Artikelilmiahs
Menampilkan 24.341-24.360 dari 50.307 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 24341 | 27401 | A1A015025 | Tingkat Adopsi Padi Inpari Unsoed 79 Agritan dan Faktor Sosial Ekonomi yang Mempengaruhinya (Studi Kasus di Desa Nyamplungsari Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang) | Upaya peningkatan produksi padi terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional diantaranya yaitu dengan menciptakan suatu inovasi, salah satunya padi varietas baru Inpari Unsoed 79 Agritan. Padi Inpari Unsoed 79 Agritan merupakan padi yang tahan terhadap tanah dengan kadar garam yang tinggi sehingga cocok apabila ditanam pada lahan yang dekat dengan laut. Beras dari padi varietas tersebut memiliki rasa dan sifat-sifat yang disukai oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) tingkat adopsi padi varietas Inpari Unsoed 79 Agritan, dan (2) faktor sosial ekonomi yang berpengaruh terhadap adopsi Padi Inpari Unsoed 79 Agritan. Penetuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive) yaitu di Desa Nyamplungsari Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang, karena lokasi tersebut dekat dengan laut jawa sehingga tanah memiliki kadar garam yang tinggi, hal tersebut mengakibatkan produktivitas padi di Desa Nyamplungsari belum maksimal. Pengambilan data di lapang dilakukan pada bulan April hingga Mei 2019. Penetuan sampel dalam penelitian ini menggunakan Simple Random Sampling dengan unit populasi adalah petani Padi Inpari Unsoed 79 Agritan. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dengan bantuan alat ukur Likert’s Summated Ratings dilanjut dengan succesive interval, dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat adopsi petani Padi Inpari Unsoed 79 Agritan berada pada kategori tinggi yaitu sebesar 83,64%, faktor sosial ekonomi petani secara statistik variabel umur memiliki pengaruh signifikan terhadap adopsi Padi Inpari Unsoed 79 Agritan, sedangkan tingkat pendidikan formal, pengalaman usahatani, luas lahan, ketersediaan tenaga kerja keluarga, biaya, penerimaan, dan profit tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap adopsi Padi Inpari Unsoed 79 Agritan. | Efforts to increase rice production continue to be carried out in order to fulfill national food needs including by creating an innovation, one of them is a new variety of rice, Inpari Unsoed 79 Agritan Rice. Inpari Unsoed 79 Agritan Rice is rice which is resistant to the soil with high salinity so it is suitable to be planted on the land close to the sea. Rice from Inpari Unsoed 79 Agritan has a taste and qualities that are liked by the society. This study aims to analyze: (1) the level of adoption of Inpari Unsoed 79 Agritan varieties, and (2) socioeconomic factors that affect the adoption of Inpari Unsoed 79 Agritan. The research location was determined purposively in Nyamplungsari Village, Petarukan Subdistrict, Pemalang Regency, because the location is close to the Java Sea so the soil has high salt content and difficult to plant rice. Data collection was carried out on April to May 2019. Determination of the sample in this study used is Simple Random Sampling with population units was 79 Agriculture Inpari Unsoed Rice Farmers. Analysis of the data used are descriptive analysis with Likert's Summated Ratings, then succesive interval and multiple linear regression analysis. The results showed that the adoption rate of Inpari Unsoed 79 Agritan farmers was high in the category of 83.64%, partially socio-economic factors of the farmer age variables had a significant affect to the adoption of Inpari Unsoed 79 Agritan, while the level of formal education, farming experience , land area, availability of family labor, costs, revenues, and profits did not have a significant affect to the adoption of Inpari Unsoed 79 Agritan Rice. | |
| 24342 | 27402 | I1D015013 | HUBUNGAN ANTARA ASUPAN ENERGI, PROTEIN, LEMAK, KARBOHIDRAT, AKTIVITAS FISIK DAN PERILAKU MAKAN DENGAN STATUS GIZI LEBIH (Studi Pada Remaja Status Gizi Lebih di SMA Negeri 4 Purwokerto) | Gizi lebih adalah suatu permasalahan gizi yang dialami remaja yang disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya asupan makan, perilaku makan, aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat asupan makan, aktivitas fisik dan perilaku makan dengan status gizi lebih di SMA Negeri 4 Purwokerto. Desain penelitian menggunakan rancangan cross sectional dengan sampel 31 responden. Pengambilan data asupan makan menggunakan kuesioner food recall 2 hari, aktivitas fisik menggunakan kuesioner International Physical Activity Questionnaire (IPAQ) dan perilaku makan menggunakan kuesioner perilaku makan. Analisis data menggunakan uji Rank Spearman. Hasil penelitian sebagian besar sampel berjenis kelamin perempuan 51,6%, status gizi gemuk 74,2%, tingkat asupan energi sangat kurang 74,2%, tingkat asupan protein sangat kurang 64,5%, tingkat asupan lemak sangat kurang 67,7%, tingkat asupan karbohidrat sangat kurang 90,3%, aktivitas fisik ringan 58,1% dan perilaku makan kurang baik 77,4%. Hasil uji Rank Spearman menunjukkan terdapat hubungan antara asupan energi (p=0,003, r=-0,509, protein (p=0,014, r=-0,436), lemak (p=0,001, r=-0,580), aktivitas fisik (p=0,044, r=0,364) dan perilaku makan (p=0,046, r=0,362) dengan status gizi lebih. Tidak terdapat hubungan antara persentase asupan karbohidrat p=0,186 dengan status gizi lebih. Terdapat hubungan persentase asupan energi, protein, lemak, aktivitas fisk dan perilaku makan dengan status gizi lebih. Tidak terdapat hubungan persentase karbohidrat dengan status gizi lebih. | Excessive nutrition is a nutritional problem experienced by adolescents caused by several factors including food intake, eating behavior, physical activity. The purpose of this research is to found out whether there is the corelation between the persentase of energy intake, macro nutrition, physical activity and eating behavior with excessive nutrition of adolescents in Purwokerto 4 Senior High School. The study design used a cross sectional with a sample of 31 respondents. The data collection used for food intake using a 2 day food recall, physical activity using Physical Activity Questionnaire and eating behavior using eating behavior questionnaire. The data was analyzed by Rank Spearman test. The study showed that most of the sample were female 51,6%, have overweight nutritional status 74,2%, have very less intake of energy 74,2%, have very less intake of protein 64,5%, have very less intake of fat 67,7%, have very less intake of carbohydrate 90,3%, have low physical activity 58,1% and have not good eating behavior 77,4%. Rank Spearman test result showed that there was significant corelation between of energy intake (p=0,003, r=-0,509), protein (p=0,014, r=-0,436), fat (p= 0,001, r=-0580), physical activity (p=0,044, r=-0,364) and eating behavior (p=0,046, r=0,362) with excessive nutrition. There was no correlation between the persentage of carbohydrate intake p=0,186 with excessive nutrition. There was significant corelation between the persentage of energy intake, protein, fat, physical activity and eating behavior with excessive nutrition. There was no significant corelation between the persentage of carbohydrate intake with excessive nutrition. | |
