Artikelilmiahs

Menampilkan 26.561-26.580 dari 50.222 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
2656129913L1A016054Jasa Lingkungan Kawasan Pesisir KebumenPenelitian ini berjudul “Jasa Lingkungan Kawasan Pesisir Kebumen”. Jasa lingkungan merupakan jasa yang diberikan ekosistem alami maupun buatan yang nilainya dapat dirasakan secara langsung maupun tidak langsung oleh para pemangku kepentingan (stakeholder). Jasa lingkungan memiliki beberapa fungsi yaitu jasa penyediaan, jasa pengaturan, jasa kultural dan jasa pendukung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penawaran (supply), permintaan (demand), budget (ketersediaan sumberdaya alam) dan pengelolaan jasa lingkungan yang ada di Pesisir Kebumen. Metode yang digunakan adalah purposive dan cluster sampling. Data dianalisis menggunakan pendekatan matriks jasa ekosistem Burkhard yang dimodifikasi. Hasil dari penelitian ini (1) penawaran tertinggi pada pesisir kebumen adalah ekosistem mangrove sebesar 36,3 (2) permintaan tertinggi terdapat pada pesisir kebumen adalah ekosistem mangrove sebesar 34,5, (3) ketersediaan tertinggi pada pesisir kebumen terdapat pada ekosistem mangrove sebesar 1,8, (4) pengelolaan jasa lingkungan untuk kelestarian pesisir kebumen yaitu 85% wisata dan 15% jalur hijau (greenbelt).This research entitled "Environmental Services of the Coastal Area in Kebumen". Environmental services are services provided by natural and artificial ecosystems whose value can be used directly or indirectly by stakeholders. Environmental services have several functions, namely provision services, regulatory services, cultural services and supporting services. This study aimed to determine the supply, demand, budget (availability of natural resources) and the management of environmental services in the Kebumen Coast. The methods used are cluster with stratified sampling The data’s were analyzed using the modified of Burkhard ecosystem services matrix approach. The results of this study were (1) the highest supply on the Kebumen coast was the mangrove ecosystem with score 36.3 (2) the highest demand was the mangrove ecosystem with score 34.5, (3) the highest availabile services in the Kebumen coast was in the mangrove ecosystem (4) The oppurtunity to manage and perserve environmental services in Kebumen coast were 85% tourism and 15%greenbelt.
2656229911F1B016088IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENATAAN DAN PEMBERDAYAAN PEDAGANG KAKI LIMA DI KECAMATAN PURWOKERTO TIMUR (PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANYUMAS NOMOR 4 TAHUN 2011)Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan serta mengetahui faktor yang mempengaruhi dan menghambat Implementasi Kebijakan Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima di Kecamatan Purwokerto Timur. Penelitian ini menggunakan analisis kualitatif. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan Miles and Huberman dan untuk validitas data menggunakan triangulasi sumber yaitu dengan membandingkan dan mengecek kembali tingkat kepercayaan suatu informasi yang diperoleh.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan penataan dan pedagang kaki lima di Kecamatan Purwokerto Timur belum sepenuhnya berhasil dilihat dari kurangnya personil dalam melaksanakan kebijakan penataan dan pemberdayaan PKL yang mengakibatkan tidak menyeluruhnya pembinaan dan sosialisasi yang dilakukan oleh petugas yang bersangkutan. Terdapat faktor yang mempengaruhi dan menghambat dalam implementasi yaitu sarana dan prasarana tempat, kekurangan lahan pemerintah adalah kendala terbesar dari terbentuknya penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima di Kecamatan Purwokerto Timur. Kurangnya lahan menjadikan pedagang kaki lima melakukan aktivitas jual beli dengan memakan fasilitas umum seperti di trotoar, tempat taman dan tempat-tempat yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat umumnya.
The purpose of this study is to describe and determine the factors that affect and hinder the implementation of structuring and empowerment policies for street vendors in East Purwokerto District. This research uses qualitative analysis. The data analysis technique was carried out by using Miles and Huberman and for the validity of the data using source triangulation by comparing and checking the confidence level of the information obtained.
Based on the results of the study, it shows that the implementation of structuring policies and street vendors in East Purwokerto Subdistrict has not been fully successful, seen from the lack of personnel in implementing the arrangement and empowerment policy of street vendors which resulted in incomplete guidance and socialization carried out by the officers concerned. There are factors that influence and hinder the implementation, namely place facilities and infrastructure, lack of government land is the biggest obstacle to the formation of the arrangement and empowerment of street vendors in East Purwokerto District. Lack of land makes street vendors carry out buying and selling activities by eating public facilities such as on sidewalks, parks and places that can interfere with community activities in general.
2656329914K1B016002Kajian Bifurkasi Model Pertumbuhan Logistik dengan Efek Allee dan Tingkat Pemanenan ProporsionalSalah satu model matematika yang mempelajari tentang masalah populasi adalah model pertumbuhan logistik. Model pertumbuhan logistik dapat dimodifikasi dengan menambahkan parameter efek Allee dan pemanenan proporsional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efek Allee dan tingkat pemanenan terhadap jumlah populasi. Berdasarkan nilai parameter, ketika nilai parameter melewati nilai bifurkasi mengakibatkan titik kesetimbangan yang awalnya berjumlah 2 titik, melebur menjadi 1 titik, dan akhirnya titik tersebut lenyap. Hal ini mengindikasikan model mengalami bifurkasi saddle node. Dengan adanya nilai bifurkasi dapat diketahui bahwa apabila suatu populasi mengalami efek Allee kuat atau nilai pemanenan melebihi nilai bifurkasi, maka populasi akan selalu punah. Sementara itu, apabila populasi mengalami efek Allee lemah dan nilai pemanenan kurang dari sama dengan nilai bifurkasi, maka jumlah populasi tetap ada untuk jangka waktu yang lama.One of the mathematical models that study population problems is the logistical growth model. The logistic growth model can be modified by adding Allee effect parameters dan proportional harvesting. This research aims is determine the effect of Allee effect and harvesting rates on population size. Based on the parameter value, when the parameter value passes the bifurcation value it causes the equilibrium point which originally amounts to 2 point, melts into 1 point, and finally the point disappears. This indicates that the model has saddle nodes bifurcation. With the bifurcation value, it can be seen that if a population experiences a strong Allee effect or the harvest value exceeds the bifurcation value, the population will always become extinct. Meanwhile, if the population experiences a weak Allee effect and the harvest value is less than the same as the bifurcation value, then the population remains for a long period of time.
