Artikelilmiahs
Menampilkan 18.421-18.440 dari 50.060 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 18421 | 22036 | C1A014077 | PENGARUH INFRASTRUKTUR TERHADAP PEMBANGUNAN EKONOMI PROVINSI-PROVINSI DI PULAU JAWA | Penelitian ini berjudul: “Pengaruh Infrastruktur Terhadap Pembangunan Ekonomi Provinsi-Provinsi di Pulau Jawa”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh infrastruktur jalan, listrik, air bersih, irigasi, pendidikan dan kesehatan terhadap pembangunan ekonomi yang diukur dengan pertumbuhan ekonomi dan PDRB per kapita. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dengan metode regresi data panel. Data cross section terdiri dari enam provinsi di Pulau Jawa dan time series sepuluh tahun dari 2006-2015. Variabel independen yang digunakan adalah infrastruktur jalan, listrik air bersih, irigasi, pendidikan dan kesehatan. Variabel dependen terdiri dari pertumbuhan ekonomi dan PDRB per kapita. Hasil penelitian pengaruh infrastruktur terhadap pertumbuhan ekonomi menunjukkan bahwa infrastruktur jalan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Infrastruktur listrik, infrastruktur irigasi dan infrastruktur pendidikan berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Infrastruktur air bersih dan infrastruktur kesehatan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi provinsi-provinsi di Pulau Jawa. Sedangkan, hasil penelitian pengaruh infrastruktur terhadap PDRB per kapita menunjukkan bahwa infrastruktur jalan, infrastruktur air dan infrastruktur kesehatan positif dan signifikan terhadap PDRB per kapita. Infrastruktur listrik dan infrastruktur irigasi berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap PDRB per kapita. Infrastruktur pendidikan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap PDRB per kapita provinsi-provinsi di Pulau Jawa. Implikasi dari kesimpulan diatas, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, pemerintah perlu melakukan penambahan panjang dan luas jalan serta pemeliharaan terhadap jalan-jalan agar tidak rusak. Untuk meningkatkan PDRB per kapita, perlu diperhatikan oleh pemerintah pembangunan infrastruktur jalan yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat dan dapat mendukung pengangkutan barang dan jasa hasil produksi, misalnya pembangunan dan/atau perbaikan jalan di desa-desa. Untuk infrastruktur air bersih pemerintah perlu meningkatkan jangkauan layanan fasilitas penyedia air bersih dan sistem penyaluran air bersih agar cakupan pelayanan air bersih merata mulai dari perkotaan hingga pedesaan. Selain itu perlu diperhatikan juga oleh pemerintah untuk membangun prasarana kesehatan yang mudah dijangkau masyarakat, seperti di desa-desa terpencil sehingga mempermudah masyarakat dalam mengaksesnya. | This research entitled: "The Effect of Infrastructure on Economic Development of Provinces in Java". The purpose of this research is to know the effect of road infrastructure, electricity infrastructure, clean water infrastructure, irrigation infrastructure, education infrastructure and health infrastructure toward economic development measured by economic growth and GRDP per capita. This research is quantitative descriptive. The data used in this research is secondary data with panel data regression method. The cross section data consists of six provinces in Java Island and a ten-year time series from 2006-2015. The independent variables used are road infrastructure, electricity infrastructure, clean water infrastructure, irrigation infrastructure, education infrastructure and health infrastructure. The dependent variable consists of economic growth and GRDP per capita. The results of infrastructure’s on economic growth, indicate that road infrastructure has positive and significant effect to economic growth. Electricity infrastructure, irrigation infrastructure and education infrastructure have positive and insignificant effect on economic growth. Clean water infrastructure and health infrastructure have negative and insignificant effect on the economic growth of the provinces in Java. Meanwhile, the results of research on the effect of infrastructure on GRDP per capita indicate that road infrastructure, clean water infrastructure and health infrastructure have positive and significant effect to GRDP per capita. Electricity infrastructure and irrigation infrastructure have positive and insignificant effect to GRDP per capita and education infrastructure have negative and insignificant effect on GRDP per capita of provinces in Java. The implications of the conclusions above, is aimed to increase economic growth, the government needs to increase the length and extent of roads and its maintenance to avoid damage. To increase GRDP per capita, the government needs to pay attention to the development of road infrastructure that is really needed by the community that can support the transportation of goods and services production, such as the construction and/or repair of roads in villages. For clean water infrastructure, the government needs to increase the scope of water supply facilities and clean water distribution system, therefore the scope of clean water services can be spread evenly from urban to rural. In addition, the government should also pay attention to the development of health infrastructure that is easily accessible to the society, such as in remote areas, to make it easier for society to access them. | |
| 18422 | 21716 | A1C013003 | Analisis Kinerja Pemasaran Produk Tahu Asal Kecamatan Sokaraja Kabupaten Banyumas | Kecamatan Sokaraja merupakan salah satu sentra produksi tahu di Kabupaten Banyumas. Kemajuan perkembangan usaha salah satunya dipengaruhi oleh pola pemasarannya. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui saluran pemasaran pada industri kecil tahu di Kecamatan Sokaraja, (2) Mengetahui lembaga pemasaran dan fungsi apa saja yang dilakukan, (3) Mengetahui struktur pasar pada industri kecil tahu di Kecamatan Sokaraja, (4) Mengetahui perilaku pasar pada industri kecil tahu di Kecamatan Sokaraja, (5) Mengetahui kinerja pemasaran tahu di Kecamatan Sokaraja. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober sampai November 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah survei. Metode penentuan responden produsen di Desa Wiradadi dilakukan secara sensus dan metode penentuan responden produsen di Desa Kalikidang dilakukan secara simple random sampling, sementara responden lembaga pemasaran menggunakan metode snowball sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis CR4 (concentration ratio for biggest four), analisis margin pemasaran, analisis producer’s share, analisis rasio keuntungan biaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat tiga pola saluran pemasaran produk tahu di Kecamatan Sokaraja. Saluran pemasaran ke-I terdiri atas Produsen - Konsumen (6,25%). Saluran pemasaran ke-II terdiri atas Produsen - Pedagang pengecer - Konsumen (84,38%). Saluran pemasaran ke-III terdiri atas Produsen - Pedagang Besar - Pedagang pengecer - Konsumen (9,37%), (2) Lembaga pemasaran yang terlibat dalam pemasaran produk tahu di Kecamatan Sokaraja terdiri dari produsen, pedagang besar, dan pedagang pengecer, (3) Struktur pasar produk tahu di Kecamatan Sokaraja di tingkat produsen dari sisi pembeli adalah oligopsoni longgar, sementara di tingkat pedagang besar dari sisi pembeli adalah oligopsoni ketat, (4) Perilaku pasar pada produk tahu di Kecamatan Sokaraja dicirikan oleh adanya hubungan kerjasama yang baik antara produsen dan pedagang dalam menyepakati harga produk, serta tidak adanya kecurangan dalam menjalankan fungsi-fungsi pemasaran, (5) Margin pemasaran terkecil terdapat pada saluran pemasaran ke-I dengan nilai sebesar Rp1.258,00 per kg tahu; Producer’s share terbesar terdapat pada saluran ke-I dengan nilai sebesar 86,83%; dan Rasio keuntungan dan biaya terbesar terdapat pada saluran pemasaran ke-III dengan nilai sebesar 26,27%. | Sokaraja District was one of the production centers of tofu in Banyumas Regency. The progress of business development one of which was influenced by the pattern of marketing. Purpose of this research were (1) To know the marketing channel in small industry of tofu in Sokaraja district, (2) To know the marketing institution and what function was done, (3)To know marketing structure at small industry of tofu in Sokaraja district , (4)To know marketing behavior at small industry of tofu in Sokaraja district, (5)To know marketing performance of tofu in Sokaraja district. This research was conducted from October to November 2017. The research method used survey. Determination method of producer respondents in Wiradadi Village was done by census and determination method of producer respondents in Kalikidang Village was done by simple random sampling, while the respondents of marketing institute used snowball sampling method. Analyzed data used CR4 analysis (concentration ratio for biggest four), marketing margin analysis, producer's share analysis, cost-benefit ratio analysis. The results showed that: (1) There were three patterns of marketing channels of tofu products in Sokaraja District. The marketing channel I consist of Producers - Consumer (6.25%). The second marketing channel consists of Manufacturers - Retailers - Consumer (84.38%). The third marketing channel consists of Manufacturers - Large Traders - Retailers - Consumers (9,37%), (2) Marketing institutions which get involved in marketing of tofu products in Sokaraja District consist of producers, wholesalers , and retailers, (3) The marketing structure of tofu products in Sokaraja District at the producer level of the buyer's side was loose oligopsony, while at the wholesalers level of the buyer’s side was tight oligopsony, (4) The marketing behavior on tofu products in Sokaraja District was characterized by a good cooperative relationship between producer and trader in agreeing price product, and there was no cheating in performing the functions of marketing, (5) The smallest marketing margin there were the I-channel with a value Rp1.258,00/kg of tofu; The largest producer's share there were the I-channel with a value of 86.83%; and the largest profit and cost ratio there were the III-channel with a value of 26.27%. | |