| 24343 | 27404 | A1D015216 | KARAKTER FISIOLOGI DAN HASIL TANAMAN KUBIS BUNGA (Brassica oleracea var. botrytis L.) PADA BERBAGAI KONSENTRASI PUPUK NITROGEN DALAM SISTEM FERTIGASI TETES DI LAHAN PASIR PANTAI | Penelitian ini bertujuan untuk (1) menentukan karakter fisiologi dan hasil tanaman kubis bunga yang dipengaruhi konsentrasi pupuk nitrogen di lahan pasir pantai, (2) menentukan karakter fisiologi dan hasil tanaman kubis bunga yang dipengaruhi sistem fertigasi tetes di lahan pasir pantai (3) menentukan karakter fisiologi dan hasil tanaman kubis bunga yang dipengaruhi interaksi antara konsentrasi pupuk nitrogen dan sistem fertigasi tetes di lahan pasir pantai. Penelitian dilaksanakan di lahan pasir Desa Banjarsari Kecamatan Nusawungu Kabupaten Cilacap. Penelitian dilaksanakan selama tiga bulan, yaitu pada bulan Mei sampai dengan Juli 2019. Penelitian ini merupakan percobaan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) faktorial dengan 2 faktor dan 5 ulangan. Faktor pertama adalah konsentrasi larutan pupuk nitrogen dengan 3 taraf yaitu 1 g N.l-1 (K1), 5 g N.l-1 (K2), dan 10 g N.l-1 (K3). Faktor kedua adalah fertigasi manual (F1) dan fertigasi tetes (F2). Hasil penelitian menunjukan perlakuan konsentrasi pupuk nitrogen menentukan karakter fisiologi pada variabel warna daun (blue) menunjukan konsentrasi pupuk nitrogen 5 g N.l-1 memberikan nilai tertinggi pada warna daun (blue) 180,9. Aplikasi pemberian konsentrasi pupuk nitrogen terhadap hasil kubis bunga memberikan hasil 20 t/ha. Fertigasi tetes dan manual menentukan karakter fisiologi pada variabel kerapatan stomata. Kerapatan stomata tertinggi pada fertigasi tetes 193,19 unit/mm2. Aplikasi pemberian fertigasi tetes dan manual terhadap hasil kubis bunga memberikan hasil 20 t/ha. Interaksi pada konsentrasi pupuk nitrogen dan fertigasi variabel laju asimilasi bersih vegetatif menunjukan laju asimilasi bersih tertinggi fertigasi manual pada konsentrasi 5 g N.l-1 dan fertigasi tetes pada konsentrasi 10 g N.l-1. Interaksi perlakuan konsentrasi larutan pupuk nitrogen dan fertigasi tetes terhadap hasil kubis bunga memberikan hasil 20 t/ha. | This research aims to (1) determine the character of plant physiology and the results of cauliflower which is influenced by the concentration of nitrogen fertilizer in coastal sand Land, (2) determine the character of plant physiology and the results of the flower of the affected fertigation system Drops in coastal sand land (3) Determining the character of plant physiology and results of cauliflower that influenced the interaction between nitrogen fertilizer concentration and fertigation of drops in the coastal sand land. The research was conducted on the sandy land of Banjarsari village of Nusawungu District of Cilacap Regency. The study was conducted for three months, namely from May to July 2019. This research was an experiment used a complete group random draft (RAKL) factorial with 2 factors and 5 repeats. The first factor was the concentration of nitrogen fertilizer solution with 3 levels namely 1 g N.l-1 (K1), 5 g N.l-1 (K2), and 10 g N.l-1 (K3). The second factor was fertigation Manual (F1) and fertigation drops (F2). The results of the study showed the concentration treatment of nitrogen fertilizers determining the physiology character in the leaf color variable (blue) indicated the concentration of nitrogen fertilizer 5 g N.l-1 gave the highest value in leaf color (blue) 180.9. Application of nitrogen fertilizer concentration on the result of cauliflower yield 20 t/ha. Fertigasi drops and manuals determine the physiology character in the stomata density variable. The highest stomata density on the fertigation drops 193.19 units/mm2. Application of fertigation of drops and manual on the result of cauliflower gave 20 t/ha results. Interactions in the concentration of nitrogen fertilizers and fertigation variables the vegetative net assimilated rate showed the highest net assimilation rate of manual fertigation at concentrations of 5 g N.l-1 and fertigation of drops at a concentration of 10 g N.l-1. Interaction of nitrogen fertilizer solution concentration treatment and fertigation of drops on the result of cauliflower yield 20 t/ha. | |
| 24344 | 27405 | L1C015011 | Dinamika Luasan dan Kerapatan Mangrove Berdasarkan Citra Landsat di Pesisir Semarang, Jawa Tengah | Penelitian ini berjudul Dinamika Luasan dan Kerapatan Mangrove Berdasarkan Citra Landsat di pesisir Semarang, Jawa Tengah. Mangrove merupakan ekosistem yang berada pada wilayah intertidal, yang memiliki interaksi yang kuat antara perairan laut, payau, sungai, dan terestrial. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perubahan luasan dan kerapatan mangrove pada tahun 1990, 2000, 2010, 2019 dan untuk mengetahui trend line perubahan luasan mangrove di pesisir Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey. Pengolahan data berdasarkan Citra Landsat- 5 TM dan Landsat-8 menggunakan analisis NDVI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luasan mangrove pada tahun 1990 adalah 658,35 ha, tahun 2000 adalah 426.78 ha, tahun 2010 adalah 243.09 ha dan 2019 adalah 326.07 ha. Perubahan kerapatan mangrove dari tahun 1990-2019 pada kerapatan jarang bertambah 252.09, kerapatan sedang berkurang hingga 28.26 ha, dan kerapatan rapat berkurang hingga 556.1 ha. Pengurangan luasan mangrove dalam kurun waktu 29 tahun sebesar 332,3 ha. Hasil analisis trendline menunjukkan bahwa perubahan luasan mangrove cenderung menurun pada setiap tahun nya. | A study entitled The Dynamics of Mangrove Area and Density Based on Landsat in Semarang coastal, Central Java. Mangroves are ecosystems that are in the intertidal region, which have strong interactions between sea, brackish, river and terrestrial waters. The purpose of this study was to determine changes in the extent and density of mangroves in 1990, 2000, 2010, 2019 and to determine the trend line of changes in mangrove area on the coast of Semarang. The research method used was a survey method. Data processing based on Landsat-5 TM and Landsat-8 using NDVI analysis. The results of this showed that the area of mangroves in 1990 was 658.35 ha, in 2000 it was 426.78 ha, in 2010 it was 243.09 ha and 2019 was 326.07 ha. Based on data from 1990-2019 showed the increasing of mangrove rare reached 252.09 ha but the decreases of mangrove moderate (28,26 ha) and mangrove dense (556,1 ha). The mangrove area had decreasing trend approxmatelly 332,3 ha (For 29 years). The trendline analysis also showed that changes in mangrove area tend to decrease every year. | |
| 24345 | 27409 | F1C014031 | ANALISIS SEMIOTIKA PENCITRAAN JOKO WIDODO DALAM IKLAN POLITIK PARODI KALENG BISKUIT DI MEDIA SOSIAL | Pencitraan adalah hal lazim dilakukan oleh para tokoh politik, Jokowi dalah salah satu tokoh politik yang sangat giat melakukan pencitraan di media. Tidak heran apabila di masa kampanye menjelang pemilihan presiden pada 2019 ini Jokowi sebagai calon petahana semakin sering melakukan pencitraan. Salah satunya adalah dengan iklan kampanye politik versi “Parodi kaleng biskuit” yang hanya diunggah di media sosial saja. Iklan tersebut adalah sebuah iklan politik yang memuat isu lapangan pekerjaan dan kemiskinan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, menganalisis, dan menjelaskan ikon, indeks, simbol, dan bentuk pencitraan Jokowi yang terdapat di dalam iklan politik versi “Parodi kaleng biskuit”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan semiotika Charles Sander Pierce untuk menganalisis struktur simbol-simbol yang terkandung dalam iklan. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini menunjukan iklan kampanye politik versi “Parodi kaleng biskuit” yang dibuat oleh TKN, adalah untuk menaikan citra Jokowi dalam menghadapi pemilihan presiden Indonesia pada 2019. Iklan politik ini memiliki target audience para pemilih muda yang merupakan penduduk mayoritas indonesia saat ini. Hal tersebut terlihat jelas dari hasil penelitian yang menunjukan berbagai ciri budaya populer yang dekat dengan anak muda hari ini seperti, penggunaan internet dan conten lucu nan absurd. Kata Kunci: Semiotika, Pencitraan, Media Sosial, Model Charles Sender Pierce. | Imaging is commonly done by political figures, Jokowi is one of the political figures who is very active in doing imaging in the media. Not surprisingly, in the campaign period leading up to the presidential election in 2019, Jokowi as incumbent candidate is increasingly imaging. One of them is by advertising a political campaign version of "Parody can biscuits" which is only uploaded on social media. The advertisement is a political advertisement containing the issue of employment and poverty in Indonesia. This study aims to determine, analyze, and explain the icons, indices, symbols, and forms of Jokowi's imagery contained in the political advertisement version of "Parody can biscuits". The method used in this study is a qualitative method with the semiotics of Charles Sander Pierce to analyze the structure of the symbols contained in advertisements. The results obtained in this study indicate that the political campaign advertisement "Parody can biscuit" version made by TKN, is to raise the image of Jokowi in the face of Indonesia's presidential election in 2019. This political advertisement has a target audience of young voters who are the majority population of Indonesia today. This is evident from the results of studies that show various characteristics of popular culture that are close to young people today such as the use of the internet and absurd funny content. Keywords: Semiotics, Imaging, Social Media, Charles Sender Pierce Model. | |
