Artikelilmiahs
Menampilkan 26.621-26.640 dari 50.222 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 26621 | 29978 | L1B016036 | Evaluasi Pengaruh Bahan Herbal Terhadap Komunitas Bakteri Saluran Pencernaan Ikan Air Tawar dengan Pendekatan Meta analisis | Studi ilmiah yang membahas pengaruh bahan herbal sebagai antibakteri pada ikan air tawar sudah banyak dilakukan, dengan beragam karakteristik maupun hasil. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh daun pegangan (Cantella asiatica), daun kersen (Muntigia calabura L), daun mengkudu (Morinda citrifolia), bawang putih (Allium sativum), dan daun bandotan (Ageratum conyzoides) terhadap komunitas bakteri saluran pencernaan ikan air tawar. Metode yang digunakan yaitu metode meta analisis dengan studi ilmiah yang akan digabungkan berjumlah 5 studi. Hasil meta analisis jumlah kelimpahan bakteri saluran pencernaan ikan air tawar yang diberi bahan herbal nilai pooled mean difference sebesar 0,16 [95% CI -5,00 – 5,33] dengan nilai p>0.05 artinya tidak ada hubungan yang bermakna antara grup eksperimental (bahan herbal) dan kontrol, meskipun jumlah kelimpahan bakteri cenderung lebih tinggi 0,16 pada grup kontrol dibandingkan dengan grup bahan herbal. Sedangkan hasil meta analisis proporsi Gram bakteri saluran pencernaan ikan air tawar yang diberi bahan herbal nilai pooled oods ratio sebesar 0,45 [95% CI 0,32 - 0,62] dengan nilai p<0.05 yang artinya ada hubungan yang bermakna antara grup eksperimental (bahan herbal) dan kontrol dengan jumlah bakteri Gram positif pada grup kontrol lebih rendah sebesar 0,45 dibandingkan dengan grup bahan herbal. Kata kunci : bahan herbal, bakteri saluran pencernaan, proporsi Gram bakteri. | Scientific studies that discuss the effect of herbal ingredients as antibacterials in freshwater fish have been done, with various characteristics and results. The purpose of this study was to determine the effect of the pegagan leaves (Cantella asiatica), kersen leaves (Muntigia calabura L), mengkudu leaves (Morinda citrifolia), garlic (Allium sativum), and bandotan leaves (Ageratum conyzoides) on the bacterial community of freshwater fish digestive tract. The method used is the meta analysis method with scientific studies which will be combining 5 scientific studies. The results of the meta-analysis for the abundance of bacteria in the digestive tract of freshwater fish fed with herbal ingredients, the pooled mean difference value was 0.16 [95% CI -5.00 - 5.33] with a p value> 0.05, meaning that there was no significant relationship between experimental groups (herbal) and controls, although the abundance of bacteria tended to be higher 0.16 in the control group compared to the herbal group. While the results of the meta analysis of the proportion of gram bacteria in the digestive tract of freshwater fish fed with herbal, the pooled oods ratio value was 0.45 [95% CI 0.32 - 0.62] with a p value <0.05, which means that there is a significant relationship between experimental group (herbal) and the control with the number of Gram positive bacteria in the control group was lower by 0.45 compared to the herbal group. Key words : herbal, digestive tract bacteria, proportion of Gram bacteria. | |
| 26622 | 29979 | D1A016126 | LAMA MARINASI DENGAN JUS BAWANG PUTIH (Alium sativum L.) TERHADAP AROMA, WARNA DAN TINGKAT KEBUSUKAN DAGING AYAM BROILER SETELAH PENYIMPANAN SUHU RUANG | Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama marinasi dengan jus bawang putih terhadap aroma, warna dan tingkat kebusukan daging ayam broiler setelah penyimpanan suhu ruang. Materi yang digunakan adalah 20 potong daging ayam broiler bagian paha dan jus bawang putih dengan konsentrasi 15%. Metode yang digunakan yaitu metode eksperimen, untuk uji organoleptik (aroma dan warna) menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) sedangkan untuk tingkat kebusukan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang digunakan yaitu perbedaan lama waktu marinasi : tanpa marinasi (P0), lama waktu 10 menit (P1), lama waktu 20 menit (P2), dan lama waktu 30 menit (P3). Daging ayam broiler yang telah dimarinasi dalam jus bawang selanjutnya dilakukan penyimpanan pada suhu ruang (27ᵒ C - 29ᵒ C) selama 6 jam. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis variansi. Analisis variansi menunjukkan hasil bahwa lama waktu marinasi memberikan pengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap aroma, warna, dan tingkat kebusukan daging ayam broiler. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa lama waktu marinasi 10 menit merupakan yang terbaik mampu menghambat kebusukan daging ayam broiler dan tidak mengganggu tingkat kecerahan warna serta aroma. | The study aims to determine the effect of long marinated with garlic juice against the smell, color and level of rot of broiler chicken meat after storage at room temperature. The material used was 20 pieces of thigh broiler chicken meat and garlic juice with a concentration of 15%.The method used is the experimental method, for organoleptic tests (aroma and color) using a Randomized Group Design (RCBD) while for the level of rot the Complete Randomized Design (CRD). The treatment used is the difference in the length of marination time: without marination (P0), 10 minutes (P1), 20 minutes (P2), and 30 minutes (P3). Broiler chicken meat that has been marinated in onion juice is then stored at room temperature (27ᵒ C - 29ᵒ C) for 6 hours. The data obtained were analyzed using analysis of variance. Analysis of variance showed that the duration of marination had a very significant effect (P <0,01) on the aroma, color, and level of rot of broiler chicken meat. The results of this study can be concluded that 10 minutes marination time is the best result can inhibit the rot of broiler chicken meat and does not interfere with the brightness and smell. | |
| 26623 | 30641 | L1B016048 | Kelimpahan Daphnia magna Yang Diberi Pupuk Kandang Kotoran Ayam Petelur (Gallus domesticus) | ABSTRAK Daphnia magna digunakan sebagai sumber pakan alami bagi benih ikan karena memiliki beberapa keunggulan yaitu kandungan nutrisi yang tinggi, ukuranya sesuai dengan bukaan mulut ikan, dan benih. Penyediaan Daphnia yang digunakan sebagai pakan alami dapat dilakukan melalui kegiatan kultur, baik secara masal maupun semi masal. Metode kultur Daphnia magna yang sering digunakan yaitu metode pemupukan. Objek pada penelitian ini adalah Daphnia magna. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelimpahan Daphnia magna yang diberi pupuk kotoran ayam petelur serta mengetahui dosis pupuk yang terbaik terhadap kelimpahan Daphnia magna. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 kali pengulangan (kontrol, 2g/L, 4g/L, 6g/L). Data kuantitatif berupa kelimpahan Daphnia magna dianalisis dengan SPSS one way Anova, dan dilanjut uji BNJ. