Artikelilmiahs

Menampilkan 22.241-22.260 dari 51.891 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
2224124905C1C015078ANALISIS PRAKTIK PERLAKUAN ASET BIOLOGIS PADA PERUSAHAAN PETERNAKAN PERUSAHAAN LIMBANGAN FARMPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis praktik perlakuan akuntansi aset biologis perusahaan peternakan Limbangan Farm dan meneliti kendala yang dihadapi dalam implementasi standar akuntansi keuangan khususnya PSAK 69, serta mengembangkan solusi untuk mendorong penerapan standar akuntansi yang berlaku di Perusahaan Limbangan Farm. Penelitian ini menggunakan metode teknik pengumpulan data dengan wawancara dan analisis dokumen, dan menggunakan metode koding serta triangulasi untuk analisis dan keabsahan datanya. Penelitian ini menghasilkan bahwa praktik perlakuan akuntansinya belum sepenuhnya sesuai dengan PSAK 69 terutama pada masalah pengukuran dan pengungkapan. Selain itu juga perusahaan tidak melakukan penjurnalan dan tidak membuat laporan keuangan secara rinci. Kendala yang dihadapi perusahaan yaitu modal minimal karena perusahaan perseorangan dan keterbatasan sumber daya manusia. Implikasi dari kesimpulan hasil penelitian tersebut yaitu bahwa perusahaan sebaiknya mengikuti perkembangan standar akuntansi yang berlaku di Indonesia.The objectives of this research to determine and analyze the practice of accounting treatment of biological assets of Limbangan Farm livestock companies and examine the obstacles faced in the implementation of financial accounting standards, especially PSAK 69, and develop solutions to encourage the adoption of applicable accounting standards in Limbangan Farm Company. This study uses the technique of collecting data by interviewing and analyzing documents, and using coding and triangulation methods for the analysis and validity of the data. This study resulted in the practice of accounting treatment not fully in accordance with PSAK 69, especially on the problem of measurement and disclosure. In addition, the company does not do recording and does not make financial reports in detail. Constraints faced by companies are minimal capital because of individual companies and limited human resources. The implication of the conclusion of the results of the study is that the company should follow the development of accounting standards that apply in Indonesia
2224224902E1A015040Tinjauan Yuridis Tentang Akibat Hukum Penyelesaian Sengketa Tumpang Tindih Hak Atas Tanah (Overlapping)
(Studi Putusan Nomor 130/B/2018/PT.TUN.JKT)
Penelitian ini bersumber pada putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Bandung Nomor 135/G/2017/PTUN.Bdg yang dikuatkan oleh putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Nomor 130/B/2018/PT.TUN.Jkt mengenai tumpang tindih hak atas tanah. Peraturan perundang-undangan yang digunakan untuk menganalisis diantaranya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria, PP Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, serta peraturan perundang-undangan lain yang memiliki relevansi dengan topik penelitian.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statue approach).Spesifikasi penelitian yang digunakan deskriptif. Sumber data yang digunakan yaitu data sekunder berupa bahan hukum yang terdiri dari bahan hukum primer dan sekunder. Metode analisis menggunakan normatif kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan bahwa faktor penyebab terjadinya tumpang tindih hak atas tanah dalam perkara a quo dapat dibedakan menjadi faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal berasal dari penyelenggara kegiatan Pendaftaran Tanah yaitu lembaga ATR/Badan Pertanahan Nasional, sedangkan faktor eksternal berasal dari masyarakat sebagai pemohon hak. Kemudian atas Sertipikat Hak Milik atas nama Ajang Budiman yang dibatalkan oleh pengadilan tingkat pertama dan tingkat banding, berakibat sertipikat tersebut menjadi batal demi hokum (absolute nietig) sehingga penerbitan sertipikat dalam perkara a quo dianggap tidak pernah ada sejak awal diterbitkan.

Kata Kunci: Akibat Hukum Sengketa Hak Atas Tanah, Pendaftaran Tanah, Overlapping
This study comes on the decision Bandung State Administrative Court Number 135/G/2017/PTUN.Bdg which is corroborated by the decision of the State Administrative High Court Number 130/B/2018/PT.TUN.Jkt regarding overlapping land rights. The laws and regulations used to analyze include Law Number 5 of 1960 concerning Basic Agrarian Principles, Government Regulation Number 24 of 1997 concerning Land Registration, as well as other regulation that has relevance to the topic of research.
This study uses a normative juridical method with a statutory approach. The research specifications used are descriptive. The data source used is secondary data in the form of legal material consisting of primary and secondary legal materials. The method of analysis uses qualitative normative.
Based on the results of research and discussion that the causes of overlapping land rights in thecase a quo can be divided into internal factors and external factors. Internal factors come from the organizers of Land Registration activities, namely the ATR / National Land Agency, while external factors come from the community as rights applicants. Then the Certificate of Ownership on behalf of the Ajang Budiman which was canceled by the first and appellate courts, resulting in the certificate being canceled by absolute law so that the issuance of certificates in the case was a quo deemed to have never been issued since the beginning.

Keywords: Land Registration, Legal Effects of Land Rights Disputes, Overlapping
2224324903A1F015031STRATEGI PERBAIKAN PANGAN KHAS BOGOR
MENGGUNAKAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS
Kota Bogor merupakan kota yang menjadi tujuan wisata, salah satu daya tarik tujuan wisata adalah makanan khas pada daerah tersebut. Namun makanan khas Bogor hanya beberapa yang dikenal sedangkan makanan khas tersebut masih banyak yang lainnya. Sehingga perlu adanya pendataan dan pengembangan melalui analisis tingkat kepentingan dan kepuasan konsumen. Oleh karena itu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk : 1) Menginventarisasi makanan jajanan khas Bogor; 2) Mengetahui tingkat popularitas makanan jajanan khas Bogor; dan 3) Mengetahui prioritas perbaikan makanan jajanan khas Bogor yang terpilih dengan Importance Performance Analysis. Analisis data yang digunakan yaitu Chi square, Uji Validitas dan Reliabilitas, serta Importance Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa makanan jajanan khas Bogor terdiri dari 12, dan makanan yang memiliki tingkat popularitas paling rendah yaitu Cungkring. Setelah dilakukan analisis tingkat kepuasan dan kepentingan terhadap 18 atribut, terdapat 4 atribut yang berada dalam kuadran I yang berarti perlu adanya perbaikan. Atribut yang harus diperbaiki yaitu warna bumbu, warna kikil, kemasan yang digunakan dan kecepatan penyajianBogor is a city that is a tourist destination, one of the attractions of a tourist destination is the typical food in the area. However, only a few Bogor foods are known while the typical food is still many others. So it is necessary to do data collection and development through analysis of the level of importance and customer performance. Therefore research is carried out aimed at :1) Inventory of typical Bogor foods, 2) Knowing the popularity of Bogor foods, and 3) Knowing the priority of repairing typical Bogor foods chosen by Importance Performance Analysi. Data analysis used was Chi square, Validity Test and Reliability, and Importance Performance Analysis. The results showed that the typical street food Bogor consists of 12, and foods that have the lowest level of popularity that cungkring. After analyzing the importance and performance of 18 attributes, there are 4 attributes that are in quadrant I, which means there needs to be improvement. the attributes that must be improved are the color of the spice, the color of the gravel, the packaging used and the speed of presentation
2224424904F1C014060Dinamika Komunikasi Antar Budaya Dalam Menghadapi Culture Shock Pada Proses Adaptasi Mahasiswa Indonesia di Universitas Technische Hochschule Mittelhessen, JermanKomunikasi memiliki peran penting dalam pemenuhan kebutuhan manusia. Kebutuhan tersebut salah satunya adalah pendidikan dan pekerjaan yang membuat mereka melakukan mobilitas sosial. Di era globalisasi, mobilitas manusia semakin tinggi di mana teknologi dan transportasi semakin maju. Kemajuan tersebut dimanfaatkan oleh pelajar Indonesia yang memutuskan merantau ke luar negeri untuk melanjutkan studinya. Penelitian ini mencoba untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor pendorong terjadinya dinamika komunikasi antarbudaya dalam menghadapi culture shock pada proses adaptasi serta mendeskripsikan hambatan-hambatan komunikasi yang ditemukan saat proses adaptasi yang dilakukan oleh mahasiswa Indonesia di Universitas Technische Hochschule Mittelhessen (THM), Jerman.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini Teori Akomodasi Komunikasi. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa terjadinya dinamika komunikasi antarbudaya dalam menghadapi culture shock pada proses adaptasi mahasiswa Indonesia di Universitas THM, Jerman didorong oleh adanya perbedaan bahasa, perbedaan budaya, dan efektivitas komunikasi. Namun hal tersebut dapat diatasi dengan melakukan konvergensi dan divergensi. Perbedaan bahasa menjadi hambatan dalam proses adaptasi yang dilakukan oleh mahasiswa THM, Jerman.