| 24346 | 27411 | A1D015055 | EVALUASI STATUS UNSUR HARA KALIUM DAN C-ORGANIK DI KEBUN BUAH JAMBUSARI, KECAMATAN JERUKLEGI, KABUPATEN CILACAP | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) agihan unsur hara Kalium dan C-organik tanah, 2) korelasi antar variabel penelitian dan 3) takaran pupuk kalium yang direkomendasikan untuk tanaman Hortikultura di Kebun Buah Jambusari, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli 2019 sampai dengan September 2019 di Kebun Buah Jambusari, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode Survei dengan tingkat survei detailmenghasilkan peta yang mempunyai skala 1:1500. Tahapan-tahapan yang dilaksanakan pada penelitian ini dimulai dengan kegiatan awal yang dilakukan berupa studi literatur, penyusunan usulan penelitian, penentuan lokasi pengambilan contoh tanah penelitian berdasarkan katena yaitu letak tanah pada lereng meluputi, puncak, lereng atas, lereng tengah, lereng bawah, bagian depresi atau cekungan dan pengumpulan data dalam bentuk deskripsi mengenai daerah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebaran hara Kalium memiliki status sangat rendah hingga sedang sedangkan C-organik tanah dengan status sangat rendah di Kebun Buah Jambusari, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap dan C-organik tanah memiliki koefisien korelasi terbaik dengan K-tersedia, serta rekomendasi pemupukan pada SLH 1 berada pada kisaran 102-227 g KCl/tanaman dengan rerata 164 g KCl/tanaman, SLH 2 berada pada kisaran 284-537 g KCl/tanaman dengan rerata 410 g KCl/tanaman, pada SLH 3 berada pada 345 g KCl/tanaman dan pada SLH 4 berada pada kisaran 313-395 g KCl/tanaman dengan rerata 354 g KCl/tanaman. | The purpose of this study was to determine: 1)distribution of potassium and C-organic soil nutrients, 2) correlation between research variables and 3) recommended dosage of potassium fertilizer for horticultural crops in Jambusari Fruit Farm, Jeruklegi District, Cilacap Regency. The study was conducted at Jambusari Fruit Farm in Jeruklegi District, Cilacap Regency and at Soedirman University Faculty of Agriculture's Laboratory, Karangwangkal, North Purwokerto for three months from July 2019 to September 2019. The method used in this study was the Survey method with a detailed survey level. The survey activity that has been done produces a map that has a scale of 1:1500.There search was carried out in several stages. The stages carried out in this study began with the initial activities carried out in the form of literature studies, the preparation of research proposals, the determination of the location of research soil sampling based on catena; the location of the land on the slope, the peak, the upper slope, the middle slope, the lower slope, the depression section or basins and then the data collection that was presented in the form of descriptions of the study area. The results showed that the elemental potassium at Jambusari Fruit Garden, Jeruklegi District, Cilacap Regency was low, ranging from 0.001 to 0.443 cmol/kg K2O with an average of 0.192 cmol/kg of low status. The status of soil organic C-nutrient in Jambusari Fruit Garden, Jeruklegi District, Cilacap Regency is very low, ranging from 0.01-1.04% with the average C-organic soil of 0.28% with very low status. The C-organic content of the soil has the best correlation coefficient value with K-available in the soil. Fertilizing recommendations at Land unit one are in the range of 102-227 g KCl/plant, Land Unit two is in the range of 284-537 g KCL/plant, Land Unit three is in the range of 345 g KCL/plant and Land Unit four is in the range of 313-395 g KCL/plant. | |
| 24347 | 27412 | A1D015189 | APLIKASI PUPUK BOKASHI DAN PUPUK ORGANIK CAIR BERBASIS AZOLLA (Azolla microphylla)TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KAILAN (Brassica oleraceae) | Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui pengaruh aplikasi dosis pupuk bokashi Azolla microphylla terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kalian; 2) mengetahui pengaruh aplikasi konsentrasi pupuk organik cair berbasis Azolla microphylla terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kailan; 3) mengetahui pengaruh interaksi antara aplikasi pupuk bokashi dan pupuk organik cair berbasis Azolla microphylla terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kailan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2019 sampai Agustus 2019 di screen house dan Laboratorium Agronomi dan Hortikulturua, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman. Rancangan penelitian yang digunakan, yaitu Rancangan Acak Kelompok Lengkap dengan 2 faktor dan 3 kali ulangan. Faktor pertama yaitu dosis pupuk bokashi Azolla (20 g/polibag, 40 g/polibag dan 60 g/polibag) dan faktor kedua yaitu konsentrasi pupuk organik cair Azolla (75 ml/L, 150 ml/L dan 300 ml/L), sehingga diperoleh 9 kombinasi perlakuan dan diulang 3 kali. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, panjang akar, bobot tajuk segar, bobot tajuk kering, bobot akar segar serta bobot akar kering. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji F taraf 5% dan hasil yang berbeda nyata dilanjutkan uji DMRT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis pupuk bokashi Azolla 60 g/polibag mampu meningkatkan luas daun sebesar 73,37 cm; dan bobot tajuk segar sebesar 29,88 g; dosis pupuk bokashi Azolla 40 g/polibag mampu meningkatkan bobot tajuk kering sebesar 3,71 g; 2) konsentrasi pupuk organik cair Azolla 300 ml/L dapat meningkatkan luas daun sebesar 95,31 cm; dan 3) terjadi interaksi antara dosis pupuk bokashi dan konsentrasi pupuk organik cair Azolla pada variabel luas daun dan panjang akar. | This research aimed to: 1) know the effect of the aplication dose of bokashi Azolla microphylla for growth and yield of kailan; 2) know the effect of the aplication consentraion of liquid organic fertilizer based Azolla microphylla for the growth and yield of kailan plants; 3) know the interaction between the aplication dose of bokashi and liquid organic fertilizer based Azolla microphylla on the growth and yield of kailan plants. The research was conducted in June 2019 to August 2019 in screen house and Agronomy and Horticulture Laboratory, Faculty of Agriculture, Jenderal Sudirman University. The research design used was a Randomized Complete Block Design with 2 factors and 3 replications. The first factor was the dose of bokashi Azolla microphylla (20 g/polybag, 40 g/polybag and 60 g/polybag) and the consentration of liquid organik fertilizer based Azolla microphylla (75 ml/L, 150 ml/L and 300 ml/L). The data obtained were analyzed by the F test level of 5%, and the results were significantly different followed by the DMRT test level of 5%. The results showed that the dose of bokashi 60 g/polybag could increase leaf area by 73.37 cm; and fresh canopy weight of 29.88 g; bokashi dose 40 g/polybag can increase the weight of dry canopy by 3.71 g; 2) the concentration of Azolla liquid organic fertilizer 300 ml/L can increase leaf area by 95.31 cm; and 3) there was an interaction between bokashi and Azolla liquid organic fertilizer on leaf area and root length variables. | |
| 24348 | 27509 | A1D015038 | PENGARUH APLIKASI PUPUK N,P,K DAN PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP KARAKTER PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JEWAWUT (Setaria italica) | Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi pupuk N,P,K terhadap karakter pertumbuhan dan hasil tanaman jewawut, mengetahui pengaruh aplikasi pupuk organik cair (POC) terhadap karakter pertumbuhan dan hasil tanaman jewawut, dan mengetahui pengaruh aplikasi pupuk N,P,K dan pupuk organik cair (POC) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jewawut. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai September 2019 di lahan tegalan Kelurahan Purwanegara, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai Oktober 2019 di lahan tegalan, Kelurahan Purwanegara, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas dengan ketinggan 93 mdpl. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) faktorial. Perlakuan terdiri atas dua faktor, dosis pupuk rekomendasi N,P,K (Urea 300 Kg/ha, TSP 150 Kg/ha, 75 Kg KCl/ha) yaitu 25%, 50%, 75%, dan 100% rekomendasi dan konsentrasi pupuk organik cair yaitu. tanpa pupuk organik cair, pupuk organik cair urine kelinci 5 ml/ l, pupuk organik cair urine kelinci 10 ml/ l, pupuk organik cair SoKontan 2 ml/ l dan pupuk organik cair So Kontan 4 ml/ l dengan tiga kali ulangan. Variabel pengamatan pada penelitian ini adalah tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, warna daun, klorofil, umur berbunga, umur panen, bobot malai basah, bobot malai kering, panjang malai, diameter malai, bobot tajuk kering, bobot akar kering, hasil per hektar dan indeks panen. Hasil Penelitian menunjukkan pemberian pupuk N,P,K 50% setara dengan N,P,K 100%. | The research aims were to know effect of dose inorganic fertilizer N, P, K on plant growth, yield and quality of foxtail millet, effect of concentration of liquid organic fertilizer on plant growth, yield and quality of foxtail millet, and both effects of dose inorganic fertilizer N, P, K and liquid organic fertilizer on plant growth, yield and quality of foxtail millet.This research was conducted on March until October 2019 in dry land of Purwanegara Village, Purwokerto Utara District, Banyumas Regency with an altitude of 93 meters above sea level. Factorial complete randomized block design (RCBD) with two factors of recommendation dose of N,P,K (300 Kg Urea/ha, 150 Kg TSP/ha, 75 Kg KCl/ha) viz. 25%, 50%, 75%, and 100% recommendation and concentration of liquid organic fertilizer viz. without liquid organic fertilizer, rabbit urine liquid organic fertilizer 5 ml/l, rabbit urine liquid organic fertilizer 10 ml/l, liquid organic fertilizer So Kontan 2 ml/l and liquid organic fertilizer So Kontan 4 ml/l were tested with three times replication. Observed variables were plant height, number of leaves, leaf area, leaf color, chlorophyll content, flowering age, harvest age, panicle wet weight, dry panicle weight, panicle length, panicle diameter, shoot dry weight, root dry weight, yield per hectare and harvest index. The variables observed included: plant height, number of leaves, leaf area, leaf color, chlorophyll, flowering age, harvest age, panicle wet weight, dry panicle weight, panicle length, panicle diameter, canopy dry weight, root dry weight, yield per hectare and harvest index. The results from this research show that the application of 50% N, P, K fertilizer equal to N, P, K 100%. | |
| 24349 | 27357 | H1K014032 | STRUKTUR KOMUNITAS SPINY LOBSTER Panulirus sp. BERDASARKAN JENIS SEDIMEN DI PERAIRAN PURWOREJO | Judul penelitian ini adalah “Struktur Komunitas Spiny Lobster Panulirus sp. Berdasarkan Jenis Sedimen di Perairan Purworejo”. Spiny lobster adalah organisme bentik, yang hidup dan tumbuh di dasar perairan. Struktur komunitas spiny lobster dipengaruhi oleh kondisi lingkungan perairan khususnya substrat dasar perairan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui strukur komunitas spiny lobster dan korelasikannya dengan jenis sedimen di Perairan Purworejo. Penelitian dilakukan selama 3 bulan pada bulan September hingga November di perairan laut Kabupaten Purworejo. Sampel diambil pada tiga stasiun dengan tiga kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan di perairan Kabupaten Purworejo terdapat 3 spesies spiny lobster dengan jumlah masing-masing yaitu P. homarus 169 ekor, P. ornatus 12 ekor, dan P. polyphagus 2 ekor. Struktur komunitas spiny lobster yang diperoleh dengan kategori rendah untuk indeks kekayaan yaitu 0,34, begitu pula dengan indeks keanekaragaman diperoleh 0,16, dan indeks dominansi 0,86. Jenis sedimen di perairan Kabupaten Purworejo adalah pasir halus. Hubungan antara struktur komunitas spiny lobster dengan jenis sedimen terdapat korelasi sangat rendah. | The title of this research is "Community Structure of Spiny Lobster Panulirus sp. Based on Types of Sediments in Purworejo Waters. " Spiny lobsters are benthic organisms, which live and grow on seabed waters. The structure of the spiny lobster community is influenced by the condition of the aquatic environment, especially the substrate. The purpose of this study were determine the community structure of spiny lobster and analyze seabed sedimnet. The study was conducted for 3 months in September to November in the marine waters of Purworejo Regency. Samples were taken at three stations with three repetitions. The results showed three species of spiny lobster were caught in the waters of Purworejo Regency, namelly P. homarus 169 individual ,P. ornatus 12 individual, and P. polyphagus 2 individual. The spiny lobster community structure subsequence were obtained low for the wealth index is 0,34, as well as the diversity index obtained by 0,16, and the dominance index of 0.86. The type of seabed sediment of Purworejo Regency was obtained fine sand. The relationship between between the structure of the spiny lobster community to the type of sediment was obtained very low. | |
| 24350 | 28684 | I1E016043 | IMPLEMENTASI PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP PEMBELAJARAN PENJASORKES MATERI BOLA BASKET DI SMP NEGERI 2 PURWOKERTO | Latar Belakang : Pendekatan saintifik merupakan metode pembelajaran yang terdapat pada kurikulum 2013, yang penerapanya pembelajaran harus mengamalkan 5M (mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan). Penelitian ini akan menganalisis penerapan pendekatan saintifik di SMP Negeri 2 Purwokerto untuk mengetahui proses penerapan pendekatan saintifik dalam pembelajaran penjasorkes materi bola basket yang dilakukan oleh guru penjasorkes. Metodologi : Penelitian ini menggunakan Metode Kualitatif, sedangkan untuk pengambilan data dilakukan di SMP Negeri 2 Purwokerto. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling untuk guru dan snowball sampling untuk siswa. Uji keabsahan data dilakukan dengan teknik Trianggulasi Data. Analisis data menggunakan model analisis Miles dan Huberman. Hasil penelitian : Guru melaksanakan pembelajaran dengan menyiapkan RPP dan media pembelajaran, serta melaksanakan pembelajaran dengan kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan akhir. Pada kegiatan inti guru melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan saintifik dengan melaksanakan semua aspek, yaitu mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan. Kesimpulan : Penerapan pendekatan saintifik pada pembelajaran bola basket di SMP Negeri 2 Purwokerto dilakukan dengan cara memfasilitasi siswa untuk mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, mengkomunikasikan. | Background : The scientific approach is a learning method contained in the 2013 curriculum, the application of learning must practice 5M (observing, asking, gathering information, associating, and communicating). This study will analyze the application of the scientific approach in SMP Negeri 2 Purwokerto to determine the process of applying the scientific approach in learning basketball physical education material conducted by the physical education teacher. Methodology : This study uses a qualitative method, while data collection is carried out at SMP Negeri 2 Purwokerto. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. The sampling technique used in this study uses purposive sampling for teachers and snowball sampling for students. Data validity test is done by using Triangulation technique. Data analysis uses the Miles and Huberman analysis model. Research Result : In the overall implementation of the teacher has prepared lesson plans and learning media, and carrying out preliminary activities, core activities, and final activities. At the core activities of the teacher carry out learning using a scientific approach by implementing all aspects, namely observing, asking questions, gathering information, associating, and communicating. Conslucion : The application of a scientific approach to basketball learning in SMP Negeri 2 Purwokerto is done by facilitating students to observe, ask questions, gather information, associate, communicate. Keywords : Implementation, Scientific Approach, Physical Education Learning, Basketball. | |