| 18423 | 21718 | A1L113037 | PENGARUH INOKULASI AZOLLA MICROPHYLLA PADA PADI SISTEM LEGOWO TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN PADI (Oryza Sativa) DI LAHAN MINAPADI DESA GUMIWANG BANJARNEGARA | Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui pengaruh penerapan sistem tanam jajar legowo terhadap pertumbuhan tanaman padi, 2) mengetahui pengaruh inokulasi berbagai dosis Azolla microphylla terhadap pertumbuhan tanaman padi, 3) mengetahui interaksi antara penerapan sistem tanam jajar legowo dengan pemberian berbagai dosis Azolla microphylla terhadap pertumbuhan tanaman padi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus – Desember 2017 di Desa Gumiwang Kecamatan Purwonegoro Kabupaten Banjarnegara. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL), terdiri atas 2 faktor perlakuan yaitu berbagai dosis Azolla microphylla (0 ton/ha, 0,5 ton/ha, 1 ton/ha, 1,5 ton/ha) dan berbagai macam sistem tanam jajar legowo (2:1, 4:1, 8:1). Percobaan menggunakan 12 kombinasi perlakuan (ditambah kontrol) dan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 36 unit percobaan. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah anakan, jumah daun, bobot basah tanaman, bobot basah akar, bobot kering tanaman, bobot kering akar dan volume akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dosis Azolla microphylla 1 ton/ha memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan tanaman padi. Perlakuan sistem tanam jajar legowo 2:1 memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan tanaman padi. Interaksi antara perlakuan Azolla microphylla dan jajar legowo tidak memberikan pengaruh yang nyata. | This research is aimed to know, 1) the effect of planting system of jajar legowo planting system to growth rice plants, 2) the effect of inoculation of various doses of Azolla microphylla to the growth of rice crop, 3) and the interaction effect jajar legowo planting system and doses of Azolla microphylla to the growth rice plants. Research was conducted on August - December 2017 at Gumiwang Village, Purwonegoro District, Banjarnegara District. Experiment used a Completely Randomized Block Design (RCBD), and consisted of 2 factors i.e. various doses of Azolla microphylla (0 ton / ha, 0.5 ton / ha, 1 ton / ha, 1.5 ton / ha) and various jajar legowo planting system (2:1, 4:1, 8:1). The experiment used 12 treatment combinations (plus control) and repeated 3 by times and obtain of 36 experimental units. The variables observed were plant height, number of tillers, leaf, wet weight of plant, root wet weight, plant dry weight, root dry weight and root volume. Results showed that Azolla microphylla doses of 1 ton / ha gave the best effect to the growth of rice plants; jajar legowo 2: 1 gave the best effect to rice plant growth. The interaction between the Azolla microphylla and the jajar legowo did not have significant effect. | |
| 18424 | 21654 | F1F012032 | REFERENCE COHESION ANALYSIS IN BBC NEWS ARTICLE “TEXT OF SPEECH: MITT ROMNEY SLAMS REPUBLICAN FRONT-RUNNER DONALD TRUMP” DATE ON APRIL 10th 2016 | Nurita, Fatmaya. 2018. Reference Cohesion Analysis in BBC News Article “Text of Speech: Mitt Romney Slams Republican Front-Runner Donald Trump” Date on April 10th 2016. Skripsi. Pembimbing 1: Asrofin Nur Kholifah, S.S., M.Hum. , Pembimbing 2: Dyah Raina Purwaningsih, S.S., M.Hum. , Penguji : Ika Maratus Sholikhah, S.S., M.A. Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Universitas Jenderal Soedirman, Fakultas Ilmu Budaya, Jurusan Sastra Inggris, Purwokerto. Kata kunci : kohesi, referen, teks pidato: Mitt Romney Slams Republican Front-Runner Donald Trump. Penelitian yang bejudul “Reference Cohesion Analysis in BBC News Article Text of Speech: Mitt Romney Slams Republican Front-Runner Donald Trump” bertujuan untuk: (1) Mengetahui tipe-tipe Referen kohesi; (2) Menjelaskan bagaimana tipe-tipe referen tersebut mencerminkan sikap politik Mitt Romney. Metode deskriptif kualitatif dengan teknik total sampel diterapkan dalam penelitian ini. Sampel dalam penelitian ini sama dengan populasi yaitu seluruh tipe-tipe referen yang ada pada teks pidato, adalah referen perseorangan, referen kata ganti petunjuk, dan referen perbandingan. Untuk menganalisa data, pendekatan analisis wacana dan teori kohesi milik Halliday Hassan digunakan dalam penelitian ini. Teori kohesi oleh Halliday Hassan digunakan untuk mengetahui tipe-tipe referen dan menjelaskan penggunaan referen tersebut dalam teks pidato. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa peneliti menemukan total 221 referen pada teks pidato Mitt Romney Slams Republican Front-Runner Donald Trump. Setiap data mewakili 3 tipe referen. Referen yang paling sering digunakan adalah referen perseorangan dengan total data 124, kedua adalah referen kata ganti petunjuk dengan total data 66 dan yang terakhir adalah referen perbandingan dengan total data 31. Pertama adalah referen perseorangan digunakan oleh Mitt Romney untuk menunjukan wewenang, mengemban tanggung jawab, menyampaikan pendapat, perasaan, dan keyakinan, menunjukan keikutsertaan, dan juga mengkritik lawan. Kedua adalah referen kata ganti petunjuk digunakan untuk menunjukan tempat dan waktu, menunjukan aktifitas atau situasi yang terjadi di masa sekarang dan masa lalu. Ketiga adalah referen perbandingan digunakan untuk menyamakan atau memperbandingkan orang dan hal-hal yang berhubungan dengan isu pada pidato. Selanjutnya, fungsi dari tipe-tipe referen tersebut menunjukan cara Mitt Romney menyampaikan pidatonya. Tipe-tipe referen tersebut mencerminkan sikap politik Mitt Romney yaitu agresif dan kritis. | Nurita, Fatmaya. 2018. Reference Cohesion Analysis in BBC News Article “Text of Speech: Mitt Romney Slams Republican Front-Runner Donald Trump” date on April 10th 2016. Thesis. Supervisor 1: Asrofin Nur Kholifah, S.S., M.Hum. , Supervisor 2: Dyah Raina Purwaningsih, S.S., M.Hum. , Examiner : Ika Maratus Sholikhah, S.S., M.A. Ministry of Research, Technology and Higher Education, Jenderal Soedirman University, Faculty of Humanities, English Department, Purwokerto. Keywords : Cohesion, Reference, Text of speech: Mitt Romney Slams Republican Front-Runner Donald Trump. The research entitled “Reference Cohesion Analysis in BBC News Article Text of Speech: Mitt Romney Slams Republican Front-Runner Donald Trump” aims to: (1) find the types of reference cohesion; (2) explain how those reference types reflect Mitt Romney’s political attitude. A descriptive qualitative method with total sampling technique was applied in this research. The samples of this research same as the population was all reference types found in the text of speech, they are personal reference, demonstrative reference, and comparative reference. To analyze the data, Discourse analysis approach and cohesion theory from Halliday Hassan were used. Cohesion theory by Halliday Hassan was used to identify the types of reference and to explain the use of those references. The result shows that there are 221 total data for references found in the text of speech Mitt Romney Slams Republican Front-Runner Donald Trump. Each datum represents 3 types of reference. The dominant data that are found in the text of speech are personal reference which total of data 124, second is demonstrative which total of data 66 and the last is comparative reference which total of data 31. First is personal reference as the dominant reference used by Mitt Romney to show authority, share responsibility, sharing opinions, feeling, and belief, showing involvement and criticize of others. Second is Demonstrative reference is used to show place and time and an activity or situation which is related to present and past-time. Third is comparative reference is used to compare a person and thing which are related to the issue in the speech. Furthermore, those reference types and its functions show the ways Mitt Romney used those references in deliver his speech. It reflects Mitt Romney’s political attitude that is aggressive and critical. | |
| 18425 | 21719 | C1B013081 | Analisis Pengaruh Indikator Kesehatan Perbankan Terhadap Penyaluran Kredit | Penelitian ini mengambil judul “Analisis Pengaruh Indikator Kesehatan Perbankan Terhadap Penyaluran Kredit”. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh loan to deposit ratio, non performing loan, good corporate governance, return on assets, net interest margin dan capital adequacy ratio terhadap penyaluran kredit pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2012-2016. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2012-2016. Penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Terdapat 23 bank dari total 32 bank yang memenuhi kriteria untuk dijadikan sampel dalam penelitian ini. Berdasarkan analisis regresi berganda menggunakan alat bantu SPSS Statistics 21.0, hasil penelitian menunjukkan bahwa loan to deposit ratio berpengaruh positif terhadap penyaluran kredit, non performing loan berpengaruh positif terhadap penyaluran kredit, good corporate governance berpengaruh positif terhadap penyaluran kredit, return on assets berpengaruh positif terhadap penyaluran kredit, net interest margin berpengaruh negative terhadap penyaluran kredit, dan capital adequacy ratio berpengaruh positif terhadap penyaluran kredit. Implikasi dari hasil penelitian ini adalah diharapkan bank di Indonesia dapat lebih memperhatikan tingkat kesehatan bank sehingga penyaluran kredit kepada masyarakat dapat dioptimalkan. Diharapkan bank dapat mengelola risiko inheren dari kegiatan usahanya dengan baik dan melakukan efisiensi usaha agar mampu bersaing di tingkat Asia Tenggara. | The title of this research is "The Impact analysis of Banking Health Indicators on Credit Distribution". The purpose of this study is to analyze the effect of loan to deposit ratio, non performing loan, good corporate governance, return on assets, net interest margin and capital adequacy ratio to credit distribution in banking companies listed on Indonesia Stock Exchange in 2012-2016. The population in this study is banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2012-2016. Determination of the sample in this study using purposive sampling method. There are 23 banks from a total of 32 banks that conform the criteria for sampling in this study. Based on multiple regression analysis using SPSS Statistics 21.0, the result of the research shows that loan to deposit ratio has positive impact to credit distribution, non performing loan has positivee impact on credit distribution, distribution, good corporate governance has positive impact on credit distribution, return on assets has positive impact on distribution credit, net interest margin has negative impact on lending, and capital adequacy ratio has positive impact on credit distribution. The implication of this research is that bank in Indonesia should give more attention to health of the babk, so the credit distribution to society can be optimized. Banks should manage the inherent risks of business activities well and do business efficiency in order to compete in Southeast Asia level. | |
