Artikelilmiahs

Menampilkan 19.101-19.120 dari 51.610 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
1910125533H1K012006Hubungan Fraksi Sedimen Dengan Porositas Sedimen Wilayah Pasang Surut Pantai Teluk Penyu CilacapPenelitian ini berjudul hubungan fraksi sedimen dengan porositas sedimen wilayah pasang surut pantai Teluk Penyu Cilacap. Fraksi sedimen mempresentasikan ukuran butir, sortasi dan penyusunan butir sedimen. Porositas merupakan perbandingan volume rongga terhadap volume total. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan fraksi sedimen dengan porositas sedimen di wilayah pasang surut pantai Teluk Penyu Cilacap. Metode survei ini mengkoleksi sedimen di 8 stasiun menggunakan sediment core sampler, dan fraksi sedimen dianalisis di Laboratorium Fakultas Pertanian dan porositas dianalisis di Laboratorium Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Jenderal Soedirman. Analisis hubungan fraksi dan porositas menggunakan software SPSS 20. Sedimen saat pasang dan surut di Teluk Penyu Cilacap di dominasi oleh pasir sangat halus saat pasang 51,38% dan saat surut 37,18%. Ukuran rata – rata sedimen (mean size) pada wilayah pasang dan surut didominasi oleh pasir sangat halus. Porositas saat pasang 48,24%, sedangkan pada saat surut 49,13% termasuk kedalam kategori porositas sedang. Hubungan fraksi sedimen dengan porositas sedimen pada saat pasang dan surut sangat kuat, semakin besar ukuran mean size sedimen diikuti peningkatan porositas. Secara statistik (P<0,05) tidak tedapat perbedaan antara fraksi sedimen dan porositas sedimen pada saat pasang dan surut.This study entitled the relationship of sediment fraction with sediment porosity in tidal areas of Teluk Penyu Cilacap. The sediment fraction presents grain size, sorting and preparation of sediment grains. Porosity is the ratio of volume of cavity to total volume. The purpose of this research is to know the relationship of the fraction with porosity of sediments at tidal region beach of Teluk Penyu Cilacap. This survey method collected sediments at 8 stations using sediment core samplers, fraction sediments analyzed in the agriculture faculty laboratory and porosity are analyzed in Faculty of Fisheries and Marine Science Laboratories Jenderal Soedirman University. Analysis of the relationship of fractions and porosity using software SPSS 20. Tidal sediments in beach of Teluk Penyu Cilacap is dominated by very fine sand with 51,38% of high tide and at low tide 37,18%. The mean size of the tidal region is dominated by very fine sand. At the high tide 48,24% porosity value, while at the low tide the porosity value is 49,13% included in medium category. The relationship of the sediment fraction and sedimen porosity at high tide and low tide is very strong, the larger grain size of mean size sediments followed the increase in porosity. Statistically (P<0.05) there is no difference between the fraction of sediments and porosity of sediments at high tide and low tide.
1910222382C1B013113ANALISIS PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN WORK ENGAGEMENT SEBAGAI VARIABEL MEDIASI
(Studi pada Karyawan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dipo Kereta
PT Kereta Api Indonesia (Persero) DAOP 5 Purwokerto)
Penelitian ini berjudul “Analisis Kepemimpinan Transformasional dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan dengan Work Engagement sebagai Variabel Mediasi (Studi pada Karyawan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dipo Kereta PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan dengan work engagement berperan sebagai variabel mediasi. Metode yang digunakan adalah survey dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan UPT Dipo Kereta PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto dengan sampel sebanyak 73 responden. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menggunakan Partial Least Square (PLS) menunjukan bahwa: (1) Kepemimpinan transformasional berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan UPT Dipo Kereta PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto (2) Budaya organisasi berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan UPT Dipo Kereta PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto (3) Kepemimpinan transformasional berpengaruh positif terhadap work engagement karyawan UPT Dipo Kereta PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto (4) Budaya organisasi berpengaruh positif terhadap work engagement karyawan UPT Dipo Kereta PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto (5) Work engagement berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan UPT Dipo Kereta PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto (6) Work engagement memediasi secara positif pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap kinerja karyawan UPT Dipo Kereta PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto (7) Work engagement memediasi secara positif pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja karyawan UPT Dipo Kereta PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto.
Kata kunci: Kinerja Karyawan, Work engagement, Kepemimpinan transformasional, Budaya organisasi.
The research titled “ Analyze The Influence Transformational Leadership and Organizational Culture to Employee Performance with Work Engagement as a Mediating Variable (Study on Employes of Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dipo Kereta PT. Kereta Api Indonesia (Persero) DAOP 5 Purwokerto)". This study aims to determine and analyze the influence of transformational leadership and organizational culture on employee performance with work engagement role as a mediation variable. The method used is survey by purposive sampling technique. Population in this research is employees of UPT Dipo Kereta PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto with a sample of 73 respondents. Based on the results of research and data analysis using Partial Least Square (PLS) shows that: (1) Transformational leadership positively affect the performance of employees of UPT Dipo Kereta PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto (2) Organizational culture has a positive effect on the performance of UPT Trainload of PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto (3) Transformational leadership positively influence to work engagement of employees of UPT Dipo Kereta PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto (4) Organizational culture have positive influence on work engagement of UPT Dipo Kereta PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto (5) Work engagement positively affects the performance of employees of UPT Dipo Kereta PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto (6) Work engagement mediates positively the influence of transformational leadership on the performance of employees of UPT Dipo Kereta PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto (7) Work engagement mediates positively the influence of organizational culture on employee performance UPT Dipo Kereta PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto.

Keywords: Employee Performance, Work Engagement, Transformational Leadership, Organizational Culture.

