Artikelilmiahs
Menampilkan 15.361-15.380 dari 49.863 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 15361 | 18665 | F1C013017 | STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN LOMBOK TIMUR SERTA PADA DINAS PARIWISATA LOMBOK TIMUR (STUDI KASUS PADA EVENT “FESTIVAL KALIANTAN” SEBAGAI SARANA PROMOSI WISATA PANTAI KALIANTAN DAN PELESTARIAN BUDAYA DAERAH) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui strategi komunikasi pemasaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur untuk mempromosikan dan melestarikan budaya daerah melalui event “Festival Kaliantan” serta mengetahui strategi komunikasi Dinas Pariwisata Lombok Timur dalam mempromosikan wisata Pantai Kaliantan pada event “Festival Kaliantan”. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, sehingga menggunakan metode wawancara dan observasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil dari penelitian yang diperoleh adalah strategi komunikasi pemasaran yang digunakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam melakukan promosi dan pelestarian budaya daerah yaitu dengan cara menampilkan kesenian-kesenian tradisional di Lombok Timur, serta melakukan berbagai berbagai macam aktivitas pemasaran seperti memasang baliho promosi di tepi jalan, melakukan kegiatan kehumasan seperti publikasi melalui media massa, membuat press release, dan melakukan tindakan lobbying dengan pihak stakeholder dan pemerintah daerah. Strategi yang dilakukan setiap tahunnya selama tiga tahun terakhir untuk promosi dan pelestarian budaya tidak jauh berbeda, namun pada tahun 2017 menambah fokus kegiatan dengan melibatkan sistem pendidikan sebagai sarana pelestarian budaya. Melalui event ini Dinas Pariwisata dapat mem-branding Pantai Kaliantan sebagai objek wisata budaya karena event Festival Kaliantan sebagai acara peringatan bau nyale menggunakan nama “Kaliantan” sebagai nama event, sehingga nama Pantai Kaliantan akan lebih mudah di ingat oleh masyarakat. | This research aims to find out more about marketing communication strategy of East Lombok Education and Culture Office to promote and conserve the local culture through "Kaliantan Festival" event and marketing communication strategy of East Lombok Tourism Office in “Kaliantan Festival” event to promote Kaliantan Beach. This research using qualitative method with case study approach, so using interview and observation method as data collection technique. The result from this research are marketing communication strategy of East Lombok Education and Culture Office to promote and conserve local culture by displaying traditional arts in East Lombok at Kaliantan Festival event, as well as doing various kinds of marketing activities such as installing promotional billboard by the side of road, doing public relations activities such as publicity at mass media, making press releases, and lobbying with stakeholders and local governments. The annual strategy for the last three years to promote and conserve the culture is not much different, but at 2017 it will increase the focus of activities by involving the education system as a means of cultural conservation. Through this event, the Tourism Office can branding Kaliantan Beach as a cultural tourism object because Kaliantan Festival event as a celebration of “bau nyale”, by using "Kaliantan" as the name of the event, so that Kaliantan Beach name will be easier to remember for many people specifically the tourists. | |
| 15362 | 19675 | G1H013024 | HUBUNGAN POLA KONSUMSI INHIBITOR, ENHANCER, DAN SUMBER FE DENGAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI KABUPATEN BANYUMAS | Latar Belakang : Anemia merupakan masalah medik yang paling sering dijumpai di seluruh dunia. Penentuan diet yang tepat untuk mengatasi anemia Fe adalah dengan kombinasi diet sumber Fe dan enhancer Fe, serta rendah inhibitor Fe. Penelitian ini bertujuan untuk mengenai hubungan pola konsumsi inhibitor, enhancer dan Fe dengan kejadian anemia remaja putri di Kabupaten Banyumas Metodologi : Penelitian ini bersifat analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Di lakukan di wilayah kerja Puskesmas 1 Kembaran dan Puskesmas 1 Kedungbanteng kabupaten Banyumas pada bulan Maret-September 2017. Sampel yang di ambil 78 dengan metode classter random sampling. Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat dengan uji kai kuadrat. Hasil Penelitian : Sebesar 21,8% responden mengalami anemia dimana enhancer yang biasa di konsumsi adalah daging ayam (53,8%) 1-3x/minggu dan jeruk (38,5%). Inhibitor yang sering di konsumsi >1x sehari adalah teh (42,3%). Sumber Fe heme yang biasa di konsumsi ayam (53,8%) dan sumber Fe non heme >1x sehari yaitu tempe (37,2%) dan tahu (33,3%). Hasil analisis bivariat didapatkan hubungan enhancer Fe dengan anemia nilai p = 0.504, hubungan inhibitor Fe dengan anemia nilai p = 0.021 dan hubngan sumber Fe dengan anemia nilai p= 0.459. Kesimpulan ; Tidak ada hubungan antara pola konsumsi enhancer dan sumber Fe dengan anemia remaja putri, dan ada hubungan antara pola konsumsi inhibitor fe dengan anemia remaja putri. Kata Kunci : Enhancer Fe, Inhibitor Fe, Sumber Fe, Anemia | Background : Anemia is the most common medical problem in the world. The precise determination of diet to overcome Fe anemia is a combination of high-grade dietary Fe and Fe enhancer, and low Fe inhibitors. This study aims to determine the relationship of consumption patterns of inhibitors, enhancers and Fe with the incidence of anemia of adolescent girls in Banyumas District Metods : This research is analytical descriptive by using cross sectional approach. Implemented in the work area of Puskesmas 1 Kembaran and Puskesmas 1 Kedungbanteng Banyumas in March-September 2017. Samples taken 78 by the method of classter random sampling, tested with chi square test. Result : A total of 21.8% of respondents had anemia where the usual enhancers in consumption were chicken meat (53.8%) and oranges (38.5%). The inhibitor consumed is tea (42.3%). The usual sources of Fe heme in chicken consumption (53.8%) and the source of Fe non heme were tempe (37.2%) and tofu (33.3%). The result of bivariate analysis showed the correlation of Fe with anemia p value = 0,504, Fe inhibitor relationship with anemia p value = 0.021 and Fe source with anemia p value = 0.459. Conclusion : No correlation between consumption enhancer pattern and Fe source with adolescent anemia, and there was a correlation between consumption inhibitor with adolescent girls anemia. Keywords : Enhancer Fe, Inhibitor Fe, Fe, Anemia | |
| 15363 | 18659 | F1C012021 | Pola Komunikasi Keluarga Homeschooling dalam Menumbuhkan Minat Belajar Anak (Studi Kasus Rumah Inspirasi Jakarta) | Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola komunikasi yang digunakan oleh keluarga homeschooling Rumah Inspirasi dalam menumbuhkan minat belajar anak. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah dua keluarga yaitu keluarga Sumardiono selaku pendiri Rumah Inspirasi dan keluarga Titus selaku keluarga homeschooling yang mengikuti kegiatan di Rumah Inspirasi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode in depth interview dengan menggunakan teknik purposive sampling. Setelah dilakukan penelitian pada kedua keluarga tersebut maka pola komunikasi yang digunakan dalam Rumah Inspirasi yang utama adalah pola komunikasi primer, sirkular. Model homeschooling yang dipilih oleh keluarga tersebut adalah model unschooling dengan menggunakan gaya komunikasi asertif. Selain itu, media yang digunakan dalam homeschooling di Rumah Inspirasi adalah Internet, penggunaan audio dan video untuk membantu proses pembelajaran juga kerap digunakan. | The research purpose is to know the communication pattern used by homeschooling family of Rumah Inspirasi to grow up the interest of children learning. This research use qualitative methods with explorative approach. The informants are Sumardiono family as the founder of Rumah Inspirasi, and Titus family as follower of Rumah Inspirasi. The data collected by in-depth interview, and informants were chosen by purposive sampling. The research show that both of two families used primary pattern of communication, circular pattern of communication. The homeschooling model that used in the family is unschooling model with using essertive communication styles. In addition, the media that used in homeschooling of Rumah Inspirasi is the internet, the use of audio and video to help the learning process is also often used. | |