Communication has an important role in the fulfillment of human needs like education and jobs that makes people do social mobility. In the era of globalization, people’s mobility gets higher because of the development of technology and transportation. The development then used by Indonesian students to go abroad to continue their studies. This study tried to determine and analyze the factors of dynamics of intercultural communication to face culture shock in the process of adaptation happened and to describe the communication barriers were found during the adaptation process carried out by the Indonesian student at the Technische Hochschule Mittelhessen (THM), Germany.

This study used qualitative methods. The theory used in this study is Communication Accommodation Theory. In this study, it was found that the dynamics of intercultural communication to face culture shock in the process of adaptation of Indonesian students at the University of THM, Germany happened because of differences in language, cultural differences, and the effectiveness of communication. But it can be overcome by making accommodation communication convergence and divergence. Furthermore, this research found that language differences is the problem for the Indonesian students during the adaptations process.
2224524909A1L114088BUDIDAYA WORTEL HIDROPONIK DENGAN PERLAKUAN MACAM MEDIA DAN KONSENTRASI PUPUK AB MIX DI DATARAN RENDAHPerkembangan budidaya sayuran terutama wortel secara hidroponik di Indonesia masih sangat minim, hal ini disebabkan karena kurangnya penyuluhan tentang kelebihan sistem hidroponik pada lahan sempit. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendapatkan media tanam yang terbaik untuk budidaya wortel hidroponik di dataran rendah, (2) Mendapatkan konsentrasi pupuk AB Mix yang optimal untuk pertumbuhan wortel hidroponik di dataran rendah dan (3) Mengetahui interaksi antara media tanam dan konsentrasi pupuk AB Mix untuk pertumbuhan dan hasil tanaman wortel dengan sistem hidroponik di dataran rendah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2018 sampai dengan Agustus 2018 di Desa Purwosari, Kecamatan Baturaden, Kabupaten Banyumas. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen yang disusun berdasarkan rancangan acak kelompok lengkap (RAKL). Perlakuan yang telah dicobakan adalah Macam media tanam : M1 = arang sekam, M2 = cacahan pakis dan M3 = pasir. Konsentrasi pupuk AB Mix terdiri atas tiga taraf yaitu : K1 = 25 ppm, K2 =50 ppm, K3 = 75 ppm. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, diameter umbi, panjang umbi, volume umbi, bobot umbi, bobot tanaman segar dan bobot tanaman kering. Hasil penelitian menjukan bahawa (1) Media tanam yang terbaik untuk budidaya wortel hidroponik didataran rendah yaitu arang sekam dengan bobot umbi sebesar 135,8 g, (2) Pemberian konsentrasi AB Mix optimal untuk wortel hidroponik didataran rendah yaitu 75 ppm dengan hasil sebesar 111,3 g, (3) Terdapat interaksi antara penggunaan media tanam arang sekam dan pemberian konsentrasi AB Mix 75 ppm pada variabel bobot umbi dengan bobot yang didapat sebesar 242 g.
The development of vegetable cultivation, especially carrots hydroponically in Indonesia was still very minimal, this was due to the lack of counseling about the advantages of hydroponic systems on narrow land. This research aimed to (1) Obtain the best planting media for hydroponic carrot cultivation in the lowlands, (2) Obtain optimal AB Mix fertilizer concentration for the growth of hydroponic carrots in the lowlands and (3) Determine the interaction between planting media and nutrient concentration AB Mix for growth and yield of carrot plants with hydroponic systems in the lowlands. This research was conducted over 6 months from March 2018 to August 2018 in Purwosari Village, Baturaden District, Banyumas Regency. The research design used was randomized completely block design (RCBD) with 3 factors and 5 blocks. The first factor was is a variety media of planting that were M1 = husk charcoal, M2 = fern count and M3 = sand. The second factor was aplication of AB Mix nutrient concentration consiststing three levels, that were: K1 = 25 ppm, K2 = 50 ppm, K3 = 75 ppm. Variables observed included plant height, number of leaves, tuber diameter, tuber length, tuber volume, tuber weight, fresh plant weight and dry plant weight. The results showed that (1) the best planting medium for the cultivation of lowland hydroponic carrots was husk charcoal with tuber weight of 135.86 g, (2) The optimal concentration of AB Mix for hydroponic carrots in the lowlands was 75 ppm with a yield of 111, 3 g, (3) There was an interaction between the use of husk charcoal growing media and the administration of AB Mix concentration of 75 ppm on the tuber weight variable with a weight obtained of 242 g.
2224624906C1C015063PENERAPAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 220/PMK.05/2016 PADA UNIT BADAN LAYANAN UMUM Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilakukan pada Unit Badan Layanan Umum (BLU) Fakultas Ilmu Budaya (FIB). Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana penerapan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 220/PMK.05/2016 pada Unit BLU FIB, serta untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi Unit BLU FIB selama penyusunan laporan keuangan dan menemukan solusi yang dapat dikembangkan. Hasil penelitian ini yaitu: (1) Laporan keuangan Unit BLU FIB tahun 2017 belum menggunakan acuan baru yaitu Peraturan Menteri Keuangan Nomor 220/PMK.05/2016 tentang Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Badan Layanan Umum; (2) Kendala-kendala yang dihadapi Unit FIB selama menyusun laporan keuangan adalah (a) Belum tersistemisasi penyusunan laporan keuangan di Unit; (b) Belum memadainya jumlah SDM; dan (c) Kesulitan mapping akun dari format SAK ke SAP. Solusi yang telah dikembangkan untuk meminimalisir kendala-kendala tersebut yaitu (a) Menerapkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 220/PMK.05/2016 pada laporan keuangan tahun 2018; (b) Memiliki template untuk setiap transaksi-transaksi yang ada di Unsoed; (c) Mengadakan workshop; (d) Mereviu laporan keuangan; dan (e) Pelaporan laporan keuangan dilakukan secara tepat waktu.
Kata kunci: Badan Layanan Umum, Peraturan Menteri Keuangan, Laporan Keuangan
This research is a qualitative research at the Humanities Faculty of Badan Layanan Umum Unit. The purpose of this research is to find out how the implementation of the Ministerial Regulation of Finance Number 220/PMK.05/2016 at the Humanities Faculty of the Badan Layanan Umum Unit, also to identify the obstacles faced by the Humanities Faculty during the preparation of financial statements and to find solutions that can be developed. The results this research is: (1) The financial statements of the Humanities Faculty in 2017 have not used the Ministerial Regulation of Finance Number 220/PMK.05/2016 about Accounting Systems and Financial Reporting of Badan Layanan Umum; (2) The obstacles faced by the Humanities Faculty Unit during the preparation of financial statements are (a) Un-systemized preparation of financial statements in the Unit; (b) Inadequate number of HR masters; and (c) Difficulty mapping the account from SAK format to SAP. Solutions that have been developed to minimize these obstacles are (a) Implementing the Ministerial Regulation of Finance Number 220/PMK.05/2016 in the financial statements of 2018; (b) Have a template for every transaction in Unsoed; (c) Hold workshop; (d) Reviewing financial statements; and (e) Reporting of financial statement is timely.