2656429915K1B016005PENERAPAN REGRESI AKAR LATEN UNTUK MENGATASI MULTIKOLINIERITAS DALAM MEMPREDIKSI INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DI PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2018Penggunaan metode regresi linier berganda pada studi kasus data Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018 dengan faktor-faktor yang mempengaruhinya menunjukkan bahwa asumsi multikolinieritas tidak terpenuhi, sehingga analisis tidak dapat dilanjutkan. Untuk mengatasi masalah multikolinearitas pada penelitian ini akan menggunakan Regresi Akar Laten. Untuk mendapatkan hasil yang diharapkan, dalam penelitian ini dilakukan dengan studi pustaka dan studi kasus. Dari hasil yang diperoleh pada penelitian ini, metode Regresi Akar Laten dapat mengatasi masalah multikolinieritas dan diperoleh hasil koefisien regresi pada variabel awal untuk konstanta sebesar " 17,931" , variabel bebas Angka Harapan Hidup, Rata-Rata Lama Sekolah, Harapan Lama Sekolah, Angka Partisipasi Sekolah, Pengeluaran Perkapita Disesuaikan, dan jumlah Penduduk Miskin secara berturut-turut sebesar " -1,4712; -15,0024; 18,7074; 0,6535; - 0,0008;" dan "- 0,1275" .The use of the multiple linear regression method in the case study of the Human Development Index data in Central Java Province in 2018 with the factors that influence it shows that the multicollinearity assumption is not fulfilled, so that the analysis cannot continue. To overcome the multicollinearity problem in this study will use Latent Root Regression. To get the expected results, in this study performed with literaturecstudy and case studies. From the results obtained in this study, the Latent Root Regression method can overcome the multicollinearity problem and obtained results of the regression coefficient on the initial variable for a constant equal to "17,931" the independent variable is Life Expectancy, Average Length of School, Old Hopes of the Schools, School Participation Rate, Expenditure Per capita Adjusted, and the population of poor in a row equal to "-1,4712; -15,0024; 18,7074; 0,6535; - 0,0008;" and "- 0,1275" .
2656529921K1B016028Komputasi Enkripsi dan Dekripsi Menggunakan Hill CipherHill Cipher merupakan salah satu algoritma kriptografi simetris yang dapat digunakan untuk mengenkripsi dan mendekripsi. Hill Cipher memiliki beberapa keunggulan diantaranya kunci yang digunakan untuk mengenkripsi dan mendekripsi berupa matriks berordo n×n yang memiliki multiplicative inverse karena invers tersebut adalah kunci yang digunakan untuk mendekripsi. Penelitian ini membahas perancangan program enkripsi dan dekripsi menggunakan Hill Cipher dengan bahasa pemrograman Java. Program yang dihasilkan mampu mengenkripsi dan mendekripsi dengan ordo kunci 2×2, 3×3, dan 4×4.Hill Cipher is a symmetric cryptographic algorithm that can be used to encrypt and decrypt. Hill Cipher has several advantages including the key used to encrypt and decrypt is a square matrix of size n×n which has a multiplicative inverse because the inverse is the key used to decrypt. This study discusses the design of encryption and decryption program using with Java. The resulting program is capable of encrypting and decrypting with key 2×2, 3×3, and 4×4.
2656629912E1A015235PEMBATALAN PERKAWINAN KARENA PAKSAAN DAN GANGGUAN JIWA
(Tinjauan Yuridis Putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan
Nomor : 4255/Pdt.G/2019/PA.JS)
Syarat syahnya perkawinan diatur dalam Bab II dari Pasal 6 sampai dengan Pasal 12 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan. Perkawinan dikatakan sah apabila memenuhi syarat dan hukum yang telah ditentukan. Apabila perkawinan dilaksanakan tidak sesuai dengan tata tertib hukum yang ditentukan maka perkawinan itu menjadi tidak sah dan perkawinan tersebut dapat batal demi hukum atau dapat dibatalkan. Perkawinan dapat dibatalkan salah satunya apabila dalam pelaksanaannya terdapat unsur paksaan.

Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana pertimbangan hukum Hakim dalam mengabulkan Pembatalan Perkawinan Karena Paksaan dan Gangguan Jiwa (Tinjauan Yuridis Putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan Nomor 4255/Pdt.G/2019/PA.JS). Metode penelitian yuridis normatif, spesifikasi penelitian preskriptif analitis, pengumpulan data studi kepustakaan dengan inventarisasi, dan metode analisis normatif kualitatif.

Hasil penelitian menunjukan bahwa pertimbangan hukum Hakim dalam memutuskan perkara tersebut mendasar pada pasal 71 Kompilasi Hukum Islam. Pertimbangan hakim tersebut hendaknya mendahulukan Undang-Undang yaitu Pasal 6 ayat 1 yang berbunyi “Perkawinan harus didasarkan atas persetujuan kedua calon mempelai”, dan Hakim dapat menambahkan Pasal 27 ayat 3 jo 72 ayat 3 Kompilasi Hukum Islam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Mengenai jangka waktu pengajuan pembatalan perkawinan, karena pada kasus ini pengajuannya dilakukan melebihi jangka waktu 6 bulan.
The conditions for the validity of marriage are regulated in chapter II from Article 6 to Article 12 of Law Number 1 of 1974 Concerning Marriage. Marriage is said to be valid if it meets the conditions and laws that have been determined. If the marriage is carried out not in accordance with the stipulated legal order then the marriage becomes invalid and it can be canceled due to the law. A marriage can be canceled if there is element of complution in the implementation.

The problem in this research was “The Judge’s law consideration to grant the cancellation of marriage because of compultion and mental disorder” (Juridical Review of the Decision of the South Jakarta Religious Court number 4255/Pdt.G/2019/PA.JS). The methods used in this research are normative juridical, spesification of analytical prespective research, inventarisation literature review, and qualitative normative analysis methods.

The results showed that Judge’s law consideration in case resolving due to Chapter 71 of Islamic Law Compilation. Judge’s consideration should prioritize the UU from verse 1 Chapter 6, “Marriage must be based on the agreement from the bride and the groom”, also the Judge could add verse 3 Chapter 27 and verse 3 Chapter 72 number 1 UU 1974 Islamic Law Compilation regarding the period of marriage cancellation, because in this case, the submission is made with period more than 6 months.
2656729917E1A016165PENGAJUAN PENINJAUAN KEMBALI OLEH AHLI WARIS TERPIDANA DALAM PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI (Tinjauan Yuridis Putusan Nomor : 97 PK/Pid.Sus/2012)
Pengajuan Peninjauan Kembali Oleh Ahli Waris Terpidana
Dalam Perkara Tindak Pidana Korupsi
(Tinjauan Yuridis Putusan Nomor : 97 PK/Pid.Sus/2012)

Oleh :
Jerimia Saputra
E1A016165

ABSTRAK
Peninjauan Kembali merupakan upaya hukum luar biasa yang hanya dapat diajukan terhadap putusan yang telah berkekuatan hukum tetap (incracht van gewijsde). Pihak yang dapat mengajukan yang dapat mengajukan Peninjauan Kembali sudah diatur secara limitatif dalam Pasal 263 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana yaitu terpidana atau ahli waris. Mahkamah Agung dalam Putusan Nomor: 97 PK/Pid.Sus/2012 telah menerima permohonan Peninjauan Kembali yang diajukan istri yang bertindak sebagai ahli waris dari terpidana Sudjiono Timan. Padahal Sudjiono Timan itu sendiri merupakan terpidana kasus tindak pidana korupsi yang telah dinyatakan bersalah yang telah merugikan keuangan atau perekonomian negara bahkan sedang berstatus sebagai buron dan masuk dalam daftar pencarian orang.
Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
pendekatan yuridis normatif. Data yang digunakan adalah data sekunder yang
terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum
tersier.
Makna ahli waris itu sendiri memang tidak dijelaskan baik dalam ketentuan pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana maupun dalam penjelasannya. Untuk menentukan makna ahli waris tersebut adalah dengan melakukan metode penafsiran gramatikal yaitu dengan melihat pada kamus besar bahasa indonesia maupun metode penafisran sistematis yaitu dengan melihat pada sistem hukum waris yang berlaku di indonesia yaitu pada sistem hukum waris menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata), menurut hukum waris islam, dan menurut hukum waris adat yang pada intinya seseorang yang dapat dinyatakan sebagai ahli waris haruslah mereka yang mempunyai hubungan darah atau hubungan perkawinan, dan harus ada kematian atau orang yang meninggal dunia. Oleh sebab itu dalam sistem hukum waris yang berlaku di indonesia, maka seorang istri dari terpidana yang masih hidup atau belum meninggal dunia tidak dapat dikategorikan sebagai ahli waris.

Kata kunci : Peninjauan Kembali, Ahli Waris, Tindak Pidana Korupsi.
Submission of Review By Convicted Heirs
In The Case of Corruption
(Judicial Review of Verdict Number: 97 PK/Pid.Sus/2012)

By :
Jerimia Saputra
E1A016165

ABSTRACT
The Review is an extraordinary legal effort that can only be appealed against a verdict that has the force of a permanent law (incracht van gewijsde). Parties who can apply for a Review are set out in a limitative way in Article 263 of the Criminal Code Procedure namely convicted or heirs. Supreme Court in Verdict Number: 97 PK/Pid.Sus/2012 has accepted the request for a Review submitted by the wife acting as the heir to the convicted Sudjiono Timan. Whereas Sudjiono Timan himself is convicted of corruption offences that have harmed the country's finances or economy even being a fugitive and on the search list of people.
The approach method used in this study is the normative juridical approach. The data used is secondary data that is consists of primary legal materials, secondary legal materials, and legal materials Tertiary.
The meaning of the heir itself is not explained either in the provisions of the article in Criminal Code Procedure or in the explanation. In order to determine the meaning of the heir is to perform a method of grammatical interpretation that is to look at the dictionary of the great indonesian language as well as the method of systematic disclaimer that is to look at the legal system of the heirs in Indonesia that is in the legal system of heirs according to the Civil Code , according to the law of the heirs of Islam, and according to the customary inheritance law that in essence a person who can be declared an heir must be those who have a blood relationship or marital relationship, and there must be death or the person who dies. Therefore in the legal system of heirs that apply in Indonesia, a wife of a convicted person who is alive or has not died cannot be categorized as an heir.

Keywords : Review, Heirs, Corruption Crimes.
2656829916K1A015048Pengaruh Penambahan Ekstrak Kulit Manggis Sebagai Sensitizer Terhadap Aktivitas Fotokatalitik Ag3PO4Fotokatalis Ag3PO4 memiliki aktivitas fotokatalitik yang tinggi di bawah iradiasi sinar tampak, namun material ini bersifat kurang stabil. Penambahan ekstrak kulit manggis sebagai sensitizer dihipotesis mampu meningkatkan kestabilan dan kemampuan fotokatalitik Ag3PO4. Material Ag3PO4-ekstrak kulit manggis berhasil disintesis menggunakan metode kopresipitasi dengan mencampurkan larutan Na2HPO4.12H2O ke dalam larutan AgNO3 dengan ekstrak kulit manggis sebagai pelarut. Variasi konsentrasi ekstrak kulit manggis yang digunakan 0%; 0,5%; 1,0%; dan 1,5% b/v. Sampel dikarakterisasi menggunakan XRD, DRS, FT-IR, SEM, dan BET. Material Ag3PO4-EKM 1% memiliki aktivitas fotodegradasi Rhodamin B 3,65 kali lebih tinggi dibandingkan dengan Ag3PO4 murni dibawah iradiasi sinar tampak. Peningkatan aktivitas fotokatalitik disebabkan oleh peran ekstrak kulit manggis sebagai sensitizer. Material ini memiliki energi celah pita sebesar 2,12 eV serta memiliki bentuk morfologi menyerupai coral dengan ukuran partikel berkisar 0,1-0,3 μm dan luas permukaan sebesar 3.388 m²/g.Ag3PO4 has a high photocatalytic ability under the iradiation of visible light beside it’s low stability. The addition of mangosteen peel extract as a sensitizer is hypothesized to increase the stability and photocatalytic ability of Ag3PO4. Ag3PO4-mangosteen peel extract material was successfully synthesized using co-precipitation method by mixing Na2HPO4.12H2O solution into AgNO3 solution with mangosteen peel extract as solvent. The variations concentration of mangosteen peel extract which is used 0%; 0.5%; 1.0%; and 1.5% w/v. The samples was characterized using XRD, DRS, FT-IR, SEM, and BET. The photodegradation of Ag3PO4-MPE 1% material was 3.65 times higher than pure Ag3PO4 under visible light irradiation. The increase of photocatalytic activity due to the role of mangosteen peel extract as a sensitizer. The bandgap of this material was 2,12 eV. It also has coral-like shape morphology with particles size around 0.1-0.3 μm and surface area amount of 3.388 m2/gram.
2656929919A1L014118RESPON PERTUMBUHAN TANAMAN PAKCOY (Brassica Rapa L) TERHADAP PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR (POC) URIN KELINCI DAN PUPUK ORGANIK KANDANG AYAMTujuan penelitian adalah (1) untuk mengetahui respon pertumbuhan tanaman pakcoy terhadap pemberian pupuk organik cair (POC) urin kelinci, (2) mengetahui respon pertumbuhan tanaman pakcoy terhadap pemberian pupuk organik kandang ayam dan (3) mengetahui interaksi antara pupuk organik cair (POC) urin kelinci dan pupuk organik kandang ayam terhadap pertumbuhan tanaman pakcoy.
