Artikelilmiahs
Menampilkan 18.321-18.340 dari 50.046 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 18321 | 21211 | A1L112041 | RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PADI HITAM (Oryza sativa L. indica) PADA PERLAKUAN JUMLAH BIBIT PER LUBANG TANAM DAN JENIS PUPUK ORGANIK | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon perlakuan jumlah bibit per lubang tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi hitam dan mengetahui respon jenis pupuk organik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi hitam, serta memperoleh kombinasi jumlah bibit per lubang tanam dan jenis pupuk organik yang efektif terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi hitam. Penelitian dilaksanakan di lahan sawah di Desa Karanglewas Kidul, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah pada bulan April sampai September 2016. Ketinggian tempat sekitar 93 meter di atas permukaan laut. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi dengan petak utama berupa tiga jenis pupuk organik yaitu pupuk kandang ayam, pupuk kandang kambing dan pupuk kandang sapi dan anak petak berupa jumlah bibit per lubang tanam dengan tiga taraf yaitu satu bibit per lubang tanam, dua bibit per lubang tanam dan tiga bibit per lubang tanam dengan tiga ulangan pada setiap kombinasi perlakuan. Variabel yang diamati pada penelitian ini terdiri atas tinggi tanaman, jumlah anakan produktif, jumlah daun per rumpun, panjang malai, jumlah bulir per malai, jumlah bulir hampa permalai, persentase gabah isi, bobot gabah kering per rumpun, bobot 1000 bulir gabah, dan produktivitas padi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis pupuk organik mempengaruhi variabel tinggi tanaman, anakan produktif, jumlah daun per rumpun, jumlah bulir per malai, bobot gabah kering per rumpun, dan produktifitas padi. Jenis pupuk terbaik yaitu pupuk kandang ayam dengan produktivitas padi yang dihasilkan sebesar 5,15 ton ha-1. Jumlah bibit per lubang tanam mempengaruhi variabel panjang malai dan jumlah bulir per malai. Tidak adanya interaksi antara pengaruh jenis pupuk organik dan jumlah bibit per lubang tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi hitam. Kombinasi terbaik pada perlakuan pupuk kandang ayam dan jumlah bibit tiga per lubang tanam dengan produktivitas hasil gabah sebesar 5,38 ton ha-1. | The aims of this research are to know the response of number of seedling each planting hole toward the growth and the result of black rice, to know the response of organic fertilizer toward the growth and the result of black rice, and to obtain the combination of number of seedling each planting hole and the type of effective organic fertilizer toward the growth and result of black rice. The research was conduct in rice field on Karanglewas Kidul village, Karanglewas district, Banyumas, Central java started at April until September 2016. The altitude are about 93 metres above sea level. This research used a Split Plot design, the main plot are three type of organic fertilizers which is chicken manure fertilizer, goat manure fertilizer and cow manure fertilizer, the sub plot are three number of seedling each planting hole which is one seed each hole, two seed each hole and three seed each hole with 3 replies each treatment combination. The variables observed in this research were composed into plant height, number of productive tillers, number of leaves hill, panicle length, number of grains panicle, number of grains of hollow proboscis, percentage of grain contents, dry grain weight per clump, weight of 1000 grain, and productivity rice. The results showed that the type of organic fertilizer affect the variables of plant height, productive tiller, number of leaves hill, the number of grains panicle, the weight of dry grains hill, and the productivity rice. The best fertilizer type chicken manure with productivity rice 5,15 tons ha-1. The number of seedling each planting hole influenced the variable length of panicle and the number of grains panicle. The absence of interaction between the influence of organic fertilizer type and the number of seedling each planting hole on the growth and yield of black rice plants. The best combination in the treatment of chicken manure and the number of three seedling planting hole with grain yield productivity of 5.38 tons ha-1. | |
| 18322 | 21273 | C1C013051 | PENGARUH PROFITABILITAS, LIKUIDITAS, UKURAN PERUSAHAAN DAN PERTUMBUHAN PERUSAHAAN TERHADAP OPINI AUDIT GOING CONCERN PADA PERUSAHAAN PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2013-2016. | Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Likuiditas dan Ukuran Perusahaan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Opini Audit Going Concern pada Perusahaan Pertambangan. Sedangkan, Profitabilitas dan Pertumbuhan Perusahaan tidak memiliki pengaruh terhadap Opini Audit going Concern pada Perusahaan Pertambangan. | The result of this study showed that the liquidity, company size have significant effect. Whereas, profitability and corporation growth have no significant effect on audit opinion going concern in mining company. | |
| 18323 | 21274 | E1A113022 | TINDAK PIDANA PENYALAHGUNAAN SENJATA API MENURUT UNDANG-UNDANG DARURAT NOMOR 12 TAHUN 1951 (Studi Putusan Pengadilan Negeri Bekasi Nomor 1480/Pid.B/2015/PN.Bks) | ABSTRAK Kepemilikan dan pengawasan senjata api diatur pada Undang-undang RI Nomor 8 Tahun 1948 tentang Pendaftaran Dan Pemberian Izin Pemakaian Senjata Api dan Perpu No. 20 Tahun 1960. Penelitian bertujuan untuk mengetahui penerapan unsur-unsur tindak pidana penyalahgunaan senjata api dalam Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat RI Nomor 12 tahun 1951 Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dalam perkara pidana Nomor: 1480/Pid.B/2015/PN.Bks dan untuk mengetahui dasar pertimbangan hukum hakim dalam penjatuhan pidana pada putusan perkara pidana Nomor: 1480/Pid.B/2015/PN.Bks. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan pendekatan kasus (case research). Spesifikasi penelitian ini adalah preskriptif. Data yang diperoleh akan dianalisa dengan menggunakan metode normatif kualitatif. Kesimpulan hasil penelitian adalah penerapan unsur-unsur tindak pidana penyalahgunaan senjata api dalam Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat RI Nomor 12 tahun 1951 Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dalam perkara pidana Nomor: 1480/Pid.B/2015/PN.Bks telah sesuai dengan perbuatan yang diancam karena seluruh unsur-unsur tindak pidana penyalahgunaan senjata api yang didakwakan kepada terdakwa oleh Jaksa Penuntut Umum telah dibuktikan kebenarannya di depan pengadilan. Dasar pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan pidana pada perkara pidana Nomor 1480/Pid.B/2015/PN.Bks. adalah berdasarkan aspek yuridis yaitu terpenuhinya unsur-unsur yang terkandung dalam Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat RI Nomor 12 tahun 1951 Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, maka sudah cukup alasan untuk menyatakan perbuatan terdakwa tersebut telah terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal yang disangkakan yaitu unsur-unsur tindak pidana pada Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat RI Nomor 12 tahun 1951 Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP yang meliputi: Barang Siapa, Tanpa hak membawa, menyimpan, menguasai dan menyembunyikan senjata api serta Yang melakukan, menyuruh melakukan dan yang turut serta melakukan. Selain itu, hakim juga mempertimbangkan hal-hal yang meringankan yaitu Terdakwa mengakui kesalahannya dan menyesal serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya dan Terdakwa bersifat sopan selama persidangan, sedang yang memberatkan terdakwa yaitu perbuatan Terdakwa meresahkan masyarakat. Pertimbangan tersebut termasuk dalam pertimbangan sosiologis. Majelis hakim menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa dengan pidana penjara selama 2 (dua) tahun. Kata Kunci : pengawasan, penyalahgunaan, senjata api | ABSTRACT Ownership and control of firearms is regulated in the law No. 8 Year RI 1948 about the registration and granting of Permits the use of firearms and the Perpu No. 20 years 1960. The objective of this research is to know the application of elements of a criminal offence the abuse of firearms in