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai kelimpahan Daphnia magna memiliki kisaran rataan 21,6±1,85a ind/l–45,9±1,7cind/l dan menunjukan hasil berbeda nyata (P<0,05). Pemberian pupuk kotoran ayam petelur dengan dosis 2-4 g/l sangat dianjurkan untuk budidaya Daphnia magna. Kata Kunci : Kelimpahan, Daphnia magna, Media Kultur | ABSTRACT Daphnia magnais used as a natural food source for fish seeds because it has several advantages, namely high nutritional content, the size of which is in accordance with the fish's mouth opening, and the seeds. Provision of Daphnia which is used as natural food can be done through culture activities, both mass and semi-mass. The most commonly used Daphnia magna culture method is the fertilization method. The object of this research is Daphnia magna. The purpose of this study was to determine the abundance of Daphnia magna fed by laying hen manure and to determine the best fertilizer dosage for the abundance of Daphnia magna. The method used a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 4 repetitions (control, 2g / L, 4g / L, 6g / L). Quantitative data in the form of an abundance of Daphnia magna were analyzed using SPSS one way Anova, and continued with the LSD test. The results showed that the abundance value of Daphnia magna had a mean range of 21,6±1,85a ind/l – 45,9±1,7cand showed significantly different results (P <0.05). Application of layer chicken manure fertilizer at a dose of 2-4 g/l is highly recommended for Daphnia magna cultivation Keywords: Abundance, Daphnia magna, Culture Media | |
| 26624 | 29982 | E1A016009 | EFEKTIVITAS HUKUM STANDAR KOMPETENSI PENYULUH KELUARGA BERENCANA (PKB) DALAM UPAYA PENINGKATAN PROGRAM KELUARGA BERENCANA DI KABUPATEN BANYUMAS | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas hukum standar kompetensi Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dalam upaya peningkatan program Keluarga Berencana di Kabupaten Banyumas dan mengetahui kontribusi efektivitas hukum standar kompetensi Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) terhadap peningkatan program Keluarga Berencana di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan yuridis sosiologis, dan spesifikasi penelitian deskriptif. Lokasi penelitian ini di Kabupaten Banyumas dengan fokus pada Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Pemerintah Kabupaten Banyumas dengan responden sebanyak 41 (empat puluh satu) Penyuluh Keluarga Berencana. Pengambilan sampel melalui metode simple random sampling. Data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder yang diperoleh dengan metode kuisioner, dokumenter dan studi kepustakaan. Pengolahan data dilakukan secara coding, editing, dan tabulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas hukum standar kompetensi Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dalam upaya peningkatan program Keluarga Berencana di Kabupaten Banyumas adalah efektif. Hal ini dibuktikan dengan hasil penelitian terhadap 3 indikator meliputi efektifnya standar kompetensi teknis Penyuluh Keluarga Berencana, efektifnya kompetensi manajerial Penyuluh Keluarga Berencana, efektifnya kompetensi sosial kultural Penyuluh Keluarga Berencana. Efektivitas hukum standar kompetensi Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) cenderung memberikan kontribusi secara positif terhadap upaya peningkatan program Keluarga Berencana. | This study aims to determine the legal effectiveness of the Family Planning Extension (PKB) competency standards in an effort to improve the Family Planning program in Banyumas and to determine the contribution of the legal effectiveness of the Family Planning Extension (PKB) competency standards to the improvement of the family planning program in Banyumas. This study uses quantitative research methods with a sociological juridical approach, and descriptive research specifications. The location of this research is in Banyumas with a focus on the Office of Population Control and Family Planning, Women Empowerment and Child Protection (DPPKBP3A) Banyumas Regency Government with 41 (fourty one) family planning counselors as respondents. Sampling using simple random sampling method. The data used include primary data and secondary data obtained by questionnaire methods, documentaries and literature study. Data processing is done by coding, editing, and tabulating data. The results showed that the legal effectiveness of Family Planning Extension (PKB) competency standards in the effort to improve the family planning program in Banyumas was effective. This is evidenced by the results of research on 3 indicators covering the effectiveness of the family planning counselor technical competence standards, the effective managerial competence of the family planning instructor, the effectiveness of the family planning instructor's social and cultural competence. The legal effectiveness of the Family Planning Extension (PKB) competency standards tends to make a positive contribution to efforts to improve the family planning program. | |
| 26625 | 30842 | K1B015016 | Penerapan Regresi Logistik Ordinal Pada Indeks Pembangunan Manusia Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018 | Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan alat ukur keberhasilan pembangunan manusia yang dilakukan di suatu wilayah pada waktu tertentu. Selama periode 2010-2018, IPM di Provinsi Jawa Tengah terus mengalami peningkatan. Kendati demikian pada tahun 2018, IPM Provinsi Jawa Tengah masih tercatat BPS berada di bawah level nasional. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap IPM di Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari BPS yang terdiri dari IPM dan variabel prediktor tahun 2018 di 34 kabupaten. Data IPM dikategorikan menjadi tiga level yaitu sangat tinggi, tinggi, dan sedang. Metode yang digunakan untuk pemodelan IPM dan faktor-faktor ini menggunaka regresi logistik ordinal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga faktor yang berpengaruh terhadap IPM yaitu angka partisipasi kasar SMA atau APK SMA (x1), persentase penduduk miskin (x2), dan persentase wanita yang menikah pada usia kurang dari 17 tahun (x4). | Human Development Index (HDI) is a measure of human development success in an area at a particular time. During the period 2010-2018, HDI at the Central Java Province is increasing. However, the Central Bureau of Statistics or BPS recorded that the HDI in 2018 was still below the national level. The purpose of the study is to determine the significant influence factors for the HDI at Central Java. The research used secondary data of HDI and the predictors variable in 2018, at 34 districts, obtained from BPS. The HDI data was categorized to be three levels, very high, high, and medium level. The method used to model the HDI and its factors was ordinal logistic regression analysis. Result showed that three factors influenced the HDI, the percentage of gross enrolment rate or APK for SMA (x1), the percentage of poor people (x2), and the percentage of married women at less than 17 (x4). | |