1910322383B1J014008PERTUMBUHAN DAN KANDUNGAN POLIFENOL TANAMAN KATUK (Sauropus androgynus (L.) Merr) PADA MEDIA TANAM DENGAN PEMBERIAN ASAM HUMATKatuk (Sauropus androgynus(L.) Merr) merupakan tanaman sayuran yang berkhasiat obat karena mengandung senyawa aktif diantaranya flavonoid, steroid, dan tannin yang digunakan sebagai antioksidan. Peningkatan pertumbuhan tanaman dapat dilakukan dengan meningkatkan produksi biomassa tanaman, yang diharapkan dengan peningkatan biomassa tanaman dapat meningkatkan kandungan senyawa aktif pada tanaman seperti polifenol. Penggunaan asam humat dapat meningkatkan kualitas media tanaman sehingga pertumbuhan tanaman dapat meningkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh asam humat terhadap pertumbuhan dan kandungan senyawa polifenol tanaman katuk serta menentukan konsentrasi asam humat yang efektif untuk meningkatkan pertumbuhan dan kandungan polifenol terhadap tanaman katuk. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan asam humat pada media tanam dengan konsentrasi 0 g/kg; 4g/kg; 8g/kg dan 12 g/kg. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak tiga kali sehingga diperoleh 12 unit percobaan. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah pertumbuhan tanaman meliputi jumlah daun, berat basah dan berat kering serta kandungan polifenol. Data yang diperoleh dianalisis dengan ANOVA (Analysis of Variance) dan dilanjutkan dengan uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian asam humat dapat meningkatkan pertumbuhan dan kandungan senyawa polifenol tanaman katuk dan konsentrasi 6,23 g/kg merupakan konsentrasi yang paling efektif untuk meningkatkan pertumbuhan dan kandungan polifenol tanaman katuk.Katuk (Sauropus androgynus(L.) Merr) is medicine efficacious vegetable because it contains an active compound such as flavonoid, steroid and tannin. That compound is used as antioxidants. The growth of the plant can be done by increasing the production of biomass plant. It is expected by increasing biomass plant can increase compound active content in the plant like polyphenols. The use of humic acid can increase the plant medium quality therefore the growth of the plant can increase. This research is aimed to find out the effect of humic acid to the growth and content of polyphenols compound in katuk plant also to determine the concentration of acid humic that effective to increase the growth and polypenols content to katuk plant. This research is used experimental menthod with fully randomized design that consists of four acid humic treatments to plant medium with concentrate 0 g/kg; 4g/kg; 8g/kg and 12 g/kg. Each treatment is repeated for three times. Therefore it obtained 12 experimental units. The parameter that observed in this research is the growth of the plant which comprises the leaf number, the wet weight and the dry weight and the content of polyphenols. The data are collected by analyzing ANOVA (Analysis of Variance) and continued by BNT experiment. The result of this research shows that giving humic acid can increase the growth and the polyphenols content of compound katuk plant and the 6,23 g/kg concentration is the most effective concentration to increase the growth and polyphenols content of katuk plant.
1910425655C1B015030ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE SEBAGAI PEMODERASI : STUDI PADA PERUSAHAAN ASURANSI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2013-2017Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh antara kinerja keuangan yang diproksikan dengan Return on Asset (ROA) dan Return on Equity (ROE) terhadap nilai perusahaan serta menguji apakah variabel GCG Skore dapat memperkuat pengaruh antara kinerja keuangan dengan nilai perusahaan asuransi yang terdaftar di BEI pada periode 2013-2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian asosiatif untuk mengetahui hubungan antara dua variabe atau lebih. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling sehingga diperoleh 9 perusahaan sebagai sampel. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dan moderated regression analysis (MRA). Hasil penelitian menujukkan nilai 2,506 > tabel (2,01669) dan nilai Sig. (0,016)< α (0,05) yang berarti bahwa ROA berpengaruh terhadap nilai perusahaan dan GCG dapat memperkuat hubungan tersebut karena 2,410 > tabel (2,01669) dan nilai Sig. (0,021)< α (0,05). Sedangkan pada ROE nilai -1,353 < (2,01669) dan nilai Sig. (0,184) > α (0,05) sehingga ROE tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, GCG sebagai pemoderasi juga tidak dapat memperkuat tapi memperlemah hubungan antara ROE dengan nilai perusahaan karena-0,350 dan nilai Sig. 0,728 > α (0,05).The purpose of this study is to examine the effect of financial performance proxied by Return on Assets (ROA) and Return on Equity (ROE) on firm value and test whether GCG Skore variables can strengthen the influence of financial performance on the value of insurance companies listed on the IDX in the period 2013-2017. This type of research is associative research to determine the relationship between two variants or more. Sampling used a purposive sampling method so that 9 companies were obtained as samples. The data analysis technique used is multiple linear regression analysis and moderated regression analysis (MRA). The result of the study indicated the value of 2,506 > (2,01669) and the value of Sig. (0,016) < α (0,05) which meant ROA affected company value and GCG could strengthen the correlation because 2,410 > (2,01669) and the value of Sig. (0,021)< α (0,05). Meanwhile, ROE the value of 1,353 < (2,01669) and the value Sig. (0,184) > α (0,05) so ROE did not affect the value of the company, GCG as a moderator also did not strengthen but weakens the correlation between ROE and company value because-0,350 dan the value of Sig. 0,728 > α (0,05).
1910526185A1F015008Formulasi dan Karakteristik Minuman Fungsional dari Biji Carica (Carica pubescens)Buah carica (Carica pubencens) merupakan buah khas dataran tinggi di Indonesia. Pada proses pengolahan koktail carica, biji dipisahkan dan dibuang tanpa dimanfaatkan. Salah satu cara untuk memanfaatkan biji carica adalah dijadikan minuman fungsional. Rasa yang terlalu pahit pada minuman sangatlah tidak disukai oleh konsumen sehingga diperlukan suatu modifikasi proses yang dapat mengurangi rasa pahit tersebut. Salah satu cara untuk mengurangi rasa pahit adalah dengan fermentasi menggunakan inokulum komersial dan untuk meningkatkan body minuman (mouthfeel) ditambahan buah nangka. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menetapkan waktu fermentasi biji carica dan proporsi bubuk buah nangka yang optimum untuk menghasilkan minuman biji carica yang memiliki tingkat kesukaan dan flavor fruity optimal, rasa pahit dan aftertaste minimal serta kepekatan in range menggunakan metode RSM ( Response Metode Surface); (2) mengkaji karakteristik sensori produk dengan formula optimum dengan uji deskriptif kuantitatif menggunakan 10 panelis terlatih. Rancangan percobaan yang digunakan adalah CCD dengan 14 formula terdiri dari 2 faktor (lama fermentasi dan penambahan bubuk buah nangka) dan 5 respon (rasa pahit, flavor carica, aftertaste, kekeruhan dan kesukaan). Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Formula optimum dengan nilai desirability 0,62 terdiri dari lama fermentasi 49.13 jam dan penambahan bubuk buah nangka sebanyak 42,68% menghasilkan minuman biji carica dengan skor aktual rasa pahit 4,36, flavor fruity 7,02, aftertaste 5,24, kekeruhan 6,38 dan kesukaan 7. 2). Dibandingkan kontrol, produk formula optimum memiliki rasa dan aroma fruity serta aroma manis yang lebih baik dari kontrol, sedangkan aroma pahit, rasa pahit, aroma astringent, rasa astringent, aftertaste pahit dan aftertaste astringent yang lebih rendah dibanding kontrol..Carica fruit (Carica pubencens) is a typical highland fruit in Indonesia. In the processing of Carica cocktails, seeds are separated and discarded without being utilized. One of to use carica seeds is to be a functional drink. The taste that is too bitter in drinks is very unpopular with consumers so a process modification that can reduce the bitter taste is needed. One of to reduce the bitter taste is to ferment using commercial inoculums and to increase the body of the drink (mouthfeel) with the addition of jackfruit. This study aims to: (1) determine the fermentation time of carica seeds and the optimum proportion of jackfruit powder to produce carica seed drinks that have optimum preference and flavor fruity, bitter taste and minimum aftertaste and in range thickness using RSM method (Surface Response Method) ); (2) examine the sensory characteristics of the product with the optimum formula with a quantitative descriptive test using 10 trained panelists. The experimental design used was CCD with 14 formulas consisting of 2 factors (fermentation time and addition of jackfruit powder) and 5 responses (bitter taste, carica flavor, aftertaste, turbidity and likeness). The results showed that: 1) The optimum formula with a desirability value of 0.62 consisted of 49.13 hours fermentation time and the addition of 42.68% jackfruit powder produced carica seed drink with an actual bitter taste score of 4.36, flavor fruity 7.02, aftertaste 5.24, turbidity 6.38 and preference 7. 2). Compared to control, the optimum formula product has a fruity taste and sweet aroma that is better than control, while the bitter aroma, bitter taste, astringent aroma, astringent taste, bitter aftertaste and astringent aftertaste are lower than the control.
1910622384D1E013214PEMBERIAN DOSIS KOMBINASI EKSTRAK BATANG PISANG, BAWANG PUTIH, DAN BIJI PEPAYA TERHADAP JUMLAH TROMBOSIT DAN HEMATOKRIT DARAH KELINCI YANG TERINFEKSI KOKSIDIOSIS Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan dosis kombinasi ekstrak herbal terhadap jumlah trombosit dan hematokrit darah kelinci yang terinfeksi koksidiosis. Materi yang digunakan dalam penelitian adalah kelinci peranakan rex jantan sebanyak 30 ekor dengan bobot ±550 gr, dan kombinasi ekstrak herbal yaitu ekstrak bawang putih sebanyak 65 mg, ekstrak biji pepaya sebanyak 2 mg serta ekstrak batang pisang sebanyak 33 mg. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan pengulangan sebanyak 5 kali. Hasil analisis ditentukan dengan analisis variansi dilanjutkan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ). Hasil penelitian menunjukan bahwa kombinasi ekstrak batang pisang, bawang putih, dan biji pepaya berpengaruh nyata terhadap jumlah trombosit dan hematokrit darah kelinci yang terinfeksi koksdidiosis. Rataan jumlah trombosit darah yaitu 562.6 x 103/µl sedangkan hematokrit darah yaitu 34.16 %. Perlakuan D0 menggunakan dosis 0 mg, D1 menggunakan dosis 10 mg, D2 menggunakan dosis 20 mg, D3 menggunakan dosis 40 mg, D4 menggunakan dosis 80 mg, dan D5 menggunakan dosis 100 mg. Dosis yang paling optimal trombosit adalah perlakuan D1 menggunakan dosis 10 mg dan dosis paling optimal hematokrit adalah perlakuan D5 menggunakan dosis 100 mg. Kesimpulan dari hasil penelitian bahwa terdapat pengaruh pemberian kombinasi ekstrak batang pisang, bawang putih, dan biji papaya terhadap jumlah trombosit dan hematokrit darah kelinci yang terinfeksi koksidiosis.
The purpose of this research was to know the effect and dose combinations of herbal extracts on the value of platelets and hematocrit of infected coccidiosis rabbits. Materials used in this research were 30 male rabbit rex crossbreed with weight ± 550 gr, and the combinations of herbal extract were garlic extract as much 65 mg, papaya seed extract as much as 2 mg and banana stem extract as much as 33 mg. The research design used was Completely Randomized Design (CRD), with five replication. The result of analysis was determined by the analysis of variance followed by Honestly Significant Difference (HSD) post hoc test. The results showed that combination of banana stem extract, garlic, and papaya seeds had a significant effect on the amount of platelet and hematocrit of blood infected coccidiosis rabbits. The average blood platelet count was 562.6 x 103 / μl while the blood hematocrit was 34.16%. Treatment D0 using dose of 0 mg, D1 using dose of 10 mg, D2 using dose of 20 mg, D3 using dose of 40 mg, D4 using dose of 80 mg, and D5 using a dose of 100 mg. The most optimal dose of platelets was the treatment of D1 using dose of 10 mg and the most optimal dose of hematocrit was the treatment of D5 using a dose of 100 mg. The conclusion from the research result that there was an effect of combination of banana stem extract, garlic, and papaya seed on the value of thrombocyte and hematocrit of infected coccidiosis rabbits.
1910722385G1B014018pengaruh william flexion exercise terhadap keluhan low back pain pada pengrajin pandai besi di desa pasir wetan kecamatan karanglewasPENGARUH WILLIAM FLEXION EXERCISE TERHADAP
KELUHAN LOW BACK PAIN PADA PENGRAJIN PANDAI BESI
DI DESA PASIR WETAN KECAMATAN KARANGLEWAS
〖Eko Pangestu W〗^1, 〖Siti Harwanti〗^2,〖Ngadiman〗^3

