dari friendlist Facebook yang berupa solusi, juga dapat mengurangi bahkan menghilangkan rasa cemas pengguna pada saat itu juga. Kata Kunci: Mahasiswa, Facebook, Kecemasan, Katarsis. | ABSTRACT This thesis entitled "Using New Media to Reduce Anxiety (Writing Activities on Facebook to Reduce Anxiety Among FISIP UNSOED Students). The problems studied in this research is how the activities on Facebook to reduce anxiety among FISIP UNSOED students. The method used in this research is descriptive qualitative with purposive sampling of informant selection techniques. In addition of using New Media Theory, this study also used the Theory of Catharsis in its of analysis process. This research use four primary informants and four secondary informants from the researcher’s Facebook friendlist for helping the research process. The results of this study can be concluded as the writing activities on Facebook can reduce anxiety, principaly writing activities on status feature. Generally, anxiety reduced after the user a sense of anxiety just bubbling with one of making a Facebook status. However, sometimes users also excite anxiety several times of feature writing Facebook adjacent within the same topic. In addition, the response from Facebook friendlist as solutions, also can reduce or even eliminate anxiety users at that time. Keywords: Students, Facebook, anxiety, catharsis | |
| 7722 | 8566 | H1L009039 | RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI E-RAPORT BERBASIS WEB PADA SD NEGERI 2 DUKUHWALUH PURWOKERTO | Sistem Informasi E-Raport adalah sistem informasi berbasis web yang digunakan untuk mengolah nilai siswa dan menghasilkan raport online yang dapat diakses oleh pihak sekolah dan orang tua untuk mengetahui perkembangan hasil belajar siswa. Sistem informasi E-Raport berbasis web dapat membantu SD Negeri 2 Dukuhwaluh dalam proses pengolahan nilai siswa dan pencarian nilai siswa dengan cepat. Data yang tersimpan akan selalu tersedia dan dapat dipanggil saat dibutuhkan. Sistem informasi ini dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP. Implementasi dari sistem informasi ini pada dasarnya akan memberikan kemudahan bagi pengguna. Hasil akhir yang diberikan berupa nilai akhir siswa dari setiap mata pelajaran. Kata Kunci : Sistem Informasi E-Raport, web, pengolahan nilai siswa | E-Raport Information System is a web based information system that is used to process student grades and produce online report that can be accessed by school and parents to know the progress of student learning result. Information system of web based E-Raport can help SD Negeri 2 Dukuhwaluh for processing student grades and search student grades quickly. The data stored will always be available and can be called upon when needed. This information system is built using the PHP programming language. The implementation of this information system will basically provide convenience for users. The final results is in the form of the studen’s final grades for each subject. | |
| 7723 | 10399 | C1B010073 | PENGARUH KOMPENSASI FINANSIAL, KOMPENSASI NONFINANSIAL, DAN PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP MOTIVASI KERJA (Studi Pada PDAM Kabupaten Purbalingga) | ABSTRACT The study was titled : “The influence of compensation financial, compensation nonfinancial and career development on work motivation at PDAM Purbalingga”. Variable compensation financial measured by the indicators proposed by (Danang Sunyoto, 2012) which wage, bonus, health insuranse, health warranty, assurance, social warranty. Variable compensation nonfinancial using five (7) indicators of (Danang Sunyoto, 2012):recreation,places of worship, realtionship between employees,subordinate retationship with the boss, conditions workspace, provision of rest periods, provision of health and safety. While career development using six (6) indicators proposed by (Danang Sunyoto, 2012) promotion, reward, work rotation, punishment,assigment to study,assigment to training . And the dependent variable in this study is work motivation using indicators of (Maslow, 1943) that is physiological needs, savety needs, social needs, needs of awards,self-actualization needs. The purpose of this study was to clarify the effect of compensation financial, compensation nonfinancial, career development on work motivation at PDAM Purbalingga. The population in this study were employees of PDAM Purbalingga. Respondents in this study were 67 employees. Based on the research and analysis of data using regression showed that: (1) Compensation financial positive effect on work motivation PDAM Purbalingga. (2) compensation nonfinancialpositive effect on work motivation PDAM Purbalingga. (3) Carrer development positive effect on work motivation PDAM Purbalingga. (4) Carrer development more positive effect than compensation on work motivation at PDAM Purbalingga. | ABSTRACT The study was titled : “The influence of compensation financial, compensation nonfinancial and career development on work motivation at PDAM Purbalingga”. Variable compensation financial measured by the indicators proposed by (Danang Sunyoto, 2012) which wage, bonus, health insuranse, health warranty, assurance, social warranty. Variable compensation nonfinancial using five (7) indicators of (Danang Sunyoto, 2012):recreation,places of worship, realtionship between employees,subordinate retationship with the boss, conditions workspace, provision of rest periods, provision of health and safety. While career development using six (6) indicators proposed by (Danang Sunyoto, 2012) promotion, reward, work rotation, punishment,assigment to study,assigment to training . And the dependent variable in this study is work motivation using indicators of (Maslow, 1943) that is physiological needs, savety needs, social needs, needs of awards,self-actualization needs. The purpose of this study was to clarify the effect of compensation financial, compensation nonfinancial, career development on work motivation at PDAM Purbalingga. The population in this study were employees of PDAM Purbalingga. Respondents in this study were 67 employees. Based on the research and analysis of data using regression showed that: (1) Compensation financial positive effect on work motivation PDAM Purbalingga. (2) compensation nonfinancialpositive effect on work motivation PDAM Purbalingga. (3) Carrer development positive effect on work motivation PDAM Purbalingga. (4) Carrer development more positive effect than compensation on work motivation at PDAM Purbalingga. | |
