Artikel Ilmiah : A1L014013 a.n. APRILLIA ROSITA FERA

Kembali Update Delete

NIMA1L014013
NamamhsAPRILLIA ROSITA FERA
Judul ArtikelRESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG DAUN (Allium fistulosum L.) PADA BERBAGAI JARAK TANAM DAN PEMOTONGAN BIBIT ANAKAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)Peningkatan permintaan bawang daun (Allium fistulosum L.) di pasar perlu diimbangi dengan teknik budidaya yang tepat. Penelitian ini bertujuan: (1) menentukan jarak tanam paling efektif, (2) menentukan pemotongan bibit anakan paling efektif, dan (3) menentukan interaksi jarak tanam dan pemotongan bibit anakan paling efektif bagi pertumbuhan dan hasil tanaman bawang daun. Penelitian dilaksanakan bulan April sampai Juni 2018 di Dusun Gewok, Desa Karanggintung, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan dua faktor. Faktor pertama jarak tanam (J) yang terdiri dari 3 taraf, yaitu J1 = 15 cm x 20 cm, J2 = 20 cm x 20 cm, dan J3 = 25 cm x 20 cm. Faktor kedua pemotongan bibit anakan (P) terdiri dari 3 taraf, yaitu P1 = tanpa pemotongan, P2 = dipotong 1/2 bagian, dan P3 = dipotong 2/3 bagian. Data dianalisis menggunakan uji F, dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan, perlakuan paling efektif untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang daun yaitu jarak tanam 15 cm x 20 cm dengan potensi hasil 1.729 g, pemotongan bibit ½ bagian meningkatkan tinggi sebesar 56,12 cm, dan belum adanya interaksi antara jarak tanam terhadap pemotongan bibit anakan.
Abtrak (Bhs. Inggris)Due to the raising market demands of spring onion (Allium fistulosum L.) it is necessary to response them with the best technical plantation. This reasearch is meant to know: (1) the effective plant spacing, (2) the effective seedlings tuber cutting, and (3) to decide the interaction between plant spacing and the seedlings tuber cutting spring onion. The reasearch was done on April 2018 until June 2018 at Dusun Gewok, Desa Karanggintung, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas. The design of the reasearch is Randomized Complete Block Design (RCBD) with two factors. The first factor is the plant spacing (J) which consist 3 levels, J1 = 15 cm x 20 cm, J2 = 20 cm x 20 cm, and J3 = 25 cm x 20 cm. The second factor is seedling tuber cutting (P) which consist 3 levels, P1 = without cutting, P2 = cutt ½ part, and P3 = cutt 2/3 part. The data analyzed using F test, then continued using Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) on level 5%. The result showed that the most effective to reach the higher level and the best yield is the plant spacing 15 cm x 20 cm with 1.729 g, the seedlings tuber cutting ½ part raise the hight of the plant 56,12 cm, and no interaction beetween the plant spacing and the seedlings tuber cutting spring onion.
Kata kunciBawang daun, jarak tanam, dan pemotongan bibit.
Pembimbing 1Ir. GH Sumartono, M.S., M.Si.
Pembimbing 2Etik Wukir Tini, S.P., M.P.
Pembimbing 3
Tahun2018
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2018-08-15 04:47:21.063927
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.