article 1 paragraph (1) of the emergency law No. 12 year 1951 RI Jo Article 55 paragraph (1) to-1 of the Criminal Code in criminal cases number: 1480/Pid. B/2015/PN. Bks and to know the basic legal consideration of the judges in the overthrow of the criminal verdict in criminal cases number: 1480/Pid. B/2015/PN.Bks. The research method used normative juridical approach. The approach in this research is the approach of legislation (the statute approach), a conceptual approach (conceptual approach), and the approach of the case (case research). This is a prescriptive research specifications. The data obtained will be analyzed using the methods of normative qualitative. Conclusion of research result as follow the application of the elements of a criminal offence the abuse of firearms in article 1 paragraph (1) of the emergency law No. 12 year 1951 RI Jo Article 55 paragraph (1) to-1 of the criminal code in criminal cases number: 1480/Pid. B/2015/PN. Bks has been in accordance with the Act is liable because the whole of the elements of a criminal offence the abuse of firearms that are didakwakan to the defendant by the public prosecutor has been confirmed in front of the Court. Basic consideration of criminal law judge in meting on criminal cases Number 1480/Pid. B/2015/PN.Bks. is based on juridical aspects i.e. satisfy the elements contained in article 1 paragraph (1) of the emergency law No. 12 year 1951 RI Jo Article 55 paragraph (1) of the criminal code, then it is enough reason to declare the defendant's deed has been proven legally and convincingly of violating article that disangkakan i.e. the elements of a criminal offence in article 1 paragraph (1) of the Emergency Act RI No. 12 the year 1951 Jo Article 55 paragraph (1) to-1 of the criminal code which includes: anyone who, without the rights to carry, store, master and hiding firearms and who did, enjoin conduct and participating do. In addition, the judges also consider things that relieve the Defendant acknowledged his guilt i.e. and regret and promises won't repeat his offense and the defendant are polite during the trial, while the defendant was incriminating the Defendant's act of disturbing the community. The considerations included in the sociological considerations. The Tribunal judge dropped criminal proceedings against the accused with imprisonment for 2 (two) years. Key words : supervision, abuse, firearms | |
| 18324 | 21275 | C1J010005 | FACTORS THAT INFLUENCE THE NUMBER OF VISITORS AT LOKAWISATA BATURRADEN BANYUMAS REGENCY | Penelitian ini berjudul “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Jumlah Kunjungan Wisatawan Di Lokawisata Baturraden Kabupaten Banyumas”. Pariwisata merupakan salah satu sumber pendapatan yang penting bagi suatu negara. Pariwisata Indonesia merupakan penggerak perekonomian nasional yang potensial untuk memacu perkembangan perekonomian di masa depan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendapatan, promosi wisata dan biaya wisata terhadap jumlah wisatawan di Lokawisata Baturraden Kabupaten Banyumas dan menganalisis faktor yang paling berpengaruh terhadap jumlah wisatawan di Lokawisata Baturraden Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional. Jenis penelitian ini adalah kuantitataif dengan menggunakan data primer dan sekunder. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling sehingga didapatkan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendapatan, promosi wisata dan biaya wisata mempunyai pengaruh terhadap jumlah kunjungan wisatawan di Lokawisata Baturraden. Nilai koefisien regresi variable pendapatan positif sebesar 0.220. Hasil uji t variabel pendapatan sebesar 0.001 (p < 0.05) artinya pendapatan berpengaruh positif terhadap jumlah kunjungan wisatawan, sehingga hipotesis pertama diterima. Nilai koefisien regresi promosi wisata positif sebesar 0.213. Hasil uji t variabel promosi wisata sebesar 0.005 (p < 0.05) artinya promosi wisata berpengaruh positif terhadap jumlah kunjungan wisatawan, sehingga hipotesis kedua diterima. Nilai koefisien regresi biaya wisata negatif sebesar -0.128. Hasil uji t variabel biaya wisata sebesar 0.000 (p < 0.05) artinya biaya wisata berpengaruh negatif terhadap jumlah kunjungan wisatawan, sehingga hipotesis ketiga diterima. Variabel yang paling berpengaruh terhadap jumlah kunjungan wisatawan adalah promosi wisata. Implikasi dari kesimpulan yaitu untuk meningkatkan jumlah pengunjung sebaiknya pihak pengelola Lokawisata Baturraden tidak menerapkan tarif masuk yang lebih mahal. Perlu ditambahkan pula sarana untuk bermain anak-anak, lebih diperhatikan kebersihan toilet atau wc umum untuk para pengunjung dan lahan parkir yang lebih luas. Promosi wisata hendaknya lebih digalakkan dengan cara menyebarkan brosur atau membuat pamflet dan melampirkan profil Lokawista Baturraden pada web yang sudah dibuat untuk menarik minat konsumen dan sekaligus sebagai promosi budaya. | This study entitled " Factors That Influence The Number of Visitors at Lokawisata Baturraden Banyumas Regency ". Tourism is one of the important sources of income for a country. Tourism Indonesia is a potential national economic driver to spur economic development in the future. This study aims to analyze the influence of income, tourism promotion and cost of tourism to the number of tourists in Baturraden Lokawisata Banyumas Regency and analyze the factors that most affect the number of tourists in Lokawisata Baturraden Banyumas. This research use cross sectional method. This type of research is quantitative by using primary and secondary data. The sampling technique used is purposive sampling to get the number of samples as much as 100 respondents. The method of analysis used in this study is multiple regression analysis. The analysis result shows that income, tour promotion and travel costs have influence to the number of visitors at Lokawisata Baturraden. The value of regression coefficient of income variable is positive equal to 0.220. this result of t test of variable income equal to 0.001 (p <0.05) means that income has a positive effect on the number of visitors, so the first hypotheses is accepted. The value of regression coefficient of tour promotion variable is positive 0.213. This result of t test of variable tour promotion equal 0.005 (p <0.05) means that tour promotion has positive effect on the number of visitors, so the second hypotheses is accepted. The value of regression coefficient of travel costs variable is negative -0.128. This result of t test of variable travel cost equal to 0.000 (p <0.05) it means that travel cost has a negatively effect on the number of visitors, so that third hypotheses accepted. The most influential variable on the number of visitors is tour promotion. The implication of the conclusion is to increase the number of visitors should the manager of Lokawisata Baturraden not apply the higher entrance fee. Also need to be added means to play the children, more attention to cleanliness of toilets for the visitors and wider parking area. Tour Promotion should be encouraged by distributing brochures or making pamphlets and attach profiles Lokawista Baturraden on the web that has been made to attract consumers and at the same time as a cultural promotion. | |
