Home
Login.
Artikelilmiahs
18666
Update
HARDIYONO KURNIA LANDI
NIM
Judul Artikel
ANALISIS DAYA SAING BUAH NENAS KALENGAN INDONESIA DI PASAR INTERNASIONAL
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Nenas kalengan berpotensi menjadi komoditas andalan ekspor Indonesia. Peran Indonesia, baik sebagai produsen maupun eksportir utama nenas kalengan di pasar internasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya saing ekspor nenas kalengan Indonesia secara komparatif dan kompetitif. Data sekunder terdiri dari data time series dan. Daya saing ekspor nenas kalengan Indonesia berdasarkan pangsa pasarnya relatif kuat dibandingkan produsen dan eksportir nenas kalengan lainnya. Tren pangsa pasar ekspor nenas kalengan Indonesia juga menunjukkan ke¬cenderungan naik. Berdasarkan estimasi dengan Revealed Comparative Adavantage (RCA) daya saing ekspor nenas kalengan Indonesia memiliki keunggulan komparatif dan memiliki nilai lebih dari satu (advantage). Hasil analisis memperlihatkan bahwa nenas kalengan Indonesia tidak kompetitif di pasar Internasional, hal ini dapat dilihat dari hasil perhitungan Export Product Dynamic (EPD) dimana menempatkan pada kuadran “Lost Opportunity” dimana pangsa pasar produk nenas kalengan tumbuh positif sedangkan pangsa pasar total ekspor Indonesia tumbuh negatif atau kurang dari nol
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research entitled "Analysis of Indonesian Canned Pineapple Export Competitiveness in International Market". The purpose of this study is to analyze the comparative and competitive advantages of Indonesian canned pineapple in 2000-2014. This research uses Revealed Comparative Advantage (RCA) analysis method for knowing comparative advantage and Export Product Dynamic (EPD) for knowing competitive advantage of Indonesian pineapple canned export. The results show that the export of Indonesian canned pineapple has a strong competitiveness comparatively in international market, with the average value of RCA throughtout 2000-2014 is 13.65. Then, in competitivenes position that based on the EPD method, Indonesian canned pineapple is in "Lost Opportunity" position that characterized by the growth of Indonesia's total export share is less than zero and the market share of Indonesian canned pineapple export is more than zero. The implication of this research is to prioritize land supply program or pineapple's new planting area for increasing Indonesian canned pineapple productivity. Then improving Indonesian canned pineapple quality by provisioning of good seeds, expanding the land, and increasing the productivity of pineapple plants and updating international product standard that has not been obtained before.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save