| 15364 | 18660 | E1A112025 | SENGKETA TATA USAHA NEGARA YANG BERASAL DARI PEMILIHAN KEPALA DESA (PILKADES) (Studi Putusan No. 42/G/2013/PTUN.SMG) | Sengketa Tata Usaha Negara dapat terjadi dalam berbagai urusan Pemerintah antara lain dalam Pemilihan Kepala Desa. Salah satu Sengketa Tata Usaha Negara yang berkaitan dengan Pemilihan Kepala Desa terdapat dalam putusan Nomor 42/G/2013/PTUN.SMG. Adanya kekeliruan dalam pembuatan Berita Acara penghitungan suara, menimbulkan konsekuensi yuridis, yang mengakibatkan batalnya Surat Keputusan Objek Sengketa. Dalam hal ini Peneliti tertarik meneliti mengenai prosedur pemelihan Kepala Desa di Kabupaten Klaten, serta mengenai keabsahan Surat Keputusan objek sengketa dari aspek wewenang, prosedur, dan substansi serta Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik. Dalam rangka menjawab permasalahan di atas, metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan tipe penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan. Metode analisi yang digunakan adalah kualitatif. Hasil penelitian menyatakan bahwa dari aspek substansi penerbitan Surat Keputusan objek sengketa oleh Tergugat dimana dalam pembuatan Berita Acara betentangan dengan peraturan perundangan-undangan serta tindakan Tergugat juga melanggar Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik yaitu Asas Kepastian Hukum, Asas Profesionalitas, dan Asas Kecermatan. | The state administration court case may occur in various government affairs such as in a village chief election. One of the state administration disputes related to the village chief election is found in decision number 42/G/2013/PTUN.SMG. The existence of error in the making of the minutes of vote counting, has juridical consequences, which resulted in the cancellation of the decision letter of the dispute object. In this case, the researcher is interested in researching the procedure of village chief election in Klaten Regency, as well as on the validity of the dispute resolution letter from the aspect of authority, procedure, and substance of the good governance principles. In order to answer that problems, the method which used in this research is normative juridical research with approach of legislation. The analytical method is qualitative. The result of research states that from the aspect of substance of the decision letter issuance dispute object by the defendant wherein the making of the minutes of conflict with the legislation and the actions of the defendant also break up the good principles of good governance, i.e. the principle of legal certainty, principle of professionality, and the principle of accuracy. | |
| 15365 | 18661 | C1L013043 | ANALYSIS OF DIVIDEND, PROFIT SHARING DEPOSIT, PROFIT SHARING SUKUK AND RISK LEVEL TO SHARIA MUTUAL FUNDS PERFORMANCE | Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh Dividen, Bagi Hasil Deposito, Bagi Hasil Sukuk dan Tingkat Risiko terhadap Kinerja Reksadana syariah saham dan campuran yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tahun 2011 – 2015. Reksadana Syariah adalah reksadana yang aktivitas pendanaannya untuk investasi di portofolio efek berdasarkan prinsip islam (syariah). Penelitian ini menggunakan data kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 6 reksadana syariah saham dan campuran yang terdaftar dan aktif di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selama periode Januari 2011 hingga Desember 2015. Teknik pemilihan sampel menggunakan purposive sampling dan data penelitian diperoleh 6 reksadana saham dan campuran. Metode yang digunakan untuk menghitung kinerja reksadana adalah Sharpe Ratio. Sedangkan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji regresi dan uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji multikolieritas, uji autokorelasi, dan uji heteroskesdastisitas. Metode yang digunakan dalam pengujian hipotesis adalah Uji Statistik T. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dividen tidak berpengaruh pada kinerja reksadana syariah. Bagi hasil deposito tidak berpengaruh pada kinerja reksadana syariah. Bagi hasil sukuk tidak berpengaruh pada kinerja reksadana syariah. Tingkat resiko berpengaruh pada kinerja reksadana syariah. | This study aims to prove the effect of Dividend, Profit Sharing Deposit, Profit Sharing Sukuk and Risk Level to Sharia equity and mixed Mutual Fund Performance registered in the Otoritas Jasa Keuangan (OJK) in 2011-2015. Sharia Mutual Fund is a mutual fund whose funding activity is invested in Securities portfolio based on Islamic principles (sharia). This research uses quantitative data. The population in this study are 6 Sharia equity and mixed mutual fund registered and active in the Otoritas Jasa Keuangan (OJK) during the period January 2011 to December 2015. The sample selection technique using purposive sampling and research data obtained 6 equity and mixed mutual funds. The method used to calculate the performance of mutual funds is Sharpe Ratio. While the method used in this research is regression test and classical assumption test consisting of normality test, multicolierity test, autocorrelation test, and heterocedasticity test. The method used in testing the hypothesis is T Test Statistic. The results of this study indicate that dividend does not affect the performance of sharia mutual funds. Profit sharing deposit does not affect the performance of sharia mutual funds. Profit sharing sukuk does not affect the performance of sharia mutual funds. The Risk level affects the performance of sharia mutual funds. | |
| 15366 | 18664 | F1F012026 | A Critical Discourse Analysis of The Jakarta Post Ideology Toward LGBt Issue | Penelitian ini berjudul “A Critical Discourse Analysis of The Jakarta Post Ideology toward LGBT Issue”. Penelitian ini fokus terhadap kecenderungan The Jakarta Post dalam memberitakan isu tentang LGBT pada edisi Febuari 2016. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi struktur wacana di dalam artikel, (2) mendiskripsikan penggunaan struktur wacana untuk mengungkap kecenderungan dalam pemberitaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menganalisis data. Sumber data penelitian ini adalah artikel online di The Jakarta Post edisi Febuari 2016. Peneliti menggunakan purposive sampling dalam mengambil data berdasarkan konteks dari artikel. Data dianalisis dan dijelaskan menggunakan teori struktur wacana dari Van Dijk. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya 8 data. Pada kategori superstructure: semua data memiliki ringkasan dan peristiwa utama, latar belakang 7 artikel, konsekuensi 6 artikel, reaksi verbal 7 artikel, dan komen 3 artikel. Pada kategori makrostructure: topic 34 topik, dan paragraf 114 paragraf. Terakhir, kategori microstructure memiliki 30 kalimat presentasi negative yang menunjukan anti LGBT, dan 38 kalimat presentasi positif yang menunjukan pro-LGBT. Dari analisis ini, peneliti menemukan hampir semua artikel memiliki kecenderungan pro LGBT. Hal ini didukung oleh jumlah presentasi positif dan jumlah dari topik dan paragaraf yang mendukung pro LGBT. Kemudian, sebagian besar kategori di superstructure juga menekankan untuk pro LGBT. Penelitian ini dapat dikembangkan lebih jauh lagi dengan menganalisis media yang berbeda seperti CCN dan BBC. Peneliti berharap agar penelitian lain bisa mengembangkan lebih jauh lagi dengan menggunakan struktur yang berbeda. | Abstract This research is aimed at two purposes which are: identifing the discourse structures of the articles, and describing the use of discourse structures to reveal the tendency of reporting news. This research uses descriptive qualitative method to analyze the data and The Jakarta Post on February 2016 edition as the main source. The data were analyzed and explained using theory of discourse structure by Van Dijk. The result of this research shows that there are 8 data or articles. In superstructure category, all data have summary and main event category, background category in 7 articles, consequence in 6 articles, verbal reaction in 7 articles, and comment in 3 articles. Meanwhile, in macrostructure category, there are 34 topics and 114 paragraphs. Last but not least, in microstructure category, there are 30 sentences of negative presentation that represent anti-LGBT and 38 sentences of positive presentation that represent pro-LGBT. From the analysis the researcher argued that most article tend to be pro LGBT. It is supported by the number of positive presentations and the number of topics and paragraphs. The use of categories in superstructure also emphasize the most of article to be pro LGBT. The possible further research can be conducted by analyzing other media such as BBC Indonesia or CNN Indonesia online for analyzing the discourse structure. In short, it is hoped that other researchers would be able to widen the scope of study of discourse structures. | |