| 18325 | 21276 | F1A013037 | JARINGAN SOSIAL PEDAGANG JAWA BARAT DI PURWOKERTO | Penelitian ini berjudul “Jaringan Sosial Pedagang Jawa Barat di Purwokerto” dilatarbelakangi oleh semakin banyaknya perantau yang datang ke Purwokerto baik dengan tujuan untuk mencari ilmu bahkan untuk mencari pekerjaan. Tujuan dalam peneliti ini untuk mendeskripsikan jaringan sosial pedagang Jawa Barat yang berada di Purwokerto. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif, adapun teknik penentuan sasaran penelitian yaitu menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa jaringan sosial pedagang Jawa Barat ini tidak terdapat suatu perkumpulan atau paguyuban yang dibentuk oleh para pedagang yang berasal dari Jawa Barat, melainkan dibentuk oleh daerah asal yang sama contohnya seperti paguyuban yang berasal dari Tasikmalaya. Namun pedagang Jawa Barat ini membentuk suatu jaringan sosial melalui join bahan baku dengan sesama pedagang yang satu propesi, dalam kegiata arisan, bakti sosial dan ziarah kubur, serta adapun bentuk solidaritas yang dibangun oleh pedagang Jawa Barat yang berada di Purwokerto ini, karena minimnya pendidikan, yang menyebabkan sebagai perantau Jawa Barat yang berada di Purwokerto bekerja sebagai pedagang dan saling memberikan pekerjan kepada saudara satu desanya. Selain itu juga jika ada orang sakit atau meninggal, akan saling menjenguk dan melayat. | This research entitled "Social Network of West Java Traders in Purwokerto" is motivated by the increasing number of nomads who come to Purwokerto both with the aim to seek knowledge even to find a job. The purpose of this research is to describe social network of West Java traders located in Purwokerto. The research method used in this research is descriptive qualitative method, while the technique of determining the target of the research is using purposive sampling technique. The results of this study indicate that the social network of West Java traders is not there a association formed by the traders who came from West Java, but formed by the same origin region such as associations derived from Tasikmalaya. However, West Java traders formed a social network through joining raw materials with fellow traders in one profession, in arisan activities, social service and grave pilgrimage, as well as solidarity form built by West Java traders who are in Purwokerto, because of the lack of education, which causes as a nomadic West Java residing in Purwokerto work as a trader and give each other to work to one brother of his village. In addition, if there are people sick or died, will visit each other and mourn. | |
| 18326 | 21277 | F1A012093 | Gaya Hidup Maniak Mobil (Studi Mengenai Gaya Hidup Para Anggota Komunitas Mobil Kijang Innova Lovers “KILLERS” di Purwokerto) | Mobil adalah barang mewah yang diinginkan oleh setiap manusia. Saat ini, mobil sudah lebih menjadi gaya hidup, khususnya komunitas mobil Kijang Innova Lovers. Dibandingkan komunitas mobil lain, komunitas mobil Kijang Innova Lovers lebih menonjolkan hasil modifikasi mobil komunitasnya. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya hidup anggota komunitas mobil Kijang Innova Lovers di Purwokerto. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan sasaran penelitiannya adalah anggota komunitas mobil Kijang Innova Lovers yang tergabung dalam komunitas selama lebih dari 1 tahun. Teknik penentuan informan yang digunakan adalah purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan analisis interaktif dan validasi data menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan beberapa poin kesimpulan. Pertama terkait minatnya, modifikasi mobil dan touring adalah dua aktivitas yang penting bagi komunitas Kijang Innova Lovers. Kedua, intensitas komunitas Kijang Innova Lovers dalam menghabiskan uangnya tergolong tinggi. Hal ini selain dari iuran bulanan yang lebih besar dari komunitas mobil lain, juga terlihat dari padatnya agenda rutin bulanan yang memakan biaya yang sangat tinggi. Pada level individu pun setiap anggota komunitas rela menghabiskan minimal 10 juta rupiah untuk modifikasi interior, eksterior, dan mesin mobil. Terakhir, dalam mengalokasikan waktunya, komunitas ini memiliki kegiatan rutin bulanan, diantaranya mengadakan touring, kopi darat, bakti sosial, dan modifikasi mobil. | A car is a luxury that every human wants. Today, cars have become more lifestyle, especially the car community Kijang Innova Lovers. Compared to other car communities, the car community Kijang Innova Lovers more highlight the results of modification of community cars. Based on this, this study aims to determine the lifestyle of members of the car community Kijang Innova Lovers in Purwokerto. The research method used is descriptive qualitative with the target of research is member of Kijang Innova Lovers car community who joined in the community for more than 1 year. Informant determination technique used is purposive sampling. Methods of data collection using in-depth interviews, observation, and documentation. Methods of data analysis using interactive analysis and data validation using source triangulation techniques. The results show some conclusion points. Firstly related to his interest, car modification and touring are two important activities for the Kijang Innova Lovers community. Secondly, the intensity of Kijang Innova Lovers community in spending money is high. This is in addition to the monthly fee greater than the other car community, also seen from the dense agenda of the monthly routine that cost very high. At the individual level every member of the community willingly spend a minimum of 10 million rupiah for interior, exterior, and car engine modifications. Finally, in allocating the time, this community has monthly routine activities, including touring, social service, and car modification. | |
| 18327 | 21278 | F1B111026 | STRATEGI PENINGKATAN KETAHANAN PANGAN DI KABUPATEN BANYUMAS MELALUI PROGRAM PENINGKATAN PRODUKSI PERTANIAN (Studi Kasus: Produksi Padi Kecamatan Cilongok) | Dengan terwujudnya surplus akan kebutuhan beras untuk masyarakat Kabupaten Banyumas, maka Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan terus berusaha mempertahankan dan terus meningkatkan produksi padi di setiap daerah di Kabupaten Banyumas. Untuk terus meningkatkan produksi pertanian terutama padi di Banyumas maka Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Banyumas membuat RENSTRA untuk bidang pertanian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Strategi Peningkatan Ketahanan Pangan di Kabupaten Banyumas Melalui Program Peningkatan Produksi Pertanian. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, dengan teknik pemilihan informan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan adalah model analisis interaktif menurut Milles dan Huberman dan keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi Peningkatan Ketahanan Pangan Kabupaten Banyumas melalui Program Peningkatan Produksi Padi sudah maksimal. Banyumas juga selalu mewujudkan ketahanan pangan jika dilihat pada produksi berasnya yang surplus. Hal ini dibuktikan dengan upaya-upaya pemerintah Kabupaten Banyumas dalam memberikan bantuan-bantuan pada para petani untuk meningkatkan hasil produksi padi. Pemerintah juga ikut mengawasi setiap kegiatan-kegiatan para petani dalam menjalankan program yang diberikan. Namun ada beberapa masalah yang timbul dari upaya pemerintah tersebut seperti masih adanya sebagian kecil kegagalan panen yang dialami oleh petani. | With the realization of a surplus of rice needs for the people of Banyumas District, the Department of Agriculture and Food Security continues to maintain and increase rice production in every region in Banyumas District. In order to continue to increase agricultural production, especially rice in Banyumas, the Department of Agriculture and Food Security of Banyumas District makes strategic plan for agriculture. The purpose of this research is to know the Strategy of The Food Security Enhancementin Banyumas District through Agricultural Production Improvement Program. Qualitative method will be used as the research method, with purposive sampling as technique of selecting informant. Data collection will be done through in-depth interviews, observation, and documentation. An interactive analysis model according to Milles and Huberman used as the analytical and the validity of the data is tested by source triangulation. The results showed that the Strategy for Enhancement of Banyumas DistrictFood Security through the Rice Production Enhancement Program was already maxim. Banyumas also actualize the food security, it can be seen from its surplus rice production. This was proven by the efforts of the Banyumas District government that provide assistance to the farmers in order to improve the result of rice production. The government also oversees every farmer's activities in running the program. But there are some problems that arise from the government's efforts such as there is still a small portion of failure experienced by farmers. | |
