Artikel Ilmiah : A1H011029 a.n. VERA SOFYANA

Kembali Update Delete

NIMA1H011029
NamamhsVERA SOFYANA
Judul ArtikelOPTIMASI POLA TANAM USAHA TANI JAHE GAJAH, JAGUNG DAN SINGKONG MENGGUNAKAN PROGRAM LINIER
(STUDI KASUS DESA TEGALPINGEN KABUPATEN PURBALINGGA JAWA TENGAH)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Jahe gajah, jagung dan singkong merupakan tanaman yang berasal dari Indonesia. Permintaan konsumen terhadap ketiga komoditas meningkat setiap tahunnya, namun tingginya permintaan tersebut tidak diimbangi dengan peningkatan produksi yang ada, hal ini disebabkan keterbatasan sumber daya pada budidaya pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai optimal dari lahan pertanian jahe gajah, jagung dan singkong agar dapat memberikan keuntungan yang maksimal dengan mempertimbangkan aspek ekonomi di tingkat usaha tani, serta mengetahui faktor-faktor produksi yang menjadi kendala utama dalam proses produksi. Penelitian dilakukan dengan cara mensurvei 50 petani di Desa Tegalpingen, Kecamatan Pengadegan, Kabupaten Purbalingga. Penelitian dilaksanakan dari bulan November 2014 sampai Februari 2015. Pemrograman linier digunakan untuk menganalisis data, menghasilkan fungsi obyektif, dan kendala. Hasil penelitian dari studi ini menunjukan bahwa pola tanam optimal akan menghasilkan pendapatan maksimal sebesar Rp 68.425.230 pada musim tanam pertama (MT I) dari bulan September sampai dengan Januari untuk ketiga komoditas. Berdasarkan luasan tanam yang dapat dioptimalkan jahe sebesar 0,9933 hektar, jagung 0 hektar, singkong 6,7633 hektar. Kendala utama dalam penelitian adalah alokasi air awal tanam dan alokasi air pertengahan tanam.
Abtrak (Bhs. Inggris)Ginger, maize and cassava are original plantation from Indonesia. The demand for these three commodities increases every year, but the number of supply is not adjusted with the increase of production in some areas, this is due to the limited resources for agriculture. Under these conditions, the aim of this study is to determine the optimization of agricultural land ginger, maize and cassava in order to give maximum profit, by considering economical aspect in farmer level, then knowing the main constraints in the production process. This study is conducted by interviewing 50 farmers in the Tegalpingen Village, Pengadegan District, Purbalingga Regency. The study was conducted from November 2014 to February 2015. Linear programming was employed to analyze data, generate objective used function, and constraint. The results obtained by the maximum profit of Rp 68.425.230 million in the first growing season (MT I) from September to January for the third commodities. Based on the planting area that can be optimized ginger is 0,9933 hectares, maize is 0 hectares, while cassava is 6,7633 hectares. The main constraints in this study is allocation of water in the initial season, and allocation of water in the mid season.

Kata kuncijahe gajah, jagung, singkong, optimasi, program linier
Pembimbing 1Poppy Arsil, S.TP.,M.T.,Ph.D
Pembimbing 2Krissandi Wijaya, S.TP., M.Agr.,Ph.D
Pembimbing 3-
Tahun2015
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2015-05-15 08:41:59.650858
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.