| 24351 | 29076 | J0B017006 | PENERJEMAHAN DOKUMEN TATA CARA PENGOPERASIAN DAN PERAWATAN COOLING TOWER DI AREA CIRCULATION WATER PUMP DI PT KRAKATAU STEEL CILEGON DARI BAHASA MANDARIN KE BAHASA INDONESIA | Laporan praktik kerja ini berjudul “Penerjemahan Dokumen Tata Cara Pengoperasian dan Perawatan Cooling Tower di Area Circulation Water Pump di PT Krakatau Steel Cilegon dari Bahasa Mandarin ke Bahasa Indonesia”. Kegiatan praktik kerja dilaksanakan di Cilegon, Banten pada tanggal 6 Juli hingga 7 September 2019. Tujuan dilaksanakan praktik kerja adalah menerjemahkan Dokumen Tata Cara Pengoperasian dan Perawatan Cooling Tower di Area Circulation Water Pump di PT Krakatau Steel Cilegon dari Bahasa Mandarin ke Bahasa Indonesia. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi partisipan, studi pustaka, jelajah online. Penulis menggunakan empat tahapan penerjemahan yaitu analisis, transfer, restrukturisasi serta evaluasi dan revisi. Penulis mengkategorikan kosakata menjadi dua yaitu kosakata umum dan kosakata khusus untuk memudahkan penulis dalam menerjemahkan dokumen. Adapun metode penerjemahan yang digunakan, yaitu metode adaptasi sebagai metode utama dan metode setia sebagai metode pendukung. Dengan adanya kegiatan praktik kerja penulis dapat meningkatkan kemampuan menerjemahkan berbahasa mandarin. Hasil praktik kerja berupa dokumen Tata Cara Pengoperasian dan Perawatan Cooling Tower di Area Circulation Water Pump di PT Krakatau Steel Cilegon dalam bahasa Indonesia. Kata Kunci : Penerjemahan Dokumen, Circulation Water Pump, Cooling Tower, Metode adaptasi, Metode Setia. | 这份实习报告的题目是 “Penerjemahan Dokumen Tata Cara Pengoperasian dan Perawatan Cooling Tower di Area Circulation Water Pump di PT Krakatau Steel Cilegon dari Bahasa Mandarin ke Bahasa Indonesia” 实习时 间为 2019 年 7 月 6 日至 2019 年 9 月 7 日、地点是万丹省芝勒贡的 Krakatau Steel 公司。实习的目的是翻译中文成印尼文冷却塔运行维护的文 件。 作者收集资料时使用三个 收集方法: 参与观察方法、图书研究方法、 和浏览互联网方法。作者在翻译过程中使用四个阶段、分析阶段、转让阶段、 重组和评价。作者还将词汇表分为普通词汇和特殊词汇目的是翻译的文件。 作者使用了两种翻译方法:改写翻译方法(主要翻译方法)和忠实翻译方法 (补充翻译方法)。 这次实习的结果是大大提高了作为实习者的作者的中文翻译能力。实 习的结果是翻译中文循环水泵在区域 冷却塔的运行和维护的文件成印尼文。 关键词: 文件翻译、循环水泵、冷却塔、改写翻译方法、忠实翻译方法。 | |
| 24352 | 27413 | G1A014057 | HUBUNGAN STATUS VITAMIN D DENGAN AUTISME DI KLINIK INTERVENSI BIOLOGI MEDIS JAKARTA TIMUR | Autisme merupakan bagian dari kelompok penyakit perkembangan neurologis ASD yang seringkali dikaitkan dengan faktor genetik dan lingkungan. Kekurangan kadar vitamin D dalam tubuh anak menjadi salah satu faktor lingkungan yang memengaruhi timbulnya autisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status vitamin D dengan autisme pada pasien anak di Klinik Intervensi Biologi Medis (KIBM) di Jakarta Timur. Metode penelitian yang diimplementasikan pada penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan penelitian cross sectional study. Subjek penelitian adalah 38 pasien anak sehat dan 38 anak penyandang autisme di KIBM Jakarta Timur. Status vitamin D diambil dari rekam medis KIBM. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara kadar vitamin D dengan autisme (p<0,05; p = 0,003). Pasien dengan kadar vitamin D rendah dalam tubuh memiliki kemungkinan sebesar 0.208 kali (23,04%) lebih besar untuk menyandang autisme dibandingkan dengan subjek sehat. Penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara status vitamin D dengan autisme pada anak di KIBM Jakarta Timur. | Autism is classified as one of the conditions included in the neurologic developmental disorder group called autism spectrum disorder (ASD). Autism is constantly being linked to various genetic and environmental factors. Lack of vitamin D has been recognized as one of the environmental factors that contributes to autism in children. The purpose of this study was to know the relationship between vitamin D status and autism in Klinik Intervensi Biologi Medis in East Jakarta. This research was an analytic observational study which implemented cross sectional study design. 38 healthy children and 38 children with autism in Klinik Intervensi Biologi Medis were research subjects. Vitamin D status of the research subjects were taken from Klinik Intervensi Biologi Medis medical records. There was a significant relationship between vitamin D status and autism (p<0,05 ; p = 0,003). Patients with low vitamin D status had 0.208 times (23,04%) more chance of having autism compared to their healthy counterparts. This research shows that there is a relationship between vitamin D status and autism. | |
| 24353 | 27414 | I1C015047 | uji aktivitas antibakteri ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava Linn) terhadap bakteri Escherichia coli dan Vibrio cholerae | Latar Belakang: Diare merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih menjadi penyebab utama tingginya morbiditas dan mortalitas pada anak di negara berkembang termasuk Indonesia.Terjadinya diare disebabkan oleh bakteri E.coli dan V.cholerae. Daun jambu biji seringkali digunakan oleh masyarakat sebagai pengobatan alternatif mengatasi diare karena adanya senyawa bioaktif terutama tanin. Namun belum ada penelitian spesifik tentang jenis daun yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan volume ekstrak daun jambu biji muda dan tua yang memiliki penghambatan paling tinggi terhadap bakteri E.coli dan V.cholerae. Metodologi: Ekstrak daun jambu biji muda dan tua diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%. Ekstrak kental yang diperoleh kemudian dibuat konsentrasi 10%. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang dibagi menjadi 5 perlakuan yaitu A daun muda 0 ml : 10 ml daun tua, B daun muda 2,5 ml : 7,5 ml daun tua, C daun muda 5 ml: 5 ml daun tua, D daun muda 7,5 ml dan 2,5 ml daun tua, dan E daun muda 10 ml: 0 ml daun tua. Masing masing perlakuan dilakukan uji aktivitas antibakteri menggunakan metode Kirby-Bauer dengan kontrol positif kloramfenikol dan kontrol negatif DMSO 5%. Analisis data menggunakan Anova pada tingkat kepercayaan 95% dan dilanjutkan dengan uji LSD. Hasil Penelitian: Uji aktivitas perbandingan daun jambu biji muda dan tua mengahasilkan zona hambat terbesar pada perlakuan A yaitu daun muda 0 : 10 daun tua dengan zona hambat 8,16 mm pada E.coli dan 6,96 mm pada V. cholera diikuti dengan besarnya kadar tanin yaitu 7,092 %GAE. Sedangkan, zona hambat terkecil pada perlakuan E yaitu daun muda 10 : 0 daun tua dengan zona hambat 6,6 mm pada E.coli dan 6,43 mm pada V. cholerae diikuti dengan kadar tanin yaitu 4,456% GAE. Kesimpulan: daun jambu biji muda dan tua konsentrasi 10% dapat menghambat bakteri E.coli dan V.cholera dengan zona hambat terbesar pada perlakuan A dan zona hambat terkecil pada perlakuan E. | Background knowledge: Diarrhea is one of the health problems that is still a major cause of high morbidity and mortality in children in developing countries including Indonesia. The occurrence of diarrhea is caused by E. coli and V.cholerae. Guava leaves are often used by the community as an alternative treatment for diarrhea due to the presence of bioactive compounds, especially tanins. But there is no specific research on the type of leaf used. Objective: This study aims to determine the effective comparison of young and old guava leaves against E.coli and V.cholerae. Methodology: Extracts of young and old guava leaves were extracted by maceration method using ethanol 96%. The thick extract obtained was then made up to a concentration of 10%. The study design used randomizedcompletely design (RCD) which was divided into 5 group, They are A young leaves 0 ml: 10 ml old leaves, B young leaves 2.5 ml: 7.5 ml leaves old, C young leaves 5 ml: 5 ml old leaves, D young leaves 7.5 ml and 2.5 ml old leaves, and E young leaves 10 ml: 0 ml old leaves. Each treatment was tested for antibacterial activity using the Kirby-Bauer method with chloramphenicol positive control and DMSO 5% negative control. Data were analyzed using ANOVA at the 95% confidence level followed by LSD test. Result of the study: the largest inhibition zone in treatment A, young leave 0ml:10ml old leave 10% with tannin was 7,092%. Conclusion: young and old guava leaves concentration of 10% can inhibit E.coli and V.cholera with the largest inhibitory zone in treatment A and the smallest inhibitory zone in treatment E. | |
