Artikelilmiahs
Menampilkan 14.461-14.480 dari 49.715 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 14461 | 19504 | G1B012065 | Hubungan antara Pengetahuan dan Sikap dengan Praktik Pengelolaan Limbah Sapi pada Peternak di Desa Sumilir Kecamatan Kemangkon Kabupaten Purbalingga | Latar Belakang: Limbah sapi yang tidak dikelola dengan baik merupakan masalah kesehatan masyarakat. Peternak sapi memiliki peran penting dalam mengelola limbah sapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan praktik pengelolaan limbah sapi pada peternak di Desa Sumilir Kecamatan Kemangkon Kabupaten Purbalingga. Metode: Penelitian ini adalah penelitian observasional dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peternak yang memiliki sapi di Desa Sumilir. Sampel penelitian ini sebanyak 28 orang peternak sapi yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner dan lembar observasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat (uji Chi Square) dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil: Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa pengetahuan responden dalam kategori baik (68%), sikap dalam kategori baik (54%) dan praktik pengelolaan limbah sapi dalam kategori baik (68%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan praktik (p- value 0,407) dan tidak ada hubungan yang signifikan antara sikap dengan praktik (p-value 0,228). Kesimpulan: Variabel pengetahuan dan sikap peternak sapi tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan praktik pengelolaan limbah sapi pada peternak di Desa Sumilir Kecamatan Kemangkon Kabupaten Purbalingga. | Background: Improper cow manure management is a health problem for people. Cow farmer has important role to manage the waste. This research is aimed to find out relation between knowledge and attitude of animal farmers towards cow's waste management practices in Sumilir Village, Kemangkon District, Purbalingga Regency. Methods: This research is observational research with Cross Sectional approach. The population in this research is all farmers possessing cows in the village. Total samples are 28 people, determined by total sampling technique. Instruments used in this research are questionnaires and observation sheets. Data analysis is performed based on univariate and bivariate analysis (Chi Square test) with 5% significance. Results: based on univariate analysis, it is found that the knowledge of respondents are in good condition (68%), the attitude is also in good condition (54%), and the practice of farm animal waste management falls under good condition (68%). Bivariate analysis shows no significant relation between knowledge and practice (p-value 0.407) and there is no significant relation between attitude and practice (p-value 0.228). Conclusion: There is no significant relation between variable of knowledge and attitude of cow farmers and its cow's waste management practices in Sumilir Village, Kemangkon District, Purbalingga Regency. | |
| 14462 | 17774 | F1A012015 | ANAK PEREMPUAN DALAM ADAT BATAK TOBA (STUDI TENTANG PANDANGAN WARGA BATAK TOBA DI PURWOKERTO MENGENAI ANAK PEREMPUAN) | Di Indonesia, budaya dan ideologi patriarki masih sangat kental mewarnai berbagai aspek kehidupan dan struktur masyarakat. Bila dilihat dari garis keturunan, masyarakat Batak Toba sebagai masyarakat yang patrilineal dalam hal ini posisi ayah atau bapak (laki-laki) lebih dominan dibandingkan dengan posisi ibu (perempuan). Dalam situasi semacam itulah sering kali muncul hal-hal yang merugikan perempuan seperti, berkuasanya maskulinitas dan oleh sebab itu, otoritas pengambilan keputusan yang dikuasai laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan masyarakat Batak Toba di Purwokerto tentang anak perempuan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dimana sasaran penelitiannya dipilih berdasarkan teknik purposive. Teknik pengumpulan data dengan wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dengan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandangan warga Batak Toba di Purwokerto terhadap anak perempuan mengalami pergeseran karena mereka pergi merantau dari kampung halaman. Dalam perantauan tersebut mereka mengalami pergeseran nilai anak. Di dalam pembagian waris, secara adat Batak Toba perempuan tidak mendapatkan harta warisan dari orang tua. Namun, keluarga Batak Toba di Purwokerto beranggapan bahwa harta yang didapatkan dari hasil jerih payah mereka, ingin diberikan kepada anak-anaknya. Orang tua bekerja keras untuk memfasilitasi anaknya dan jikalau mereka meninggal nantinya, mereka menginginkan hartanya jatuh kepada anaknya, tanpa memandang perempuan atau laki-laki. Tetapi, dalam pelaksanaan acara adat tidak ada pergeseran, laki-laki akan menjadi perumus dalam acara adat tersebut. Karena saat acara adat misalnya perkawinan akan dibutuhkan tulang (paman), juru hata (juru bicara). Para laki-lakilah yang akan merumuskan dan mengambil keputusan, namun perempuan dapat mengutarakan pendapat ketika ia dimintai pendapat akan sesuatu hal. Perempuan akan lebih membantu dalam hal-hal seperti persiapan makanan, dan minuman. Keputusan terbesar dan kendali terbesar akan dipegang oleh laki-laki. Perempuan dalam punguan (perkumpulan) memiliki kekuasaan yaitu (a) memberi pendapat, jika para laki-laki tidak dapat memutuskan sesuatu karena banyak pertimbangan, perempuan dimintai pendapat terkait hal tersebut. (b) menyaring pendapat yang telah diutarakan dalam punguan, karena awalnya pastilah perempuan hanya menjadi pendengar dan dari pembicaraan yang didengarkan, lalu perempuan dapat menyimpulkan pendapat yang ada. (c) pendamai jika terjadi ketidaksepakatan. | In Indonesia, cultural and patriarchal ideology still very strongly influenced many aspects of life and the structure of society. When viewed from the lineage, Toba Batak as a patrilineal society makes a father (male) is more dominant compared to the mother (female). In such a situation, frequently occurs a harmful things such as, the reign of masculinity and therefore, decision-making authority that is dominated by men. This study aims to find out the views of Batak Toba society in Purwokerto about girls. This study is a qualitative research, in which the targets were selected based on technique purposive research. The technique of collecting data by interview and documentation. Data analysis techniques used with an interactive model. The results showed that there is a shift meaning about the girl in the views of citizens of Batak Toba who wander away from home. In the colony they experienced a shift in the value of the child. In the colony they experienced a shift in the value of the child. In the division of inheritance, as Batak Toba women get inheritance from parents. However, family Batak Toba in Purwokerto assume that the property obtained from the fruit of their labor, to be given to their children. Parents work hard to facilitate their children and if they died later, they wanted his fortune fell to their children, regardless of female or male. But, in the implementation of the customs there is no shift, men will be drafting in the custom event. Because when custom events for example wedding will be tulang (uncle), juru hata (spokesman). The men who will formulate and make decisions, but women can express an opinion when he polled would something. Women will be more help in matters such as the preparation of food, and drinks. The biggest decisions and control will be held by men. Women in punguan (associations) have the power: (a) give an opinion, if the man can not decide anything because a lot of consideration, the woman asked for opinions related to it. (b) Filtering opinions that have been expressed in punguan, because women must initially only be listeners and from conversations listened to, then women can conclude that there is opinion. (c) The conciliator in case of disagreement. | |