| 15367 | 18601 | H1D012011 | PERKUATAN LERENG MENGGUNAKAN BRONJONG DARI ANYAMAN KARET BAN BEKAS DENGAN VARIASI JARAK | Luasnya area longsor membuat biaya pemasangan bronjong menjadi mahal. Salah satu alternatif untuk menekan biaya pemasangan bronjong yaitu dengan mengganti kawat galvalum dengan anyaman karet ban bekas karena harganya relatif lebih murah dan ketersediaanya sangat melimpah. Penelitian ini akan mengkaji pengaruh variasi jarak antar strip anyaman yaitu 3 cm, 4 cm, 5 cm, 6 cm, dan 7 cm terhadap kapasitas dukung bronjong. Pengujian akan dilakukan sebanyak 2 kali untuk masing-masing sampel. Anyaman karet ban tersebut dikaitkan ke kerangka bronjong berukuran 50 x 50 x 25 cm, di letakkan pada kotak uji dengan ukuran panjang, lebar dan tinggi masing-masing sebesar 100 cm, 100 cm dan 50 cm kemudian di isi dengan batu pecah. Pengujian yang dilakukan yaitu uji pembebanan pelat. Berdasarkan hasil pengujian pembebanan pelat, variasi jarak antar strip anyaman tidak begitu berpengaruh terhadap kapasitas dukung ultimate bronjong sehingga belum bisa menentukan jarak anyaman yang paling optimum. Namun untuk menentukan jarak anyaman yang paling optimum dapat didekati dari hasil perhitungan nilai kekakuan rata-rata pada variasi jarak yang sama. Dari hasil perhitungan kekakuan bronjong didapatkan kekakuan efektif bronjong pada jarak anyaman 3 cm, 4 cm dan 5 cm dengan nilai kekakuan masing-masing sebesar 3.5, 3.08 dan 1.88 | The extent of the landslide area makes the cost of installation of gabion become expensive. One alternative to reduce the cost of gabion installation is by replacing galvanized wire with woven rubber tires. Because the price is relatively cheaper and the availability is very abundant. This study will examine the influence of variations on the strip distance that is 3 cm, 4 cm, 5 cm, 6 cm, and 7 cm of the gabion bearing capacity. Test will be done 2 times for each sample. The plaited rubber tire is attributed to a 50 x 50 x 25 cm long frame, placed on a test box with length, width and height of each is 100 cm, 100 cm and 50 cm, then filled with crushed stone. The test is the testing of plate loading. Based on the results of plate loading test, the variation of webbing distance is not very influential to the ultimate capacity of gabion so it has not been able to determine the most optimum woven distance. But to determine the most optimum woven distance can be approached from the calculation of the average stiffness value at the same distance variation. From the calculation of the stiffness of gabion, can got the effective stiffness of gabion at woven distance 3 cm, 4 cm and 5 cm with the stiffness value of each is 3.5, 3.08 and 1.88. | |
| 15368 | 18666 | C1A013084 | ANALISIS DAYA SAING BUAH NENAS KALENGAN INDONESIA DI PASAR INTERNASIONAL | Nenas kalengan berpotensi menjadi komoditas andalan ekspor Indonesia. Peran Indonesia, baik sebagai produsen maupun eksportir utama nenas kalengan di pasar internasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya saing ekspor nenas kalengan Indonesia secara komparatif dan kompetitif. Data sekunder terdiri dari data time series dan. Daya saing ekspor nenas kalengan Indonesia berdasarkan pangsa pasarnya relatif kuat dibandingkan produsen dan eksportir nenas kalengan lainnya. Tren pangsa pasar ekspor nenas kalengan Indonesia juga menunjukkan ke¬cenderungan naik. Berdasarkan estimasi dengan Revealed Comparative Adavantage (RCA) daya saing ekspor nenas kalengan Indonesia memiliki keunggulan komparatif dan memiliki nilai lebih dari satu (advantage). Hasil analisis memperlihatkan bahwa nenas kalengan Indonesia tidak kompetitif di pasar Internasional, hal ini dapat dilihat dari hasil perhitungan Export Product Dynamic (EPD) dimana menempatkan pada kuadran “Lost Opportunity” dimana pangsa pasar produk nenas kalengan tumbuh positif sedangkan pangsa pasar total ekspor Indonesia tumbuh negatif atau kurang dari nol | This research entitled "Analysis of Indonesian Canned Pineapple Export Competitiveness in International Market". The purpose of this study is to analyze the comparative and competitive advantages of Indonesian canned pineapple in 2000-2014. This research uses Revealed Comparative Advantage (RCA) analysis method for knowing comparative advantage and Export Product Dynamic (EPD) for knowing competitive advantage of Indonesian pineapple canned export. The results show that the export of Indonesian canned pineapple has a strong competitiveness comparatively in international market, with the average value of RCA throughtout 2000-2014 is 13.65. Then, in competitivenes position that based on the EPD method, Indonesian canned pineapple is in "Lost Opportunity" position that characterized by the growth of Indonesia's total export share is less than zero and the market share of Indonesian canned pineapple export is more than zero. The implication of this research is to prioritize land supply program or pineapple's new planting area for increasing Indonesian canned pineapple productivity. Then improving Indonesian canned pineapple quality by provisioning of good seeds, expanding the land, and increasing the productivity of pineapple plants and updating international product standard that has not been obtained before. | |
| 15369 | 18667 | F1D012014 | KONFLIK POLITIK PENEGASAN BATAS DAERAH PEMERINTAH KOTA CIREBON DAN PEMERINTAH KABUPATEN CIREBON: STUDI KASUS KELURAHAN SUKAPURA TAHUN 2015-2016 | Penelitian ini mengambil judul ‘’Konflik Politik Penegasan Batas Daerah Pemerintah Kota Cirebon dan Pemerintah Kabupaten Cirebon: Study Kasus Kelurahan Sukapura Tahun 2015-2016’’. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Memahami proses konflik politik dalam kasus penegasan batas daerah Kelurahan Sukapura tahun 2015-2016 antara Pemkot Cirebon dan Pemkab Cirebon; 2) Memahami dan memetakan aktor politik Pemkot Cirebon dan Pemkab Cirebon dalam kasus penegasan batas daerah Kelurahan Sukapura tahun 2015-2016; 3) Memahami bentuk, hasil, dan penyebab konflik dalam kasus penegasan batas daerah Kelurahan Sukapura Kecamatan Kejaksan tahun 2015-2016. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualtiatif. Jenis penelitian ini adalah studi lapangan dengan menggunakan pendekatan penelitian studi kasus. Penelitian ini dilakukan di Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon dan Kelurahan Sukapura Kecamatan Kejaksan dengan sasaran penelitian yaitu Tim Penegasan Batas Daerah (PBD) Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon, DPRD Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon serta tokoh masyarakat Kelurahan Sukapura. Informan yang dipilih dengan teknik purposive sampling, yaitu anggota Tim PBD Kota Cirebon, anggota Tim PBD Kabupaten Cirebon, Ketua Komisi A DPRD Kota Cirebon, Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Cirebon, Ketua Komplek Setrayasa Kelurahan Sukapura. