Artikel Ilmiah : F1B013087 a.n. MUHAMMAD AFIQ HASAN AZIZ
| NIM | F1B013087 |
|---|---|
| Namamhs | MUHAMMAD AFIQ HASAN AZIZ |
| Judul Artikel | Pengaruh Pengembangan Kapasitas dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pemerintah Desa Dalam Pengelolaan Keuangan Desa (Studi Kasus di Desa Karangcegak Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Desa Karangcegak memiliki tingkat akuntabilitas pengelolaan keuangan desa yang paling buruk di Kecamatan Sumbang. Hal ini diarenakan Desa Karangcegak merupakan satu-satunya desa yang belum melaporkan hasil realisasi penggunaan dana desa di tahun 2017. Namun, telah ada upaya pengembangan kapasitas (capacity building) dan motivasi kerja dalam upaya pengelolaan keuangan desa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pengebangan kapasitas dan motivasi kerja terhadap kinerja pemerintah desa dalam pengelolaan keuangan desa. Indikator kinerja organisasi menurut Dwiyanto (2008:49) terdiri atas produktivitas, kualitas layanan, responsivitas, responsibilitas, dan akuntabilitas. Sementara itu pengembangan kapasitas menurut Grindle dalam Haryono dkk (2012:46) dapat dilihat melalui dimensi-dimensi Human Resource (pengembangan SDM), Organizationalstrengthening (penguatan organisasi) dan Institutional reform (reformasi kelembagaan). Motivasi kerja dalam penelitian ini adalah teori motivasi dari McClelland, dimana terdapat tiga kebutuhan prestasi yaitu kebutuhan prestasi, kebutuhan afiliasi, dan kebutuhan kekuasaan. Sasaran penelitian ini adalah Pengelola Keuangan Desa di Desa Karangcegak Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatifdengan menggunakan metodesensus. Populasi penelitian ini sebanyak 35 orang. Hasil analisis Kendall Tau-c menunjukan bahwa kedua variabel bebas berhubungan positif dan signifikan terhadap kinerja pemerintah desa secara parsial, masing-masing memiliki koefisien 0,754 dan 0,620. Analisis Konkordasi Kendall’s W juga menunjukan bahwa kedua variabel bebas memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan koefisien 0,114. Sementara itu, hasil uji hipotesis dengan regresi ordinal kapasitas dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pemerintah desa secara parsial, masing-masing memiliki koefisien final 7,055 dan 8,496. Kemudian hasil uji regresi ordinal secara stimultan juga menunjukan pengaruh yang positif dan signifikan dengan koefisien sebesar 1,114. Kesimpulan dari penelitian ini adalah seluruh Ho yang diuji ditolak. Pengembangan kapasitas dan Motivasi Kerja yang berjalan belum terlalu baik memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kinerja pemerintah desa baik secara parsial maupun stimultan. Oleh karena itu, pemerintah perlu menyelesaikan permasalahan ini dengan melakukan pelatihan penggunaan informasi teknologi dalam sistem pelaporan pengelolaan keuangan desa yang baik. Kata Kunci: Pengembangan Kapasitas, Motivasi Kerja, Kinerja Pemerintah. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Karangcegak village has the worst level of accountability in village financial management in Sumbang District. This is because Karangcegak Village is the only village that has not reported the results of the realization of the use of village funds in 2017. However, there have been efforts to develop capacity (capacity building) and work motivation in village financial management efforts. Therefore, this study aims to determine the effect of capacity building and work motivation on the performance of village governments in village financial management. Organizational performance indicators according to Dwiyanto (2008: 49) consist of productivity, service quality, responsiveness, responsibility, and accountability. Meanwhile capacity building according to Grindle in Haryono et al (2012: 46) can be seen through the dimensions of Human Resources (HR development), Organizational strengthening (institutional strengthening) and Institutional reform (institutional reform). Work motivation in this study is motivation theory from McClelland, where there are three achievement needs, namely achievement needs, affiliation needs, and power needs. The target of this research is the Village Finance Manager in Karangcegak Village, Sumbang District, Banyumas Regency. This research uses a quantitative approach using the census method. The population of this study was 35 people. Kendall Tau-c analysis results show that the two independent variables are positively and significantly related to the performance of the village government partially, each having coefficients of 0.754 and 0.620. Kendall's W Concordance Analysis also shows that the two independent variables have a positive and significant relationship with a coefficient of 0.114. Meanwhile, the results of hypothesis testing with ordinal regression capacity and work motivation have a positive and significant effect on the performance of village governments partially, each having a final coefficient of 7.055 and 8.496. Then the results of the ordinal regression test simultaneously also showed a positive and significant effect with a coefficient of 1.114. The conclusion of this study is that all Ho tested were rejected. Capacity building and work motivation that has not been too good has a positive and significant impact on the performance of the village government either partially or simultaneously. Therefore, the government needs to solve this problem by conducting training in the use of information technology in a good village financial management reporting system. Keywords: Capacity Development, Work Motivation, Government Performance. |
| Kata kunci | Pengembangan Kapasitas, Motivasi Kerja, Kinerja Pemerintah. |
| Pembimbing 1 | Drs. Andi Antono. M.Si. |
| Pembimbing 2 | Dra. Rukna Idanati. M.Kes |
| Pembimbing 3 | Drs. Darmanto Sahat Satyawan.M.Kes., M.Si. |
| Tahun | 2019 |
| Jumlah Halaman | 17 |
| Tgl. Entri | 2019-11-14 00:59:09.200473 |