Penelitian pot ini dilaksanakan di Screenhouse Fakultas Pertanian, Laboratorium Agronomi dan Hortikultura Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman, Kelurahan Karangwangkal, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas pada ketinggian + 110 meter di atas permukaan laut, dilakukan pada Januari 2020 sampai Februari 2020. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor perlakuan yaitu konsentrasi POC urin kelinci (K) dengan 4 taraf dan dosis pupuk organik kandang ayam (A) dengan 3 taraf dan diulang sebanyak 3 kali. Faktor pertama adalah konsentrasi POC urin kelinci (K). Konsentrasi POC urin kelinci yang diaplikasikan adalah 0%, 5%, 10% dan 15%. Faktor kedua adalah dosis pupuk organik kandang ayam (A). Dosis pupuk organik kandang ayam yang diaplikasikan adalah 30, 60 dan 90 g/tanaman. Variabel pengamatan meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, bobot tanaman segar, bobot tanaman kering, bobot akar segar, dan bobot akar kering.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi POC urin kelinci berpengaruh terhadap semua variabel yang diamati yaitu variabel tinggi tanaman, jumlah daun, bobot tanaman segar, bobot tanaman kering, bobot akar segar dan bobot akar kering. Konsentrasi POC urin kelinci terbaik pada uji DMRT adalah perlakuan K3 (150 ml/tanaman) yang sangat nyata berpengaruh terhadap bobot tanaman segar dan meningkatkan bobot tanaman segar hingga 122,7% dibanding kontrol K0 (0 ml/tanaman). Dosis pupuk kandang ayam berpengaruh terhadap semua variabel yang diamati yaitu variabel tinggi tanaman, jumlah daun, bobot tanaman segar, bobot tanaman kering, bobot akar segar dan bobot akar kering. Dosis pupuk kandang ayam terbaik pada uji DMRT adalah perlakuan A3 (90 g/tanaman) yang sangat nyata berpengaruh terhadap bobot tanaman segar dan meningkatkan bobot tanaman segar hingga 127% dibanding kontrol A1 (30 g/tanaman). Interaksi POC urin kelinci dan pupuk organik kandang ayam tidak berpengaruh terhadap semua variabel pengamatan. Kombinasi perlakuan tertinggi pada variabel bobot tanaman segar adalah kombinasi A3K3 dan meningkatkan hasil bobot tanaman segar hingga 377% dibanding kontrol A1K0.
Nutrient addition needs to be done so that the cultivated plants can grow and develop properly. One way that can be done is by utilizing rabbit urine waste as liquid organic fertilizer with chicken manure as a supplement to add nutrients. The research aims were to determine the response of pakcoy plants growth to the provision of liquid organic fertilizer(LOF) rabbit urine, knowing the response of pakcoy plant growth to the provision of organic fertilizer chicken barn manure, and know the interaction between liquid organic fertilizer (LOF) rabbit urine and chicken manure organic fertilizer on pakcoy plant growth. This pot research was carried at the Screenhouse of the Faculty of Agriculture, Agronomy and Horticultural Laboratories of the Faculty of Agriculture, General Soedirman University, Karangwangkal Sub-District, North Purwokerto Sub-District, Banyumas District at an altitude of + 110 meters above sea level, conducted from January 2020 to February 2020. The experimental design used was Randomized Block Design (RBD) with two treatment factors, namely the concentration of rabbit urine LOF (K) with 4 levels and the organic fertilizer dose of chicken coop (A) with 3 levels and repeated 3 times. The first factor is rabbit urine LOF concentration (K). LOF concentration of rabbit urine applied were 0%, 5%, 10% and 15%. The second factor is the dose of organic chicken manure (A). The dosages of organic chicken manure applied were 30, 60, and 90 g/plant. Observation variables include plants height, number of leaves, fresh plant weight, dry plant weight, fresh root weight and dry root weight.
The results showed that rabbit urine LOF concentration affected all observed variables namely plant height, number of leaves, fresh plant weight, dry plant weight, fresh root weight and dry root weight. The best concentration of rabbit urine LOF in the DMRT test was K3 treatment (150 ml/plant) which significantly affected fresh plant weight and increased fresh plant weight up to 122,7% compared to K0 control (0 ml/plant). The dose of chicken manure influences all observed variables namely plant height, number of leaves, fresh plant weight, dry plant weight, fresh root weight and dry root weight. The best dose of chicken manure in the DMRT test was A3 treatment (90 g/plant) which significantly affected the weight of fresh plants by 127% compared to A1 control (30 g/plant). The interaction of rabbit urine LOF and organic chicken manure did not affect all observed variables. The highest treatment combination on fresh plant weight variables was A3K3 combination and increased yield of fresh plant weights up to 377% compared to A1K0 controls.
2657030511J0B017038PENERJEMAHAN DOKUMEN
“高炉项目工程词汇表”(gāolú xiàngmù gōngchéng cíhuì biǎo) KE DALAM BAHASA INDONESIA PADA PROYEK BLAST FURNACE DI AREA PRESSURIZING STATION
PT KRAKATAU STEEL CILEGON, BANTEN
Tugas akhir berupa Laporan Praktik Kerja ini berjudul "Penerjemahan Dokumen “高炉项目工程词汇表”(gāolú xiàngmù gōngchéng cíhuì biǎo)Ke Dalam Bahasa Indonesia Pada Proyek Blast Furnace Di Area Pressurizing Station PT Krakatau Steel Cilegon, Banten" ini bertujuan untuk menjelaskan tentang bagaimana proses penerjemahan pada proyek Blast Furnace. Dari tugas akhir ini disimpulkan bahwa kegiatan penerjemahan memegang peran penting dikarena proyek tersebut merupakan kerjasama antara PT Krakatau Steel dengan perusahaan asal Tiongkok. Metode yang digunakan pada penulisan Laporan Praktik Kerja ini adalah metode observasi lapangan, studi pustaka, dan wawancara dengan para penerjemah yang bertugas di proyek tersebut. Adapun metode yang digunakan untuk menerjemahkan dokumen adah kalke dan padanan lazim. Beberapa kendala yang ditemui oleh penulis pada saat melakukan kegiatan penerjemahan seperti perbedaan struktur susunan kata dan gaya bahasa antara bahasa Mandarin dan bahasa Indonesia.

Kata kunci : penerjemahan, blast furnace, krakatau steel.
本实习报告的题目是 "Penerjemahan Dokumen “高炉项目工程词汇表”(gāolú xiàngmù gōngchéng cíhuì biǎo)Ke Dalam Bahasa Indonesia Pada Proyek Blast Furnace Di Area Pressurizing Station PT Krakatau Steel Cilegon, Banten" 为阐述了那地区的翻译过程。结论是翻译活动发挥了重要作用,因为该项目是Krakatau Steel有限公司与中国一家公司的一种合作。撰写本实习报告方法是现场观察,文献研究和对部门的翻译员采访。用于翻译方法是仿造词语和建立等效。作者进行翻译活动时遇到的一些限制就是中文与印尼文的语法和语言风格差异。

关键词 :翻译,高炉,工程词汇
2657130629F1C016054Peran Konten di Media Sosial Instagram @dunporabudpar_banyumas dalam Promosi Potensi Pariwisata di BanyumasInstagram dianggap sebagai media sosial yang menarik karena media sosial ini fokus pada foto dan video durasi pendek, peningkatan citra dan hubungan timbal balik dibandingkan dengan media sosial lain yang berfokus pada kicauan. Instagram menjadi salah satu media sosial yang dimanfaatkan oleh Dinporabudpar Kabupaten Banyumas dalam mempromosikan potensi pariwisata yang ada di Banyumas. Instagram @dinporabudpar_banyumas diteliti dengan menggunakan metode kualitatif dan analisis isi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana karakteristik konten Instagram @dinporabudpar dalam mempromosikan potensi pariwisata di Banyumas. Data yang dikumpulkan melalu dokumentasi dari akun instagram @dinporabudpar_banyumas periode 21 September 2019 – 31 Desember 2019. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat tiga jenis konten di instagram @dinporabudpar_banyumas ditinjau dari segi pariwisata, yaitu wisata budaya, wisata alam, dan wisata kuliner. Karakteristik kontennya terbagi dalam bentuk foto dan video. Karakteristik konten ditinjau dari segi penggunaan bahasa yaitu formal dan informal. Sedangkan karakteristik konten ditinjau dari bentuk pesannya yaitu informatf dan persuasif. Peran konten pada instagram @dinporabudpar_banyumas dilihat pada postingan instagramnya berhasil mencapai tahap desire pada konsep AIDA (Attention, Interest, Desire, Action) dalam mempromosikan potensi pariwisata di Banyumas.Instagram as an interesting social media because it focuses on short photos and video duration, image enhancement and reciprocal relationships compared to other social media that focuses on texts. Instagram is one of the social media used by Dinporabudpar Banyumas in increasing tourism potential in Banyumas. Instagram @dinporabudpar_banyumas was researched using qualitative methods and content analysis. This study aims to determine how the characteristics of the instagram @dinporabudpar content in promoting tourism potential in Banyumas. Data collected through documentation from the @dinporabudpar_banyumas Instagram account for the period September 21 2019 - December 31 2019. The results of this study indicate that there are three types of content on Instagram @dinporabudpar_banyumas in terms of tourism, namely cultural tourism, natural tourism, and culinary tourism. The characteristics of the content are divided into photos and videos. Characteristics of content in terms of language use, namely formal and informal. While the characteristics of the content in terms of the form of the message, namely informative and persuasive. The role of content on instagram @dinporabudpar_banyumas seen in his instagram post has succeeded in reaching the stage of desire in the AIDA concept (Attention, Interest, Desire, Action) in promoting tourism potential in Banyumas.