| 26626 | 29983 | L1A016030 | STRUKTUR UKURAN DAN PERTUMBUHAN IKAN BETUTU (Oxyeleotris marmorata, Blkr. 1852) HASIL TANGKAPAN JARING GILLNET DI WADUK PB SOEDIRMAN, BANJARNEGARA | Ikan betutu (Oxyeleotris marmorata, Blkr. 1852) merupakan ikan introduksi di Indonesia yang berpotensi mengancam keberadaan ikan-ikan spesies asli di Waduk PB Soedirman. Kemampuannya beradaptasi dan toleransi di perairan, menjadikan ikan betutu dominan dan memiliki ukuran yang bervariasi. Jaring insang (gillnet) merupakan salah satu alat tangkap yang digunakan oleh nelayan di waduk PB Soedirman. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui struktur ukuran, pertumbuhan dan faktor kondisi ikan betutu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode survei dengan teknik sampling purposive random sampling dan dianalisis dengan SPSS Statistics 17.0. Penelitian ini dilakukan pada Bulan Februari dan Maret 2020. Hasil dari penelitian ini didapatkan 181 ekor ikan betutu jantan dan 253 ekor betina, dan diperoleh struktur ukuran ikan betutu jantan kisaran 9,1–20,1 cm dan betina kisaran 9,2-23 cm. Hubungan panjang berat ikan betutu jantan dan betina relatif sama, yaitu W= 0,0067L3.245 (jantan) dan W= 0,0116L3.045 (betina). Faktor kondisi ikan betina lebih besar dibandingkan ikan jantan, dengan nilai kisaran 0,723–2,048 (betina) dan 0,501–1,585 (jantan). Nilai faktor kondisi ikan betutu di Waduk PB Soedirman kurang dari 3, sehingga dapat disimpulkan bahwa tubuh ikan betutu yang ditangkap di Waduk PB Soedirman selama penelitian tergolong pipih. | Sleeper fish (Oxyeleotris marmorata, Blkr) is an introduced fish in Indonesia that has potential to threaten the existence of native species in PB Soedirman Reservoir. Their ability to adapt makes betutu dominant and has various sizes. Gillnet is a fishing tool that often used by fisherman in PB Soedirman reservoir. The purpose of this study was to determine the size structure, growth and condition factors. The method used in this study is survey method with purposive random sampling technique and analyzed by SPSS Statistics 17.0. This research was conducted in February and March 2020. The results of this study obtained 181 male betutu and 253 female, and obtained the size structure of male betutu fish ranging from 9,1-20,1 cm and females 9,2-23 cm. Length weight relationship of betutu male and female relatively same, namely W = 0,0067L3.245 (male) and W = 0,0116L3.045 (female). The condition factor of female fish is greater than male, with values ranging from 0,723-2,048 (female) and 0,501-1,585 (male). The value of the condition factor of betutu in PB Soedirman Reservoir is less than 3, so it can be concluded that the body of betutu that caught during the study was classified as flat. | |
| 26627 | 29984 | C1B016046 | ANALISIS PENGARUH STOCK SELECTION SKILL DAN MARKET TIMING ABILITY TERHADAP KINERJA REKSA DANA SAHAM SYARIAH (Studi pada Reksa Dana Saham Syariah yang Terdaftar di BEI 2016-2019) | Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif pada reksa dana saham Syariah periode 2016-2019. Penelitian ini megambil judul: “Analisis Pengaruh Stock Selection Skill dan Market Timing Ability terhadap Kinerja Reksa Dana Saham Syariah Menggunakan Model Conditional (Studi pada Reksa Dana Saham Syariah yang Terdaftar di BEI 2016-2019)” Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh stock selection skill dan market timing ability terhadap kinerja reksa dana syariah. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh produk reksa dana saham syariah yang terdaftar di BEI pada periode 2016-2019. Jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 22 sampel. Purposive sampling method digunakan dalam penentuan pengambilan sampel. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan OLS (Ordinary Least Square) menunjukan bahwa: (1) stock selection skill berpengaruh positif seignifikan terhadap kinerja reksa dana saham syariah, (2) market timing ability berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja reksa dana saham syariah. Implikasi dari kesimpulan diatas yaitu Investor perlu memperhatikan kemampuan manajer investasi yang dipilih untuk mengelola dana investasinya. Kemampuan manajer investasi seperti stock selection skill dan market timing ability dengan mempertimbangkan faktor makro ekonomi seperti nilai tukar rupiah dan tingkat inflasi. Kinerja reksa dana saham Syariah yang baik tercermin dari bagaimana cara manajer investasi dalam mengelola dana investasi. Semakin baik strategi yang diterapkan manajer investasi maka kinerja reksa dana juga akan mengingkat sehingga return yang didapat sesuai dengan harapan investor. | The type of this research is quantitative research in sharia equity mutual fund in 2016-2019. This study takes the title "Analysis the Influence of Stock Selection Skill and Market Timing Ability on Sharia Equity Mutual Fund Performance (Study of Sharia Equity Mutual Fund listed on Indonesia Stock Exchange In 2015 - 2019) ”. The purpose of this study was to analyze the influence of Stock Selection Skill and Market Timing Ability variable on Sharia Equity Mutual Fund by using the control variables Inflation Rate and Kurs. The population used in this study are all Sharia Equity Mutual Fund listed on the Indonesia Stock Exchange in 2016-2019. The number of samples in this study were 22 samples. Determination of the sample using purposive sampling method. Based on the results of research and data analysis using OLS (Ordinary Least Square) shows that: (1) Stock Selection Skill have a positif and significant effect on the Sharia Equity Funds Performance. (2) Market Timing Ability has a positive and significant effect on the Sharia Equity Funds Performance. The implementation of this research is that investor need to pay attention to the ability of the chosen investment manager. The ability of investment managers, such as stock selection skill and market timing abilities, takes into account macroeconomic factors such as kurs and inflation rate. | |
