Home
Login.
Artikelilmiahs
3371
Update
IMROATUL AFLAH
NIM
Judul Artikel
ANALISIS FAKTOR INPUT PUSKESMAS DALAM IMPLEMENTASI PROGRAM BANTUAN OPERASIONAL KESEHATAN (BOK) DALAM PROGRAM PERBAIKAN GIZI MASYARAKAT DI PUSKESMAS I KEMBARAN TAHUN 2011
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengeluarkan program Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) yang ditujukan bagi pembiayaan kesehatan promotif dan preventif. Puskesmas I Kembaran adalah Puskesmas yang mampu menyerap dana BOK sebesar 100% pada tahun 2011. Tujuan penelitan ini menganalisis faktor input puskesmas yang terdiri dari SDM, keuangan, metode, sarana prasarana dan perlengkapan dalam implementasi program BOK dalam program perbaikan gizi masyarakat pada tahun 2011. Jenis penelitian ini deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data dengan wawancara mendalam. Penelitian dilakukan di Puskesmas I Kembaran Kabupaten Banyumas. Informan penelitian adalah pengelola BOK dan petugas gizi di puskesmas. Hasil penelitian yaitu SDM sudah cukup memadai dan semua tenaga bekerja sesuai dengan keahlian dan latar belakang pendidikannya masing-masing. Tingkat keaktifan tenaga program perbaikan gizi masyarakat adalah sebesar 92%. Keuangan BOK dikelola secara teknis oleh petugas gizi puskesmas dan secara umum dikelola oleh bendahara BOK Puskesmas I Kembaran. Penggunaan dana BOK selama tahun 2011 sudah mencapai 100% dan alokasi terbanyak adalah untuk program perbaikan gizi masyarakat. Metode program perbaikan gizi masyarakat dibagi menjadi dua yaitu yang terdiri dari program promotif-preventif dan bersifat kuratif-rehabilitatif. Sarana prasarana program tidak ada karena pemanfaatan dana BOK sesuai dengan juknisnya. Penggunaan dana BOK untuk program perbaikan gizi masyarakat lebih banyak digunakan untuk penyediaan komponen material. Kesimpulan: implementasi program BOK tahun 2011 di Puskesmas I Kembaran sudah berjalan dengan baik dan memenuhi sebagian besar indikator keberhasilan program BOK.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The Ministry of Health Republic of Indonesia issued a Health Operational Assistance (BOK) which intended for promotive and preventive health care financing. Kembaran I health center that is able to absorb the funds BOK 100% in 2011. The purpose of this research is to analyzes the input factors consisting of man, money, method, machine and material in the implementation of the BOK program in improvement program of community nutrition in 2011. This type of research was descriptive study with qualitative approach. Methods of data collection with indepth interviews. The study was conducted at the Kembaran I health center in Banyumas Regency. Informant study was managers BOK and nutrition officer at the Kembaran I health center. The results are sufficient human resources and all personnel working in accordance with the expertise and each educational background. Power level of activity in a community nutrition improvement program was 92%. BOK Financial is technically managed by the nutrition officers and generally managed by the manager of the BOK Kembaran I health center. The use of BOK funds during the year 2011 has reached 100% and the largest allocation is to improve people's nutrition program. Methods of community nutrition improvement program is divided into two section: promotive-preventive and curative-rehabilitative program. Infrastructure programs do not exist for the utilization of funds in accordance with the guidelines of BOK. The use of BOK funds for public nutrition improvement program more widely used for the provision of material components. Conclusion: The implementation of the BOK program in 2011 at the Kembaran I Health Center have run well and get success for most of the indicators of program BOK.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save