| 18328 | 21279 | F1F012054 | MAIN CHARACTERS INFATUATED LOVE IN WENDELIN VAN DRANEEN’S FLIPPED | ABSTRAK Natasha, Putri. 2018. Cinta Monyet Karakter-karakter Utama dalam Flipped karya Wendelin Van Draneen. Skripsi. Dosen Pembimbing 1: Eni Nur Aeni, S.S., M.A., Dosen Pembimbing 2: Mia Fitria Agustina, S.S, SE., M.A., Dosen Penguji: Lynda Susana S.S., M.Hum. Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Universitas Jenderal Soedirman, Fakultas Ilmu Budaya, Jurusan Bahasa Inggris, Program Studi Sastra Inggris, Purwokerto. Penelitian yang berjudul "Cinta Monyet Karakter-karakter Utama dalam Flipped karya Wendelin Van Draneen” bertujuan untuk mengetahui cinta monyet dalam novel ini. Hal ini menjelaskan awal cinta yang terjadi pada romantisa remaja. Peneliti menggunakan metode kualitatif dalam menganalisa data. Data utamanya adalah novel Flipped milik Wendelin Van Draneen. Data sekunder berasal dari Triangular Theory of Love oleh Robert Sternberg (1986) dan New Criticism oleh Donald Eugene Hall (2001). Metode analisis dalam penelitian ini adalah mulai dari membaca novel, menemukan cinta monyet pada novel, menganalisis data menggunakan teori Sternberg dan Hall, dan menyimpulkan hasil analisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat komponen passion dalam komponen-komponen cinta dan dalam komponen passion terdapat cinta monyet yang terbagi dalam tiga bagian, yaitu ketertarikan fisik, tindakan obsesif, dan tindakan agresif yang tergambar di dalam novel. Kata kunci: Flipped, cinta monyet, kritik baru, passion, komponen-komponen cinta. | ABSTRACT Natasha, Putri. 2018. Main Characters Infatuated Love in Wendelin Van Draneen’s Flipped. Thesis. Supervisor 1: Eni Nur Aeni, S.S., M.A., Supervisor 2: Mia Fitria Agustina, S.S, SE., M.A., External Examiner: Lynda Susana S.S., M.Hum. Ministry of Research, Technology, and Higher Education, Jenderal Soedirman University, Faculty of Humanities, English Department, English Literature Study Program, Purwokerto. The research entitled “Main Characters Infatuated Love in Wendelin Van Draneen’s Flipped aims to figure out the infatuated love in the novel. It explains an early love that happens in young adult’s romance. The researcher used qualitative method in analyzing the data. The primary data is Wendelin Van Draneen’s Flipped. The secondary data are from Triangular Theory of Love by Robert Sternberg (1986) and New Criticism by Donald Eugene Hall (2001). The method of analysis in this research is starting from reading the novel, finding out the infatuated love in the work, analyzing the data using Sternberg’ and Hall’s theories, and concluding the result of analysis. The result of this research shows that there is passion component in components of love and in the passion component there is infatuated love which is there are three parts of infatuated love, they are physical attraction, obsessive acts, and aggressive acts that depicted in the novel. Keywords: Flipped, Infatuated love, New criticism, Passion, Components of Love. | |
| 18329 | 21280 | H1L011065 | RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PEMESANAN TIKET PARIWISATA BERBASIS WEB (STUDI KASUS TAMAN KYAI LANGGENG KOTA MAGELANG) | Taman Kyai Langgeng Kota Magelang merupakan perusahaan daerah yang bergerak di bidang Pariwisata yang mempunya fasilitas wahana Rekreasi dan wahana Edukasi. Penjualan tiket pada lokawisata Taman Kyai Langgeng masih berbasis dekstop maupun secara manual untuk pemesan rombongan menggunakan buku. Masalah yang sering timbul adalah banyaknya pengujung yang mengantri untuk membeli tiket, melakukan pemesanan untuk rombongan masih manual menggunakan buku. Untuk mengatasi masalah tersebut dibangun pengembangan sistem informasi pemesanan tiket lokawisata berbasis web. Sistem ini dibangun menggunakan metode waterwall. Menggunakan Yii 2 framework yang menerapkan pemrograman dengan bahasa pemrograman PHP. Pengguna pada sistem ini terdiri dari direktur, staf IT, bagian pemasaran, bagian ticketing, dan pengunjung. Dengan adanya sistem ini, transaksi pemesanan dan pembayaran tiket dapat dilakukan dimana saja dan digunakan pada perangkat komunikasi manapun dengan memanfaatkan jaringan internet sebagai server, sehingga memudahkan pengguna sistem ini dalam mengelola transaksi pemesanan dan pembayaran tiket lokawisata Taman Kyai Langgeng Kota Magelang. | Kyai Langgeng Park in Magelang City is a regional company engaged in the field of Tourism which has recreational vehicle and Education rides facilities. Ticket sales at Taman Kyai Langgeng lokawisata is still based on stand-alone computer desktop or manually-written in a book for group ordering. A problem that often occur is the manual checking made the service time can take too long. The visitor will wait too long just to buy tickets. The same problem occur in the group ordering line. Web based tickets reservation information system need to be build to overcome these problem. This system is built using waterwall method, using Yii 2 framework that implements PHP programming language. The users on this system are the director, the staff IT, the marketing department, the ticketing section, and the visitors. This system transaction ordering and ticket payment can be done anywhere and used in any communication device by utilizing internet network as server so as to facilitate the user of this system in managing booking transaction and ticket payment at Taman Kyai Langgeng Kota Magelang. | |
| 18330 | 21281 | H1F011060 | GEOLOGI DAN ANALISIS DAYA DUKUNG TANAH TERHADAP PEMBANGUNAN FLY OVER PEGANGSAAN 2 JAKARTA UTARA | Penerapan ilmu geologi dalam menunjang kemantapan suatu bangunan sarana masyarakat dirasa sangat diperlukan, salah satunya analisis daya dukung pondasi. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kondisi geologi daerah penelitian dan melakukan analisis daya dukung pondasi pada ada pembangunan Fly Over Pegangsaan 2 Jakarta Utara. Metode penelitian meliputi Studi Literatur berupa pengumpulan data pendukung. Penelitian lapangan meliputi analisis kondisi permukaan, dan pengambilan data lapangan berupa data Bor, SPT, dan sample tanah. Analisis laboratorium meliputi Uji Atterberg, Uji Berat Spesifik tanah, Analisis Ukuran Butir, dan Uji Geser Langsung. Analisis Studio berupa analisis Geomorfologi. Analisis daya dukung pondasi menggunakan metode Meyerhof. Hasil penelitian yaitu Geologi daerah penelitian terdiri dari 3 satuan geologi dan 1 satuan geomorfologi. Berdasarkan analisis daya dukung tanah metode Meyerhof didapat daya dukung izin sebesar 920 ton/m2 (BH-1), 1245 ton/m2 (BH-2), 1135 ton/m2 (BH-3), dan 1100 ton/m2 (BH-4. Beban keseluruhan jembatan adalah 600 ton/m2. Hasil analisis daya dukung pondasi menunjukan nilai daya dukung izin lebih besar dari beban jembatan, yang dimana tanah dan pondasi layak menahan beban keseluruhan jembatan. Kata Kunci: Fly Over, Pegangsaan 2, Daya Dukung, Geologi, Tanah, Jakarta Utara | The application of geological sciences in supporting the stability of public facilities construction is considered indispensable, one of which is the analysis of bearing capacity of the foundation. The aims of this research are to explain the geological condition of the area and to perform the soil bearing capacity analysis towards the construction of Fly Over Pegangsaan 2 North Jakarta. The method that used in the research is Literature Study in order to gather additional supporting data. Field researches include surface conditions analysis, and field data collection in the form of drilling log data, SPT, and soil samples are used.. Laboratory analysis include Atterberg Limit Test, Soil Density Test, Grain Size Analysis, and Direct Shear Test. Studio analysis in the form of geomorphological analysis. Analysis of bearing capacity uses Meyerhof method. The research results, based on geological aspect, are the research area consist of 3 rock formations and 1 geomorphological unit. Based on the soil bearing capacity analysis by Meyerhof method, the bearing capacity that allowed for each drilling point are 920 ton / m2 (BH-1), 1245 ton / m2 (BH-2), 1135 ton / m2 (BH-3) and 1100 ton / m2 (BH- 4. The overall bridge load is 600 ton / m2, The results of the bearing capacity analysis show that the allowed bearing capacity value is greater than the bridge load, so in the other words, the soil and the foundation are ables to hold the overall load of the bridge. Keyword: Fly Over, Pegangsaan 2, Bearing Capacity, Geology, Soil, North Jakarta | |
