Artikel Ilmiah : B1J009084 a.n. NUR KHASANAH
| NIM | B1J009084 |
|---|---|
| Namamhs | NUR KHASANAH |
| Judul Artikel | PRODUKSI TOKSOFLAVIN OLEH Pseudomonas cocovenenans MENGGUNAKAN GLISERIN DAN DAYA HAMBATNYA TERHADAP BAKTERI PATOGEN |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Pseudomonas cocovenenans adalah bakteri yang hidup sebagai kontaminan pada media yang mengandung lemak dan dapat menghasilkan racun yaitu asam bongkrek dan toksoflavin. Pertumbuhan P. cocovenenans dan kemampuan memproduksi toksoflavin dapat ditingkatkan dengan penambahan gliserin ke dalam media pertumbuhannya. Gliserin merupakan nama dagang dari gliserol dengan rumus kimia C2H5(OH)3. Gliserin dapat digunakan untuk memacu pertumbuhan P. cocovenenans dan produksi toksoflavinnya. Toksoflavin adalah toksin yang berwarna kuning, berbentuk kristal seperti jarum dan besifat basa dengan titik lebur 1700C. Toksoflavin bermanfaat sebagai antibakteri, antifungal, dan antitumor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian gliserin terhadap produktivitas dan daya hambat toksoflavin terhadap pertumbuhan beberapa enterobacteriace patogen (Escherichia coli, Salmonella typhi dan Vibrio cholera). Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium, Rancangan yang digunakan untuk mengetahui pengaruh gliserin terhadap produksi toksoflavin adalah RAL 2x3 perlakuan yang dicobakan, yaitu pemberian variasi konsentrasi 0% gliserin dan 12% gliserin. Pengujian daya hambat toksoflavin dilakukan dengan 4x3 perlakuan yang dicobakan dilanjutkan dengan analisis ragam (uji F) pada taraf kepercayaan 95% dan 99%. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penambahan gliserin 12% ke dalam media pertumbuhan cair P. cocovenenans mampu meningkatkan produksi toksoflavin 22 kali lipat. Konsentrasi toksoflavin 4µg/ml efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri patogen (E. coli, S. typhi, dan V. cholerae). |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Pseudomonas cocovenenans is a contaminant bacterium in media that consist of fat which is produce toxoflavin and bongkrek acid. P. cocovenenans growth and toxoflavin produce ability can be improved by adding glycerin to the grwoth media. Glycerin is a trade name of glycerol C2H5(OH)3. Its can be used to improve P.cocovenenans growth and toxoflavin production. Toxoflavin is yellow toxin, needle-shaped crystal, alkaline, and the melting point is 170OC. Toxoflavin is used as antibacterial, antifungal, and antitumor. This study aimed to determine the effect of glycerin addition to toxoflavin production and toxoflavin inhibition to the growth of several enterobacteriace pathogens (E. coli, S. thipy and V. cholerae). This study used experimental method. Design used to determine the effect of glycerin to toksoflavin production was Completely Randomized Design, the treatment were concentration of 0% glycerin and 12% glycerin. Toxoflavin inhibition test using 4x3 treatment. Then continue by variance analysis (F test) at 95% and 99% confidence level. The result showed that the addition 12% glycerol to P. cocovenenans growth liquid medium could increase 22 times toxoflavin production. The effective toxoflavin concentration to inhibit pathogen bacterium growth (E. coli, S. thyphi and V. cholerae) was 4µg/ml. |
| Kata kunci | Pseudomonas cocovenenans, toksoflavin, daya hambat, bakteri patogen |
| Pembimbing 1 | Drs, Sukanto, M.kes |
| Pembimbing 2 | Drs, Slamet Priyanto, MS |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 12 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |