Artikelilmiahs

Menampilkan 19.241-19.260 dari 50.080 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
1924122499H1L014026RANCANG BANGUN APLIKASI E-COMMERCE PENJUALAN KOMPUTER “NGERAKIT” MENGGUNAKAN FRAMEWORK LARAVEL BERBASIS WEBSITEABSTRAK

RANCANG BANGUN APLIKASI E-COMMERCE PENJUALAN KOMPUTER “NGERAKIT” MENGGUNAKAN FRAMEWORK LARAVEL BERBASIS WEBSITE

Aplikasi E-Commerce Penjualan Komputer “Ngerakit” adalah suatu aplikasi yang mendukung untuk kegiatan penjualan pada toko komputer yang bisa dilakukan secara online. Aplikasi E-Commerce Penjualan Komputer “Ngerakit” merupakan bagian dari sistem pemasaran, yang dikembangkan untuk mengumpulkan, mengolah, dan menyimpan data penjualan sehingga data tersebut dapat dilihat kembali untuk disalurkan sebagai suatu informasi yang berguna.Aplikasi E-Commerce Penjualan Komputer “Ngerakit” yang dihasilkan mampu mengelola data penjualan, yang meliputi data barang, data penjualan barang, data benchmark, serta menghasilkan laporan yang lengkap dan akurat.Metode pendekatan sistem yang digunakan pada aplikasi ini menggunakan metode Berorientasi Objek (Object Oriented) yang lebih menekankan pemecahan masalah berdasarkan objek. Perancangan aplikasi yang berbasis website menggunakan framework Laravel, HTML, Javascript, CSS, dengan menggunakan database MySQL.Hasli dari perancangan Aplikasi E-Commerce Penjualan Komputer “Ngerakit” menunjukan bahwa peranan aplikasi komputer dalam sistem informasi sangat penting sebagai penunjang dalam meningkatkan kualitas kegiatan penjualan dan pelayanan di lingkungan perusahaan.

ABSTRACT

DESIGN AND DEVELOPTMENT OF WEB-BASED E-COMMERCE APPLICATION FOR COMPUTER SALES “NGERAKIT” USING LARAVEL FRAMEWORK

Application of E-Commerce of Computer Sales "Ngerakit" is an application that support computer retailer for selling their product by online shoping. Application of E-Commerce of Computer Sales "Ngerakit" is part of marketing system, that in developtment for gathering, proccessing, and storing sales data, that can be access again for distributing product information. Application of E-Commerce of Computer Sales "Ngerakit" should be able to processing sales data, including product data, product sales data, benchmark data, and the result of the application can help seller and buyer for transaction. Approach Method for system is Object Oriented Programing (OOP) that focus on problem solving based on object. Designing of this web based application is using Laravel as framework, HTML, Javascript, CSS, and using MySQL as database. Result from designing and developing of Application of E-Commerce of Computer Sales "Ngerakit" shows that roles of computer application in information system is very important for increasing quality of sales and service in business environtment.
1924225546H1D013032PREDIKSI LAJU EROSI LAHAN MENGGUNAKAN MODEL RUSLE (REVISED UNIVERSAL SOIL LOSS EQUATION) STUDI KASUS: DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) LOGAWA, KABUPATEN BANYUMASPenelitian ini bertujuan untuk memprediksi besarnya laju erosi tanah dan menentukan kelas Tingkat Bahaya Erosi di DAS Logawa berdasarkan model RUSLE (Revised Universal Soil Loss Equation) menggunakan penginderaan jauh berupa citra Landsat 8 OLI yang diolah menggunakan software ArcGIS. Model RUSLE merumuskan erosi sebagai A=R.K.LS.C.P, dengan A sebagai besar laju erosi, R adalah indeks erosivitas hujan yang diperoleh dari perhitungan erosivitas hujan, K adalah indeks erosibilitas tanah yang diperoleh dari peta jenis tanah, LS adalah indeks panjang dan kemiringan lereng yang diperoleh dari peta kemiringan lereng, C adalah indeks pengelolaan tanaman dan P adalah indeks konservasi lahan yang diperoleh dari interpretasi citra. Hasil akhir dari analisis overlay adalah berupa peta Tingkat Bahaya Erosi dikategorikan menjadi lima kelas meliputi sangat ringan, ringan, sedang, berat dan sangat berat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata laju erosi dalam kurun waktu 17 tahun (2001-2017) pada DAS Logawa berkisar 59,26 ton/ha/tahun. Tingkat Bahaya Erosi pada DAS Logawa dikategorikan relatif masih aman karena banyak didominasi oleh nilai Tingkat Bahaya Erosi rendah dan sangat rendah sementara nilai TBE sangat tinggi hanyalah mencakup 0,16 % dari luas total DAS Logawa atau sebesar 18,44 ha.This research has a purpose to predict the magnitude of soil erosion rate and to define Erosion Hazard Level at Logawa watershed area based on Revised Universal Soil Loss Equation (RUSLE) formula using remote sensing imagery data, Landsat 8 by applying Geographical Information System (GIS) analysis using ArcGIS. Erosion rate was formulated by RUSLE as A = R.K.LS.C.P, with A as estimated average annual loss of soil, R is the rainfall erosivity index from the calculation of erosivity index value, K is the soil erodibility index from soil maps, LS is the topographic factor or slope length index from slope maps, C is the crop management index and P is the land conservation index from image interpretation. An overlay process was done to obtain the final result, the erosion hazard level maps which categorized in 5 class such as very light, light, medium, heavy and very heavy. The results show that the average rate of soil erosion during 17 years (2001- 2017) in Logawa watershed area is about 59,26 tons/ha/year. The Erosion Hazard Level in Logawa watershed area is categorized as relatively safe because it is dominated by the value of hazard level light and very light erosion while the value of very heavy erosion hazard level only cover 0.16% of the total area of the Logawa watershed or 18.44 ha.