| 26628 | 29985 | A1F016035 | PENENTUAN UMUR SIMPAN MINUMAN FUNGSIONAL TEMULAWAK REMPAH INSTAN TERKEMAS KERTAS LAMINASI DENGAN METODE ARRHENIUS | Temulawak merupakan salah satu komoditas yang memiliki pertumbuhan produksi tertinggi di Indonesia. Temulawak juga termasuk komoditas dengan aktivitas antioksidan cukup besar. Pengembangan minuman fungsional temulawak rempah instan merupakan salah satu terobosan yang dapat dilakukan dalam diversifikasi pangan. Mutu produk dengan klaim kesehatan harus diperhatikan. Pendugaan umur simpan perlu dilakukan untuk menjaga mutu produk. Metode yang dapat digunakan adalah Accelerated Storage Studies (ASS) dengan persamaan Arrhenius. Suhu yang diterapkan adalah suhu 35oC, 45oC, dan 55oC. Kemasan kertas laminasi litho dipilih karena termasuk kemasan yang fleksible, mudah didekorasi, dan memiliki permeabilitas uap air dan gas yang rendah. Parameter mutu yang diterapkan terdiri dari kadar air, densitas kamba, kecerahan, pH, total padatan terlarut, aktivitas antioksidan dan variabel sensoris. Aktivitas antioksidan terpilih menjadi parameter kritis karena untuk memenuhi klaim tinggi antioksidan. Hasil perhitungan umur simpan menunjukkan umur simpan temulawak rempah instan terkemas kertas laminasi pada suhu ruang (28°C) yaitu selama 207 hari atau sekitar 6,9 bulan. | Temulawak is one of the commodities with the highest production growth in Indonesia. Temulawak is also a commodity with considerable antioxidant activity. The development of instant spice curcuma functional drink is one of the breakthroughs that can be done in food diversification. The quality of products with health claims must be considered. Estimation of shelf life needs to be done to maintain product quality. The method that can be used is the Accelerated Storage Studies (ASS) with the Arrhenius equation. The temperatures applied are 35oC, 45oC, and 55oC. Litho laminated paper packaging was chosen because it is a flexible package, easy to decorate, and has low water vapor and gas permeability. The quality parameters that were applied consisted of moisture content, density of kamba, brightness, pH, total dissolved solids, antioxidant activity and sensory variables. Antioxidant activity was chosen to be a critical parameter because it fulfills its high antioxidant claims. The result of the calculation of shelf life shows the shelf life of instant spices ginger packed with laminated paper at room temperature (28 ° C) for 207 days or about 6.9 months. | |
| 26629 | 29986 | L1B016006 | PENAPISAN BAKTERI PROTEOLITIK PADA SALURAN PENCERNAAN IKAN KERAPU CANTANG HASIL BUDIDAYA | Ikan Kerapu Cantang merupakan salah satu jenis ikan laut yang bernilai ekonomis serta dapat dikembangkan menjadi komoditas budidaya yang menjanjikan. Salah satu faktor penting dalam budidaya ikan Kerapu Cantang adalah pakan. Dalam mencerna pakan dibutuhkan bakteri proteolitik untuk dapat memaksimalkan kemampuan ikan dalam mencerna agar maksimal. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui keberadaan dan aktivitas bakteri proteolitik pada saluran pencernaan ikan Kerapu Cantang. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan metode observasi dengan teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling. Variabel yang diamati pada penelitian ini yaitu, keberadaan dan aktivitas proteolitik pada pencernaan ikan Kerapu Cantang. Berdasarkan penelitian ini didapatkan hasil proporsi bakteri proteolitik pada pencernaan ikan Kerapu Cantang sebagai berikut: Bagian anterior terdapat rata – rata 56 %, middle rata – rata 56%, dan posterior rata – rata 65%. Dan hasil aktivitas bakteri proteolitik pada pencernaan ikan Kerapu Cantang memiliki indeks antara 0,14 – 3,5. | Cantang Grouper Fish is one of fish that has an economic value and can be developed as a culture’s commodity that has a great result also has become an important export especially to Hongkong, Japan, Singapore and China. One of the important factor in Cantang Grouper Fish is feed. In process of feed’s digestion, it needs a proteolytic bacteria to maximizing an fish’s ability. The purpose of this research is to know and understand the condtion and activity of proteolytic bacteria in digestive tract of Grouper Cantang fish. Methods that used in this research is observation with sampling technical by using purposive sampling. Variable which observed in this research are condition and proteolytic’s activity of Cantang Grouper fish’s digestion. Based on this research, the result of proteolytic bacteria’s proportion in Cantang Grouper fish are as follows. Anterior’s part average around 56%,middle average around 56%, and posterior around 65%. The result of proteolytic bacteria in Cantang Grouper Fish's disgestion has index around 0,14 - 3,5. | |
| 26630 | 29987 | J1A016044 | An Analysis of Felicity Condition Found in Female Characters of Isn’t It Romantic? | Penelitian ini berjudul “An Analysis of Felicity Condition Found in Female Characters of Isn’t It Romantic?”. Tujuannya adalah untuk mengetahui macam-macam gaya bicara feminin pada tokoh perempuan dalam film Isn't It Romantics?, dan untuk mengetahui kesahihan di setiap gaya bicara feminin yang dijelaskan dalam film tersebut. Saya menggunakan metode deskriptif kualitatif dalam menganalisis data. Data primer berupa ungkapan-ungkapan yang dihasilkan oleh karakter perempuan dan laki-laki dalam film Isn't It Romantics?. Penelitian ini berfokus pada pendekatan sosiopragmatik. Selain itu, saya menggunakan teori Holmes dan stubbe (2003: 574) untuk menganalisis gaya bicara feminin dalam setiap ucapan karakter wanita dalam film tersebut. Saya juga menggunakan teori Yule (2003: 50) untuk mengetahui kesahihan ungkapannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 473 tuturan perempuan, hanya 277 tuturan yang mengandung gaya tuturan feminin. Kolaboratif menjadi fitur yang paling banyak digunakan oleh karakter wanita. Selain itu, saya menemukan bahwa semua ujaran menggunakan jenis tindak tutur. Representatif menjadi ciri paling dominan yang dihasilkan oleh tokoh perempuan dalam ungkapannya. Saya menyarankan kepada peneliti selanjutnya yang tertarik pada bidang yang sama untuk mengkaji dan melakukan analisis yang lebih mendalam tentang tindak tutur, yang dapat berfokus hanya pada satu atau beberapa jenis tindak tutur seperti representatif atau deklaratif saja. Mereka juga dapat membedakan objek dengan merekam percakapan sehari-hari antara mereka dan penutur asli. Selain itu teks pidato dapat menjadi alternatif bagi peneliti yang ingin fokus pada satu gender. | This research entitled “An Analysis of Felicity Condition Found in Female Characters of Isn’t It Romantics?”. It aims to know the kinds of feminine speech styles in female characters in Isn’t It Romantics? movie, and to find out the felicity condition in each feminine speech style that described in Isn’t It Romantics? movie. I used descriptive qualitative method in analyzing the data. The primary data are utterances which are produced by female and male characters in Isn’t It Romantics? movie. This research focuses on sociopragmatics approach. Additionally, I used Holmes and stubbe theory (2003:574) to analyze the feminine speech style in each female utterance. I also used Yule’s theory (2003:50) to find out felicity condition. The result of this research shows that amongst 473 female utterances, there are only 277 utterances that contain the feminine speech styles. Collaborative becomes the most widely used feature by female characters. Moreover, I found that all of the utterances use the types of speech act. Representatives become the most dominant features produced by female characters in their speeches. I suggest the next researchers who are interested in the same field to examine and conduct more in-dept analysis about speech act, which can focus on only one or some types of speech act like representatives or declarative only. They can also differentiate the object by recording everyday conversation between them and native speakers. Besides, speech texts can be an alternative way for the researcher who wants to focus on one gender. | |