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam (in-depth interview), studi dokumentasi, dan observasi. Analisis data menggunakan model analisis model interaktif Miles dan Huberman serta teknik triangulasi data untuk menjamin validitas data. Hasil penelitian dapat disimpulkan konflik politik penegasan batas daerah antara Pemkot Cirebon dan Pemkab Cirebon kasus Kelurahan Sukapura tahun 2015-2016 melibatkan dua aktor utama yaitu Pemkot Cirebon dan Pemkab Cirebon serta tiga aktor pendukung Legislatif Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon dan Masyarakat Kelurahan Sukapura. Konflik diawali dengan munculnya draf pertama Permendagri sebagai solsui penyelesaian batas daerah Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon. Penyebab konflik bersumber dari kelima pihak aktor yang terlibat. Bentuk konflik teridiri dari konflik ekopol, konflik isu, dan konflik konstruktif. Konflik ini menimbulkan keretakan internal di Kota Cirebon yang berhujung konflik internal dan proses penegasan batas daerah yang berlarut-larut. | This research takes the title '' Political Conflicts Confirmation of the Limits of Cirebon City Government and the Government of Cirebon Regency: A Case Study of Sukapura Village Year 2015-2016 ''. This study aims to: 1) Understand the process of political conflict in the case of affirmation of Sukapura Village boundary in 2015-2016 between City Government of Cirebon and Cirebon Regency; 2) To understand and map the political actors of Cirebon and Cirebon Regency Government in case of confirmation of Sukapura Village boundary in 2015-2016; 3) Understanding the forms, outcomes, and causes of conflict in case of affirmation of the boundary of Sukapura sub-district, Kejaksan sub-district, 2015-2016. The method used in this research is descriptive qualitative. This type of research is a field study using a case study research approach. This research was conducted in Cirebon City, Cirebon Regency and Sub-district Sukapura District Kejaksan with the target of research that is the confirmation team of regional boundary (PBD) of Cirebon and Cirebon, DPRD of Cirebon and Cirebon, and community leaders of Sukapura Urban Village. Informants selected by purposive sampling technique, namely members of PBD team Cirebon, members of the team PBD Cirebon, Chairman of Commission A DPRD Cirebon, Chairman of Commission 1 DPRD Cirebon, Chairman Setrayasa Complex Sukapura. Data were collected through in-depth interviews, documentation studies, and observations. Data analysis using interactive model analysis model Miles and Huberman as well as data triangulation techniques to ensure data validity The result of the research can be concluded political conflict of assertion of regional boundary between City Government of Cirebon and Pemkab Cirebon Sukapura Village case year 2015-2016 involving two main actors that is City Government of Cirebon and Cirebon regency and three supporting actors of Legislative City of Cirebon and Regency of Cirebon and Society of Village of Sukapura. The conflict began with the unfinished process of affirmation of regional boundaries between the City Government of Cirebon and Cirebon Regency that has occurred since 1986. The causes of conflict are sourced from the five actors involved. Form of conflict consists of eco-conflict, issue conflict, and constructive conflict. This conflict caused an internal rift in Cirebon City that culminated in internal conflicts and the protracted regional border affirmation process. | |
| 15370 | 18668 | D1E013245 | Kadar Fibrinogen dan Trombosit Darah Itik Tegal yang Pakannya ditambah dengan Probiotik dan Fitobiotik | Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan probiotik dan fitobiotik dalam pakan terhadap kadar fibrinogen dan trombosit itik Tegal dan mengetahui perlakuan penambahan probiotik dan fitobiotik dalam pakan yang paling efektif mempertahankan kadar fibrinogen dan trombosit darah itik Tegal. Materi yang digunakan pada penelitian adalah 80 ekor itik Tegal betina berumur 20 minggu, sampel darah itik, EDTA (Ethylene-diamine-tetraacetic- acid), larutan Ress-Ecker, probiotik starbio, tepung kunyit, tepung temulawak. Pakan itik terdiri dari campuran 30% jagung giling, 30% konsentrat itik, 40% dedak padi halus. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah kandang itik, waterbath, centrifuge microhaematocrit, tabung microhematocrit, spuit injection manual dan refractometer. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan terdiri atas T0: sebagai kontrol, T1: pakan basal + tepung kunyit 4%, T2: pakan basal + tepung temulawak 4%, T3: pakan basal + probiotik starbio 2%. Peubah yang diukur adalah kadar fibrinogen dan kadar trombosit darah itik Tegal.Hasil analisis variansi menunjukkan penambahan probiotik dan fitobiotikberpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap kadar fibrinogen dan kadar trombosit darah itik Tegal. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan probiotik dan fitobiotik (tepung kunyit dan tepung temulawak) dalam pakan itik tidak mengganggu kondisi fisiologis, sehingga kadar fibrinogen dan trombosit dalam kisaran normal. Feed additive yang paling efektif dalam mempertahankan kadar fibrinogen dan trombosit adalah fitobiotik (yaitu tepung kunyit). | The purpose of this study was to determine the effect of probiotics and phytobiotic in the feed to the fibrinogen and trombocyte levels Tegal ducks and determine treatment addition of probiotics and phytobiotic most effective in the feed to defence the fibrinogen and trombocyte levels Tegal ducks. The materials in the study used 80 female Tegal ducks age 20 weeks,duck blood sample, EDTA (Ethylene-Diamine-Tetraacetic- Acid), solution Ress-Ecker, probiotic starbio, turmeric powder, Javanese turmeric powder. Feed was consisted a mixture 30% of corn, 30% of duck concentrate, 40% of rice bran. The tools used in this research was the duck cage, water bath, centrifuge microhematocrit, microhematocrit tubes, syringes manual injection, refractometer. The method used an research with Complete Random Design (CRD) using 4 treatments and 5 replications. The treatment consisted of T0: as a control, T1: basal feed + turmeric powder 4%, T2: basal feed + Javanese turmeric powder 4%, T3: basal feed + probiotics starbio 2%. The parameters measured were fibrinogen and trombocyte levels of Tegal ducks. Results of analysis of variance showed that the additionprobiotic and phytobiotic was no effect (P>0.05) on the levels of fibrinogen and trombocyte Tegal ducks. The conclusion that can be obtained from this study was the addition of probiotics and phytobiotic (turmeric powder and Javanese turmeric powder) in feed does not interfere with physiological conditions, so that the levels of fibrinogen and trombocyte in normal range. In addition, the feed additive that was effective in maintaining the levels of fibrinogen and trombocyte are fitobiotik (i.e., turmeric powder). | |
| 15371 | 18669 | C1B013062 | EVALUASI EFEKTIVITAS KINERJA PADA MESIN PRODUKSI MENGGUNAKAN ANALISIS PERHITUNGAN OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) (STUDI KASUS PADA INDUSTRI BATU BATA KAMPUNG CIKONDANG) | Penelitian ini berjudul Evaluasi Efektivitas Kinerja Pada Mesin Produksi Menggunakan Analisis Perhitungan Overall Equipment Effectiveness (OEE) (Studi OEE Pada Industri Batu Bata Kampung Cikondang). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk memperoleh nilai OEE dari mesin atau peralatan produksi yang diteliti serta untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh dari Planned Downtime, Equipment Downtime, Cycle Time Actual, Defect (Jumlah Barang Cacat), dan Loss terhadap nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE). Objek yang diteliti adalah mesin pencetak batu bata. Hipotesis dalam penelitian ini menyatakan bahwa Planned Downtime berpengaruh negatif terhadap OEE; Equipment Downtime berpengaruh negatif terhadap OEE, Cycle Time Aktual mempunyai pengaruh negatif terhadap OEE, Deffect berpengaruh negatif terhadap OEE, dan Loss berpengaruh negatif terhadap OEE. Metode perhitungan menggunakan perhitungan OEE, untuk analisis data digunakan analisis regresi berganda dengan jumlah sampel sebanyak 4 (empat) pabrik. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa rata – rata nilai OEE pabrik batu bata Kampung Cikondang yaitu sebesar 37%. Analisis regresi berganda menunjukan Planned Downtime berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai OEE, Equipment Downtime berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai OEE, Cycle Time Aktual berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai OEE, Deffect berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap nilai OEE, dan Loss berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap nilai OEE. Implikasi dari penelitian ini, nilai OEE bisa dijadikan acuan untuk terus melakukan perbaikan serta menjadikan bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan. Pemilik pabrik perlu menambah tenaga kerja dalam proses pencetakan batu bata supaya dapat memperoleh hasil maksimal. | Research for this case is entitled Evaluation of Performance Effectivity on Production Machine Using Analysis of Overall Equipment Effectiveness (OEE) Calculation (OEE Study In Brick Industries Kampung Cikondang). The purpose of this study is to obtain the OEE value of the machine or production equipment be inspected and to find out and analyze the effects of Planned Downtime, Equipment Downtime, Actual Cycle Time, Defect and Loss towards Overall Equipment Effectiveness (OEE) . The object be inspected is a brick machine. The hypothesis in this study states that Planned Downtime has a negative effect toward OEE; Equipment Downtime has negative effect toward OEE, Cycle Time Actual has negative effect toward OEE, Deffect has negative effect toward OEE, and Loss has negative effect toward OEE. Calculation method using OEE calculation, for the analysis of data used multiple regression analysis with the number of samples of 4 (four) factories. Based on the results of research show that the average value of OEE brick factory Kampung Cikondang that is equal to 37%. Multiple regression analysis showed Planned Downtime has positive effect and significant toward OEE value, Equipment Downtime has negative effect and significant toward OEE value, Cycle Time Actual has negative effect and significant toward OEE value, Deffect has negative effect and Not significant toward OEE value, and Loss has negative effect and Not significant toward OEE value. The implications of this study, the value of OEE can be used as a reference to continue to make improvements and make decision making. Manufacturers need to add labour in the brick molding process in order to obtain maximum proceeds. | |
| 15372 | 18670 | F1C012048 | PROMOSI TRANSPORTASI ONLINE BERBASIS Line@ DALAM MENARIK MINAT KONSUMEN (Studi Deskriptif Kualitatif Pada BLEK-JEK Purwokerto) | Dewasa ini di beberapa kota besar sedang menikmati hadirnya fasilitas transportasi alternatif yang anti macet, tidak ribet, dan tentunya mudah untuk diakses, apalagi kalau bukan ojek online. Saat ini tranportasi online juga mulai menjamur di kota Purwokerto, transportasi online yang hadir di kota Purwokerto berbasis pada penggunaan Line@. Hal ini memicu timbulnya proses promosi untuk dapat terus mempertahankan eksistensi, sekaligus dilakukan sebagai salah satu cara dalam menarik minat konsumen. Berkaitan dengan hal ini, penelitian berjudul “Promosi Transportasi Online Berbasis Line@ Dalam Menarik Minat Konsumen” bertujuan untuk mengetahui kegiatan promosi yang dilakukan oleh salah satu transportasi online yang hadir di kota Purwokerto, yakni BLEK-JEK. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi deskriptif. Fokus kajian pada penelitian ini adalah promosi yang dilakukan BLEK-JEK sebagai salah satu transportasi online yang hadir di kota Purwokerto dalam menarik minat konsumen. Informan dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling, pengumpulan data pada penelitian ini sendiri dilakukan dengan cara wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Dalam penelitian ini menggunakan metode analisis data yang terdiri dari empat langkah, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan yang terakhir penarikan kesimpulan, dengan pengembangan validitas menggunakan triangulasi model sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BLEK-JEK sebagai salah satu transportasi online berbasis Line@ yang hadir di kota Purwokerto telah melakukan kegiatan promosi baik secara offline maupun online. Dari keseluruhan elemen bauran promosi yang terdiri dari lima elemen, BLEK-JEK hanya memusatkan kegiatan promosi pada elemen periklanan (Advertising), humas & publisitas (Public Relations & Publicity), dan promosi penjualan (Sales Promotion). | Today in some big cities, people are enjoying the presence of alternative transportation facilities to avoid traffic jam, eficient, and certainly easy to access, it’s called online transportation. Nowadays, online transportation is growing rapidly in Purwokerto, it exists in Purwokerto usimg Line@ to take the order from custumers. This condition trigger the emergence of the promotion process to keep maintaining the existence of the online transportation itself, as well as one way to attract consumers. In this regard, the research entitled “Promotion Online Transportasion Based on Line@ In Attracting Consumers” aims to find out the promotion made by one of the existing online transportation in Purwokerto. This research used qualitative method with descriptive study approach. The focus of the study is the promotion conducted by BLEK-JEK as one of the online transportation which exist in Purwokerto to be able to attract consumers. The informant was chosen by using purposive sampling technique. Additionally, the data collection was done by in-depth intervew, observation, and documentation. This research also used data analysis method consisting of four steps, data collection, data reduction, data presentation, and conclusions with triangulation of data source as validation method. Thereupon the results show that BLEK-JEK as one of online based transportation using Line@ in Purwokerto performing promotional activities conducted both offline and online. The promotions consist of 5 elements. However, BLEK-JEK only focus on advertising, public relation and publicity, and sales promotion. | |
| 15373 | 18671 | H1L012068 | RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI MUSIK INDIE BERBASIS WEB (STUDI KASUS KOMUNITAS MUSIK INDIE KOTA TASIKMALAYA) | Sistem Informasi Musik Indie Berbasis Web adalah suatu sistem yang dapat mempermudah pengguna dalam mencari dan mengelola informasi seputar kegiatan musik indie. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi berbasis web yang diharapkan dapat membantu komunitas musik indie dalam mencari dan mengelola informasi secara lengkap, akurat, jelas dan terpercaya juga sebagai media promosi untuk proses kreativitas musik indie yang ada di Kota Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah waterfall. Sistem dikembangkan dengan bahasa pemrograman PHP dan MySQL. | Web-Based Information System of Indie Music is a system that can help users in finding and managing information about indie music activities. The results of this study is a web-based application that is expected could help the indie music community in finding and managing information completely, accurately, clearly and reliably as well as a promotion media for the indie musical creativity in the city of Tasikmalaya. The method used is the waterfall. The system was developed with the programming language PHP and MySQL | |
