Home
Login.
Artikelilmiahs
22414
Update
MUGI LESTARI
NIM
Judul Artikel
SUPLEMENTASI BERBAGAI BENTUK AMPAS TEH TERFERMENTASI TERHADAP PERTAMBAHAN BOBOT BADAN HARIAN DAN KONVERSI PAKAN PADA PUYUH JANTAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahanampas teh terfermentasi EM4 dari berbagai bentuk dalam pakan basal terhadap pertambahan bobot badan harian dan konversi pakan pada puyuh jantan. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah 100 ekor puyuh jantan umur 4 minggu. Bahan pakan yang digunakan adalah pakan basal yang merupakan pakan komersial puyuh dengan kandungan energi 3000 kcal/kg, protein kasar 20-21% dan ampas teh fermentasi EM4 bentuk serbuk, butiran dan daun. Percobaan dilakukan dengan metode eksperimental in vivo dan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Rancangan terdiri dari 4 perlakuan dan setiap perlakuan diulang sebanyak 5 kali dengan masing-masing ulangan terdiri dari 5 ekor puyuh jantan. Perlakuan terdiri dari T0= pakan basal/control, T1 = pakan basal + ampas teh serbuk terfermentasi sebanyak 2%, T2=pakan basal + ampas teh butiran terfermentasi sebanyak 2%, dan T3 = pakan basal + ampas teh daun terfermentasi sebanyak 2%. Rataan pertambahan bobot badan harian puyuh jantan yang mendapat perlakuan T0,T1,T2,T3, berturut-turut adalah 0,940 gram/ekor/hari, 0,907 gram/ekor/hari, 0,878 gram/ekor/hari, 0,913 gram/ekor/hari. Rataan konversi pakan hasil penelitian T0,T1,T2,T3, berturut-turut 1,203, 1,153, 1,208, 1,210. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa suplementasi ampas teh berbagai bentuk terfermentasi EM4 dalam pakan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap pertambahan bobot badan harian dan konversi pakan pada puyuh jantan. Dapat disimpulkan bahwa pengunaan ampas teh terfermentasi EM4 dalam bentuk serbuk, butiran, dan daun tidak meningkatkan bobot bobot badan harian dan tidak menurunkan angka konversi pakan pada puyuh jantan karena suplementasi berbagai bentuk ampas teh terfermentasi menjadikan efek yang sama sehingga pertambahan bobot badan harian dan konversi paka puyuh jantan tidak berbeda nyata.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study aims to determine the effect of addition of EM4 fermented tea samples from various forms in the basal diet to daily weight gain and feed conversion in the male quail. The material used in this research is 100 male quail age 4 weeks. The feed material used is basalt feed which is commercial quail feed with energy content of 3000 kcal / kg, crude protein 20-21% and EM4 fermented tea powder of powder, granules and leaves. Experiments were performed with in vivo experimental methods and using Completely Randomized Design (RAL). The design consisted of 4 treatments and each treatment was repeated 5 times with each replication consisting of 5 male quails. The treatment consisted of T0 = basal / control food, T1 = basalt feed + 2% fermented powdered tea powder, T2 = basalt feed + 2% fermented tea pulp, and T3 = basalt feed + 2% fermented leaves tea pulp. The average daily weight gain of the male quail treated with T0, T1, T2, T3, was 0.940 gram / head / day, 0.907 gram / head / day, 0.878 gram / head / day, 0.913 gram / head / day. Mean of feed conversion of research result T0, T1, T2, T3, respectively 1,203, 1,153, 1,208,210. The result of variance analysis showed that the supplementation of the various forms of EM4 fermented teas in feed had no significant effect (P> 0.05) on daily weight gain and feed conversion on the male quail. It can be concluded that the use of EM4 fermented tea pulp in the form of powder, granules and leaves does not increase the weight of daily body weight and does not decrease the conversion rate of feed in the male quail because the supplementation of various forms of fermented tea pulp makes the same effect so that the daily weight gain and conversion male quail is not significantly different.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save