| 18426 | 21891 | G1A013135 | EFEK EKSTRAK ETANOL KULIT SALAK TERHADAP KADAR UREUM KREATININ DARAH TIKUS PUTIH (Rattus Norvegicus) HIPERURISEMIA | Hiperurisemia merupakan kondisi yang dapat menyebabkan gangguan pada fungsi ginjal disebabkan oleh peningkatan kadar asam urat dalam darah. Asam urat yang menumpuk dapat menimbulkan peningkatan radikal bebas sehingga fungsi ginjal menurun. Parameter penilaian fungsi ginjal dinilai berdasarkan marker ureum dan kreatinin. Kedua marker tersebut akan meningkat kadarnya dalam tubuh apabila terjadi penurunan fungsi ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek dari pemberian ekstrak etanol kulit salak (Salacca zalacca) terhadap kadar ureum dan kreatinin tikus putih hiperurisemia. Desain penelitian true experimental yang dilakukan pada 30 tikus putih di Laboratorium Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Jendral Soedirman yang telah dibagi dalam 5 kelompok dengan 6 ekor tikus pada masing-masing kelompok. Kelompok I: kelompok kontrol sehat yang tidak diinduksi hiperurisemia dan mendapatkan sonde aquadestilata 5cc pada hari ke 10 – 18, kelompok II: kontrol sakit yaitu kelompok hiperurisemia yang tidak diberikan ekstrak etanol kulit salak, kelompok III, IV, dan V: kelompok hiperurisemia dan diberi ekstrak etanol kulit salak dengan dosis 105 mg/kgBB, 210 mg/kgBB, dan 420mg/kgBB pada hari ke 10 – 18. Analisis data kadar ureum menggunakan uji parametrik One Way Anova dilanjut dengan uji post hoc Tuckey HSD. Hasil uji statistik tersebut menunjukkan terdapat perbedaan rerata yg bermakna diantara 5 kelompok perlakuan (p=0,00). Hasil Uji nonparametrik Kruskall Wallis menunjukkan bahwa terdapat efek dari pemberian ekstrak etanol kulit salak terhadap kadar kreatinin serum tikus putih hiperurisemia (p=0,00). Kesimpulan penelitian adalah pemberian ekstrak etanol kulit salak dapat menurunkan kadar Ureum Kreatinin serum tikus putih (Rattus norvegicus) yang di induksi hiperurisemia. | Hyperuricemia can made the damage of renal function caused the increase of uric acid in the blood. The increased of uric acid caused the increase of free radial and made the lower function of kidney. The function of kidney can be measured by Blood Urea Nitrogen (BUN) and Creatinine. That markers can be increased if the function of kidney was lower. This research was proposed to reveal the effect of snake fruit’s to serum BUN and creatinine level in hyperuricemic white rat. Experimental study design was used to 30 white rats in this study at Pharmacology Labolatory of Medical Faculty Jenderal Soedirman University. 30 white rats was divided into 5 group with 6 white rats in each group. Group I: healthy control group that did not get hyperuricemic induction and get feeding tube of 5cc aquadestilata on day 10 – 18, group II sick group : hyperuricemic group that did not get snake fruit skin etanol extract, group III, IV, and V : hyperuricemic group that get snake fruit skin etanol extract with the dose 105 mg/KgBB, 210mg/kgBB, and 420mg/KgBB on day 10 – 18. The result analyzed of BUN with One Way Anova test followed by Tuckey HSD test. There are meaningful different of serum BUN level between control and snake fruits (p=0,00). The result analyzed of creatinine with nonparametric test Kruskall Wallis showed that p=0,00. The conclusion of this study is giving snake fruit skin etanol extract could lower the hyperuricemic white mice in BUN and creatinine level. | |
| 18427 | 21679 | C1A011043 | Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Tenaga Kerja Wanita Industri Bulu Mata Palsu Di Kabupaten Purbalingga (Studi Kasus Pada PT. Royal Korindah) | Penelitian ini berjudul “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Tenaga Kerja Wanita di Kabupaten Purbalingga”. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis variabel lama kerja, jam kerja, umur, dan jumlah tanggungan keluarga berpengaruh terhadap upah pekerja wanita pada sektor industri bulu mata palsu di Kabupaten Purbalingga. Kedua, untuk menganalisis pendapatan tenaga kerja wanita sektor industri bulu mata palsu bagi pemenuhan standar kebutuhan hidup layak (KHL) di Purbalingga. Ketiga, untuk mengetahui besaran kontribusi pendapatan tenaga kerja wanita sektor industri bulu mata palsu di Kabupaten Purbalingga yang diberikan terhadap pendapatan keluarga. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif-kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah yang meliputi satu perusahaan bulu mata palsu yakni PT. Royal Korindah. Penelitian ini menggunakan kuesioner dengan periode pengamatan tahun 2011-2015. Alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menggunakan regresi linier berganda, kecuali variabel umur, variabel masa kerja, jam kerja, dan jumlah tanggungan berpengaruh secara signifikan terhadap upah tenaga kerja di PT. Royal Korindah. Keempat variabel secara bersama-sama mempengaruhi variabel upah sebesar 80 persen. Terkait analisa kebutuhan hidup layak (KHL), sebagian besar para pekerja wanita merasa upah yang didapat untuk memenuhi standar kehidupan hidup layak yang ditetapkan masih belum mencukupi. Ketiga, kontribusi pendapatan tenaga kerja wanita terhadap pendapatan keluarga terbilang tinggi sebesar 58 persen untuk PT. Royal Korindah, artinya para tenaga kerja wanita kerja di perusahaan ini menyumbang sebagian besar pendapatan bagi keluarga dibandingkan suami. Implikasi penelitian ini adalah meningkatkan pendapatannya dengan meningkatkan aspek lama kerja dan jam kerja atau mengurangi biaya tanggungan keluarga dengan melakukan inovasi wirausaha di sektor lain. Kedua, inisiatif para suami untuk dapat bekerja di kota-kota yang lebih besar untuk mengurangi beban pengeluaran dan kebutuhan rumah tangga. | This research entitled "Analysis of Factors Affecting Female Workers Income in Purbalingga District". The purpose of this study was to analyze the variables of working age, working hours, age, and the number of family dependents affect the wages of female workers in the industry of false eyelashes in Purbalingga District. Second, to analyze the earnings of female laborers of the industry of false eyelashes for the fulfillment of decent living standard (KHL) in Purbalingga. Thirdly, to know the amount of female worker earnings contribution of false eyelashes industry sector in Purbalingga Regency given to family income The type of this research is descriptive-quantitative research. This research was conducted in Kabupateen Purbalingga, Central Java Province covering two companies of false eyelashes namely PT. Royal Korindah. This study uses questionnaires with observation period of 2011-2015. Analyzer used in this research is multiple linear regression analysis. The results of this study indicate that by using multiple linear regression, except age variable, working period, working hours, and the number of dependents significantly influence the wage of labor at PT. Royal Korindah. The four variables simultaneously affect the wage variable by 94 percent. With regard to the analysis of decent living needs (KHL), most of the women workers feel that the wages earned to meet the standard of living are not sufficient. Third, the contribution of female labor income to family income is quite high at 58 percent for PT. Royal Korindah, meaning that women workforce workers in both companies contribute most of the income to the family than their husbands. The implication of this research is to increase income by increasing the aspect of working hours and working hours or reducing the cost of family dependents by doing entrepreneurial innovation in the false eyelash sector. Second, the husbands' initiative to work in larger cities outside Purbalingga to reduce household expenses and household expenses. Third, the increase of the employment sector for men in particular, in order to increase the contribution of husband's income to the family income, so that the burden of women will be reduced. | |