| 14463 | 17775 | B1J012083 | AKTIVITAS ANTIBAKTERI Streptomyces DARI TANAH PERAKARAN TANAMAN Aegiceras corniculatum DI SEGARA ANAKAN CILACAP TERHADAP Escherichia coli DAN Staphylococcus aureus | Kemampuan mikroorganisme untuk beradaptasai pada berbagai kondisi lingkungan menyebabkan meningkatnya kasus resistensi terhadap berbagai macam zat antimikroba. Hal ini memicu untuk dilakukannya eksplorasi terhadap senyawa-senyawa zat antibakteri baru atau mengetahui kemampuan produksi zat antimikroba dari berbagai sumber alami. Mikroorganisme dari kelompok Actinomycetes dikenal memiliki kemampuan dalam menghasilkan berbagai macam senyawa antibakteri terutama dari genus Streptomyces. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kemampuan isolat Streptomyces asal rizosfer tumbuhan A.corniculatum dalam menghambat pertumbuhan E.coli dan S.aureus serta mengetahui karakteristik senyawa antibakteri yang dihasilkan oleh isolat Streptomyces tersebut. Isolat Streptomyces hasil isolasi yang sudah dikarakterisasi dan diidentifikasi dilakukan seleksi berdasarkan zona hambat yang terbentuk. Penelitian ini dilakukan melalui tahapan produksi senyawa antibakteri, ekstraksi metabolit, uji dilusi dan difusi cakram, kromatografi lapis tipis dan uji bioautografi. Hasil penelitian memperoleh sebanyak 7 isolat Streptomyces dari lokasi sampling E40 dan E46 serta hanya satu isolat yang menunjukkan nilai penghambatan terbaik yaitu isolat AC 8. Kemampuan isolat dalam menghambat pertumbuhan bakteri uji ditunjukkan dengan adanya diameter zona hambat sebesar 10 mm terhadap E.coli dan sebesar 13 mm terhadap S.aureus. Nilai Rf dari senyawa aktif yang dihasilkan yaitu sebesar 0,73. | The ability of microorganisms to adapt in a variety of environmental conditions causes the increase cases of resistance of antimicrobial substances. This triggers the exploration of the compounds of new antibacterial agents or how to know production of a variety antibacterial from natural sources. Microorganisms from Actinomycetes group are known have ability to produce a wide range of antibacterial compounds, especially genus Streptomyces. The purpose of this study to determine the ability of the isolates from rhizosphere of Aegiceras corniculatum in inhibiting the growth of E.coli and S.aureus, and to know the characteristics of antibacterial compounds produced by those isolates. Streptomyces which isolation results that have been characterized and identified the selection is based on inhibition zone is formed. This research was conducted through the stages of production an antibacterial compounds, metabolites extraction, dilution and disc diffusion test, thin layer chromatography and bioautography test. Research test result find 7 isolates Streptomyces from the sampling location are E40 and E46. The ability of isolates to inhibit the growth of bacteria test indicated with inhibitory zone diameter are 10 mm against E.coli and 13 mm againts S.aureus. Rf value of the active compound produced are 0,73. | |
| 14464 | 17776 | B1J012066 | Aktivitas Penghambatan Isolat Actinomycetes Asal Rizosfer Mangrove Terhadap Bakteri Vibrio harveyi | Salah satu masalah utama bagi pelaku industri budidaya udang adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri. Peningkatan populasi patogen dalam budidaya ikan dan udang menyebabkan produksi menjadi menurun.Salah satu jenis bakteri patogen yang paling sering dijumpai adalah genus Vibrio. Streptomyces sebagai salah satu genus bakteri yang paling banyak menghasilkan antibiotik diharapkan mampu menjadi salah satu solusi dari penggunaan antibiotik yang tidak tepat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan isolat Actinomycetes dalam menghambat pertumbuhan Vibrio harveyi dan mengetahui kemampuan senyawa antibakteri isolat Streptomyces sp. dalam menghambat pertumbuhan Vibrio harveyi. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode survey meliputi isolasi actinomycetes, karakterisasi actinomycetes, uji tantang isolat actinomycets terhadap V. harveyi, seleksi dan uji kemampuan penghambatan. Hasil karakterisasi dan identifikasi mengacu pada Bergey’s Manual of Determinative Bacteriology menunjukkan bahwa isolat yang didapatkan termasuk anggota Streptomyces. Hasil isolasi didapatkan 10 isolat Actinomycetes dan hanya isolat 14-1 yang mampu menghambat pertumbuhan Vibrio harveyi. Pengujian penghambatan senyawa antibakteri yang dihasilkan isolat Streptomyces 14-1 dalam menghambat Vibrio harveyi didapatkan luas zona hambat paling besar 13 mm yang terbentuk pada uji tantang, uji MIC diperoleh pada konsentrasi 100%, Nilai Rf isolate 14-1 pada KLT sebesar 0,875 dan senyawa yang terpisah pada uji bioautografi tidak menunjukan dengan aktif (senyawa antimikroba) penghambatan terhadap Vibrio harveyi. | One of the main problems for industrial shrimp farming is a disease caused by bacteria. The increase in the population of pathogens in fish and shrimp farming led to production being decreased. Streptomyces as one of the genus bacteria that produces an antibiotic most widely expected to be one of the solutions of the improper use of antibiotics. The purpose of this research is to know the ability of isolates Actinomycetes in inhibiting the growth of Vibrio harveyi and know the ability of antibacterial compounds, isolates Streptomyces sp. in inhibiting the growth of Vibrio harveyi. The method applied in this study is actinomycetes isolation including surveys, characterization of actinomycetes, actinomycetes antagonistic assays, selection and inhibition assays. The results of the characterization and identification referring to Bergey's Manual Determinative Bacteriology showed that the isolates including members of Streptomyces. The results obtained by the isolation of Actinomycetes contained 10 isolates and only isolates 14-1 capable of inhibiting the growth of Vibrio harveyi. Antibacterial compound produced by isolates Streptomyces 14-1 inhibiting Vibrio harveyi obtained most wide inhibition zone 13 mm which is formed on Kirby-Bauer assays, MIC test obtained at concentrations of 100%, the value of Rf isolate 14-1 on TLC of 0.875 and separate compounds on bioautography test does not indicate with active (antimicrobial compound) inhibition against Vibrio harveyi. | |
| 14465 | 17777 | F1D010037 | Gerakan Musisi Metal Di Purwokerto (Studi Grup Band Soulsaver Dalam Kampanye Isu Kemanusiaan) | ABSTRAKSI Musik adalah politik, setidaknya lirik-lirik yang ada pada sebuah lagu mencerminkan ide-ide dan gagasan politik kita. Sebagai genre musik yang paling banyak penggemarnya di dunia, genre ini hamper bisa diterima oleh semua kalangan, tidak terkecuali Indonesia, khususnya Purwokerto. Musik metal digunakan sebagai media kampanye isu kemanusiaan oleh Grup band Soulsave. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Diamana penelitian ini menghasilkan proses framing yang dilakukan oleh grup band Soulsaver, untuk mengetahui faktor apa yang mendukung gerakan kampanye kemanusiaan grup band Soulsaver, juga faktor apa yang menghambat gerakan grup band Soulsaver, serta metode apa yang digunakan Soulsaver selain menggunakan medium music metal. Soulsaver berdiri sejak tahun 2003, dengan semangat kebebasan paska runtuhnya rezim orde baru, Soulsaver turut mengambil bagian dalam mengekspresikan ide dan gagasannya melalui music metal. Namun music metal memiliki masalah dalam komunikasi politik, sehingga Soulsaver memiliki alternatif metode gerakan lain seperti penggunaan ruang public sebagai kampanye ( aksi masa, pemutaran film dan diskusi isu kemanusiaan), dan ikut menginisiasi terbentuknya komunitas Heartcorner kolektiv diamana komunitas heartcorner menjadi wadah terbentuknya wacana-wacana baru diantara seniman-seniman yang ada di Purwokerto. | SUMMARY The music is political, at least the lyrics contained in the song reflects the ideas and the ideas of our politics. As a genre of music that most fans in the world, the genre is almost to be accepted by all parties, including Indonesia, especially Purwokerto. Metal music is used as a media campaign by a group of humanitarian issues Soulsave band. This study uses qualitative research with phenomenological approach. this research produces framing process performed by the band Soulsaver, to know what factors support the movement of humanitarian campaign Soulsaver band, as well as factors that hinder the movement of what the band Soulsaver, as well as the method to use Soulsaver other than through the medium of music metal. Soulsaver stood since 2003, with the spirit of freedom after the collapse of the New Order regime, Soulsaver took part in expressing his ideas through metal music. But music metal has the issue in political communication, so Soulsaver have an alternative method other movements such as the use of public space as a campaign (action period, film screenings and discussion of humanitarian issues), and helped initiate the formation of community Heartcorner kolektiv community heartcorner into containers formation of discourses new among the artists in Purwokerto. | |
| 14466 | 17778 | B1J012039 | AKTIVITAS PENGHAMBATAN SENYAWA ANTIBAKTERI DARI ISOLAT Actinomycetes ASAL RIZOSFER Bruguiera sp. DI SEGARA ANAKAN CILACAP TERHADAP E. coli DAN S. aureus | Actinomycetes merupakan salah satu bakteri yang menghasilkan senyawa antibakteri. Actinomycetes dapat diisolasi dari berbagai lokasi, salah satunya adalah wilayah mangrove Segara Anakan Cilacap. Bakteri tersebut dapat ditemukan pada rizosfer tumbuhan mangrove, seperti Bruguiera sp. Antibakteri banyak digunakan sebagai upaya menghambat maupun membunuh bakteri patogen seperti Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh isolat Actinomycetes yang memiliki kemampuan menghasilkan metabolit sekunder yang bersifat antibakteri terhadap E. coli dan S. aureus. Tujuan yang lain adalah untuk mengetahui karakter senyawa antibakteri yang dihasilkan melalui nilai Rf. Hasil penelitian akan memberikan informasi mengenai keberadaan isolat Actinomycetes yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri patogen. Isolat yang diperoleh dikarakterisasi, kemudian dilakukan seleksi berdasarkan diameter zona hambat terbesar lalu isolat dengan penghambatan tertinggi akan dilakukan produksi senyawa antibakterinya, ekstraksi metabolit, pemisahan senyawa aktif dengan metode kromatografi lapis tipis, dihitung nilai Rf, kemudian data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat Actinomycetes yang diperoleh menghasilkan metabolit sekunder yang bersifat antibakteri terhadap kedua bakteri uji. Zona hambat terbesar dihasilkan oleh metabolit dari isolat dengan kode E401. Diameter zona hambat terbesar terhadap Escherichia coli sebesar 15 mm, sementara diameter zona hambat Staphylococcus aureus terbesar 12 mm. Nilai Rf senyawa aktif antibakteri yang menghambat pertumbuhan bakteri patogen adalah 0,66. | Actinomycetes is one of the bacteria that produce antibacterial compounds. Actinomycetes can be isolated from various locations, one of them is on mangrove area of Segara Anakan Cilacap. That bacteria can be found at the rhizosphere of mangrove plants, such as Bruguiera sp. Antibacterial widely used in an effort to inhibit or kill pathogenic bacteria such as Escherichia coli and Staphylococcus aureus. Isolates were characterized then it be selected based on the largest inhibition zone then do the production of antibacterial compounds, metabolites extraction, separation of the active compound by the method of thin layer chromatography, Rf value is calculated. The result were obtained is E401 extract showed the highest inhibitory ability against both of pathogenic bacteria. Rf value of the active compound of antibacteri is 0,66. | |
| 14467 | 17779 | G1B012055 | Hubungan Stres dengan Siklus Menstruasi pada Mahasiswi Semester VII Universitas Jenderal Soedirman Tahun 2016 Purwokerto | Stres diketahui sebagai salah satu fakor penyebab (etiologi) terjadinya gangguan siklus menstruasi. Kebanyakan wanita mengalami sejumlah perubahan dalam siklus menstruasi selama reproduksi. Pengaruh terhadap siklus menstruasi, stres melibatkan sistem hormonal sebagai sistem yang berperan besar pada reproduksi wanita. Wanita lebih sensitif terhadap hormon stres yaitu Cortricotropin Releasing Factor (CFR). Peran wanita sebagai mahasiswi rentan terhadap timbulnya stres pada diri mahasiswi. Penyebab stres pada mahasiswi tersebut berbeda antara satu dengan lainnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 2100 mahasiswi dan sampel berjumlah 92 mahasiswi. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner dan uji yang digunakan adalah uji chi square. Hasil penelitian yag telah dilakukan yaitu Jumlah mahasiswi terbanyak ada pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis yaitu sebanyak 17,4%, responden bertempat tinggal di tempat kos sebanyak 88,0%, status gizi normal (IMT ≥ 18,5 - < 25) sebanyak 75,0%, dan memiliki frekuensi olahraga yang kurang baik (< 3 kali dalam seminggu) sebanyak 88,0%. Kesimpulan dari penelitian yang telah dilakukan adalah Tidak ada hubungan antara stres dengan siklus menstruasi pada mahasiswi semester VII Universitas Jenderal Soedirman Tahun 2016 dengan nilai p = 0,707. | Background: Stress is one of causative factor (etiology) which interference in menstruation cycle. Most of women experienced some of changes in menstruation cycle during reproduction. Effects for menstruation cycle, stress involved hormonal system as the important role in women reproduction. Women are more sensitive to stress hormones called Cortricotropin Releasing Factor (CFR). Women tends to get easily stressed as a college student. The cause of stress between each student are different. Method: This research is a quantitative research with cross sectional approach. Research of population amount 2100 women college studentand the sample was 92 women college student. Data was collected through interviews using a questionnaire and a test that used was chi square test. Result: Most of correspondence are from "Economy Faculty and Business" with percentage 17,4%. Most of correspondence are currently living in boarding house "kost" with percentage 88,0%. The correspondence with 75% are "normal nutritional status" (IMT ≥ 18,5 - < 25). Most of correspondence have little frequency to do exercise (less than three times in a week) with 88%. Conclusion: There is no correlation between stress and menstruation cycle for women college student in seventh semester Jenderal Soedirman University Purwokerto at 2016. This conclusion is based on p score (p = 0,707 > α 0,05). | |
