Artikelilmiahs
Menampilkan 1.701-1.720 dari 48.725 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1701 | 7737 | H1D009015 | DAMPAK RENOVASI DAN PENGEMBANGAN GEDUNG TERHADAP KONDISI HIDROLOGI HOTEL HORIZON PURWOKERTO | Kegiatan penambahan kamar dan gedung di Hotel Horizon Purwokerto tentunya akan mempengaruhi banyaknya kebutuhan air masing masing kamar, mengingat sumber air di hotel ini menggunakan air tanah dari sumur dalam. Dengan kondisi daerah tangkapan air yang semakin kritis, maka kesempatan air hujan masuk ke perut bumi menjadi semakin sedikit. Sementara itu pemakaian air tanah melalui pemompaan semakin hari semakin meningkat. Akibatnya terjadi defisit air tanah, yang mengakibatkan makin dalamnya muka air tanah..Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak serta solusi terhadap kondisi hidrologi dari kegiatan renovasi dan pengembangan Hotel Horizon Purwokerto serta penurunan muka air tanah yang terjadi di sekitarnya. Diperlukan konservasi air untuk mengatasi genangan yang terus bertambah, salah satunya dengan menggunakan metode sumur resapan. Hasil perhitungan diperoleh curah hujan rancangan kala ulang 5 tahun sebesar 68,66 mm/jam. Desain sumur resapan dengan kedalaman 3 m dan diameter 1 m menghasilkan sumur resapan untuk meresapakan limpasan dari atap bangunan sebanyak 162 buah, sumur resapan untuk meresapkan limpasan dari lahan parkir sebanyak 63 buah, sumur resapan untuk meresapkan setengah kapasitas saluran sebanyak 178 buah, sumur resapan untuk meresapkan seluruh kapasitas saluran sebanyak 356 buah. Kegiatan pemompaan di Hotel Horizon ini mengakibatkan penurunan muka air tanah (drawdown) sebesar 14 cm. Untuk mengembalikan muka air tanah kembali seperti semula dibutuhkan jeda waktu pemompaan selama 2,7 jam. | Adding rooms and building in Horizon Hotel Purwokerto is indeed influence the need of water supply of each facility since Horizon Hotel uses well or ground water resource in order to fulfill their need. As the surface area to which absorb water is getting less and less, thus the chance to get rainfall absorbed underground is automatically getting smaller each time, too. In the other hand, the water usage using water pump is increasing. Therefore, it happens that ground water crisis is unavoidable which causes the drawdownof water surface underground. This research is aimed to reveal the impact and also the solution of the hydrological condition as the result of building development and renovation of Horizon Hotel Purwokerto. Moreover, it is also aimed to gives solution of the problem of drawdown that happens around Horizon Hotel area. Water conservation is considerably necessary in order to solve the problems. One of the ways is by using an infiltration well. The measurement shows that the rainfall, in 5 years of measurement, has reached 68,66 mm/hour. Therefore, 162 3m-depth infiltration wells, with 1m width, are placed on the roof in order to infiltrate rainfall, and other 63 wells are placed on the parking lot. Moreover, 178 wells are needed to infiltrate half of the water channel capacity, while other 356 wells are necessary to be placed in order to infiltrate the whole water channel capacity. Furthermore, the water pumping activity that is conducted in Horizon Hotel Purwokerto has caused the drawdown for 14 cm. In order to restore the water surface, it will take 2,7 hours before attempting another pumping each time. | |
| 1702 | 7739 | H1D009004 | PENGARUH KECEPATAN KENDARAAN PADA RUAS JALAN TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR MINYAK (BBM) (Studi Kasus : Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Letjend. Suparjo Rustam, Sokaraja, Kabupaten Banyumas) | Masalah lalu lintas/kemacetan menimbulkan kerugian yang sangat besar bagi pemakai jalan terutama dalam hal pemborosan waktu, pemborosan bahan bakar, pemborosan tenaga dan rendahnya tingkat kenyamanan berlalu-lintas serta meningkatnya polusi baik suara maupun polusi udara. Kegiatan transportasi tidak akan berjalan, bila tidak ada yang menyertainya, karena energi merupakan faktor utama untuk menggerakkan mesin kendaraan. Energi yang biasa dipakai untuk kendaraan bermotor, yaitu terdiri dari bensin dan solar atau yang biasa disebut Bahan Bakar Minyak (BBM). BBM merupakan salah satu sumber daya alam (SDA) yang tidak dapat diperbaharui. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja ruas jalan dan pemborosan akibat tundaan lalu lintas. Data-data yang diperlukan berupa data primer yaitu data dari hasil survei langsung di lapangan dan data sekunder yaitu data dari sumber dari instansi pemerintah maupun swasta. Analisis kinerja ruas jalan dilakukan tingkat pelayanan jalan dan kapasitas jalan. Biaya perjalanan ditentukan berdasarkan kecepatan arus bebas yaitu kondisi arus lalu lintas tanpa mengalami tundaan dan berdasarkan kecepatan rata-rata perjalanan yaitu kondisi arus mengalami tundaan serta hambatan samping. Faktor utama yang mempengaruhi pemborosan adalah besarnya konsumsi BBM dan kecepatan perjalanan. Untuk perhitungan konsumsi BBM akibat pengaruh dari kecepatan kendaraan dilakukan dengan model perhitungan Pasific Consultant International (PCI) yang telah dikembangkan oleh LAPI-ITB bekerjasama dengan PT.Jasa Marga. Dengan persamaan golongan I, Y= 0,05693 S² - 6,42593 S + 269,18576. Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Suparjo Rustam merupakan ruas jalan yang memiliki arus lalu lintas yang cukup padat. Penelitian ini menunjukkan kecepatan perjalanan dengan metode Moving Car Observer diperoleh nilai 29,29 km/jam untuk Jalan Jenderal Sudirman dengan tingkat pelayanan jalan C dan nilai 45.55 km/jam untuk Jalan Letjend Suparjo Rustam dengan tingkat pelayanan jalan A. Sehingga menyebabkan kerugian akibat penurunan kecepatan yang disebabkan oleh tundaan pada ruas Jalan Jenderal Sudirman adalah Rp. 5,431,533,078.79 /tahun dan Jalan Letjend Suparjo Rustam adalah Rp. 833,298,697.34 /tahun. | Traffic problems / jams cause enormous losses for road users, especially in terms of wasted time, wasted fuel, power wastage and low levels of comfort and increased traffic passed both sound pollution and air pollution. Transportation activities will not run, if there is no accompanying, because energy is a major factor to move the vehicle. The energy used for motor vehicles, which consist of gasoline and diesel or commonly known as fuel oil. Fuel oil is one of the natural resources (NR) that can not be updated. The purpose of this study is to analyze the performance of roads and waste due to traffic delays. The research \required data is primary data direct field survey and secondary data from sources of government and private agencies. Analysis conducted road performance level of service and capacity of the road. Travel cost is determined by the condition that the free flow speed of traffic flow without experiencing delays and based on the average speed of travel is experiencing delays as well as the current condition of the side barriers. The main factor that affect the amount of waste the fuel consumption and travel speed. For the calculation of fuel consumption due to the influence of the speed of the vehicle is done by the model calculations Pacific Consultant International (PCI) which has been developed by LAPI-ITB in cooperation with PT.Jasa Marga. By equation group I, Y = 0,05693 S ² - 6,42593 S + 269,18576. Sudirman street and Suparjo Rustam street, Sokaraja, Banyumas are the road that has traffic flow is pretty solid. This study shows the travel speed method of Moving Car Observer obtained the value 29.29 km/h on Sudirman street with level of service class C and value 45.55 km/h on Letjend Suparjo Rustam street with level of service class A. Thus causing losses due to a decrease in speed caused by the delay on Jalan Sudirman is Rp. 5,431,533,078.79 /year and Letjend Road Suparjo Rustam is Rp. 833,298,697.34 /year. | |