1924322502H1C014045STUDI ANALISIS UNJUK KERJA INVERTER SUMBER ARUS TIGA TINGKAT PADA OPERASI FREKUENSI TINGGIInverter merupakan alat yang digunakan untuk mengubah besaran listrik dari bentuk DC (arus searah) ke bentuk AC (arus bolak–balik). Inverter umumnya dikendalikan dengan teknik modulasi lebar pulsa (Pulse Width Modulation, PWM). Three Level Current Source Inverter (CSI) akan menghasilkan keluaran sinyal 3 tingkat seperti bentuk gelombang kotak, yang akan mempengaruhi unjuk kerja dan efisiensi motor pada beban non-linier, serta memiliki rugi-rugi harmonik yang tinggi jika diterapkan pada beban induktif dan motor listrik. Penerapan switching frekuensi tinggi selain sebagai upaya menurunkan kapasitas trafo, juga diharapkan diperoleh daya yang relatif besar dengan kecepatan transfer yang singkat, seperti transfer daya tanpa kabel. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah simulasi rangkaian, perancangan dan pembuatan prototype sistem, eksperimen uji data, dan analisis Three Level CSI operasi frekuensi tinggi. Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah arus PWM dan arus keluaran di beban, efisiensi, distorsi harmonik, dan tegangan keluaran dari inverter sumber arus tiga tingkat. Pengaturan dari penelitian ini adalah membandingkan output switching frekuensi tinggi 100 kHz dengan 20 kHz, serta analisis perubahan switching frekuensi dari 100 kHz sampai 1 MHz pada simulasi dengan paraemeter yang sama. Hasil yang diperoleh pada eksperimen menunjukkan bahwa pada parameter nominal waktu overlap, filter, dan beban yang sama, semakin tinggi frekuensi switching yang diterapkan, maka semakin tinggi juga harmonik dan rugi-rugi yang terjadi, sehingga terjadi penurunan efisiensi sistem. Frekuensi switching 100 kHz memiliki THD arus beban (Iload) yang lebih rendah dibanding pada switching frekuensi 20 kHz. Hal ini menandakan jika parameter filter, waktu overlap, dan beban sesuai dengan switching frekuensinya, maka switching frekuensi tinggi akan mengurangi harmonisa pada arus beban, namun sebaliknya akan meningkatkan switching losses pada keluaran PWM.The inverter is a device used to change the amount of electricity from the form DC (direct current) to the form of AC (alternating current). Inverters are generally controlled with pulse width modulation techniques (Pulse Width Modulation, PWM). Three Level Current Source Inverter (CSI) will produce a 3-level signal output such as a box waveform, which will affect motor performance and efficiency at non-linear loads, and have high harmonic losses when applied to inductive loads and electric motors. The application of high frequency switching in addition to an effort to reduce transformer capacity, is also expected to obtain relatively large power with a short transfer rate, such as wireless power transfer. The method used in this research is circuit simulation, design and manufacture of system prototypes, data test experiments, and analysis of Three Level CSI high frequency operations. The parameters observed in this study are PWM current and output current at load, efficiency, harmonic distortion, and output voltage from a three-level current source inverter. The setting of this study is to compare 100 kHz high frequency switching output with 20 kHz, as well as the analysis of changes in switching frequencies from 100 kHz to 1 MHz in simulations with the same parameters. The results obtained in the experiment show that the nominal parameters of overlap, filter, and load are the same, the higher the switching frequency applied, the higher the harmonics and losses that occur, resulting in a decrease in system efficiency. The switching frequency of 100 kHz has a lower THD load current (Iload) than the switching frequency of 20 kHz. This indicates that if the filter parameters, overlap time, and load are in accordance with the frequency switching, then high frequency switching will reduce the harmonics in the load current, but on the contrary it will increase switching losses at PWM output.
1924425659C1C014064Pengaruh Pemahaman Regulasi Perpajakan, Penghindaran Pajak dan Sanksi Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Reklame di Kabupaten BanyumasPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemahaman regulasi perpajakan, penghindaran pajak dan sanksi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak reklame di Kabupaten Banyumas. Sumber data menggunakan data primer menggunakan kuisioner yang dibagikan kepada 95 wajib pajak reklame di Kabupaten Banyumas. Metode yang digunakan adalah cluster random sampling. Model analisis yang digunakan yaitu analisis regresi berganda. Teknik analsis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan statistic deskriptif, uji kualitas data, uji asumsi klasik dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman regulasi perpajakan, penghindaran pajak dan sanksi pajak berpengaruh terhadap peningkatan kepatuhan wajib pajak reklame di Kabupaten Banyumas. Variabel bebas dalam persamaan regresi ini untuk menjelaskan besarnya variasi yang terjadi dalam variabel terikat dari nilai koefisien determinasi sebesar 54,2 persen, sedangkan sisanya sebesar 45,8 persen dapat dijelaskan oleh variabel di luar dari variabel penelitian. This research aims to determine the effect of understanding taxation regulations, tax avoidance and tax sanctions on advertisement taxpayer compliance in Banyumas Regency. Data sources use primary data using a questionnaire distributed to 95 advertisement taxpayers. The method used is cluster random sampling. The analytical model used is multiple regression analysis. The data analysis technique used in this study is descriptive analysis, data quality test, classic assumption test and hypothesis test. The results of this study indicate that understanding taxation regulations, tax avoidance and tax sanctions has an effect on increasing advertisement taxpayer compliance in Banyumas Regency. The independent variable in this regression equation is to explain the magnitude of the variation that occurs in the dependent variable of the determination coefficient value of 54.2 percent, while the remaining 45.8 percent can be explained by variables outside of the research variable.
1924525715F1J012048Penggunaan Verba Sonkeigo Dalam Alkitab Terjemahan Bahasa Jepang (Kajian Sosiolinguistik)Penelitian ini berjudul “Penggunaan Verba Sonkeigo Dalam Alkitab Terjemahan Bahasa Jepang”. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bentuk, sistem dan konteks penggunaan verba sonkeigo yang ada di dalam Alkitab terjemahan bahasa Jepang dengan versi terjemahan sehari-hari (口語訳). Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori sosiolinguistik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan pengumpulan data dengan cara studi pustaka yang dilanjutkan dengan teknik simak dan catat. Data yang digunakan berupa verba-verba sonkeigo yang ada dalam Alkitab terjemahan bahasa Jepang dengan cara sampling. Data dianalisis dengan menggunakan metode padan. Hasil dari penelitian ini ditemukan penggunaan verba sonkeigo yang digunakan dalam konteks 1) tuturan manusia mengenai perbuatan Tuhan, 2) Tuturan Nabi mengenai perbuatan Tuhan, dan 3) doa atau permohonan kepada Tuhan. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan penggunaan tingkat tutur dalam bentuk sonkeigo pada Alkitab terjemahan bahasa Jepang digunakan kepada Tuhan dalam hal bertutur mengenai perbuatan Tuhan dan dalam hal berdoa untuk menyampaikan permohonan kita sebagai umatNya.This research entitled “Respected Verbs Usage in Japanese Translation of Bible (Sociolinguistic Study)”. The purpose of this research is to understand the shape, system and context of Respected Verbs Usage in Japanese Translation of Bible in daily usage (口語訳). Theory that used in this research is Sociolinguistical theory. This Research using qualitative method with Literature Review continued with observation and writing technique. The data that used are sonkeigo verbs in Japanese Translation Bible with sampling technique. Data are analyzed by using comparing method. Results of this research found the usage of sonkeigo verb in contexts of 1) Human speech about what God did, 2) Prophets speech about what God did, 3) Pray or Request to God. From this Research can be concluded that usage of speech in sonkeigo form in Japanese Translation Bible used to God in terms of speech about what God did and Pray to deliver our prayer as his disciple.