| 14468 | 17780 | F1A012010 | FENOMENA GUGAT CERAI (Studi Tentang Alasan Buruh Perempuan Gugat Cerai Suami di Purbalingga) | Tujuan penelitian masalah ini adalah mengenai alasan yang mendasari terjadinya kasus gugat cerai dan makna kehidupan rumah tangga bagi pelaku perceraian alasan-alasan yang mendasari terjadinya kasus gugat cerai di kalangan buruh perempuan terhadap suami di Purbalingga.Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Metode pengambilan informan yang digunakan adalah purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan analisis interaktif. Pengujian validasi data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan utama yang mendasari kasus gugat cerai di kalangan buruh pabrik perempuan tidak lepas dari adanya fenomena “Pamong Praja” sebagai konsekuensi atas tidak meratanya penyerapan tenaga kerja laki-laki dan perempuan. Masalah-masalah ekonomi tersebut akhirnya menimbulkan masalah lain adanya perselingkuhan, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), terdapat dua pandangan yang bertolak belakang dari para buruh pabrik perempuan di Kabupaten Purbalingga di dalam memaknai kehidupan rumah tangga. Setelah melakukan perceraian, para informan memaknai kehidupan rumah tangga sebagai perjuangan “single parent”, serta rumah tangga untuk mengubah kondisi sosial ekonominya melalui pernikahan kembali (remarriage). | The research objective of this problem is the underlying reason for the occurrence of cases of divorce and domestic life meaning for actors divorce reasons that underlie the occurrence of cases of divorce among working women against their husbands in Purbalingga.Metode study is a qualitative descriptive study. Taking method informant used purposive sampling. Methods of data collection using in-depth interviews, observation and documentation. Methods of data analysis using interactive analysis. Data validation testing using triangulation. The results showed that the main reason underlying the case of divorce among female factory workers is inseparable from the phenomenon of "public order" as a consequence of the unequal distribution of the employment of men and women. Economic problems were eventually cause other problems infidelity, domestic violence (domestic violence), there are two opposing views of the female factory workers in Purbalingga within the meaning of domestic life. After making the divorce, the informants interpret domestic life as a struggle "single parent", and the household to change the social and economic condition through remarriage (remarriage). | |
| 14469 | 17726 | F1B009074 | PENGAWASAN PEMERINTAH DAERAH TERHADAP PENYELENGGARAAN KEGIATAN USAHA WARNET DAN GAME NET DI PURWOKERTO | Penelitian ini di latar belakangi dengan perkembangan penyelenggaraan kegiatan usaha Warnet dan Game Net di sekitar wilayah Purwokerto. Penyelenggaraan kegiatan usaha Warnet dan Game Net yang diharapkan oleh Peraturan Bupati Kabupaten Banyumas Nomor 91 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan kegiatan usaha Warnet dan Game Net adalah mewujudkan ketentraman dan ketertiban umum berkaitan dengan penyelenggaraan kegiatan usaha Warnet dan Game Net. Namun realita di lapangan menunjukan bahwa dalam kegiatan penyelenggaraan kegiatan usaha Warnet dan Game Net masih ditemukan Warnet dan Game Net yang tidak berizin, yang berizin namun belum sesuai dengan ketentuan teknis yang di atur dalam Peraturan Bupati Kabupaten Banyumas Nomor 91 Tahun 2010. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengawasan terhadap Peraturan Bupati Kabupaten Banyumas Nomor 91 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan kegiatan usaha Warnet dan Game Net di sekitar wilayah Purwokerto. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan adalah model interaktif Miles, Huberman dan Saldana dan keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber. Berdasarkan analisa hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan Peraturan Bupati Nomor 91 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan kegiatan usaha Warnet dan Game Net belum berjalan maksimal karena ketersediaan anggaran dan sumber daya yang dikerahkan dalam pelaksanaan pengawasan terhadap penyelenggaraan kegiatan usaha Warnet dan Game Net. Koordinasi sudah berjalan dengan baik yang dilakukan melalui rapat koordinasi yang melibatkan SKPD pelaksana pengawasan dan sasaran pengawasan. | This research background backs with the development of business activities and Game Net cafe around the area Purwokerto. Operation of business activities Net Internet Cafe and Game expected by decree Banyumas No. 91 Year 2010 on the Implementation of business activities Net Internet Cafe and Game is to realize peace and public order relating to the conduct of business activities Net Internet Cafe and Game. But the reality on the ground shows that the activity of business activities Net Internet Cafe and Game still found Buddhism and Game Net unlicensed, licensed but not yet in accordance with the technical provisions set in Banyumas Regent Regulation No. 91 Year 2010. This study aimed to describe the supervision of Banyumas Regent Regulation No. 91 Year 2010 on the Implementation of business activities and Game Net cafe around the area Purwokerto. The method used is descriptive qualitative research informants selection techniques using purposive sampling and snowball sampling. Data collection using interviews, observation and documentation. The analytical method used is interactive model of Miles, Huberman and Saldana and validity of the data was tested by triangulation. Things to consider in a qualitative research is the validity of the data. Based on the analysis of the results showed that the surveillance decree No. 91 of 2010 on the Implementation of the business activities Net Internet Cafe and Game has not gone up because of lack of funding and resources are deployed in exercising oversight over the implementation of business activities Net Internet Cafe and Game. Coordination has been running well done through a coordination meeting involving SKPD implementing monitoring and control objectives. | |
| 14470 | 17710 | F1J013008 | PENGARUH MEDIA AUDIO VISUAL POWERPOINT TERHADAP PENGUASAAN KOSAKATA DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA BAHASA JEPANG | Penelitian ini berjudul “Pengaruh Media Audio Visual Powerpoint terhadap Penguasaan Kosakata dalam Meningkatkan Keterampilan Membaca Bahasa Jepang”. Tujuannya untuk mendeskripsikan (1) Pengaruh penggunaan media audio visual powerpoint terhadap penguasaan kosakata dalam meningkatkan keterampilan membaca bahasa Jepang dan (2) Perbedaan penguasaan kosakata antara kelas kontrol yang tidak menggunakan media audio visual powerpoint dengan kelas eksperimen yang menggunakan media audio visual powerpoint dalam meningkatkan keterampilan membaca bahasa Jepang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini adalah, (1) Tingkat penguasaan kosakata sebelum perlakuan relatif memiliki kesamaan; (2) Setelah perlakuan, tingkat penguasaan kosakata antara kelas kontrol lebih rendah daripada kelas eksperimen; (3) Tingkat penguasaan kosakata antara kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol; (4) Terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen pada penguasaan kosakata dalam meningkatkan keterampilan membaca bahasa Jepang. Jadi kesimpulannya adalah bahwa penggunaan media audio visual powerpoint lebih baik daripada media konvensional terhadap penguasaan kosakata dalam meningkatkan keterampilan membaca bahasa Jepang. | The present research entitled “The effect of the use Powerpoint audio visual media on mastering vocabulary in enhanching Japanese reading skills”. The objective of the research are to describe (1) The effect of the use Powerpoint audio visual media on mastering vocabulary in enhanching Japanese reading skills; (2) The difference on mastering vocabulary between the controlled class that do not use the powerpoint audio visual media and the experiment class that use powerpoint audio visual media in enhanching the Japanese reading skills. This research use quantitative approach with quasi experiment method and purposive sampling technique. The result of this research are; (1) the level of mastering vocabulary before the treatment is relatively simillar; (2) after the treatment, the level of mastering vocabulary between control class is lower than experiment class; (3) the level of mastering vocabulary between experiment class is higher than control class and (4) there is a significant difference between control class and experiment class of mastering vocabulary in enhanching Japanese reading skills. Therefore, the conclusion of this research stated that the use of powerpoint audio visual media on mastering vocabulary in enhanching Japanese reading skills is better than the use of conventional media. | |