| 26631 | 29988 | L1A016007 | PENGARUH LOGAM BERAT KADMIUM (Cd) TERHADAP EKSPRESI GEN cGnRH-II PADA IKAN NILEM (Osteochilus hasselti C.V) JANTAN | Logam berat kadmium di perairan pada umumnya mempunyai sifat toksik dan berbahaya bagi organisme hidup, walaupun beberapa diantaranya diperlukan dalam jumlah kecil. Cd merupakan logam berat yang sangat berbahaya karena tidak dapat dihancurkan (non-degradable) oleh organisme hidup dan dapat terakumulasi ke tubuh organisme melalui rantai makanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Cd pada reproduksi ikan nilem (Osteochilus hasselti C.V) jantan. Prosedurnya hewan uji disimpan di empat bak fiber yang mengandung Cd dengan kadar (0 mg/L [kontrol]; 2 mg/L [rendah]; 4 mg/L [sedang]; 6 mg/L [tinggi]) selama 4 minggu. Dampak dari Cd terhadap reproduksi ikan nilem dievaluasi dengan tingkat ekspresi gen cGnRH-II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh perlakuan kadmium selama 4 minggu terhadap nilai ekspresi gen cGnRH-II memiliki kisaran rata-rata antara 0,0036 - 0,3470. Pengaruh perlakuan selama minggu ke-2 dan ke-4 tidak memberikan pengaruh yang signifikan (P>0,05) dalam menurunkan nilai ekspresi gen cGnRH-II pada ikan nilem jantan, seiring dengan meningkatnya konsentrasi kadmium serta lamanya waktu pemaparan. | The heavy metal of cadmium in water generally has toxic properties and is dangerous for living organisms, although some of it is needed in small amounts. Cd is a heavy metal that’s is very dangerous because it cannot be destroyed (non-degradable) by living organisms and can accumulate in the organism’s body through the food chain. To investigate the effect of Cd on male silver sharkminnow fish (Osteochilus hasselti C.V) reproduction, the test animals were stored in four fiber tanks containing Cd at levels (0 mg/L [control], 2 mg/L [low], 4 mg/L [medium], 6 mg/L [high]) for 4 weeks. The impact of Cd on silver sharkminnow fish reproduction was evaluated by the expression level of the GnRH-II gene. The results showed that the effect of cadmium treatment for 4 weeks on the expression value of the cGnRH-II gene had an average range between 0.0036-0.3470. The effect of treatment during week 2 and 4 didn’t have significant effect (p>0.05) in reducing the value of cGnRH-II gene expression in male silver sharkminnow fish, along with increasing cadmium concentrations. | |
| 26632 | 29989 | D1A016066 | HUBUNGAN PERAN KELOMPOK PETERNAK DENGAN PRODUKTIVITAS ANGGOTA KELOMPOK PETERNAK KAMBING DI KECAMATAN CILONGOK KABUPATEN BANYUMAS | Penelitian bertujuan untuk mengetahui peran kelompok peternak kambing di Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas dan produktivitas anggota kelompok peternak kambing serta menganalisis hubungan antara peran kelompok dengan produktivitas anggota kelompok peternak kambing di Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Sasaran penelitian adalah anggota kelompok peternak kambing di Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode survey. Pengambilan sampel wilayah dilakukan secara sengaja (purposive sampling). Jumlah responden penelitian sebanyak 35 orang. Hasil penelitian menunjukan peran kelompok peternak sebagai kelas belajar pada kategori tinggi (80%), peran sebagai unit produksi pada kategori sedang (80%), serta peran sebagai wahana kerjasama pada kategori tinggi (97%). Produktivitas anggota kelompok peternak kambing tergolong sedang yakni sebesar Rp 218.619-61.146 HKP/Thn. Hubungan peran kelompok sebagai kelas belajar, wahana kerjasama, dan unit produksi dengan produktivitas anggota kelompok peternak kambing di Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas masing-masing memiliki korelasi sebesar 0,167 (sangat lemah); 0,104 (sangat lemah) dan 0,064 (sangat lemah), dengan nilai signifikansi 0,169; 0,277 dan 0,358. | The aim of this research was to determine the role of the goat farmer group in Cilongok, Banyumas, the productivity of the goat farmer group members and to analyze in Cilongok, Banyumas, and the relationship between the role of the group and the productivity of the goat farmer group members in Cilongok, Banyumas. The research targets were the goat farmer group members in Cilongok, Banyumas. The research was a survey method with purposive sampling. The number of research respondent was 35 peoples. The results showed the role of the farmer group as a learning class was categorized as high (80%), the role as a production unit was categorized as moderate (80%), and the role as a forum of cooperation was categorized as high (97%). The productivity of the goat farmer group members was classified as moderate, namely IDR 218.619-61.146 HKP/year. The relationship between the role of the group as a learning class, a forum of cooperation, a production unit, and the productivity of the goat farmer group members in Cilongok, Banyumas had a correlation of 0.167 (very weak), 0.104 (very weak), and 0.064 (very weak), with a significance value of 0.169, 0.277, and 0.358. | |
| 26633 | 29990 | L1A016039 | PENGARUH LOGAM BERAT Cd TERHADAP EKSPRESI GEN KISSPEPTIN-1 PADA IKAN NILEM (Osteochilus hasseltii C.V) BETINA | Kadmium (Cd) adalah logam berat yang mempunyai efek toksik yang tinggi walaupun pada konsentrasi yang rendah. Logam berat Cd di perairan berasal dari aktivitas alami dan antropogenik. Logam berat Cd yang masuk ke perairan dapat menyebabkan toksisitas subletal untuk ikan. Dampak logam Cd bagi ikan adalah dapat menghambat sistem reproduksi, seperti ekspresi gen Kisspeptin-1. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh logam Cd terhadap ekspresi gen Kisspeptin-1 dan konsentrasi yang dapat menganggu ekspresi gen Kisspeptin-1 pada ikan nilem betina. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan berbeda (0 ppm, 2 ppm, 4 ppm, dan 6 ppm). Penelitian dilakukan selama 4 minggu dengan pengambilan sampel setiap 2 minggu sekali. Penelitian dilakukan dengan 4 tahap yaitu pengambilan organ hipotalamus, isolasi RNA, DNAse Treatment, Pengukuran konsentrasi RNA dan Real-Time PCR. Analisis data ekspresi gen Kisspeptin-1 menggunakan One Way ANOVA dan Uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai konsentrasi ekspresi gen Kisspeptin-1 memiliki kisaran rata-rata 3,5389–47,3037 dan menunjukkan pengaruh yang tidak berbeda nyata (P>0,05) antar semua perlakuan. Hal tersebut dapat terjadi karena waktu paparan yang kurang lama, konsentrasi logam Cd, dan adaptasi ikan. | Cadmium (Cd) is a heavy metal that has high toxicity effect even at low concentrations. Heavy metal Cd in waters comes from natural and anthropogenic activities. Cd entering the waters can cause sublethal toxicity to fish. Cd impacts can inhibit the reproductive system, such as the expression of the Kisspeptin-1 gene. This study aimed to determine the effect of Cd on Kisspeptin-1 gene expression and the concentration of Cd that can interfere with Kisspeptin-1 gene expression in female silver sharkminnow (Osteochilus hasseltii C.V.). The method was completely randomized design was applied using 4 treatments of Cd concentration respectively 0 ppm, 2 ppm, 4 ppm, and 6 ppm. The research was conducted for 4 weeks with sampling frequency every 2 weeks. The research was devided into 4 steps, include organ of hypothalamus, isolating RNA, DNAse treatment, measuring the concentration of RNA and real-time PCR. Analysis of kisspeptin-1 gene expression using One Way ANOVA and BNT test. The results showed that the concentration value of Kisspeptin-1 gene expression had an average range of 3.5389–47.3037 and showed no significant difference (P> 0.05) between all treatments. This can occur due to the short exposure time, Cd metal concentration, and fish adaptation. | |