Keywords: Badan Layanan Umum , The Ministerial Regulation of Finance, Financial Statement.
2224724907H1L014030Rancang Bangun Sistem Informasi Pemesanan Studio Foto Pada Java Exposure Studio Berbasis WebJava Exposure Studio merupakan studio yang sedang berkembang terletak di kota Purwokerto dimana Java Exposure Studio ini bergerak di bidang fotografi, video dan audio. Pada studio ini terdapat beberapa kategori dan tema yang bermacam – macam sehingga pemesan dapat memilih sesuai yang diinginkan. Dalam perkembangan bisnisnya pada Java Exposure Studio kurang menggunakan teknologi informasi sebagai media promosi sehingga dikhawatirkan kalah saing dan kurang dikenal oleh masyarakat umum. Pada saat pemesan akan melakukan pemesanan, pemesan harus datang ke tempatnya langsung untuk memilih kategori dan tema yang diinginkan.Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan membangun pemesanan layanan pada studio sehingga dapat digunakan sebagai media promosi dengan cakupan yang lebih luas dan memperkenalkan Java Exposure Studio ke masyarakat umum serta mempermudah proses pemesanan dimana pemesan tidak perlu datang ke tempat studio untuk melakukan pemesanan. Rancang Bangun Sistem Informasi ini dibuat dengan menggunakan metode pengembangan waterfall, bahasa pemrogaman PHP, HTML, CSS dan Javascript serta software pengolah datanya menggunakan MySQL.Java Exposure Studio is growing studio that located in the town of Purwokerto which Java Exposure engaged in the photography, video and audio. In this studio, there are a few categories and various – kinds of theme so the customer can choose as desired. In the business development on the Java Exposure less using information technology as a promotion media so fear of losing competitiveness and less known by the general public. At the time the customer will do the booking, the customer must come to studio directly to select the categories and the desired theme. The purpose of this research is to design and build a booking service on the studio so it can be used as media promotion with wider coverage and introduces Java Exposure to the general public as well as simplify the booking process where the customer does not need to come to the studio to make a booking. Design and development information system is created by using waterfall method, the programming language used in this system is PHP, HTML, CSS and Javascript, as well as data processing software uses MySQL.
2224824908D1E013064HUBUNGAN LINGKAR DADA DAN INDEKS KEBAPUHAN DENGAN BOBOT TUBUH KAMBING MUDA JANTAN KHAS KEJOBONG
DI KECAMATAN KEJOBONG KABUPATEN PURBALINGGA
Aldilla Jalu Satrio. ”Penelitian berjudul Hubungan Lingkar Dada dan Indeks Kebapuhan Dengan Bobot Tubuh Kambing Muda Jantan Khas Kejobong Kabupaten Purbalingga”, bertujuan mengkaji hubungan antara lingkar dada dan indeks kebapuhan dengan bobot tubuh kambing muda jantan khas Kejobong. Materi yang digunakan yaitu 30 ekor kambing muda jantan khas Kejobong berumur 7-12 bulan. Metode yang digunakan survey dengan penetapan wilayah secara stratified random sampling. Peubah yang diukur yaitu bobot tubuh, lingkar dada, lingkar paha dan panjang paha kambing muda jantan khas Kejobong. Rataan bobot tubuh, lingkar dada, indeks kebapuhan, lingkar paha dan panjang paha masing-masing 23,08 ± 3,97 kg; 65,4 ± 6,5 cm; 1,1 ± 0,1 cm; 24,3 ± 2,9 cm dan 20,9 ± 2,3 cm. Hasil penelitian, lingkar dada dengan bobot tubuh berhubungan sangat nyata (P<0,01) dengan persamaan linier Y= -13,40+0,55X (r = 0,91 dan r2 = 83%), sedangkan indeks kebapuhan dengan bobot tubuh berhubungan tidak nyata (P>0,05). Kesimpulan, lingkar dada kambing muda jantan khas Kejobong dapat digunakan untuk menduga bobot tubuh. Aldilla Jalu Satrio. “The research entitled Relationship of Chest Circumference and Plumpness Index with Body Weight of Young Kejobong Goats in District Purbalingga”, the purpose of the research was to investigate relationship between chest circumference and plumpness index with the body weight of a young Kejobong goats. the materials used were 30 young Kejobong goats with ages 7-12 months. The method used was a survey with the determination of the area by stratified random sampling. The variables measured were body weight, chest circumference, thigh circumference and length of thigh young Kejobong goats. Average body weight, chest circumference, plumpness index, thigh circumference and length of thigh were 23.08 ± 3.97 kg; 65.4 ± 6.5 cm; 1.1 ± 0.1 cm; 24.3 ± 2.9 cm and 20.9 ± 2.3 cm, respectively the results of the study, chest circumference with body weight had a significant relation (P<0.01) with linear equations Y = -13.40 + 0.55X (r = 0.91 and r2 = 83%), while plumpness index with body weight had not any significant relation (P>0.05). Conclusion, only the chest circumference of a young Kejobong goats has a significant influence in estimating body weight.
2224926029J1D015025KAJIAN FEMINISME PADA NOVEL CRITICAL ELEVEN
KARYA IKA NATASSA
Penelitian ini berjudul “Kajian Feminisme pada Novel Critical Eleven Karya Ika Natassa”. Penelitian tersebut didasari dari anggapan bahwa adanya prasangka gender yang cenderung menomorduakan kaum perempuan. Peneliti memilih novel Critical Eleven karya Ika Natassa sebagai objek penelitian dikarenakan novel tersebut dapat memotivasi kaum perempuan agar mampu mendapatkan hak yang sama dengan kaum laki-laki. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan member motivasi agar kaum perempuan mampu berkembang lebih baik lagi dalam segala bidang agar mampu mempertahankan kedudukannya di dalam masyarakat.
Bentuk penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data yang dikumpulkan berupa penggalan-penggalan cerita dalam novel Critical Eleven karya Ika Natassa. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Critical Eleven karya Ika Natassa.
Hasil yang diperoleh berdasarkan kajian feminisme yang dilakukan oleh peneliti mengacu pada struktur novel Critical Eleven karya Ika Natassa pada unsur intrinsik tema, tokoh dan penokohan (tokoh utama perempuan), alur/plot, dan latar/setting. Dari 4 unsur tersebut peneliti melakukan kajian feminisme pada tokoh utama dalam novel Critical Eleven karya Ika Natassa berdasarkan beberapa aspek, dengan rincian sebagai berikut, (1) aspek fisik yang berjumlah 6 data, (2) aspek psikis yang berjumlah 3 data, (3) aspek sosial yang berjumlah 2 data, (4) aspek pendidikan yang berjumlah 2 data, (5) aspek pekerjaan/karier yang berjumlah 4 data, dan (6) segi peran domestik sebagai istri dan ibu yang berjumlah sebanyak 2 data. Oleh karena itu, kajian feminisme pada novel Critical Eleven dapat memotivasi kaum perempuan untuk mendapatkan hak yang sama dengan kaum laki-laki, baik dalam bidang sosial, ekonomi, budaya, pendidikan dan lain sebagainya agar dapat berkembang dan maju.
This research entitles “Feminism Study in The Novel Critical Eleven by Ika Natassa”. This research is based on the assumption of gender prejudice that tends to put women in second place. Researcher chose the novel Critcical Eleven by Ika Natassa as the object of research because this novel may motivate women to be able to get the same rights as men. Thus, the purpose of this research is to motivate women to be able to develop for the betterment in every aspect of life, so they can stand their position in the society.