| 14471 | 17781 | F1I012015 | KEPENTINGAN EKONOMI POLITIK AMERIKA SERIKAT DALAM TRANS-PACIFIC PARTNERSHIP (TPP) TAHUN 2008-2016 | Keterlibatan Amerika Serikat dalam Trans-Pacific Partnership (TPP) menjadi sebuah anomali mengingat Amerika Serikat mengalami kerugian dalam keterlibatannya dalam FTA-FTA sebelumnya. TPP memiliki karakteristik berupa tidak diikutsertakannya Republik Rakyat China dan keberadaan standar baru dalam isu buruh dan lingkungan yang dikaitkan dengan perjanjian perdagangan. Anomali dan karakterstik ini merujuk pada kepentingan yang ingin dikejar Amerika Serikat. Dalam konteks Republik rakyat Tiongkok meskipun tidak terbukti sebagai sebuah alat pembendungan, TPP memberikan Amerika Serikat keuntungan relatif berupa penyebaran peraturan dan akses pasar. Dalam standar baru, Amerika Serikat bertujuan melakukan reaffirmasi kepemimpinan ekonomi politik global berupa penyebaran standar lingkungan dan buruhnya ke negara lain. Negara anggota TPP akan mengimplementasi aturan di dalamnya sehingga biaya produksi akan naik relatif terhadap biaya produksi di Amerika Serikat. Kenaikan biaya produksi ini menciptakan level persaingan setara bagi Amerika Serikat dengan negara lain, yang merupakan tujuan Amerika Serikat dalam TPP. | United States involvement in the Trans-Pacific Partnership (TPP) is an anomaly, on how U.S. is losing out from its involvement in previous FTAs. TPP has two distinct characteristics, first is the exclusion of China from its negotiation process and second is its incorporation of new standards that tie labor and environment issues to the trade agreement. These anomaly and characteristics refer to a certain goal that being pursued by U.S. In the context of China, It’s proven that TPP, even if not as an instrument of Containment Policy, give U.S. relative gain in the form of spreading its rule and market access. In the context of new standards, U.S. wants to reaffirm its global political economy leadership in forms of spreading its labor and environment standards to other countries. TPP member countries have to implement the rules, thus production cost will be relatively increased when compared to the U.S cost. This rise in production cost will level the playing field between U.S. and other countries, hence U.S. goal in the TPP. Keywords: Political economy interest, Containment, Reaffirmation. | |
| 14472 | 17782 | F1A010072 | Hubungan Kebijakan Relokasi dan Tingkat Respon Masyarakat terhadap Tingkat Pendapatan Masyarakat Paska Banjir Lahar Dingin Dusun Gempol, Desa Jumoyo | Terdapat beberapa wilayah di Kabupaten Magelang yang terkena dampak banjir lahar dingin, yang terparah terletak Pada Dusun Gempol, Desa Jumoyo. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kebijakan relokasi dan respon masyarakat terhadap tingkat pendapatan paska banjir lahar dingin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1)Tidak terdapat Hubungan Kebijakan Relokasi terhadap Tingkat Pendapatan. Terbukti dengan Z hitung sebesar 0,042 kurang dari Z tabel yaitu 1,96. Besar hubungan kedua variabel di atas dihitung menggunakan korelasi tau kendall dan menghasilkan angka 0,087 yang menunjukkan bahwa hubungan kedua variabel tersebut sangat rendah dan sangat lemah tetapi cenderung positif. (2)Tidak terdapat Hubungan Respon Masyarakat terhadap Tingkat Pendapatan. Terbukti dengan Z hitung sebesar – 0,024 kurang dari Z tabel yaitu 1,96. Besar hubungan kedua variabel tersebut yang dihitung menggunakan korelasi tau kendall menghasilkan angka – 0,049 yang menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut memiliki hubungan yang sangat lemah dan sangat rendah dan cenderung negatif. Tidak terdapatnya hubungan antara variabel kebijakan relokasi dan respon masyarakat terhadap tingkat pendapatan diakibatkan adanya variabel lain yang lebih berpengaruh, yaitu kondisi sosial ekonomi masyarakat sebelum terjadinya banjir lahar dingin. | There are several areas in District of Magelang affected by cold lava flood, and the worst is Gempol Village of Jumoyo Village. The purpose of this research was to determine the relationship between relocation policy and community response to income level of post cold lava flood. The results showed that: (1)There is no relationship between relocation policy to income level. Evidenced by the Z count is 0,042, is less than the Z table is 1,96. The relationship value between the two variables above is calculated using Kendall Tau correlation and value is 0,087, showing that relationship between the two variables are very low and very weak but tend to be positive. (2)There is no relationship between community response to income level. Evidenced by the Z count is 0,024, is less than the Z table is 1,96. The relationship value between two variables is calculated using the Kendall Tau correlation is 0,049 which show that these two variables have a very weak and very low and tend to be negative. The absence of relationships between variables relocation policy and community response to income level due their more influential variable, namely socio-economic conditions of community before the cold lava flood. | |
| 14473 | 17106 | C1A011039 | Analisis Pengaruh Angsuran Setiap Bulan dan Tingkat Pendapatan, Terhadap Permintaan Nominal Kredit Sepeda Motor | Penelitian ini merupakan penelitian kuesioner dan wawancara pada tenaga kerja dari PT. Royal Korindah Purbalingga, yang berada di Purbalingga, dan sedang mengambil kredit sepeda motor. Penelitian ini mengambil judul: “Analisis Pengaruh Angsuran Setiap Bulan dan Tingkat Pendapatan, Terhadap Permintaan Nominal Kredit Sepeda Motor”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui variabel tingkat pendapatan dan angsuran setiap bulan, terhadap permintaan nominal kredit sepeda motor pada Tenaga Kerja PT. Royal Korindah Kabupaten Purbalingga. Populasi dalam penelitian ini adalah Tenaga Kerja PT. Royal Korindah Kabupaten Purbalingga yang sedang mengambil kredit sepeda motor. Jumlah responden yang diambil dalam penelitian ini adalah 98 responden. . Data dikumpulkan dengan metode sampling insidental, dan menggunakan rumus Slovin. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi berganda. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan model regresi berganda, menunjukkan bahwa: (1) Angsuran setiap Bulan, memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap permintan kredit sepeda motor, artinya semakin tinggi biaya angsuran kredit sepeda motor semakin meningkat pula permintaan nominal kredit sepeda motor. (2) Tingkat pendapatan, memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan dengan nilai koefisien sebesar 0,595. Sehingga dapat dikatakan semakin tinggi pendapatan maka semakin berkurang pula besaran nominal kredit. (3) Tingkat pendapatan mempunyai nilai koefisien sebesar 0,595 tertinggi dibandingkan dengan variabel independen lainnya. Maka dapat disimpulkan, variabel pendapatan merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap nominal kredit. | This study is a questionnaire and interviews on the labor of PT. Royal Korindah Purbalingga, which is in Purbalingga, and were taking a motorcycle loan. This study takes the title: "Effect Analysis Monthly Installments and Income Level, Against Credit Demand Nominal Motorcycles" The purpose of this study was to determine the level of variable revenue and installments every month, the nominal demand for motorcycle loans on Labor PT. Royal Korindah The Purbalingga. The population in this study is the Manpower PT. Royal Korindah The Purbalingga who are taking credit motorcycle. The number of respondents who were taken in this study were 98 respondents. , Data collected by incidental sampling method, and using the formula Slovin. Data analysis method used is multiple regression. Based on the research and analysis of data using multiple regression model showed that: (1) installment every month, has a positive and significant impact on the demanders motorcycle loans, meaning that the higher the cost of a loan installment motorcycle also increase the demand for nominal motorcycle loans. (2) The level of income, have a negative effect and not significant with coefficient of 0.595. That is to say the higher the income the more reduced nominal amount of the credit anyway. (3) The income level has the highest coefficient value of 0.595 compared with other independent variables. It can be concluded, the income variable is the variable that most influence on nominal credit. | |