| 26634 | 29992 | A1D016075 | PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR PAITAN PADA TANAMAN KAILAN (Brassica oleraceae var. alboglabra) SECARA HIDROPONIK SISTEM WICK | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair (POC) paitan terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kailan, serta kombinasi AB mix dan pupuk organik cair (POC) paitan terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kailan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai April 2020 di screenhouse di Desa Pabuaran, Kecamatan Baturaden, Kabupaten Banyumas. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 ulangan. Perlakuan terdiri dari P0= AB mix 1200 ppm, P1= AB mix 900 ppm + POC paitan 50 ml/l, P2= AB mix 600 ppm + POC paitan 100 ml/l, P3= AB mix 300 ppm + POC paitan 150 ml/l, dan P4= POC paitan 200 ml/l. Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot tajuk segar, bobot akar segar, bobot tanaman segar, dan bobot tanaman kering. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji F, apabila terdapat keragaman yang nyata dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC paitan ke AB mix menurunkan pertumbuhan dan hasil tanaman kailan, semakin sedikit AB mix dan semakin banyak paitan maka pertumbuhan dan hasil tanaman kailan semakin menurun. Perlakuan AB mix 1200 ppm menghasilkan tinggi tanaman 12,93 cm, jumlah daun 10,87 helai, luas daun 720,68 cm2, bobot tajuk segar 41,28 g, bobot akar segar 3,11 g, bobot tanaman segar 44,39 g, dan bobot tanaman kering 4,98 g. Perlakuan AB mix 900 ppm + POC paitan 50 ml/l menghasilkan tinggi tanaman 9,03 cm, jumlah daun 8,75 helai, luas daun 227,31 cm2, bobot tajuk segar 9,89 g, bobot akar segar 1,98 g, bobot tanaman segar 11,87 g, dan bobot tanaman kering 1,46 g. Perlakuan AB mix 1200 ppm merupakan perlakuan terbaik tehadap semua variabel pengamatan dibandingkan dengan perlakuan lain, sedangkan perlakuan AB mix 900 ppm + POC paitan 50 ml/l merupakan kombinasi terbaik dibanding kombinasi yang lain. | The research aims to determine the effect of paitan liquid organic fertilizer on the growth and yield of kailan plants, and determine the best combination of AB mix and paitan liquid organic fertilizer on the growth and yield of kailan plants. The research was conducted from March to April 2020 in the screenhouse located in Pabuaran Village, Baturaden District, Banyumas Regency. The research design was Randomized Complete Block Design (RCBD) with 4 replications. T he treatments consisted of P0 = AB mix 1200 ppm, P1 = AB mix 900 ppm + POC Paitan 50 ml/l, P2 = AB mix 600 ppm + POC paitan 100 ml/l, P3 = AB mix 300 ppm + POC paitan 150 ml/l, and P4 = POC paitan 200 ml/l. The observed variables were plant height, number of leaves, leaf area, fresh crown weight, fresh root weight, fresh plant weight, and dry plant weight. The data obtained were analyzed using F test, if there was diversity followed test by Duncan Multiple Range Test (DMRT) of 5% level. The results showed that application of liquid organic fertilizer paitan to AB mix decreased the growth and yield of kailan plants, the less AB mix and the more paitan, the more decrease in growth and yield of kailan plants. The treatment of AB mix 1200 ppm resulted in plant height of 12.93 cm, number of leaves 10.87 blades, leaf area of 720.68 cm2, fresh canopy weight of 41.28 g, fresh root weight of 3.11 g, fresh plant weight of 44.39 g, and dry plant weight 4.98 g. The treatment of AB mix 900 ppm + POC paitan 50 ml/l produced a plant height of 9.03 cm, number of leaves 8.75 blades, leaf area 227.31 cm2, fresh crown weight of 9.89 g, fresh root weight 1.98 g, fresh plant weight 11.87 g, and dry plant weight 1.46 g. The 1200 ppm AB mix treatment was the best treatment for all observed variables compared to other treatments, while AB mix 900 ppm + POC paitan 50 ml/l treatment was the best combination compared to other combinations. | |
| 26635 | 30317 | B1A016141 | UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL Coprinus comatus DITINJAU dari KADAR SUPEROKSIDA DISMUTASE (SOD) dan MALONDIALDEHID (MDA) pada TIKUS MODEL DIABETES | C. comatus adalah jamur yang bisa dimakan. C. comatus mengandung flavonoid, vitamin E, dan asam askorbat. C. comatus ini sebagai antioksidan. Radikal bebas dapat ditangkal oleh senyawa antioksidan yang terkandung dalam C. comatus. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh ekstrak etanol tubuh buah C. comatus dan kadar SOD dan MDA pada tikus putih jantan yang diinduksi streptozotocin dan untuk mengetahui dosis efektif ekstrak tubuh buah C. comatus dalam menurunkan kadar gula darah. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 kelompok perlakuan dengan 4 ulangan. Kelompok kontrol yang sehat, tanpa pengobatan. Kelompok kontrol negatif, tikus diinduksi STZ dengan dosis 45 mg / kg.BB. Kelompok kontrol positif, mencit diinduksi metformin dan STZ dengan dosis 45 mg / kg.BB. Kelompok perlakuan 1 Tikus yang diinduksi ekstrak etanol C. comatus dengan dosis 250 mg.kg/BB dan STZ 45 mg / kg.BB. Kelompok perlakuan 2, tikus diinduksi ekstrak etanol C. comatus dengan dosis 500 mg.kg/BB dan STZ 45 mg / kg.BB. Kelompok perlakuan 3 tikus diinduksi ekstrak etanol C. comatus dengan dosis 750 mg.kg/BB dan STZ 45 mg / kg.BB. Data yang diperoleh dianalisis dengan Analysis of variance (ANOVA) dengan tingkat kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol dosis C. comatus efektif menurunkan kadar glukosa darah, meningkatkan bobot badan, dan meningkatkan kadar SOD dan MDA pada model diabetes yaitu dosis 500 mg / kg BB. | C. comatus is an edible mushrooms. C. comatus contains flavonoids, vitamin E, and ascorbic acid. This C. comatus as an antioxidant and antidiabetic. Free radicals can be warded off by the antioxidant compounds contained in C. comatus. This study aimed to see the effect of ethanol extract of C. comatus fruit body and levels of SOD and MDA in male white rats induced with streptozotocin and to see the effective dose of C. comatus fruit body extract to reduce blood sugar levels. This research was conducted with an experimental method using a completely randomized design (CRD) consisting of 6 treatment groups with 4 replications. Healthy control group, without treatment. Negative control group, the rats were induced with STZ at a dose of 45 mg / kg.BB. Positive control group, mice induced metformin and STZ at a dose of 45 mg / kg.BB. Treatment group 1 Rat induced ethanol extract of C. comatus at a dose of 250 mg.kg/BB and STZ 45 mg / kg.BB. Treatment group 2, rats induced with ethanol extract of C. comatus at a dose of 500 mg.kg/BB and STZ 45 mg / kg.BB. Treatment group 3, rats induced ethanol extract of C. comatus at a dose of 750 mg.kg/BB and STZ 45 mg / kg.BB. The data obtained were analyzed by Analysis of variance (ANOVA) with an error rate of 5%. The results showed that the ethanol extract dose of C. comatus was effective in reducing blood glucose levels, increasing body weight, and increasing levels of SOD and MDA in the diabetes model, namely a dose of 500 mg / kg BW. | |