| 18428 | 21720 | F1B013082 | Pengaruh Lingkungan Kerja dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purbalingga | RINGKASAN Penelitian ini berjudul “Pengaruh Lingkungan Kerja dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purbalingga”. Permasalahan utama adalah sejauh mana variabel Lingkungan Kerja dan Motivasi Kerja mempengaruhi Kinerja Pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purbalingga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis besarnya pengaruh Lingkungan Kerja dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan metode survey, dengan tekhnik pengumpulan data melalui kuisioner dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan menggunakan perhitungan statistik Korelasi Kendall Tau-c, Korelasi Konkordansi Kendall W dan Regresi Ordinal, dengan sasaran penelitian seluruh pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purbalingga sebanyak 52 pegawai. Hasil analisis secara kuantitatif dalam penelitian ini menunjukkan: (1) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Pegawai sebesar 0,538 atau 53,8 persen. (2) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara Motivasi Kerja terhadap Kinerja Pegawai sebesar 0,542 atau 54,2 persen. (3) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara Lingkungan Kerja dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Pegawai sebesar 0,724 atau 72,4 persen. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah bahwa variabel-variabel Lingkungan Kerja dan Motivasi Kerja semuanya berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purbalingga. Hal ini membuktikan bahwa semua variabel independen mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap variabel dependen yaitu Kinerja Pegawai. | SUMMARY This study is entitled “The Effect of Work Environment and Work Motivation On Employees Performance atDepartment of Resident and Civil Registration Purbalingga Regency”.The problem statement of this study is “To what extent the work environment and work motivation variables influence employees performance at Department of Resident and Civil Registration Purbalingga Regency”. The purpose of this study is to analyze the effect of work environment and work motivation on employees performance atDepartment of Resident and Civil Registration Purbalingga Regency. Quantitative research methods with survey method approach used on this study. Then, questionnaires and documentation used as data collection technique. As an analytical method used using statistical calculations Kendall Tau-c Correlation, Correlation Concordance Kendall W and Ordinal Regression, with target research is 52 employees of Departement of Population and Civil Registration. The results of this study show that: (1) There is a positive and significant influence between the Work Environment on Employee Performance at 0,538 or 53,8 percent. (2) There is a positive and significant influence between Work Motivation on Employee Performance at 0,542 or 54,2 percent. (3) There is a positive and significant influence between the Work Environment and Work Motivation on Employee Performance at 0,724 or 72,4 percent. So, that result proves that all independent variables have a positive and significant influence on the dependent variable. | |
| 18429 | 21723 | B1J014065 | KUALITAS POHON PELINDUNG JALAN DI JALUR HIJAU KOTA PURBALINGGA | Kota Purbalingga pada Bulan Oktober 2016 mengalami bencana angin kencang yang melanda alun-alun kota Purbalingga yang mengakibatkan robohnya pohon beringin serta merobohkan beberapa pohon pelindung jalan di sepanjang jalan MT Haryono. Penataan dan pemeliharaan kota yang tidak ramah lingkungan menyebabkan kualitas dan kuantitas Ruang Terbuka Hijau (RTH) mengalami penurunan hingga berakibat pada kualitas pohon-pohon pelindung jalan. Kondisi kekuatan fisik pohon yang buruk dapat menjadi masalah yang cukup penting, pada musim penghujan dengan curah hujan tinggi dan disertai angin kencang dapat menyebabkan ranting pohon patah bahkan dapat menyebabkan pohon tumbang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis pohon pelindung serta mengetahui kualitas pohon pelindung di jalur hujau kota purbalingga. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari-Maret 2018. Metode survei digunakan untuk mendapatkan data jenis-jenis pohon pelindung jalan, sedangkan metode sampling dan skoring untuk pengambilan data kualitas pohon pelindung jalan. Jalur hijau yang dipilih meliputi Jalan Soekarno Hatta, Jalan Mayjend Sungkono, Jalan Letkol Isdiman, Jalan Letjen S Parman, dan Jalan Raya Padamara Kota Purbalingga. Kualitas pohon dilihat dari penilaian kondisi fisik pohon berdasarkan 2 kerusakan yaitu kerusakan akibat hama dan penyakit tanaman, serta kerusakan mekanik. Kemudian didapat nilai total kerusakan keduanya. Penilaian ini kemudian dimasukkan kedalam peringkat total kerusakan agar mendapatkan kondisi fisik pohon di jalur hijau jalan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan pada lima jalur hijau jalan kota Purbalingga diperoleh jenis-jenis pohon pelindung jalan sebanyak 14 jenis pohon yaitu waru (Hibiscus tiliaceus), manga (Mangifera indica), mahoni (Swietenia mahagoni), palem raja (Roystonea regia), glodogan bulat (Polyalthia fragrans), ketapang (Terminalia catappa), angsana (Pterocarpus indicus), nangka (Artocarpus heterophyllus), rambutan (Nephelium lappaceum), glodogan tiang (Polyalthia longifolia), kersen (Muntingia calabura), kerai paying (Filicium decipiens), beringin (Ficum benjamina), dan kapuk (Ceiba petandra). Kondisi pohon pelindung dari kelima jalan terbanyak berada pada peringkat 2 yang artinya sebagian besar kondisi pohon yang ada dalam keadaan sehat, dimana hanya memerlukan sedikit tindakan perbaikan. | Purbalingga in October 2016 suffered a strong wind disaster that hit the city square that resulted the Banyan tree uprooted and break down some of the trees along the streets of Mt. Haryono. Setup and maintenance of the city that are not environmentally-friendly lead quality and quantity of open green space (RTH) has decreased to result in the quality of road protection trees. The poor physical strength of the tree can be a significant problem, in the rainy season with high rainfall sometimes accompanied by high winds can cause broken branches or branches even can cause the fall of a tree. This research was conducted in January-February 2018. The survey method was used to identify the types of shade trees road, while methods of sampling and data collection quality scoring for the shade trees. The selected path includes Lt. Soekarno Hatta, Lt. Mayjend Sungkono, Lt. Letkol Isdiman, Lt. Letjen S Parman, and Highways Padamara Purbalingga City. The quality of the tree saw from the assessment of the physical condition of the tree based on 2 damage is damage caused by pests and plant diseases, as well as mechanical damage. So will get a total value of damage to both. This assessment is then added to the total rank damage in order to get the physical condition of the tree in the median of the road. The results showed five green line city streets Purbalingga obtained from the data types of shade trees road about 14 species of trees are new tree (Hibiscus tiliaceus), mango tree (Mangifera indica), mahagony tree (Swietenia mahagoni), royal palm tree (Roystonea regia), glodogan bulat (Polyathia fragrans), katapang (Terminalia catappa), angsana tree (Pterocarpus indicus), jackfruit tree (Artocarpus heterophyllus), rambutan tree (Nephelium lappaceum), glodogan tiang (Polyathia longifolia), kersem tree (Muntingia calabura), kerai payung (Filicium decipiens), bayan tree (Ficum benjamina), dan kapuk tree (Ceiba petandra). Conditions of fifth street tree protector was ranked second highest, which means most of the conditions of existing trees in a healthy state, which requires very little corrective action. | |
| 18430 | 21709 | A1L013135 | KARAKTER MORFOLOGIS KOPI SONYA ROBUSTA (Coffea canephora) SEBAGAI PENENTU PRODUKSI DI DESA SUNYALANGU KABUPATEN BANYUMAS | Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui daerah dengan karakter morfologis paling ideal dan hasil kopi paling baik di desa Sunyalangu, dan (2) mengidentifikasi hubungan antara karakter morfologis terhadap hasil kopi di Desa Sunyalangu. Penelitian dilaksanakan bulan November 2017 sampai Desember 2017 di Laboratorium Agronomi Fakultas Pertanian Unsoed. Sampel kopi diambil dari Perkebunan rakyat di wilayah Sunyalangu meliputi dusun Semaya, Cibun, Kecubug dengan umur dan klon yang sama. Metode penelitian yang digunakan metode survei dengan pengambilan sampel pola quota sampling. Rancangan penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK). Variabel berupa tinggi tanaman, diameter batang, prosentase cabang produktif, jumlah daun, jumlah tandan/tanaman, dan jumlah buah/tandan dan hasil kopi. Data hasil penelitian dianalisis dengan uji F. Uji t dan analisis korelasi digunakan untuk mempelajari derajat dan bentuk hubungan karakter morfologis dengan hasil. Hasil penelitian menunjukkan : 1) diantara ketiga lokasi, dusun kejubug memiliki rerata hasil paling tinggi sebesar 3,43 kg, dengan rerata tinggi tanaman ideal sebesar 1,72 m, 2) terdapat korelasi sangat nyata nilai -0,75 antara tinggi tanaman dengan hasil, sangat nyata nilai 0,77 antara prosentase cabang produktif dengan hasil, nyata nilai 0,80 antara jumlah/tandan dengan hasil, dan sangat nyata nilai 0,55 antara indeks luas daun dengan hasil. | This research aimed were to: (1) knowing the area with the most ideal morphological character and best coffe yield in Sunyalangu, (2) identify the relationship between morphological character with yield in Sunyalangu. This research was conducted in November 2017 to December 2017 in the Laboratory of Agronomy, Agriculture Faculty, Jendral Soedirman University. Coffee samples was taken from the citizenry plantation region in Sunyalangu including Semaya, Cibun, Kecubug with the same age and clones. This research used quota sampling pattern as a method with Randomized Block Design. Variables observed were plant height, stem diameter, productive branches, number of leaves, number of bunches/plant, and number of fruit/bunches and yield. The data obtained then analyzed by F test. T test and correlation analysis also were used to study degree and shape of morphological character relationship with coffee production. The results showed that (1) beetwen the three locations, Kecubug has the highest average yield of 3.43 kg, with an ideal height plant average of 1,72 m, (2) there was a correlation between plant height and yield, between productive branches and yield, between number of bunches/plant and yield , between index leaf area and yield with value correlation -0,75, 0,77, 0,80, and 0,55 respectively. | |