1924625745E1A015005PENERAPAN DIVERSI TERHADAP ANAK YANG MENJADI PELAKU TINDAK PIDANA DI WILAYAH HUKUM POLRES TASIKMALAYA KOTAAnak merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keberlangsungan sebuah bangsa, namun pada akhirnya kenakalan anak telah membawa pada perilaku kejahatan. Oleh karenanya penyelesaian terhadap perkara anak memerlukan penanganan khusus, yakni salah satunya melalui upaya Diversi yang berorientasi pada keadilan restoratif. Diversi merupakan mekanisme penyelesaian perkara anak di luar sistem peradilan pidana dan wajib diupayakan mulai dari tingkat penyidikan, penuntutan sampai tingkat pemeriksaan di Pengadilan. Berkaitan dengan hal ini Polres Tasikmalaya Kota telah melaksanakan upaya Diversi terhadap anak yang berhadapan dengan hukum.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis penerapan Diversi yang dilaksanakan oleh Unit PPA Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota dan mengetahui faktor-faktor penghambat penerapan Diversi. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis sosiologis dengan spesifikasi penelitian deskriptif. Lokasi Penelitian di Polres Tasikmalaya Kota dan metode pengumpulan data dengan cara interview, non participant observation serta studi kepustakaan. Adapun metode penentuan Informan dilakukan dengan purposive sampling dan snowball sampling. Jenis dan sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder, sedangkan metode pengolahan data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian (display) dan katagorisasi data. Metode analisis secara kualitatif, yakni content analysis method.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Unit PPA Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota telah melaksanakan upaya Diversi pada tindak pidana kekerasan terhadap anak dan larangan kepemilikan senjata tajam, sedangkan tindak pidana persetubuhan dan pencabulan, serta pelaku yang di bawah usia dua belas tahun tidak dapat diterapkan Diversi. Hal ini telah sesuai dengan syarat dan prosedur sebagaimana ditentukan dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak dan Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2015 tentang Pedoman Pelaksanaan Diversi dan Penanganan Anak yang belum berumur 12 (dua belas) Tahun. Namun demikian, tidak semua upaya Diversi berhasil diterapkan. Faktor penghambat dalam penerapan Diversi di Polres Tasikmalaya Kota diantaranya dari aspek penegak hukum, sarana prasarana, kebudayaan dan masyarakat kota Tasikmalaya.
Children are a part which is not inseparable from the survival of a nation,
but eventually juvenile delinquency has brought to criminal behavior. Therefore the solution of child cases requires special handling, that is one of them is through diversion efforts oriented to restorative justice. Diversion is a mechanism for resolving child cases outside the criminal justice system and must be endeavored from the level of investigation, prosecution to the level of examination at the Court. In this regard the Tasikmalaya City Police Precinct has carried out a diversion effort on children who are dealing with the law.
This research aims to find out and analyze the application of Diversion carried out by the Unit of PPA Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota and find out the inhibiting factors for the application of Diversion. This study uses a sociological juridical approach with descriptive research specifications. Research locations at Tasikmalaya City Police Station and methods of data collection by means of interviews, non-participant observation and literature studies. The method of determining informants was done by purposive sampling and snowball sampling. The types and sources of data used are primary data and secondary data, while the data processing method is done by means of data reduction, presentation and data categorization. Qualitative analysis method, namely content analysis method.
Based on the results of the study it shows that the PPA Satreskrim Tasikmalaya City Police Unit has carried out Diversion efforts on criminal acts of violence against child and prohibition of sharp weapons ownership, while criminal acts of intercourse and sexual abuse, and those under the age of twelve cannot be applied to Diversion. This is in accordance with the terms and procedures specified in Law Number 11 of 2012 concerning the Child Criminal Justice System and Government Regulation Number 65 of 2015 concerning Guidelines for Implementing Diversion and Handling of Children who are not 12 (twelve) years old. However, not all Diversion efforts were successfully implemented. The inhibiting factors in implementing Diversion in Tasikmalaya City Police include among others the aspects of law enforcement, infrastructure, culture and society of the Tasikmalaya city.
1924726219L1B015033PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN KERSEN (Muntingia calabura) PADA PAKAN TERHADAP DIFFERENSIASI LEUKOSIT DAN TITER ANTIBODI IKAN NILA NIRWANA (Oreochromis niloticus)Ikan nila Nirwana merupakan salah satu komoditas budidaya yang penting dan tidak dapat terlepas dari ancaman penyakit. Salah satu alternatif pengendalian penyakit ikan ialah penggunaan imunostimulan. Daun kersen merupakan salah satu tanaman yang dapat digunakan untuk meningkatkan sistem imun ikan karena memiliki zat saponin. Tujuan penelitian ini ialah mengetahui pengaruh ekstrak daun kersen (Muntingia calabura) yang dicampurkan pada pakan terhadap differensiasi leukosit dan titer antibodi ikan nila Nirwana (Oreochromis niloticus). Ikan uji yang digunakan adalah ikan nila Nirwana dengan panjang 9-12 cm dan berat 5-12 gram sebanyak 120 ekor atau 40 ekor per perlakuan. Metode yang digunakan berupa rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan dan 6 ulangan, yaitu perlakuan 1 (0%), 2 (7,5%), dan 3 (15%) dengan penambahan ekstrak pada pakan. Pengamatan differensiasi leukosit dan titer antibodi dilakukan pada hari ke-25, dan ke-30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun kersen pada pakan dengan dosis 7,5% memberikan pengaruh nyata terhadap differensiasi leukosit (monosit dan limfosit) dan titer antibodi ikan nila Nirwana yang ditandai dengan turunnya persentase monosit, dan naiknya persentae limfosit serta titer antibodi namun, tidak berbeda nyata untuk leukosit polymorfonuklear. Kualitas air yang diperoleh masih memenuhi baku mutu pemeliharaan.Nirwana tilapia is one of few important cultivations and can not be attempted from disease. An alternative to controlling fish disease is using imunostimulants. Kersen leaf excract is one of many which can be used to improve the immune system of fish, because ithas saponins substances. The aim of this research was to determine the effect of kersen leaf extract in feed on leukocyte differentiation and titers antibody of nirwana tilapia. The fish samples used were Tilapia with length of 10-15 cm as many as 120 animals or 40 animals per treatment. The experimental methods was used complete randomized design which consisting of 3 reatments and 6 repications, there were P1 (0%), P2 (7,5%), and P3 (15%) of kersen leaf extract in feed. Observations of leukocyte differentiation and titers antibody were carried out on the25th, and 30th days. The results showed that addition of kersen leaf extract with a dose of 7,5% in feed gave a significant effect on the leukocytes differentiation and titers antibody of nirwana tilapia.It was characterized by a decrease of the percentage of monocytes, increase of the percentage of lymphocytes and titers antibody value and not significant on the leukocytes polymorphonuclear. Water quality was still on the maintenance quality standars.