| 7724 | 10400 | C1C010067 | ANALISIS SWOT KESIAPAN PENERAPAN POLA PENGELOLAAN KEUANGAN BADAN LAYANAN UMUM DAERAH (PPK-BLUD) PADA PUSKESMAS DI KOTA TASIKMALAYA | Penelitian ini merupakan penelitian studi empiris pada Puskesmas di Kota Tasikmalaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan yang dimiliki serta peluang dan ancaman yang dihadapi Puskesmas di Kota Tasikmalaya dalam kesiapan penerapan PPK-BLUD. Penelitian ini menggunakan metode Analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat) yang hasilnya dirangkum dalam tabel Internal Factor Analysis Summary (IFAS) dan External Factor Analysis Summary (EFAS). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh melalui observasi, wawancara dan kuesioner yang diberikan kepada pegawai Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya sebanyak 8 orang dan kepala Puskesmas di Kota Tasikmalaya sebanyak 20 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan Puskesmas di Kota Tasikmalaya dalam menerapkan PPK-BLUD pada diagram SWOT berada pada posisi Kuadran I. Hal ini mengindikasikan bahwa Puskesmas berada pada situasi yang menguntungkan meskipun memiliki kekuatan yang sangat kecil tetapi memiliki peluang yang besar dalam kesiapan menerapkan PPK-BLUD. Strategi yang harus diterapkan oleh Puskesmas adalah memanfaatkan peluang yang ada khususnya anggaran yang disediakan oleh Pemkot Tasikmalaya yang sangat penting untuk operasional Puskesmas itu sendiri. Selain itu, Puskesmas di Kota Tasikmalaya dapat mengembangkan kekuatan yang ada, yaitu meningkatkan kualitas tenaga kerja medis yang tersedia saat ini agar dapat memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal. | This research is an empirical study on the Health Center in Tasikmalaya City. The purpose of this research was to determine strengths and weaknesses also opportunities and threats faced by the Health Center in Tasikmalaya City in readiness implementation of Financial Management Pattern of Regional Public Service Board (PPK-BLUD). This research uses SWOT Analysis (Strength, Weakness, Opportunity, Threat) the results are summarized in Internal Factor Analysis Summary (IFAS) and External Factor Analysis Summary (EFAS) table. The data used in this research is primary data obtained through observation, interviews and questionnaires given to employees of the Department of Health as many as 8 persons and the chief of Health Center as many as 20 persons. The results of this research showed that the readiness of the Health Center in Tasikmalaya City in implementing the PPK-BLUD in the position of Quadrant I. This indicates that Health Centers are in a favorable situation despite having very little strength but have a great opportunity in readiness to apply PPK-BLUD. The strategy must be implemented by the Health Center is taking advantage of opportunities that exist in particular the budget provided by the Government of Tasikmalaya very important for the operation of the Health Center itself. In addition, the Health Center in Tasikmalaya City can develop existing strengths, there are improving the quality of medical workforce available in order to provide maximum health services. | |
| 7725 | 10398 | G1A010080 | HUBUNGAN ANEMIA PADA KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN BERAT BAYI LAHIR RENDAH (BBLR) DI RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO TAHUN 2013 | BBLR menjadi masalah kesehatan berkaitan dengan mortalitas perinatal. BBLR menjadi penyebab tidak langsung kematian neonatal yang tertinggi di kabupaten Banyumas dengan kontribusi 44,9%. Salah satu faktor risiko utama BBLR adalah ibu hamil mengalami anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara anemia pada kehamilan dengan kejadian BBLR di RSUD Margono Soekarjo Purwokerto. Penelitian ini menggunakan rancangan Cross Sectional. Populasi dala penelitian ini adalah semua pasien kebidanan dan kandungan yang melahirkan di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo periode 2013 dan terdata dalam rekam medis. Sampel pada penelitian ini didapatkan 170 sampel. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode total sampling. Analisa data menggunakan metode uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara anemia pada kehamilan dengan kejadian BBLR (x2=17,602, p=0,000, RP=5,52). Ibu hamil dengan anemia lebih beresiko 5,52 kali melahirkan BBLR dibanding yang tidak mengalami anemia. Terdapat hubungan antara anemia pada kehamilan dengan kejadian BBLR di RS Margono Soekarjo Purwokerto Tahun 2013 | Low Birth Weight is important problem that have an impact on neonatal mortality. In Banyumas it causes 44.9% of neonatal mortality. Anemia in pregnancy is risk factor of Low birth weight. The study aimed to determine relationships between anemia in pregnancy and low birth weight at Margono Soekarjo Hospital. This study is an observational, cross sectional study. Population of this study is all of pregnant women who delivered a baby at Margono Soekarjo Hospital in 2013. Data were collected from respondence medical record. The samples who met inclusion criteria were 170. Chi-square test was used for data analysis. The result showed that there was a significant relationship between anemia in pregnancy and low birth weight (x2=17.602; p=0.000; RP=5.52). Pregnant women with anemia have risk 5.52 times more to deliver low birth weight infant. In conclusion, there was a relationship between anemia in pregnancy and low birth weight at Margono Soekarjo Hospital in 2013 | |
| 7726 | 8569 | H1L010045 | Sistem Informasi Penilaian Kinerja Cleaning Service Berbasis Web (Studi Kasus di Instalasi Sanitasi & Penyehatan Lingkungan RSUD Banyumas) | Sistem informasi merupakan suatu kumpulan elemen yang berjalan sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing namun bersama-sama untuk mencapai satu tujuan bersama. Sistem Informasi Penilaian Kinerja Cleaning Service (SICS) merupakan suatu sistem yang dibuat untuk menilai kinerja cleaning service yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah Banyumas. Penilaian kinerja cleaning service merupakan suatu penilaian bagi cleaning service yang didasarkan pada hasil kerja cleaning service sehari-hari. Penilaian kuantitatif kinerja cleaning service ini didasarkan pada sikap, perilaku dan keseluruhan hasil kerja cleaning service. Penilaian kinerja cleaning service ini menggunakan salah satu metode Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan (SPPK) yang berfungsi untuk membantu dalam menentukan pengambilan keputusan yaitu metode SMART (Simple Multi Attribute Rating Technique). Metode SMART merupakan suatu metode yang berfungsi untuk membantu dalam menentukan pengambilan keputusan terbaik sesuai dengan kriteria-kriteria dan bobot yang telah ditentukan. Penggunaan metode SMART ini membuat hasil akhir penilaian kinerja cleaning service objektif. | Information system is a set of elements that run according to their own works and functions but works together to achieve a common goal. Information system of cleaning service performance assessment (ISCS) is a system designed to assess the performance of cleaning service who works in Banyumas Hospital. Cleaning service performance assessment is an assessment that is based on the work of daily cleaning service. Quantitative assessment of the cleaning service performance are based on the attitude, behavior and overall cleaning service’s work. This assessment of cleaning service performance using one of the Decision Support System (DSS) method which serves to assist in determining the decision, which is SMART method (Simple Multi Attribute Rating Technique). SMART is a method to assisst in determining the best decision making in accordance with the criteria and weights have been determined. This SMART method makes the final result of cleaning service performance assessment objective. | |