| 26636 | 29993 | I1D015034 | MUTU HEDONIK DAN KANDUNGAN ANTIOKSIDAN FENOLIK YOGURT SUSU KACANG HIJAU UNTUK OBESITAS BERDASARKAN KADAR BAL DAN PROPORSI SUSU KACANG HIJAU-SKIM | Latar Belakang: Aktivitas antioksidan fenolik diketahui memiliki potensi untuk mencegah terjadinya penumpukan lemak. Kacang hijau diketahui mengadung antoksidan fenolik. Fermentasi BAL mampu meningkatkan kandungan fenolik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kadar BAL dan proporsi susu kacang hijau (sukai)-skim terhadap kadar total fenolik dan sifat mutu hedonik yogurt susu kacang hijau. Metodologi: Penelitian eksperimental ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor yang diuji terdiri dari dua faktor yaitu kadar BAL (B) dan proporsi sukai-skim (P). Sampel penelitian terdiri dari 24 unit percobaan. Data total fenolik dianalisis statistik menggunakan Anova dilanjutkan dengan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) danuji mutu hedonic menggunakan Uji Friedman.Bila terdapat pengaruh yang nyata dilakukan Uji Banding Ganda pada taraf 5% Hasil Penelitian: Terdapat pengaruh (p<0,05) interaksi proporsi sukai-skim dan kadar BAL terhadap mutu rasa, mutu aroma, mutu kekentalan, mutu warna dan mutu kesukaan. Tidak terdapat pengaruh nyata kadar BAL (B) terhadap total fenolik (p<0,05). Terdapat pengaruh nyata proporsi sukai-skim (P) terhadap total fenolik. Produk terbaik yaitu formula dengan proporsi sukai-skim sebesar 85% : 15% dan kadar BAL 4%. Kesimpulan: Proporsi sukai-skim dan kadar BAL berpengaruh nyata terhadap mutu hedonik yogurt susu kacang hijau. Produk terpilih yaitu proporsi sukai-skim sebesar 85%:15% dan kadar BAL 4% yang mengandung total fenolik sebesar 117 mg/L. | Background: Phenolic antioxidant activity is known to have the potential to prevent the accumulation of fat. Mung beans are known to contain phenolic antioxidants. BAL fermentation can increase phenolic content. This study aims to determine the effect of BAL levels and the proportions of mung bean milk-skim on total phenolic and hedonic quality properties of mung bean milk yogurt. Methods: This experimental study used a Randomized Group Design (RCBD). The factors tested consisted of two factors, BAL level (B) and the proportion of sukai-skim (P) and. The research sample consisted of 24 experimental units. The total phenolic data were analyzed statistically using ANOVA followed by Duncan's Multiple Range Test (DMRT) and the hedonic quality test using the Friedman Test followed by a Double Comparison Test with a level of 5% Results: There was an influence (p <0.05) of the interaction of the proportion of skim-like and BAL content on taste quality, aroma quality, viscosity quality, color quality and liking quality. There was no significant effect of BAL (B) levels on total phenolic (p <0.05). There is a significant influence on the proportion of sukai-skim (P) to total phenolic. The best products are formulas with a sukai-skim proportion by 85%: 15% and BAL 4%. Conclusion: The proportion of sukai-skim and BAL content significantly affected the hedonic quality of green bean milk yogurt. The selected products are the proportion of sukai-skim 15% and BAL 4% containing total phenolic of 117 mg / L. | |
| 26637 | 29994 | L1B016017 | Pengaruh Pemberian Infusum Daun Durian (Durio zibethinus) Terhadap Lama Waktu Pembiusan Calon Induk Ikan Nila (Oreochromis niloticus) | Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan ikan air tawar yang memiliki pertumbuhan cepat serta penyesuaian diri terhadap lingkungan baru sangat baik. Transportasi ikan diupayakan agar ikan tetap hidup dan dapat dipelihara selanjutnya pada wadah budidaya. Anestesi merupakan suatu tindakan pembiusan ikan untuk membuat ikan dalam kondisi tidak sadar atau mengurangi pergerakan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui konsentrasi yang terbaik, waktu induktif, waktu sedatif, tingkat sintasan, glukosa darah, dan kualitas air. Rerata bobot ikan 85,25 + 25,98 g dalam 2 L air dengan menggunakan bahan anestesi daun durian yang berbeda untuk mengetahui keadaan ikan pingsan. Rancangan acak lengkap menggunakan empat perlakuan dan empat ulangan dengan konsentrasi 2%, 4%, 6% dan 8% yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa waktu induktif terbaik didapatkan adalah 6% dengan waktu induktif 53,menit, serta waktu sedatif 13,35 menit. Tingkat sintasan yang efektif terdapat pada konsentrasi 2%, 6%, dan 8% dengan nilai masing-masing perlakuan 90,04%. Kenaikan kadar glukosa darah 67,75-134,25 mg/dL. | Tilapia (Oreochromis niloticus) is a freshwater fish that has fast growth and is very well adapted to new environments. Striving for fish transportation is to keep the fish alive and can be maintained later in the cultivation container. Anesthesia is an act of anesthesia for the fish to make fish unconscious or reduce movement. The purpose of this study was to determine the best concentration, inductive time, sedative time, survival rate, blood glucose, and water quality. The average weight of fish was 85.25 + 25.98 g in 2 L of water using different durian leaf anesthetic agents to determine the condition of the fainted fish. A completely randomized design using four treatments and four replications with concentrations of 2%, 4%, 6% and 8% were used in this study. The results of this study indicate that the best inductive time is 6% with an inductive time of 53 minutes, and a sedative time of 13.35 minutes. Effective survival rates were found at concentrations of 2%, 6%, and 8% with a value of 90.04% respectively. Increase in blood glucose levels from 67.75 to 134.25 mg / dL. | |