| 18431 | 21721 | E1A013104 | PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN ROTI YANG BERBAHAN BAKU KEDALUWARSA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN (STUDI PUTUSAN NOMOR 433/PID.SUS/2017/PN.SDA) | ABSTRAK Permasalahan pelindungan konsumen dapat terjadi dalam bidang bisnis pangan tetapi para pelaku usaha membuat kecurangan dengan menggunakan pangan yang sudah kedaluwarsa, selaku pelaku usaha dalam melaksanakan jasanya menimbulkan kerugian bagi konsumen semata-mata hanya untuk mencari keuntungan. Bahan baku yang digunakan sudah kedaluwarsa yang seharusnya digunakan untuk bahan pakan ternak karena bahan tersebut sudah tercemar dan tidak layak digunakan dan diproduksikan. Penelitian ini berjudul tentang Perlindungan Hukum terhadap Konsumen Roti yang Berbahan Baku Kedaluwarsa Berdasarkan Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (Studi Putusan No. 433/Pid.Sus/2017/PN.Sda). Metode pendekatan yang digunakan yaitu dengan menggunakan metode yuridis normatif yang metode pendekatan dengan perundang-undangan. Spesifikasi penelitian ini adalah spesifikasi deskriptif dengan menguraikan secara jelas kemudian dikaitkan dengan teori-teori hukum dan praktek pelaksanaan hukum positif yang dihubungkan dengan penelitian yang dilakukan. Metode analisis data yang digunakan adalah normatif kualitatif yaitu dengan menjabarkan data yang diperoleh berdasarkan norma-norma hukum atau kaidah yang relevan dengan pokok permasalahan. Berdasarkan hasil penelitian Nafiyanto sebagai pelaku usaha tidak beritikad baik dalam menjalankan usaha karena melakukan kecurangan kepada konsumen dengan secara sadar menggunakan bahan baku pakan ternak yang sudah kedaluwarsa dijadikan bahan baku dalam pembuatan kue kering, sebagaimana ditetapkan oleh Undang-Undang khususnya Pasal 7 Jo Pasal 8 ayat (1) huruf a dan e Jo Pasal 62 angka (1) Jo Pasal 8 angka (3) Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, akibat perbuatan Nafiyanto hakim menjatuhkan hukuman pidana penjara selama 7 (tujuh) bulan, diharapkan menjadi shock therapy untuk yang bersangkutan untuk tidak mengulangi perbuatan yang dapat merugikan pihak konsumen. | ABSTRACT The problem of consumer protections can occur in the food business area but the entrepreneurs make deceit by using food that has expired, as the entrepreneurs in carrying out his services that caused some disadvantages for the consumers, they only want to get the profits for themselves. The raw materials that used have expired which should be used for animal feed ingredients because the materials have contaminated and they are not proper to be used and produced. This study entitled Legal Protection of Bread-Based Customers Expired Based on Law no. 8 Year 1999 on Consumer Protection (Study of Decision No. 433 / Pid.Sus / 2017 / PN.Sda). The approach method that used is by using method of normative juridical approach method with legislation. The specification of this research is the descriptive specification by describing clearly and associated with legal theories and practice of implementation of positive law that related with research that conducted. The method of data analysis that used is normative qualitative by describing the data that obtained based on legal norms or relevant rules with main problem. Based on the results of research of Nafiyanto, as the entrepreneur that does not have the good intentions in running a business because of deceit to the consumers by using raw materials of animal feed that has been expired consciously and it used as raw materials in making pastry, as stipulated by the constitution especially in Article 7 Jo Article 8 paragraph (1) letter a and e Jo Article 62 number (1) Jo Article 8 number (3) of Law no. 8 Year 1999 on Consumer Protection, due to the actions of Nafiyanto, the judge sentenced to give the imprisonment for 7 (seven) months, it is expected to be shock therapy for the agent that concerned to do not repeat the actions that can give the disadvantages for the consumers. | |
| 18432 | 21724 | B1J014056 | STOK KARBON HUTAN RAKYAT BERBASIS KOPI (Coffea robusta) DI DESA BINANGUN KECAMATAN KARANGKOBAR KABUPATEN BANJARNEGARA | Pemanasan global merupakan peristiwa meningkatnya suhu rata-rata permukaan bumi sebagai dampak dari meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca (GRK) di atmosfer. Guna mengurangi pemanasan global maka perlu dilakukan penyerapan GRK. Cara yang efektif untuk mengendalikan GRK di atmosfer terutama CO2 dengan memelihara dan mengembangkan hutan. Hutan yang dikelola secara lestari dapat digunakan untuk menyerap dan menyimpan CO2. Salah satu jenis hutan yang potensial dalam menyerap serta menyimpan CO2 adalah hutan rakyat bebasis kopi. Oleh karena itu, dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara umur dengan stok karbon hutan rakyat berbasis kopi dan untuk mengetahui stok karbon pada berbagai umur hutan rakyat berbasis kopi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan teknik pengambilan sampel secara cluster sampling. Variabel tergantung yang diamati adalah biomassa dan stok karbon kopi, sedangkan variabel bebas adalah umur pohon kopi. Parameter utama yang diukur dalam penelitian adalah diameter batang setinggi dada dan kerapatan pohon. Sedangkan parameter pendukung yang diukur terdiri atas suhu dan kelembaban udara, intensitas cahaya, pH tanah, dan ketinggian tempat di atas permukaan laut. Data stok karbon dianalisis menggunakan analisis varian (Anova) dan regresi. Hasil pengukuran stok karbon menunjukkan bahwa jumlah stok karbon semakin meningkat dengan bertambahnya umur tegakan. Hasil pengukuran stok karbon tegakan kopi pada umur 0-5 tahun sebesar 2,1802 ton.ha-1, >5-10 tahun sebesar 6,24344 ton.ha-1, >10-15 tahun sebesar 10,6033 ton.ha-1, >15-20 tahun sebesar 14,4762 ton.ha-1, dan >20 tahun yaitu sebesar 21,9566 ton.ha-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara umur dengan stok karbon yaitu sebesar 74,3% dan dipengaruhi oleh faktor lain sebesar 25,7% dengan pola hubungan yang terbentuk yaitu eksponensial. | Global warming is a phenomenon of increasing of the earth average temperature as caused from the increasing of the concentration of greenhouse gasses in atmosphere. To decrease global warming, it needed the absorption of greenhouse gasses. The effective way to control greenhouse gasses in atmosphere especially CO2 was with protecting and developing forest. Forest that was managed eternally could be used to save and absorb CO2. One kind of forest that was potential in absorbing and saving CO2 was a coffee based agroforestry. Therefore, the research was needed to conduct with purpose to know the relationship between stock carbon of coffee based agroforestry and stock carbon of any age of coffee based agroforestry. The method of this research was survey and the sampling technique was cluster sampling. Dependent variable that was observed was biomass and stock carbon coffee, while independent variable was the age of coffee tree. The parameter that observed were diameter at breast height and the density of tree. Whereas, the supporting parameter that was measured consisted of temperature and air humidity, light intensity, level of soil acidity, and altitude place above the sea. The data of stock carbon was analyzed using variant (Anova) and regression. The result of stock carbon measurement showed that the total stock carbon increased with the increase of stand age. The results of measurement of stock carbon were at the age of 0-5 years 2,1802 tons.ha-1, age >5-10 years of 6,24344 tons.ha-1, age >10-15 years of 10,6033 tons.ha-1, age >15- 20 years of 14.4762 ton.ha-1, and age >20 years that were 21.9566 ton.ha-1. The result of this research showed that there is a correlation between the age with carbon reserves i.e. amounting to 74,3% and influenced by another factor of 25,7% and the pattern of relationship that formed that was exponential. | |
| 18433 | 21725 | E1A012105 | TINJAUAN JURIDIS PADA PERJANJIAN JUAL BELI GAS BUMI ANTARA JOINT OPERATING BODY PERTAMINA TALISMAN DENGAN PT. PEMBANGUNAN KOTA BATAM | ABSTRAK Penelitian ini dilakukan terhadap perjanjian jual beli gas bumi antara PHE Jambi Merang sebagai operator pada KKS Blok Jambi Merang melalui Joint Operating body, yaitu JOB Pertamina – Talisman Jambi Merang (JOB) selaku penjual dengan PT. Pembangunan Kota Batam sebagai pembeli, berdasarkan perjanjian jual beli gas bumi pada 2 November 2010. Permasalahan yang diajukan dalam penelitian ini adalah : 1. Bagaimana kontruksi hukum pada perjanjian jual – beli gas bumi antara JOB (Joint Operating Body) Pertamina Talisman Jambi Merang dengan PT. Pembangunan Kota Batam di tinjau dari aspek hukum perdata ? dan 2. Bagaimana akibat hukum dalam perjanjian jual beli gas bumi antara JOB (Joint Operating Body) Pertamina Talisman Jambi Merang dengan PT. Pembangunan Kota Batam bilamana salah satu pihak melakukan wanprestasi ? Adapun tujuan penelitiannya adalah : melakukan analisis terhadap kontruksi hukum perjanjian jual – beli gas bumi antara JOB (Joint Operating Body) Pertamina Talisman Jambi Merang dengan PT. Pembangunan Kota Batam dari aspek hukum perdata dan untuk mengetahui akibat hukum jika para pihak melakukan wanprestasi dalam Perjanjian jual – beli. Metode penelitian yag digunakan adalah metode yuridis normative, dengan spesifikasi penelitian diskriptif analitis dan analisis secara kualitatif. Berdasarkan hasil analisis diperoleh hasil bahwa: a. Konstruksi hukum perjanjian jual beli gas bumi antara PT. Pertamina Hulu Energi Jambi Merang Talisman (Jambi Merang) Limited Pacific Oil & Gas (Jambi Merang) Limited dengan PT. Pembangunan Kota Batam, merupakan perjanjian jual beli dengan syarat batal, dan pembayaran harga pembelian bersifat progresif yaitu mengalami perubahan berdasarkan periode waktu pembayaran. Dan b. akibat hukum bila salah satu pihak melakukan wanprestasi dalam perjanjian jual beli gas bumi ini ada 4 hal, yaitu: 1. Penghentian sementara penyerahan gas berdasarkan perjanjian yang telah dibuat oleh penjual kepada pembeli bila pembeli yang melakukan wanprestasi untuk pertama kali. 2. Pengakhiran perjanjian jual beli oleh penjual bila pembeli yang melakukan wanprestasi tidak dapat atau gagal