Latar Belakang: Keluhan low back pain berkaitan dengan jenis pekerjaan seperti mengangkat, membawa, menarik dan mendorong barang berat, sering atau lamanya membengkokkan badan, membungkuk, duduk atau berdiri lama atau postur tubuh lain yang tidak natural, salah satunya pada pengrajin pandai besi. Pengrajin pandai besi merupakan pekerjaan yang berat karena sering mengangkat, membengkok badan dan duduk lama. Hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa 14 pengrajin pandai besi merasakan nyeri pada punggung bawah dengan skala 4 (42,85%), skala 5 (35,71%), dan skala 6 (21,42%). Tujuan penelitian ini adalah mengurangi keluhan LBP pada pengrajin pandai besi dengan metode pelatihan peragangan otot (William Flexion Exercise).

Metode: Penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan Non-equivalent Control Group Design. Populasi seluruh pengrajin pandai besi di Cv. Daya Mandiri Desa Pasir Wetan Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas sebanyak 38 orang. Sampel pada penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang ditentukan, diperoleh sebanyak 17 responden kelompok perlakuan dan 17 responden kelompok kontrol. Analisis data pada penelitian ini adalah univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Wilcoxon dan Mann Whitney.

Hasil Penelitian: Ada pengaruh setelah diberikan perlakuan William Flexion Exercise (WFE) terhadap penurunan keluhan Low Back Pain (LBP) pada kelompok perlakuan.

Simpulan: Terdapat pengaruh William Flexion Exercise (WFE) terhadap penurunan keluhan Low Back Pain (LBP) pada kelompok perlakuan.

Kata kunci: Low Back Pain, Pengrajin Pandai Besi, William Flexion Exercise
THE INFLUENCE OF WILLIAM FLEXION EXERCISE AGAINST THE COMPLAINT OF LOW BACK PAIN ON BLACKSMITH IN THE VILLAGE PASIR WETAN SUBDISTRICT KARANGLEWAS
〖Eko Pangestu W〗^1, 〖Siti Harwanti〗^2,〖Ngadiman〗^3

Background: A complaint of low back pain related to types of work such as lifting, carrying, pulling and pushing heavy goods, turning, bending, sitting, standing, or in any other body posture that is not natural repeatedly or for a long period of time, one of them on the blacksmith. Working as a blacksmith is a tough job because of the frequent lifting, bending and sitting for long period of time. The results of the preliminary study showed that 14 blacksmiths felt the pain in the lower back with a scale of 4 (42.85%), scale 5 (35.71%), and the scale of 6 (21.42%). The purpose of this research is to reduce the complaint of LBP on blacksmith with muscle stretch training method (William Flexion Exercise).

Method: This research is a Quasi Experiment with Non-equivalent Control Group Design. Entire population of blacksmith in the CV. Daya Mandiri Village Pasir Wetan, Subdistrict Karanglewas, District Banyumas are 38 people. The sample of this research is taken using purposive sampling technique. Based on the criteria of inclusion and exclusion that have been determined, the researchers gathered 17 respondents for the group treatment and 17 respondents for the control group. The data analysis in this research is univariate and bivariate using Wilcoxon and Mann Whitney tests.

Result: There is a decrease in complaints of Low Back Pain (LBP) after the treatment of William Flexion Exercise (WFE) in the treatment group.

Conclusion: The William Flexion Exercise (WFE) treatment is influential in the decrease of complaints of Low Back Pain (LBP) in the treatment group.