1924825547A1D015127POLA SEGREGASI DAN ANALISIS JALUR TANAMAN PADI POPULASI F2 KETURUNAN HASIL PERSILANGAN INPAGO UNSOED 1 DAN DELTA 9Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui pola segregasi tanaman padi populasi F2 keturunan hasil persilangan Inpago Unsoed 1 dan Delta 9, 2) mengetahui karakter yang paling berhubungan erat dengan hasil tanaman padi, dan 3) mengetahui karakter yang mempunyai nilai pengaruh langsung tinggi terhadap hasil tanaman padi. Penelitian eksperimen ini dilaksanakan di Screen House Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman pada bulan Oktober 2018 - Februari 2019. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan Augmented design. Faktor yang digunakan yaitu genotip F2 hasil persilangan Inpago Unsoed 1 dan Delta 9. Karakter yang diamati yaitu tinggi tanaman, umur berbunga, jumlah anakan produktif, umur panen, panjang malai, jumlah gabah per malai, bobot gabah per malai, bobot gabah per rumpun, bobot 100 biji, kandungan klorofil, kerapatan stomata, indeks luas daun dan warna daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola segregasi tinggi tanaman, umur berbunga, jumlah anakan produktif, panjang malai, jumlah gabah per malai, bobot gabah per malai, bobot gabah per rumpun, bobot 100 biji, kandungan klorofil, kerapatan stomata, dan indeks luas daun berdistribusi normal yang berarti karakter tersebut dikendalikan oleh banyak gen yang diduga merupakan karakter kuantitatif. Umur panen mengikuti nisbah hukum Mendel 9 : 7 yang berarti karakter tersebut dikendalikan oleh gen-gen epistasis resesif duplikat yang diduga merupakan karakter kualitatif. Warna daun mengikuti nisbah hukum Mendel 15 : 1 yang berarti karakter tersebut dikendalikan oleh gen-gen epistasis dominan duplikat yang diduga merupakan karakter kualitatif. Karakter yang paling berhubungan erat dengan hasil tanaman padi yaitu jumlah anakan produktif, bobot gabah per malai dan jumlah gabah per malai. Karakter yang mempunyai nilai pengaruh langsung tinggi terhadap hasil tanaman padi yaitu jumlah anakan produktif, bobot gabah per malai dan bobot 100 biji. Jadi, karakter yang dapat dipertimbangkan sebagai indikator seleksi daya hasil tinggi tanaman padi populasi F2 hasil persilangan Inpago Unsoed 1 dan Delta 9 yaitu jumlah anakan produktif, bobot gabah per malai, bobot 100 biji, dan jumlah gabah per malai.This study aims to: 1) determine the rice segregation pattern of population F2 descendants from Inpago Unsoed 1 and Delta 9, 2) knowing the character that is most closely related to rice yields, and 3) knowing the character that has a high direct effect on the yield of rice plants. This experimental research was conducted at Screen House Faculty of Agriculture, Jenderal Sudirman University in October 2018 - February 2019. The design used is Randomized Block Design (RBD) with Augmented design. The factors used were F2 genotype from Inpago Unsoed 1 and Delta 9 crosses. The characters observed were plant height, flowering age, number of productive tillers, harvest age, panicle length, number of grain per panicle, grain weight per panicle, grain weight per clump, weight of 100 seeds, chlorophyll content, stomata density, leaf area index and color leaf. The results showed that the segregation pattern of plant height, flowering age, number of productive tillers, panicle length, number of grain per panicle, grain weight per panicle, grain weight per clump, weight of 100 seeds, chlorophyll content, stomata density, and leaf area index were normally distributed which means that the character is controlled by many genes that are thought to be quantitative characters. Harvest age follows Mendel 9: 7 legal ratio, which means that the character is controlled by duplicate recessive epistasis genes that are thought to be qualitative characters. Leaf color follows the Mendel 15: 1 legal ratio, which means that the character is controlled by duplicate dominant epistasis genes which are thought to be qualitative characters. The characters that are most closely related to the yield of rice are the number of productive tillers, grain weight per panicle and number of grains per panicle. Characters that have a high direct effect on rice yields are the number of productive tillers, grain weight per panicle and weight of 100 seeds. Thus, the character that can be considered as an indicator of the yield of rice plant population F2 from the results of Inpago Unsoed 1 and Delta 9 crosses is the number of productive tillers, grain weight per panicle, weight of 100 seeds, and number of grain per panicle.
1924922501H1C014055STUDI ANALISIS UNJUK KERJA INVERTER LIMA TINGKAT TIGA FASE DENGAN LEVEL SHIFTED CARRIED BASED PWMInverter merupakan rangkaian yang berfungsi mengubah tegangan searah (DC) menjadi tegangan bolak-balik (AC). Namun dalam proses konversi menjadi tegangan dan arus bolak-balik, sering kali terjadi gangguan sehingga tegangan dan arus yang dihasilkan oleh inverter tidak optimal. Salah satu gangguan penyebabnya yaitu Total Harmonic Distortion (THD). Selain itu penggunaan dead time pada sinyal penyakelaran inverter juga menimbulkan distorsi gelombang pada frekuensi rendah. Five level voltage inverter ialah topologi inverter dengan sinyal tegangan keluaran berbentuk lima tingkat. Topologi ini dapat menekan nilai distorsi harmonik menjadi lebih rendah. Pulse Width Modulation (PWM) sebagai metode penyakelaran juga dapat menghasilkan sinyal keluaran inverter yang lebih baik. Salah satu metode PWM untuk multilevel inverter ialah teknik modulasi PWM sinyal pembawa tergeser level. Selain itu penggunaan metode dead time compensation berfungsi untuk meminimalisir distorsi gelombang keluaran beban akibat pengguanaan dead time (dead time effect) dan metode indeks modulasi berfungsi untuk meminimalisir nilai total harmonic distortion. Penelitian ini menganalisa hasil simulasi terhadap unjuk kerja dari setiap rangkaian penyusun inverter tegangan lima tingkat dengan teknik modulasi sinyal pembawa tergerser level. Selain itu juga dilakukan analisa pengaruh perubahan indeks modulasi dan penggunaan metode dead time compensation. Hasil pengujian menunjukkan topologi inverter lima tingkat dengan teknik modulasi sinyal pembawa tergeser level mampu menghasilkan tegangan keluaran lima level kondisi +V, +1/2V, 0, -1/2V, dan –V. Ketika inverter diberi filter pasif dan beban maka gelombang keluran telah berbentuk AC dengan frekuensi ±50 Hz dan amplitudo mendekati tegangan sumber. Sehingga teknik modulasi PWM yang dibangun dapat meningkatkan kualitas keluaran inverter.
Inverter is a circuit that functions to convert direct voltage (DC) to alternating voltage (AC). But in the process of converting to alternating voltage and current, interference often occurs so that the voltage and current generated by the inverter is not optimal. One of the causes is the Total Harmonic Distortion (THD). Besides that the use of dead time on inverter switching signals also causes wave distortion at low frequencies. Five level voltage inverter is an inverter topology with a five-level output voltage signal. This topology can reduce the harmonic distortion value to a lower level. Pulse Width Modulation (PWM) as a switching method can also produce a better inverter output signal. One of the PWM methods for multilevel inverters is the PWM modulation technique that shifts the carrier level signal. Besides that, the use of the dead time compensation method serves to minimize waveform distortion due to the use of dead time (dead time effect) and the modulation index method serves to minimize the value of total harmonic distortion. This study analyzes the simulation results on the performance of each series of five-level voltage inverters with carrier level modulation signal carrier techniques. In addition, an analysis of the effect of changes in the modulation index and the use of the dead time compensation method were also carried out. The test results showed a five-level inverter topology with displaced carrier signal modulation technique capable of producing output voltage of five conditions + V, + 1 / 2V, 0, -1 / 2V, and -V. When the inverter is given a passive filter and the load is in the form of AC, the frequency is ± 50 Hz and the amplitude is close to the source voltage. So that the built-in PWM modulation technique can improve inverter output quality.