| 24354 | 27415 | H1C015015 | Geologi dan Analisis Daya Dukung Tanah Pondasi Dangkal dengan Pendekatan Model Menggunakan Plaxis 8.6 Daerah Krapyak dan Sekitarnya, Kota Semarang Jawa Tengah | Kota Semarang dan sekitarnya yang menempati dataran aluvial berpotensi adanya masalah amblesan tanah. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk menganalisis daya dukung tanah di Kota Semarang dan sekitarnya agar memperkecil kemungkinan terjadi bencana atau kegagalan konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi geologi, sifat keteknikan tanah, pada daerah penelitian; serta analisis daya dukung tanah pondasi dangkal dengan pendekatan model menggunakan Plaxis 8.6 pada daerah penelitian. Metode yang digunakan untuk analisis daya dukung tanah berupa metode analitik (Terzaghi, 1943) dan metode numerik menggunakan bantuan program Plaxis 8.6. Secara stratigrafi dari tua ke muda daerah penelitian terdiri atas Satuan Batupasir dan Satuan Endapan Aluvium. Hasil uji sifat keteknikan tanah pada daerah penelitian menunjukkan bahwa jenis tanah termasuk dalam CH-OH dan MH-OH atau lempung dan lanau anorganik dengan tingkat aktivitas mengembang yang tinggi hingga sangat tinggi berdasarkan hasil pengujian batas Atterberg dan ukuran butir. Tanah pada daerah penelitian dominan berukuran butir lempung. Berat jenis tanah pada daerah penelitian berkisar antara 2.8 – 3 gr/cm3 yang menunjukkan jenis tanah lempung anorganik. Hasil analisis daya dukung tanah pondasi dangkal menunjukkan nilai daya dukung yang diizinkan pada kedalaman dangkal berkisar antara 150 – 23000 kN/m2 dengan pola nilai daya dukung yang kecil pada bagian utara, dan timur daerah penelitian, semakin membesar ke arah barat dan selatan daerah penelitian. | Semarang City and its surrounding areas that occupy the alluvial plains are potentially land-subsidence. Therefore, it is necessary to observe and know the geological condition of the area in order to avoid land-subsidence or failure of construction. This research was conducted to analyse the bearing capacity in Semarang City. The research area is administratively located in the city of Semarang with coordinates 9226000mN – 9326000mN and 428000mE – 442000mE. This research aims to determine the geological condition, nature of soil engineering, mineralogy, on the research area; As well as a shallow foundation bearing capacity with model approach using Plaxis 8.6. Testing of soil engineering properties is done to know the weight of type, grain size and boundary of the Atterberg limits on the research area. The methods used for analysis of soil bearing capacity are analytical methods (Terzaghi, 1943) and numeric methods using the help of the program Plaxis 8.6. Stratigraphically from old to young the research area consisted of the Tufan Sandstone unit based on regional data included in the Damar Formation (QTd) and the Aluvium sediment unit including the alluvial (Qa) deposits with the dominant litology based on correlation from subsurface of the clay. Soil Engineering test results in the research area showed that soil types are included in CH-OH and MH-OH or inorganic clay and silt with high to very high inflated activity level based on limit test results atterberg limits and grain size. Land on the research area dominant-sized clay grain. The weight of soil type in the research area ranges from 2.8 – 3 gr/cm3 which indicates soil type of inorganic clay. The results of the analysis of the shallow foundation soil support on the research area showed the allowable value of carrying capacity at shallow depths ranging from 150 – 23000 kN/m2. Then the comparison of analytical analyses with numerically for the value of the soil support at a depth of 3 meters is the average difference of 902,98 kN/m2. | |
| 24355 | 27417 | F1B013087 | Pengaruh Pengembangan Kapasitas dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pemerintah Desa Dalam Pengelolaan Keuangan Desa (Studi Kasus di Desa Karangcegak Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas) | Desa Karangcegak memiliki tingkat akuntabilitas pengelolaan keuangan desa yang paling buruk di Kecamatan Sumbang. Hal ini diarenakan Desa Karangcegak merupakan satu-satunya desa yang belum melaporkan hasil realisasi penggunaan dana desa di tahun 2017. Namun, telah ada upaya pengembangan kapasitas (capacity building) dan motivasi kerja dalam upaya pengelolaan keuangan desa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pengebangan kapasitas dan motivasi kerja terhadap kinerja pemerintah desa dalam pengelolaan keuangan desa. Indikator kinerja organisasi menurut Dwiyanto (2008:49) terdiri atas produktivitas, kualitas layanan, responsivitas, responsibilitas, dan akuntabilitas. Sementara itu pengembangan kapasitas menurut Grindle dalam Haryono dkk (2012:46) dapat dilihat melalui dimensi-dimensi Human Resource (pengembangan SDM), Organizationalstrengthening (penguatan organisasi) dan Institutional reform (reformasi kelembagaan). Motivasi kerja dalam penelitian ini adalah teori motivasi dari McClelland, dimana terdapat tiga kebutuhan prestasi yaitu kebutuhan prestasi, kebutuhan afiliasi, dan kebutuhan kekuasaan. Sasaran penelitian ini adalah Pengelola Keuangan Desa di Desa Karangcegak Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatifdengan menggunakan metodesensus. Populasi penelitian ini sebanyak 35 orang. Hasil analisis Kendall Tau-c menunjukan bahwa kedua variabel bebas berhubungan positif dan signifikan terhadap kinerja pemerintah desa secara parsial, masing-masing memiliki koefisien 0,754 dan 0,620. Analisis Konkordasi Kendall’s W juga menunjukan bahwa kedua variabel bebas memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan koefisien 0,114. Sementara itu, hasil uji hipotesis dengan regresi ordinal kapasitas dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pemerintah desa secara parsial, masing-masing memiliki koefisien final 7,055 dan 8,496. Kemudian hasil uji regresi ordinal secara stimultan juga menunjukan pengaruh yang positif dan signifikan dengan koefisien sebesar 1,114. Kesimpulan dari penelitian ini adalah seluruh Ho yang diuji ditolak. Pengembangan kapasitas dan Motivasi Kerja yang berjalan belum terlalu baik memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kinerja pemerintah desa baik secara parsial maupun stimultan. Oleh karena itu, pemerintah perlu menyelesaikan permasalahan ini dengan melakukan pelatihan penggunaan informasi teknologi dalam sistem pelaporan pengelolaan keuangan desa yang baik. Kata Kunci: Pengembangan Kapasitas, Motivasi Kerja, Kinerja Pemerintah. | Karangcegak village has the worst level of accountability in village financial management in Sumbang District. This is because Karangcegak Village is the only village that has not reported the results of the realization of the use of village funds in 2017. However, there have been efforts to develop capacity (capacity building) and work motivation in village financial management efforts. Therefore, this study aims to determine the effect of capacity building and work motivation on the performance of village governments in village financial management. Organizational performance indicators according to Dwiyanto (2008: 49) consist of productivity, service quality, responsiveness, responsibility, and accountability. Meanwhile capacity building according to Grindle in Haryono et al (2012: 46) can be seen through the dimensions of Human Resources (HR development), Organizational strengthening (institutional strengthening) and Institutional reform (institutional reform). Work motivation in this study is motivation theory from McClelland, where there are three achievement needs, namely achievement needs, affiliation needs, and power needs. The target of this research is the Village Finance Manager in Karangcegak Village, Sumbang District, Banyumas Regency. This research uses a quantitative approach using the census method. The population