| 1703 | 7775 | G1G009002 | DESKRIPSI KEPARAHAN MUKOSITIS MULUT BERDASARKAN FASE INDUKSI, KONSOLIDASI DAN REINDUKSI PASCA KEMOTERAPI PADA PASIEN ANAK LEUKEMIA LIMFOBLASTIK AKUT (Kajian di RS Kanker “Dharmais”, Jakarta) | Leukemia limfoblastik akut merupakan jenis keganasan yang paling banyak dijumpai pada anak. Manifestasi klinis berupa sel darah putih yang tidak normal sehingga mengakibatkan pucat, pusing, demam, dan nyeri. Penyakit ini berpotensi untuk disembuhkan dengan cara kemoterapi. Salah satu efek dari kemoterapi adalah mukositis mulut. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui derajat keparahan mukositis mulut berdasarkan fase induksi, konsolidasi dan reinduksi pasca kemoterapi pada pasien anak leukemia limfoblastik akut. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif cross sectional. Sampel penelitian adalah anak leukemia limfoblastik akut yang menjalani kemoterapi rawat inap di Rumah Sakit Kanker “Dharmais”, Jakarta pada tanggal 30 Desember 2013-29 Januari 2014 sebanyak 15 pasien. Hasil penelitian selama 3 minggu terhadap mukositis mulut pada fase induksi, konsolidasi, dan reinduksi menunjukan adanya peningkatan, penurunan maupun derajat keparahan mukositis mulut yang stabil dari minggu pertama sampai minggu ketiga baik itu pada fase induksi, konsolidasi maupun reinduksi. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa sebab, antara lain kebersihan mulut, riwayat mukositis mulut sebelumnya, jumlah trombosit serta leukosit dan sifat kooperatif dari orangtua pasien dalam aplikasi nistatin, aloclair ataupun betadin. | Acute lymphoblastic leukemia (ALL), is the common malignancy that occur in children. Clinical manifestation of this disease are abnormal white blood cell proliferation which replace normal bone marrow component with pallor, headache, fever, bone pain, and bleeding. This disease is potential to be are through chemotherapy. One of the side effect of chemotherapy is oral mucositis. The purpose of this research is to know the degree of severity oral mucositis based on induction, consolidation and reinduction phase after chemotherapy in children with acute lymphoblastic leukemia. The methode of this study is descriptive cross sectional. The subject of this research is children with ALL aged 1-18 who stay at cancer hospital “Dharmais”, Jakarta for have some treatment on 29th December 2013 until 29th January 2014. The result of this research showed that in 3 weeks, there is increase, decrease, or stable degree of oral mucositis at induction, consolidation, and reinduction phase . It happen because there are influence by oral hygiene, a history of previous oral mucositis, the number of platelet and leukosit, and of course cooperative the parents who aplication nystatin, aloclair or betadine. | |
| 1704 | 7741 | C1C009083 | ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KESADARAN PEMILIK USAHA RUMAH MAKAN, CAFE, DAN COFFEE SHOP DI PURWOKERTO DALAM MEMBAYAR PAJAK RESTORAN | Penelitian ini adalah penelitian survei terhadap para pemilik usaha rumah makan, cafe, dan coffee shop di Purwokerto. Judul dari penelitian ini adalah “Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kesadaran Pemilik Usaha Rumah Makan, Cafe, dan Coffee Shop di Purwokerto Dalam Membayar Pajak Restoran”. Penelitian ini bertujan untuk menguji secara empirik pengaruh pengetahuan tentang perpajakan, pemahaman peraturan pajak restoran, motivasi, dan persepsi atas efektifitas sistem perpajakan terhadap kesadaran membayar pajak restoran. Pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan metode slovin. Dari hasil perhitungan didapatkan jumlah sampel sebesar 80 responden. Analisis penelitian ini menggunanakan Analisis Regresi Linier Berganda dan uji t untuk melihat pengaruh faktor-faktor tersebut secara parsial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor pengetahuan tentang perpajakan berpengaruh signifikan terhadap kesadaran membayar pajak restoran. Namun, faktor pemahaman peraturan pajak restoran, motivasi, dan persepsi atas efektifitas sistem perpajakan tidak berpengaruh terhadap kesadaran membayar pajak restoran. | This research is entitled ”Analysis of Factors Affecting Awareness of Restaurant, Cafe, and Coffee Shop Owners In Purwokerto to Paying Restaurant Tax”. The purpose of this study was to determine the effect of knowledge about the tax of taxpayers, taxpayers understanding of restaurant tax laws, motivation, and perception of the taxation system towards awarness of paying restaurant tax. Sampling techniques in the study was Simple Random Sampling. To better represent the researchers took a sample of 80 respondents with Slovin formula calculations. Model analysis was used to test the hypothesis is multiple linear regression analysis and to determine the relationship used t test. The result showed that the only knowledge about the tax of taxpayers variable that affect the awarness of paying restaurant tax. Taxpayers understanding of restaurant tax laws, motivation, and perception of the taxation system did not affect the awarness of paying restaurant tax. | |
| 1705 | 7740 | B1J009089 | KOMUNITAS KUMBANG KOPROFAGUS (COLEOPTERA: SCARABAEIDAE) DI LAHAN PERTANIAN ORGANIK DAN INTENSIF | Penelitian dengan tujuan untuk mengetahui kearagaman, kelimpahan dan komposisi kumbang koprofagus (Coleoptera: Scarabaeidae) di lahan pertanian organik dan intensif, telah dilakukan di lahan pertanian organik dan intensif di Desa Melung, Kecamatan Kedung Banteng, Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan teknik pengambilan sampel secara sistematik dengan line transek secara diagonal. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan perangkap jebak (pit fall trap) dan core sampler. Secara keseluruhan ditemukan sebanyak 45 individu dari 2 genus (Peltonotus dan Onthophagus) dan 6 spesies yang diperoleh pada penelitian ini. Berdasarkan Indeks Shannon-Wienner, keragaman spesies kumbang di lahan pertanian organik sebesar 1,28 dan di di lahan pertanian intensif sebesar 0,88. Hasil yang didapatkan pada kelimpahan spesies kumbang koprofagus menggunakan uji T-test yaitu (0,303 < 0,383), hasil tersebut menunjukkan keragaman spesies pada kedua lahan tersebut tidak berbeda nyata. Hasil penelitan menunjukkan bahwa keragaman kumbang koprofagus di lahan pertanian organik dan intensif memiliki tingkat keragaman yang rendah. Kelimpahan dan komposisi kumbang koprofagus di lahan pertanian organik dan intensif yaitu masing-masing 4 spesies dengan kesamaan sebesar 38%. | A study aimed to determine the diversity, abundance and composition of coprophagus beetles (Coleoptera: Scarabaeidae) in organic and intensive farmlands, has been conducted in organic and intensive farmlands in Melung Village, Kedung Banteng Sub-District, Banyumas Regency. This research used a survey method with a systematic sampling technique by diagonal line transects. Samples were taken pit fall traps and a core sampler. The total density of coprophagus beetles was 45 individuals from 2 genus (Peltonotus dan Onthophagus) and 6 species. Shannon-Winner Index (H’) showed that coprophagus beetles diversity in organic farmlands was 1.28 and the coprophagus beetles diversity in intensive farmlands was 0.88. The result was showed in the species abudance with T-Test (0.303 < 0.383), the abudance of coprophagus beetles in organic and intensive farmlands was not really different. Thus, the level of the diversity of coprophagus beetles in organic and intensive farmland can be considered as low. The abundance and composition of coprophagus beetles in organic and intensive farmland consisted of 4 species with 38% similarity. | |
| 1706 | 7745 | C1C009118 | ANALISIS EFEKTIVITAS PENAGIHAN PAJAK DENGAN SURAT TEGURAN DAN SURAT PAKSA TERHADAP PENERIMAAN PAJAK (Studi Kasus Pada KPP Pratama Jakarta Sawah Besar Dua) | Studi ini mengkaji analisis efektivitas penagihan pajak dengan surat teguran dan surat paksa terhadap penerimaan pajak (studi kasus di KPP Pratama Jakarta Sawah Besar Dua). Penelitian ini menggunakan data sekunder dan data primer. Data Sekunder yaitu data yang diperoleh secara tidak langsung berupa laporan historis yang telah tersusun dalam arsip dan sumber-sumber lain yang berkaitan dengan objek penelitian. Data primer penelitian ini terdiri dari jawaban dari pertanyaan wawancara yang berkaitan dengan masalah penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa penagihan pajak dengan surat teguran dan surat paksa di KPP Pratama Jakarta Sawah Besar Dua dari tahun 2009-2012 berdasarkan indikator pengukuran efektivitas tingkat penerbitannya kurang efektif dilihat dari jumlah surat teguran maupun nilai nominal. | This study examines the effectiveness of tax billing analysis with a letter of reprimand and a forced letter to tax revenues (case study in KPP Pratama Jakarta Sawah Besar Dua). This study uses secondary data and primary data. Secondary data is data obtained indirectly in form of historical reports that has been arranged in archives and other sources related to the object of research. The primary data for this analysis consist of answers about interview questions related to the research problem. The results show that the collection of tax with a letter of reprimand and a letter forced in KPP Pratama Jakarta Sawah Besar Dua from the year 2009 until 2012 based on indicators measuring the effectiveness is less effective referring to the indicators of effectivity measurement based on the number of the letters of reprimand and nominal value. Keywords: Effectiveness, Letter of Reprimand, Forced Letter, Tax Billing | |
