| NIM | H1A019080 |
| Namamhs | AZHAR NURHIDAYAT |
| Judul Artikel | Rancang Bangun Buck-Boost Chopper Untuk Sistem Pengisian Baterai Mobil Listrik Menggunakan Photovoltaic Dan Sumber Daya PLN |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kondisi polusi global semakin meningkat, salah satu penyebabnya adalah setiap pembangkit listrik tenaga batu bara serta pembakaran bahan bakar mobil akan menghasilkan berton-ton karbondioksida. Mobil listrik merupakan salah satu contoh pengembangan industri energi bersih yang dapat mengurangi dampak negatif tersebut. Salah satu upaya pengisian daya yang fleksibel dan ramah lingkungan adalah sel surya, energi listrik dari sel surya dapat dimanfaatkan dengan menggunakan Buck-Boost chopper untuk meningkatkan tegangan output. Tegangan keluaran dapat dikontrol menjadi lebih tinggi atau lebih rendah dari tegangan masukan dengan menggunakan Pulse width modulation (PWM) yang dikondisikan menggunakan mikrokontroler ESP32. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah rangkaian tersebut bekerja dengan baik dengan sumber listrik PLN sebagai backup tenaga ketika daya dari panel surya tidak optimal. Metode yang digunakan untuk desain buck-boost melalui software PSIM, serta kontrol PI dan PWM dengan software Arduino. Untuk desain prototype dengan software Proteus dan ARES. Pada PSIM, suplai DC mengunakan modul surya dan dibuat multi-input. Hasil simulasi mode boost dengan sumber 10 modul surya yang dipasang paralel dengan Vin 20V menghasilkan Vout sebesar 23.17V dan Iout sebesar 40.6A. Pada mode buck dengan menggunakan 2 modul surya yang dipasang seri dan dipasang paralel dengan 10 modul surya dengan Vin 40V, menghasilkan Vout 23.4V dan Iout 41A. Sementara pada simulasi paralel buck-boost dan rectifier menghasilkan tegangan yang sama yaitu 23.17V. Pada pengujian buck-boost tanpa beban menghasilkan 24V. Pengujian pengisian baterai dengan 0.6A menggunakan Battery Management System (BMS) mengalami penurunan arus secara otomatis ketika kapasitas baterai mendekati 90%. Pada pengisian ini terjadi juga kenaikan dan penurunan suhu baterai. Pengujian paralel pada penelitian ini buck-boost dan rectifier memliki tegangan 26V dan arus buck boost saat kapasitas baterai 25% dan 80% adalah 0.6A dan 0.46A untuk rectifier memilki arus 0.52A dan 0.36A berhasil mengisi tegangan baterai dengan output tegangan yang lebih tinggi. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Global pollution conditions are increasing, one of the causes is that every coal-fired power plant and burning car fuel will produce tons of carbon dioxide. Electric cars are one example of the development of a clean energy industry that can reduce these negative impacts. One of the flexible and environmentally friendly charging efforts is solar cells, electrical energy from solar cells can be utilized by using a Buck-Boost chopper to increase the output voltage. The output voltage can be controlled to be higher or lower than the input voltage by using Pulse width modulation (PWM) conditioned using an ESP32 microcontroller. So this research aims to find out whether the circuit works well with the PLN power source as a backup power when the power from the solar panel is not optimal. The method used for buck-boost design through PSIM software, as well as PI and PWM control with Arduino software. For prototype design with Proteus and ARES software. In PSIM, the DC supply uses solar modules and is made multi-input. The simulation results of boost mode with a source of 10 solar modules installed in parallel with Vin 20V produce a Vout of 23.17V and Iout of 40.6A. In buck mode using 2 solar modules installed in series and installed in parallel with 10 solar modules with Vin 40V, resulting in Vout 23.4V and Iout 41A. While in parallel buck- boost and rectifier simulations produce the same voltage of 23.17V. On buck-boost testing without load produces 24V. Battery charging tests with 0.6A using the Battery Management System (BMS) experience an automatic decrease in current when the battery capacity approaches 90%. In this charging there is also an increase and decrease in battery temperature. Parallel testing in this study buck- boost and rectifier have a voltage of 26V and buck boost current when the battery capacity is 25% and 80% is 0.6A and 0.46A for rectifier has a current of 0.52A and 0.36A successfully charging the battery voltage with a higher voltage output. |
| Kata kunci | Buck-Boost chopper, Sel surya, Pulse width modulation (PWM), mikrokontroler ESP32, Pengisian baterai |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr. Eng. Ir. Suroso, S.T., M.Eng., IPU. |
| Pembimbing 2 | Hari Prasetijo, S.T., M.T. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 132 |
| Tgl. Entri | 2023-11-27 17:19:54.959199 |
|---|