Keywords: Low Back Pain, Blacksmith, William Flexion Exercise

1910822386H1F011064GEOLOGI DAN POTENSI SUMBERDAYA DIORIT DAERAH KUTA DAN SEKITARNYA, KECAMATAN BELIK, KABUPATEN PEMALANG, JAWA TENGAH.Bersamaan dengan perkembangan pembangunan, kebutuhan akan sumberdaya bahan galian meningkat. Informasi mengenai kondisi geologi yang berkembang pada daerah yang memiliki potensi sumberdaya sangat dibutuhkan untuk menunjang eksplorasi dan eksploitasi sumberdaya tersebut. Batuan diorit adalah salah satu sumberdaya bahan galian yang ada pada daerah penelitian. Penelitian dilakukan dengan melakukan pemetaan geologi permukaan dan analisis perhitungan sumberdaya. Daerah penelitian terletak di Daerah Kuta dan sekitarnya, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Dari hasil pemetaan geologi, daerah penelitian terbagi menjadi empat satuan geomorfologi berupa Satuan Perbukitan Denudasional (D1), Satuan Perbukitan Struktural (S3), Satuan Perbukitan Intrusi (S11) dan Satuan Dataran Aliran Lava (V9). Stratigrafi daerah penelitian dibagi menjadi empat satuan tidak resmi, dari tua ke muda yaitu, Satuan Batulempung-Batupasir, Satuan Batupasir-Batulempung, Satuan Intrusi Diorit dan Satuan Lava Basalt. Struktur geologi yang berkembang di daerah penelitian berupa Sesar Mendatar Kanan Turun Gunungjaya dan Sesar Mendatar Kanan Turun Badak. Batuan diorit pada daerah penelitian memiliki bentuk berupa intrusi sill dan dike. Fokus penelitian adalah untuk mengetahui penaksiran besaran sumberdaya diorit pada salah satu intrusi dike dengan menggunakan metode contour dan metode cross section. Atas pertimbangan nilai recovery factor sebesar 70% diperoleh volume sumberdaya dengan perhitungan metode contour adalah sebesar 26.011.029,77 m3 sedangkan dengan perhitungan metode cross section adalah sebesar 25.552.377,24 m3. Hasil perhitungan dengan metode contour menghasilkan nilai yang lebih besar dibandingkan dengan menggunakan metode cross section. Perbedaan ini dapat terjadi karena adanya perbedaan jarak antar penampang pada kedua metode tersebut. Selisih perhitungan antara kedua metode adalah sebesar 458.652,54 m3, atau dengan tingkat kesalahan relatif sebesar 1,76%.Along with national infrastructure development, needs for mineral resources increased. Information on the geological conditions that develop in areas that have the potential of resources is needed to support the exploration and exploitation of these resources. Diorite is one of the existing mineral resources in the research area. The research was conducted by geological mapping and estimation of resource analysis. The research area is located in Kuta and surrounding areas, Belik District, Pemalang Regency, Central Java. From the results of the geological mapping, the research area is divided into four geomorphology units in the form of Denudasional Hills Unit (D1), Structural Hills Unit (S3), Intrusion Hills Unit (S11) and Lava Flow Plain Unit (V9). The stratigraphy of the research area is divided into four unofficial units, from old to young, Claystone-Sandstone Unit, Sandstone-Claystone Unit, Diorite Intrusion Unit and Basaltic Lava Unit. The geological structure that developed in the research area of Gunungjaya normal right slip fault and Badak normal right slip fault. Diorite in the research area have an intrusion form of sill and dike. The focus of this research is to know the estimation of diorite resources in one of intrusion dike by using contour method and cross section method. Based on recovery factor value of 70% obtained the volume of resources with the estimation of contour method is 26.011.029,77 m3 while with the estimation of cross section method is 25.552.377,24 m3. The result of estimation with contour method yield bigger resource than using cross section method. This difference can occur due to the difference in the distance between sections in both methods. The difference in estimation between the two methods is 458.652,54 m3, or with a relative error rate of 1.76%.
1910922411G1B014099Efektivitas Kunyit (Curcuma longa) dan Lengkuas (Alpinia galangal) dalam Menurunkan Kadar Formalin pada Cumi-cumi (Loligo indica) Kering AsinLatar Belakang: Formalin telah disalahgunakan penggunaannya pada cumi-cumi kering asin untuk menghindari kerusakan. Penurunan kadar formalin diperlukan untuk meminimalisir bahaya yang ditimbulkan. Saponin yang terdapat pada kunyit dan lengkuas dapat diaplikasikan untuk menurunkan kadar formalin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kunyit dan lengkuas dalam menurunkan kadar formalin pada cumi-cumi kering asin.
Metodologi: Penelitian eksperimen ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dan desain post-test only with control group design dengan pola faktorial 6x2 yakni 3 faktor kadar kunyit dan lengkuas (30%, 35%, 40%), 2 faktor lama perendaman (60 menit dan 90 menit) dan kelompok kontrol. Penentuan kadar formalin menggunakan spektrofotometer dengan larutan Nash. Cumi-cumi kering asin yang sudah direndam pada larutan formalin 0.2% selama 2 jam, kemudian direndam pada larutan kunyit dan lengkuas. Analisis statistik menggunakan uji Kruskal-Wallis dengan tingkat signifikansi 5%.
Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikan untuk penurunan kadar formalin pada cumi-cumi kering asin. Perendaman lengkuas 40% dan lama perendaman 60 menit merupakan yang paling efektif dengan nilai P-value sebesar 0,046 pada uji Mann Whitney dengan kontrol.
Kesimpulan: Perendaman menggunakan lengkuas 40% dan 60 menit merupakan yang paling efektif dalam menurunkan kadar formalin.
Kata Kunci: cumi-cumi kering asin, formalin, kunyit, lengkuas
Background: Formalin usage has been misused in dried salted squid to avoid the harm. Formalin level reduction is really needed to minimize the cause. Saponin that contains on the turmeric and galangal can be applicate to decrease the formalin level. The aim of this research is to identify the effectivity of turmeric and galangal in reduction the formalin level on dried salted squid.
Methodology: This research is an experimental research with completed random design and post-test only with control group design with 6x2 factorial pattern, which is 3 factors od turmeric and galangal (30%, 35%, 40%), 2 immersion duration factors (60 minutes and 90 minutes) and controlling group. The formalin level determination using spektrofotometer and nash solvent. This research using dried salted squid which has been immersed into 0,2% of formalin for two hours, then immersed into turmeric and galangal solvent. Statistical analysis using Kruskal-Wallis test with significance level 5%.
Results: The result of the research shows the significant value for formalin level reduction on dried salted squid. The immersion of 40% galang and 60 minutes of immersion duration was the most effective with a P-value value of 0,046 in the Mann Whitney test with control.
Conclusion: The immersion using 40% and 90% of galangal solvent is the most effective one in formalin level reduction.
Key Words: Dried salted squid, formalin, turmeric, galangal