This study is a qualitative study using descriptive method. The data collected are in the form of quotations of the story in the novel Critical Eleven by Ika Natassa. The data were derived from the novel Critical Eleven by Ika Natassa.
The results of the feminism study refer to the structure of novel Critical Eleven by Ika Natassa in the intrinsic element theme, character and characterization (main woman character), plot, and setting. From those elements, researcher did feminism study toward the main character of the novel Critical Eleven by Ika Natassa based on several aspects, (1) six data of physical aspect, (2) three data of psychic aspect, (3) two data of social aspect, (4) two data of education aspect, (5) four data of profession/carrier aspect, and (6) two data from the domestic role as a wife and a mother. That's why feminism study in Critical Eleven novel can motivate women to get the same rights as what men get, it could from many aspects such as social, economy, culture, education and etc to develop herself.
2225026170E1A115059PENERAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) BERDASARKAN PASAL 74 UNDANG-UNDANG NOMOR 40 TAHUN 2007 TENTANG PERSEROAN TERBATAS DI PT. MUTUAGUNG LESTARI DEPOK- JAWA BARATPerusahaan dituntut untuk tidak hanya memetingkan keuntngan ekonomis belaka dengan mengabaikan kepentingan kesejahteraan masyarakat serta lingkungan. Untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan lingkugan perusahaan memiiki tanggung jawab sosial dan lingkungan yang merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap dampak dari kegiatan usahanya. Tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan atau yang lebih dikenal dengan Corporate Social Responsibility merupakan salah satu kewajiban yang harus dilaksanakan oleh perusahaan sesuai dengan ketentuan Pasal 74 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. PT. Mutuagung Lestari merupakan perseroan terbatas yang menjalankan kegiatan usahanya di bidang sumber daya alam sehingga memiliki kewajiban untuk melakukan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan sesuai dengan peraturan dan ketentuan yuridis.
Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan yuridis normatif. Data penelitian bersumber dari data sekunder dan data primer. Metode pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan dan studi dokumenter, data yang diperoleh disajikan dengan teks naratif, dan metode analisis data dilakukan secara normatif kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian, tanggung jawab sosial dan lingkungan yang dilakukan oleh PT. Mutuagung Lestari telah sesuai dengan Pasal 74 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Linkungan Perseroan Terbatas. PT. Mutuagung Lestari telah memenuhi ketentuan-ketentuan yang terdapat dalam undang-undang maupun peraturan pemerintah tersebut, yaitu, melakukan Corporate Social Responsibility (CSR) dalam bidang sosial, lingkungan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.
The company is demanded to not only prioritize economic benefits by ignoring the interests of community welfare and the environment. To realize the welfare of society and the environment of the company has social and environmental responsibility which is a form of corporate concern for the impact of its business activities. Corporate social and environmental responsibility or better known as Corporate Social Responsibility is one of the obligations that must be carried out by companies in accordance with Article 74 of Law Number 40 Year 2007 concerning Limited Liability Companies. PT. Mutuagung Lestari is a limited liability company that carries on its business activities in the field of natural resources so that it has an obligation to carry out Social and Environmental Responsibility in accordance with juridical rules and regulations.
The method used in this research is the normative juridical approach. Research data sourced from secondary data and primary data. The data collection method was carried out with a literature study and documentary study, the data obtained were presented with narrative texts, and the method of data analysis was carried out in a qualitative normative manner.
Based on the results of research, social and environmental responsibility carried out by PT. Mutuagung Lestari is in accordance with Article 74 of Law Number 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies and Government Regulation Number 47 of 2012 concerning Social Responsibility and Environment of Limited Liability Companies. PT. Mutuagung Lestari has fulfilled the provisions contained in the laws and government regulations, namely, conducting Corporate Social Responsibility (CSR) in the social, environmental, educational, and community empowerment fields.
2225124910C1A013014FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN AIR MINUM ISI ULANG DI KELURAHAN TELUK KECAMATAN PURWOKERTO SELATANAbstrak
Penelitian ini berjudul “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Air Minum Isi Ulang di Kelurahan Teluk Kecamatan Purwokerto Selatan”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendapatan, harga air minum isi ulang, jumlah anggota keluarga, sumber air lain yang digunakan terhadap permintaan air minum isi ulang baik secara simultan maupun secara parsial di Kelurahan Teluk Kecamatan Purwokerto Selatan dan Menganalisis variabel yang paling berpengaruh terhadap permintaan air minum isi ulang di Kelurahan Teluk Kecamatan Purwokerto Selatan.
Penelitian ini digunakan dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pelanggan air minum isi ulang di Kelurahan Teluk Kecamatan Purwokerto Selatan. Metode pengambilan sampel yang digunakan yaitu random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 80 orang pelanggan air minum isi ulang di Kelurahan Teluk Kecamatan Purwokerto Selatan.
Hasil Penelitian ini diketahui bahwa variabel pendapatan (X1) tidak berpengaruh signifikan. Variabel harga air (X2) berpengaruh negatif yang artinya apabila harga air naik 1% maka permintaan air minum isi ulang berkurang sebanyak -10,618%. Variabel jumlah anggota keluarga (X3) berpengaruh positif yaitu apabila jumlah anggota berkeluarga bertambah 1 orang maka permintaan air akan naik 0,504 galon. Sedangkan variabel dummy (X4) berpengaruh negatif yang artinya apabila memiliki sumber air lain maka permintaan air minum isi ulang akan berkurang sebanyak -0,549 galon.
Abstract
This research is entitled "Factors Affecting the Demand for Refill Drinking Water in Teluk Kelurahan, South Purwokerto Subdistrict". This study aims to analyze the effect of income, the price of refill drinking water, the number of family members, other water sources used for the demand for refill drinking water both simultaneously and partially in Teluk Kelurahan, South Purwokerto Subdistrict and Analyze the most influential variables on water demand drink refill in Teluk Kelurahan, South Purwokerto District.
This study was used with a quantitative approach. The population in this study was customers of refill drinking water in Teluk Kelurahan, South Purwokerto District. The sampling method used was random sampling with a total sample of 80 refill drinking water customers in Teluk Kelurahan, South Purwokerto District.
The results of this study note that the income variable (X1) has no significant effect. The variable water price (X2) has a negative effect which means that if the price of water rises by 1%, the demand for refill drinking water is reduced by -10.618%. The variable number of family members (X3) has a positive effect if the number of family members increases by 1 person then the demand for water will increase by 0.504 gallons. While the dummy variable (X4) has a negative effect which means that if you have another water source, the demand for refill drinking water will decrease by -0.549 gallons.
2225224911A1L014143PEMANFAATAN Pseudomonas Kelompok fluorescens ENDOFIT TANAMAN JAGUNG UNTUK MENGENDALIKAN PENYAKIT HAWAR PELEPAH JAGUNG (Rhizoctonia solani)Jagung merupakan komoditas palawija utama di Indonesia. Penurunan
produksi jagung dapat mencapai 100% karena penyakit hawar pelepah jagung
yang disebabkan oleh jamur Rhizoctonia solani. Perlu adanya pengendalian yang
efektif salah satunya memanfaatkan bakteri endofit Pseudomonas fluorescen.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji potensi P. fluorescens dalam menekan
pertumbuhan R. solani in vitro, mengetahui efektifitas bakteri P. fluorescens
dalam mengendalikan R. solani pada tanaman jagung, dan mengetahui
kemampuan P. fluorescens terhadap pertumbuhan tanaman jagung.
Penelitian dilakukan di Laboratorium Perlindungan Tanaman dan lahan
Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian
dilaksanakan pada Maret 2018 sampai Desember 2018. Eksplorasi bakteri endofit
pada tanaman jagung di ambil dari Kabupaten Banyumas (Baturaden, Sumbang,
Kembaran), dan Kabupaten Purbalingga (Pratin, Bojong, dan Padamara). Isolasi
jamur patogen pada tanaman jagung di Arcawinangun, Purwokerto (Banyumas).