1925025660A1C014081Analisis Kinerja Ekspor Lada Indonesia di Pasar InternasionalPerdagangan internasional adalah hubungan atau transaksi jual beli antar negara yang meliputi kegiatan ekspor dan impor. Kegiatan perdagangan internasional terjadi karena setiap negara memiliki keterbatasan dalam hal sumber daya alam, sumber daya modal, tenaga kerja dan teknologi. Lada merupakan salah satu komoditas rempah unggulan sektor perkebunan. Indonesia termasuk dalam lima negara terbesar pengekspor lada di pasar dunia. Produksi dan luas lahan tanaman lada Indonesia setiap tahun mengalami fluktuasi, sehingga mengakibatkan volume ekspor setiap tahun berubah. Permasalahan tersebut dapat mempengaruhi posisi daya saing yang berkaitan pula dengan kinerja ekspor lada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) kinerja ekspor lada Indonesia di pasar dunia, dan 2) daya saing lada Indonesia di pasar internasional. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder dengan bentuk data deret waktu (time series). Periode waktu yang digunakan adalah tahun 2006–2017. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian adalah metode Indeks Spesialisasi Perdagangan (ISP) dan Export Product Dynamics (EPD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Indeks Spesialisasi Perdagangan dari tahun 2006 ke tahun 2017 yang positif (> 0) menunjukkan bahwa Indonesia sebagai negara pengekspor lada memiliki kinerja yang baik dan sudah berada pada tahap pertumbuhan/ekspor. Hasil analisis EPD menunjukkan bahwa lada Indonesia berada pada posisi pasar “rising star” di negara Amerika Serikat, India, Singapura, dan Jerman, sedangkan negara Vietnam berada di posisi pasar “falling star”. Posisi pasar lada yang sebagian besar berada di “rising star”, menunjukkan bahwa daya saing lada Indonesia sudah baik.

International trading is a transaction interactional between nations which include export and import activity. International trading activity occurs because every nation has different capacity and limitation for its natural resource, capital resource, human resource and technology. Pepper is one of the greatest commodities of spices in plantation sector, and Indonesia is in the top 5 greatest supplier of pepper in world market. Production and the area of plantation for this plant is having a fluctuation each year, thus the export volume for Pepper is also affected. This problem is spoiling trading competitiveness for Indonesia, and this also influences its performances on export trading. This research is to find out as follows: 1) Export performance for pepper in Indonesia, and 2) Competitiveness of Indonesian-produced pepper on international market. The research method used is descriptive quantitative research. The type of data used for this research is secondary data in a form of series of time. The period time used is 2006 – 2017. The analysis method used is index of trade specialization (ITS) and export product dynamic (EPD). The result shows that the ITS average value from 2006 to 2017 that is positive (> 0) indicate that Indonesia as a pepper exporter has a good performance on export and have reached growth / export stage. In the other hand, the result of EPD shows that Indonesian pepper in world market is on a position of “rising star” in various countries such as, United States of America, India, Singapore, and Germany, meanwhile Vietnamese pepper is on position of “falling star”. Goods which are categorized as rising star indicates that the competitiveness for Indonesian pepper is good.
1925122510C1C013136FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS
LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH
KABUPATEN KEBUMEN
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompetensi SDM, kepatuhan terhadap perundang-undangan, pemanfaatan TI, Pengungkapan Lengkap, SAP dan SPIP terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah. Populasi dalam penelitian ini adalah 23 dinas kabupaten Kebumen menggunakan sampel jenuh dan penentuan responden diwakilkan 1 dari setiap dinas yaitu bagian keuangan yang berjumlah 22 responden dan 10 respnden dari inspektorat.
Hasil Penelitian dan analisis pengujian menggunakan SPSS 24 for windows menunjukkan bahwa secara simultan variabel Kompetensi SDM, Kepatuhan Terhadap Perundang-Undangan, Pemanfaatan Teknologi Informasi, Pengungkapan Lengkap, SAP dan SPIP berpengaruh secara signifikan sedangkan secara parsial hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Kompetensi SDM, Kepatuhan Terhadap Perundang-Undangan, SAP dan SPIP berpengaruh secara signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah sedangkan variabel Pemanfaatan Teknologi dan variabel Pengungkapan Lengkap tidak signifikan berpengaruh terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah.
Implikasi dari hasil penelitian yaitu: 1) Pemanfaatan TI perlu diadakan pelatihan tambahan mengenai fungsi dan tata cara penggunaan teknologi yang baik dan benar untuk menghasilkan laporan akuntansi dan manajerial yang terintegrasi, pemeliharaan peralatan komputer, jadwal pemeliharaan peralatan komputer, dan pengembangan mengenai koneksi internet yang cepat, 2) Berkaitan dengan pengungkapan lengkap, berdasar pada hasil deskripsi tanggapan responden bahwa diperlukan adanya pengungkapan lebih terhadap informasi yang diharuskan oleh SAP yang belum disajikan dalam lembar muka laporan keuangan dan pengungkapan informasi untuk pos-pos aset dan kewajiban yang timbul sehubungan dengan penerapan basis akrual atas pedapatan dan belanja.
The purpose of this study is to determine the effect of human resource competence, compliance with legislation, utilization of Information Technology, Full Disclosure, SAP and SPIP on the Quality of Local Government Financial Statements. The population in this research are 23 Kebumen regency offices using saturated samples and respondent determination represented 1 from each service that is financial department which amounted to 22 respondent and 10 responder from inspectorate.
Results of research and analysis of the test using SPSS 24 for windows shows that simultaneously variable of Human Resource Competence, Compliance Against Legislation, Utilization of Information Technology, Full Disclosure, SAP and SPIP have significant influence while partially result of research indicate that variable of Competence of Human Resources, Compliance Against Legislation, SAP and SPIP have a significant effect on the quality of Local Government Financial Statements while the variables of the use of technology and the variables of full disclosure do not significantly affect the quality of local government financial reports.
The implications of the research result are: 1) The use of Information Technology should be held additional training on the functions and procedures of the use of good and correct technology to produce integrated accounting and managerial reports, computer equipment maintenance, computer equipment maintenance schedule, and development of internet connection 2) In relation to the full disclosure, based on the results of the description of the respondents' responses that there is a need for more disclosure of information required by SAP that has not been presented in the financial statement and information disclosure sheet for asset and liability accounts arising in connection with the application of the base accrual on revenue and cost
1925222503C1K014046 The Effect of Dividend Policy, Profitability, Leverage and Good Corporate
Governance on Firm Value (Study on Banking Sector Listed on The
Indonesian Stock Exchange Period 2013-2016)
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kebijakan dividen, profitabilitas, leverage, dan good corporate governance terhadap nilai perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2013-2016. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 6 perusahaan. Penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menggunakan SPSS (Program Statistik untuk Ilmu Sosial) menunjukkan bahwa (1) Kebijakan Dividen memiliki pengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap nilai perusahaan, (2) Profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, (3). ) Leverage berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan (4) Kepemilikan manajerial berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, (5) Kepemilikan institusional memiliki pengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap nilai perusahaan, (6) Dewan komisaris memiliki pengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap nilai perusahaan.The purpose of this research is to analyze the effect of dividend policy, profitability, leverage, and good corporate governance on firm value. The population in this study is the banking sector listed on the Indonesia Stock Exchange in 2013-2016. The numbers of samples in this study are 6 companies. Determination of sample is using purposive sampling method. Based on the results of research and data analysis using SPSS (Statistical Program for Social Science) shows that (1) Dividend Policy had positive but no Significant effect on firm value, (2) Profitability had positive and significant effect on firm value, (3) Leverage had positive and significant effect on firm value (4) Managerial ownership had positive and significant effect on firm value, (5) Institutional ownership had positive but no significant effect on firm value, (6) Board of commissioners had positive but no significant effect on firm value.