memperbaiki wanprestasinya, 3. Pengakhiran perjanjian jual beli oleh pembeli bila penjual yang melakukan wanprestasi tidak dapat atau gagal memperbaiki wanprestasinya, dan 4. Apabila terjadi perselisihan dalam perjanjian tersebut, akan diselesaikan melalui arbitrase. Adapun bentuk wanprestasinya dapat berupa: sama sekali tidak berprestasi, terlambat berprestasi atau keliru berprestasi. | ABSTRACT This research was conducted on gas purchase agreement between PHE Jambi Merang as the operator of JKS Jambi Merang Block through Joint Operating body, namely JOB Pertamina - Talisman Jambi Merang (JOB) as the seller with PT. Pembangunan Kota Batam as a buyer, based on the sale and purchase agreement of natural gas on November 2, 2010. The problems posed in this research are: 1. How is the legal contract on gas purchase agreement between JOB (Joint Operating Body) Pertamina Talisman Jambi Merang with PT. Pembangunan Kota Batam in terms of civil law? and 2. What is the legal effect of the gas purchase agreement between JOB (Joint Operating Body) Pertamina Talisman Jambi Merang with PT. Pembangunan Kota Batam when one of the parties default? The research objectives are: to analyze the legal construction of gas purchase agreement between JOB (Joint Operating Body) Pertamina Talisman Jambi Merang with PT. Pembangunan Kota Batam from the civil law aspect and to know the legal effect if the parties do default in the Sale and Purchase Agreement. The research method used is the normative juridical method, with the specification of analytical descriptive research and qualitative analysis. Based on the results of the analysis obtained the result that: a. Legal construction of gas purchase agreement between PT. Pertamina Hulu Energi Jambi Merang Talisman (Jambi Merang) Limited Pacific Oil & Gas (Jambi Merang) Limited with PT. Pembangunan Kota Batam, is a sale and purchase agreement with void terms, and payment of purchase price is progressive that is changing based on payment period. And b. due to the law if one party default in this gas sale and purchase agreement there are 4 things, namely: 1. Temporary suspension of gas delivery based on the agreement that has been made by the seller to the buyer if the buyer who did the default for the first time. 2. Termination of the sale and purchase agreement by the seller if the buyer making the default can not or fail to repair its wanprestation; 3. Termination of the buy and sell agreement by the buyer if the default seller fails or fails to correct the wanprest, and 4. In case of dispute in the agreement, will be settled through arbitration. The form of wanprestasinya can be: no achievement, late achievement or misrepresentation. | |
| 18434 | 21726 | A1L013046 | PENGUJIAN NUTRISI HIDROPONIK DENGAN PENAMBAHAN TIGA TARAF PUPUK NITROGEN PADA SELADA MERAH (Lactuca sativa L.) MENGGUNAKAN TEKNOLOGI HIDROPONIK SISTEM TERAPUNG (THST) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) pengaruh tiga taraf pupuk nitrogen (N) pada larutan nutrisi hidroponik terhadap pertumbuhan dan hasil selada merah, 2) mengetahui varietas terbaik dari tiga varietas selada merah serta 3) mengetahui pengaruh interaksi antara tiga taraf pupuk nitrogen (N) pada larutan nutrisi hidroponik yang ditanam menggunakan teknologi hidroponik sistem terapung (THST). Penelitian ini dilaksanakan di screen house Pondok Pesantren Darussalam Dukuh Waluh, Purwokerto dengan ketinggian tempat 100 meter di atas permukaan laut serta di Laboratorium Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian dimulai pada bulan Mei sampai Juli 2017. Penelitian ini menggunakan rancangan perlakuan faktorial terdiri dari dua faktor dengan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot). Faktor pertama adalah jenis nutrisi (N) terdiri dari tiga taraf, yaitu nutrisi 1 (N1) 0 ppm nitrogen, Nutrisi 2 (N2) 100 ppm nitrogen, dan Nutrisi 3 (N3) 200 ppm nitrogen. Faktor kedua adalah varietas selada (V) terdiri tiga varietas, yaitu Selada pesona (V1), Kayla Red (V2), dan Chloe Red (V3). jika terdapat perbedaan nyata maka dilanjutkan dengan menggunakan Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf kesalahan 5%. Variabel pengamatan yang dilakukan yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, panjang akar, volume akar, bobot basah akar, bobot basah tajuk, dan kandungan klorofil. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa dosis pupuk AB Mix yang diberikan sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman selada.Tiap varietas tanaman selada memiliki respon yang berbeda di dalam pertumbuhannya, tetapi memberikan respon yang sama terhadap hasil produksinya.Tidak terdapat interaksi antar tiga taraf pupuk N dengan varietas selada merah. | This research aimed to 1) looking for influence of three levels of nitrogen fertilizer (N) in hydroponic nutrient solution to growth red lettuce, 2) to know the best varieties of three red lettuce varieties and 3) to know the effect of interaction between three levels of nitrogen fertilizer (N) in a hydroponic nutrient solution grown using floating system hydroponic technology. This research was conducted at screen house Pondok Pesantren Darussalam Dukuh Waluh, Purwokerto with altitude of place 100 meters above sea level and in Laboratory of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, University of General Soedirman. The research began in May until July 2017. This research uses a factorial treatment design consisting of two factors with Split Plot Design. The first factor is type of nutrient (N) consists of three levels, namely nutrition 1 (N1) 0 ppm nitrogen, Nutrisi 2 (N2) 100 ppm nitrogen, and Nutrisi 3 (N3) 200 ppm nitrogen. The second factor is the varieties of lettuce (V) consisting of three varieties, namely Lettuce charm (V1), Kayla Red (V2), and Chloe Red (V3). if there is a difference it would be proceed with using Honest Differences Test at 5% error level. Observational variables were plant height, leaf number, leaf area, root length, root volume, wet root weight, canopy wet weight, and chlorophyll content. Based on the results, it can be denied that the dosage of AB Mix fertilizer is provide sufficient to meet the nutritional needs of lettuce crops. Varieties of lettuce plants have different responses in their growth, but it gave same response to the production. There is no interaction between N fertilizer and red lettuce varieties. | |
| 18435 | 21704 | C1A014018 | EFEKTIFITAS KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKAL TERHADAP NILAI TUKAR RUPIAH: APLIKASI PATH ANALYSIS | Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kebijakan moneter dan kebijakan fiskal terhadap nilai tukar Rupiah. Penelitian ini menggunakan analisis jalur untuk mengetahui pengaruh langsung, pengaruh tidak langsung, dan pengaruh total. Banyaknya variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah enam variabel. Uang beredar (sebagai kebijakan moneter) dan pengeluaran pemerintah (sebagai kebijakan fiskal) sebagai variabel eksogen. Variabel nilai tukar Rupiah per Dolar Amerika Serikat, nilai ekspor bersih, inflasi, dan nilai Produk Domestik Bruto sebagai variabel endogen. Namun, variabel nilai ekspor neto, inflasi, dan nilai Produk Domestik Bruto dalam penelitian ini digunakan sebagai variabel intervening. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan: (1) jumlah uang beredar (sebagai kebijakan moneter) memiliki pengaruh langsung terhadap depresiasi nilai tukar Rupiah per Dolar AS, (2) jumlah uang beredar juga memiliki pengaruh tidak langsung, (3) pengeluaran pemerintah (sebagai kebijakan fiskal) tidak memiliki efek langsung pada nilai nilai tukar Rupiah per Dolar AS, (4) pengeluaran pemerintah mempengaruhi nilai tukar Rupiah per Dolar Amerika Serikat melalui pengaruhnya secara tidak langsung terhadap variabel PDB, (5) uang pasokan sebagai transmisi kebijakan moneter paling efektif dalam mempengaruhi pergerakan nilai tukar Rupiah per Dolar Amerika Serikat. | The purpose of this research is to analyze the effect of monetary policy and fiscal policy on exchange rate of Rupiah. This research use path analysis to know directly effect, indirectly effect, and the total effect. The number of variables used in this reaserch are six variables. The money supply (as monetary policy) and government spending (as fiscal policy) as an exogenous variables. Variables exchange rate of Rupiah per United States Dollar, net export value, inflation, and value of Gross Domestic Product as endogenous variables. Moreover, variables of net export value, inflation, and value of Gross Domestic Product in this research is used as intervening variable. Based on the results of data analysis shows: (1) the money supply (as monetary policy) has a direct influence on exchange rate depreciation of Rupiah per US Dollar, (2) the money supply has an indirect affect as well, (3) government expenditure (as fiscal policy) has no direct effect on the exchange rate value of Rupiah per US Dollar, (4) government expenditure affects the exchange rate of Rupiah per United States Dollar through its influence indirectly to GDP variables, (5) the money supply as the transmission of monetary policy is most effective in influencing the movement of exchange rate Rupiah per United States Dollar. | |