1911022414D1E014084SUPLEMENTASI BERBAGAI BENTUK AMPAS TEH TERFERMENTASI TERHADAP PERTAMBAHAN BOBOT BADAN HARIAN DAN KONVERSI PAKAN PADA PUYUH JANTANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahanampas teh terfermentasi EM4 dari berbagai bentuk dalam pakan basal terhadap pertambahan bobot badan harian dan konversi pakan pada puyuh jantan. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah 100 ekor puyuh jantan umur 4 minggu. Bahan pakan yang digunakan adalah pakan basal yang merupakan pakan komersial puyuh dengan kandungan energi 3000 kcal/kg, protein kasar 20-21% dan ampas teh fermentasi EM4 bentuk serbuk, butiran dan daun. Percobaan dilakukan dengan metode eksperimental in vivo dan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Rancangan terdiri dari 4 perlakuan dan setiap perlakuan diulang sebanyak 5 kali dengan masing-masing ulangan terdiri dari 5 ekor puyuh jantan. Perlakuan terdiri dari T0= pakan basal/control, T1 = pakan basal + ampas teh serbuk terfermentasi sebanyak 2%, T2=pakan basal + ampas teh butiran terfermentasi sebanyak 2%, dan T3 = pakan basal + ampas teh daun terfermentasi sebanyak 2%. Rataan pertambahan bobot badan harian puyuh jantan yang mendapat perlakuan T0,T1,T2,T3, berturut-turut adalah 0,940 gram/ekor/hari, 0,907 gram/ekor/hari, 0,878 gram/ekor/hari, 0,913 gram/ekor/hari. Rataan konversi pakan hasil penelitian T0,T1,T2,T3, berturut-turut 1,203, 1,153, 1,208, 1,210. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa suplementasi ampas teh berbagai bentuk terfermentasi EM4 dalam pakan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap pertambahan bobot badan harian dan konversi pakan pada puyuh jantan. Dapat disimpulkan bahwa pengunaan ampas teh terfermentasi EM4 dalam bentuk serbuk, butiran, dan daun tidak meningkatkan bobot bobot badan harian dan tidak menurunkan angka konversi pakan pada puyuh jantan karena suplementasi berbagai bentuk ampas teh terfermentasi menjadikan efek yang sama sehingga pertambahan bobot badan harian dan konversi paka puyuh jantan tidak berbeda nyata. This study aims to determine the effect of addition of EM4 fermented tea samples from various forms in the basal diet to daily weight gain and feed conversion in the male quail. The material used in this research is 100 male quail age 4 weeks. The feed material used is basalt feed which is commercial quail feed with energy content of 3000 kcal / kg, crude protein 20-21% and EM4 fermented tea powder of powder, granules and leaves. Experiments were performed with in vivo experimental methods and using Completely Randomized Design (RAL). The design consisted of 4 treatments and each treatment was repeated 5 times with each replication consisting of 5 male quails. The treatment consisted of T0 = basal / control food, T1 = basalt feed + 2% fermented powdered tea powder, T2 = basalt feed + 2% fermented tea pulp, and T3 = basalt feed + 2% fermented leaves tea pulp. The average daily weight gain of the male quail treated with T0, T1, T2, T3, was 0.940 gram / head / day, 0.907 gram / head / day, 0.878 gram / head / day, 0.913 gram / head / day. Mean of feed conversion of research result T0, T1, T2, T3, respectively 1,203, 1,153, 1,208,210. The result of variance analysis showed that the supplementation of the various forms of EM4 fermented teas in feed had no significant effect (P> 0.05) on daily weight gain and feed conversion on the male quail. It can be concluded that the use of EM4 fermented tea pulp in the form of powder, granules and leaves does not increase the weight of daily body weight and does not decrease the conversion rate of feed in the male quail because the supplementation of various forms of fermented tea pulp makes the same effect so that the daily weight gain and conversion male quail is not significantly different.
1911122387C1C014060ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN WAJIB PAJAK DALAM PEMBAYARAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PERDESAAN DAN PERKOTAAN (PBB P2) DI KABUPATEN BANYUMASPenelitian ini merupakan penelitian survey dengan metode kuesioner terhadap wajib pajak PBB P2 di Kabupaten Banyumas . Penelitian ini mengambil judul: “Analisis Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Kepatuhan Wajib Pajak Dalam Pembayaran Pajak Bumi Dan Bangunan Perdesaan Dan Perkotaan (PBB P2) Di Kabupaten Banyumas”.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pendapatan wajib pajak, pengetahuan PBB P2, pelayanan PBB P2 dan persepsi atas penggunaan dana PBB P2 terhapap kepatuhan wajib pajak dalam pembayaran PBB P2. Populasi dalam penelitian ini adalah35.035 dari 5 desa penerimaan PBB P2 terendah dan 5 desa penerimaan PBB P2 tertinggi. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Sampel yang diperoleh dalam penelitian ini sebanyak 100 responden dengan menggunakan rumus slovin. Teknik pengumpulan data dengan teknik survei Purposive sampling method digunakan dalam penentuan responden. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan software SPSS. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pendapatan wajib pajak, pengetahuan PBB P2 dan pelayanan PBB P2 berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan Persepsi penggunaan dana PBB P2 tidak berpengaruh. This research is a survey research with questionnaire method to the taxpayer of PBB P2 in Banyumas Regency. This study takes title: "Analysis of Factors Affecting Taxpayer Compliance in Land and Rural Land and Building Tax Payments (PBB P2) In Banyumas District".The purpose of this study is to know and analyze the influence of taxpayer income, knowledge taxation, service PBB P2 and perceptions of the use of property tax funds PP P2 to taxpayer compliance in payments PBB P2.The population in this study was 35,035 out of the 5 lowest PBB P2 receiving villages and the 5 highest receiving villages. This research uses purposive sampling technique. Samples obtained in this study were 100 respondents using slovin formula. The technique of collecting data with Purposive sampling method survey technique is used in determining the respondents. Based on the results of research and data analysis using SPSS software. The results of this study conclude that the income taxpayers, PBB P2 knowledge and service PBB P2 have a positive and significant, while the perception of the use of PBB P2 has no effect.
1911225534C1C015072PENGARUH BIAYA LINGKUNGAN, KINERJA LINGKUNGAN, DAN PENGUNGKAPAN LINGKUNGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAANPenelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh biaya lingkungan, kinerja lingkungan, dan pengungkapan lingkungan terhadap nilai perusahaan. Populasi dari penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar di BEI pada periode 2014-2017. Menggunakan metode purposive sampling, 12 perusahaan berhasil memenuhi kriteria sampel yang diinginkan dengan total 48 set data. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa biaya lingkungan berpengaruh tidak signifikan terhadap nilai perusahaan, kinerja lingkungan berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, dan pengungkapan lingkungan berpengaruh tidak signifikan terhadap nilai perusahaan.
This study aims to examine and analyze the influence of environmental cost, environmental performance, and environmental disclosure on the company’s value. The population of this research is the companies listed in IDX in the period of 2014-2017. Use a purposive sampling method, 12 companies were fulfilled the sample requirements with the total 48 set data. The data analysis technique used was the Multiple Regression Analysis.