Metode pengambilan sampel tanaman untuk isolasi bakteri endofit menggunakan
Sample Random Purposive, dan metode pengambilan sampel dengan Diagonal
Sampling. Pengujian in vitro menggunakan Rancangan Acak Lengkap, dan
pengujian in planta menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap, terdiri
atas 8 perlakuan, dan 4 ulangan, terdiri atas kontrol, fungisida, dan 2 isolat bakteri
endofit dengan aplikasi perendaman, dan rendam siram. Variabel yang diamati
meliputi karakterisasi bakteri endofit dan jamur patogen, daya hambat, masa
inkubasi, kejadian penyakit, intensitas penyakit, AUDPC, tinggi tanaman, bobot
segar tanaman, bobot segar tajuk tanaman, dan bobot segar akar tanaman.
Hasil penelitian diperoleh 9 bakteri endofit Pseudomonas kelompok
fluorescens. Bakteri P. fluorescens P6 dan P8 mampu menghambat pertumbuhan
R. solani in vitro masing-masing sebesar 65,67%, dan 51%. Bakteri P. fluorescens
P6 rendam, dan P6+P8 rendam siram dapat menunda masa inkubasi masingmasing
52.63 dan 42.11%, menurunkan intensitas penyakit 68,1%, dan
menurunkan nilai AUDPC 54.73%. Bakteri endofit mampu meningkatkan tinggi
tanaman, bobot segar tanaman, bobot tajuk, dan bobot akar secara berturut-turut
sebesar 14.63, 38.35, 38.50, dan 76.16%.
Maize is the main crop commodity in Indonesia. Maize production decline
can reach 100% due to Banded Leaf and Sheath Blight caused by Rhizoctonia
solani. It is necessary to controls effectively, and one of the control is the use of
Pseudomonas fluorescence endophytic bacteria. This research aimed to study the
potenty of P. fluorescens in suppressing are R. solani growth in vitro, determine
effectiveness of the bacteria in controlling R. solanii in maize and the effectively of the
bacteria on maize growth.
The research was conducted at the Laboratory of Plant Protection and the
Experimental field, the Faculty of Agriculture, Jenderal Sudirman University, from
March to December 2018. Exploration of the endophytic bacteria in maize plants was
taken from Banyumas Regency (Baturaden, Sumbang, Kembaran), and Purbalingga
(Pratin, Bojong, and Padamara) Regencys. Isolation of pathogenic fungus was obtained
in maize plants at the Arca Winangun, Karangwangkal Village, Purwokerto (Banyumas).
taking samples using the Purposive Random Sampling method, and samples were taken
using the Diagonal Sampling method. In vitro test were used completely randomized
design, and in planta test were used randomized completely block design. In planta tests
this 8 treatments, and 4 replicates. The treatments consisted of control, fungicides
(mancozeb), and 2 endophytes bacteria isolates with soaking applications, and soakingspraying
applications. The variables observed were included the characterization of
endophytic bacteria and pathogenic fungus, inhibition diameter, incubation period,
disease incidence, disease intensity, AUDPC, crop height, crop fresh weight, crop
canopy weight, and crop root fresh weights.
Results of the research showed that 9 Pseudomonas fluorescens endophytic
bacteria group. Were obtain endophytic P6 and P8 could to inhibit the growth of R.
solani in vitro by 65.67 and 51%, respectively. Endophytic soaking P6 bacteria, and P6 +
P8 soaking-spraying can delay the incubation period of 52,63 and 42,11%, respectively,
reduce disease intensity 68,19%, and could decrease AUDPC value 54,73%, respectively.
Endophytic the bacteria are could increase crop height, crop fresh weight, crop canopy
weight, and crop root fresh weights of 14,63, 38,35, 38,50, dan 76,16 % respectively.
2225328556D1A016186Pengaruh Kemiringan Dan Ketinggian Tempat Pakan Terhadap Pertumbuhan, Panjang Badan Dan Lingkar Badan Ayam BroilerPenelitian berjudul “Pengaruh Kemiringan Dan Ketinggian Tempat Pakan Terhadap Pertumbuhan, Panjang Badan Dan Lingkar Badan Ayam Broiler”. Penelitian dilaksanakan di Kandang Open House terletak di Desa Susukan Rt 2 Rw 5 Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas, tanggal 27 November sampai dengan 1 Januari 2020. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh kemiringan dan ketinggian tempat pakan terhadap pertumbuhan, panjang badan dan lingkar badan ayam broiler. Materi yang digunakan yaitu 120 ekor doc ayam broiler. Kandang dengan ukuran 12 m x 2,5 m2, dibuat menjadi 24 petak dengan ukuran per petak 1 x 1 m2, tempat minum manual berjumlah 24 buah, salter, metline, alat tulis, dan tempat pakan berjumlah 24 yang dimodifikasi sesuai percobaan yaitu dengan kemiringan 0°, 15°, dan 30°dan ketinggian setinggi dada dan setinggi perut ayam. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen , dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial. Perlakuan terdiri dari kombinasi kemiringan tempat pakan (M) yaitu m1 kemiringan 0°, m2 kemiringan 15°, m3 kemiringan 30°, dan ketingian tempat pakan (T) yaitu t1 ketinggian setinggi dada, t2 ketinggian setinggi perut. Sehingga ada 6 kombinasi perlakuan, setiap perlakuan diulang 4 kali dan satu unit percobaan terdiri dari 5 ekor. Peubah yang diukur adalah pertambahan bobot badan, panjang badan, dan lingkar badan. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa kemiringan dan ketinggian serta kombinasinya berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap pertambahan bobot badan, panjang badan, dan lingkar badan ayam broiler. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Kemiringan tempat pakan sampai dengan 30° dan ketinggian sampai setinggi dada belum mampu meningkatkan pertambahan bobot badan, panjang badan, dan lingkar dada ayam broiler.The study entitled "The Effect of Slope and Height of Feed Place on Growth, Body Length, and Body Circumference of Broilers Chickens". The study was conducted at Open House Cage located in the Village of Susukan Rt 2 Rw 5, Sumbang District, Banyumas Regency, November 27 until January 1, 2020. The purpose of this study was to determine the effect of the slope and height of the feed place on growth, body length and body circumference of broiler chickens. The material used was 120 broiler chicken doc. Cages with a size of 12 mx 2.5 m2, made into 24 plots with a size per plot of 1 x 1 m2, 24 manuals drinking place, salter, metline, stationery, and a feed place of 24 which were modified according to the experiment with 0° slope , 15°, and 30° and height at breast height and chicken abdomen. The study was conducted by the experimental method, with the research design used was a completely randomized design (CRD) factorial pattern. The treatment consisted of a combination of the slope of the feed place (M) that was m1 slope 0 °, m2 slope 15 °, m3 slope 30 °, and the height of feed place (T) that was t1 height at breast height, t2 at abdomen height. There are 6 treatment combinations, each treatment was repeated 4 times and one experimental unit consisted of 5 broilers chicken. The measured changes were weight gain, body length, and body circumference. The results of the analysis of variance showed that the slope and height as well as the combination had no significant effect (P> 0.05) on body weight gain, body length, and body circumference of broiler chickens. The conclusion of this study is the slope of the feed up to 30 ° and up to chest height has not increase body weight, body length, and body circumference of broiler chickens.
2225424912H1A015007PERANCANGAN SISTEM DETEKSI DAN MITIGASI SERANGAN DENIAL OF SERVICE PADA JARINGAN BERBASIS SOFTWARE DEFINED NETWORKINGPengembangan jaringan perlu dilakukan agar kebutuhan kinerja, keandalan, dan keamanan jaringan dapat terpenuhi. Dalam pengembangan jaringan dilakukan dengan memisahkan control plane dengan data plane sehingga pengendalian perangkat jaringan menjadi terpusat, fleksibel, automation dan programmable, konsep tersebut merupakan Software Defined Network (SDN). Pada jaringan tradisional maupun jaringan berbasis SDN, keamanan menjadi permasalahan utama yang terus dikembangkan untuk mencegah terjadinya serangan yang semakin meningkat. Serangan yang sering terjadi pada jaringan, khususnya pada jaringan inti adalah Denial of Service (DoS) yang mana serangan DoS membanjiri trafik ke server tujuannya sehingga fungsionalitas jaringan dan server akan terhenti.