| 14474 | 17906 | H1L012064 | Rancang Bangun Sistem E-Learning Berbasis Web Dengan SMS Gateway (Studi Kasus SMP N 1 Kalimanah) | Perkembangan teknologi merupakan suatu kondisi yang tidak dapat dihindari begitu juga dengan teknologi dilingkungan SMP N 1 Kalimanah dimana teknologi belum dimanfaatkan secara maksimal, salah satunya adalah teknologi untuk sistem belajar mengajar. Di SMP N 1 Kalimanah sendiri sistem belajar mengajar masih menggunakan sistem dimana guru dan siswa harus bertemu secara langsung di dalam kelas. Hal demikian sangat tidak efisien mengingat terbatasnya kapasitas ruang kelas. Oleh karena itu e-learning dapat diterapkan guna mengatasi permasalahan tersebut. E-learning adalah sebuah sistem pembelajaran yang berbasis komputer. Salah satu keuntungan e-learning adalah dapat dibangun berbasiskan web sehingga sistem belajar-mengajar dapat lebih interaktif dan tidak terbatas ruang dan waktu. Sistem e-Learning Berbasis Web ini juga mempunyai fitur SMS Gateway guna mempercepat penyampaian informasi yang berhubungan dengan sistem belajar mengajar. Sistem ini dirancang secara prosedural, di dalam perancangan ini dihasilkan Diagram Konteks, Data Flow Diagram (DFD) serta Entity Relationship Diagram (ERD). Pengembangan sistem dengan menggunakan metode Waterfall. Dengan menggunakan sistem yang dibuat, guru dapat mengirim materi pelajaran, memberi informasi tugas kepada siswa, dan dapat memberi informasi yang berkaitan dengan kegiatan belajar mengajar. Siswa dapat mengirim data seperti tugas serta dapat mengunduh materi pelajaran. | The growth of technology is a process that can not be stopped. There is a case in SMP N 1 Kalimanah where technology has not been fully utilized, one of which is in teaching and learning method. The method is still traditionally applied where teachers and students have to be in face-to-face discussion in the classroom. The method is very inefficient due to the limited space. Therefore, e-learning can be applied to resolve the issue. E-learning is a computer-based learning system. One of the advantages of e-learning is that it can be built in a form of web-based system, so that the teaching and learning process can be more interactive, without restrictions in time and space. Web-based e-learning has a feature called SMS Gateway. The function is to accelerate the delivery of information related to teaching and learning process. The web-based e-learning system is designed procedurally that it produced Diagram Context, Data Flow Diagrams (DFD) and Entity Relationship Diagram (ERD). The development of this system is using the Waterfall method. Finally, by using this system, teachers can send their subject matter, give tasks to students, and provide other informations. Students can send data such as tasks and can download learning materials they needed. | |
| 14475 | 17783 | F1D012018 | PEMBENTUKAN DESA TANGGUH BENCANA DALAM PENGURANGAN RISIKO BENCANA TANAH LONGSOR DI KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2015 | Artikel hasil penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang Pembentukan Desa Tangguh Bencana Dalam Pengurangan Risiko Bencana Tanah Longsor Di Kabupaten Banjarnegara, dengan maksud 1) Memahami dan mendeskripsikan pembentukan destana dalam pengurangan risiko bencana tanah longsor diKabupaten Banjarnegara; 2) Mengetahui serta menjelaskan siapa saja aktor yang terlibat dalam pembentukan destana dalam pengurangan risiko bencana tanah longsor; 3) Mengetahui serta menjelaskan faktor apa saja yang mendorong dan menghambat pembentukan desa tangguh bencana dalam pengurangan risiko bencana tanah longsor. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus dalam bingkai perspektif strukturalis dan paradigma non positivisme, hasil penelitian tersebut mengungkapkan bahwa pembentukan Desa Tangguh Bencana dilakukan melalui 1). Sosialisasi kebencanaan; 2). Pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana; dan 3). Simulasi bencana. Kemudian terdapat aktor-aktor dalam pengurangan risiko bencana di Kabupaten Banjarnegara yaitu masyarakat, pemerintah, dan LSM. Upaya pembentukan Destana dalam pengurangan risiko bencana tanah longsor di Kabupaten Banjarnegara, juga tidak bisa dilepaskan dari adanya faktor-faktor yang mendorong dan faktor-faktor yang menghambat upaya pembentukan Desa Tangguh Bencana tersebut. Faktor pendorongnya yaitu adanya potensi ancaman bencana dan juga adanya kebijakan yakni Peraturan Kepala Badan Penanggulangan Bencana No 1 Tahun 2012 Tentang pedoman umum pembentukan Desa Tangguh Bencana. Selain faktor pendorong juga terdapat faktor penghambat yaitu rendahnya kualitas Sumber Daya Manusia dan minimnya anggaran dalam pembentukan Desa Tangguh Bencana. Adanya pembentukan desa tangguh bencana ini diharapkan masyarakat tidak saja menjadi objek dari proses tetapi dapat terlibat secara aktif dalam mengkaji, menganalisa, menangani, memantau dan mengevaluasi upaya-upaya pengurangan risiko bencana didaerahnya dengan memaksimalkan sumberdaya lokal yang ada. Kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini adalah bahwa upaya pembentukan desa tangguh bencana dalam pengurangan risiko bencana di Kabupaten Banjarnegara belum berjalan dengan maksimal. Hal tersebut terkait dengan program Destana yang merupakan program yang di desentralisasikan. Di mana, pemerintah daerah dalam hal ini BPBD Kabupaten Banjarnegara mempunyai tanggung jawab dalam pembentukan Destana. Kata Kunci: Desa Tangguh Bencana, Pengurangan Risiko Bencana, Tanah Longsor | This research-based paper aims at explain on the Establishment of Resilient Village Landslides Disaster Reduction in Banjarnegara district. The purpose of this study are to 1) Understand and describe the destana formation landslides risk disaster reduction in Banjarnegara; 2) Determine and explain actors who involved in the destana formation landslide risk disaster reduction in Banjarnegara; 3) Know and explain any contextual factors that drive and inhibit the Destana formation landslide risk disaster reduction in Banjarnegara. By using a qualitative method and study approach in the framework of the structuralist perspective and the non positivism paradigm, the result of the research reveals that the establishment of the Disaster Resilient Village conducted through 1). Socialization disaster; 2). Establishment of the Forum for Disaster Reduction; and 3). Disaster simulation. Actors who involved are society, government, and NGOs. The Establishment of Resilient Village Landslides Disaster Reduction in Banjarnegara district can not be separated from drive and hinder factors to establish the Disaster Relient Village. The push factor is the existence of potential disaster and policy of the Head of Disaster Resilient Village. The hinder factors are low quality of human resources and lack of budgeting in the establishment of the Disaster Reduction hoe that community notonly be object of the process but activitely involved in reviewing, analyzing,handling, monitoring and evaluating efforts to reduce disaster risk in their region by maximizing existing local resources. The conclusion of this study is that effort to establish a disaster resilient village in disaster risk reduction in Banjarnegara district has not gone up. Destana is a decentralized program. In this case, local government BPBDs Banjarnegara district has a responsibility in the formation of Destana. Keywords: Disaster Resilient Village, the Regional Disaster Risk Reduction, soil erosion | |