| 15374 | 18672 | A1L011119 | Hama Siput Darat pada Pertanaman Kubis (Brassica oleracea var. capitata) di Wilayah Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga | Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui jenis hama siput yang menyerang pertanaman kubis, 2) mengetahui gejala serangan hama siput, 3) mengetahui populasi dan intensitas serangan hama siput, 4) mengetahui pola sebaran hama siput pada pertanaman kubis di Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga. Identifikasi siput dilakukan di Laboratorium Zoologi, Pusat Penelitian Biologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Bogor. Penelitian dilaksanakan pada Februari sampai April 2017. Penelitian meng-gunakan metode purposive sampling yang terdiri dari 3 desa sentra pertanaman kubis, 3 petani dari setiap desa, 4 ulangan, dan 15 tanaman dari setiap ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis siput yang menyerang per-tanaman kubis adalah Bradybaena similaris. Gejala serangan hama siput adalah munculnya lubang bulat di tengah daun. Populasi siput mencapai 8,21 – 44,90 individu. Intensitas serangan hama siput bervariasi, dari serangan ringan (21-40%) ke serangan sedang (41-60%). Pola sebaran hama siput adalah mengelompok. | This research aimed to: 1) know the species of land snail in cabbage crops, 2) determine the attack symptoms of land snail, 3) find out the population and attack intensity of land snail 4) reveal distribution of land snail in cabbage crops at Karangreja Sub-district, Purbalingga Regency. This research was conducted at Karangreja Sub-district, Purbalingga Regency. Identification of land snail was done in Laboratory of Zoology, Research Center of Biology, Indonesian Institute of Sciences. The research was carried out from February until April 2017. It used purposive sampling method consisting of 3 villages at the centre of cabbage crops, 3 farmers at each village, 4 replications, and 15 plants for each replication. The results showed that species of land snail was Bradybaena similaris. The attack symptoms of land snail were round holes on the middle of leaves. The population of land snail reaching 8,21 – 44,90 individuals and attack intensity was varied, from low (21-40 %) to medium (41-60 %). Distribution of land snail was clumped. | |
| 15375 | 18673 | C1L013008 | DETERMINANTS OF FINANCIAL REPORTING TIMELINESS (Study of Mining Companies listed in IDX period of 2011-2015) | Laporan keuangan adalah bentuk tanggung jawab perusahaan kepada beberapa golongan orang yang memiliki kepentingan atas laporan keuangan tersebut, seperti investor, karyawan, kreditor, pelanggan, pemerintah, dan masyarakat. Laporan keuangan perusahaan akan memiliki keuntungan jika disampaikan secara akurat dan tepat waktu kepada para penggunanya dengan tujuan untuk pengambilan keputusan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa faktor-faktor yang mungkin berpengaruh terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan. Beberapa faktor yang digunakan dalam penelitian ini adalah profitabilitas, likuiditas, audit report lag, dan leverage. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di BEI (IDX) periode 2011-2015. Metode sampling yang digunakan adalah purposive sampling, yang kemudian penelitian ini memperoleh 135 sampel. Sumber data penelitian diperoleh dari www.idx.co.id. Teknik analisa data yang digunakan menggunakan statistik deskriptif dan analisis regresi logistik. Data diproses menggunakan SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas tidak berpengaruh secara signifikan terhadap ketepatwaktuan penyampaian laporan keuangan (0,407 > 0,05), likuiditas tidak berpengaruh secara signifikan terhadap ketepatwaktuan penyampaian laporan keuangan (0,593 > 0,05), audit report lag berpengaruh secara signifikan terhadap ketepatwaktuan penyampaian laporan keuangan (0,000 > 0,05), leverage tidak berpengaruh secara signifikan terhadap ketepatwaktuan penyampaian laporan keuangan (0,762 > 0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa profitabilitas, likuiditas, dan leverage tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan. Sedangkan audit report lag memiliki pengaruh signifikan terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan. | The Financial report is a form of corporate responsibility to various parties who have an interest on it, such as investors, employees, lenders, customers, government, and society. The financial report of a company would have benefits if it is submitted accurately and on time to the users in order to decision-making. The purpose of this study is to analyze factors that might affect the financial reporting timeliness. Some of factors used in this research are profitability, liquidity, audit report lag, and leverage. This research was conducted on mining companies listed in Indonesia Stock Exchange (IDX) period of 2011-2015. The method of sample selection (sampling) used purposive sampling, then this research obtained 135 companies. Source of this research data obtained from www.idx.co.id. Data analysis techniques used are descriptive statistics and logistic regression analysis. Data of this research are processed using SPSS 22. Research result showed that profitability does not significantly affect the financial reporting timeliness (0,407 > 0,05), liquidity does not significantly affect the financial reporting timeliness (0,593 > 0,05), audit report lag significantly affect the financial reporting timeliness (0,000 > 0,05), leverage does not significantly affect the financial reporting timeliness (0,762 > 0,05). It can be concluded that profitability, liquidity, and leverage do not significantly affect the financial reporting timeliness. However, audit report lag significantly affect the financial reporting timeliness. | |
| 15376 | 18674 | G1G013037 | HUBUNGAN SIKLUS MENSTRUASI BERDASARKAN SIKLUS OVARIUM DENGAN KEPARAHAN INFLAMASI PERIODONTAL DAN KADAR CALPROTECTIN GINGIVAL CREVICULAR FLUID PADA PENDERITA PERIODONTITIS KRONIS | Penyakit periodontal umumnya disebabkan oleh bakteri Porphyromonas gingivalis yang akan mengeluarkan endotoksin lipopolisakarida (LPS). LPS menyebabkan terjadinya pengaktifan fungsi dan aktivitas sistem imun dalam mengenali patogen. Stimulus pelepasan sitokin pro-inflamasi pada jaringan periodontal tidak hanya berasal dari bakteri patogen. Berbagai kondisi genetik maupun sistemik juga menjadi faktor pemicunya. Salah satu faktor sistemik tersebut adalah hormon seksual seperti hormon estrogen dan progesteron. Kedua hormon tersebut mengalami fluktuasi selama siklus menstruasi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan siklus menstruasi berdasarkan siklus ovarium dengan keparahan inflamasi periodontal dan kadar calprotectin gingival crevicular fluid (GCF) pada penderita periodontitis kronis. Jenis penelitian ini adalah observasi analitik. Penelitian ini menggunakan 9 sampel wanita berusia 17-45 tahun dengan diagnosa periodontitis kronis dan memiliki siklus menstruasi normal (21-35 hari). Seluruh subjek penelitian dihitung siklus menstruasi dan ditentukan masa fase folikular, ovulasi, dan luteal. Pemeriksaan klinis dan pengambilan sampel GCF dilakukan pada setiap fase. Pengukuran kadar calprotectin GCF dilakukan dengan menggunakan ELISA Reader. Hasil uji regresi linier menunjukkan adanya hubungan antara fase-fase dalam siklus menstruasi dengan kadar calprotectin GCF penderita periodontitis kronis, tetapi tidak terdapat hubungan antara fase-fase dalam siklus menstruasi dengan keparahan inflamasi (Periodontal Index). Hasil uji one way ANOVA menunjukkan perbedaan kadar calprotectin GCF yang signifikan pada ketiga fase dengan nilai p<0,05. Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat hubungan siklus menstruasi berdasarkan siklus ovarium dengan kadar calprotectin GCF dan tidak terdapat hubungan siklus menstruasi dengan keparahan inflamasi (Periodontal Index) pada penderita periodontitis kronis. | Periodontal disease is commonly caused by Porphyromonas gingivalis that released lipopolysaccharide endotoxin (LPS). LPS would cause activation of immune system function and activities in recognizing pathogens. The stimulation of pro-inflammatory cytokines secretion in periodontal tissue is not only derived from pathogenic bacteria. Various genetic conditions and systemic conditions are also being the trigger factor. One of systemic factor is sex hormones such as estrogen and progesterone. Both of these hormones fluctuate during the menstrual cycle. The purpose of this study was to determine the relationship of menstrual cycle based on ovarian cycle with periodontal inflammatory severity and calprotectin gingival crevicular fluid (GCF) levels in chronic periodontitis patient. This research was analytic observation. The samples in this reasearch were 9 women who aged 17-45 years with a diagnosis of chronic periodontitis and had a normal menstrual cycle (21-35 days). All subjects were calculated menstrual cycle and determined the phase of follicular, ovulation, and luteal. Clinical examination and GCF sampling were performed at each phase. Measurement of GCF calprotectin level was done using ELISA Reader. The results of the linear regression test showed a relationship between the menstrual phase and the GCF calprotectin level of chronic periodontitis patients, but no relationship between the phases in the menstrual cycle with inflammatory severity (periodontal index). One way ANOVA test showed significant difference of calprotectin in all three phases with p <0.05. The conclusion was that there is relationship of menstrual cycle based on ovarium cycle with calprotectin GCF level and there is no relationship of menstrual cycle with inflammatory severity (Periodontal Index) in chronic periodontitis patient. | |