The results of this study show that environmental cost has no significant effect on company’s value, the environmental performance has a significant effect on company’s value, and environmental disclosure has no significant effect on company’s value.
1911322389C1C014096PENGARUH NORMA SUBJEKTIF, MOTIVASI KARIER, EKONOMI, SOSIAL, GELAR, ILMU PENGETAHUAN TERHADAP MINAT MENGAMBIL SERTIFIKASI AKUNTANSIPenelitian ini merupakan penelitian yang dilakukan dengan instrumen kuesioner pada 102 mahasiswa jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman mengenai minat mengambil sertifikasi akuntansi. Tujuan diadakannya penelitian ini ialah untuk mengetahui persepsi mahasiswa akuntansi tentang pengaruh norma subjektif, motivasi karier, ekonomi, sosial, gelar, dan ilmu pengetahuan terhadap minat mengambil sertifikasi akuntansi. Kriteria dalam memilih sampel penelitian ini adalah mahasiswa Akuntansi (S1) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman, yang mengetahui tentang sertifikasi Akuntansi, baik itu CA / CPA / CIA / CFA / lainnya.
Setelah dilakukan penelitian, didapatkanlah hasil (1) Saran dan masukan orang tua tidak mempengaruhi minat dan pertimbangan mahasiswa untuk mengambil sertifikasi akuntansi; (2) semakin tinggi pengaruh, maka semakin tinggi minat mahasiswa akuntansi mengambil sertifikasi akuntansi; (3) pengaruh teman – teman tidak berdampak minat mahasiswa akuntansi mengambil sertifikasi akuntansi; (4) semakin tinggi pengaruh dosen maka semakin tinggi minat mahasiswa akuntansi mengambil sertifikasi akuntansi; secara keseluruhan norma subjektif berpengaruh positif signifikan terhadap minat mengambil sertifikasi akuntansi; (5) semakin tinggi motivasi karier maka semakin tinggi minat mahasiswa akuntansi mengambil sertifikasi akuntansi; (6) semakin tinggi motivasi ekonomi maka semakin rendah minat mahasiswa akuntansi mengambil sertifikasi akuntansi; (7) semakin tinggi motivasi sosial maka semakin tinggi minat mahasiswa akuntansi mengambil sertifikasi akuntansi; (8) semakin tinggi maupun semakin rendah motivasi gelar tidak mempengaruhi minat mahasiswa akuntansi mengambil sertifikasi akuntansi; (9) semakin tinggi motivasi ilmu pengetahuan maka semakin tinggi minat mahasiswa akuntansi mengambil sertifikasi akuntansi.
Kata kunci : Norma subjektif, motivasi, minat.
This is a research that have been done to 102 Accounting students in Economy and Business Faculty, Jenderal Soedirman University. Purpose of this research is to understand about accounting students’ perception on subjective norm, career, economic, social, academic title and knowledge motivation in influence of intention to take accounting certification. Accounting students (S1) in Economic and Business Faculty, Jenderal Sedirman University, who know about accounting certification – CA / CPA / CIA / CFA / others – was become the criterion in samples choosing of this research.
The results of research are: (1) parents’ influence don’t become students’ consideration to take accounting certification; (2) the higer family’s influence, the higher students’ intention to take accounting certification; (3) friends’ view or suggestion didn’t affect students’ intention to take accounting certification; (4) the higher lecturers/professors’ influence, the higher students’ intention to take accounting certification; totally, subjective norm have positive and significant influence to students’ intention to take accounting certification; (5) the higher career motivation, the higher students’ intention to take accounting certification; (6) the higher economic motivation, the lower students’ intention to take accounting certification; (7) the higher social motivation, the higher students’ intention to take accounting certification; (8) academic title motivation doesn’t affect students’ intention to take accounting certification; (9) the higher knowledge motivation, the higher students’ intention to take accounting certification.
Keywords : Subjective norm, motivation, intention.
1911422390D1E013189KOMBINASI EKSTRAK BIJI PEPAYA, BATANG PISANG DAN BAWANG PUTIH TERHADAP ERITROSIT DAN HEMOGLOBIN DARAH KELINCI YANG TERINFEKSI KOKSIDIOSIS Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kombinasi ekstrak biji pepaya, batang pisang dan bawang putih dengan dosis yang berbeda terhadap kadar eritrosit dan hemoglobin darah kelinci yang terinfeksi koksidiosis. Materi penelitian yang digunakan yaitu kelinci jantan peranakan rex lepas sapih dengan bobot ± 500 gram, ekstrak biji pepaya 2 mg, ekstrak batang pisang 33 mg dan ekstrak bawang putih 65 mg. Rancangan penelitian yang digunakan dalam adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan yaitu D0 : tanpa pemberian kombinasi ekstrak (kontrol), D1 : pemberian kombinasi ekstrak 10 mg, D2 : pemberian kombinasi ekstrak 20 mg, D3 : pemberian kombinasi ekstrak 40 mg, D4 : pemberian kombinasi ekstrak 80 mg dan D5 : pemberian kombinasi ekstrak 100 mg dengan 5 kali ulangan. Data perlakuan di analisis dengan analisis variansi dan dilanjutkan dengan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ). Hasil penelitian menunjukan rataan eritrosit yaitu 4,88 x 1012/µl dan hemoglobin 10,45 gr/dl. Analisis variansi yang dilakukan menunjukan terdapat pengaruh pemberian kombinasi ekstrak terhadap kadar eritrosit dan hemoglobin darah kelinci (P<0,05). Hasil uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) 5% menunjukkan tidak adanya perbedaan nyata antara kontrol dengan perlakuan D1, D2, D3 dan D5, Perbedaan nyata hanya ditunjukkan pada kontrol dengan D4 yang memiliki rata-rata kadar eritrosit dan hemoglobin terendah. Kombinasi ekstrak biji pepaya, batang pisang dan bawang putih yang tepat yaitu dengan level pemberian 100 mg.The purpose of this research was to know the effect of different combination dosage of extract papaya seed, banana stem and garlic to erythrocyte and hemoglobin of infected coccidiosis rabbit. Materials used in this research were 30 weaning male rabbit rex crossbreed weight about 500 mg, papaya seed extract 2 mg, banana stem extract 33 mg, and garlic extract 65mg. This research was used Completely Randomized Design (CRD) with 6 treatments there were D0 : without give combination extract (control), D1 : combination extract 10 mg, D2 : combination extract 20 mg, D3 : combination extract 40mg, D4 : combination extract 80 mg and D5 : combination extract 100 mg with 5 replication for each treatment. The result was analyzed by Analysis of Variance and post hoc test by Honestly Significant Different (HSD). The result of this research was the mean of erythrocyte was 4,88 x 1012/µl and hemoglobin 10,45 gr/dl. Analysis of variance showed that there was an interaction between dosage combination of extract papaya seed, banana stem and garlic to erythrocyte and hemoglobin of infected coccidiosis rabbit (P<0,05). Post hoc test Honestly Significant Different (HSD) showed that there was no significant difference between control and D1, D2, D3 and D5 treatment. There was a significant difference between control and D4 which had the lowest mean of erythrocyte and hemoglobin. The most optimal dosage combination of papaya seed extract, banana stem extract, and garlic extract was 100 mg.