| 1707 | 7746 | H1C009021 | VISUALISASI 3-DIMENSI POLA RADIASI ANTENA DENGAN MEJA PUTAR SEBAGAI ALAT BANTU PENGUKURAN STUDI KASUS PADA XBEE SERIES 1 DENGAN PROTOKOL ZIGBEE (IEEE 802.15.04) | Pola radiasi dari sebuah antena merupakan gambaran grafis dari sifat-sifat pancaran antena sebagai fungsi dari koordinat ruang berbentuk grafis 3-dimensi. Biasanya pola radiasi ditampilkan dalam bentuk irisan 2-dimensi baik di bidang planar horizontal (bidang E) atau vertikal (bidang H). Pada penelitian ini pola radiasi antena xbee series 1 divisualisasikan dalam grafis 3-dimensi dengan bantuan software matlab agar diperoleh informasi yang lebih baik dalam aspek bentuk, ruang, skala dan pewarnaan. Pengukuran level sinyal atau RSSI menggunakan metode pemindaian silindris dengan alat bantu pergeseran sudut berupa meja putar sederhana yang digerakkan oleh motor servo dengan sinyal kendali PWM dari modul mikrokontroller arduino, mikrokontroller ini juga akan membaca dan menyimpan nilai RSSI hasil pengukuran. Pergeseran sudut meja putar didapatkan sebesar 2.093023256° dari pergeseran awal sudut servo produksi Parallax sebesar 1° dengan bantuan gear transformasi yang memiliki rasio perbandingan jumlah gigi 100 : 45 atau 2,22 : 1. RSSI tertinggi dari hasil pengukuran sebesar 52 dB nilai RSSI ternormalisasi atau -40 dB nilai RSSI pengukuran pada ketinggian 160 cm di sudut 85.8139535° dan pada ketinggian 170 cm di sudut 286.7441861°. Sedangkan RSSI terendah sebesar 24 dB nilai RSSI ternormalisasi atau -68 dB nilai RSSI pengukuran didapatkan pada ketinggian 320 cm di sudut 313.9534884° hingga 349.5348838°. | The radiation pattern of an antenna is a 3-dimensional antenna beam graphical representation as a function of spatial coordinates. Usually the radiation pattern is shown in the form of 2-dimensional slices in the horizontal planes (plane E) or vertical ( plane H). The xbee series 1 antenna radiation pattern is visualized in 3-dimensional graphics using matlab software in order to obtain better information on several aspects such as form, space, scale, and colour. Measurement of signal level (RSSI) using cylindrical scanning methods which the angle shift of antenna is driven by a simple built rotary table with servo motor controlled by Arduino microcontroller modul for its PWM control signal. The Arduino microcontroller also read and store the RSSI value of measurement results. The rotary table can shift its angle by 2.093023256 ° from 0° to 360°. This was result of the transformation gear which has a ratio gear 100:45 or 2,22:1 of the number of teeth. The highest RSSI value counted 52 dB of normalized value or -40 dB of measurement value at height of 160 cm at angle 85.8139535° and at height of 170 cm at angle 286.7441861°. Then the lowest RSSI value counted 24 dB of normalized value or -68 dB of measurement value at height of 320 cm between angle 313.9534884° and 349.5348838°. | |
| 1708 | 7822 | H1F007039 | TATANAN GEOLOGI DAN ANALISIS STRUKTUR GEOLOGI DAERAH GAMBASARI DAN SEKITARNYA KECAMATAN PATIKRAJA KABUPATEN BANYUMAS JAWA TENGAH | Lokasi penelitian berada di daerah Gambasari Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Daerah penelitian dibatasi oleh koordinat 109,20240 - 109,27530 BT dan 7,49500-7,57590 LS dengan luas daerah penelitian 72 km2. Daerah penelitian merupakan bagian dari formasi Halang dan anggota breksi formasi halang yang diendapkan pada umur miosen tengah-plisoen. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini berupa pemetaan geologi yang mencakup geomorfologi daerah penelitian dengan pengamatan peta topografi dan kondisi morfologi daerah penelitian, stratigrafi daerah penelitian dengan melakukan spot mapping dan struktur geologi daerah penelitian dengan melakukan pengukuran bukti-bukti struktur yang terdapat di daerah peneitian, selain itu studi khusus dilakukan untuk mengetahui karakteristik struktur geologi yang terdapat di daerah penelitian dengan melakukan rekonstruksi dan membuat penampang geologi seimbang yang lebih informatif dan komunikatif. Secara umun daerah penelitian terbagi dalam dua satuan dasar morfologi yaitu bentangan alam struktural dan betang alam aluvial. Struktur yang berkembang pada daerah ini berupa struktur lipatan dengan arah tenggara-baratlaut yang berasosiasi dengan sesar-sesar geser yang berarah timurlaut-baratdaya. Selaian itu juga terdapat strutkur sesar geser menaik yang diakibatkan dari terlipatnya batuan lava yang mempunyai sifat britel dengan arah tengara-baratlaut dengan besaran pemendekan Antiklin berkisar 5,96%. Stratigrafi daerah penelitian dibagi menjadi tiga satuan tidak resmi, dari tua kemuda yaitu, Satuan Lava, Satuan Batupasir dan Satuan aluvial. | The study area is located in Gambasari, Patikraja, district Banyumas regency, Middle Java. Geographically it is located between 109,20240 - 109,27530 BT and 7,49500-7,57590 LS with covered area 75 km2. The study area is a part of Halang Formation which formed by turbid flows from Middle Miocene-Pliocene. The investigation method that done in this investigation was a geological mapping that includes geomorphology by observing topography map and morphology condition,; stratigraphy by doing spot mapping and geology structure by doing measurement of structure sign in the investigation area, besides specific study also done to know about characteristic of structure geology that existed in this area by doing reconstruction and making balance geology cross section that more informative and more communicative. There are two main geomorphologics units in the study area that is structure ridge landform and alluvial landform. Geological structure in this study area is a fold (SE-NW trend) associated with tear fault (NE-SW trend), Reverse Right Slip fault (SE-NW trend) with regional shortening is approximately 5.96% Stratigraphic of study area can be grouped into tree unofficial lithostratigraphy units from Middle Miocene to Pliocene, that is Lava andesite Unit, Sandstone Unit and alluvial deposite Unit. | |
| 1709 | 7728 | C1B009033 | PENGARUH PERTUMBUHAN PENJUALAN, STRUKTUR AKTIVA, PROFITABILITAS, UKURAN PERUSAHAAN, NON DEBT TAX SHIELD, DAN LIKUIDITAS TERHADAP STRUKTUR MODAL | Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pertumbuhan penjualan, struktur aktiva, profitabilitas, ukuran perusahaan, non debt tax shield, dan likuiditas terhadap struktur modal perusahaan. Sampel dari penelitian ini adalah 12 perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index selama tahun 2008 hingga 2012, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Untuk membuktikan hipotesis, penelitian ini menggunakan model analisis regresi berganda dan model fixed effect. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa struktur aktiva dan profitabilitas berpengaruh positif terhadap struktur modal, likuiditas berpengaruh negatif terhadap struktur modal, sedangkan pertumbuhan penjualan (growth), ukuran perusahaan (size), dan non debt tax shield tidak memiliki pengaruh terhadap struktur modal. Sebagai implikasi dari penelitian ini, pihak manajemen perusahaan dalam menerapkan kebijakan keuangannya secara tepat perlu memperhatikan faktor pertumbuhan penjualan, struktur aktiva, profitabilitas, ukuran perusahaan, dan non debt tax shield dan likuiditas secara keseluruhan. | The purpose of this research is to investigate and analyze the effect of sales growth, asset structure, profitability, firm’s size, non debt tax shield, and liquidity of the company's capital structure. The sample of this research were 12 companies listed in Jakarta Islamic during 2008 until 2012, they were selected using purposive sampling. To prove the hypotheses, this research applies Multivariate Linear Regression Model and uses fixed effect model. The result of this research shows that asset structure and profitability had positive significant influence on capital structure. Liquidity had negative significant influence on capital structure, while sales growth, firm’s size and non debt tax shield had no significant influence on capital structure. As the implications of this research, the company's management in its financial policy should appropriately consider sales growth, asset structure, profitability, firm’s size, non debt tax shield, and liquidity factors. | |