2657229922H1B016061ANALISIS PERUBAHAN IKLIM DAN TATA GUNA LAHAN TERHADAP
GENANGAN BANJIR DAN DEBIT LIMPASAN BERBASIS DATA SATELIT
PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) PROGO
Banjir adalah peristiwa terendamnya suatu daerah akibat volume air yang meningkat. Ada banyak faktor yang menyebabkan banjir, diantaranya perubahan iklim dan tata guna lahan. Berdasarkan peta perubahan normal curah hujan tahunan periode 1991-2010 terhadap 1971-1990 yang dibuat oleh BMKG, menjelaskan bahwa dalam 10 tahun terakhir, Indonesia telah terjadi perubahan atau penyimpangan pola curah hujan dari normalnya, yaitu curah hujan relatif menjadi bertambah tinggi. Selain itu, berdasarkan data yang dihimpun oleh BNPB, kejadian banjir di Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menempati urutan ketiga setelah tanah longsor dan puting beliung dengan 1449 kejadian atau sekitar 23 persen dari total kejadian bencana alam dari awal tahun 2001 hingga akhir tahun 2019. Meski demikian, frekuensi kejadian banjir di Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi DIY selalu berubah di setiap tahunnya dan di beberapa wilayah DAS Progo, banjir merupakan permasalahan rutin yang terjadi di setiap tahun. Oleh karena itu, bencana banjir harus selalu menjadi masalah yang perlu diperhatikan setiap saat. Untuk mengatasi masalah banjir dapat dilakukan dengan beberapa cara, diantaranya adalah dengan membuat pemodelan banjir yang dapat mendeteksi tinggi genangan banjir dan debit limpasan serta mengetahui seberapa besar pengaruh dari penyebab banjir terhadap tingginya genangan banjir dan debit limpasan. Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan Model SHETRAN untuk mendeteksi genangan banjir dan debit limpasan serta mengetahui pengaruh perubahan iklim (curah hujan) dan tata guna lahan terhadap genangan banjir dan debit limpasan di wilayah DAS Progo. Model SHETRAN merupakan model hidrologi terdistribusi spasial yang dikembangkan oleh Newcastle University. Data yang dibutuhkan dalam penggunaan model ini adalah data hidroklimatologi berupa data DEM, TRRM, HWSD, LULC, data curah hujan harian dan data evaporasi harian yang diperoleh dari remote sensing. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam rentang waktu 17 tahun (2001-2017), di DAS Progo telah terjadi curah hujan tertinggi sebesar 182,832 mm/hari (2010), luas lahan pertanian terkecil seluas 1321 km2 (2010), genangan banjir tertinggi sebesar 3,856 m (2010), debit limpasan tertinggi di hulu sebesar 27,265 m3/detik (2003) dan di hilir sebesar 1434,997 m3/detik (2004) yang membuktikan bahwa perubahan iklim (curah hujan) dan tata guna lahan mempengaruhi tingginya genangan banjir di DAS Progo.Flood is an event that an area is submerged due to the increased volume of water. There are many factors that cause flooding, including climate change and land use. Based on the map of normal changes in annual rainfall for the period 1991-2010 to 1971-1990 made by BMKG, it was explained that in the last 10 years, there had been changes or deviations in the pattern of rainfall from normal in Indonesia, the rainfall became relatively higher. In addition, based on data compiled by BNPB, the occurrence of floods in Central Java Province and Yogyakarta Special Region Province ranks third after landslides and tornadoes with 1449 events or about 23 percent of the total natural disasters from early 2001 to the end of 2019. However, the frequency of floods in Central Java and Yogyakarta Provinces always changes every year and in several areas of the Progo Watershed, flooding is a routine problem that occurs every year. Therefore, flood disaster must always be a problem that needs attention at all times. To overcome the problem of flooding, it can be done in several ways, including by develop a model to detect the high of flood inundation and overland flow and find out how much influence the causes of flooding are on the high flood inundation and overland flow. The purpose of this study is to apply the SHETRAN Model to detect flood inundation and overland flow and to determine the effect of climate change (rainfall) and land use on flood inundation and overland flow in the Progo Watershed. The SHETRAN Model is a spatial distributed hydrological model. The data required in this model are hydro-climatological data, including DEM, TRRM, HWSD, LULC, daily rainfall data and daily evaporation data obtained from remote sensing. The results of this study indicate that in a span of 17 years (2001-2017), in the Progo Watershed there has been the highest rainfall of 182,832 mm/day (2010), the smallest area of arable is 1321 km2 (2010), the highest flood inundation is 3,856 m (2010), the highest overland flow at upstream of 27,265 m3/s (2003) and at the downstream amounting to 1434,997 m3/s (2004) which proves that climate change (rainfall) and land use affect the high flood inundation in the Progo Watershed.