1911522392D1B016010Pengaruh Penambahan Lemak Susu Terhadap Kadar Air dan Tingkat Kekerasan Es Krim
Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penambahan lemak susu yang berbeda terhadap kadar air dan tingkat kekerasan es krim. Penelitian dilaksanakan mulai tanggal 6 sampai dengan 16 Februari 2018 di Laboratorium Teknologi Hasil Ternak Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Materi yang digunakan dalam penelitian adalah 18 liter susu sapi, lemak susu (krim) 323,88 gram, gula 4.050 gram, susu skim 2.970 gram, CMC (Carboxy Methyl Cellulose) 135 gram dan air 1.521,12 ml. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan yaitu; P1: penambahan lemak susu (krim) 5%, P2: penambahan lemak susu (krim) 7%, P3: penambahan lemak susu (krim) 9% dan masing-masing perlakuan diulang enam kali. Peubah yang diamati adalah kadar air dan tingkat kekerasan es krim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan lemak susu pada pembuatan es krim berpengaruh tidak nyata (P > 0,05) terhadap kadar air dan tingkat kekerasan es krim. Hasil rataan kadar air es krim dengan penambahan lemak susu secara berurutan yaitu lemak susu 5% (62,04%), lemak susu 7% (59,73%) dan lemak susu 9% (59,13%). Rataan tingkat kekerasan es krim dengan penambahan lemak susu secara berurutan yaitu lemak susu 5% (0,070 mm/g/dt), lemak susu 7% (0,075 mm/g/dt) dan lemak susu 9% (0,071 mm/g/dt). Kesimpulan, penambahan lemak susu sampai dengan 9% menghasilkan es krim dengan kadar air dan tingkat kekerasan yang relatif sama.The objective of this research was to know effect of the addition of different milk fat on water content and the hardness of ice cream. The research was conducted from 6th to February 16th 2018 at the Laboratory of Animal Products Technology, Faculty of Animal Science, Jenderal Soedirman University, Purwokerto. The material used was cow milk 18 liters, milk fat (cream) 323,88 gram, sugar 4.050 gram, skim milk 2.970 gram, CMC (Carboxy Methyl Cellulose) 135 gram and water 1,521,12 ml. The research used a Randomized Completely Design (RCD) with three treatments, which were; P1: addition of milk fat (cream) 5%, P2: addition of milk fat (cream) 7%, P3: addition of milk fat (cream) 9% and each treatment was repeated six times. The variables observed were water content and hardness of ice cream. The results showed that the addition of milk fat in ice cream no significant effect (P > 0,05) on water content and hardness of ice cream. The average result of ice cream water content with the addition of milk fat 5% (62,04%), milk fat 7% (59,73%) and milk fat 9% (59,13%). The average of hardness of ice cream with the addition of milk fat 5% (0.070 mm/g/s), milk fat 7% (0.075 mm/g/s) and milk fat 9% (0.071 mm/g/s). In conclusion, the addition of milk fat up to 9% produces ice cream with water content and the hardness was relatively the same.
1911622393C1A014085DETERMINAN EKSPOR TEH INDONESIA KE LIMA NEGARA TUJUAN
UTAMA: PERSPEKTIF SISI PERMINTAAN
Penelitian ini berjudul “Determinan Ekspor Teh Indonesia ke Lima Negara Tujuan Utama: Perspektif Sisi Permintaan”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa harga teh Indonesia, nilai tukar mata uang negara tujuan ekspor terhadap US Dollar, populasi penduduk, dan GDP terhadap volume ekspor teh ke lima negara tujuan. dan menganalisa faktor yang paling mempengaruhi permintaan ekspor teh Indonesia ke lima negara tujuan.
Tujuan penelitian ini untuk menganalisa harga teh Indonesia, nilai tukar mata uang negara tujuan ekspor, populasi penduduk, dan GDP terhadap volume ekspor teh Indonesia ke lima negara tujuan utama dan menganalisa faktor yang paling mempengaruhi volume ekspor teh Indonesia ke lima negara tujuan utama.
Hasil penelitian menunjukkan ekspor teh Indonesia dalam dekade ini terus turun dan volume lima negara tujuan utama ekspor Indonesia juga berfluktutasi. Hasil analisis regresi data panel menunjukan bahwa variabel harga teh Indonesia dan nilai tukar negara tujuan ekspor terhadap US Dollar berpengaruh negatif dan signifikan terhadap volume ekspor teh Indonesia.
Jenis data dalam penelitian ini adalah data sekunder. Data yang diambil adalah volume ekspor, harga nilai tukar rupiah terhadap US Dollar, populasi penduduk, Gross Domestic Product di negara Rusia, Inggris, Pakistan, Malaysia, dan Jerman, Data diambil dari World Trade, Badan Pusat Statistik Indonesia, dan UN Comtrade.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menggunakan regresi data panel menunjukkan bahwa: (1) Secara bersama-sama variabel harga ekspor teh Indonesia, nilai tukar negara tujuan ekspor terhadap US Dollar, populasi penduduk negara tujuan ekspor, dan GDP negara tujuan ekspor berpengaruh terhadap volume ekspor teh Indonesia. (2) Secara parsial harga ekspor teh indonesia dan nilai tukar negara tujuan ekspor berpengaruh negatif terhadap volume ekspor teh Indonesia, sedangkan populasi penduduk negara tujuan ekspor dan GDP negara tujuan ekspor tidak berpengaruh terhadap volume ekspor teh Indonesia. (3) Variabel yang paling berpengaruh terhadap volume ekspor teh Indonesia adalah nilai tukar mata uang negara tujuan terhadap US Dollar.
Implikasi dari kesimpulan di atas yaitu dalam upaya peningkatan ekspor teh Indonesia, pemerintah diharapkan memperbaiki infrastruktur yang sudah ada menjadi lebih memadai untuk para petani teh di pedesaan, sehingga dapat meningkatkan akses terhadap informasi pasar, inovasi teknologi agar para petani teh dipedesaan juga mampu mengekspor hasil teh mereka yang menjadi mayoritas dalam kepemilikan lahan. Peningkatan ekspor teh Indonesia juga dapat dilakukan dengan adalah dengan diversifikasi teh olahan Indonesia. Hal ini bisa membuat beberapa pasar teh dunia yang memang mengutamakan kualitas bisa lebih memilih teh Indonesia.
This research entitled "Determinan Indonesian Tea Exports to Five Countries Main Objectives: Demand Side Perspective". The purpose of this study is to reveal the price of Indonesia, the exchange rate of currency of the export destination country against the US Dollar, population, and GDP on export volume to five destination countries. and analyze the factors that most influence Indonesia's demand in the five destination countries.
The purpose of this study is to analyze Indonesian prices, exchange rates of countries, population and GDP on Indonesia's export volume of the five major countries and analyze the factors affecting the export volume of Indonesia to the five main destination countries.
The results show that Indonesia in this decade continues to fall and the volume of the five main destination countries of Indonesia and fluctuates. The result of panel data regression analysis shows that the variable of price and exchange rate against the US dollar is negative and significant to the export volume of Indonesia.
The type of data in this study is secondary data. The data taken are export volume, rupiah exchange rate against the US Dollar, population, Gross Domestic Product in Russia, UK, Pakistan, Malaysia and Germany, Data from World Trade, Indonesian Central Bureau of Statistics and UN Comtrade.
Based on the results of research and data analysis using panel data regression showing: (1) Variables together-price, Indonesia, exchange rate of the export destination country for the US Dollar, export destination country and the GDP of the export destination country to Indonesia export volume. (2). In general, volume, and state revenues, as well as the amount of national and national income. (3) The most influential variable on Indonesian money volume is the cash value of the country to the US Dollar.
The implications of the conclusions among many countries of Indonesia, the government are expected. Possible infrastructure to increase access to market information, technological innovations, and enabling technologies. those who become the vision of the landowner. Increased Indonesian exports can also be done by diversification of Indonesian processed tea. This can make some of the world's top quality can prefer Indonesian tea.
1911722394H1H012045PENGARUH PEMBERIAN PROBIOTIK DAN PREBIOTIK DOSIS BERBEDA TERHADAP JUMLAH SEL DARAH MERAH (ERITROSIT), HEMOGLOBIN DAN HEMATOKRIT PADA IKAN BAWAL AIR TAWAR (Colossoma macropomum)Pemberian probiotik dan prebiotik pada media pemeliharaan merupakan salah satu cara untuk meningkatkan produksi ikan. Selain meningkatkan pertumbuhan, pemberian probiotik juga meningkatkan respons imun dan kesehatan ikan pada ikan teleostei. Salah satu indikator kesehatan ikan adalah jumlah sel darah merah (eritrosit), hemoglobin dan hematokrit. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh probiotik dan prebiotik dosis berbeda terhadap jumlah sel darah merah, hemoglobin dan hematokrit ikan bawal tawar (Colossoma macropomum). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret - April 2018. Objek penelitian yaitu benih ikan bawal air tawar sebanyak 375 ekor. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan perlakuan penambahan probiotik dan prebiotik dengan dosis berbeda, 3 perlakuan dan 5 ulangan ikan; P1 : Kontrol (Tanpa perlakuan); P2 : Pemberian probiotik 35 ml dan prebiotik 5 ml; P3 : Pemberian probiotik 50 ml dan prebiotik 7 ml. Hasil penelitian jumlah eritrosit berkisar 1,788- 5,756x106 sel/mm3, Hemoglobin berkisar antara 7,57-8,32 gr/dl dan hematokrit berkisar antara 23,6-25,0%. Pemberian probiotik dan prebiotik dengan dosis berbeda memberikan pengaruh yang berbeda nyata (P<0,05) terhadap jumlah eritrosit. Nilai hemoglobin dan hematokrit pada hari ke 30 tidak berbeda nyata (P>0,05).