| 7727 | 10401 | G1B009002 | HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE DAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI DENGAN KELUHAN GANGGUAN KESEHATAN KULIT PADA PEMULUNG SAMPAH DI KOPILUHUR CIREBON | Tempat pembuangan akhir sampah merupakan salah satu tempat umum yang dapat mempengaruhi status kesehatan masyarakat. Pemulung sebagai komunitas pekerja informal berisiko cukup besar terkena berbagai macam penyakit akibat aktivitasnya yang selalu kontak dengan sampah.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan personal hygiene dan penggunaan Alat Pelindung Diri dengan keluhan gangguan kesehatan kulit pada pemulung sampah di TPA Kopiluhur Cirebon.Metode penelitian observasional dengan menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan tekhnik simple random sampling. Sampel penelitian berjumlah 60 orang dengan ditentukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat (chi square). Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan yang bermakna antara personal hygiene dengan keluhan gangguan kesehatan kulit dengan p value = 0,001, dan terdapat hubungan yang bermakna antara penggunaan APD dengan keluhan gangguan kesehatan kulit dengan p value = 0,04. Simpulan sebanyak 33 orang (55%) pemulung sampah di TPA Kopiluhur Cirebon mengalami keluhan gangguan kesehatan kulit akibat personal hygiene dan penggunaan APD yang kurang baik. Saran bagi pemulung untuk lebih meningkatkan personal hygiene dan selalu menggunakan APD dan rajin mencuci peralatan kerja. | Landfill was one public places that could affect people’s health status. Scavengers as a community high informal workers exposed of various diseases as a result of the activity which is always in contact with the garbage. The purpose of this study was to analyze the correlation between personal hygiene and use of Personal Protective Equipment with complaints of skin health disorders in Kopiluhur landfill on scavengers in Cirebon. Research used observational research with cross sectional approach. Simple random sampling technique was applied. The sample of research was 60 persons who determined based on the criteria of inclusion and exclusion. Data analysis that was done univariatly and bivariatly (chi square). The result of this research showed that there was a significant correlation between personal hygiene with complaint of skin health disorders with p value = 0.001, and between the use of PPE with complaints of skin health disorders with p value = 0.04. Conclusionsas many as33 persons (55%) of scavengers at the landfill Kopiluhur Cirebon who experienced skin health disorders complaints as the result of personal hygiene and the use of PPE that was not good.The suggested for scavengers were to enhance personal hygiene more and always use APD and be iligent to wash work equipments. | |
| 7728 | 8570 | D1F011021 | EVALUASI MUTU GENETIK SAPI PERAH FH DI BBPTU-HPT BATURRADEN MENGGUNAKAN CATATAN PRODUKSI SUSU HARIAN DAN MINGGUAN | Penelitian dilaksanakan di Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTU-HPT) Baturraden. Materi penelitian berupa 278 catatan produksi susu laktasi pertama periode tahun 2006 – 2013. Tujuan penelitian adalah (1) Mengetahui peringkat genetik ternak berdasarkan Nilai Pemuliaan. (2) Mengetahui deviasi penggunaan catatan satu minggu sekali dalam penaksiran total produksi susu sapi perah berdasarkan metode TIM dibandingkan dengan total produksi susu harian. (3) Mengetahui perubahan peringkat individu dari hasil evaluasi genetik berdasarkan catatan produksi harian dengan catatan mingguan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi susu taksiran TIM cenderung mendekati produksi susu harian. Persentase penyimpangan produksi susu taksiran TIM terhadap produksi susu harian adalah 8,8 ± 5,0 persen. Ada hubungan yang erat (P<0,01) antara peringkat NP yang ditaksir menggunakan produksi susu harian dengan taksiran produksi susu menggunakan metode TIM. Kesimpulan penelitian ini adalah (1) Berdasarkan taksiran NP, peringkat genetik terbaik yaitu sapi dengan ID 3599 dan yang kurang baik yaitu sapi dengan ID 3563. (2) Hasil taksiran produksi susu TIM menunjukkan penyimpangan positif. (3) Penaksiran produksi susu dengan menggunakan metode TIM memberikan tingkat akurasi relatif sama dengan produksi susu harian. | The research was carried out at The Breeding Centre and Forage (Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTU-HPT) of Baturraden. The research materials included 278 daily records of first lactation milk production recorded between from 2006 to 2013. The purposes of the study were: (1) to know the animal rank based on individual breeding value, (2) to know of deviation between the total milk production estimated from weekly milk record in dairy cattle based on TIM compared to total daily milk production, (3) to know the changes of individual genetic rank estimated from daily milk record and weekly milk record. The results showed that the TIM estimates tend to approach daily milk yield. The average percentage deviation of estimated milk yield by the TIM was 8,8 ± 5,0 percent. There is a close relationship (P<0,01) between the estimated breeding value rank using daily milk yield and TIM estimates. The conclusion of this study were (1) The highest and the lowest rank of the individuals based on its estimated breeding value were animals with ID 3599 and ID 3563, respectively. (2) Weekly record assessment based on TIM method has positive deviation. (3) Estimated milk production dairy cattle by the TIM gave relatively similar accuracy level with daily milk yield. | |
| 7729 | 8571 | F1F009072 | AN ANALYSIS OF TRANSLATION SHIFT OF BOUND MORPHEMES IN BRISINGR NOVEL | Menerjemahkan berarti memindahkan makna dari satu bahasa ke bahasa lain. Ini berarti bahwa makna harus diterjemahkan semirip mungkin. Untuk menghasilkan penerjemahan yang baik, kadang penerjemahan harus melibatkan perubahan bentuk. Salah satunya dikenal sebagai pergeseran penerjemahan. Dalam studi ini, peneliti fokus pada pergeseran terjemahan pada morfem terikat di Novel Brisingr. Peneliti menggunakan teori Catford. Catford membagi pergeseran penerjemahan menjadi pergeseran tingkat/ pangkat dan pergeseran kategori. Pergeseran kategori terbagi menjadi pergeseran struktur, pergeseran kelas, pergeseran unit dan pergeseran intra-sistem. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Peneliti mengambil data dari ucapan-ucapan tokoh yang terdapat pada bab pertama. Peneliti mengumpulkan data dengan memilih ucapan-ucapan yang mengandung pergeseran penerjemahan dalam morfem terikat. Penelitian ini menggunakan analisis konten dalam mengumpulkan data. Data dimasukkan ke dalam tabel dan dianalisis menggunakan teori Catford dan teori Larson tentang pergeseran penerjemahan, tipe-tipenya dan penyebab adanya pergeseran penerjemahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 17 macam morfem terikat yang mengalami pergeseran penerjemahan. Morfem-morfem terikat itu adalah [dis-], [-es], [in-], [mis-], [re-], [sub-], [un-], [-ed], [-en], [-er], [-est], [-ful], [-ing], [-ion], [-less], [-s] dan [-ly].peneliti juga menemukan 96 data yang melibatkan pergeseran penerjemahan dari 59 ucapan. Ada 5 pergeseran tingkat / pangkat, 4 pergeseran struktur, 3 pergeseran kelas, 27 pergeseran unit, dan 57 pergeseran intra-sistem. Peneliti juga menemukan penyenan adanya pergeseran penerjemahan dalam morfem terikat. Hal itu disebabkan karena penerjemah ingin mempertahankan makna sedekat mungkin dengan teks sumber dan adanya perbedaan tata bahasa antara bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Pergeseran pada morfem terikat dilakukan untuk mempertahankan makna dari teks sumber. | Translation