| 1710 | 7747 | B1J009084 | PRODUKSI TOKSOFLAVIN OLEH Pseudomonas cocovenenans MENGGUNAKAN GLISERIN DAN DAYA HAMBATNYA TERHADAP BAKTERI PATOGEN | Pseudomonas cocovenenans adalah bakteri yang hidup sebagai kontaminan pada media yang mengandung lemak dan dapat menghasilkan racun yaitu asam bongkrek dan toksoflavin. Pertumbuhan P. cocovenenans dan kemampuan memproduksi toksoflavin dapat ditingkatkan dengan penambahan gliserin ke dalam media pertumbuhannya. Gliserin merupakan nama dagang dari gliserol dengan rumus kimia C2H5(OH)3. Gliserin dapat digunakan untuk memacu pertumbuhan P. cocovenenans dan produksi toksoflavinnya. Toksoflavin adalah toksin yang berwarna kuning, berbentuk kristal seperti jarum dan besifat basa dengan titik lebur 1700C. Toksoflavin bermanfaat sebagai antibakteri, antifungal, dan antitumor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian gliserin terhadap produktivitas dan daya hambat toksoflavin terhadap pertumbuhan beberapa enterobacteriace patogen (Escherichia coli, Salmonella typhi dan Vibrio cholera). Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium, Rancangan yang digunakan untuk mengetahui pengaruh gliserin terhadap produksi toksoflavin adalah RAL 2x3 perlakuan yang dicobakan, yaitu pemberian variasi konsentrasi 0% gliserin dan 12% gliserin. Pengujian daya hambat toksoflavin dilakukan dengan 4x3 perlakuan yang dicobakan dilanjutkan dengan analisis ragam (uji F) pada taraf kepercayaan 95% dan 99%. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penambahan gliserin 12% ke dalam media pertumbuhan cair P. cocovenenans mampu meningkatkan produksi toksoflavin 22 kali lipat. Konsentrasi toksoflavin 4µg/ml efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri patogen (E. coli, S. typhi, dan V. cholerae). | Pseudomonas cocovenenans is a contaminant bacterium in media that consist of fat which is produce toxoflavin and bongkrek acid. P. cocovenenans growth and toxoflavin produce ability can be improved by adding glycerin to the grwoth media. Glycerin is a trade name of glycerol C2H5(OH)3. Its can be used to improve P.cocovenenans growth and toxoflavin production. Toxoflavin is yellow toxin, needle-shaped crystal, alkaline, and the melting point is 170OC. Toxoflavin is used as antibacterial, antifungal, and antitumor. This study aimed to determine the effect of glycerin addition to toxoflavin production and toxoflavin inhibition to the growth of several enterobacteriace pathogens (E. coli, S. thipy and V. cholerae). This study used experimental method. Design used to determine the effect of glycerin to toksoflavin production was Completely Randomized Design, the treatment were concentration of 0% glycerin and 12% glycerin. Toxoflavin inhibition test using 4x3 treatment. Then continue by variance analysis (F test) at 95% and 99% confidence level. The result showed that the addition 12% glycerol to P. cocovenenans growth liquid medium could increase 22 times toxoflavin production. The effective toxoflavin concentration to inhibit pathogen bacterium growth (E. coli, S. thyphi and V. cholerae) was 4µg/ml. | |
| 1711 | 7748 | G1D010072 | PERBEDAAN TINGKAT SPIRITUAL PASIEN STROKE SERANGAN PERTAMA DAN SERANGAN BERULANG DI RSUD Dr. R GOETENG TAROENADIBRATA PURBALINGGA | ABSTRAK Latar belakang: Stroke dapat mengakibatkan gangguan afektif, kognitif, psikomotor dan perubahan mood. Reaksi emosional yang ditimbulkan dapat mempengaruhi tingkat spiritual. Pada stroke serangan pertama, mereka cenderung sulit untuk beradaptasi dengan perubahan yang terjadi dalam dirinya. Sedangkan storke serangan berulang, mereka dianggap lebih mampu untuk beradaptasi dengan pengalaman spiritual yang didapat dari serangan sebelumnya. Tingkat spiritual dapat menentukan kemampuan individu dalam beradaptasi dengan perubahan yang terjadi sehingga pasien mampu untuk memotivasi dan merawat diri agar dapat meningkatkan kualitas hidupnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat spiritual pasien stroke serangan pertama dan serangan berulang. Metode: Penelitian ini menggunakan analisis komparatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi pasien stroke di RSUD Dr. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga. Teknik pengambilan sampel yaitu consecutive sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 50 pasien stroke. Analisa data yang digunakan adalah fisher’s exact. Hasil: Terdapat perbedaan tingkat spiritual yang bermakna antara pasien stroke serangan pertama dan serangan berulang (p value = 0,001). Kesimpulan: Ada perbedaan tingkat spiritual yang bermakna antara pasien stroke serangan pertama dengan serangan berulang. | ABSTRACT Background: Stroke can cause impaired affective, cognitive, psychomotor, and mood change. Emotional reactions influence the spiritual level patient. At the first attack, they are difficult to adapt with this condition. While the reccurent attack , they are considered better to adapt because they have spiritual experience from previous attack. Spiritual level can determine individual capabilities to adapt of the change, so the patient have good motivation and self care to improve their quality of life. Purpose: The aim of this study to know the difference level of spiritual stroke patien at the first attack and reccurent attacks. Method: The study applied comparative analysis with cross sectional design. The population were stroke patients in Dr. R. Goeteng taroenadibrata Purbalingga Hospital. Sampling technique was consecutive sampling there were 50 stroke patients. As respondent used exact fisher’s. Result: There is significant difference level of spiritual beetwen the first time attack and reccurent attack stroke patient with p value = 0.001. Conclusion: There is significant different level of spiritual beetwen the first time attack and reccurent attack of stroke patient. | |
| 1712 | 7749 | C1A010096 | PENGARUH FLUKTUASI KURS RUPIAH TERHADAP DOLLAR AS DAN CADANGAN DEVISA NEGARA TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) DENGAN PENDEKATAN ERROR CORRECTION MODEL | Penelitian ini berjudul “PENGARUH FLUKTUASI KURS RUPIAH TERHADAP DOLLAR AS DAN CADANGAN DEVISA NEGARA TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) DENGAN PENDEKATAN ERROR CORRECTION MODEL”. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh yang ditimbulkan oleh fluktuasi kurs dollar AS dan cadangan devisa terhadap pasar modal Indonesia dalam hal ini adalah Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder. Data sekunder diperoleh dari literastur dan data yang diambil dan dikutip langsung melalui browsing dari situs resmi Bursa Efek Indonesia dan Bank Indonesia. Alat analisis yang digunakan adalah dengan pendekatan Error Correction Model atau Model Koreksi Kesalahan (ECM) yang terlebih dahulu dianalisis dengan menggunakan analisis regresi linier berganda yang hasilnya menyatakan adanya regresi lancung yang harus dihitung dengan pendekatan ECM agar hasil yang diperoleh menjadi valid dan tepat. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel kurs dollar AS memiliki hubungan negatif dan signifikan terhadap IHSG dalam jangka pendek maupun jangka panjang yang artinya semakin terapresiasi kurs dollar AS dan semakin terdepresiasi nilai rupiah maka angka IHSG pun semakin menurun. Dari hasil penelitian tersebut juga diketahui bahwa variabel cadangan devisa negara memiliki hubungan yang positif dan signifikan terhadap IHSG dalam jangka pendek dan juga jangka panjang yang artinya semakin besar cadangan devisa negara maka angka di IHSG pun semakin besar pula. Dikarenakan adanya hubungan yang negatif antara kurs dollar dan IHSG maka perlu adanya upaya pemerintah sebagai otoritas moneter untuk menjaga kestabilan nilai tukar rupiah supaya pergerakan IHSG juga terkendali dan stabil. Cadangan devisa yang berpengaruh positif terhadap IHSG dikarenakan cadangan devisa diperlukan untuk menjual dan membeli valuta asing untuk mempengaruhi pergerakan kurs yang sangat berpengaruh di pasar modal, maka pemerintah harus terus meningkatkan cadangan devisa untuk menopang pasar saham di Indonesia. Tidak hanya untuk menopang kurs dalam pasar modal, namun juga sebagai indikator perekonomian negara yang menarik para investor untuk berinvestasi di Indonesia. | This study is entitled ''THE EFFECT OF FLUCTUATION RUPIAH EXCHANGE TO US DOLLAR AND STATE'S STOCK EXCHANGE TO COMPOSITE STOCK PRICE INDEX IN INDONESIA STOCK EXCHANGE WITH ERROR CORRECTION MODEL APPROACH.” The purpose of this research is to analyze the effect which can be arisen by US dollar fluctuation and state's stock exchange to Indonesia stock market in this case is Composite Stock Price Index in Indonesia Stock Exchange. This research used secondary data. Secondary data was gotten by literatures and data which was gotten directly by browsing from official website of Bank of Indonesia and Indonesia Stock Exchange. Analysis tool used by Error Correction Model approach which analyzed first by doubled linear regression analysis and the result showed there was a spurious regression which must be analyzed by ECM approach so the result would be valid and correct. The result shows that US dollar variable has a negative relation and significant to composite stock price index in short term even long term which means more appreciation to US dollar and more depreciation to Indonesia rupiah so the composite stock price index will be more decrease. From this research also shows that state's stock exchange variable has a positive relation and significant to composite stock price index in short term and long term which means higher the amount of state's stock exchange so the composite stock price index will be more increase. Because of there is negative relation between US dollar and composite stock price index so needs government effort as monetary authority to keep the stability of Indonesia rupiah exchange so composite stock price index movement will be controlled and stabilized. State's stock exchange that has positive relation to composite stock price index because it is needed to sell and buy foreign currency to influence exchange rate movement which really has an effect on stock market, so government has to increase the amount of state's stock exchange to sustain Indonesia stock market. Not only to sustain exchange rate in stock market, but also as economic indicator that can attract investors to invest in Indonesia. | |
| 1713 | 7750 | H1F009040 | GEOLOGI DAN STUDI ALTERASI HIDROTERMAL DAERAH SUNGAI BANYAK IKAN DAN SEKITARNYA KECAMATAN BATANG ASAI KABUPATEN SAROLANGUN JAMBI | Secara geografis daerah penelitian terletak antara 180570 mE-183570 mE dan 9699600 mN-9703600 mN dengan luasan daerah penelitian sekitar 12 Km2. Penelitian ini dilakukan atas kerja sama dengan PT. ANEKA TAMBANG Tbk, untuk mengetahui geologi dan alterasi hidrotermal pada daerah penelitian. Satuan geomorfologi daerah penelitian berupa Satuan Perbukitan Vulkanik Terdenudasi (V14) dan Satuan Kubah Lava (V15). Tahapan geomorfik daerah penelitian adalah dari muda menuju dewasa, pola aliran sungai yaitu rektangular, subdendritik, dan subparalel. Metode yang digunakan dalam melakukan penamaan satuan batuan didasarkan atas tatanama Vulkanostratigrafi (SSI, 1996), satuan batuan daerah penelitian terdiri dari lima satuan batuan yang dibedakan berdasarkan ciri litologi yang dijumpai di lapangan. Urutan satuan batuan dari yang tua ke muda pada daerah penelitian adalah sebagai berikut: Satuan lava basalt (Tl1), Satuan tuf breksi (Tj1), Satuan lava andesit 1 (Tl2), Satuan breksi piroklastik (Tj2), dan Satuan lava andesit 2 (Tl3), kelima satuan tersebut setara dengan Formasi Hulusimpang (Tomh) yang berumur Oligosen-Miosen, diendapkan pada komplek vulkanik di lingkungan darat. Struktur geologi yang berkembang pada daerah penelitian adalah sesar mendatar, terdapat dua jenis sesar mendatar pada daerah penelitian yaitu sesar geser kiri dan sesar geser kanan. Arah pergeseran sesar dibagi menjadi dua yaitu utara-selatan dan timur laut-barat daya. Zonasi alterasi daerah penelitian dibedakan menjadi tiga zonasi yang didasarkan atas sayatan petrografi dan analisa ASD yaitu, Zona klorit-smektit-kalsit, Zona serisit-kuarsa-kalsit, dan Zona kaolin-kuarsa±ilit-smektit. | Geographically, the research area are located of between 180570 meters east-183570 meters east and 9699600 meters north-9703600 meters north with wide of area ±12 Km2. This research was doing in coorporation with PT. Aneka Tambang Tbk, to determinate geology and hydrothermal alteration in research area. Geomorphology unit in research area such as denudational volcanic hills unit (V14) and lava domes unit (V15). Geomorphic Stage in research area are early stage until intermediet stages, with distribution patterns are rectangular, subdendritic, and subparallel. The methods used in nomenclature of lithology unit based on volcanostratigraphic nomenclatures (SSI, 1996). Based on this methods lithology unit in research area classified into 5 units, are: lava basalt unit (Tl1), tuff breccia unit (Tj1), lava andesit 1 unit (Tl2), pyroclastic breccia unit (Tj2), and lava andesit 2 unit (Tl3). The fifth unit above including in Hulusimpang Formation (Tomh) with age Oligocene-Miocene which formed on volcanic compleks with subaerial environment. Geological structures developed in research area is slip fault, there are two types of slip faults are left slip faults and right slip faults. Direction of the fault divided into two is north-south and north east-south west. Based on petrographic section and ASD analysis, known alteration zone in research area to the classification into 3 zones, are: zone of chlorite-smectite-calcite, zone of sericite-quartz-calcite, and zone of kaolinite-quartz-±illite-smectite. | |
| 1714 | 7751 | H1D008066 | STUDI PENANGGULANGAN BANJIR DI KAWASAN PERKOTAAN (Studi kasus Jalan KH.Abdullah Syafi'ie, Jakarta Selatan) | Akibat dari pembangunan yang tidak sesuai dengan peta tata ruang kota DKI Jakarta mengakibatkan beberapa daerah DKI Jakarta terendam banjir saat musim hujan. Data sekunder dianalisis dengan menghitung hujan maksimum rerata 14 tahun dengan menggunakan pengujian Chi-Kuadrat dan penggambaran pada kertas probabilitas untuk mengetahui uji yang cocok daerah studi. Hasil data diperoleh kedalaman hujan harian maksimum di Stasiun Cawang,Stasiun FT UI, Stasiun Gadog selama 14 tahun mengikuti distribusi Log Pearson III. Dengan Intensitas hujan Metode Mononobe, dengan panjang saluran A-B 1 = 0,896 km, intensitas hujan I = 182,29 mm/jam , QA-B total = 51,32 m3/detik didapat b = 6 m dengan h = 3 m . Dengan Intensitas hujan Metode Mononobe, dengan panjang saluran B-C = 0,946 km, intensitas hujan I = 176,59 mm/jam,Qtotal = 61,92 m3/detik didapat b = 6,6 m dengan h = 3,3 m. Dengan Intensitas hujan dengan waktu tiba dari banjir,dengan panjang saluranA-B1 = 896 m, IA-B1 = 253,54 mm/jam, IA-B2 = 896 m, QA-B = 65,13 m3/detik didapat b = 6,8 m dan h = 3,4 m. Dengan Intensitas hujan dengan waktu tiba dari banjir,dengan panjang saluranB-C = 946 m, IB-C = 116,71 mm/jam, QTotal = 72,13 m3/detik didapat b = 7,2 m dan h = 3,6 m. | As a result of development that is not accordance with the spatial map of Jakarta city resulted flood in some areas of Jakarta during the rainy season. The secondary data which is analyzed by calculating the mean maximum rain of 14 years using the Chi - square test and the depiction on paper the probability to find a suitable test area of study . The result obtain that the maximum daily rain depth in Cawang Station, Station FT UI Gadog station for 14 years follow the Log Pearson III distribution. The intensity of rain Mononobe method, with the channel length of A-B 1 = 0.896 km, the rain intensity I = 182.29 mm / hours, QA-B total = 51.32 m3/second obtained b = 6 m with h = 3 m . The rain intensity Mononobe method, with the channel length B-C = 0.946 km , the rain intensity I = 176.59 mm / hour, Qtotal = 61.92 m3/detik, obtained b = 6.6 m with h = 3.3 m . With the intensity of the rain and the arrival time of the flood, with long saluranA - B1 = 896 m, IA - B1 = 253.54 mm / hour, IA - B2 = 896 m, QA - B = 65.13 m3/second obtained b = 6 , 8 m and h = 3.4 m . With the rain intensity and the arrival time of the flood, with long channelB - C = 946 m, IB - C = 116.71 mm / hour , QTotal = 72.13 m3/second obtained b = 7.2 m and h = 3.6 m . | |
