Home
Login.
Artikelilmiahs
27415
Update
LULU FIKTI ANISAH
NIM
Judul Artikel
Geologi dan Analisis Daya Dukung Tanah Pondasi Dangkal dengan Pendekatan Model Menggunakan Plaxis 8.6 Daerah Krapyak dan Sekitarnya, Kota Semarang Jawa Tengah
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kota Semarang dan sekitarnya yang menempati dataran aluvial berpotensi adanya masalah amblesan tanah. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk menganalisis daya dukung tanah di Kota Semarang dan sekitarnya agar memperkecil kemungkinan terjadi bencana atau kegagalan konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi geologi, sifat keteknikan tanah, pada daerah penelitian; serta analisis daya dukung tanah pondasi dangkal dengan pendekatan model menggunakan Plaxis 8.6 pada daerah penelitian. Metode yang digunakan untuk analisis daya dukung tanah berupa metode analitik (Terzaghi, 1943) dan metode numerik menggunakan bantuan program Plaxis 8.6. Secara stratigrafi dari tua ke muda daerah penelitian terdiri atas Satuan Batupasir dan Satuan Endapan Aluvium. Hasil uji sifat keteknikan tanah pada daerah penelitian menunjukkan bahwa jenis tanah termasuk dalam CH-OH dan MH-OH atau lempung dan lanau anorganik dengan tingkat aktivitas mengembang yang tinggi hingga sangat tinggi berdasarkan hasil pengujian batas Atterberg dan ukuran butir. Tanah pada daerah penelitian dominan berukuran butir lempung. Berat jenis tanah pada daerah penelitian berkisar antara 2.8 – 3 gr/cm3 yang menunjukkan jenis tanah lempung anorganik. Hasil analisis daya dukung tanah pondasi dangkal menunjukkan nilai daya dukung yang diizinkan pada kedalaman dangkal berkisar antara 150 – 23000 kN/m2 dengan pola nilai daya dukung yang kecil pada bagian utara, dan timur daerah penelitian, semakin membesar ke arah barat dan selatan daerah penelitian.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Semarang City and its surrounding areas that occupy the alluvial plains are potentially land-subsidence. Therefore, it is necessary to observe and know the geological condition of the area in order to avoid land-subsidence or failure of construction. This research was conducted to analyse the bearing capacity in Semarang City. The research area is administratively located in the city of Semarang with coordinates 9226000mN – 9326000mN and 428000mE – 442000mE. This research aims to determine the geological condition, nature of soil engineering, mineralogy, on the research area; As well as a shallow foundation bearing capacity with model approach using Plaxis 8.6. Testing of soil engineering properties is done to know the weight of type, grain size and boundary of the Atterberg limits on the research area. The methods used for analysis of soil bearing capacity are analytical methods (Terzaghi, 1943) and numeric methods using the help of the program Plaxis 8.6. Stratigraphically from old to young the research area consisted of the Tufan Sandstone unit based on regional data included in the Damar Formation (QTd) and the Aluvium sediment unit including the alluvial (Qa) deposits with the dominant litology based on correlation from subsurface of the clay. Soil Engineering test results in the research area showed that soil types are included in CH-OH and MH-OH or inorganic clay and silt with high to very high inflated activity level based on limit test results atterberg limits and grain size. Land on the research area dominant-sized clay grain. The weight of soil type in the research area ranges from 2.8 – 3 gr/cm3 which indicates soil type of inorganic clay. The results of the analysis of the shallow foundation soil support on the research area showed the allowable value of carrying capacity at shallow depths ranging from 150 – 23000 kN/m2. Then the comparison of analytical analyses with numerically for the value of the soil support at a depth of 3 meters is the average difference of 902,98 kN/m2.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save