Artikel Ilmiah : H1D009004 a.n. HARTADI ACO

Kembali Update Delete

NIMH1D009004
NamamhsHARTADI ACO
Judul ArtikelPENGARUH KECEPATAN KENDARAAN PADA RUAS JALAN
TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR MINYAK (BBM)
(Studi Kasus : Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Letjend. Suparjo Rustam, Sokaraja, Kabupaten Banyumas)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Masalah lalu lintas/kemacetan menimbulkan kerugian yang sangat besar bagi pemakai jalan terutama dalam hal pemborosan waktu, pemborosan bahan bakar, pemborosan tenaga dan rendahnya tingkat kenyamanan berlalu-lintas serta meningkatnya polusi baik suara maupun polusi udara. Kegiatan transportasi tidak akan berjalan, bila tidak ada yang menyertainya, karena energi merupakan faktor utama untuk menggerakkan mesin kendaraan. Energi yang biasa dipakai untuk kendaraan bermotor, yaitu terdiri dari bensin dan solar atau yang biasa disebut Bahan Bakar Minyak (BBM). BBM merupakan salah satu sumber daya alam (SDA) yang tidak dapat diperbaharui.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja ruas jalan dan pemborosan akibat tundaan lalu lintas. Data-data yang diperlukan berupa data primer yaitu data dari hasil survei langsung di lapangan dan data sekunder yaitu data dari sumber dari instansi pemerintah maupun swasta. Analisis kinerja ruas jalan dilakukan tingkat pelayanan jalan dan kapasitas jalan. Biaya perjalanan ditentukan berdasarkan kecepatan arus bebas yaitu kondisi arus lalu lintas tanpa mengalami tundaan dan berdasarkan kecepatan rata-rata perjalanan yaitu kondisi arus mengalami tundaan serta hambatan samping. Faktor utama yang mempengaruhi pemborosan adalah besarnya konsumsi BBM dan kecepatan perjalanan. Untuk perhitungan konsumsi BBM akibat pengaruh dari kecepatan kendaraan dilakukan dengan model perhitungan Pasific Consultant International (PCI) yang telah dikembangkan oleh LAPI-ITB bekerjasama dengan PT.Jasa Marga. Dengan persamaan golongan I, Y= 0,05693 S² - 6,42593 S + 269,18576.
Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Suparjo Rustam merupakan ruas jalan yang memiliki arus lalu lintas yang cukup padat. Penelitian ini menunjukkan kecepatan perjalanan dengan metode Moving Car Observer diperoleh nilai 29,29 km/jam untuk Jalan Jenderal Sudirman dengan tingkat pelayanan jalan C dan nilai 45.55 km/jam untuk Jalan Letjend Suparjo Rustam dengan tingkat pelayanan jalan A. Sehingga menyebabkan kerugian akibat penurunan kecepatan yang disebabkan oleh tundaan pada ruas Jalan Jenderal Sudirman adalah Rp. 5,431,533,078.79 /tahun dan Jalan Letjend Suparjo Rustam adalah Rp. 833,298,697.34 /tahun.
Abtrak (Bhs. Inggris)Traffic problems / jams cause enormous losses for road users, especially in terms of wasted time, wasted fuel, power wastage and low levels of comfort and increased traffic passed both sound pollution and air pollution. Transportation activities will not run, if there is no accompanying, because energy is a major factor to move the vehicle. The energy used for motor vehicles, which consist of gasoline and diesel or commonly known as fuel oil. Fuel oil is one of the natural resources (NR) that can not be updated.
The purpose of this study is to analyze the performance of roads and waste due to traffic delays. The research \required data is primary data direct field survey and secondary data from sources of government and private agencies. Analysis conducted road performance level of service and capacity of the road. Travel cost is determined by the condition that the free flow speed of traffic flow without experiencing delays and based on the average speed of travel is experiencing delays as well as the current condition of the side barriers. The main factor that affect the amount of waste the fuel consumption and travel speed. For the calculation of fuel consumption due to the influence of the speed of the vehicle is done by the model calculations Pacific Consultant International (PCI) which has been developed by LAPI-ITB in cooperation with PT.Jasa Marga. By equation group I, Y = 0,05693 S ² - 6,42593 S + 269,18576.
Sudirman street and Suparjo Rustam street, Sokaraja, Banyumas are the road that has traffic flow is pretty solid. This study shows the travel speed method of Moving Car Observer obtained the value 29.29 km/h on Sudirman street with level of service class C and value 45.55 km/h on Letjend Suparjo Rustam street with level of service class A. Thus causing losses due to a decrease in speed caused by the delay on Jalan Sudirman is Rp. 5,431,533,078.79 /year and Letjend Road Suparjo Rustam is Rp. 833,298,697.34 /year.
Kata kunciKata Kunci : Tingkat Pelayanan Jalan, Kecepatan, Konsumsi BBM, Pemborosan BBM.
Pembimbing 1Hery Awan Susanto, ST., MT.
Pembimbing 2Eva Wahyu Indriyati, ST., MT.
Pembimbing 3-
Tahun2014
Jumlah Halaman65
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.