| 1715 | 7755 | C1C009028 | PENGARUH KINERJA KEUANGAN DAN PENGUNGKAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN (CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY) TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN TAMBANG YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PADA TAHUN 2010-2012 | Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kinerja keuangan dan pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility) terhadap return saham pada perusahaan tambang yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2010-2012. Kinerja keuangan diukur menggunakan rasio keuangan yang terdiri dari Return on Asset (ROA), Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), Total Asset Turnover (TAT). Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 14 perusahaan tambang yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2010-2012. Sampel tersebut diperoleh dengan menggunakan metode purposive sampling. Metode pengujian hipotesis yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial ROA berpengaruh terhadap return saham. CR, DER, TAT, dan pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility) tidak berpengaruh terhadap return saham. Secara simultan kinerja keuangan yang terdiri dari ROA, CR, DER, TAT, dan pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility) berpengaruh terhadap return saham. | This study is aimed to examine the influence of financial performance and Corporate Social Responsibility Disclosure (CSR) to the stock return at mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2010-2012. Financial performance is measured using financial ratio Return on Asset (ROA), Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), Total Asset Turnover (TAT).. The sample used in this study are 14 mining companies listed on the Indonesian Stock Exchange (BEI) in 2010-2012. Samples are obtained by using purposive sampling method. Hypothesis testing method used is multiple regression analysis. The results showed only ROA which has positive influence on stock returns, CR, DER, TAT, and corporate social responsibility disclosure has no effect on stock returns. Simultaneously, financial performance and CSR positive effect on stock returns. | |
| 1716 | 7761 | H1D008021 | EVALUASI PANJANG RUNWAY BANDARA TUNGGUL WULUNG CILACAP, JAWA TENGAH | Dengan semakin meningkatnya jumlah penumpang dan pergerakan pesawat terbang setiap tahunnya pada Bandara Tunggul Wulung Cilacap mengindikasikan bahwa saat ini transportasi udara sudah mulai digemari oleh banyak orang yang membutuhkan perjalanan yang lebih cepat dan efisien, oleh sebab itu Bandara Tunggul Wulung harus dilakukan evaluasi panjang runway dikarenakan kebutuhan panjang runway berperan sangat penting dalam melayani pesawat terbang, dan yang nantinya akan dapat untuk didarati pesawat yang lebih besar dari yang sekarang sudah beroperasi di Bandara Tunggul Wulung Cilacap. Panjang landasan pacu Bandar Udara Tunggul Wulung Cilacap existing adalah 1.400 m dengan lebar 30 m yang kemudian akan di evaluasi panjang runway bandara dengan menggunakan perhitungan metode ARFL dan grafis untuk pesawat existing dan pesawat rencana. Melihat hasil perhitungan dengan metode ARFL menggunakan pesawat existing yaitu pesawat terbang dengan jenis Cessna Grand Caravan C208B, Piaggio P180 Avanti dan Short Brother SD 360 masih aman untuk mendarat di Bandara Tunggul Wulung Cilacap dengan kebutuhan runway terpanjang sebesar 1300 m. Sedangkan untuk perhitungan menggunakan metode grafis hanya pesawat dengan jenis Short Brother SD 360 saja yang masih belum dapat mendarat dengan nyaman di bandara Tunggul Wulung Cilacap karena panjangnya melebihi dari panjang runway existing Bandara yaitu 1408 m. Kemudian perhitungan kebutuhan runway untuk pesawat rencana menggunakan metode ARFL hanya pesawat rencana dengan jenis ATR 72-500 saja yang dapat mendarat di Bandara Tunggul Wulung Cilacap dengan panjang runway 1220 m, sedangkan untuk pesawat rencana dengan jenis Boeing 737-300 dan jenis Airbus A320-200 masih belum mampu untuk dilayani oleh bandara karena panjang runway yang dibutuhkan pesawat melebihi panjang runway bandara yaitu 2091 m. Untuk perhitungan menggunakan metode grafis ketiga jenis pesawat rencana tersebut masih belum dapat untuk mendarat di Bandara Tunggul Wulung Cilacap dikarenakan panjang runway yang dibutuhkan pesawat rencana melebihi panjang dari runway bandara yaitu 2300 m. Maka agar Bandara Tunggul Wulung Cilacap dapat melayani seluruh pesawat rencana, panjang runway bandara harus diperpanjang sebesar 900 m. | The increasing number of a passanger and airplane movement at Tunggul Wulung airport Cilacap every year, indicate that air transportation is become popular in indonesian citizen who need a fast and efficien trip. Base on that case, Tunggul Wulung airport need an evaluation on their runway lenght, because it have an important role in aircraft service, and for a bigger aircraft landed in Tunggul Wulung airport Cilacap besides an existing aircraft which operate earlier. An existing runway length at Tunggul Wulung airport Cilacap was 1400 m and width 30 m, it will be evaluate using ARFL methode and graphis methode for existing aircraft and planning aircraft. Base on calculation of the ARFL methode with existing aircraft resault is an aircraft with type Cessna Grand Caravan C208B, Piaggio P180 Avanti and Short Brother SD 360 are safe for landed in Tunggul Wulung airport Cilacap with runway length need 1300 m, whereas on graphis methode the result shows that only aircraft type Short Brother SD 360 can’t landed safely in Tunggul Wulung airport Cilacap because it length exceed an existing runway length in airport that is 1408 m Afterward, calcutation on runway length needs for planning aircraft using ARFL only planning aircraft type ATR 72-500 can landed at Tunggul Wulung airport Cilacap with runway length 1220 m, whereas for planning aircraft type Boeing 737-300 and Airbus A320-200 can not served by the airport because runway length of the aircraft exceed the airport runway length that is 2091 m. Then, for calculation using graphis methode, three type of the planning aircraft still can not landed at Tunggul Wulung airport Cilacap because runway length of the aircraft exceed the airport runway length that is 2300 m. In order that Tunggul Wulung airport Cilacap can serve all type of planning aircraft, it runway length must be extended 900 m. | |
| 1717 | 7759 | C1A008110 | ANALISIS PENCAIRAN KREDIT USAHA RAKYAT DI BANK SYARIAH MANDIRI KCP BANJARNEGARA | Penelitian ini berjudul “ANALISIS PENCAIRAN KREDIT USAHA RAKYAT DI BANK SYARIAH MANDIRI KCP BANJARNEGARA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prosedur pencairan KUR di Bank Syariah Mandiri KCP Banjarnegara danuntuk mengetahui pengaruh usia, lama pinjaman, nilai agunan, tingkat pendidikan terhadap pencairan KUR di Bank Syariah Mandiri KCP Banjarnegara. Tujuan yang pertama menjelaskan analisis deskriptif dari prosedur pencairan KUR sehingga tidak memerlukan hipotesis, sedangkan tujuan yang kedua diduga usia, lama pinjaman, nilai agunan dan tingkat pendidikan berpengaruh terhadap pencairan KUR di Bank Syariah Mandiri KCP Banjarnegara Berdasarkan hasil Penelitian dan analisis data, prosedur pencairan KUR tidak sulit dilakukan oleh calon nasabah, yaitu terlebihdahulu mengisi berkas seperti pas foto 4x6, fotokopi KTP suami dan istri (jika sudah menikah),foto kopi surat nikah/aktecerai, fotokopi kartu keluarga, surat keterangan usaha, foto usaha dan jaminan (apabila ada), foto kopi mutasi rekening tabungan 6 bulan terakhir, rekap pendapatan 3 bulan terakhir. Lalu berdasarkan perhitungan usia berpengaruh negatif, sedangkan lama pinjaman, nilai agunan, tingkat pendidikan berpengaruh positif terhadap pencairan KUR Berdasarkan kesimpulan dapat diambil implikasi walaupun prosedur pencairan KUR tidak sulit