of this study was 35 people. Kendall Tau-c analysis results show that the two independent variables are positively and significantly related to the performance of the village government partially, each having coefficients of 0.754 and 0.620. Kendall's W Concordance Analysis also shows that the two independent variables have a positive and significant relationship with a coefficient of 0.114. Meanwhile, the results of hypothesis testing with ordinal regression capacity and work motivation have a positive and significant effect on the performance of village governments partially, each having a final coefficient of 7.055 and 8.496. Then the results of the ordinal regression test simultaneously also showed a positive and significant effect with a coefficient of 1.114. The conclusion of this study is that all Ho tested were rejected. Capacity building and work motivation that has not been too good has a positive and significant impact on the performance of the village government either partially or simultaneously. Therefore, the government needs to solve this problem by conducting training in the use of information technology in a good village financial management reporting system. Keywords: Capacity Development, Work Motivation, Government Performance. | |
| 24356 | 27418 | A1D015226 | EVALUASI STATUS UNSUR HARA NITROGEN PADA BUDIDAYA TANAMAN PADI SAWAH DI LAHAN SAWAH BAGIAN UTARA KECAMATAN KALIBAGOR, KABUPATEN BANYUMAS | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kandungan unsur hara N di dalam tanah dan serapan N oleh tanaman padi sawah di Kecamatan Kalibagor, (2) hubungan antara N total tanah dengan serapan N oleh hasil tanaman padi sawah (3) menentukkan takaran pupuk N yang optimal untuk meningkatkan hasil tanaman padi sawah di Kecamatan Kalibagor. Penelitian ini dilakukan di laboratorium tanah fakultas pertanian, Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2019 sampai Juni 2019. Penelitian ini menggunakan metode survei lapang dengan sistem pengambilan sampel, purposive random sampling, titik sampel yang sudah di pilih secara random diambil menggunakan bor tanah dari lahan pertanaman padi dengan kedalaman 0-25 cm dan 25-50 cm di setiap titik sampel untuk analisis N- total, pH H2O, pH KCL, DHL, redoks potensial tanah lalu ambil tanaman padi untuk analisis serapan N. Pada titik pengamatan tersebut juga diamati karakter agronomi padi yang di budidayakan (varietas dan produksi). Wawancara dilakukan untuk mengetahui roduktivitas tanaman dan informasi pemupukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kandungan N total tanah di derah penelitian termasuk kedalam harkat sangat rendah sampai rendah dengan nilai 0,05% - 0,13%. Serapan N tanaman mempunyai korelasi positif dengan C-organik tanah dan N total dengan nilai r2 masing-masing 0,59 dan 0,72. Produksi tanaman memunyai korelasi positif dengan C-organik, N total tanah dan serapan N dengan nilai r2 masing-masing 0,57, 0,66 dan 0,95**. Rekomendasi pupuk pada lahan sawah bagian utara Kecamatan Kalibagor Kabupaten Banyumas tertinggi di Desa Kalisogra wetan dengan sebesar 284 kg N/ha atau setara dengan 632,3 kg urea/ha dan terendah di Desa Kalicupak kidul sebanyak 216 kg N/ha atau setara dengan 480 kg urea/ha. | This study aims to determine (1) N nutrient content in the soil and N uptake by paddy rice plants in Kalibagor District, (2) the relationship between total N soil and N uptake by paddy rice yields (3) determine the amount of N fertilizer which is optimal for increasing the yield of lowland rice in Kalibagor District. This research was conducted in the soil laboratory of the agriculture faculty, Jenderal Soedirman University. This research was conducted in March 2019 to June 2019. This study used a field survey method with a sampling system, purposive random sampling, sample points that were randomly selected were taken using a soil drill from paddy fields with a depth of 0-25 cm and 25 -50 cm at each sample point for analysis of N-total, pH H2O, pH KCL, DHL, redox potential of the soil then take rice for analysis of N absorption. At the observation point also observed agronomic traits of cultivated rice (varieties and production). Interviews were conducted to determine plant productivity and fertilization information. The results of this study indicate that the total N content of the soil in the study area is included in the very low to low level with a value of 0.05% - 0.13%. N uptake positively correlated with soil organic C and N total value r2 respectively 0.59 and 0.72. Plant production has a positive correlation with organic C, total N soil and N uptake with revalues2 of 0.57, 0.66 and 0.95**. Fertilizer recommendations in thepaddy fields of northernKalibagor District, Banyumas Regency are highest in KalisograVillage Wetanwith 284 kg N / ha or equivalent to 632.3 kg urea / ha and the lowest in Kalicupak Kidul Village is 216 kg N / ha or equivalent to 480 kg urea /ha. | |
| 24357 | 27419 | A1L013193 | UJI AGRONOMI PUPUK N LEPAS LAMBAT PADA TANAMAN PAKCOY : PRODUKSI, SERAPAN N, DAN N-TERSEDIA INCEPTISOL | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk lepas lambat terhadap: 1) serapan N pada tanaman pakcoy, 2) jumlah kandungan N-Tersedia pada Inceptisol, dan 3) hasil produksi pada tanaman pakcoy. Pengujian peluruhan menggunakan lima formula pupuk nitrogen yang dikelat bahan lokal : F1 (60% Urea, 10% Azolla microphylla, 10% Montmorillonite, 10% Gondorukem, 10% Asam humat), F2 (70% Urea, 10% Azolla micophylla, 10% Montmorillonite, 10% Gondorukem) , F3 (70% Urea, 10% Azolla microphylla, 10% Montmorillonite, 10% Asam humat), F4 (70% Urea, 10% Azolla microphylla, 10% Gondorukem, 10% Asam humat), F5 (70% Urea, 20% Azolla microphylla, 10% Montmorillonite). Uji agronomis tanaman pakcoy menggunakan tanah inceptisol. Faktor uji agronomis yaitu lima formula pupuk ditambah perlakuan F0 sebagai kontrol. Kontrol digunakan untuk mengetahui keandalan lima formula tersebut; kontrol menggunakan urea, SP-36, dan KCl (Kontrol NPK). Penelitian uji agronomis tanaman pakcoy menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan satu faktor berupa formula pupuk dan empat kali ulangan. Variabel yang diamati adalah pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula pupuk nitrogen F4 yang lepas-lambatnya paling stabil dan secara bertahap. Formula pupuk nitrogen berpengaruh terhadap tinggi tanaman, bobot segar tanaman, bobot segar akar, bobot kering tanaman, jumlah daun, luas daun, serapan N, dan N tersedia. | The research aims to determine the influence of slow release fertilizers: 1) absorption of N in plants pakcoy, 2) amount of N content is available on Inseptisol, and 3) production at the plant pakcoy. The decay test uses five nitrogen fertilizer formulas which are chelated with local ingredients: F1 (60% Urea, 10% Azolla microphylla, 10% Montmorillonite, 10% Gondorukem, 10% humic acid), F2 (70% Urea, 10% Azolla micophylla, 10% Montmorillonite, 10% Gondorukem), F3 (70% Urea, 10% Azolla microphylla, 10% Montmorillonite, 10% humic acid), F4 (70% Urea, 10% Azolla microphylla, 10% Gondorukem, 10% humic acid), F5 (70% Urea, 20% Azolla microphylla, 10% Montmorillonite). The agronomic test of the pakcoy plant uses inceptisol soil. The agronomic test factor is five fertilizer formulas plus F0 treatment as a control. ). Controls are used to determine the reliability of those five formulas; Control using urea, SP-36, and KCl (NPK control). The agronomic analysis of the Pakcoy plant used a completely randomized design (CRD), with one factor in the form of a fertilizer formula and four replications. The variables observed were the growth and yield of pakcoy plants. The results showed that the F4 nitrogen fertilizer formula was the most stable and gradually released. Nitrogen fertilizer formula affects plant height, plant fresh weight, root fresh weight, plant dry weight, leaf number, leaf area, the absorption of N plants, and N available. | |