1925322504H1L014040RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENILAIAN SATUAN KERJA STUDI KASUS KANTOR PELAYANAN PERBENDAHARAAN NEGARA KABUPATEN GARUTKantor Pelayanan Perbendaharaan Negara merupakan instansi vertical Direktoral Jenderal Perbendaharaan yang salah satu tugasnya adalah melaksanakan sebagian kewenangan Perbendaharaan dan Bendahara Umum Negara. Stakeholder KPPN adalah satuan kerja yang merupakan unit organisasi Kementerian Negara/Lembaga atau unit organisasi Pemerintah Daerah yang memiliki kewenangan dan tanggung jawab penggunaan anggaran. Setiap bulan KPPN menegadakan penilaian terhadap kinerja satker khususnya dalam pelaksanaan dan pertanggungjawaban anggaran. Namun pengelolaan serta penyampaian hasil penilaian kinerja stakeholder belum dapat dilaksanakan secara cepat. Oleh karena itu, untuk menangani permasalahan tersebut dibutuhkan Sistem Informasi Penilaian Satuan Kerja yang berfungsi sebagai media dalam mengelola data, sehingga pengelolaan menjadi lebih efisien dan penyampaian hasil penilaian menjadi lebih mudah. Sistem informasi ini dibuat dengan menggunakan metode pengembangan Waterfall dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan paradigma pemrograman prosedural dan untuk menangani data yang disimpan penulis menggunakan DBMS MySQL.State Treasury Service Office (KPPN) is a vertical institution of the Directorate General of Treasury, one of whose duties is to exercise some of the authority of Treasury and State General Treasurer. Stakeholder KPPN is a work unit that represent an organizational unit of the State Ministry / Institution or unit of local government organization that having authority and responsibility of state budget usage. Every month KPPN holds an assessment of the performance of the working unit, especially in the implementation and accountability of the state budget. However, the management and delivery the stakeholder performance assesment results can not be implemented quickly. Therefore, to handle these problems, it required Unit Assessment Information System that serves as a media for managing data, so that management becomes more efficient and the delivery of the assessment results becomes easier. This information system is made by using Waterfall development method by using PHP programming language with procedural programming paradigm and to handle data stored, author using MySQL DBMS.
1925422505H1H014027JUMLAH TOTAL BAKTERI PADA SALURAN PENCERNAAN IKAN LELE (Clarias gariepinus) YANG DIBERI PAKAN MENGANDUNG TEPUNG DAUN PEGAGAN (Centella asiatica)Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian pakan mengandung tepung daun pegagan terhadap jumlah total bakteri yang terdapat pada saluran pencernaan ikan lele dan mengetahui berapa survival rate ikan lele. Metode yang digunakan yaitu metode Rancangan Acak Lengkap dengan tiga perlakuan dan tiga kali ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu penambahan tepung daun pegagan yang dicampur ke dalam pakan komersil, dengan dosis 0%, 5% dan 10 % dan diberikan selama 14 hari. Dihari ke 15 dilakukan perhitungan jumlah total bakteri pada saluran pencernaan menggunakan metode total plate count (TPC). Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa pemberian pakan mengandung tepung daun pegagan dengan dosis yang berbeda mampu menurunkan jumlah total bakteri pada saluran pencernaan ikan lele, namun hasil ANOVA tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan (P>0,05). Survival rate ikan lele masih tergolong baik yaitu berkisar 92,3-100%. Kualitas air media pemeliharaan masih dalam kisaran normal yaitu suhu berkisar antara 25-28 oC, nilai pH berkisar antara 6-7 dan kandungan oksigen terlarut berkisar 4-5 mg/L.The purpose of this research is to know the effect of feeding containing asiatic pennywort leaf powder to the total amount of bacteria found in the gastrointestinal tract of the african catfish and knowing the survival rate of african catfish. The method used is a Completely Randomized Design Method with three treatments and three repetitions. The treatment used is the addition of asiatic pennywort leaf powder mixed into commercial feed, with dosage 0%, 5%, and 10% and given for 14 days. On the 15th day, the total number of bacteria on the digestive tract was calculated using Total Plate Count method (TPC). Based on the results of this study it can be seen that feeding containing leaf powder of asiatic Pennywort with different dose did not give significant effect to the total amount of bacteria in african catfish digestive tract (Clarias gariepinus) (P> 0,05). The survival rate of African catfish is still good that is around 92.3-100%. The water quality of the maintenance media is still within the normal range of temperatures ranging from 25-28 oC, the pH value ranges from 6-7 and the dissolved oxygen ranges from 4-5 mg/L.
1925525661I1C015093Hubungan Kinerja Pengawas Menelan Obat (PMO) Terhadap Kepuasan Pengobatan Pasien Tuberkulosis di Balai Kesehatan Paru Masyarakat (BKPM) Kabupaten BanyumasTuberkulosis adalah penyakit yang dapat disembuhkan melalui pengobatan teratur yang terdiri dari tahap intensif dan tahap lanjutan. Keteraturan tersebut dapat dicapai dengan adanya PMO. Kinerja PMO yang baik akan memberikan hasil pengobatan yang optimal bagi pasien dan hasil pengobatan yang optimal tersebut dapat meningkatkan kepuasan pengobatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kinerja PMO terhadap kepuasan pengobatan pasien Tuberkulosis di BKPM Kabupaten Banyumas. Kinerja PMO diukur menggunakan kuesioner kinerja, sedangkan kepuasan pengobatan diukur menggunakan kuesioner TSQM Versi II. Analisis uji Pearson Correlation digunakan untuk mengetahui hubungan kinerja PMO terhadap kepuasan pengobatan. Terdapat hubungan yang bermakna antara kinerja PMO terhadap kepuasan pengobatan dengan nilai Sig (2- tailed) sebesar 0,000 dan Pearson Correlation sebesar 0,463 (hubungan sedang). Hubungan kinerja PMO terhadap kepuasan pengobatan bersifat positif yang berarti semakin baik kinerja PMO maka semakin baik pula kepuasan pengobatan pasien Tuberkulosis Paru.


Tuberculosis is a disease that can be cured through regular treatment which consists of intensive stages and advanced stages. This order can be achieved with the existence of PMO. A good PMO performance will provide optimal treatment results for patients and the optimal treatment results can improve patient treatment satisfaction. This study aims to determine the relationship of PMO performance to treatment satisfaction of tuberculosis patients at BKPM Banyumas Regency. The PMO performance was measured using a performance questionnaire, while treatment satisfaction was measured using the TSQM Version II questionnaire. Pearson Correlation test analysis was used to determine the relationship of PMO performance to treatment satisfaction. There was a significant relationship between PMO performance on treatment satisfaction with Sig (2- tailed) value of 0,000 and Pearson Correlation of 0,463 (moderate relationship). The relationship of PMO performance to treatment satisfaction is positive, which means that the better the performance of PMO, the better the treatment satisfaction of patients with pulmonary tuberculosis.