means transferring the meaning from one language into another language. It means that the meaning must be replaced as closest as possible. To produce it, it necessarily involves changes of the form. One of them is known as translation shift. In this study, the researcher focused on the translation shift of bound morphemes in the Brisingr Novel. This research used Catford theory. Catford divides translation shift into level/ rank shift and category shift. Category shift involves: structure shift, class shift, unit shift, and intra-system shift. This research used descriptive qualitative method. The researcher took data from the utterances in the first chapter in Brisingr novel and its translation. The researcher collected the data by selecting the utterances comprising translation shift of bound morpheme. This research used content analysis for collecting data. Then, the data were written down in the table and analyzed using Catford’s and Larson’s theory about translation shift, its type, and cause of translation shift. The result or the research shows 17 kinds of bound morphemes containing translation shift. There are bound morphemes [dis-], [-es], [in-], [mis-], [re-], [sub-], [un-], [-ed], [-en], [-er], [-est], [-ful], [-ing], [-ion], [-less], [-s] and [-ly]. The researcher also finds that there are 96 data involving translation shifts from 59 utterances. There are 5 level/ rank shifts, 4 structure shifts, 3 class shifts, 27 unit shifts, and 57 intra-system shifts. The researcher also finds the cause of translation shift of bound morpheme. It is because translator wants to keep the meaning as equivalent as possible and the grammatical difference between English and Bahasa Indonesia. Shifts of bound morphemes are done to keep the meaning remains the same. | |
| 7730 | 3857 | F1A008044 | Analisis Wacana Kritis Kasus Trafficking Prostitusi sebagai PSK (Pekerja Seks Komersial) dalam Tabloid Mantra | Perempuan dalam kehidupan sehari-hari sering dijadikan saasaran kriminalitas. Salah satu bentuk kriminalitas yang banyak dialami oleh perempuan adalah trafficking. Berangkat dari rasa keprihatinan terhadap korban trafficking, untuk itu peneliti melakukan penelitian dengan judul “Analisis Wacana Kritis Kasus Trafficking Prostitusi sebagai PSK dalam Tabloid Mantra”. Beberapa artikel dianalisis menggunakan analisis wacana Fairclough dengan tiga dimensi yaitu teks, discourse practice, dan sociocultural practice. Hasil penelitian ini jika dilihat dari teks, penulisannya banyak menggunakan kata yang merendahkan perempuan seperti, dibandrol dan dijual, seakan memposisikan perempuan sebagai barang dan penggunaan kata ayam seakan memposisikan perempuan sama rendahnya seperti binatang. Konteks sosial yang masih mempengaruhi teks dalam media adalah budaya patriarki. Hal ini ditandai dengan penggunaan istilah Bunga, menggambarkan perempuan yang menjadi korban sebagai sesuatu yang indah, lembut tetapi pasif. Kondisi ini juga di dukung konstruksi sosial di masyarakat bahwa perempuan harus bersikap lembut, penurut dan pasif, membuat ruang gerak perempuan dibatasi. Jika dilihat cara marketingnya, Tabloid Mantra memilih menggunakan cover perempuan berpakaian seksi, dinilai bias gender. Cara marketing model ini memang menguntungkan pihak tabloid dan sponsor, barangkali juga bagi perempuan yang menjadi cover. Namun kerugiannya justru ditanggung perempuan secara umum. Karena melalui media yang selalu menampilkan perempuan berpakaian seksi, secara tidak langsung menanamkan pengertian kepada publik bahwa tubuh perempuan memang menjadi konsumsi publik. Melalui penilaian semacam itu membuat perempuan semakin dianggap rendah terutama bagi laki-laki. Banyak cara untuk memberantas perdagangan perempuan melalui ketegasan dari pemerintah misalnya menutup lokalisasi. Undang-undang seperti PTPPO dan UU Perlindungan Anak seyogyanya tidak hanya terfokus kepada pelaku dan korban, tetapi juga pelanggan. Korban yang telah diamankan tidak cukup diberikan arahan dan pembinaan, tetapi juga perlu diberikan ketrampilan untuk bekal hidup selanjutnya. | Women in life a day often become targets of criminality. One kinds of criminalities often faced by women is trafficking. Concerning about the victims of trafficking, for that reason, the researcher is conducting a research entitled “analisis wacana kritis kasus trafficking prostitusi sebagiai PSK dalam tabloid mantra”. Some articles analyzed using text analysis with three dimension that is text, discourse practice, sociocultural practice. The result of this reseach, if it is seen from it is text, the writing is also using words “dibandrol dan dijual, seems like positing women as things. Social context that influences texts in media is a patriarchal culture. This is shown in the use of term “Bunga” that describes women as something that is beautiful, gentle, however passive and can be easily picked up and then thrown away. This matter makes women’s position more marginalized. Morever, with the 2 thought that grows in the society that puts women to be gentle, obedient and passive. This makes women cannot actualize their freedom because their space is limited. The marketing technique chosen by Mantra Tabloid is by putting a woman with minimalist clothes on the cover and it is gender bias. This kind of marketing modus only gives benefit to production team and sponsor. For the woman on its cover itself, her body is such a public consumption. There are many ways to wipe out women trafficking. It starts from firmness from the government to shut down illegal prostitution locations. The legislated PTPPO and UU Perlindungan Anak is not only focused on the doers and victims but also for the customers. The victims who are already pacified do not only get some course and directions but also the skill. | |
| 7731 | 12880 | F1I011014 | Peran Indonesia sebagai Bridge Builder dalam Perumusan Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 1747 Tahun 2007 tentang Nuklir Iran | Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Indonesia berperan sebagai bridge builder dengan memberikan usulan-usulan dalam perumusan resolusi Dewan Keamanan PBB No. 1747 Tahun 2007 tantang nuklir Iran untuk membuat resolusi tersebut seimbang dan mengakomodir kepentingan negara-negara anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB. Usulan-usulan tersebut antara lain rujukan kawasan bebas senjata pemusnah massal, termasuk nuklir di Timur Tengah; penegasan kembali bahwa ketentuan NPT juga mengikat semua pihak, termasuk NWS, yaitu kewajiban melucuti senjata nuklirnya; jaminan hak setiap negara untuk mengembangkan teknologi nuklirnya untuk tujuan damai; dan penyelesaian kasus nuklir Iran yang akan dilaksanakan dengan itikad baik. Alasan Indonesia berperan sebagai bridge builder adalah sebagai perwujudan dari politik luar negeri bebas aktif yang dianut oleh Indonesia. Peran ini juga merupakan upaya Indonesia untuk menciptakan positive image di dunia internasinal dan sebagai upaya Indonesia untuk turut serta dalam menciptakan perdamaian dunia sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945. | The result of this research showed that Indonesia acted as a bridge builder by giving proposals in the formulation of United Nations Security Council’s Resolution 1747 (2007) about Iran’s nuclear to make the resolution more balanced and accomodate the interests of the non-permanent members of United Nations Security Council. The proposals are the refferal of weapon of mass destruction-free-zones, including nuclear in the Middle East; reaffirmation that the NPT pillars also bind all parties, including NWS, that is the obligation to disarm all off their nuclear weapons; the guarantee of every nation’s right to develop nuclear technology for peaceful uses; and the settlement of Iran’s nuclear case will be implemented in good faith. Indonesia’s reason as a bridge builder is as a manifestation of Indonesia’s active-independent foreign policy. This role also taken as Indonesia’s effort to build positive image in international level and as an effort to create world peace in conformity with 1945 Indonesian Constitution. | |