| 24358 | 27431 | A1L014054 | KORELASI ANTARA KARAKTER PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCOY (Brassica rappa L.) PADA TIGA NILAI DAYA HANTAR LISTRIK MENGGUNAKAN HIDROPONIK RAKIT APUNG | Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui korelasi antara karakter pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy dengan sistem hidroponik rakit apung, (2) mengetahui nilai Daya Hantar Listrik (DHL) terbaik untuk pertumbuhan tanaman pakcoy, dan (3) mengetahui varietas tanaman pakcoy terbaik dengan sistem hidroponik rakit apung. Penelitian ini dilaksanakan bulan Oktober 2018 sampai dengan Desember 2018 di screen house Pondok Pesantren Darul Quran Al-Karim, Karangtengah, Baturaden. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi dengan rancangan dasar Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari dua faktor perlakuan yaitu petak utama berupa tiga nilai daya hantar listrik (DHL) yaitu 1,5 ; 2,5 ; dan 3,5 mS/cm dan anak petak berupa varietas pakcoy yaitu Nauli F1, Emone 26, Flamingo, Green, dan White. Percobaan dilakukan dengan 3 kali ulangan sehingga diperoleh 15 kombinasi percobaan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji F, apabila terdapat beda nyata dilakukan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf kesalahan 5%. Keeratan hubungan korelasi ditunjukkan dengan nilai koefisien korelasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Terdapat korelasi antara karakter pertumbuhan dan hasil pada semua nilai DHL yang diuji. (2) DHL yang berpengaruh terbaik adalah daya hantar listrik 1,5 mS/cm. (3) Varietas yang memberikan respon terbaik adalah varietas Nauli F1. | This research was aims to (1) determine the correlation between the growth character and yield of pakcoy plants with a floating raft hydroponic system, (2) determine the value of the best Electrical Conductivity (EC) for pakcoy plant growth, and (3) find out the best pakcoy plant varieties planted with a floating raft hydroponics system. This research was conducted in October 2018 to December 2018 at the screen house of the Darul Quran Al-Karim Islamic Boarding School, Karangtengah, Baturaden. This research used Split Plots design with a basic design Randomized Block Design consisting of two treatment factors, namely the main plot in the form of three electrical conductivity (EC) values namely 1.5; 2.5; and 3.5 mS/cm and subplots in the form of pakcoy varieties namely Nauli F1, Emone 26, Flamingo, Green, and White. The experiment was carried out with 3 replications so that 15 experimental combinations were obtained. The data were analyzed using the F test, if there was diversity then the Least Significance Different (LSD) continued to test with the error rate of 5%. The closeness of the correlation is indicated by the value of the correlation coefficient. The results showed that (1) There is a correlation between the character of growth and yield on all EC values tested. (2) The best influential EC is the electrical conductivity of 1.5 mS/cm. (3) The variety that gives the best response is the Nauli F1 variety. | |
| 24359 | 27420 | A1D015029 | Pengaruh Pupuk Kotoran Ayam dan Pupuk Anorganik pada Sifat Kimia Terpilih Aluvial untuk Mendukung Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah | Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui pengaruh dosis pupuk kotoran ayam dan pupuk anorganik terhadap sifat kimia terpilih Aluvial, pertumbuhan dan hasil bawang merah, dan 2) mengetahui pengaruh interaksi dosis pupuk kotoran ayam dan pupuk anorganik terhadap sifat kimia terpilih Aluvial, pertumbuhan dan hasil bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Negla, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes pada bulan Maret sampai Juli 2019. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) faktorial dengan 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor yang dicoba: dosis pupuk kotoran ayam dan dosis pupuk anorganik. Dosis pupuk kotoran ayam terdiri dari tiga taraf yaitu 10 ton ha-1 (K1), 20 ton ha-1 (K2), dan 30 ton ha-1 (K3). Dosis pupuk anorganik terdiri dari 3 taraf yaitu penggunaan pupuk anorganik 50% dari dosis anjuran (N1), penggunaan pupuk anorganik 75% dari dosis anjuran (N2), dan penggunaan pupuk anorganik 100% dari dosis anjuran (N3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis pupuk anorganik 100% dosis anjuran (N3) dapat meningkatkan pH (H2O), daya hantar listrik, N total, P total, C organik, tinggi tanaman, bobot tanaman segar, dan bobot tanaman kering. Namun, tidak meningkatkan jumlah daun, jumlah umbi, diameter umbi, dan volume umbi. Tidak ada interaksi antara dosis pupuk kotoran ayam dan dosis pupuk anorganik. | This research aimed to knew: 1) determine the effect of dosage of chicken manure fertilizer and inorganic fertilizer on selected chemical properties of Alluvial, growth and yield of shallots, and 2) determine the effect of the interaction of the dosage of chicken manure fertilizer and inorganic fertilizer on selected chemical properties of Alluvial, growth and yield of shallots. The research was carried out in Negla Village, Losari Subdistrict, Brebes Regency in March to July 2019. The research design used was factorial Randomized Completely Blok Design with 2 factors and 3 replications. Factors tried: the dosage of chicken manure fertilizer and the dosage of inorganic fertilizer. Dosages of chicken manure fertilizer consist of three levels, namely 10 tons ha-1 (K1), 20 tons ha-1 (K2), and 30 tons ha-1 (K3). The dosage of inorganic fertilizer consists of 3 levels, namely the use of inorganic fertilizer 50% of the recommended dosage (N1), the use of inorganic fertilizer 75% of the recommended dosage (N2), and the use of inorganic fertilizer 100% of the recommended dosage (N3). The results showed that the dosage of inorganic fertilizer 100% recommended dosage (N3) can increase pH (H2O), electrical conductivity, total N, total P, C organic, plant height, fresh and dry plant weights. However, it did not increase the leaf number, number of bulbs, bulbs diameter, and volume of bulbs. There was no interaction between the dosage of chicken manure fertilizer and the dosage of inorganic fertilizer. | |
| 24360 | 28685 | F1F016006 | DIPLOMASI BUDAYA INDONESIA DI JERMAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN HUBUNGAN LUAR NEGERI INDONESIA JERMAN TAHUN 2014-2019 | Penelitian Ini dilakukan dengan tujuan untuk memahami bagaimana diplomasi budaya yang dilakukan oleh Indonesia di Jerman terutama pada tahun 2014-2019 sebagai upaya peningkatan hubungan luar negeri Indonesia dengan Jerman melalui program-program kebudayaan yang diselenggarakabn. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penulis melakukan analisis menggunakan sumber primer maupun sekunder. Pada penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif deskriptif. Dalam mengumpulkan data, penulis melakukan wawancara, studi pustaka dan menggunakan data-data yang diambil dari beberapa sumber di internet. Selain itu penulis menggunakan teknik analisis data interaktif dari Miles dan Huberman. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Indonesia sangat memaksimalkan kegiatan diplomasi budayanya melalui kegiatan-kegiatan promosi budaya yang diselenggarakan di Jerman selain itu pelaksanaan program kebudayaan yang diselenggarakan memiliki pengaruh terhadap hubungan bilateral kedua negara khususnya bagi Indonesia sehingga pelaksanaan diplomasi budaya yang dilakukan oleh Indonesia di Jerman dapat dikatakan cukup efektif. | This research aim to understanding how cultural diplomacy carried out by Indonesia in Germany, especially in 2014-2019 as an effort to improve Indonesia's foreign relations with Germany through cultural programs that are held. To answer these problems, the writer analyzes by using primary and secondary sources. The method that writer used in this research is descriptive qualitative method. In collecting data, the writer conducted interviews, literature studies and used data taken from several internet sources and use interactive data analysis techniques from Miles and Huberman. The results of this study indicate that Indonesia greatly maximizes cultural diplomacy activities through cultural promotion activities held in Germany. In addition, the implementation of cultural programs held has an impact on bilateral relations between the two countries, especially for Indonesia, so the implementation of cultural diplomacy that Indonesia do in Germany can said to be quite effective. |