1925622507A1L014180KAJIAN PENGARUH KOMPOSISI MEDIA TANAM DAN PUPUK ORGANIK CAIR PSBN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL MENTIMUN (Cucumis sativus L.) HIBRIDA DALAM POLIBAGMentimun (Cucumis sativus L.) termasuk salah satu jenis sayuran buah yang memiliki banyak manfaat dalam kehidupan masyarakat sehari-hari, diantaranya dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Mentimun merupakan komoditas sayuran yang adaptasinya cukup luas sehingga banyak diusahakan oleh petani di dataran rendah sampai dataran tinggi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perkembangan luas panen, produksi nasional dan produktivitas nasional mentimun di Indonesia tahun 2012 – 2016 sebagian besar mengalami penurunan. Sehingga diperlukan teknik budidaya yang tepat dalam rangka meningkatkan hasil mentimun nasional. Usaha lain yang dapat dilakukan diantaranya adalah penggunaan benih mentimun hibrida. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh beberapa macam komposisi media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun hibrida dalam polibag, (2) mengetahui pengaruh pemberian beberapa konsentrasi POC PSBN terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun hibrida dalam polibag, (3) mengetahui interaksi antara komposisi media tanam dan pemberian beberapa konsentrasi POC PSBN terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun hibrida dalam polibag. Penelitian ini dilaksanakan di screen house Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman pada bulan Januari 2018 sampai dengan Maret 2018. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 2 faktor perlakuan dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah komposisi media tanam yaitu tanah : kompos : arang sekam (2:1:1), tanah : kompos : arang sekam (1:2:1), tanah : kompos : arang sekam (1:1:2). Faktor kedua adalah konsentrasi POC PSBN yaitu 0, 5, 10, dan 20 cc/L. Variabel pengamatan meliputi panjang tanaman, jumlah daun, luas daun, kehijauan daun, bobot buah per tanaman, jumlah buah per tanamn, dan bobot buah rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi media tanam yang direkomendasikan adalah media tanah : kompos : arang sekam (1:2:1) (M2). Komposisi media tanam tersebut berpengaruh terhadap variabel panjang tanaman, jumlah daun, dan bobot buah rata-rata. Konsentrasi POC PSBN yang direkomendasikan adalah 20 cc/L (P3). Konsentrasi POC PSBN tersebut berpengaruh terhadap variabel panjang tanaman, jumlah daun, kehijauan daun, jumlah buah per tanaman, bobot buah per tanaman, dan bobot buah rata-rata. Tidak ada interaksi pada kombinasi perlakuan antara komposisi media tanam dan konsentrasi POC PSBN yang mempengaruhi pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun dalam polibag, karena pengaruh yang dihasilkan diantara faktor perlakuan tersebut bertindak bebas satu sama lainnya.Cucumber (Cucumis sativus L.) is one type of fruit vegetables which has many benefits in people's daily life, which can lower blood pressure in hypertensive patients. Cucumber is vegetable with wide adaptation, so cultivated by farmers in the lowlands to highlands. Based on data from the Central Statistics Agency, the development of the harvested area, the national production and national productivity of cucumbers in Indonesia in 2012-2016 decreased. So, the proper cultivation techniques in order to improve the results of the national cucumber is needed. Another effort that can be done including the use of hybrid cucumber seeds. This research aims to (1) determine the effect of some plant media compositions on growth and yield of hybrid cucumber plant in polybag, (2) determine the effect of some concentrations of PSBN Liquid Organic Fertilizer on growth and yield of hybrid cucumber plant in polybag, (3) to know the interaction between compositions of planting medium and some concentrations of PSBN Liquid Organic Fertilizer to growth and yield of hybrid cucumber plant in polybag. This research was conducted at screen house of Faculty of Agriculture, University of Soedirman Purwokerto from January 2018 until March 2018. The experiment design used was Competely Randomized Block Design with 2 factors treatment and 3 replications. The first factor was the composition of planting medium, namely soil: compost: husk charcoal (2:1:1), soil: compost: husk charcoal (1:2:1), soil: compost: husk charcoal (1:1:2). The second factor was the concentration of PSBN Liquid Organic Fertilizer 0, 5, 10, and 20 cc/L. Observational variables included plant length, leaf number, leaf area, leaf greenish, fruit weight on plant, number of fruits on plant, and average fruit weight. The results showed that the composition of the recommended planting medium was a medium soil: compost: husk charcoal (1:2:1) (M2). The planting medium compositions affected the length of plant, leaf number, and average fruit weight. PSBN Liquid Organic Fertilizer recommended concentration was 20 cc / L (P3). Concentration of PSBN Liquid Organic Fertilizer influence on the variable length of the plant, leaf number, leaf greenish, the number of fruit on plant, fruit weight on plant, and average fruit weight. There was no interaction in the combination of treatment between planting media compositions and PSBN Liquid Organic Fertilizer concentrations affecting growth and yield of cucumber plants in polybags, since the effect generated among these treatment factors acted independently of each other.
1925722486C1J014012DETERMINANTS OF POVERTY IN EAST JAVA METROPOLITAN AREA PERIOD 2010-2016 (Case Study in Gerbangkertosusila Area)Penelitian ini berjudul “Determinan Kemiskinan di Kawasan Metropolitan Jawa Timur Tahun 2010-2016 (Studi Kasus di Kawasan Gerbangkertosusila)”. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh PDRB perkapita, inflasi, kesempatan kerja, kesehatan dan pendidikan terhadap kemiskinan di Kawasan Metropolitan Jawa Timur yaitu Kawasan Gerbangkertosusila serta mengetahui trend kemiskinannya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan data sekunder dari 7 kabupaten dan kota di Kawasan Gerbangkertosusila yaitu Kabupaten Gresik, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto, Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Lamongan. Berdasarkan hasil penelitian dengan metode regresi linear berganda data panel dengan random effect model menunjukan bahwa PDRB perkapita, kesehatan, kesempatan kerja dan pendidikan berpengaruh negatif terhadap kemiskinan di Kawasan Gerbangkertosusila pada tahun 2010-2016, sedangkan inflasi berpengaruh tidak signifikan terhadap kemiskinan di Kawasan Gerbangkertosusila. Penelitian ini menunjukan bahwa kesempatan kerja merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap kemiskinan di Kawasan Gerbangkertosusila pada tahun 2010 hingga 2016. Pada tahun 2017 hingga 2021 kemiskinan di Kawasan Gerbangkertosusila mempunyai trend yang negatif, yang artinya kemiskinan di Kawasan Gerbangkertosusila diprediksi akan terus menurun selama 5 tahun kedepan.This research entitle “Determinants of Poverty in East Java Metropolitan Area Period 2010-2016 (Case Study in Gerbangkertosusila Area”. The aims of research is to know the determinants of poverty such as per capita GRDP, inflation, health, employment opportunities and education in Gerbangkertosusila Area Period 2010-2016 and also to know the trend of poverty. Type of this research is descriptive quantitative with secondary data from 7 regency and city in Gerbangkertosusila Area, namely Gresik Regency, Bangkalan Regency, Mojokerto Regency, Mojokerto City, Surabaya City, Sidoarjo Regency, and Lamongan Regency. Based on result of research by using regression analysis of panel data random effect model, shows that per capita GRDP, health, employment opportunities and education has a negative significant impact on poverty in Gerbangkertosusila Area period 2010-2016, whereas inflation has a negative no significant impact on poverty in Gerbangkertosusila Area. This research shows that employment opportunities is the most determinant of poverty in Gerbangkertosusila Area and according to trend analysis result, poverty in Gerbangkertosusila Area for 5 years ahead that year 2017 until 2021 has a decreases trend.