| 7732 | 8572 | C1K009041 | THE EFFECT OF COMPENSATION, MOTIVATION, AND WORKING ENVIRONMENT ON JOB SATISFACTION (Survey at Hj. Anna Lasmanah Public Hospital Banjarnegara) | Penelitian ini berjudul “Pengaruh Kompensasi, Motivasi, dan Lingkungan Kerja terhadap kepuasan Kerja Karyawan (Survei di Rumah Sakit Umum Daerah Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Kompensasi, Motivasi dan Lingkungan Kerja terhadap Kepuasan Kerja Keryawan. Penelitian ini menggunakan metode Survei dengan Kuesioner sebagai alat pengumpul data. Metode pemilihan responden menggunakan Probabilitas Sampling, dimana populasi memiliki kesempatan yang sama untuk dijadikan responden. Regresi linear berganda digunakan sebagai alat analisa dan divalidasi melalui uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompensasi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Hal ini ditunjukkan dengan semakin tingginya kompensasi, maka semakin tinggi pula kepuasan karyawan. Motivasi memberikan pengaruh yang signifikan juga terhadap kepuasan kerja karyawan. Hal ini diutnjukkan dengan semakin termotivasinya karyawan, maka semakin puas dan senang bagi karyawan untuk bekerja. Lingkungan Kerja memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik lingkungan kerja dalam mendukung pekerjaan, seperti kerapian, kebersihan dan representative, maka karyawan akan semakin nyaman dan puas akan pekerjaannya. Implikasi penelitian ini adalah manajemen RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara seharusnya lebih memperhatikan variable-variable yang mempengaruhi kenaikan dan penurunan kepuasan kerja karyawan, seperti Kompensasi dengan kenaikan upah, gaji dan insentif, bonus atas prestasi dan saat mencapai suatu target; motivasi dengan pelatihan motivasi, jelas dalam menyusun visi dan misi, serta atasan yang seharusnya lebih memperhatikan bawahannya; dan Lingkungan Kerja dengan memfasilitasi keryawan dalam bekerja sehingga mempermudah interaksi dengan karyawan lainnya. | This research entitled “The Effect of Compensation, Motivation, and Working Environment on Job Satisfaction (Survey at Hj. Anna Lasmanah Public Hospital Banjarnegara)”. This research aims to know whether Compensation, Motivation, and Working Environment are influencing Job Satisfaction. Survey method by using questionnaire as data collecting methd is used. The sampling method is Probability Sampling, which the population has equal chance to be taken as sample. The analysis tool uses multiple linear regression and validated by classical assumption tests. The result shows that Compensation has significant effect on job satisfaction. It shows that the higher the compensation received by the employees, the more satisfied employees to be in their work.Motivation has significant effect on job satisfaction. It shows that the more employees are motivated to work, the more employee satisfied and pleased for work.Working environment has significant effect on job satisfaction. This suggests that the more working environment support the work, such as look neat, clean and representative, the employee will be more comfort and satisfied in their work. The research implication is management of Hj.Anna Lasmanah Public Hospital Banjarnegara should pay more attention to the variables that affect the rise and fall of employees’ job satisfaction, such as compensation with its wages, increasing salary and incentive, a bonus for good performance, and other reward for accomplishing certain goals; motivation with motivational trainings, clearer in setting the vision and mission,and superiors should give more attention to subordinates; and working environment by creating an office that facilitate employees in their work and also make it easier to interact with other employees. | |
| 7733 | 10986 | C1C010098 | ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS INFORMASI LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH DENGAN PEMODERASI PENGAWASAN KEUANGAN DAERAH (Studi pada Satuan Kerja Perangkat Daerah dan Inspektorat Kabupaten Banyumas) | Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode survei dengan tujuan untuk menguji pengaruh kualitas sumber daya manusia, pemahaman SAP, pemanfaatan teknologi informasi, dan sistem pengendalian intern terhadap kualitas informasi laporan keuangan pemerintah daerah dengan pengawasan keuangan daerah sebagai variabel moderasi. Populasi penelitian adalah seluruh Pejabat Penatausahaan Keuangan Satuan Kerja Perangkat Daerah (PPK-SKPD) dan Auditor Inspektorat Kabupaten Banyumas. Responden penelitian ini adalah 31 PPK-SKPD dan 31 Auditor Inspektorat. Data yang terkumpul diolah dengan analisis regresi berganda dan analisis regresi variabel moderasi dengan metode selisih mutlak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber daya manusia yang berkualitas, pemahaman SAP, pemanfaatan teknologi informasi, dan sistem pengendalian intern (secara simultan) berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas informasi laporan keuangan pemerintah daerah. Pengawasan keuangan pemerintah daerah dapat memoderasi pengaruh kualitas sumber daya manusia, pengertian SAP, pemanfaatan teknologi informasi, dan sistem pengendalian intern terhadap kualitas informasi laporan keuangan pemerintah daerah. Kualitas informasi laporan keuangan pemerintah daerah dapat ditingkatkan melalui pemberian tunjangan perumahan, pendidikan dan pelatihan teknis, pendidikan dan pelatihan komputer, dan memperbaiki pemantauan terhadap sistem pengendalian intern. | This research is a survey with the aim to test the influence human resources quality, understanding Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), information technology utilization, and internal control systems toward local government financial statement information quality with regional financial supervision as moderating variable. Research population is all of Pejabat Penatausahaan Keuangan Satuan Kerja Perangkat Daerah (PPK-SKPD) and Auditor Inspektorat Kabupaten Banyumas. Respondents of this research was 31 PPK-SKPD and 31 Auditor Inspektorat. The collected data was processed using Moderated Regression Analysis. The research results showed that the human resources quality, understanding SAP, information technology utilization, and internal control systems (simultaneously) have significant positive effect on the local government financial statement information quality. Regional financial supervision able to moderate the influence of human resources quality, understanding SAP, information technology utilization, and internal control systems to local government financial statement information quality. Local government financial statement information quality can be improved by provide housing benefit, technical training and education, computer training and education, and improvements monitoring. | |