| 14476 | 17784 | C1J013047 | THE EFFECT OF TRADE OPENNESS AND FDI ON ECONOMIC GROWTH IN PAN ASIA ECONOMIC COOPERATION COUNTRIES | Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu aspek penting untuk mengukur apakah negara akan baik atau tidak, negara maju atau negara berkembang. perdagangan bebas telah disebut sebagai "mesin pertumbuhan ekonomi" yang digunakan untuk mempercepat proses pembangunan oleh banyak negara maju secara ekonomi selama awal abad kedua puluh. Salah satu perjanjian perdagangan regional di Asia adalah Pan Asia Economic Cooperation. Perkembangan pertumbuhan ekonomi di Pan Asian Kerjasama Ekonomi 2009-2014 berfluktuasi setiap tahun dan berbeda proporsi. Ini mungkin disebabkan oleh modal yang berbeda dari negara, kemampuan antara negara maju dan negara berkembang. Variabel ekonomi makro dalam penelitian ini adalah terdiri dari keterbukaan perdagangan, FDI, inflasi, nilai tukar, partisipasi angkatan kerja dan pengeluaran pemerintah. Dengan demikian semua variabel makroekonomi yang digunakan untuk menganalisis efek pada pertumbuhan ekonomi. Metode dalam penelitian ini adalah menggunakan metode data kuantitatif. Penelitian ini telah menggunakan data regresi panel sebagai teknik analisis. Berdasarkan hasil menunjukkan bahwa model terbaik adalah model efek tetap. keterbukaan perdagangan dan FDI sebagai variabel independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Sementara itu, ada salah satu variabel kontrol yang memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi yaitu pertumbuhan penduduk. | Economic growth is one of the important aspects to measure whether countries are going well or not, developed or developing countries. Free trade has been referred as the “engine of economic growth” which is used to accelerate the development process by many economically advanced nations during the early twentieth centuries. One of the regional trade agreements in Asia is Pan Asia Economic Cooperation. The development of economic growth on Pan Asian Economic Cooperation from 2009 to 2014 fluctuates each year and different proportion. It might be caused by different capital of country, the ability between developed countries and developing countries. The macroeconomic variables in this research are consist of trade openness, FDI, inflation, exchange rate, labor force participation and government spending. Thus all macroeconomic variables are used to analyze the effect on economic growth. The method in this research is using quantitative data method. These research has been using panel data regression as the analysis technique. Based on the results shows that the best model is fixed effect model. Trade openness and FDI as independent variable has positive and significant effect on economic growth. Meanwhile, there is one of control variable that has significant effect on economic growth which is population growth. | |
| 14477 | 17785 | G1D012066 | Hubungan antara Keyakinan Perawat tentang Pentingnya Tidur dengan Tindakan Promosi Tidur pada Pasien Rawat Inap Dewasa di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto | Latar Belakang: Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi tidur pasien selama rawat inap. Promosi tidur merupakan tindakan yang dilakukan untuk memudahkan dan memfasilitasi pasien untuk tidur. Keyakinan menjadi suatu alasan seseorang melakukan suatu tindakan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keyakinan perawat tentang pentingnya tidur dengan tindakan promosi tidur pada pasien rawat inap dewasa di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian yang digunakan sebanyak 76 perawat di ruang rawat inap dewasa yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Penelitian menggunakan dua instrumen, yaitu instrumen keyakinan perawat tentang pentingnya tidur dan instrumen tindakan promosi tidur. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil: Rata-rata skor keyakinan perawat tentang pentingnya tidur adalah 41,85 (sd=5,40) dari rentang skor 0-63 dan rata-rata skor tindakan promosi tidur adalah 53,09 (sd=9,21) dari rentang skor 0-88. Adapun hasil analisis data menggunakan uji korelasi Pearson menunjukkan ada hubungan positif yang bermakna secara statistik dengan kekuatan korelasi sedang (r=0,481, p=0,000) antara keyakinan perawat tentang pentingnya tidur dengan tindakan promosi tidur perawat pada pasien. Kesimpulan: Terdapat hubungan positif yang bermakna secara statistik antara keyakinan perawat tentang pentingnya tidur dengan tindakan promosi tidur pada pasien rawat inap dewasa di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. | Background: There was many factors that can affecting inpatient sleep. Sleep promotion is an action which can facilitate inpatient to sleep. Belief is a people reason to do the action. Purpose: The research aims to investigate the correlation between nurse’s belief about the importance of sleep and sleep promotion in adult inpatient in Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Hospital. Method: This study is a quantitative study with cross sectional design. The samples were 76 nurses in adult inpatient room who were selected with simple random sampling technique. This study used two questionnaires instrument, were nurse’s belief about the importance of sleep questionnaire and sleep promotion questionnaire. The data were analyzed using Pearson correlation test. Result: The mean of nurse’s belief about the importance of sleep scores was 41,85 (sd= 5,40) of the range of scores 0-63 and the mean of sleep promotion scores was 53,09 (sd= 9,21) of the range of scores 0-88. Data analysis used Pearson correlation test showed that there was a positive statistical significant with moderate correlation (r=0,481, p=0,000) between nurse’s belief about the importance of sleep and sleep promotion. Conclusion: There was a positive correlation between nurse’s belief about the importance of sleep and sleep promotion in adult inpatient in Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Hospital. | |
| 14478 | 17799 | G1B012021 | FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK DEMAM BERDARAH DENGUE (PSN DBD) DI KECAMATAN PURWOKERTO TIMUR KABUPATEN BANYUMAS | Latar belakang : Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegyptidan Aedes albopictus yang sebelumnya telah terinfeksi virus Dengue. PSN DBD merupakan salah satu upaya pencegahan DBD yang paling efektif. Penelitian bertujuan untuk menganalisis faktor – faktor yang mempengaruhi perilaku PSN DBD di Kecamatan Purwokerto Timur Kabupaten Banyumas. Metodologi: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini ada 17.289 KK dengan sampel ibu rumah tangga di Kecamatan Purwokerto Timur menggunakan teknik Simple Random Sampling sejumlah 96 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan observasi. Analisis data yang dilakukan yaitu univariat, bivariat dan multivariat. Hasil Penelitian: Variabel yang tidak berhubungan terhadap perilaku PSN DBD di Kecamatan Purwokerto Timur yaitu tingkat pendidikan (p=0,129), pendapatan (p=0,170), pengetahuan (p=0,254), sikap (p=0,942), ketersediaan sarana prasarana (p=0,130), peran tokoh masyarakat (p=0,712), dan peran tenaga kesehatan (p=0,635).Variabel yang berhubungan terhadap perilaku PSN DBD adalah keterpaparan media informasi (p=0,004). Kesimpulan: Faktor yang paling berpengaruh terhadap perilaku PSN DBD adalah keterpaparan media informasi. Saran yang diberikan di antaranya pada pihak instansi kesehatan untuk semakin meningkatkan pemberian informasi terkait PSN DBD di lingkungan masyarakat. | Background: Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a