dilakukan namun hendaknya calon nasabah menyertakan data yang benar agar tidak terjadi permasalahan dikemudian hari. Setelah mengetahui variabel apa saja yang mempengaruhi pencairan KUR hendaknya calon nasabah memperhatikan hal-hal tersebut sebelum mengajukan permohonan KUR | This research entitled “ ANALYSIS OF SMALL LOAN FINANCING MANDIRI SHARIA BANK OF BANJARNEGARA BRANCH OFFICE “. The purpose of this researchis to find out the procedure of small loan financing in Mandiri Sharia Bank of Banjarnegara Branch Office and to find out the influence of age, loan period, the value of collateral, and education level on small loan financing in Mandiri Sharia Bank of Banjarnegara Branch Office. The first purpose explains the descriptive analysis from the procedure of smallloan financing, while the second hypothesis are age, loan period, the value of collateral and education level variables influence the financing of small loan in Mandiri Sharia Bank of Banjarnegara Branch Office Base on the research result and data analysis the financing procedure of small loan is not difficult to be conducted by the prospective customer, that is by filling file such as passport photo 4x6, ID card copy of husband and wife (if married), copy of disvorce letter, copy of family card, business letter, the pictures of business and assurance (if available), copy of bank account mutation for the last 6 months, recapitulation of the last 3 months income. Based on regression result age variable has negative influence, while loan period, the value of collateral and education level positively influence to it. Based on the conclusion, can be obtained implication that although the procedure of small loan financing is not difficult to be conducted, but the prospective debitor should be attach to the right data so there won’t be a problem in the future after it is also that prospective debitur should to respect on any variables before they purposed small loan financing. | |
| 1718 | 7215 | G1F009066 | Hubungan Pengetahuan dengan Perilaku Swamedikasi Nyeri Cedera Atlet POPDA Tingkat SMA di Purwokerto | Nyeri cedera pada atlet dapat diatasi dengan melakukan swamedikasi. Pengetahuan yang baik tentang swamedikasi dapat mempengaruhi perilaku atlet dalam mengobati nyeri cedera olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan perilaku swamedikasi nyeri cedera Atlet Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) tingkat SMA di Purwokerto. Rancangan penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode cross sectional dengan pendekatan deskriptif korelatif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 142 atlet POPDA. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis univariat dengan menghitung presentase tiap variabel dan analisis bivariat dengan uji Chi Square untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan perilaku swamedikasi nyeri cedera atlet POPDA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 57,7% responden memiliki tingkat pengetahuan yang sedang dan 83,1% responden memiliki tingkat perilaku yang baik. Hasil uji Chi Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan perilaku swamedikasi nyeri cedera (p = 0,033). Keeratan hubungan antara pengetahuan dengan perilaku swamedikasi nyeri cedera adalah lemah (r = 0,214). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa terdapat hubungan positif antara pengetahuan dengan perilaku swamedikasi nyeri cedera Atlet POPDA tingkat SMA di Purwokerto dengan keeratan hubungan yang lemah. | Painful injuries in Athletes can be treated by self medication. Good knowledge of self medication may affect the behavior of athletes in treating pain sports injuries. This study aims to determine the relationship between knowledge with behavioral of self medication in the treatment of pain injuries of athletes of Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) high school level in Purwokerto. The research was designed by descriptive cross sectional correlative approach using purposive sampling with 146 Athletes of POPDA as respondents. The data obtained analyzed using univariate analysis by calculating the percentage of each variable and bivariate analysis with the Chi Square test to determine the relationship between knowledge with behavioral of self medication in the treatment of pain injuries athletes of Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA). The results showed that 57.7 % of respondents have a fairly high level of knowledge and 83.1 % of respondents have a good level of behavior. Chi Square test results showed a significant correlation between the knowledge and the behavior of self medication in the treatment of pain injuries (p = 0.033). Closeness of the relationship between knowledge and behavioral on self medication of pain injuries is weak (r = 0.214). The result can be concluded that there is a possitive relationship between knowledge and behavior of self medication in the treatment of pain injuries of Athletes of POPDA high school level in Purwokerto with weak closeness. | |
| 1719 | 7756 | C1C009104 | Analisis Perbedaan Literasi Keuangan Anggota Credit Union dan Anggota Baitut Tamwil (Studi Kasus Pada Credit Union Cikalmas Purwokerto dan Baitut Tamwil Dana Mentari Patikraja) | Penelitian ini merupakan penelitian survey pada masyarakat Banyumas yang dikelompokkan menjadi anggota Credit Union (CU) dan anggota Baitut Tamwil (BT). Penelitian ini mengambil judul: “Analisis Perbedaan Literasi Keuangan Masyarakat Anggota Credit Union dan Anggota Baitut Tamwil (Studi Kasus pada Credit Union Cikalmas Purwokerto dan Baitut Tamwil Muhammadiyah Dana Mentari Patikraja)”. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Perbedaan tingkat literasi keuangan masyarakat anggota CU dengan anggota BT dari tiga aspek yaitu perilaku, pengetahuan dan sikap, (2) Tingkat pengetahuan aspek syariah anggota BTM Dana Mentari Patikraja (3) Penerapan sistem bunga CU Cikalmas Purwokerto, (4) Penerapan sistem bagi hasil BTM Dana Mentari Patikraja. Populasi dalam penelitian ini adalah individu di Banyumas yang dikelompokkan menjadi dua kelompok, yaitu anggota CU Cikalmas Purwokerto dan anggota BTM Dana Mentari Patikraja . Jumlah responden yang diambil dalam penelitian ini adalah 60 responden terdiri dari 30 responden untuk masing-masing kelompok. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan uji beda Mann Whitney U test menunjukkan bahwa adanya perbedaan literasi keuangan antara masyarakat anggota CU dengan anggota BT dilihat dari tiga aspek yaitu perilaku, pengetahuan dan sikap. Penerapan bunga pada CU Cikal Mas Purwokerto sesuai dengan teori bahwa bunga pinjaman relatif lebih kecil dibandingkan dengan bunga simpanan, hal ini diketahui dari hasil wawancara dengan manajer CU Cikalmas Purwokerto. Penerapan sistem bagi hasil pada BTM Dana mentari Patikraja mengacu pada teori yang dipakai oleh lembaga keuangan syariah yaitu revenue sharing dengan tetap mengedepankan kesepakatan kedua belah pihak pada saat akad berlangsung. Implikasi dari kesimpulan di atas yaitu Baitut Tamwil perlu mengadakan pendidikan keuangan terhadap anggotanya agar dapat meningkatkan literasi keuangan anggotanya dari aspek perilaku, pengetahuan dan sikap. Perlu adanya edukasi literasi keuangan terhadap anggota BTM Dana Mentari Patikraja baik berupa seminar, workshop, role play, studi kasus, serta pelatihan. Edukasi ini tidak hanya memahamkan prinsip keuangan secara umum, melainkan juga memahamkan prinsip-prinsip keuangan syariah yang membedakan lembaga keuangan syariah dan lembaga keuangan konvensional seperti prinsip bagi hasil yang berbeda dengan prinsip bunga pada lembaga konvensional. Semua koperasi baik berbasis konvensional maupun syariah menerapkan pendidikan keuangan pada setiap jenjang keanggotaan terutama calon anggota yang akan masuk menjadi anggota. Hal ini bertujuan agar elemen masyarakat khususnya anggota koperasi menyadari akan pentingnya melek keuangan (literasi keuangan). CU Cikalmas perlu membenahi segi penerapan bunga kepada anggotanya agar sesuai dengan rasio ACCES BRANDING yang telah ditetapkan oleh koperasi kredit pusat. Perbandingan bunga simpanan dengan bunga pinjaman yaitu 2:1. CU Cikalmas perlu mengadakan sosialisasi lebih masif lagi kepada seluruh elemen masyarakat agar mereka mencapai tingkat literasi keuangan yang tinggi. | This