| 18331 | 21282 | F1D012005 | POLITIK IDENTITAS KELOMPOK SUNDA WIWITAN DI KABUPATEN CIAMIS | Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang bagaimana kelompok Sunda Wiwitan berbeda dengan kelompok keagamaan lain. Serta mendeskripsikan tentang diskriminasi yang didapatkan oleh kelompok Sunda Wiwitan di Kabupaten Ciamis dan perjuangan dalam mendapatkan pengakuan baik dari masyarakat maupun negara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan paradigma paskastruturalisme, dan pendekatan etnografi. Penelitian ini juga menggunakan teknik analisis domain, Sasaran yang dituju pada penelitian ini adalah kelompok Sunda wiwitan dan pihak terkait. Pemilihan informan menggunakan purposive sampling dan pengambilan data menggunakan wawancara mendalam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelompok Sunda Wiwitan merupakan masyarakat adat yang masih menjalankan kepercayaan yang diwariskan oleh leluhurnya. Kelompok Sunda Wiwitan mendapatkan diskriminasi baik dari masyarakat maupun pemerintah. Serta kelompok Sunda Wiwitan melakukan politik identitas dalam memperjuangkan pengakuan kepercayaan mereka agar dapat setara dengan kelompok lain melalui politics of difference dan politics of recognition. | This study aims to describe how the Sunda Wiwitan group different from other religious groups. As well as describing the discrimination obtained by Sunda Wiwitan group in Kabupaten Ciamis and struggle in getting recognition from both the public and the state. This research uses qualitative research method, with paradigm pascastruturalism, and ethnography approach. This research also use the technique of domain analysis, target of this research is Sunda Wiwitan group and related party. The target of this research is Sunda Wiwitan group and related parties. Selection of informants using purposive sampling and data collection using in-depth interviews. The results of this study indicate that the Sundanese Wiwitan is an indigenous community who keep run the trust inherited by his ancestors. The Sunda Wiwitan group gets discrimination from both the public and the government. As well as the Sunda Wiwitan group conduct identity politics in fighting for the recognition of their beliefs in order to be equivalent to other groups through politics of difference and politics of recognition. | |
| 18332 | 21283 | F1C013077 | Representasi Benturan Kepentingan dalam Kegiatan Jurnalistik pada Televisi Berita (Analisis Semiotika Serial Drama Korea Pinocchio) | Penelitian ini ditujukan untuk melihat lebih jauh mengenai benturan kepentingan dalam kegiatan jurnalistik yang ada pada serial drama Pinocchio. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode analisis semiotika Roland Barthes. Penelitian ini juga memperlihatkan adanya mitos yang berkembang di masyarakat Korea Selatan terkait dengan kegiatan jurnalistik. Peneliti menemukan adanya kepentingan-kepentingan dalam kegiatan jurnalistik seperti, kepentingan pribadi, kepentingan citra perusahaan, dan kepentingan stakeholder yang membuat pekerja media khususnya reporter menjadi dilematis dalam melaksanakan tugasnya, reporter dihadapkan atas pilihan untuk melakukan tanggungjawabnya yaitu menggali fakta, atau mengikuti perintah atasannya untuk memenuhi kepentingannya. | This research is aimed to see more about the conflict of interest in journalistic activities that exist in the drama series Pinocchio. This type of research is qualitative by using Roland Barthes semiotics analysis method. This study also shows a growing myth in South Korean society related to journalistic activities. Researchers found the existence of interests in journalistic activities such as, personal interests, corporate image interests, and stakeholder interests that make media workers, especially reporters become dilemmatic in carrying out its duties, reporters faced with the choice to do the responsibility of digging facts, or follow orders from superiors to meet their interests. | |
| 18333 | 21284 | P2BA14010 | FAKTOR RISIKO PAPARAN BENZENA PADA PEKERJA INDUSTRI RUMAHAN ALAS KAKI DI KABUPATEN BANYUMAS | Banyumas khususnya Kelurahan Pasir Kidul Kecamatan Purwokerto Barat terkenal dengan sentra kerajinan alas kaki bandol. Proses pembuatan alas kaki ini masih bersifat sederhana, meliputi proses pemotongan, pengeleman, penjahitan, pengepresan, finishing dan pengepakan. Risiko terbesar paparan bahan kimia terdapat pada bagian pengeleman, dimana lem yang digunakan mengandung benzena. Benzena masuk ke dalam tubuh melalui tiga jalur, yaitu inhalasi, dermal dan ingesti. Benzena dapat menyebabkan gangguan hematologi akibat paparan benzena antara lain anemia, anemia aplastik, leukopenia, trombositopenia, pansitopenia dan leukemia akut. Data penelitian pendahuluan, semua pekerja bagian pengeleman berjenis kelamin laki-laki, tidak menggunakan alat perlindungan diri (masker, sarung tangan), dan sebagian besar pekerja mempunyai kebiasaan merokok. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor risiko yang meliputi tingkat pendidikan, umur, lama paparan, durasi paparan, kebiasaan merokok berhubungan terhadap kadar fenol dalam urin dan hemoglobin dalam darah pada pekerja industri rumahan alas kaki di Kabupaten Banyumas. Rancangan penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Teknik pengambilan sampel penelitian secara simpel random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 48. Penelitian ini menggunakan kuesioner dan uji laboratorium berupa darah, urin dari pekerja. Data dianalisis menggunakan uji chi square dengan tingkat kesalahan 10%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor risiko tingkat pendidikan, umur, durasi paparan, lama paparan dan kebiasaan merokok tidak signifikan terhadap kadar hemoglobin dalam darah, faktor risiko tersebut juga tidak signifikan terhadap kadar fenol dalam urin, kecuali faktor risiko durasi paparan. Faktor risiko durasi paparan signifikan terhadap kadar fenol dalam urin (p 0.018). Semakin panjang durasi paparan benzena akan meningkatkan kadar fenol dalam urin. | Banyumas, especially Kelurahan Pasir Kidul, West Purwokerto is famous for bandol footwear craft center. There are several process of footwear crafting, includes cutting, sizing, suturing, pressing and packing. In those processes, craftmen vulnerable to several chemical exposure. The greatest exposure caused by chemicals component in glue which contain benzene through inhalation, dermal and ingestion. High level exposure to benzene results in bone marrow depression that induces anemia, leukopenia, and thrombocytopenia. Exposure to benzene also associated to disorder of the reproductive system, respiratory, and dermatology. On those population, other source of benzene exposure comes from cigarettes that contain harmful and carcinogenic chemicals. This study aims to determine risk factors including education level, age, duration of exposure, length of exposure, smoking habits related to phenol levels in urine and hemoglobin in footwear home industry workers in Banyumas Regency. The study was cross sectional with simple random sampling. This research use questionnaire and laboratory test form blood and urine. Data were analyzed using chi square test with 10% error rate. There was 48 craftmen used as subject. All those subject are male, never wear self-protection equipment, and smokes cigarret. The results showed that education level, age, duration of exposure, length of exposure and smoking habit were not significant to hemoglobin level in blood. Those factors also not significant to urine phenol level. There is significant realation between duration of exposure and phenol level in urine (p 0.018). The longer duration of exposure to benzene will increase the levels of phenol in the urine. | |