| 15377 | 18676 | C1A010050 | ANALISIS EFISIENSI EKONOMI BUDIDAYA PEMIJAHAN IKAN GURAMI DI DESA BEJI KECAMATAN KEDUNGBANTENG DAN PEMBESARAN IKAN GURAMI DI DESA KALI KIDANG KECAMATAN SOKARAJA KABUPATEN BANYUMAS | Penelitian ini berjudul “Analisis Efisiensi Budidaya Pemijahan Ikan Gurami Di Desa Beji Kecamatan Kedung Banteng Dan Pembesaran Ikan Gurami di Desa Kalikidang Kecamatan Sokaraja Kabupaten Banyumas”. Tujuan Penelitian ini untuk (1) Untuk mengetahui tingkat pendapatan bersih usaha budidaya pemijahan ikan gurami di Desa Beji dan petani pembesaran ikan gurami di Desa Kali Kidang Kabupaten Banyumas, (2) Untuk mengetahui berapa banyak produksi telur dan ikan untuk mencapai Break Even Point pada usaha pemijahan ikan gurami dan pembesaran ikan gurami, (3) Untuk mengetahui tingkat efisiensi ekonomi usaha antara usaha budidaya pemijahan ikan gurami di Desa Beji dan petani pembesaran ikan gurami di Desa Kali Kidang Kabupaten Banyumas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian survai yaitu suatu metode penelitian yang mengambil sampel dari suatu populasi dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data yang pokok. Teknik analisis data menggunakan (1) Analisis Total Profit, (2) Analisis Break Even Point, (3) Analisis Penerimaan dan Biaya (R/C). Responden dalam penelitian ini sebanyak 36 orang sektor pemijahan dan 34 orang sektor pembesaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, (1) Rata-rata keuntungan pemijahan ikan gurami sebesar Rp7.952.777,78 per periode panen, sedangkan kuntungan pembesaran ikan gurami sebesar RP4.302.827,94 per periode panen, (2) Budi daya pemijahan ikan gurami di Desa Beji dan pembesaran ikan gurami di Desa Kalikidang sudah mencapai BEP dan nilai rata-rata BEP untuk sektor pemijahan ikan gurami adalah sebesar 629.861.11 butir telur, dan untuk pembesaran ikan gurami adalah sebesar 240,5 Kg, (3) Rata-rata R/C budidaya pemijahan ikan gurami sebesar 1,38 sedangkan budidaya pembesaran ikan gurami sebesar 1,25 hal ini berarti bahwa budidaya pemijahan ikan gurami lebih efisien secara ekonomis jika dibandingkan budidaya pembesaran ikan gurami. Implikasi pada penelitian ini, pertama pada budidaya pemijahan ikan gurami hendaknya berinovasi untuk meningkatkan kualitas telur ikan gurami dengan memberikan pakan yang mendukung untuk memaksimalkan hasil produksi dan memperbarui kualitas induk, pada pembesaran ikan hendaknya lebih menekan biaya produksi dari sisi pakan digantikan dengan pakan alami yang bertujuan untuk menjaga keseimbangan kesehatan ikan, menjaga kondisi air pada kolam, dan juga untuk mencapai laba maksimal demi menambah penerimaan para petani pembesaran ikan gurami. Kedua, Pemerintah Daerah hendaknya memberikan dukungan yang lebih berupa inovasi dengan teknologi dan dana yang mendukung kegiatan produksi. Kata Kunci: Budidaya Pemijahan, Pembesaran Ikan Gurami, Pendapatan Bersih, Break Event Point, dan Efisiensi. | This research entitled "Analysis of the Efficiency of Breeding Cultivation of Gurami Fish in Beji Village, Kedung Banteng Subdistrict and Gouramy Fish Enlargement in Kalikidang Village, Sokaraja Sub-district, Banyumas Regency". The objectives of this research are: (1) To know the net income level of cultivation of gouramy fish farming in Beji Village and gouramy farming farmer in Kali Kidang Village of Banyumas Regency, (2) To find out how much egg and fish production to reach Break Even Point on business Spawning gouramy fish and gouramy enlargement, (3) To know the level of economic efficiency of the business between the cultivation of gouramy fish farming in Beji Village and gouramy farmer enlargement farmer in Kali Kidang Village, Banyumas Regency. The research method used is survey research method is a research method that takes a sample from a population by using questionnaires as a basic data collection tool. Data analysis techniques use (1) Total Profit Analysis, (2) Break Even Point Analysis, (3) Analysis of Revenue and Cost (R / C). Respondents in this study as much as 36 people spawning sector and 34 people enlargement sector. The results of this study indicate that, (1) the average profit of gouramy fish breeding is Rp7.952.777,78 per harvest period, while gouramy gouramy enlargement is RP4.302.827,94 per harvest period, (2) Beji village and gouramy enlargement in Kalikidang Village have reached BEP and BEP average value for gouramy spawning sector is 629.861.11 eggs, and for gouramy fish enlargement is 240,5 Kg, (3) Average R / C gouramy fish breeding cultivation of 1.38 while the gouramy carp enlargement of 1.25 this means that the cultivation of gouramy fish spawning is more economically efficient when compared to carp gouramy farming. The implications of this study, firstly on the cultivation of gouramy fish breeding should innovate to improve the quality of gouramy eggs by providing a supportive feed to maximize production yield and renew the quality of the parent, at the fish enlargement should be more pressing the cost of production from the feed side replaced with natural food aimed To maintain the balance of fish health, maintain water conditions in the pond, and also to achieve maximum profit in order to increase the acceptance of farmers gouramy enlargement. Second, the Regional Government should provide more support in the form of innovations with technology and funds that support production activities. Keywords: Spawning Cultivation, Gurami Fish Growth, Net Income, Break Event Point, and Efficiency. | |
| 15378 | 18677 | A1H012054 | KARAKTERISASI MODUL PENDINGIN TERMOELEKTRIK TEC-12706 DALAM MENGKONVERSI PANAS MENJADI ENERGI LISTRIK | Energi panas banyak dihasilkan dan dapat dengan mudah dijumpai pada setiap aktifitas pascapanen dalam bidang pertanian. Energi panas tersebut masih belum dimanfaatkan. Oleh karena itu perlu adanya upaya pemanfaatan melalui konversi energi. Salah satu alternatif untuk konversi energi panas adalah menggunakan modul TEC. Modul termoelektrik (TEC) adalah salah satu piranti yang dapat mengkonversi energi panas menjadi energi listrik yang bekerja berdasarkan azas Peltier. Penelitian ditujukan untuk: 1) Merancang sistem pemanfaatan panas buang menggunakan modul TEC. 2) Mengetahui pengaruh jumlah modul termoelektrik (TEC) terhadap arus, tegangan dan daya listrik yang dihasilkan. 3) Mengetahui pengaruh beda suhu sisi-sisi modul termoelektrik (TEC) terhadap arus, tegangan dan daya listrik yang dihasilkan. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode eksperimental pada bulan Maret 2016 sampai dengan Juli 2016. Penelitian ini dilakukan dalam 3 tahapan yaitu: 1) perancangan alat, 2) pengujian alat dan 3) pengolahan dan analisi data. Pengujian modul TEC dilakukan pada 1 TEC, 2 TEC, 3 TEC, 4 TEC, 5 TEC, dan 6 TEC. Panas buang disimulasikan dengan membuat suhu lingkungan yang lebih tinggi dari suhu normal lingkungan sebesar (40 °C, 50 °C, 60 °C, dan 70 °C) dengan menggunakan lampu pijar. Untuk keperluan pengukuran arus dan daya listrik yang dihasilkan maka digunakan beban lampu LED. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode grafik dan regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luaran (arus, tegangan dan daya listrik) modul TEC berbanding lurus dengan jumlah modul TEC dan beda suhu sisi modul TEC. Nilai arus tertinggi sebesar 0,124 A diperoleh pada penggunaan enam modul TEC dengan beban LED merah. Tegangan tertinggi sebesar 3,78 V diperoleh pada penggunaan enam modul TEC dengan beban LED putih. Daya listrik tertinggi sebesar 0,346 W diperoleh pada penggunaan enam modul TEC dengan beban LED merah. | Thermal energy is much produced and can be found easily in every post harvest activity on agriculture. It has not been utilized yet. Therefore, it is necessary to utilized energy conversion. One alternative to convert thermal energy is to use TEC module. Thermoelectric module (TEC) is one device that can convert thermal energy into electrical energy that works based on Peltier effect. Research aimed for: 1) designing the utilization system of waste thermal using TEC module. 2) to know the effect of TEC module amount to the produced outputs (current, voltage and electrical power). 3) to know the effect of the temperature difference of the TEC module sides to the prodeced outputs (current, voltage and electrical power). The research was conducted using experimental method in March 2016 until July 2016. The research was conducted in 3 stages: 1) tool designing, 2) tool testing and 3) processing and analysis data. Testing of TEC modules is done at 1 TEC, 2 TEC, 3 TEC, 4 TEC, 5 TEC and 6 TEC. The thermal wasted is simulated by conditioning environmental temperature higher than normal temperature environment of (40 ° C, 50 ° C, 60 ° C and 70 ° C) using lamp. For the purpose of current measurement and electrical power generated then used LED lamp. The data obtained were analyzed using graph method and regression. The result of research show the outputs (current, voltage and electrical power) is directly proportional to the number of TEC modules and temperature difference of the TEC module sides. The highest current value of 0.124 A was obtained using six thermoelectric modules on the use of red LED load. The highest voltage of 3.78 V was obtained using six thermoelectric modules on the use of white LED load. The highest electrical power of 0.346 W was obtained using six thermoelectric modules which are assembled in series on the use of red LED load. | |
| 15379 | 18678 | H1C013042 | RANCANG BANGUN DAN ANALISIS THREE-LEVEL INVERTER TIGA SAKELAR YANG DILENGKAPI TRAFO DENGAN KONTROL SPWM BERBASIS MIKROKONTROLER | Meningkatnya kebutuhan kita akan energi listrik memaksa kita untuk mengembangkan sumber energi yang lebih murah dan tidak terbatas. Pemanfaatan sumber alam merupakan pilihan yang tepat karena sifatnya yang tidak terbatas dan murah. Beberapa pembangkit yang dikembangkan menghasilkan arus listrik DC. Arus DC tersebut harus diubah terlebih dahulu menjadi arus AC agar dapat digunakan pada peralatan yang menggunakan arus AC. Three Level Inverter tiga sakelar mampu mengubah arus DC tersebut menjadi arus AC. Inverter memiliki tiga sakelar dimana bentuk gelombang tiap sakelar berbeda. Masing – masing sakelar mengatur kondisi positif, netral, dan negatif. Inverter tersebut membutuhkan sebuah pembangkit sinyal yang dapat mengatur kondisi sakelar – sakelar agar tidak menyala bersamaan yang dapat menyebabkan hubung singkat. Mikrokontroler ATMEGA16 dapat digunakan untuk membangkitkan sinyal SPWM yang dapat dihubungkan dengan rangkaian dead time agar sinyal tidak menyalakan sakelar secara bersamaan. Pada penelitian ini akan dilakukan simulasi, perancangan, dan simulasi Three Level Inverter tiga sakelar berbasis mikrokontroler ATMEGA16. Simulasi dilakukan menggunakan software PSIM kemudian menggunakan software Proteus untuk membuat desain dan layout rangkaian. Inverter yang dirancang memerlukan dua buah masukan arus DC 12 V. Inverter akan menghasilkan arus AC 210 V dengan frekuensi 50Hz setelah dihubungkan dengan trafo step up 2 A. Arus keluaran AC 210 V, 50Hz mampu menyuplai beban hingga 80 W sesuai dengan besar arus trafo. | The increasing need for electrical energy forces us to develop cheaper and unlimited energy sources. Utilization of natural resources is the right choice because of its unlimited and inexpensive nature. Some of the developed electric plants generate DC electrical current. The DC current must first be converted into AC current to be used on equipment that use AC current. Three Level Inverter with three switches are able to convert the DC current into AC current. The inverter has three switches where the waveforms of each switch are different. Each switch provides positive, neutral and negative conditions. The inverter requires a signal generator that can adjust the condition of the switches so as not to simultaneously ignite which may cause short circuit. The ATMEGA16 microcontroller can be used to generate SPWM signals that can be connected to a dead time circuit so that the signal does not switch the switch simultaneously. In this research will be simulation, design, and simulation of Three Level Inverter three switches based on ATMEGA16 microcontroller. The simulation is done using PSIM software then using Proteus software to create circuit design and layout. The designed inverter requires two 12V DC current inputs. The inverter generates an AC current of 210 V with a frequency of 50Hz after being connected to a step up transformer 2 A. The AC 210 V output current of 50Hz can supply loads of up to 80 W according to the current of the transformer. | |
| 15380 | 18679 | G1F013051 | Formulasi Dan Evaluasi Lipstik Menggunakan Zat Warna Alami dari Kurkumin | Latar belakang: Pewarna yang umum digunakan pada lipstik dapat menyebabkan terjadinya photosensitivity dan lupus flares, sehingga dapat digunakan pewarna alami diantaranya kurkumin. Kurkumin memiliki titik leleh yang tinggi sehingga lipstik menjadi lebih keras. Untuk mengatasinya, dapat digunakan oleum ricini sehingga lipstik lebih lembut dan nyaman saat digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi oleum ricini terhadap sifat fisik dan stabilitas dari sediaan lipstik dengan basis carnauba wax dan paraffin wax. Metodologi: Sediaan lipstik dibuat 4 formula yaitu dengan variasi konsentrasi oleum ricini 0 gram, 20 gram, 30 gram, dan 40 gram. Sediaan lipstik dievaluasi organoleptis, pH, homogenitas, daya oles, titik patah, titik leleh, dan cycling test. Analisis data hasil evaluasi sifat fisik lipstik menggunakan analisis deskriptif dan ANOVA satu arah. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi konsentrasi oleum ricini mempengaruhi sifat fisik dan stabilitas dari sediaan lipstik. Semakin meningkat konsentrasi oleum ricini, warna lipstik semakin kuning; bau oleum rosae semakin lemah; menurunnya bentuk kepadatan lipstik, titik leleh lipstik, dan titik patah lipstik. Kesimpulan: Formula sediaan lipstik yang memenuhi persyaratan sifat fisik dan uji stabilitas yang paling baik yaitu formula 3 dengan kadar oleum ricini 40 gram | Background: Common dyes used in lipstick can cause photosensitivity and lupus flares, so can be used natural dyes such as curcumin. Curcumin has a high melting point and affects the hardness of lipstick. To fix this, can be used oleum ricini so that the lipstick is softer and comfortable when used. This study aims to determine the effect of oleum ricini concentration variation on physical properties and stability of lipstick preparation with carnauba wax and paraffin wax basis.Methodology: The preparation of lipstick is made 4 formula that is with variation of oleum ricini concentration 0 gram, 20 gram, 30 gram, and 40 gram. Lipstick preparations were evaluated organoleptically, pH, homogeneity, smear, fracture, melting point, and cycling test. Data analysis result of evaluation of physical properties of lipstick using descriptive analysis whereas broken point test using Kruskall wallis and melting point using one way ANOVA. Results: The results showed that variation in oleum ricini concentration influenced the physical properties and stability of the lipstick preparation. The increased oleum ricini concentration, the more yellow lipstick color; oleum rosae smells weaker; decreased forms of lipstick density, lipstick melting point, and lipstick break point. Conclusion: The formula of lipstick preparation that meets the requirements of physical properties and the best stability test is formula 3 with oleum ricini 40 gram. |