Research is research survey on society of Banyumas grouped become member of Credit Union and member of Baitut Tamwil. The Analysis of Difference Financial Literacy between Member of Credit Union and Member of Baitut Tamwil (Case Study in Credit Union Cikal Mas Purwokerto and Baitut Tamwil Dana Mentari Patikraja). The aims of this study was to determine: (1) Difference financial literacy of society becoming member of CU with member of BT of the three aspects: behaviors, knowledge and attitudes, (2) The level knowledge of sharia aspects BTM Dana Mentari Patikraja members, (3) The implementation of interest system CU Cikal Mas Purwokerto, (4) Implementation of revenue sharing system of BTM Dana Mentari Patikraja. The population in this study are individual in Banyumas grouped into two groups, member of CU Cikal Mas and member of BTM Dana Mentari Patikraja. The number of respondents who were taken in this study was 60 respondents consisted of 30 respondents for each group. Based on the research and analysis of data using different test Mann Whitney U indicate that the differences between of financial literacy CU members with BT members viewed from three aspects: behaviour, knowledge and attitudes. Then implementation of interest at CU Cikal Mas Purwokerto as according to theory that loan interest smaller than saving interest, it known based on interview with manager of CU Cikal Mas Purwokerto. Implementation of revenue sharing system in BTM Dana Mentari Patikraja as according to theory used by Islamic financial institutions that revenue sharing agreement to both parties when the contract is underway. As implications of conclusion is Baitut Tamwil need to conduct financial education to its members in order to improve financial literacy of its members from the aspect of behavior, knowledge and attitudes. It is intended that users of financial services can understand the financial services that are being used and will be used at later. Education is not just to explain of financial principles in general, but also understand the principles that distinguish sharia Islamic financial institutions and conventional financial institutions such as the principle of revenue sharing is different with principle of interest in conventional institutions. All cooperatives both conventional and Sharia apply financial education at every level of membership, especially candidates who will become a member. It is purpose that cooperative members of society especially aware of the importance of financial literacy (financial literacy). The need for financial literacy education to members BTM Dana Mentari Patikraja in the form of seminars, workshops, role play, case studies, and training . Education is not only to understand principle of economic in general but also understand principles of Islamic finance, Islamic financial institutions differentiate and conventional financial institutions such as the principle for the different revenue sharing in sharia institution with interest in conventional institutions . All cooperatives both conventional and Sharia apply financial education at every level of membership, especially candidates who will become a member. It is intended that cooperative members of society especially aware of the importance of financial literacy. CU Cikalmas need to fix the terms of the application of interest to its members to conform to the ACCES BRANDING ratio set by the central credit cooperatives. Comparison of deposit rates with loan interest is 2:1 . CU Cikalmas need to hold a massive socialization again to all elements of society so that they achieve a high level of financial literacy. | |
| 1720 | 7757 | H1D009047 | KAJIAN EKSPERIMENTAL DAN ANALISIS NUMERIK PENGARUH KOMPOSISI BAHAN PENYUSUN BALOK KOMPOSIT BAMBU GLUGU LAMINASI TERHADAP PERILAKU LENTUR | Kebutuhan akan kayu utuh yang memiliki kehandalan tinggi semakin meningkat pesat di Indonesia, berbanding terbalik dengan produksinya yang memakan waktu puluhan tahun. Bahan bangunan lokal yang banyak ditemukan di Indonesia seperti bambu (Dendrocalamus asper) dan glugu (Cocos nucifera) berpotensi menggantikannya, karena umur produksinya jauh lebih singkat. Salah satu perilaku struktur yang ditinjau dalam penelitian ini adalah perilaku lentur. Ketika suatu struktur berupa sebuah balok, maka perilaku yang dominan adalah lentur. Bambu memiliki kekuatan yang tinggi untuk menahan beban lentur, namun lendutan yang terjadi akibat beban lentur tersebut besar, sehingga kurang nyaman jika digunakan pada bentang panjang. Disisi lain glugu memiliki kekuatan menahan beban lentur yang lebih rendah jika dibandingkan dengan bambu, namun kekakuannya tinggi. Dengan memadukan kedua bahan tersebut diharapkan diperoleh bahan yang tidak hanya mampu menahan beban lentur yang besar namun juga memiliki lendutan yang kecil saat mengalami beban layan. Dalam penelitian ini, bambu dan glugu dianggap sebagai kayu, karena memiliki sifat orthotropic oleh sebab itu semua eksperimen menggunakan spesifikasi ASTM Wood D143-94. Eksperimen yang dilakukan adalah uji lentur balok empat titik, dengan lebar sampel 50 mm dan tinggi berkisar antara 60mm sampai 70mm, dan jarak antar tumpuan 750 mm. Variasi komposisi dan posisi bahan penyusun yang digunakan adalah 100% bambu, 100% glugu, 75% bambu-25% glugu, 50% bambu-50% glugu, serta 25% bambu-75% glugu. Parameter perilaku lentur yang ditinjau adalah tegangan runtuh (MOR), modulus elastisitas lentur (MOE), dan kekakuan (). Disamping itu struktur juga dimodelkan dan dianalisis menggunakan perangkat lunak berbasis elemen hingga yakni Abaqus v.6.11-2, guna memperoleh angka bandingan dengan eksperimental. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komposisi optimum balok komposit bambu-glugu laminasi adalah 25% bambu dan 75% glugu yang menempatkan glugu pada blok tarik, dengan tegangan lentur 82,88 Mpa, modulus elastisitas lentur 26440,99 MPa, dan kekakuan 1542,46 N/mm dan yang menempatkan glugu pada blok tekan dengan tegangan lentur 66,99 MPa, modulus elastisitas lentur 29852,18 MPa dan kekakuan 1228,6 N/mm. | The need for solid wood that has high reliability has increased rapidly in Indonesia, inversely proportional to the production that take decades. Local building materials are found in Indonesia, such as bamboo (Dendrocalamus asper) and glugu (Cocos nucifera), potentially will replace it, because the production time is much shorter. One of the structure properties which are reviewed in this research is the flexural properties. When a structure in the form of a beam, the dominant behavior is flexure. Bamboo has a high strength to withstand bending loads, but the deflection caused by the bending load is large, thus less convenient when used in long-span. On the other hand glugu has the strength to withstand bending loads are lower when compared with bamboo, but its high stiffness. By combining the two materials is expected to obtain materials that are not only able to withstand large bending loads, but also has a small deflection when subjected to serviceability load. In this research, bamboo and glugu considered as wood, because it has orthotropic properties, therefore all of experiments using the ASTM D193-94 Wood specifications. Experiments conducted are four-point bend testing beam, with specimen width is 50 mm and the height ranges from 60 mm to 70 mm, and the distance between the restraint is 750 mm. Variations in the components and the position of the constituent materials used are 100% bamboo, 100% glugu, 75% bamboo - 25% glugu, 50% bamboo - 50% glugu, and 25% bamboo - 75% glugu. Flexural behavior parameters that were reviewed are Modulus of Rupture (MOR), Modulus of Elasticity (MOE), and Stiffnes (). Moreover, the structure was also modeled and analyzed using finite element-based software that Abaqus v.6.11-2, in order to obtain a comparison numbers with the experimental. The results of this study indicate that the optimum composition glugu bamboo laminated composite beam is 25% bamboo and 75% glugu were placing the glugu in tensile block, with the bending stress are 82.88 MPa, modulus of elasticity are 26440.99 MPa, and the stiffness are 1542.46 N/mm and placing the glugu in compressive block, with the bending stress are 66,99 MPa, modulus of elasticity are 29852,18 MPa, and the stiffness are 1228,6 N/mm. |