| 26638 | 30002 | L1A016027 | PENGARUH LOGAM BERAT KADMIUM (Cd) TERHADAP EKSPRESI GEN GtH-I PADA IKAN NILEM (Osteochilus hasselti C.V) JANTAN | Kadmium merupakan salah satu logam berat yang banyak ditemukan di lingkungan perairan dan memiliki efek toksik bagi organisme akuatik. Dampak kadmium pada tubuh organisme yaitu dapat mengganggu sistem reproduksi terutama ekspresi gen GtH-I. Biota uji yang digunakan pada penelitian ini yaitu ikan nilem (Osteochilus hasselti C.V) jantan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh kadmium terhadap ekspresi gen GtH-I serta konsentrasi yang dapat mengganggu ekspresi gen GtH-I pada ikan nilem jantan. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dengan desain penelitian Rancangan Acak Lengkap (RAL). Penelitian dilakukan dengan lima tahap, yaitu pengambilan hipofisis, isolasi RNA, DNAse treatment, pengukuran konsentrasi RNA dan Real-Time PCR. Biota uji diberi empat perlakuan kadmium yang berbeda dengan waktu pemaparan selama 28 hari dan pengambilan sampel dilakukan setiap dua minggu sekali. Data kuantitatif berupa ekspresi gen penghasil GtH-I dianalisis dengan One Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh perlakuan kadmium selama 28 hari terhadap nilai ekspresi gen GtH-I memiliki kisaran rata-rata antara 0,02496–0,37532. Pengaruh perlakuan kadmium tidak memberikan pengaruh yang signifikan dalam menurunkan nilai ekspresi gen GtH-I pada ikan nilem jantan, seiring dengan meningkatnya konsentrasi kadmium. | Cadmium is a heavy metal that is found in many aquatic environments and has toxic effects on aquatic organisms. The impact of cadmium can disrupting the reproductive system, especially the expression of the GtH-I gene. In current study male silver sharkminnow fish (Osteochilus hasselti C.V) was used. The purpose of this study was to determine the effect of cadmium on the expression of the GtH-I gene as well as the concentration and exposure time that could interfere with the expression of the GtH-I gene in male silver sharkminnow fish. The method used a Completely Randomized Design. The study was conducted in five stages, that’s pituitary retrieval, RNA isolation, DNAse treatment, measurement of RNA concentration and Real-Time PCR. The fish was exposed to four different cadmium treatments with an exposure time of 28 days and the sample was collected every two weeks. Quantitative data in the form of GtH-I-producing gene expression were analyzed using One Way ANOVA. The results showed that the effect of cadmium treatment for 28 days on the value of GtH-I gene expression had an average range between 0.02496–0.37532. The effect of cadmium treatment showed insignificant effect in reducing the value of GtH-I gene expression in male silver sharkminnow fish, along with increasing cadmium concentrations. | |
| 26639 | 29995 | C1C016116 | PENGARUH TIME BUDGET PRESSURE, LOCUS OF CONTROL, INDEPENDENSI AUDITOR, KOMITMEN PROFESIONAL TERHADAP PERILAKU PENURUNAN KUALITAS AUDIT | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh time budget pressure, locus of control, independensi auditor, dan komitmen profesional terhadap perilaku penurunan kualitas audit. Populasi dalam penelitian ini adalah auditor yang bekerja pada Kantor Akuntan Publik di daerah Jakarta Selatan, yang dipilih menggunakan convenience sampling, sampel yang diambil berjumlah 100 auditor. Metode pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan menggunakan analisis data berupa Analisis Regresi Berganda pada aplikasi SPSS 23 . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Time Budget Pressure berpengaruh positif terhadap Perilaku Penurunan Kualitas Audit; (2) Locus of control eksternal berpengaruh positif terhadap Perilaku Penurunan Kualitas Audit; (3) Independensi Auditor tidak berpengaruh negatif terhadap Perilaku Penurunan Kualitas Audit ; (4) Komitmen Profesional berpengaruh positif terhadap Perilaku Penurunan Kualitas Audit. | This study aims to determine the effect of time budget pressure, locus of control, auditor independence, and professional commitment on reduced audit quality behaviour. The population in this study are auditors who work at the public accounting firm in South Jakarta. The sampling technique uses convenience sampling. The final sample obtained was 100 auditors. Data collection method is done through a questionnaire using data analysis in the form of Multiple Regression Analysis on the SPSS 23. The result of this study indicate that: (1) Time Budget Pressure has a positive effect on Reduced Audit Quality Behaviour; (2) external locus of control has a positive effect on Reduced Audit Quality Behaviour; (3) Auditor Independence does not have a negative effect on Reduced Audit Quality Behaviour; (4) Professional Commitment has a positive effect on Reduced Audit Quality Behaviour. | |
| 26640 | 29996 | C1B016109 | PENGARUH KEMUDAHAN YANG DIRASAKAN, MANFAAT YANG DIRASAKAN, DAN KUALITAS LAYANAN TERHADAP MINAT PENGGUNAAN ULANG DENGAN KEPUASAN BERTRANSAKSI SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi Pada Pengguna Teknologi Keuangan di Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh variabel kemudahan yang dirasakan, manfaat yang dirasakan, dan kualitas layanan terhadap minat penggunaan ulang dengan kepuasan bertransaksi sebagai variabel intervening pada pengguna teknologi keuangan. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 110 responden yang merupakan pengguna teknologi keuangan. Metode pemilihan sampel dalam penelitian menggunakan metode purposive sampling. Data kemudian dianalisis dengan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kemudahan yang dirasakan, manfaat yang dirasakan dan kualitas layanan berpengaruh pada kepuasan bertransaksi. Variabel kemudahan yang dirasakan, manfaat yang dirasakan dan kepuasan bertransaksi berpengaruh pada minat penggunaan ulang. Sedangkan variabel kualitas layanan tidak berpengaruh terhadap minat penggunaan ulang. Nilai koefisien determinasi adjusted r square sebesar 0,574 memiliki arti bahwa variabel kemudahan yang dirasakan, manfaat yang dirasakan, kualitas layanan dan kepuasan bertransaksi mempengaruhi minat penggunaan ulang sebesar 85,2%, sedangkan sisanya sebesar 14,8% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Variabel dalam penelitian ini yang paling dominan yaitu kemudahan yang dirasakan. | This study aims to determine and analyze the influence of the variable perceived convenience, perceived benefits, and service quality on interest in reuse with transaction satisfaction as an intervening variable in financial technology users. The sample in this study amounted to 110 respondents who are users of financial technology. The method of selecting samples in this study using purposive sampling method. The data were then analyzed using multiple regression analysis. The results showed that partially the perceived ease, perceived benefits and service quality had an effect on transaction satisfaction. The variables perceived ease of use, perceived benefits and transaction satisfaction affect reuse interest. Meanwhile, the service quality variable has no effect on reuse interest. The value of the coefficient of determination adjusted r square of 0.574 means that the variable perceived convenience, perceived benefits, service quality and transaction satisfaction affect reuse interest by 85.2%, while the remaining 14.8% is influenced by other variables not examined in this research. The most dominant variable in this study is perceived ease. |