2657329923H1B016017PENGARUH PERUBAHAN TATA GUNA LAHAN TERHADAP BANJIR YANG TERJADI DI DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) PEMALIIndonesia merupakan negara dengan penduduk terbanyak di ASEAN dengan 261,1 juta jiwa dan kepadatan penduduk terbesar di Indonesia berada di Pulau Jawa. Dengan bertambahnya penduduk maka semakin banyak kebutuhan yang harus dipenuhi. Bertambahnya kebutuhan manusia selaras dengan berubahnya tata guna lahan. Perubahan tata guna lahan ini dapat mengurangi lahan resapan air yang mengakibatkan bencana alam seperti banjir. Berdasarkan data dari BNPB, bencana alam yang terjadi di Indonesia dari tahun 1918 – 2020, diperoleh bahwa banjir merupakan bencana alam yang paling sering terjadi dengan total 9053 kejadian. Untuk tahun 2020, kejadian banjir di Indonesia mencapai 441 kejadian. Dimana Jawa Tengah menempati urutan pertama dengan lebih dari 150 kejadian. Salah satu DAS yang terdapat di Jawa Tengah adalah DAS Pemali. Daerah yang merupakan cakupan DAS Pemali adalah Kabupaten Brebes dan Kabupaten Tegal. Menurut BNPB dari tahun 1994 – 2019 terjadi sebanyak 59 kasus banjir di Kabupaten Brebes. Dengan 57 kasus terjadi setiap tahun dari 2002 – 2019. Jumlah korban hilang atau meninggal dunia sebanyak 13 orang dan 20.457 orang mengungsi. Sedangkan pada Kabupaten Tegal, dari 2003 – 2019 terjadi 40 kasus banjir. Jumlah korban hilang atau meninggal dunia sebanyak 10 orang dan 4.354 orang mengungsi. Untuk itu, tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana pengaruh tata guna lahan terhadap komponen banjir seperti debit limpasan dan tinggi genangan banjir pada DAS Pemali. Metode yang digunakan adalah model hidrologi SHETRAN. Data yang digunakan dalam model SHETRAN adalah data yang diturunkan dari pengukuran satelit yaitu DEM, LULC MODIS, data tanah HWSD, data TRRM, dan data evaporasi. Dari penelitian ini didapatkan hasil berupa perubahan nilai debit limpasan maksimum di hulu dan hilir DAS Pemali, dengan data terbesar di hulu dan hilir terjadi pada tahun 2005 dengan 26.11 m3/detik dan 817.51 m3/detik. Debit limpasan maksimum di hulu cenderung turun, berbanding lurus dengan perubahan shrub dan berbanding terbalik dengan perubahan evergreen forest. Sedangkan debit limpasan maksimum dibagian hilir cenderung turun, berbanding lurus dengan menurunnya arable. Disisi lain, besar tinggi genangan banjir berbanding lurus dengan besar debit limpasan maksimum. Semakin besar debit limpasan maksimum maka semakin tinggi genangan banjirnya.Indonesia has the largest population in ASEAN with 261.1 million people and the largest population density is in Java. Increasing human needs are in line with changing land use. Changes in land use can reduce water infiltration resulting in natural disasters such as floods. Based on data from BNPB, natural disasters that occurred in Indonesia from 1918 - 2020, it was found that flooding was the most frequent natural disaster with a total of 9053 events. For 2020, the incidence of floods in Indonesia reached 441 events. Where Central Java ranks first with more than 150 flood events. One of the watersheds in Central Java is the Pemali watershed. The areas covering the Pemali watershed are Brebes and Tegal, Central Java Province. According to BNPB from 1994 - 2019 there were 59 cases of flooding in Brebes Regency. With 57 cases occurring every year from 2002 - 2019. The number of missing or dead victims was 13 and 20,457 people were displaced. Meanwhile, in Tegal Regency, from 2003 - 2019 there were 40 flood cases. The number of victims missing or dead was 10 people and 4,354 people were displaced. For this reason, the purpose of this study is to determine how land use affects the flood components such as runoff discharge and flood inundation height in the Pemali watershed. The method used is the SHETRAN hydrological model. The data used in the SHETRAN model are the data derived from satellite measurements namely digital elevation model data, MODIS land use land cover, soil type from the Harmonization World Soil Database, rainfall from the Tropical Rainfall Measuring Missions, and evaporation data. From this research, the results obtained in the form of changes in the maximum runoff discharge value in the upstream and downstream Pemali watershed, with the largest data in the upstream and downstream occurring in 2005 with 26,11 m3 / second and 817,51 m3 / second. Maximum runoff discharge in the upstream tends to decrease, proportional to changes in the area of shrubs and inversely proportional to changes in the area of evergreen forests. Meanwhile, the maximum runoff discharge in the downstream part tends to decrease, which is directly proportional to the decrease in the arable area. On the other hand, the height of the flood inundation is directly proportional to the size of the maximum runoff discharge. The greater the maximum runoff discharge, the higher the flood inundation.
2657429924C1L016032PENGARUH STUDENT ENGAGEMENT DAN KEMAMPUAN LOGIS MATEMATIS TERHADAP PRESTASI BELAJAR DIMODERASI PERSEPSI KOMPETENSI GURUPrestasi belajar merupakan tingkat keberhasilan belajar dari seorang peserta didik melalui proses pembelajaran yang berasal dari hasil evaluasi pembelajaran. Keberhasilan belajar berasal dari Faktor internal yaitu student engagement dan kemampuan logis matematis serta faktor eksternal yaitu kompetensi guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengaruh student engagement, kemampuan logis matematis, dan persepsi mengenai kompetensi guru terhadap prestasi belajar yang memoderasi pengaruh student engagement dan kemampuan logis matematis terhadap prestasi belajar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori menggunakan metode survei. Populasi dalam penelitian ini berasal dari kelas XI IPA dan XI IPS dengan jumlah 128 peserta didik. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling dengan alokasi proporsional. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda, regresi moderasi, uji F, dan uji T.
Hasil penelitian menunjukkan (1) keterlibatan peserta didik berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar (2) kemampuan logis matematis berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar (3) persepsi mengenai kompetensi guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar (4) persepsi mengenai kompetensi guru memoderasi pengaruh keterlibatan peserta didik terhadap prestasi belajar (5) persepsi mengenai kompetensi guru memoderasi pengaruh kemampuan logis matematis terhadap prestasi belajar.
Learning achievement is the level of student’s learning success that comes from the results of learning process. The learning success is effected by internal factors namely students engagement and mathematical logical abilities and external factors namely teacher’s competencies. This study aims to analyze the effect of student engagement, mathematical logical ability, perceptions on teacher’s competencies that moderated the effect of student engagement and mathematical logical ability on learning achievement. This research is a quantitative research with explanatory research type used survey method. The population in this research from XI IPA and XI IPS with 128 students. The sampling technique used proportioned random sampling. The data analysis technique used multiple regression analysis, moderation regression, F test, and T test.
The results shown: (1) there is a possitive significant effect of student engagement on learning achievement (2) there is a possitive significant effect mathematical logical ability on learning achievement (3) there is a possitive significant effect perceptions of teacher’s competencies on learning achievement (4) the perceptions of teacher’s competencies moderated the effect of student engagement on learning achievement (5) the perceptions of teacher’s competencies moderated the effect of mathematical logical ability on learning achievement.