1925822508E1A113028PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN PRODUK MAKANAN KEDALUWARSA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN DALAM PUTUSAN NOMOR 49/PID/2016/PT JAPJudul:
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN PRODUK MAKANAN KEDALUWARSA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN DALAM PUTUSAN NOMOR 49/PID/2016/PT JAP



Kondisi saling membutuhkan antara konsumen dan pelaku usaha sering kali menyebabkan adanya pihak yang dirugikan yaitu dengan banyaknya produk makanan dan minuman yang beredar di masyarakat. Tidak jarang pelaku usaha mencoba meraih keuntungan besar dalam kondisi permintaan pasar yang sangat tinggi, dengan melakukan kecurangan berupa menjual produk makanan yang telah kedaluwarsa. Makanan kedaluwarsa senyatanya tidak aman untuk dikonsumsi karena dapat membahayakan kesehatan orang yang mengkonsumsinya. Oleh karenanya, penulis tertarik untuk melakukan penulisan skripsi dengan judul: ”Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen Produk Makanan Kedaluwarsa Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen dalam Putusan Nomor 49/Pid/2016/PT JAP”
Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penlitian secara deskriptif. Lokasi dari penelitian ini dilakukan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan Universitas Jenderal Soedirman dan Pusat Informasi Ilmiah (PII) Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman untuk mendapatkan sumber data berupa bahan hukum primer, sekunder dan tersier melalui metode pengumpulan data berupa studi kepustakaan. Penelitian ini disajikan dalam bentuk teks naratif yang mengakomodir analisa data secara normatif kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, maka dapat dideskripsikan bahwa unsur-unsur yang dimuat dalam Pasal 62 ayat (1) jo. Pasal 8 ayat (2) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dalam Putusan Nomor 49/Pid/2016/PT JAP tentang perlindungan hukum terhadap konsumen dapat dikatakan sudah terlindungi. Mengingat kedudukan SURANTO sebagai pedagang kios maka pemberian sanksi pun menyesuaikan yaitu menjatuhkan pidana kepada SURANTO dengan pidana penjara selama 9 (sembilan) bulan.


ABSTRACT
Title:
“THE LAW PROTECTION TOWARDS THE CONSUMER OF EXPIRED FOOD PRODUCT BASED ON THE LAW NUMBER 8 YEAR OF 1999 ABOUT CONSUMER PROTECTION IN THE VERDICT NUMBER 49/PID/2016/PT JAP”

There will always a reciprocal relationship between seller and purchaser that often lead to injured party side by the huge amounts of consumable products that spread among communities. By seeing an advantages of large level of market demand, it is possible for any seller to seek a profit as highest possible, including fraudulently selling an expired food product. It is obvious that expired food is dreadful to be consumed, since it can damage the health of the consumer. This is become the reason why the researcher is interested to conduct a thesis research entitled: “The Law Protection Towards The Consumer of Expired Food Product Based on The Law Number 8 Year Of 1999 About Consumer Protection in The Verdict Number 49/PID/2016/PT JAP”.
The approach method that used in this research is juridical normative approach with descriptive research specification. This research is conducted at Unit Pelaksana teknis (UPT) Jenderal Soedirman University Library and Pusat Informasi Ilmiah (PII) Faculty of Law Jenderal Soedirman University to obtain the data sources which are primary law, secondary and tertiary through the literature review of data collecting method. This research is presented in a form of narrative text that accommodate the normative qualitative data analysis.
According to the result of the research and data analysis, it can be state that the elements that consisted in the Article 62 paragraph (1) jo. Article 8 paragraph (2). The Law Number 8 year of 1999 about Consumer Protection in a verdict Number 49/Pid/2016/PT JAP about law protection towards consumer is successfully protected. Considering the position of Suranto as the storekeeper, the sanction will be adjusted by imposing the criminal penalty to Suranto with imprisonment for 9 (nine) months.
1925925662C1C014003Pengaruh Partisipasi Anggaran, Komitmen Organisasi, Locus of Control terhadap Budgetary Slack (studi pada Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Banyumas Jawa Tengah) RINGKASAN Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh partisipasi anggaran, komitmen organisasi dan locus of control terhadap budgetray slack studi pada Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Banyumas Jawa Tengan. Sumber data menggunakan data primer menggunakan instrument kuesioner yang dibagikan kepada 25 OPD. Metode yang digunakan adalah purosive sampling dengan 75 responden. Metode analisis yang diggunakan yaitu analisis regresi berganda
Hasil penelitian ini menunjukan Partisipasi Anggaran berpengaruh negatif terhadap budgetary slack. Komitmen organisasi dan locus of control berpengaruh positif tehadap budgetary slack
SUMMARY

This research aims to determine the effect of budget participation, organizational commitment and locus of control on budgetray, the research was carried out in the Banyumas district apparatus organization. Data source use primary data, using the questionnaire instrument given to 25 aparatus organization. The methode used was purposive sampling with 75 respondents. The analytical methode used is multiple regression analysis.
The result of this study indicate budget participation has a negative effect on budgetary slack, organizational commitment has a positive effect on budgetary slack, and locus of control has a negative effect on budgetray slack.
1926022511F1A014042Komodifikasi Kesenian Lengger Banyumasan Pada Komunitas Lengger Di Kabupaten BanyumasPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk komodifikasi yang terjadi pada kesenian Lengger Banyumasan dan bagaimana upaya dari seniman Lengger Banyumasan untuk mempertahankan kesenian lokal tersebut di tengah perubahan zaman.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu menganalisis bentuk penyajian kesenian Lengger Banyumasan di era modern saat ini. Subjek penelitian ini adalah Ketua Lengger, penari Lengger, dan anggota komunitas dari komunitas Langen Budaya, Kusuma Laras, dan Sri Wahyu Budaya yang berlokasi di Kabupaten Banyumas. Data penelitian diperoleh dari hasil observasi secara langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan 4 tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validasi dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi data. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa komodifikasi yang terjadi pada kesenian Lengger Banyumasan mencakup bentuk: (1) Komodifikasi musik iringan, (2) Komodifikasi ragam gerak tari, (3) Komodifikasi tata rias, dan (4) Komodifikasi tata busana. Serta upaya pelestarian Lengger Banyumasan yang dilakukan oleh para seniman terdapat 3 cara yaitu (1) Melestarikan secara konvensional, (2) Melestarikan dengan cara mengubah, (3) Melestarikan dengan cara mengkombinasikan dengan kesenian lain.
This research purpose is to find out how the form of commodification that occurred in Lengger Banyumasan Art and the effort of Lengger Banyumasan Artists to keep the local art in the midst of changing times. This research using qualitative descriptive method that is analyzing Lengger Banyumasan art presentation in modern era today. The subjects of this study are Lengger Chief, Lengger dancers, and community members from the Langen Budaya, Kusuma Laras, and Sri Wahyu Budaya communities in Banyumas regency. Research data obtained from the results of direct observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis was done with 4 stages of data collection, data reduction, data presentation, and conclusion. The validation on this research is using data triangulation techniques. The results of this study show that the commodities that occur in Lengger Banyumasan art include the following forms: (1) Commodification of accompaniment music, (2) Commodification of dance motion variety, (3) Commodification of cosmetology, and (4) Commodification of fashion. As well as efforts to keep Lengger Banyumasan done by artists there are 3 ways: (1) Conserving conventionally, (2) Preserving by changing, (3) Preserving by combining with other arts.