| 18334 | 21651 | H1K014019 | KARAKTERISTIK NUTRIEN DAN HUBUNGANNYA DENGAN FENOMENA ENSO (El Nino Southern Oscillation) DI PERAIRAN UTARA ACEH | Tingkat kesuburan dan tingginya konsentrasi Nutrien sangat terkait dengan produktivitas primer. Dampak perubahan iklim global dan pengaruh variabilitas iklim-laut diduga berpengaruh terhadap daya dukung perairan yang bersangkutan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui karakteristik Nutrien serta korelasi nya terhadap fenomena ENSO selama periode 2011, 2012 dan 2015. Materi yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diolah dengan software ODV dan Indeks SOI serta didukung oleh data angin dan curah hujan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis spasial dan temporal, metode deskriptif dan analisa statistik korelasi linear pearson. Hasil penelitian menunjukkan variabilitas Nutrien masuk kategori cukup - tinggi dan masih dalam kisaran standar baku berdasarkan KEPMEN LH. 51 Tahun 2004. Hubungan Nutrien dengan Fenomena ENSO menunjukkan nilai SOI berpengaruh terhadap variabilitas Nutrien namun tidak signifikan pada periode La Nina, Normal dan El Nino. Rendahnya hubungan ini dikarenakan letak Provinsi Aceh lebih ke wilayah barat Indonesia, sehingga dampak dari fenomena ENSO tidak begitu signifikan. Informasi yang dihasilkan dari penelitian ini diharapkan bermanfaat untuk memahami karakteristik nutrien yang lebih lanjut dapat digunakan untuk mengkaji prediksi daya dukung perairan yang bersangkutan sebagai daerah penangkapan ikan. | The level fertility and high concentration of nutrient related to primary productivity. The impacts of global climate change and the effects of marine-climate variability is allegedly affect the support capability of the waters concerned. This study aimed to find out the characteristics nutrient and its correlation to ENSO based on nutrient distribution during in the period of 2011, 2012 and 2015. The material used in this study was secondary data such as nutrient processed by using software ODV and SOI data index also supported by wind and rainfall. This study used spatial and temporal analysis, also descriptive method and linear pearson correlation statistical analysis. The results of the study show that the nutrient variability has sufficient to high category and still in the range of quality standard based on KEPMEN LH. 51 of 2004. The relationship of nutrient with ENSO phenomenon show SOI value impact on the nutrient variability but insignificant on La Nina, Normal, and El Nino period. The low relationship due to of the location of Aceh Province is more to the western region of Indonesia, so the impacts of the ENSO phenomenon is not very significant. The resulting information of this study is expected to be useful to understand the nutrient characteristics, which is continously can be used to the prediction of supported capability of waters concerned as a fishing area. | |
| 18335 | 21291 | F1F014053 | MEN’S AWARENESS ON SEXISM ISSUES EXPERIENCED BY WOMEN PORTRAYED IN ÉLÉONORE POURRIAT’S OPPRESSED MAJORITY : A READER RESPONSE STUDY | Penelitian yang berjudul “Men’s Awareness on Sexism Issues Experienced by Women Portrayed in Éléonore Pourriat’s Oppressed Majority: A Reader Response Study”. Bertujuan untuk mengetahui kesadaran dari para responden laki-laki dari sepuluh negara yang terpilih terhapad isu sexism yang dialami oleh perempuan seperti yang digambarkan dalam film pendek berjudul Oppressed Majority. Penelitian ini menjelaskan berbagai aspek pendukung dari sadar atau tidaknya para responden. Selanjutnya, penelitian ini menggunakan metode kualitatif karena berhubungan dengan opini dan pengalaman seseorang untuk memahami isu dari sexism yang berkaitan dengan kekerasan dan ketergantungan. Data utama dari penelitian ini adalah respon yang didapat dari para responden laki-laki. Maka dari itu, hasil dari penelitian ini adalah mengungkap kesadaran atau ketidak sadaran dari responden laki-laki. Peneliti menemukan kesadaran dari dua aspek yaitu kesadaran yang didukung oleh lingkungan dan kesadaran diri sendiri. Responden dari Austria, Argentina, Inggris Raya, Amerika Serikat termasuk dalam kategori memiliki kesadaran yang didukung oleh lingkungan. Respondent dari Kanada, Perancis, Belanda, dan Indonesia termasuk dalam kategori memiliki kesadaran yang berasal dari diri sendiri. Sedangkan, responden yang tidak sadar terbagi menjadi tiga aspek yaitu tidak perduli dengan isu, kurangnya pengetahuan, dan tidak sadar dengan benevolent sexism. Responden dari Albania termasuk dalam kategori seseorang yang tidak memiliki kesadaran. Responden dari India termasuk dalam kategori kurangnya pengetahuan. Selanjutnya adalah responden dari Belanda yang termasuk dalam kategori yang tidak sadar dengan benevolent sexism. Kesimpulan dari penelitian ini adalah membuktikan keberadaan sexism dalam kehidupan sehari-hari yang dialami oleh perempuan dan pentingnya pengaruh dari lingkungan akan sadarnya isu sexism. | This research entitled “Men’s Awareness on Sexism Issues Experienced by Women Portrayed in Éléonore Pourriat’s Oppressed Majority: A Reader Response Study” is aimed to figuring out the awareness of male respondents from ten different countries toward sexism issues experienced by women as depicted in Éléonore Pourriat’s Oppressed Majority short film. Moreover, this research elaborates the supported aspects of sexism awareness or unawareness from the respondents. Furthermore, the researcher used qualitative methods since the research deals with people’s opinion and experience in order to understand the issue of sexism which is often related to women violence and dependency. The primary data of this research are the responses obtained from respondents related to sexism issues experienced by women. Consequently, the result of this research reveals both respondents who are aware and unaware. The researcher finds awareness of the respondents from two aspects which are supported by environment and self-aware. Respondent from Austria, Argentina, United Kingdom, and United States of America are categorized as being aware supported by environment. Besides, respondent from Canada, France, Netherland, and Indonesia are categorized as being self-awareness. On the contrary, the unawareness aspects are being ignorant, lack of knowledge and being unaware on benevolent sexism. Respondent from Albania is the one who unaware because of his ignorance. Indian respondent is unaware because of his lack of knowledge. Then, the Dutch respondent is also categorized as being unaware of benevolent sexism. Finally, this research proves the existence of sexism in everyday life experienced by women and the importance of surrounding on raising the sexism awareness for people. | |
| 18336 | 21295 | F1F013007 | AN ANALYSIS OF TRANSLATION STRATEGIES AND READABILITY OF TRANSLATION OF LANG LEAV’S LOVE & MISADVENTURE | ABSTRAK Nugraha, Hafidz Aria. 2018. An Analysis of Translation Strategies and Readability of Translation of Lang Leav’s Love & Misadventure. Bahasa dan Sastra Inggris Program Studi. Jurusan Sastra Inggris. Fakultas Ilmu Budaya. Universitas Jenderal Soedriman. Purwokerto. Pembimbing: R. Pujo Handoyo, S.S., M.Hum. dan Dyah Raina Purwaningsih, S.S., M.Hum., Penguji: Asrofin Nur Kholifah, S.S., M.Hum. Kata Kunci: Penerjemahan, strategi Penerjemahan, Keterbacaan, Puisi. Penelitian yang berjudul ―An Analysis of Translation Strategies and Readability of Translation of Lang Leav‘s Love & Misadventure‖ ini fokus pada analisis strategi penerjemahan yang digunakan dalam bab satu dari Love & Misadventure karya Lang Leav dan juga tingkat keterbacaannya. Peneliti menggunakan metode kualitatif dalam menganalisa data. Data utama diambil dari setiap baris dalam bab satu di buku Love & Misadventure karya Lang Leav dan kuisioner yang dibagikan peneliti kepada sepuluh responden. Peneliti menganalisis strategi penerjemahan pada bab satu dari buku Love & Misadventure karya Lang Leav dengan menggunakan teori penerjemahan puisi dari Lefevere dan teori keterbacaan Nababan untuk menganalisis tingkat keterbacaaan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa penerjemah menggunakan tiga strategi penerjemahan dalam menerjemahkan bab satu Love & Misadventure karya Lang Leav yaitu strategi terjemahan literal, penerjemahan bebas, dan puisi ke prosa. Selanjutnya, peneliti menemukan 137 terjemahan menggunakan strategi literal, 40 terjemahan menggunakan strategi terjemahan bebas, dan 16 terjemahan menggunakan terjemahan puisi ke prosa. Lebih lanjut, dengan menghitung hasil kuisioner, bab satu Love & Misadventure karya Lang Leav memiliki tingkat keterbacaan tinggi dan tingkat keterbacaan sedang. Oleh karena itu, strategi penerjemahan literal menjadi strategi yang paling cocok untuk diterapkan karena Lang Leav menggunakan bahasa yang mudah. Terlebih lagi, strategi penerjemahan literal menyumbang prosentase terbanyak dalam tingkat keterbacaan tinggi sebesar 76.5%. | ABSTRACT Nugraha, Hafidz Aria. 2018. An Analysis of Translation