| 18436 | 22042 | C1A014104 | ANALISIS PENGARUH VARIABEL SOSIAL, EKONOMI, DAN DEMOGRAFI TERHADAP KEMISKINAN DI PROVINSI JAWA TIMUR | Penelitian ini berjudul “Analisis Pengaruh Variabel Sosial, Ekonomi, dan Demografi Terhadap Kemiskinan di Provinsi Jawa Timur”. Jumlah penduduk miskin di Jawa Timur mengalami penurunan dengan angka yang relatif kecil. Namun, Jawa Timur masih menjadi provinsi dengan jumlah penduduk miskin terbanyak bila dibandingkan dengan wilayah lain di Indonesia. Berdasarkan fenomena tersebut maka penelitian ini menganalisis pengaruh variabel sosial, ekonomi, dan demografi terhadap kemiskinan 38 kabupaten/kota yang ada di Jawa Timur tahun 2015 dengan menggunakan variabel dependen jumlah penduduk miskin. Sedangkan variabel independennya yaitu rata-rata lama sekolah, angka harapan hidup, tingkat pengangguran terbuka, PDRB per kapita, kepala rumah tangga perempuan, dan jumlah penduduk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh secara parsial dan secara bersama-sama dari rata-rata lama sekolah, angka harapan hidup, tingkat pengangguran terbuka, PDRB per kapita, kepala rumah tangga perempuan, dan jumlah penduduk terhadap kemiskinan kabupaten/kota di Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Alat analisis yang digunakan adalah model regresi linear berganda. Hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa: (1) Rata-rata lama sekolah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan kabupaten/kota di Jawa Timur, (2) Angka harapan hidup berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kemiskinan kabupaten/kota di Jawa Timur, (3) Tingkat pengangguran terbuka berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kemiskinan kabupaten/kota di Jawa Timur, (4) PDRB per kapita berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kemiskinan kabupaten/kota di Jawa Timur, (5) Kepala rumah tangga perempuan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kemiskinan kabupaten/kota di Jawa Timur, (6) Jumlah penduduk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan kabupaten/kota di Jawa Timur. Implikasi dari kesimpulan di atas yaitu untuk meningkatkan rata-rata lama sekolah dengan meningkatkan kemampuan dan kemauan individu untuk mengenyam pendidikan. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan memasifkan dan mengevaluasi program beasiswa pendidikan yang telah ada supaya menjadi program yang berkelanjutan, peningkatan mutu pendidikan melalui penyederhaan kurikulum, perbaikan sarana dan prasarana sekolah, dan tersedianya akses transportasi. Untuk meningkatkan angka harapan hidup meskipun tidak berpengaruh signifikan, perlu adanya perhatian dari pemerintah setempat dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan memasifkan program kesehatan, meningkatkan fasilitas kesehatan, dan perbaikan gizi masyarakat. Untuk menurunkan tingkat pengangguran terbuka meskipun tidak berpengaruh signifikan salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan memperluas lapangan pekerjaan misalnya dengan memasifkan pendirian UMKM berbasis kearifan lokal dan didukung oleh kemudahan akses modal, pemberian pelatihan dan pengawasan dari pemerintah daerah juga diperlukan untuk meningkatkan kemampuan pekerja. Untuk meningkatkan PDRB per kapita meskipun tidak signifikan karena masih adanya ketimpangan distribusi pendapatan. Maka upaya yang dapat dilakukan terlebih dahulu adalah meratakan distribusi pendapatan dengan mengembangkan industri rumah tangga serta pemberian pelatihan dan sosialisasi tentang digitalisasi industri supaya dapat memberikan inovasi dan meningkatkan nilai tambah. Untuk meningkatkan kesejahteraan kepala rumah tangga, upaya yang dapat dilakukan adalah mengembangkan Program Jalin Matra agar menjadi program yang berkelanjutan. Diperlukan juga evaluasi oleh pemerintah daerah supaya program tersebut tepat pada sasaran. Dan untuk menurunkan jumlah penduduk maka upaya yang dapat dilakukan adalah menggalakkan Program KB, memberikan sosialisasi dan pengetahuan tentang pentingnya KB supaya masyarakat dapat merencanakan dan memprogramkan kepemilikan anak dengan tepat. | This research entitled "Analysis of the Influence of Social, Economic, and Demographic Variables on Poverty in East Java Province". The number of poor people in East Java has decreased with a relatively small number. However, East Java is still the province with the highest number of poor people compared to other regions in Indonesia. Based on this phenomenon, this research analyzed the influence of social, economic, and demographic variables on the poverty of 38 districts/cities in East Java in 2015 using dependent variable of the number of poor people. While the independent variables are the average length of school, life expectancy, open unemployment rate, GRDP per capita, Female Head of Household, and population. The purpose of this research was to determine the partial and collective effect of the average length of school, life expectancy, open unemployment rate, GRDP per capita, female head of household, and population to poverty districts/cities in East Java. This research uses quantitative descriptive method. Analyzer used is multiple linear regression model. Based on the results of research and data analysis shows that: (1) The average length of school has negative and significant effect on the poverty of districts/cities in East Java, (2) Life expectancy has negative and insignificant effect on poverty of districts/cities in East Java, (3) The GRDP per capita has a positive and insignificant effect on the poverty of districts/cities in East Java, (5) The female head of household has negative and insignificant effect on poverty of districts/cities in East Java. (6) population have a positive and significant effect on the poverty of districts/cities in East Java. The implications of the conclusions above are to increase the average length of school by increasing the ability and willingness of individuals to receive education. Efforts that can be done is to massive and evaluate existing educational scholarship programs in order to become a sustainable program, improving the quality of education through curriculum simplification, improvement of school facilities and infrastructure, and the availability of transportation access. To increase life expectancy even though it does not has a significant effect, there should be attention from the local government in improving public health. Efforts that can be done is to massive health programs, improve health facilities, and improvement community nutrition. To reduce the open unemployment rate even though it does not has a significant effect, one of the efforts can be done is to expand employment for example by massive the establishment of SMEs based on local wisdom and supported by easy access to capital, providing training and controlling from local government is also needed to improve the ability of workers. To increase GRDP per capita, although not significant because of the inequality of income distribution. Then the first effort can be done is to flatten the income distribution by developing the home industry as well as providing training and socialization about the digitalization of the industry in order to provide innovation and increase the added value. To improve the welfare of the head of household, the effort that can be done is to develop Jalin Matra Program to become a sustainable program. Evaluation by the local government is required to ensure that the program is on target. And to reduce the number of residents then the effort can be done is promoting the KB Program, providing socialization and knowledge about the importance of KB so that people can plan and program the ownership of children properly. | |
| 18437 | 22028 | C1J014032 | FACTORS AFFECTING INCOME OF ORNAMENTAL FISH SELLER IN MINA RESTU MARKET PURWANEGARA VILLAGE IN NORTH PURWOKERTO SUBDISTRICT | Penelitianini berjudul Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Pedagang Ikan Hias di Pasar Mina Restu Kelurahan Purwanegara Kecamatan Purwokerto Utara. Berawal adanya perbedaan pendapatan yang diperoleh oleh para pedagang dan adanya data yang menunjukan penurunan jumlah pengunjung, maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang memiliki pengaruh terhadap pendapatan pedagang dan faktor manakah yang memiliki pengaruh dominan terhadap pendapatan. Penelitian ini merupakan data primer yang diambil dari 37 responden dengan menggunakan metode sensus dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil dari regresi menunjukkan bahwa faktor modal, jam kerja, lama usaha dan jumlah pengunjung berpengaruh terhadap pendapatan pedagang, sementara faktor lain yaitu tingkat pendidikan tidak memiliki pengaruh terhadap pendapatan. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa modal merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap pendapatan para pedagang dibandingkan faktor lainnya. Berdasarkan hasil diatas, untuk meningkatkan pendapatan pedagamg ikan hias perlu adanya penambahan modal dan jam kerja. Perlu adanya bantuan dari pihak pemerintah dalam memberikan pelatihan, pembinaan dan penyuluhan agar pedagang mampu memberikan pelayanan prima kepada pengunjung. Pemerintah diharapkan dapat membantu meningkatkan sarana dan prasara yang ada di pasar agar dapat meningkatkan jumlah pengunjung yang datang kepasar tersebut. | This research takes the title Factors Affecting Income of Ornamental Fish Seller in the Mina RestuFish Market inPurwanegara Village in North Purwokerto Sub-District. Beginning with the difference of income obtained by the sellers and the existence of data showing the decrease in the number of visitors, therefore the purpose of this study is to determine factors have an influence on the income of sellers and to deterimine factors have a dominant influence on income. this study is the primary data taken from 37 respondents by using census method and analyzed using multiple linear regression. The result of regression shows that capital, working hours, business experience and the number of visitors has influence to the income of sellers, while other factor is education level does not have influence to the income of sellers. This study also shows that capital is the most influential factor on the income of the sellers compared to other factors. Based on the above results, to increase the income of ornamental fish sellers need additional capital and working hours. Needs of assistance from the government in providing training, coaching and counseling so that sellers are able to provide excellent service to visitors. The government is expected to help improve the existing facilities and infrastructure in the market in order to increase the number of visitors coming to the market. | |