Pada jaringan yang berbasis SDN pun serangan DoS tersebut masih belum dapat ditangani dengan tepat jika hanya mengandalkan kontroler SDN dasar saja, maka penelitian ini akan merancang sistem yang mampu mendeteksi dan melakukan mitigasi terhadap serangan tersebut di jaringan berbasis SDN, salah satu aplikasi yang dapat dimanfaatkan untuk mengamati aktivitas dalam jaringan yaitu sFlow-RT, maka dengan integrasi antara sFlow-RT (yang dirancang sebagai pendeteksi serangan) dengan kontroler SDN dapat menjadi solusi keamanan jaringan berbasis SDN dalam menangani serangan DoS. sFlow-RT akan menganalisis trafik dan mendeteksi jika terjadi serangan kemudian memberikan intruksi kepada kontroler SDN untuk memblokir trafik dari penyerang sehingga serangan dapat dimitigasi dengan tepat, cepat dan otomatis.

Sistem yang dibangun mampu untuk mendeteksi 3 jenis serangan DoS yaitu ICMP Ping Flood, TCP SYN Flood, dan DNS Flood secara tepat dengan tindakan mitigasi berupa men-drop semua paket dari penyerang di switch yang terdekat sumber serangan, dan memiliki respons sistem yang cepat dengan rata-rata waktu deteksi sebesar 0.713 detik dan waktu mitigasi sebesar 4.947 detik pada karakteristik jaringan inti, serta mengonsumsi sumber daya rata-rata sebesar 52.2% untuk prosesor, dan 31.2% untuk memori dari virtual mesin dengan spesifikasi prosesor 4 Core dan memori 4 GByte.
Network development is needed so that network performance, availability and security can be fulfilled. In network development is done by separating the control plane from the data plane so that network device control becomes centralized, flexible, automation and programmable, the concept is a Software Defined Network (SDN). In traditional networks and SDN-based networks, security is a major problem that continues to be developed to prevent increasing attacks. Frequent attacks on networks, especially in core networks, is Denial of Service (DoS) attack where DoS attacks will flooded the traffic to the server so that the functionality of network and server will stop.

In SDN-based networks, DoS attack still not able to handled properly if only using basic SDN controllers, so this study will design a system that can detect and mitigate DoS attacks on SDN-based networks, one application that can be used to monitor network activity, is sFlow-RT, with integration between sFlow-RT (which is designed for attacks detection) with SDN controllers, it can be a solution for SDN-based networks to mitigate DoS attacks. sFlow-RT will analyze the traffic and detect if an attack occurs then give instructions to the SDN controller to drop traffic from the attacker so that it can be mitigated appropriately, quickly and automatically.

The system built is capable to detect 3 types of DoS attacks, is ICMP Ping Flood, TCP SYN Flood, and DNS Flood precisely with mitigation actions is dropping all packets from the attacker on the switch closest to the source, and having a fast response system the average detection time is 0.713 seconds and the mitigation time is 4.947 second on the core network characteristics, and the average resource consumption is 52.2% for the processor, and 31.2% for the memory from the virtual machine with 4 Core processor and memory 4 GByte.
2225529005A1D016043Respon Pertumbuhan Stek Batang Melati Gambir (GAMBIR (Jasminum officinale L.) pada Konsentrasi dan Lama Perendaman Zat Pengatur Tumbuh AlamiPenelitian bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi zat pengatur tumbuh (ZPT) ekstrak kecambah kacang hijau dan air kelapa, mendapatkan lama perendaman yang paling baik, serta mendapatkan kombinasi konsentrasi dan lama perendaman yang paling baik terhadap pertumbuhan stek batang melati gambir. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari sampai April 2020 di lahan perumahan Desa Karangjambe, Kecamatan Padamara, Kabupaten Purbalingga. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak kelompok lengkap. Faktor pertama, yaitu K0 = 0 mL/L, K1 = 150 mL/L (ektrak kecambah kacang hijau : air kelapa muda (1 : 1)), K2 = 300 mL/L (ektrak kecambah kacang hijau : air kelapa muda (2 : 1)), K3 = 450 mL/L (ektrak kecambah kacang hijau : air kelapa muda (3 : 2)). Faktor kedua, yaitu L0, L1, L2 (2, 4, dan 6 jam perendaman). Data dianalisis dengan uji F, dilanjutkan dengan uji lanjut DMRT (Duncan’s Multiple Range Test). Hasil penelitian menujukkan bahwa konsentrasi dan lama perendaman tidak menujukkan hasil yang nyata. Kombinasi antara konsentrasi dan lama perendaman menghasilkan hasil yang berbeda nyata, pada konsentrasi ZPT alami 0 ml/l dengan lama perendaman 6 jam mampu meningkatkan pertambahan tinggi tanaman sebesar 16,2 cm, panjang tunas sebesar 7,366 cm, dan jumlah akar sebanyak 3,333 buah. Konsentrasi ZPT alami 150 ml/l dengan lama perendaman 2 jam mampu meningkatkan pertambahan jumlah daun sebanyak 20,538 helai. Konsentrasi ZPT alami 300 ml/l dengan lama perendaman 6 jam mampu meningkatkan bobot setek basah sebesar 2,624 g, dan konsentrasi ZPT alami 0 ml/l dengan lama perendaman 2 jam mampu meningkatkan bobot setek kering sebesar 1,692 g.Penelitian bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi zat pengatur tumbuh (ZPT) ekstrak kecambah kacang hijau dan air kelapa, mendapatkan lama perendaman yang paling baik, serta mendapatkan kombinasi konsentrasi dan lama perendaman yang paling baik terhadap pertumbuhan stek batang melati gambir. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari sampai April 2020 di lahan perumahan Desa Karangjambe, Kecamatan Padamara, Kabupaten Purbalingga. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak kelompok lengkap. Faktor pertama, yaitu K0 = 0 mL/L, K1 = 150 mL/L (ektrak kecambah kacang hijau : air kelapa muda (1 : 1)), K2 = 300 mL/L (ektrak kecambah kacang hijau : air kelapa muda (2 : 1)), K3 = 450 mL/L (ektrak kecambah kacang hijau : air kelapa muda (3 : 2)). Faktor kedua, yaitu L0, L1, L2 (2, 4, dan 6 jam perendaman). Data dianalisis dengan uji F, dilanjutkan dengan uji lanjut DMRT (Duncan’s Multiple Range Test). Hasil penelitian menujukkan bahwa konsentrasi dan lama perendaman tidak menujukkan hasil yang nyata. Kombinasi antara konsentrasi dan lama perendaman menghasilkan hasil yang berbeda nyata, pada konsentrasi ZPT alami 0 ml/l dengan lama perendaman 6 jam mampu meningkatkan pertambahan tinggi tanaman sebesar 16,2 cm, panjang tunas sebesar 7,366 cm, dan jumlah akar sebanyak 3,333 buah. Konsentrasi ZPT alami 150 ml/l dengan lama perendaman 2 jam mampu meningkatkan pertambahan jumlah daun sebanyak 20,538 helai. Konsentrasi ZPT alami 300 ml/l dengan lama perendaman 6 jam mampu meningkatkan bobot setek basah sebesar 2,624 g, dan konsentrasi ZPT alami 0 ml/l dengan lama perendaman 2 jam mampu meningkatkan bobot setek kering sebesar 1,692 g.
