Home
Login.
Artikelilmiahs
19504
Update
KEVIN WIDYA WIRAWAN
NIM
Judul Artikel
Hubungan antara Pengetahuan dan Sikap dengan Praktik Pengelolaan Limbah Sapi pada Peternak di Desa Sumilir Kecamatan Kemangkon Kabupaten Purbalingga
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Limbah sapi yang tidak dikelola dengan baik merupakan masalah kesehatan masyarakat. Peternak sapi memiliki peran penting dalam mengelola limbah sapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan praktik pengelolaan limbah sapi pada peternak di Desa Sumilir Kecamatan Kemangkon Kabupaten Purbalingga. Metode: Penelitian ini adalah penelitian observasional dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peternak yang memiliki sapi di Desa Sumilir. Sampel penelitian ini sebanyak 28 orang peternak sapi yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner dan lembar observasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat (uji Chi Square) dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil: Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa pengetahuan responden dalam kategori baik (68%), sikap dalam kategori baik (54%) dan praktik pengelolaan limbah sapi dalam kategori baik (68%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan praktik (p- value 0,407) dan tidak ada hubungan yang signifikan antara sikap dengan praktik (p-value 0,228). Kesimpulan: Variabel pengetahuan dan sikap peternak sapi tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan praktik pengelolaan limbah sapi pada peternak di Desa Sumilir Kecamatan Kemangkon Kabupaten Purbalingga.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Improper cow manure management is a health problem for people. Cow farmer has important role to manage the waste. This research is aimed to find out relation between knowledge and attitude of animal farmers towards cow's waste management practices in Sumilir Village, Kemangkon District, Purbalingga Regency. Methods: This research is observational research with Cross Sectional approach. The population in this research is all farmers possessing cows in the village. Total samples are 28 people, determined by total sampling technique. Instruments used in this research are questionnaires and observation sheets. Data analysis is performed based on univariate and bivariate analysis (Chi Square test) with 5% significance. Results: based on univariate analysis, it is found that the knowledge of respondents are in good condition (68%), the attitude is also in good condition (54%), and the practice of farm animal waste management falls under good condition (68%). Bivariate analysis shows no significant relation between knowledge and practice (p-value 0.407) and there is no significant relation between attitude and practice (p-value 0.228). Conclusion: There is no significant relation between variable of knowledge and attitude of cow farmers and its cow's waste management practices in Sumilir Village, Kemangkon District, Purbalingga Regency.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save