2657529925C1C016107FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA KOPERASI DI KOTA PURWOKERTOPenggunaan sistem informasi akuntansi pada era globalisasi ini sangatlah tinggi. Hal ini berperan penting bagi organisasi untuk keunggulan bersaing. Sistem informasi akuntansi mempermudah organisasi untuk memberikan informasi yang akurat, relevan, dan tepat waktu. Kesuksesan penerapan sistem tidak hanya ditentukan dari dukungan manajemen, tetapi penerimaan dan penggunaan pemakainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan sistem informasi akuntansi dengan pendekatan Unified Theory of Acceptance and Use of The Technology (UTAUT). Populasi penelitian adalah pengurus dan/atau karyawan Koperasi Simpan Pinjam dan Koperasi Serba Usaha yang berada di kota Purwokerto. Data diperoleh melalui kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh dan diperoleh jumlah sampel sebanyak 72 responden. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji kualitas data, uji asumsi klasik, dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspektasi kinerja, ekspektasi usaha, faktor sosial, dan kondisi yang memfasilitasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan sistem informasi akuntansi.The use of accounting information systes in this globalization era is very high. It plays an important role for organization’ competitive advantage. Accounting information systems makes it easier for organization to provide accourate, relevant, and on time information. The success of implementing the system is not only determined by management support, but the acceptance and use of the users. This study aims to determine the factors that influence the use of accounting information systems with Unified Theory of Acceptance and Use of The Technology (UTAUT) approach. The population are the management and/or employees of Savings and Loans Cooperatives and Multi-Purpose Cooperatives in Purwokerto. Data obtained through a questionnare. The sampling technique using saturated sampling and obtained 72 respondents. Data analysis using descriptie statistics, data quality tests, the classic assumption tests, multiple linear regression analysis. The results showed that performance expectancy, effort expectancy, social factors, and facilitating conditions have positive and significant effect on the use of accounting information systems.
2657629935B1A016058Keragaman Spesies Lebah Klanceng di Wilayah Timur Pulau Nusakambangan
Nusakambangan adalah pulau di bagian selatan pulau Jawa yang di dalamnya
terdapat Cagar Alam. Cagar Alam Nusakambangan merupakan habitat bagi lebah
Klanceng yang berperan penting sebagai pollinator vegetasi yang ada di hutan.
Kepadatan dan distribusi lebah Klanceng dipengaruhi oleh vegetasi di lingkungan
setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman dan spesies lebah
Klanceng di wilayah Timur Pulau Nusakambangan.
Penelitian dilakukan di wilayah timur pulau Nusakambangan dengan
menggunakan metode survei. Pengambilan sampel survei dilakukan pada bulan
Februari 2020 dengan teknik purposive sampling. Keragaman lebah Klanceng
didasarkan pada morfometri setiap spesies yang ditemukan. Pengukuran morfometri
didasarkan pada individu pekerja dengan pengukuran pada bagian panjang tubuh,
lebar kepala, panjang kepala, jarak alveolorbital, jarak alveolateral, diameter
alveolar, panjang dan lebar clypeus, lebar maksimal clypeus, jarak clypeocellar,
panjang scape, panjang dan lebar mata majemuk, panjang malar, panjang dan lebar
gigi mandibula, panjang dan lebar mesoscutum, panjang dan lebar scutellum,
panjang sayap depan tidak termasuk tegula, panjang sayap depan termasuk tegula,
lebar sayap depan, jumlah hamuli, panjang dan lebar tibia kaki belakang, panjang
dan lebar basitarsus.
Pengukuran bagian tubuh lebah Klanceng dilakukan dengan menggunakan
mikroskop stereo Hayear yang dihubungkan dengan software S-EYE yang telah
dilakukan kalibrasi terlebih dahulu. Pembuatan peta untuk pemetaan lokasi dari
lebah Klanceng yang ditemukan dibuat menggunakan software arcgis dengan data
GPS dan Orux map. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan cara
menghitung ukuran morfometrik yang diukur dan dikelompokkan ke dalam spesies
berdasarkan Rasmussen. Penelitian ini menemukan 5 genera dan

6 spesies Lebah
Klanceng. Total koloni Lebah yang ditemukan di Cagar Alam Nusakambangan timur
berjumlah 19 koloni, tersebar di bagian utara dan selatan jalur penelitian. Koloni
lebih banyak ditemukan pada akar dan batang pohon.
Nusakambangan is an island in the southern part of the island of Java, where
there is a Nature Reserve. Nusakambangan Nature Reserve is a habitat for Stingless
bees which play an important role as pollinator for vegetation in the forest. Density
and distribution of Stingless bees is influenced by vegetation in the local
environment. Study aims to determine the diversity and species of Stingless bees in
the eastern region of Nusakambangan Island.
Research was conducted in the eastern region of Nusakambangan island
using a survey method. Survey sample was taken in February 2020 with a purposive
sampling technique. Diversity of Stingless bees is based on the morphometry of each
species found. Morphometric measurements are based on individual workers with
measurements on body length, head width, head length, alveolorbital distance,
alveolateral distance, alveolar diameter, length and width of clypeus, maximal width
of clypeus, clypeocellar distance, length of scape, length and width of the compound
eye, malar length, length and width of mandible, length and width of the
mesoscutum, length and width of the scutellum, length of the forewings excluding
tegula, the length of the forewings including tegula, the width forewings, the number
of hamuli, the length and width of the tibia of the hind legs, the length and width of
the basitarsus.
Stingless bee body parts were measured using a Hayear stereo microscope
connected to the S-EYE software, which has been calibrated beforehand. Making
maps for locational mapping of the Stingless bees which were found was made using
Arcgis software with GPS data and Orux map. Data analysis was carried out
descriptively by calculating the measured morphometric sizes and grouped into
species based on Rasmussen. Study found 5 generas and 6 species of Stingless bees.
Total colonies of bees found in the eastern Nusakambangan Nature Reserve were 19
colonies, scattered in the northern and southern parts of the research route. Colonies
were mostly found in the roots and trunks of trees.
2657729927C1I016049The Effect of Previous Year’s Audit Opinion, Audit Tenure, Leverage, And Firm Size On Going Concern Audit Opinion Of Mining Industry Listed in Inonesia Stock ExchangePenelitian ini mengambil judul: “The Effect of Previous Year’s Audit Opinion, Audit Tenure, Leverage, And Firm Size On Going Concern Audit Opinion Of Mining Industry Listed in Inonesia Stock Exchange”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh opini audit pada tahun sebelumnya, audit tenure, leverage, dan ukuran perusahaan terhadap penerimaan opini audit going concern. Populasi dalam penelitian ini adalah adalah perusahaan pertambangan di Indonesia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2016-2018, Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, dan jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian adalah sebanyak 40 data perusahaan pertambangan. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menggunakan SPSS menunjukkan bahwa: (1) opini audit tahun sebelumnya tidak mempengaruhi opini audit going concern, (2) Audit tenure tidak mempengaruhi penerimaan opini audit going concern, (3) Leverage tidak mempengaruhi penerimaan opini audit going concern, dan (4) ukuran perusahaan tidak mempengaruhi penerimaan opini audit going concern. Hasil penelitian ini menyiratkan bahwa pengaruh opini audit tahun sebelumnya, audit tenure, leverage, dan ukuran perusahaan bukan satusatunya indikator yang mempengaruhi penerimaan opini audit going concern. This research takes the title: "The Effect of Previous Year’s Audit Opinion, Audit Tenure, Leverage, And Firm Size On Going Concern Audit Opinion Of Mining Industry Listed in Inonesia Stock Exchange". The purpose of this study was to determine the effect of Previous Years’s Audit Opinion, Audit Tenure, Leverage, And Firm Size on going concern opinion. The population in this study was mining industry in indonesia which were listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) in the 2016-2018 period. Sampling was carried out using a purposive sampling method, and the number of samples used in the study was 40 data of food companies and drinks. Based on the results of research and data analysis using SPSS shows that: (1) the previous year's audit opinion does not affect on going concern audit opinion, (2) audit tenure does not affect on going concern audit opinion, (3) leverage does not affect on going concern audit opinion, and (4) Firm size does not affect on going concern audit opinion. The results of this study imply that the influence of the previous year's audit opinion, audit tenure, leverage, and company size are not the only indicators that influence on going concern audit opinion.