2225624606C1H015010THE EFFECT COUNTRY OF ORIGIN, PRODUCT FEATURE, SOCIAL INFLUENCE, AND PERCEIVED PRICE ON PURCHASE DECISION TOWARD CHINA SMARTPHONETujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh negara asal, fitur produk, pengaruh sosial, dan persepsi harga terhadap keputusan pembilan smartphone asal Cina karen dengan keemajuan negara Cina yang ditandai sebagai negara dengan kekuatan ekonomi ke 2 terbesar didunia dan teknologi yang maju membuat mulai berkurangnya stigma negatif pada negara Cina. Perubahan pola dari negara peniru produk menjadi negara pencipta inovasi produk membuat negara Cina unggul di bidang teknologi terutama dalam hal smartphone. Stigma negatif tentang smartphone asal Cina sudah mulai pudar di Indonesia yang dulunya dikenal dengan murahan, tidak mempunyai kualitas,dan mudah rusak sekarang sudah berubah menjadi mempunyai kualitas yang mumpuni, mampu memenuhi kebutuhan, , mampu menyediakan fitur-fitur yang bagus dan mampu bertahan lama serta memiliki harga beli yang terjangkau.
Produk smartphone asal Cina mampu memberikan kepuasaan kepada pelanggan dan para pelanggan dengan sendirinya akan merekomendasikan smartphone tersebut kepada keluarga ataupun kerabat. Produk Cina sekarang sangat disukai di Indonesia hal ini didukung pada data jumlah penjualan smartphone vendors di Cina yang menyatakan bahwa smartphone merek OPPO,Vivo,dan Xiaomi memiliki jumlah pengguna yang cukup banyak di Indonesia sedangkan di Purwokerto berdasarkan hasil penelitian ini Oppo, dan Xiaomi banyak digunakan oleh orang Purwokerto. Dalam penelitian ini semua varibale menjunjukan pengaruh positive dalam keputusan pembelian smarthphone asal Cina.

The aim of this study to analyze variables country of origin, product features,social influence, and perceived price toward China smartphone because the progress of the Chinese state which is marked as the second largest economic power in the world and advanced technology has begun to reduce the negative stigma in China. Changing in the pattern of imitating country into the creator of product innovation has made China superior in the field of technology, especially in terms of smartphone. The negative stigma about smartphone from China has started to fade in Indonesia, which used to be known as cheap, lack of quality, and easy to broke, but now has become a qualified, capable of meeting needs, many features, good durability and an affordable price.
Smartphone products from China are able to provide satisfaction to customers and they will automatically recommend the smartphone to family or relatives. Chinese products are now very favorite in Indonesia, this is supported by data on the number of smartphone vendor sales in China which states that OPPO, Vivo, and Xiaomi brands have quite a number of users in Indonesia while in Purwokerto based on the results of this study Oppo, and Xiaomi is widely used by people in Purwokerto and all variables have significant influence toward purchase decision in China smartphones.
2225724913A1L014083Karakter Pertumbuhan dan Hasil Padi Gogo dengan Aplikasi Ekstrak Sereh dan Dosis NPK BerbedaRINGKASAN
Padi gogo adalah padi yang dibudidayakan pada lahan kering. Selama pertumbuhan, semua kebutuhan air sepenuhnya tergantung dari curah hujan. Masalah yang dihadapi oleh petani padi gogo adalah masalah OPT dan efisiensi penggunaan pupuk. Ekstrak sereh dimanfaatkan sebagai biopestisida yang dapat mengurangi atau mengendalikan serangan organisme penggangu tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi pupuk N, P, K dosis berbeda dan ekstrak sereh terhadap karakter pertumbuhan dan hasil padi gogo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi ekstrak sereh, aplikasi pupuk N, P dan K dosis berbeda dan interaksi keduanya terhadap karakter dan hasil padi gogo.
Penelitian ini dilaksanakan di lahan kering Desa Suro, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas pada bulan Maret sampai Agustus 2018. Penelitian menggunakan Rancangan Petak Terbagi dengan tiga kali ulangan yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah dosis pupuk N, P, dan K terdiri dari dosis rekomendasi dan 50% dosis rekomendasi. Faktor kedua adalah konsentrasi ekstrak sereh yaitu 2,5%, 5%, 7,5% dan 10%. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji F dan dianalisis lanjut dengan uji DMRT dengan taraf kesalahan 5%.
Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, jumlah anakan, bobot kering tajuk, bobot 1000 butir gabah, bobot gabah per rumpun, bobot gabah efektif, bobot gabah per hektar, indeks panen, jumlah gabah per rumpun, dan jumlah malai per rumpun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk N, P, K 50% dosis rekomendasi memberikan hasil yang setara dengan pemberian pupuk N, P, K dosis rekomendasi. Konsentrasi ekstrak sereh 2,5%, 5,0%, 7,5%, dan 10% belum mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman padi gogo.
SUMMARY
Upland rice is kind of rice that cultivated on dry land. During the growth, all water requirements depend entirely on rainfall. The problem faced by upland rice farmers are pests, diseases and weeds, and the efficiency of using fertilizers. Citronella extract is used as a biopesticide that can reduce or control the attack of plant disturbing organisms. This research is aimed at determining the effect of application of Lemongrass Extract, N, P, K fertilizers and their interaction on growth character and yield of upland rice.
The research was conducted on March to August 2018, at a dry land of Suro Village, Kalibagor District, Banyumas Regency. The experiment was split plot design with two factor and three replications. The main factor was doses of N, P, K fertilizer, ie recommended dose and 50% of recommended dose. The sub factor was concentrasion of lemongrass extract, ie 0%, 2,5%, 5%, 7,5% dan 10%. The data were analyzed using F test and followed by DMRT at significant level at 5%.
The observed variabels were plant height, leaf number, leaf area, number of tillers, weight of canopy, weight of 1000 seeds, panicle length, number of panicles, number of grains per panicle, grain weight per panicle, seed weight per effective plot, yield per hectare, and harvest index. Results showed that application of N, P, K 50% of recommendations have the same results as the fertilizer N, P, K dose of recommendation doses. Concentrasion of lemongrass extract 0%, 2,5%, 5%, 7,5% and 10% did not improve the character of upland rice growth and yield.
2225824914A1L014061Pemanfaatan Ekstrak Buah Mengkudu (Morinda citrifolia L.) Sebagai Pestisida Nabati Dalam Pengendalian Hama Ulat Grayak ?(Spodoptera litura F.) Pada Tanaman Sawi (Brassica juncea L.)ABSTRAK

Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk: 1) mengetahui pengaruh pemberian ekstrak buah mengkudu (M. citrifolia) terhadap mortalitas dan konsentrasi efektif hama ulat grayak (S. litura). 2) mengetahui pengaruh pemberian ekstrak buah mengkudu (M. citrifolia) terhadap aktivitas makan hama ulat grayak (S. litura). 3) mengetahui pengaruh pemberian ekstrak buah mengkudu (M. citrifolia) terhadap perkembangan larva ulat grayak (S. litura). Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Hama Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, pada bulan November 2018 sampai dengan bulan Januari 2019. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 7 taraf konsentrasi ekstrak buah mengkudu, dan 5 ulangan. Perlakuan yang dicoba adalah ekstrak buah mengkudu P0 (0%), P1 (2.5%), P2 (5%), P3 (7.5%), P4 (10%), P5(12.5), dan P6 (15%). Variabel yang diamati meliputi mortalitas S. litura, palatabilitas, lama masa pupa, jumlah pupa, dan nilai efikasi. Data mortalitas dianalisis menggunakan analisis probit. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) konsentrasi 15% diperoleh hasil mortalitas 96%. Konsentrasi efektif sebesar 10% dengan nilai efikasi 85.7%. 2) Pengaruh pemberian ekstrak buah mengkudu dengan konsentrasi 15% mampu menurunkan tingkat palatabilitas sebesar 82%.