Strategies and Readability of Translation of Lang Leav’s Love & Misadventure. English Literature Study Program. English Department. Faculty of Humanities. Jenderal Soedirman University. Purwokerto. Supervisors: R. Pujo Handoyo, S.S., M.Hum. and Dyah Raina Purwaningsih, S.S., M.Hum., External Examiner: Asrofin Nur Kholifah, S.S., M.Hum. Keywords: Translation, Translation Strategies, Readability, Poetry. The research entitled ―An Analysis of Translation Strategies and Readability of Translation of Lang Leav‘s Love & Misadventure‖ focuses on translation strategies that is applied in chapter one of Lang Leav‘s Love & Misadventure and its readability level. This research is conducted using qualitative method in analizing the data. The data are taken from chapter one of Lang Leav‘s Love & Misadventure and questionnaire that is delivered by the researcher to ten respondents. The researcher analyzes the chapter one of Lang Leav‘s Love & Misadventure translation strategies based on Lefevere‘s theory of poetry translation and also its readability based on Nababan‘s readability theory. The result of this research shows that the translator uses three translation strategies in translating the chapter one of Lang Leav‘s Love & Misadventure such as literal translation strategy, blank/free translation strategy and verse to prose translation strategy. Furthermore, the researcher finds 137 literal translation strategies, 40 blank/free translation strategies, and 16 verses to prose strategy. In addition, by calculating the result of the questionnaire, the chapter one of Lang Leav‘s Love & Misadventure considered as high level of readability and medium level of readability. Therefore, literal translation strategy is the most suitable strategy to translate Lang Leav‘s poetry since the words that is used in this book are simple. Moreover, literal translation strategy contributes 76.5% of high readability level of all the data. | |
| 18337 | 21653 | E1A013208 | PENGARUH GERAKAN FEMINISME TERHADAP UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2004 TENTANG PENGHAPUSAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DALAM MEWUJUDKAN PERLINDUNGAN HAK PEREMPUAN DI INDONESIA | Gerakan feminisme di Indonesia merupakan suatu perjuangan kaum feminis terutama perempuan dalam memperjuangkan kesetaraan antara laki-laki dan perempuan, serta melawan ketidakadilan dan diskriminasi khususnya terhadap kaum perempuan. Di Indonesia, banyak terjadi kasus kekerasan terhadap perempuan bahkan sampai ke dalam ranah privat yaitu ranah rumah tangga. Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan hal yang sulit terdeteksi apabila bukan korban itu sendiri yang melaporkan kejadian kekerasan yang dialaminya tersebut. Banyaknya kasus KDRT tersebut yang membuat para aktivis perempuan memperjuangkan agar pemerintah mengeluarkan peraturan perundang-undangan untuk menanggulangi kasus KDRT, yang pada akhirnya perjuangan tersebut berhasil melahirkan Undang-undang No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (UU PKDRT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh gerakan feminisme terhadap lahirnya UU PKDRT serta bagaimana perlindungan terhadap korban KDRT di Indonesia, khususnya perempuan. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pendekatan Sejarah (Historical Approach), dan Pendekatan Peraturan Perundang-undangan (Statue Approach). Hasil penelitian menunjukan bahwa gerakan feminisme yang mempengaruhi UU PKDRT dibagi menjadi tiga tahap yaitu identifikasi KDRT, keterlibatan aktivis perempuan dalam pembuatan UU PKDRT sampai undang-undang tersebut lahir, dan pemantauan implementasi terhadap UU PKDRT dari mulai undang-undang tersebut disahkan sampai sekarang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kaum feminis memiliki pengaruh yang cukup signifikan dalam membela hak-hak korban KDRT. Meskipun begitu, masih banyak masyarakat yang belum paham mengenai KDRT itu sendiri sehingga perlu adanya sosialisasi lebih dari pemerintah kepada masyarakat mengenai KDRT. Selain itu, perlu adanya pengawasan dan pemahaman lebih mengenai KDRT untuk aparat penegak hukum sehingga, aparat penegak hukum dapat menanggapi laporan korban KDRT secara tepat. | Movement of feminist in Indonesia is a struggle of feminists, especially women in order to fight for equality between men and women, also against injustice and discrimination especially against women. In Indonesia, there are many cases of violence against women and even into the private domain of the household realm. Domestic violence (KDRT) is difficult to detect if it is not the victims themselves who reported the incidents of violence. The number of cases of domestic violence that makes women activists fight for the government to enact legislation to tackle cases of domestic violence, which in the end the struggle successfully lead to Undang-undang No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga [UU PKDRT (Elimination of Domestic Violence regulation law)]. This study aims to determine the extent of the influence of feminist movement on the Elimination of Domestic Violence regulation law and how to protect against victims of domestic violence in Indonesia, especially women. The approach method used in this research is Historical Approach, and Statue Approach. The result of the research shows that feminist movement that influences UU PKDRT is divided into three stages; the identification of domestic violence, the involvement of women activists in the making of UU PKDRT until the law is legalized, and monitoring the implementation of UU PKDRT from the start of the law was legalized until now. So, the conclusion is that feminists have a significant influence in defending the rights of victims of domestic violence. Even, there are still many people who do not understand about domestic violence itself so they have to do more socialization from the government to the community about domestic violence. In addition, there also needs to be more supervision and understanding of domestic violence for law enforcement officers, so the law enforcement officers can respond to reports of victims of domestic violence appropriately. | |
| 18338 | 21677 | E1A114006 | PERMOHONAN PRAPERADILAN TIDAK SAHNYA PENETAPAN TERSANGKA BUPATI NGANJUK (Tinjauan Yuridis Putusan Nomor 15/Pid.Prap/2017/PN.Jkt.Sel) | Objek praperadilan mengalami perluasan dengan dikeluarkannya Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 21/PUU-XII/2014 mengenai penetapan tersangka. Tujuan diadakan Praperadilan sebagai kontrol terhadap penegak hukum dalam rangka melindungi hak-hak tersangka. Agar penegak hukum dapat cermat dan teliti dalam menganalisis hasil penyelidikan dan penyelidikan serta dapat melakukan koordinasi dengan instansi penegak hukum lainnya. Pengadilan melalui praperadilan ikut membatasi kecenderungan penyalahgunaan kekuasaan yang dilakukan penegak hukum, demi tegaknya the rule of law. Mereka yang dirugikan dapat menuntut penegak hukum selama penyidikan ataupun penuntutan berlangsung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pertimbangan hukum hakim dalam Putusan nomor 15/Pid.Prap/2017/PN.Jkt.Sel. apakah telah mengacu pada perundang-undangan yang berlaku atau tidak, serta untuk mengetahui mekanisme pelimpahan kewenangan penyelidikan antara KPK dengan Kejaksaan sehingga tidak terjadi duplikasi. Penelitian hukum ini menggunakan pendekatan yuridis normatif, spesifikasi penelitian deskriptif analitis, sumber data sekunder meliputi peraturan perundang-undangan yang berlaku, literatur, Putusan Nomor: 15/Pid.Prap/2017/PN.Jkt.Sel. pengumpulan data dengan studi kepustakaan, disajikan dalam bentuk uraian dan dianalisis dengan metode normatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hakim dalam pertimbangan hukumnya telah mengacu pada perundang-undangan yang berlaku, dan perlu diketahui bahwa KPK bukan satu-satunya lembaga yang menangani korupsi, tetapi ada lembaga lain yaitu kejaksaan dan kepolisian. Untuk menjalin kerjasama tersebut demi tercapainya optimalisasi pemberantasan korupsi antar ketiga lembaga/instansi tersebut harus melakukan rapat-rapat koordinasi, tukar menukar informasi terkait kasus yang sedang diselidiki dan apabila akan melakukan pelimpahan kewenangan harus diadakan gelar perkara terlebih dahulu yang kemudian pelaksanaannya dituangkan