Home
Login.
Artikelilmiahs
17780
Update
NABILA GHAEDA
NIM
Judul Artikel
FENOMENA GUGAT CERAI (Studi Tentang Alasan Buruh Perempuan Gugat Cerai Suami di Purbalingga)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Tujuan penelitian masalah ini adalah mengenai alasan yang mendasari terjadinya kasus gugat cerai dan makna kehidupan rumah tangga bagi pelaku perceraian alasan-alasan yang mendasari terjadinya kasus gugat cerai di kalangan buruh perempuan terhadap suami di Purbalingga.Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Metode pengambilan informan yang digunakan adalah purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan analisis interaktif. Pengujian validasi data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan utama yang mendasari kasus gugat cerai di kalangan buruh pabrik perempuan tidak lepas dari adanya fenomena “Pamong Praja” sebagai konsekuensi atas tidak meratanya penyerapan tenaga kerja laki-laki dan perempuan. Masalah-masalah ekonomi tersebut akhirnya menimbulkan masalah lain adanya perselingkuhan, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), terdapat dua pandangan yang bertolak belakang dari para buruh pabrik perempuan di Kabupaten Purbalingga di dalam memaknai kehidupan rumah tangga. Setelah melakukan perceraian, para informan memaknai kehidupan rumah tangga sebagai perjuangan “single parent”, serta rumah tangga untuk mengubah kondisi sosial ekonominya melalui pernikahan kembali (remarriage).
Abtrak (Bhs. Inggris)
The research objective of this problem is the underlying reason for the occurrence of cases of divorce and domestic life meaning for actors divorce reasons that underlie the occurrence of cases of divorce among working women against their husbands in Purbalingga.Metode study is a qualitative descriptive study. Taking method informant used purposive sampling. Methods of data collection using in-depth interviews, observation and documentation. Methods of data analysis using interactive analysis. Data validation testing using triangulation. The results showed that the main reason underlying the case of divorce among female factory workers is inseparable from the phenomenon of "public order" as a consequence of the unequal distribution of the employment of men and women. Economic problems were eventually cause other problems infidelity, domestic violence (domestic violence), there are two opposing views of the female factory workers in Purbalingga within the meaning of domestic life. After making the divorce, the informants interpret domestic life as a struggle "single parent", and the household to change the social and economic condition through remarriage (remarriage).
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save