| 7734 | 3862 | E1E006030 | PENERAPAN PASAL 250 KUHD DALAM ASURANSI PENDIDIKAN DI AJB BUMIPUTERA 1912 CABANG PURWOKERTO | Risiko merupakan suatu hal yang selalu melekat dan mengikuti seluruh kegiatan manusia. Mengingat hal tersebut, maka menimbulkan bebagai motivasi manusia untuk mengatasinya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko atau mengalihkan kemungkinan buruk yang dapat menimpa seseorang yaitu dengan dialihkan ke pihak lain melalui perjanjian asuransi. Dalam setiap asuransi, kepentingan harus ada, jika tidak ada kepentingan atas benda yang diasuransikan, penanggung tidak diwajibkan membayar claim ganti kerugian. Hal inilah yang menjadikan penulis tertarik untuk melakukan penelitian terhadap salah satu jenis asuransi yaitu asuransi pendidikan. Penelitian yang dilakukan mempunyai tujuan untuk mengetahui penerapan Pasal 250 KUHD dalam asuransi pendidikan di AJB Bumiputera 1912 cabang Purwokerto. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif,Spesifikasi penelitian deskriptif,data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder,pengumpulan data adalah melalui penelitian kepustakaandan metode penelitian data adalah normatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa penerapan prinsip kepentingan (insurable interest) dalam asuransi pendidikan di AJB Bumiputera 1912 Cabang Purwokerto telah sesuai dengan ketentuan Pasal 250 KUHD, yaitu bahwa kepentingan (insurable interest) yang diasuransikan yaitu kepentingan yang bersifat materiil maupun immateriil. Hubungan insurable interest tersebut yaitu hubungan darah dan hubungan perkawinan.Pihak AJB Bumiputera 1912 Cabang Purwokerto juga telah melakukan proses untuk membuktikan adanya hubungan insurable interest yaitu dengan cara melakukan pemeriksaan data-data yang tercantum dalam Surat Permintaan Asuransi Jiwa (SPAJ) dengan dilengkapi dokumen-dokumen lainnya yang diperlukan. | Risk is something that always attaches and follows the entire of human activities. Remembering of that, so it raises many of human motivation to handle it. One of the efforts that can be concucted to reduce the risk or divert the bad situation that can happens to someone that is by diverting to the other people trough the agreement of insurance. In every insurance, the insurance does not being obligated to pay the claim loss. It makesthe writer to be interested to do the research to the one of the type of insurance that is the insurance of education. this research aims to find out the impementation of Article 250 KUHD in the insurance of education at AJB Bumiputera 1912 branch of Purwokerto. And the approach method uses the approach of normative juridical, research spesification is descriptive, data uses secondary data, data collection uses the literature research, and analysis method is qualitative normative. Based on the research result and discussion it can be concluded that the implementation of insurable interest in the insurance of education at AJB Bumiputera 1912 Branch of Purwokerto has been based on the certainty of Article 250 KUHD,that the insurable interest that has being insurance that is the interest that has the materiil or immateriil characteristic, the relation of the insurable interest that the blood relation and marriage relation, and the side of AJB Bumiputera 1912 Branch of Purwokerto has conducted to prove the relationship of insurable interest that is by doing the checking data that are listed in the Request Letter of Life Insurance (SPAJ) by attaching the other document that are needed | |
| 7735 | 10987 | F1C010042 | POLA KOMUNIKASI ANAK TUNGGAL DALAM KELUARGA | Penelitian ini berjudul Pola Komunikasi Anak Tunggal dalam Keluarga. Anak tunggal adalah anak yang tidak memiliki saudara kandung. Anak tunggal dalam penelitian ini adalah anak tunggal perempuan dan anak tunggal laki-laki. Metode dalam penelitian ini metode kualitatif. Sasaran penelitiannya adalah 6 keluarga anak tunggal dan orang tua sibuk bekerja, diantaranya 3 anak tunggal perempuan dan 3 anak tunggal laki-laki. Pemilihan informan menggunakan purposive sampling. Data dari penelitian ini diperoleh dengan melakukan wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap keluarga memiliki pola komunikasi yang berbeda-beda. Pola komunikasi yang terjadi dalam anak tunggal putri masing-masing adalah pola komunikasi pluralistik dimana komunikasi dalam pola ini adalah terbuka dan tidak memaksakan kehendak yang menciptakan anak yang terbuka serta apa adanya, dapat bekerjasama, bersahabat, loyal, dan ceria, sedangkan pola komunikasi yang terjadi dalam anak tunggal putra diantaranya pola komunikasi pluralistik dimana komunikasi dalam pola ini adalah terbuka dan tidak memaksakan kehendak yang menciptakan anak yang terbuka serta apa adanya, kemudian pola komunikasi konsensual yaitu orang tua sangat perhatian tetapi juga tegas. Orang tua mendengarkan anaknya sekaligus memberikan pengertian perihal sikap tegas orang tua. Anak dalam keluarga ini biasanya belajar untuk menilai percakapan keluarganya kemudian mencoba untuk menirukan nilai serta kepercayaan orang tuanya, dan pola komunikasi laissez-faire adalah orang tua dengan pola komunikasi ini percaya bahwa semua anggota keluarga mereka dapat membuat keputusannya sendiri, anak dalam keluarga ini belajar mengambil keputusannya sendiri. Karena anak tidak mendapat perhatian serta dukungan yang lebih dari orang tuanya, anak cenderung bingung dengan keputusan yang telah ia tentukan sendiri. Dalam hal ini anak tidak membina hubungan dalam bentuk interaksi dengan orang tua. Anak maupun orang tua tidak memahami objek komunikasi, sehingga dapat menimbulkan komunikasi yang salah. | The tittle in this research is “Communication Patterns The Only Child in The Family”. The only child is a child that haven’t siblings. The only child in this research are the only daughter and the only son. The method is qualitative. The target of this research is 6 of family with only child and the parents busy for working, with 3 of only daughter and 3 of only son. Selection of the informants using purposive sampling. Data of this study were obtained by conducting in-depth interviews and observation. The result of this research showed that the family has different communication patterns. Communication patterns which is happened for their own only daughter is pluralistic which communication in this pattern are open and not impose the will who has an open-minded child, cooperate, friendly, loyal, and cheerful, meanwhile communication patterns that happens in only son are pluralistic which communication in this pattern are open and not impose the will who has an open-minded child, and then consensual communication pattern which is the parents are very caring but also firmly. The parents respect the children at once given understanding about the firmly. The child in this family learn to judge the conversation and than learn to imitated the value and the credibility of his parents, and laissez-faire communication pattern which is the parents believe that the family member can make their own decisions, the child in this family learn to make his own decision. Because chidren not has attention also support from his parents, the child confused with his own decision. In this case children not strengthen the relationship in the interaction with his parents. The child nor the parents dont understand the object of communication, so that could lead to wrong communication. | |
