Home
Login.
Artikelilmiahs
37276
Update
DELLA APRILIA PURWATI
NIM
Judul Artikel
HUBUNGAN KEBIASAAN SARAPAN PAGI, STATUS GIZI, DAN KEBUGARAN JASMANI DENGAN TINGKAT PRESTASI ANAK SD NEGERI 2 PENAMBONGAN KECAMATAN PURBALINGGA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat prestasi adalah kesehatan fisik. Anak dengan status gizi normal cenderung berada dalam kondisi fisik yang baik serta dapat mengakibatkan kinerja akademik yang baik pada anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan sarapan pagi, status gizi, dan kebugaran jasmani dengan tingkat prestasi anak SD Negeri 2 Penambongan Kecamatan Purbalingga. Metode: Desain penelitian ini adalah Cross Sectional, jumlah sampel 50 responden diambil secara proportional random sampling. Kebiasaan sarapan pagi diukur dengan menggunakan kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya. Penentuan status gizi dilakukan dengan pengukuran berat badan dan tinggi badan dan dikategorikan sesuai dengan IMT menurut umur (IMT/U). Tingkat kebugaran jasmani diukur dengan menggunakan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia untuk kelompok usia 10 - 12 tahun, serta tingkat prestasi diukur dengan menggunakan nilai ulangan harian dan nilai semester. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara kebiasaan sarapan pagi dengan status gizi pada siswa SDN 2 Penambongan nilai p= 0,123, tidak ada hubungan antara kebiasaan sarapan pagi dengan tingkat kebugaran jasmani pada siswa SDN 2 Penambongan nilai p= 0,236, tidak ada hubungan antara tingkat kebugaran jasmani dengan status gizi siswa SDN 2 Penambongan nilai p= 0,703, dan tidak ada hubungan tingkat kebugaran jasmani dengan tingkat prestasi siswa SDN 2 Penambongan nilai p= 0,216. Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara kebiasaan sarapan pagi, status gizi, dan kebugaran jasmani dengan tingkat prestasi anak SD Negeri 2 Penambongan Kecamatan Purbalingga. Kata kunci: kebiasaan sarapan pagi, kebugaran jasmani, status gizi, tingkat prestasi
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: One of the factors that affect the learning achievement is physical health. Children with normal nutritional status tend to be in good physical condition and can lead to good academic performance in children. This study aims to determine the relationship between breakfast habits, nutritional status, and physical fitness with the learning achievement among children at SDN 2 Penambongan, Purbalingga District. Methods: Cross sectional study was conducted with a total 50 respondents was selected using proportional random sampling. Breakfast habits were measured using a reliable and valid questionnaire. Indicator of IMT/U was used to assess nutritional status of the children. Physical fitness level was measured using the Indonesian Physical Fitness Test for the 10-12 year age group, and achievement level was measured using daily test scores and semester scores. Results: The results showed that there was no significant relationship between breakfast habits and nutritional status (p value = 0.123) and physical fitness (p value = 0.236) among SDN 2 Penambongan students. There was also no significant relationship between physical fitness with nutritional status (p value = 0.703) and achievement level (p value = 0.216) among SDN 2 Penambongan students. Conclusion: There is no relationship between breakfast habits, nutritional status, and physical fitness with the achievement level of children at SDN 2 Penambongan, Purbalingga District. Keywords: breakfast habits, physical fitness, nutritional status, learning achievement
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save