2657829928L1A016002FAKTOR EKONOMI TERHADAP PENDAPATAN NELAYAN LONGLINEDI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA CILACAP (PPSC) JAWA TENGAHFaktor ekonomi menjadi perhatian untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat nelayan dalam pendapatan dan pengeluaran rumah tangga masyarakat nelayan. penelitian ini membahas mengenai bagaimana faktor ekonomi yang mempengaruhi pendapatan nelayan long line di Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode survei dan wawancara dan menggunakan teknik simpel random sampling. Penerimaan total rata-rata nelayan long line dalam sekali trip yaitu sebesar Rp. 285.387.381,00. Pendapatan rata-rata nelayan long line dalam satu bulan yaitu sebesar Rp. 215.225.477,00 dengan nilai B/C sebesar 4,07 yang artinya B/C lebih dari satu usaha tersebut menguntungkan dan layak untuk dijalankan. Nilai payback period rata-rata nelayan long line sebesar 0,54 atau setara dengan waktu selama 6 bulan 16 hari untuk pengembalian modal usaha. NPV rata-rata yang didapat yaitu sebesar Rp. 1.587.304.259,00 artinya usaha tersebut layak dijalankan karena NPV > 0. diperoleh nilai IRR sebesar 31%. Nilai yang diperoleh ini lebih besar dari nilai suku bunga yaitu 9,95% dan 10,50% yang artinya usaha tersebut menguntungkan dan layak untuk dijalankan.Economic factors are of concern to improve the living standards of fishing communities in terms of household income and expenditure of fishing communities. This study discusses how economic factors affect the income of long line fishermen at the Cilacap Ocean Fishing Port. The research method used in this study used survey and interview methods and used simple random sampling techniques. The average total revenue of long line fishermen in one trip is Rp. 285,387,381.00. The average income of long line fishermen in one month is Rp. 215,225,477.00 with a B / C value of 4.07, which means that B / C of more than one business is profitable and feasible to run. The average payback period value of long line fishermen is 0.54 or the equivalent of 6 months and 16 days to pay back business capital. The average NPV obtained is Rp. 1,587,304,259.00 means that the business is feasible to run because the NPV> 0. obtained an IRR value of 31%. The value obtained is greater than the interest rate, namely 9.95% and 10.50%, which means that the business is profitable and feasible to run.
2657929918K1B015050Penyelesaian Model Logistik dengan Faktor Migrasi Menggunakan Metode Transformasi DiferensialModel logistik dengan faktor migrasi merupakan salah satu model pertumbuhan penduduk dengan menambahkan faktor migrasi. Model ini dapat diselesaikan secara eksak dan secara numerik. Pada penelitian ini model akan diselesaikan secara numerik menggunakan metode transformasi diferensial (MTD). Metode transformasi diferensial merupakan metode yang dibentuk dengan ide dasar deret Taylor yang menghasilkan pendekatan terhadap penyelesaian analitik dalam bentuk polinom. Penyelesaian yang didapatkan adalah nilai hampiran atau aproksimasi sehingga akan muncul error. Nilai error pada solusi model menggunakan MTD dibandingkan dengan metode numerik lainnya, yaitu metode Euler dan metode Runge-Kutta. Hasil penelitian menunjukkan solusi pendekatan dari model tersebut menggunakan metode transformasi diferensial paling akurat jika dibandingkan metode Euler dan metode Runge-Kutta.The logistics model with a migration factor is one of the population growth models by directly adding factors. This model can be solved exactly and numerically. In this research, the model will be solved numerically using the differential transformation method (DTM). The differential transformation method is a method estabilished based on the basic idea of the Taylor series which results in an approaches to analytical solutions in polynomial forms. The solution obtained is a close or approximation value so that it will produce error values. The error value in the model solution using DTM was compared to other numerical methods, such as the Euler method and the Runge-Kutta method. The results showed that the approach of the model solution used the most accurate differential transformation method when compared to the Euler method and the Runge-Kutta method.
2658029929A1A016083Daya Saing Ekspor Minyak Kelapa Mentah (Crude Coconut Oil) Indonesia di Pasar InternasionalPerdagangan Internasional dapat didefinisikan sebagai aktivitas perdagangan yang dilakukan oleh penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain atas dasar kesepakatan bersama. Minyak kelapa mentah merupakan produk unggulan ekspor Indonesia, serta termasuk dalam ekspor terbesar kedua di dunia. Peningkatan konsumsi minyak kelapa mentah dunia menjadi peluang bagi Indonesia untuk meningkatkan ekspor minyak kelapa mentah. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengetahui posisi daya saing ekspor minyak kelapa mentah Indonesia di pasar internasional, (2) Mengetahui daya saing ekspor minyak kelapa mentah Indonesia apakah menunjukkan tren positif atau negatif, (3) Mengetahui kinerja ekspor minyak kelapa mentah Indonesia di pasar internasional.Penelitian ini dilaksanakan tanggal 20 Maret sampai 9 April 2020. Obyek penelitian ini adalah ekspor crude coconut oil (kode HS 151311) Indonesia. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Revealed Comparative Advantage (RCA), Export Competitiveness Index (ECI), dan Products Mapping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspor Indonesia berada pada kelompok A yang artinya memiliki keunggulan komparatif dengan spesialisasi ekspor. Daya saing ekspor Crude Coconut Oil Indonesia menunjukkan tren daya saing yang positif. Hasil analisis TBI menunjukkan bahwa Indonesia sebagai negara dengan spesialisasi ekspor Crude Coconut Oil.International trade can be defined as trading activities carried out by residents of a country with residents of other countries based on mutual agreements. Crude coconut oil is Indonesia's leading export product and is the second-largest export in the world. The increase in world consumption of crude palm oil is an opportunity for Indonesia to increase exports of crude coconut oil. This study aims to: (1) Determine the position of the competitiveness of Indonesia's crude palm oil exports in the international market, (2) Determine the competitiveness of Indonesia's crude palm oil exports whether it shows a po sitive or negative trend, (3) Knowing the export performance of Indonesian crude palm oil in Indonesia. International market. This research was conducted from March 20 to April 9, 2020. The object of this research is the export of Indonesian crude coconut oil (HS code 151311). The analysis used in this research is the Revealed Comparative Advantage (RCA) analysis, the Export Competitiveness Index (ECI), and the Products Mapping. The results showed that Indonesia's exports were in group A, which means that they have a comparative advantage with export specialties. The export competitiveness of Indonesian Crude Coconut Oil shows a positive trend of competitiveness. The results of the TBI analysis show that Indonesia is a country that specializes in exporting Crude Coconut Oil.