dalam berita acara, sesuai dengan yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 dan MoU yang telah disepakati. | The pre-trial object has expanded with the issuance of The Constitutional Court Decision Number 21/PUU-XII/2014 regarding the decree of the suspect. The purpose of Pretrial Justice is to control law enforcement in order to protect the rights of suspects. In order for law enforcers to be accurate and thorough in analyzing the results of investigations and also can coordinate with other law enforcement agencies. Courts through pretrial justice limits the tendency of power abuse by law enforcers, for the establishment of the rule of law. Disadvantaged persons may sue law enforcement during investigation or prosecution. The purpose of this study is to determine the judge's legal considerations in Decision number 15/Pid.Prap/2017/PN.Jkt.Sel. whether it has been referring to the applicable legislation or not, and to know the mechanism of delegation of investigation authority between the KPK and the Attorney so there is no duplication. This legal research used normative juridical approach, analytical descriptive research specification, secondary data sources covering applicable legislation, literature, Decision Number: 15/Pid.Prap/2017/PN.Jkt.Sel. data collection by library study, presented in the form of description and analyzed by qualitative normative method. Based on the result of the research, it can be concluded that the judge in his legal consideration has been referring to the applicable legislation, and it is important to note that the KPK is not the only institution dealing with corruption, but there is another institution that is the attorney and the police. To establish such cooperation in order to achieve the optimization of corruption eradication among the three agencies / institutions, they must conduct coordination meetings, exchange information relating to the case being investigated and if they will do the delegation of authority they should first held degree case which the implementation is poured in the minutes of the event, in accordance with those included in Law Number 30 Year 2002 and the MoU that has been agreed. | |
| 18339 | 21685 | A1C111024 | KINERJA PEMASARAN SELADA ORGANIK ASAL KECAMATAN KEDUNGBANTENG KABUPATEN BANYUMAS | Kecamatan Kedungbanteng merupakan salah satu daerah di Kabupaten Banyumas yang potensial untuk usahatani selada organik. Selada organik mempunyai nilai jual cukup tinggi dibandingkan selada non organik. Biaya-biaya pemasaran dan keuntungan yang diambil tiap lembaga pemasaran yang terlibat sangat bergantung pada saluran pemasaran dan biaya pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengidentifikasi saluran pemasaran selada organik asal Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas, 2) menghitung besarnya marjin pemasaran pada masing-masing saluran pemasaran selada organik, 3) menghitung bagian harga yang diterima petani (farmer’s share) selada organik, dan 4) mengidentifikasi hubungan antara harga di tingkat produsen dengan harga di tingkat konsumen akhir selada organik. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai Agustus 2017 di Desa Windujaya dan Desa Melung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey. Pemilihan tempat dilakukan secara sengaja (purposive). Pengambilan responden dilakukan dengan metode Sensus diperoleh jumlah responden sebanyak 8 petani selada organik untuk pengambilan sampel pedagang menggunakan metode snowball sampling. Metode analisis yang digunakan adalah analisis marjin pemasaran, farmer’s share, koefisien variasi dan korelasi harga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya : (1) Terdapat 2 saluaran selada organik di Kecamatan Kedungbanteng (2) Marjin pemasaran selada organik pada setiap saluran pemasaran yaitu : saluran pemasaran I sebesar Rp2.100,00, saluran II sebesar Rp900,00. (3) Farmer’s share terbesar terdapat pada saluran II dengan presentase sebesar 77,5%, kemudian pada saluran I sebesar 48,8%. (4) Korelasi harga antara harga jual di tingkat petani selada organik dengan harga di tingkat konsumen akhir diperoleh r = 0,4685. Koefisien variasi harga selada organik sebesar 2%. | Subdistrict Kedungbanteng is one of the areas in the Regency of Banyumas potential for farming organic lettuces. Organic lettuce has high enough selling points compared to non organic lettuce. Marketing costs and profits are taken each institution involved marketing relies heavily on the marketing channels and marketing costs. This research aims to: 1) identify marketing channels of original organic lettuce Sub district Kedungbanteng, Banyumas Regency 2) to calculate the magnitude of the marketing margin on each channel marketing organic lettuce, 3) calculate the rates section that earned farmers (farmer's share) of organic lettuce, and 4) identifies the relationship between the price level in the price level of the producers with the end consumer of organic lettuce. The research was conducted in July to August 2017 at the village of Windujaya and the village of Melung. The research method used was survey methods. The selection of the place done deliberately (purposive). The respondent collected by the method of Census retrieved amount of respondent as much as 8 organic lettuce growers for sampling the sampling method of traders use snowball. Methods of analysis used is the analysis of the marketing margins, farmer's share, the coefficient of variation and the correlation of the price. The results showed that: (1) there are 2 saluaran organic lettuce in district Kedungbanteng (2) Margin of organic lettuce on each marketing channel marketing: marketing channels I amounting to Rp 2100.00, channel II of Rp900.00. (3) the farmer's share of the largest refractory channels II with percentage amounted to 77.5%, then on channel I of 48,8%. (4) the correlation between the price of the sale price at the level of organic lettuce growers with the price in the end consumer level obtained r = 0.4685. the coefficient of variation of organic lettuce prices 2%. | |
| 18340 | 21289 | F1F012006 | The Government Mind Control Depicted in Orwell's 1984 | Penelitian yang berjudul “The Government Mind Control Depicted in Orwell’s 1984” ini bertujuan untuk menganalisa metode cuci otak yang digunakan oleh pemerintah totaliter beserta efeknya terhadap masyarakat. Peneitian ini menggunakan metode kualitatif untuk menganalisa data. Data primer diambil dari novel berjudul 1984. Data dianalisa menggunakan teori Mind Control milik Lifton dan teori psikoanalisis milik Freud. Beberapa tahapan yang diperlukan untuk menjawab rumusan masalah adalah pengumpulan data dari novel, buku-buku mengenai cuci otak serta sumber-sumber pendukung lainnya, klasifikasi serta analisa data berdasarkan rumusan masalah, dan penarikan kesimpulan berdasarkan hasil analisa. Penelitian ini menemukan bahwa empat metode cuci otak, diantaranya kontrol informasi dan komunikasi, bahasa buatan, indoktrinasi, serta pengakuan dan hukuman. Seperti yang disampaikan Lifton, metode-metode tersebut digunakan pemerintah sebagai alat untuk meraih tujuan utama mereka yaitu kekuasaan absolut. Metode-metode tersebut juga diketahui mampu memengaruhi kepribadian masyarakat sehingga mereka berperilaku berdasarkan aturan-aturan pemerintah. | This research entitled “The Government Mind Control Depicted in Orwell’s 1984” is aimed at analyzing the methods of mind control used by the totalitarian government and their effects to the society. This research uses qualitative method in analyzing the data. The main data of this research are taken from 1984 novel, while the data are analyzed using Lifton’s Mind Control theory and Freud’s psychoanalysis theory. Several steps taken to answer the research questions include collecting data from the novel, books about mind control, and other supporting sources, classifying the data based on research questions, analyzing, and concluding the findings. The results show that there are four methods of mind control which are conducted using physical and psychological aspects. As Lifton purposed, these methods become the tool of the government to achieve its ultimate goal i.e. gaining absolute power. Those methods also influence the citizens personality so that they behave based on the government rules. |