| 7736 | 10988 | F1B008029 | FORMULASI KEBIJAKAN PUBLIK (STUDI KASUS TENTANG FORMULASI KEBIJAKAN KARTU BANYUMAS SEHAT DI KABUPATEN BANYUMAS) | Kebijakan Kartu Banyumas Sehat tidak terlepas dari peristiwa terpilihnya Husein-Budhi sebagai bupati dan wakil bupati dalam pemilu kepala daerah pada tahun 2013. Dalam masa kampanye dan sekaligus menjadi janji politiknya, permasalahan kesehatan Banyumas akan diatasi dengan sistem penggunaan kartu. Hal ini mereka gunakan dengan melihat tingginya data masyarakat miskin dan tidak mampu yang belum terakses jaminan kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan purposive sampling sebagai penentuan sampel. Berdarsarkan penelitian yang dilakukan, aktor yang paling dominan dalam formulasi ini adalah unsur eksekutif (Bupati-Wakil Bupati). Kemudian dalam tahap pemilihan alternatif kebijakan tidak dijumpai sebuah pilihan selain pembentukan KBS hal ini dikarenakan dominasi nilai politik yang kuat. Saran dari penelitian ini yakni agar aktor membuka informasi secara transparan untuk masyarakat umum dan membuka ruang bagi masyarakat agar turut mengawal proses formulasi kebijakan supaya hasil yang didapatkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Banyumas. | Banyumas Health Card Policy is inseparable from Husein-election events Budhi as regent and deputy regent in the regional head election in 2013. In the campaign and at the same time be political appointments, Banyumas health problems will be solved with the use of the card system. They use to see the high data on the poor and can not afford health insurance are not accessible. This study uses descriptive qualitative method with purposive sampling as sampling. Based on the research conducted, the most dominant actor in this formulation is the executive element (Regent and Vice Regent). Later in the selection phase of policy alternatives are not found an option in addition to the formation of this is due to the dominance of KBS strong political value. Suggestions from this research is that the actor transparently disclose information to the public and open space for the community to oversee the process of policy formulation so that the results obtained in accordance with the needs of Banyumas. | |
| 7737 | 10402 | B1J010185 | Monitoring Kerusakan Mangrove Berdasarkan Bioindikator Acanthus dan Derris di Segara Anakan Cilacap | Hutan mangrove adalah salah satu komponen ekosistem penting bagi kawasan pesisir. Ekosistem ini memiliki peranan ekologi, sosial-ekonomi, dan sosial-budaya yang sangat penting. Luas hutan mangrove dari tahun ke tahun mengalami penurunan. Pada tahun 2005 hutan mangrove di Indonesia tersisa 2,9 juta ha atau terjadi pengurangan rata-rata 52 ribu ha per tahun. Berkurangnya luas dan rusaknya hutan mangrove tersebut antara lain disebabkan oleh eksploitasi berlebihan serta perubahan fungsi lahan.Mangrove akan mengalami kematian karena tidak dapat beradaptasi dengan lingkungan yang rusak, tetapi mangrove asosiasi seperti AcanthusdanDerrisdapat beradaptasi dengan lingkungan tertentu melalui pertumbuhan secara cepat. Hal tersebut dapat menunjukkan bahwa Acanthusdan Derrisdapat dijadikan bioindikator kerusakan mangrove. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kerusakan mangrove berdasarkan bioindikator Acanthusdan Derrisdi Segara Anakan, distribusi Acanthusdan Derrisdi Segara Anakan dan perubahan kondisi kerusakan mangrove pada tahun 2010 dan 2014 di Segara Anakan.Metode penelitian adalah metode survei dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Pengambilan sampel dilakukan di 9 stasiun dengan 3 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwapada tahun 2014 tingkat kerusakan mangrove Segara Anakan mengalami kerusakan dengan kategori rusak berat dan rusak. Kategori rusak berat terdapat pada stasiun 1 dan kategori rusak terdapat pada pada stasiun 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, dan 9.Acanthus dan Derris pada tahun 2014 memiliki kerapatan yang tinggi dan terdistribusi tidak merata pada seluruh stasiun penelitian.Pada tahun 2014 mangrove Segara Anakan mengalami kerusakan yang semakin parah dibandingkan dengan kondisi pada tahun 2010. | Mangrove forest is one of important ecosystem component at the coastal area. This ecosystem plays important roles in ecology, social-economy and social-culture. A decline of mangrove extent had been occured continously. In 2005, mangrove forest in Indonesia remained 2,9 million ha, in other words there was a decrease approximately 52.000 ha.year-1. The decline and damage of mangrove forest mostly caused by over exploitation and use land conversion.The mangrove death caused by its disability to adapt with damage environment, but associate mangrove such as Acanthus and Derris are able to adapt in particular environment with its rapid growth, that shows that both of species can be proposed asthe bioindicator of mangrove damage. The purpose of this study are to access the damage level of mangrove based on Acanthus and Derris as bioindicator, to know Acanthus and Derris distribution at Segara Anakan and to know damage mangrove changes in 2010 and 2014 at Segara Anakan. This study use survey method and purposive sampling as sampling technique. Samples taken in 9 station with 3 times repetition. The results showed that in 2014 the level of damage to the mangrove Segara Anakan damaged by category severely damaged and damaged. Categories are severely damaged on one station and damaged categories contained in the station 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, and 9. Acanthus and Derris in 2014 has a high density and are not distributed evenly across the research station. In 2014 mangrove Segara Anakan suffered more severe damage than the condition in 2010. | |
| 7738 | 3870 | B1J008014 | ISOLASI Bifidobacterium spp. DARI FESES BAYI LAHIR SECARA CAESAR DAN UJI POTENSINYA TERHADAP Salmonella typhi | Bifidobacterium merupakan flora normal saluran usus manusia yang banyak dimanfaatkan sebagai bakteri probiotik untuk mencegah kolonisasi mikroba patogen seperti Salmonella dan E. coli. Oleh karena itu, isolasi Bifidobacterium spp. perlu dilakukan untuk mengkaji lebih mendalam tentang bakteri tersebut. Penelitian telah dilakukan dengan tujuan mengetahui keragaman Bifidobacterium spp. dari hasil isolasi feses bayi dengan proses kelahiran secara Caesar dan menguji kemampuan metabolitnya dalam menghambat pertumbuhan Salmonella typhi. Metode yang digunakan adalah metode survey dan dianalisis secara deskriptif-analitik. Karakterisasi Bifidobacterium spp. yang diamati mencakup pengamatan morfologi, uji biokimiawi, dan uji gula. Pengamatan morfologi mencakup morfologi koloni dan morfologi sel. Adapun uji biokimiawi mencakup uji katalase, indole, Voges-Proskauer, oksidase, kisaran pH pertumbuhan, resistensi terhadap Lysozyme. Setiap isolat bakteri yang ditemukan dilakukan uji penghambatan terhadap Salmonella typhi. Spesies dari isolat BC1a yaitu Bifidobacterium thermophilum. Isolat BC1b, BC2a2, BC2b3, BC3a1, BC2b2, BC3a2, dan