Kata kunci : Bawal, probiotik, prebiotik, profil darah
Addition of probiotic and prebiotic to pisciculture media is one of ways on increasing the fish production. This treatment could increase the growth, immune response as well as the general health of teleostei fish. Some of fish health indicators are the number of erythrocyte, hemoglobin, and hematocrit. The purpose of this study was to examine the effect of probiotic and prebiotic addition in different doses to the number of erythrocyte, hemoglobin level, and hematocrit level in Cachama (Colossoma macropomum). This study was done on March - April 2018. The object of this study were 375 of Cachama fries. This study used experimental method by adding the probiotic and prebiotic in different doses, 3 treatments; P1: Control (no treatment); P2: Addition 35 ml of probiotic and 5 ml of prebiotic; P3: Addition of 50 ml probiotic and 7 ml prebiotic. Study result showed the number of erythrocyte was 1,788- 5,756x106 sel/mm3, hemoglobin was 7,57-8,32 gr/dl and hematocrit was 23,6-25,0%. Addition of probiotic and prebiotic in different doses influenced significantly(P<0.05) to the erythrocyte number. However, there was no difference (P>0.05) on hemoglobin and hematocrit numbers on 30th day amoung treatments.

Keywords: Cachama, probiotic, prebiotic, blood profile
1911822395C1C014098ANALISIS PENGARUH ASIMETRI INFORMASI, KEPUASAN KOMPENSASI, LOCUS OF CONTROL DAN KOMPETENSI TERHADAP KECENDERUNGAN INDIVIDU DALAM MELAKUKAN FRAUD PENGADAAN BARANG/JASAPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hubungan antara asimetri informasi, kepuasan kompensasi, locus of control dan kompetensi terhadap kecenderungan individu melakukan fraud pengadaan barang/jasa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Unit Layanan Pengadaan (ULP), Pejabat Pengadaan (PP) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di seluruh Perguruan Tinggi Negeri di Provinsi DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh, dimana seluruh populasi penelitian dijadikan sampel penelitian. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa asimetri informasi tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kecenderungan individu dalam melakukan fraud pengadaan barang/jasa. Kepuasan kompensasi tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kecenderungan individu dalam melakukan fraud pengadaan barang/jasa. External locus of control dan kompetensi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kecenderungan individu dalam melakukan fraud pengadaan barang/jasa. The purpose of this study was to determine the effect of the relationship between asymmetry of information, compensation satisfaction, locus of control and competency on the tendency of individuals to commit procurement of goods / services. The population in this study are all employees of Procurement Services Unit (ULP), Procurement Official (PP) and Committing Officer (PPK) in all State Universities in DKI Jakarta Province. This research uses saturated sampling technique, where the entire research population is used as research sample. Data analysis techniques in this study used multiple linear regression analysis. The results showed that asymmetry of information has no significant influence on the tendency of individuals in fraud procurement of good/services. Compensation satisfaction has no significant influence on individual tendencies in fraud procurement of goods/services. External locus of control and competence have a positive influence and significant on the tendency of individuals to commit fraud in procurement of goods/services.
1911922396E1A014035KEDUDUKAN PENERJEMAH DALAM SISTEM PERADILAN PIDANA (CRIMINAL JUSTICE SYSTEM) (Studi Putusan Nomor 385/Pid.B/2010/Pn.Slmn)Dalam Sistem Peradilan Pidana (Criminal Justice System) terdapat beberapa subsistem yang ada, salah satunya adalah subsistem Penerjemah. Kedudukan Penerjemah dalam Sistem Peradilan Pidana (Criminal Justice System) adalah untuk mendukung jalannya proses peradilan apabila pihak-pihak dalam peradilan tersebut khususnya tersangka atau terdakwa yang tidak dapat mengerti atau menggunakan Bahasa Indonesia. Hal tersebut diperkuat dengan pengaturan mengenai Penerjemah dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 Tentang Hukum Acara Pidana khususnya dalam Pasal 53 ayat (1) juncto Pasal 177 ayat (1). Hal ini pernah diterapkan dalam kasus Mary Jane Fiesta Veloso atau selanjutnya disebut sdr. M yang merupakan warga negara Filipina yang hanya dapat berbahasa Tagalog. Dalam hal ini, Penyidik dan Majelis Hakim menghadirkan ahli bahasa atau penerjemah Inggris dan masih berstatus mahasiswa. Akan tetapi dalam pengaturan KUHAP tidak dijelaskan kualifikasi Penerjemah secara khusus dan jelas.
Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan Metode Pendekatan Yuridis Normatif. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa buku-buku literatur, peraturan perundang-undangan, dokumen resmi, jurnal-jurnal ilmiah, dan situs-situs internet dengan cara studi putaka. Data-data tersebut dikumpulkan yang kemudian disajikan dalam bentuk uraian sistematis. Data-data yang diperoleh dianaliis dan dijabarkan berdasarkan norma hukum yang berkaitan dengan objek penelitian.
Hasil Penelitian menunjukan bahwa Hakim Peninjuan Kembali menyatakan bahwa Penerjemah dalam kasus sdr. M haruslah dianggap sah dan benar. Hal itu karena Penerjemah tersebut telah memenuhi kualifikasi yang ada dalam KUHAP. Putusan ini yang kemudian banyak memunculkan kontroversi
In the Criminal Justice System there are several subsystems that exist, one of which is the translator subsystem. The position of the Translator in the Criminal Justice System is to support the course of the judicial process if the parties to the court are particularly suspects or defendants who can not understand or use Bahasa Indonesia. This is reinforced by the regulation of the translator in Law Number 8 Year 1981 concerning the Criminal Procedure Law, particularly in Article 53 paragraph (1) juncto Article 177 paragraph (1). This was once applied in the case of Mary Jane Fiesta Veloso who is a Filipino citizen who can only speak Tagalog. In this case, the Investigator and the Panel of Judges present a linguist or English translator and still a student. However, in the Criminal Procedure Code, there is no clear explanation of the qualification of the interpreter.
Metode used in this study is a research method by using juridical - normative. The data used in this research secondary data in the form of literature books, statutory regulations, official documents, scientific journals, and internet sites by way of putaka study. The data are collected which are then presented in a systematic description form. The data obtained are analyzed and elaborated based on legal norms related to the research object.
The results of the study indicate that the Judicial Reviewary stated that the translator in the case of Mary Jane Fiesta Veloso should be considered valid and correct. This is because the translator has met the qualifications contained in the Criminal Procedure Code. This ruling then led to much controversy.
1912022397A1C012066Motivasi dan Kontribusi Usahatani Bengkuang Terhadap Pendapatan Rumah Tangga Petani di Kecamatan Kembaran Kabupaten BanyumasKeinginan untuk berusahatani bengkuang memotivasi petani guna meningkatkan pendapatan keluarga dan diharapkan dapat memberikan sumbangan dalam menambah pendapatan keluarga petani. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui karakteristik petani bengkuang, 2) menghitung besarnya biaya dan pendapatan yang diperoleh petani pada usahatani bengkuang, 3) mengetahui besar kontribusi pendapatan usahatani bengkuang terhadap pendapatan rumah tangga petani, dan 4) mengetahui motivasi petani dalam berusahatani bengkuang.
Penelitian ini dilakukan di Desa Linggasari dan Desa Purbadana, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas pada bulan Januari sampai Februari 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah survei. Pengambilan sampel menggunakan sensus sebanyak 26 orang petani bengkuang. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis biaya dan pendapatan, analisis kontribusi pendapatan, analisis likert’s summated ratings.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) petani bengkuang di Kecamatan Kembaran memiliki karakteristik: rata-rata usia 54 tahun, rata-rata tingkat pendidikan SD sebesar 73,08 persen, rata-rata jumlah tanggungan keluarga 2 orang, rata-rata luas lahan 0,21 ha dan rata-rata pengalaman usahatani 16 tahun, 2) biaya usahatani bengkuang sebesar Rp25.711.801,00/ha dan pendapatan yang diterima sebesar Rp14.974.979,00/ha, 3) kontribusi pendapatan usahatani bengkuang terhadap pendapatan rumah tangga petani di Kecamatan Kembaran dikategorikan rendah, 4) motivasi petani dalam berusahatani bengkuang tergolong tinggi.
The desire to farming yam bean motivate farmers to increase family income and are expected to contribute in adding income farmers families. This research aims to: 1) knowing the characteristics of Yam bean farmers, 2) to calculate amount of costs and income generated farmers on farming Yam bean, 3) knowing contribution amount of yam bean farming towards farmers households income and 4) knowing the motivation of farmers in farming yam bean.
This research was conducted in Linggasari village and Purbadana village, Kembaran district, Banyumas Regency in January to February 2017. The research method used was a survey. Sampling using Census and retrieved 26 Yam bean farmers. Methods of analysis used were, descriptive analysis, income and cost analysis, analysis of the contribution revenue, Likert's Summated Ratings.
The results showed that: 1) Yam bean farmers in Kembaran District has characteristics: average age of 54 years, the average level of education elementary school of 73.08 percent, the average number of dependents 2 people, an average of 0.21 ha land area and an average of 16 years of farming experience, 2) farming costs of yam bean farming Rp25.711.801,00/ha and income received Rp14.974.979,00/ha 3) contributions income farming toward Yam bean farmers household income in Kembaran district categorized low, 4) motivation of farmers in yam bean farming is high