This research was aimed to: 1) Determine the effect of the extract noni (M. citrifolia) on mortality and the concentration of effective pest armyworm (S. litura). 2) Determine the effect of the extract noni (M. citrifolia) against the pest feeding activity armyworm (S. litura). (3) knowing the effect of giving noni extract (M. citrifolia) to the development of armyworm (S. litura) larvae. This research was conducted at the Plant Pest Science Laboratory of Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University, Purwokerto, from November 2018 to Januari 2019. This study used a Completely Randomized Design (CRD) with 7 levels of noni fruit extract concentration, and 5 replications. The treatment which used were noni fruit extract P0 (0%), P1 (2.5%), P2 (5%), P3 (7.5%), P4 (10%), P5 (12.5), dan P6 (15%). The variables observed included the mortality of S. litura, palatability, length of pupae period, number of pupae, and efficacy value. Data mortality were analyzed by probit analyze. The results showed that 1) a concentration of 15% obtained 96% mortality results. Effective concentration of 10% with a efficacy value of 85.7%. 2) The effect of giving noni fruit extract with a concentration of 15% can reduce eating activity by 82%.
2225924915A1L114076PENGARUH KOMPOSISI DAN DOSIS PUPUK ORGANIK CAIR (POC) LINDI TEMPAT PENGOLAHAN AKHIR (TPA) KALIORI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAYAM (Amaranthus sp.) Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui komposisi POC lindi terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman bayam; 2) mengetahui dosis POC lindi yang tepat untuk pertumbuhan dan hasil tanaman bayam; 3) mengetahui kombinasi terbaik antara komposisi POC lindi dan dosis aplikasinya. Penelitian dilaksanakan di screen house Desa Melung, Kecamatan Kedung Banteng, Kabupaten Banyumas, sejak Juli-September 2018. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok lengkap (RAKL) yang terdiri atas 16 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan yang dicoba meliputi dua faktor yaitu komposisi pembuatan POC lindi dengan taraf P1 = 17 L air lindi + EM4 0,5 liter, P2 : 17 L air lindi + EM4 1 liter, P3 : 17 L air lindi + EM4 0,5 liter + 7 kg daun lamtoro, P4 : 17 L air lindi + EM4 1 liter + 7 kg daun lamtoro. Faktor kedua yaitu dosis POC dengan taraf D0: 0 ml/polybag, D1: 150 ml/polybag, D2: 300 ml/polybag, dan D3: 400 ml/polybag. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), luas daun (cm2), panjang akar (cm), bobot akar segar (g), bobot akar kering (g), bobot tanaman segar (g), bobot tanaman kering (g), serta diameter batang (cm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) komposisi POC lindi berpengaruh nyata pada variabel bobot tanaman kering. Komposisi POC lindi terbaik yaitu P3: 17 L air lindi + EM4 0,5 liter + 7 kg daun lamtoro. (2) Perlakuan dosis aplikasi POC lindi berpengaruh nyata dan sangat nyata pada semua variabel pengamatan. Dosis terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman bayam yaitu 300 ml/polybag (D2). (3) Kombinasi terbaik antara komposisi dan dosis POC lindi TPA Kaliori terbaik adalah 17 L air lindi + EM4 0,5 liter + 7 kg daun lamtoro dengan dosis 300 ml/polybag (P3D2).The goals of this research are: 1) to know the composition of the best leachate liquid organic fertilizer for the growth and yield of spinach; 2) to know the right dosage of leachate liquid organic fertilizer for the growth and yield of spinach plants; 3) to know the best combination between the composition of leachate liquid organic fertilizer and the application dosage. The research was conducted at screen house in the Melung Village, Kedung Banteng Sub-district, Banyumas Regency, since July-September 2018. The experimental design used was a completely randomized block design (CRBD) with consisted 16 treatments and 3 replications. The treatment tried included two factors, namely the composition of leachate liquid organic fertilizer with a level of P1 = 17 liters of leachate + EM4 0.5 liters, P2: 17 liters of leachate + EM4 1 liter, P3: 17 litersliters of leachate + EM4 0.5 liters + 7 kg of lamtoro leaves, P4: 17 L leachate + EM4 1 liter + 7 kg lamtoro leaves. The second factor was the dosage of leachate liquid organic fertilizer with D0 level: 0 ml / polybag, D1: 150 ml / polybag, D2: 300 ml / polybag, and D3: 400 ml / polybag. The observation variables included plant height (cm),
2
number of leaves, leaf area (cm2), root length (cm), fresh root weight (g), dry root weight (g), fresh plant weight (g), dry plant weight (g), and stem diameter (cm). The results showed that (1) the composition of leachate liquid organic fertilizer had a significant effect on the dry plant weight, with the best treatment P3: 17 liters leachate + EM4 0.5 liters + 7 kg leaves lamtoro, (2) dosage of leachate liquid organic fertilizer application had significant and very significant effect on all observation variables. The best dosage for spinanch growth and yield was 300 ml / polybag (D2). (3) The best combination between the composition of the leachate liquid organic fertilizer and the dosage application of the leachate liquid organic fertilizer from landfill Kaliori was 300 ml/polybag of 17 liters leachate + EM4 0.5 liters + 7 kg leaves lamtoro with (P3D2).
2226024916C1B015095PENGENDALIAN PROSES PRODUKSI KABEL DENGAN METODE STATISTICAL PROCESS CONTROL (Studi Kasus pada PT. Sutanto Arif Chandra Elektronik)Penelitian ini merupakan penelitian terapan yang berupa studi kasus pada PT. Sutanto Arifchandra Elektronik. PT.Sutanto Arifchandra Elektronik merupakan produsen kabel frekuensi, audiovidio, hingga power. Persaingan di era globalisasi saat ini mengharuskan suatu perusahaan untuk dapat menciptakan produk yang berkualitas dengan cara mengurangi jumlah produk cacat saat proses produksi . Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan menyusun sebuah metode khusus yaitu pengendalian proses produksi dengan tujuan menciptakan sebuah produk sesuai standar. Metode yang dapat digunakan adalah statistical process control, metode ini dapat digunakan untuk mengetahui apakah pengendalian proses produksi di PT. Sutanto Arifchandra berada dalam batas toleransi atau tidak, serta digunakan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang dapat menyebabkan cacat produk. Hasil analisis yang diperoleh bahwa proses produksi di PT. Sutanto Arifchandra Elektronik masih belum terkendali. Faktor penyebab kerusakan diantaranya dikarenakan marking tak terbaca/kotor sejumlah 750 meter (23,22 %) , diameter sheat/ insule tidak standar 700 meter (21,67%), kabel gepeng 439 meter (13,59%), kabel visual kotor 368 meter (11,39%), kabel visual jendol 360 meter (11,5 %), kabel visual lecet 317 meter (9,81%), kabel short/ putus 296 meter (9,16%).This research is applied in the form of a case study on PT. Sutanto Arifchandra Elektronik. PT Sutanto Arifchandra Elektronik is a manufacturer of frequency cables, audio-video, up to power. Competition in this globalization era requires a company to be able to create a quality product by reducing the number of defective products during the production process. One way to do is to draw up a special method that is controlling the production process with the aim of creating a standardized product. The method can be used is a statistical process control, this method can be used to determine whether control of the production process in PT Sutanto Arifchandra Elektronik within tolerable limits or not, and is used to determine any factors that may cause a product defect. The results of the analysis showed that the production process in PT. Sutanto Arifchandra Elektronik is still not under control. Factors causing such damage due to illegible marking / gross amount of 750 meter (23.22%), for sheat/ insule diameter that is not standardized is 700 meter (21.67%), cable sprawl amount of 439 meters (13.59%), gross visual cable amount of 368 meter (11.39%), visual swelled amount of 360 meter cable (11.5%), visual cables blisters amount of 317 meters (9.81%), and short cable / breaking is 296-meter (9.16%).