| 18438 | 21728 | A1L112056 | UJI Bacillus subtilis DALAM MENEKAN PENYEBAB PENYAKIT MOLER PADA TANAMAN BAWANG MERAH | Bawang merah termasuk salah satu diantara tiga anggota Allium yang sangat popular dan mempunyai nilai ekonomi tinggi disamping bawang putih dan bawang Bombay. Penyakit layu Fusarium (moler) salah satu penyebab utama penurunan produksi bawang merah, gejala penyakit moler ditunjukan dengan menguningnya daun, layu, terpelintir. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengendalikan penyakit moler pada bawang merah adalah dengan menggunakan agens hayati. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengidentifikasi penyebab penyakit moler pada tanaman bawang merah. 2) Mendapatkan isolat B. subtilis terbaik dalam mengendalikan penyakit moler pada tanaman bawang merah in vitro. Penelitian ini dilakukan di laboratorium Perlindungan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto pada bulan September sampai Desember 2017. Rancangan yang digunakan rancangan acak lengkap, Variabel yang diamati antara lain: bentuk konidium, jumlah sekat, warna, persentase penghambatan in vitro, bobot kering miselium. Hasil penelitian menunjukan penyebab penyakit moler pada tanaman bawang merah adalah F. oxysporum f.sp. cepae, bentuk makrokonidium bulan sabit melengkung dengan ujung lancip, mempunyai tiga sekat, dinding sel berwarna hitam sedangkan tengah transparan berbintik, panjang makrokonidium 18-31 lebar 3-5 μm, F. oxysporum f.sp. cepae, tumbuh dengan baik pada suhu 25-30⁰C. Persentase hambatan terbaik terhadap patogen F. oxysporum f.sp. cepae, adalah isolat B1dengan persentase hambatan 6,45% dan bobot kering miselium terendah 0,98 g. | Onion is one of three members of Allium which is very popular and has high economic value besides garlic and onion Bombay. Red onions are planted in the lowlands. Disease is often a problem, wilt fusarium (moler) is one of the main causes of decrease in onion production, symptoms of moler disease is characterized by yellowing of the leaves, the leaves become withered, twisted. One of Efforts that can to do to control the disease of moler on the red onion is to use biological agents. This study aims to determine 1) Identifying the pathogen of moler disease on shallot plants. 2) Obtaining the best B. subtilis isolates to control cause of moler in vitro. This research was conducted in laboratory of crop protection, Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University, Purwokerto, in September until desember 2017. The design used was completely randomized design. Variables observed were: conidium form, number of bulkhead, color, percentage of in vitro inhibition, dry weight of mycelium. The results showed the cause of moler disease on shallot plant is F. oxysporum f.sp. cepae, a curved crescent spore shape with a pointed tip, has three septum, black cell wall while transparent middle spots, macroconidium length 18-31 width 3-5 μm, F. oxysporum f.sp. cepae, grows well at 25-30⁰C. Percentage of best barrier against pathogen F. oxysporum f.sp. cepae, is isolate B1 with a percentage of 6.45% resistance and 0.98 g lowest dried mycelium weight. | |
| 18439 | 21729 | C1B014038 | DETERMINAN CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR) DAN PENGARUHNYA TERHADAP RETURN ON ASSET (ROA) PADA PERUSAHAAN PERBANKAN DI INDONESIA (Studi Kasus Bank Umum Indonesia yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2012-2016 | Penelitian ini mengambil judul : “Determinan Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Pengaruhnya Terhadap Return On Asset (ROA) Pada Perusahaan Perbankan di Indonesia (Studi Kasus Bank Umum Indonesia yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2012-2016)”. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Debt to Equity Ratio (DER), Non Performing Loan (NPL), Net Interest Margin (NIM), Loan to Deposit Ratio (LDR) terhadap Capital Adequacy Ratio (CAR) dan pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR) terhadap Return On Asset (ROA). Sampel dalam penelitian ini adalah Bank Umum Indonesia yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2012-2016. Populasi dalam penelitian ini adalah Perusahaan Perbankan berdasarkan laporan keuangan IDX yang diambil dengan pertimbangan tertentu. Jumlah sampel dalam penelitian ini ditentukan berdasarkan metode Purposive Sampling, dan ditentukan jumlah sampel sebanyak 13. Pengujian Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan regresi bertahap (dibantu alat analisis software SPSS.20 for windows) menunjukkan bahwa Debt to Equity Ratio (DER) berpengaruh negatif terhadap Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan (NPL) tidak berpengaruh terhadap Capital Adequacy Ratio (CAR), Net Interest Margin (NIM) tidak berpengaruh terhadap Capital Adequacy Ratio (CAR), Loan to Deposit Ratio (LDR) berpengaruh negatif terhadap Capital Adequacy Ratio (CAR), Capital Adequacy Ratio (CAR) berpengaruh terhadap Return On Asset (ROA). Implikasi dari kesimpulan diatas yaitu dalam penilaian tingkat kesehatan bank, bank perlu mempertimbangkan besarnya hutang dan dari mana sumber dana yang diperoleh untuk membayar bunga dan pokok pinjaman. Bank perlu memperhatikan kredit bermasalahnya agar bisa selalu ditekan, sehingga tidak berdampak buruk bagi bank. Bank juga lebih meningkatkan jumlah kredit yang diberikan dibandingkan dana pihak ketiga sehingga perusahaan memiliki kemampuan dalam pemenuhan penarikan deposan dengan mengandalkan kredit yang diberikan. Selain itu bank lebih memperhatikan jumlah modal dan mempertahankan kecukupan modal yang dimiliki agar profitabilitas bank tinggi. | The title of this research is : "Determinant of Capital Adequacy Ratio (CAR) and Influence Return On Asset (ROA) at Banking Company in Indonesia (Case Study of Indonesian Commercial Bank Listed on Indonesia Stock Exchange Period 2012-2016)". The purpose of this research is to analyze the impact of Debt to Equity Ratio (DER), Non Performing Loan (NPL), Net Interest Margin (NIM), Loan to Deposit Ratio (LDR) to Capital Adequacy Ratio (CAR) and Capital Adequacy Ratio (CAR) to Return On Assets (ROA). Population of the research is Banking Company based on IDX financial report which is taken with certain criteria. The number of samples in this study was determined based on Purposive Sampling method, and determined the number of samples as much as 13. Based on the results and data analysis using step regression (helped by software SPSS.20 for windows) shows that Debt to Equity Ratio (DER) has a negative and signification impact to Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan (NPL) has no impact to Capital Adequacy Ratio (CAR), Net Interest Margin (NIM) has no impact to Capital Adequacy Ratio (CAR), Loan to Deposit Ratio (LDR) has a negative and signification impact to Capital Adequacy Ratio (CAR), Capital Adequacy Ratio (CAR) has a positive and signification impact to Asset (ROA). The implications from the conclusions is in the assessment of the level bank’s health, the bank needs to consider the weight of the debt and from which source obtained to pay interest and principal on the loan. The Bank needs to pay attention to its problematic credit to always be suppressed, so as not to be bad for banks. The Bank also further increase the amount of credit given to third party funds in comparison so that companies have the ability in fulfilling the withdrawal of depositors to rely on credit given. In addition, the bank pay more attention to the amount of capital and maintaining the adequacy of capital owned so that the profitability of the bank. Keywords : Debt to Equity Ratio (DER), Non Performing Loan (NPL) Net Interest Margin (NIM), Loan to Deposit Ratio (LDR), Capital Adequacy Ratio (CAR) and Return On Asset (ROA). | |
| 18440 | 21730 | E1A112071 | PERKAWINAN BEDA AGAMA (Tinjauan Yuridis Terhadap Penetapan Pengadilan Negeri Pati Nomor 85/Pdt.P/2014/PN.PTI) | Perkawinan dikatakan sah jika telah memenuhi ketentuan Pasal 2 ayat (1) Undang-undang Perkawinan, bahwa perkawinan sah apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agamanya dan kepercayaannya. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang multiagama mendukung adanya pasangan yang berbeda agama. Seperti yang terjadi pada Penetapan Pengadilan Negeri Pati Nomor 85/Pdt.P/2014/PN.Pti. Permasalahannya adalah Bagaimana pertimbangan hukum hakim dalam memberikan ijin pencatatan perkawinan beda agama. Metode penelitian : yuridis normatif, spesifikasi penelitian preskriptif analitis, sumber bahan hukum primer, sekunder dan tersier, pengumpulan data studi kepustakaan, analisis data normatif kualitatif. Hasil penelitian atas pertimbangan hukum hakim Pasal 34 huruf (a) dan Pasal 35 huruf (a) Undang-Undang No. 23 Tahun 2006 kurang tepat, sebaiknya hakim mendasarkan pada Undang-Undang No. 24 Tahun 2013 Perubahan Atas Undang-Undang No. 23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan. Pasal 69 ayat (1) dan (2) PerPres. No. 25 Tahun 2008 hanya memenuhi Pasal 2 ayat (2) Undang-undang Perkawinan. | Marriage is said to be valid if it has fulfilled the provisions of Article 2 paragraph (1) of the Marriage Law, that the marriage is legal if done according to the law of each religion and its belief. The Indonesian nation is a multi-religious nation supporting the existence of different religions. As happened in Stipulation of Pati District Court Number 85 / Pdt.P / 2014 / PN.Pti. The problem is how the judge's judgment in giving permission to recording different religious marriages. Research methods: normative juridical, analytical prescriptive research specifications, primary, secondary and tertiary legal material sources, library research data collection, normative qualitative data analysis. The results of the research on judicial consideration of Article 34 letter (a) and Article 35 letter (a) of Law no. 23 of 2006 is less precise, the judge should be based on the Act no. 24 Year 2013 Amendment to Law no. 23 of 2006 on Population Administration. Article 69 paragraph (1) and (2) of the Per- dres. No. 25 of 2008 only fulfills Article 2 paragraph (2) of the Marriage Law. |