disease which transmitted through the bite of Aedes aegypti and Aedes albopictus that have been infected with the dengue virus. PSN DBD (DHF mosquito breeding areas elimination) is one of the most effective ways to prevent DHF. DHF is an endemic disease in Banyumas regency. This research aimed to analyze the factors that influence the behavior of PSN DHF in the East Purwokerto District, Banyumas Regency. Methodology: This research was a quantitative research using cross sectional approach. The populations in this research were 17.289 household and sample was housewives in East Purwokerto district taken by simple random sampling technique with 96 respondents. Data collection technique was carried out by using questionnaire and observation. Data analysis was conducted by univariate, bivariate, and multivariate. Result: Education (p=0,129), income (p=0,170), knowledge (p=0,254), attitude (p=0,942), facilities availability (p=0,130), role of community figures (p=0,712) and role of health workers (p=0,635) showed has no significant correlation with behaviour of PSN DHF. Information media exposure (p=0,004) showed has significant correlation and the main factor of PSN DHF. Conclusion: Media exposure is the most influence variable to the behavior of PSN DHF. One of the advices given was to the health institution to should give more variety ways of information related to PSN DHF in the community. | |
| 14479 | 17118 | H1G009046 | Pengaruh Lindi TPA Banjaran Purbalingga Terhadap Beberapa Kualitas Fisik dan Kimia Air Pada Saluran Irigasi Banjaran Purbalingga | Lindi merupakan bahan pencemar yang berpotensi mengganggu lingkungan dan kesehatan manusia. Penelitian ini berjudul Pengaruh Lindi TPA Banjaran Purbalingga Terhadap Beberapa Kualitas Fisik dan Kimia Air Pada Saluran Irgasi Banjaran Purbalingga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas fisik dan kimia air, perbedaan kualitas fisik dan kimia air, dan stastus pencemaran berdasarkan standar baku mutu antar stasiun sebelum dan setelah tercemari lindi. Penelitian ini dilaksanakan 2 stasiun sebelum tercemar lindi dan 3 stasiun setelah tercemar lindi TPA Banjaran Purbalingga, masing-masing stasiun dua ulangan pada waktu pagi dan siang hari. Analisis uji F menunjukkan hasil tidak beda nyata pada temperatur, bau dan warna. Beda nyata pada kekeruhan, TSS, DO, pH, BOD dan COD. Hasil rata-rata kualitas fisik dan kimia air pada saluran irigasi sebelum dan setelah tercemari lindi, temperatur berkisar 27,27 ± 0,35 0C dan 25,92 ± 0,52 0C, kekeruhan kisaran 4,02 ± 0,93 NTU dan 6,93 ± 2,06 NTU, TSS kisaran 58,15 ± 6,6 mg/L dan 113,83 ± 11,13 mg/L, DO 6,40 ± 0,41 mg/L dan 4,27 ± 0,23 mg/L, pH kisaran 7,61 ± 0,02 dan 8,48 ± 0,06, BOD kisaran 0,34 ± 0,29 mg/L dan 71,05 ± 9,02mg/L dan COD kisaran 13,92 ± 1,02 mg/L dan 303,43 ± 38,67 mg/L. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa saluran irigasi Banjaran, telah tercemari lindi TPA Banjaran namun masih cukup baik untuk kelangsungan hidup biota air.. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa saluran irigasi Banjaran, telah tercemari lindi TPA Banjaran namun masih cukup baik untuk kelangsungan hidup biota air. | Leachate is a pollutant that potentially disturb the environment and human health. This research entitled Effect of Landfill Leachate Banjaran Purbalingga Against Multiple Physical and Chemical Quality Air On Channel Irgasi Banjaran Purbalingga. This study aims to determine the physical and chemical quality of water, differences in physical and chemical water quality and pollution stastus based quality standards between the stations before and after the contaminated leachate. The research was conducted before the polluted leachate 2 station and 3 station after contaminated landfill leachate Banjaran Purbalingga, each station two replications in the morning and afternoon. F test analysis showed no significant difference in the results of temperature, odor and color. Real difference in turbidity, TSS, DO, pH, BOD and COD. The average yield of the physical and chemical quality of the water in the irrigation station before and after the contaminated leachate, the temperature ranges from 27.27 ± 0.35 0C and 25.92 ± 0.52 0C, turbidity range of 4.02 ± 0.93 NTU and 6 , 93 ± 2.06 NTU, TSS range of 58.15 ± 6.6 mg /L and 113.83 ± 11.13 mg/ L, DO range of 6,40 ± 0,41 mg/L and 4,27 ± 0,23 mg/L, pH range of 7.61 ± 0.02 and 8.48 ± 0.06, BOD range of 0.34 ± 0.29 mg/L and 71,05 ± 9,02mg/L and COD range of 13,92 ± 1.02 mg/L and 303,43 ± 38,67 mg/L. It be concluded that the irrigation channels Banjaran, has contaminated landfill leachate Banjaran but still good enough for the survival of aquatic biota. | |
| 14480 | 17761 | G1F013040 | SINTESIS p-METOKSISINAMOIL KLORIDA DARI ASAM p-METOKSISINAMAT RIMPANG KENCUR (Kaempferia galanga L.) DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI TERHADAP Staphylococcus aureus | Rimpang kencur (Kaempferia galanga L.) diketahui mengandung etil p-metoksisinamat sebanyak 46% dalam fraksi n-heksan. p-Metoksisinamoil klorida dapat disintesis dari asam p-metoksisinamat dan belum pernah dilakukan uji aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis p-metoksisinamoil klorida dari asam p-metoksisinamat rimpang kencur dan menguji aktvitas antibakterinya terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Etil p-metoksisinamat dihidrolisis menggunakan KOH 5% dalam etanol dengan cara refluks menghasilkan asam p-metosisinamat. Asam p-metoksisinamat kemudian diasilasi dengan tionil klorida dan diperoleh p-metoksisinamoil klorida. Senyawa yang didapatkan selanjutnya diidentifikasi dengan KLT dan elusidasi struktur. Uji aktivitas antibakteri dengan metode mikrodilusi untuk mengetahui aktivitas antibakterinya terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Sintesis p-metoksisinamoil klorida dilakukan dengan beberapa metode menghasilkan senyawa hasil sintesis yang tidak dapat diisolasi dan tidak stabil. Berdasarkan hasil elusidasi struktur terbentuk p-metoksisinamoil klorida dan masih terdapat asam p-metoksisinamat. uji aktivitas antibakteri yang dilakukan tidak menggambarkan aktivitas antibakteri hasil sintesis, selain itu kontrol positif yang digunakan resisten terhadap bakteri uji. Kesimpulannya, p-metoksisinamoil klorida dapat disintesis namun tidak stabil dan murni serta uji aktivitas antibakterinya tidak menggambarkan aktivitas senyawa murninya. | Kencur rhizome (Kaempferia galanga L.) is known containing ethyl p-methoxycinnamate as much as 46% in n-hexane fraction. p-Methoxycinnamoyl chloride can be synthesized from p-methoxycinnamic acid and has never been tested for antibacterial activity. This study aims to synthesize p-methoxycinnamoyl chloride from p-methoxycinnamic acid of kencur rhizome and antibacterial activity test against Staphylococcus aureus. Ethyl p-methoxycinnamate hydrolyzed using 5% KOH in ethanol by means of reflux produce p-methoxycinnamic acid. p-Methoxycinnamic acid then acylated with thionyl chloride and obtained p-methoxycinnamoyl chloride. The compound obtained are further identified by TLC and structure elucidation. Antibacterial activity test with microdilution method to determine antibacterial activity against Staphylococcus aureus. Synthesis of p-methoxycinnamoyl chloride done by several methods to produce the compounds synthesized that can’t be isolated and unstable. Based on the results of structure elucidation formed p-methoxycinnamoyl chloride and there are p-methoxycinnamic acid. Antibacterial activity test performed doesn’t describe antibacterial activity results of the synthesis, in addition to the positive control used is resistant to bacteria test. Conclusions, p-methoxycinnamoyl chloride can be synthesized but not stable and pure and antibacterial activity test not describe the activity of pure substances. |