BC3b2 merupakan spesies Bifidobacterium sp. Sedangkan Isolat BC2b1 dan BC3b1 merupakan spesies B. bifidum. Tiga Bifidobacterium spp. yang ditemukan mampu menghambat Salmonella typhi dengan kemampuan penghambatan yang berbeda. | Bifidobacterium is natural flora of the human intestinal tract widely used as a probiotic bacteria to prevent colonization of pathogenic microbes such as Salmonella and E. coli. Therefore, the isolation of Bifidobacterium spp. is necessary to be examined about that bacteria. Research had been conducted with the purpose to know the diversity of Bifidobacterium spp. from the result of isolation of Caesar infant faeces and to examine the ability of it’s methabolyt in inhibit the growth Salmonella typhi. The method used is a survey methode and analysed in description-analytic. The characteristics of Bifidobacterium consist of was morphology observed, biochemical test and carbohydrate test. The observation of morphology included colony and cell morphology. In addition, biochemical test include catalase test, indole, Voges-Proskauer, oxydase, growth at different pH and resistance to lysozyme. The inhibition activity of Salmonella typhi was treated to every finding of bactery isolate. The species of isolated BC1a is Bifidobacterium thermophilum. The isolates BC1b, BC2a2, BC2b3, BC3a1, BC2b2, BC3a2, and BC3b2 are Bifidobacterium sp. species. While, the isolates BC2b1 and BC3b1 are B. bifidum species. Those Bifidobacterium spp. that were found are able to inhibit Salmonella typhi with different inhibitory capabilities. | |
| 7739 | 8573 | F1B009042 | Kualitas Pelayanan Rawat Inap RSUD Prof. Dr. Margono Soekardjo dalam Konsep Keadilan Sosial | Pelayanan di bidang kesehatan merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Rumah Sakit Umum Daerah merupakan lembaga milik pemerintah yang memberikan pelayanan publik di bidang kesehatan di tingkat Kota/Kabupaten. Judul penelitian ini adalah “Kualitas Pelayanan Rawat Inap RSUD. Prof. Dr. Margono Soekardjo dalam Konsep Keadilan Sosial”. Permasalahan yang diteliti adalah Bagaimanakah pelayanan Rumah Sakit Margono Soekardjo dalam konsep keadilan sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelayanan publik di Rumah Sakit Margono Soekardjo berdasarkan konsep keadilan sosial. Lokasi penelitian ini dilakukan di Instalasi Rawat Inap RSUD Prof. Dr. Margono Soekardjo. Sasaran penelitian ini adalah masyarakat yang menjadi pasien rawat inap RSUD Prof. Dr. Margono Soekardjo. Metode penelitian yang dipakai adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah snowballing sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik validitas data yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelayanan rawat inap RSUD. Prof. Dr. Margono Soekardjo belum adil dalam memberikan pelayanan kepada semua pasien. Ketidakadilan ini terjadi pada prosedur administrasi pelayanan rawat inap, tindakan tenaga medis, obat-obatan, dan fasilitas ruang rawat inap. Sedangkan biaya rawat inap dirasakan sudah adil. | Services in the health sector is one of the government's efforts in realizing the welfare of the community. District Hospital is institute of government thats give public services in health sector’s on city/residence. The title of this research is “Quality Services of District Hospital Prof. DR. Margono Soekardjo on Social Justice’s Concept”. Problem studied are how the services of District Hospital Prof. DR. Margono Soekardjo on Social Justice’s Concept. The purpose of this research was to determine public services on District Hospital Prof. DR. Margono Soekardjo on Social Justice’s Concept. Location of the study was conducted in Hospitalization Installation of District Hospital Prof. Dr. Margono Soekardjo. This research target is the patient of District Hospital Prof. Dr. Margono Soekardjo. Research method used was descriptive qualitative. Technique to get sample used on this research was snowballing sampling. Technique of data collection using interview, observation, and documentation. Technique validity of data used on this research was triangulasi. The result of research are the services of Hospitalization Installation of District Hospital Prof. Dr. Margono Soekardjo are not justice to give services to all patient. This injustice was happen on administration procedure of services hospitalization instalaltion, the attitude of medical official, the medicines, and the facility hospitalization instalaltion. But, the cost of service hospitalization instalaltion is justice. | |
| 7740 | 8574 | H1I011002 | PEMBERIAN Tubifex sp. YANG DIPERKAYA DENGAN MINYAK IKAN PADA KONSENTRASI BERBEDA TERHADAP SINTASAN DAN PERTUMBUHAN LARVA IKAN GURAMI (Osphronemus gouramy) | Penelitian ini berjudul pemberian Tubifex sp. yang diperkaya dengan minyak ikan pada konsentrasi berbeda terhadap sintasan dan pertumbuhan larva ikan gurami (Osphronemus gouramy). Penelitian ini mengkaji tentang pengaruh pemberian Tubifex sp. yang telah diperkaya dengan minyak ikan pada konsentrasi yang berbeda terhadap sintasan dan pertumbuhan larva ikan gurami. Penelitian dilakukan selama 15 hari, penelitian dilakukan di Balai Benih Ikan Pandak, Purwokerto. Larva ikan yang digunakan berumur 10 hari dengan berat awal rata-rata 0,01 g. Rancangan percobaan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan konsentrasi minyak ikan yang digunakan yaitu P1(0,0 mL), P2 (0,1 mL), P3 (0,2 mL), P4 (0,3 mL), P5 (0,4 mL). Variabel yang diamati meliputi sintasan, laju pertumbuhan harian (LPH), pertumbuhan mutlak (PM) dan laju pertumbuhan spesifik (LPS). Data yang diperoleh danalisis dengan ANOVA (Uji F). Hasil penelitian menunjukkan, bahwa pemberian Tubifex sp. yang diperkaya dengan minyak ikan pada konsentrasi berbeda tidak berpengaruh terhadap sintasan dan pertumbuhan larva ikan gurami. Sintasan selama penelitian berkisar antara 95% ± 5,7% sampai 100% ± 0%, LPH berkisar antara 0,67 g ± 0,002 g sampai 0,77 g ± 0,01 g/hari, PM berkisar antara 1,01 g ± 0,04 g sampai 1,15 g ± 0,18 g dan LPS berkisar antara 11.6% ± 0,26% sampai 12,4% ± 0,78% /hari. | The title of this research is Adduction of Tubifex sp. which enriched with fish oil at different concentrations on the survival rate and the growth Gouramy larvae (Osphronemus gouramy). This research investigated the influence of adduction of Tubifex sp. which enriched with fish oil at different concentrations on the survival rate and growth Gouramy larvae. Research has been conducted for 15 days in Balai Benih Ikan, Pandak, Purwokerto. Fish larvae that used was 10 days old with 0,01 g initial weight average. The experiment was carried out using RAL with five treatments and four repetitions. Fish oil treatment concentrations that used were P1 (0,0 mL), P2 (0,1 mL), P3 (0,2 mL), P4 (0,3 mL) and P5 (0,4 mL). Variables that observed in this research were survival rate, daily growth rate (LPH), absolute growth (PM) and specific growth rate (LPS). The data results were analyzed with ANOVA (F test). The result showed that Adduction of Tubifex sp. which enriched with fish oil at different concentrations did not influence survival rate and growth Gouramy’s larvae. The survival rate, LPH, PM and LPS during research were 95% ± 5,7% up to 100% ± 0%; 0,67 g ± 0,002 g up to 0,77 g ± 0,01 g per day; 1,01 g ± 0,04 g up to 1,15 g ± 0,18 g and 11,6% ± 0,26% up to 12,4% ± 0,78% per day, respectively. |