Home
Login.
Artikelilmiahs
10088
Update
YOHANA
NIM
Judul Artikel
INTERPRETASI MODEL CEKUNGAN BAWAH PERMUKAAN DAERAH KARANGPUCUNG - SIDAREJA CILACAP BERDASARKAN DATA ANOMALI BOUGUER
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian untuk interpretasi model cekungan bawah permukaan daerah Karangpucung-Sidareja Cilacap berdasarkan data anomali Bouguer telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menginterpretasikan struktur bawah permukaan berdasarkan nilai densitasnya. Pengambilan data pada penelitian ini adalah data sekunder. Proses pengolahan data dilakukan dengan mendigitasi peta anomali Bouguer, proyeksi anomali Bouguer lengkap di bidang datar dan data anomali Bouguer lengkap dipisahkan antara anomali Bouguer lokal dengan regional menggunakan metode pengangkatan ke atas (upward continuation). Nilai anomali Bouguer yang dihasilkan berada pada kisaran 34 – 46 mGal dengan pola kenaikan nilai kontur anomali Bouguer cenderung berarah Tenggara – Barat laut. Data anomali lokal diinterpretasikan menggunakan software Grav2dc for windows. Hasil interpretasi pada pemodelan struktur bawah permukaan menunjukkan adanya suatu cekungan yang tersusun atas tiga lapisan, yaitu lapisan pertama berupa batuan kerikil dengan densitas (2,08 - 2,39 g/cm3), lapisan kedua berupa lempung dengan densitas (2,41 – 2,63 g/cm3) dan lapisan ketiga berupa batu gamping dengan densitas (2,80 – 3,03 g/cm3).
Abtrak (Bhs. Inggris)
The research for interpretation of basin model subsurface of Karangpucung-Sidareja Cilacap based on data Bouguer anomaly had been done. This research aimed to interpret the subsurface structure based on the value of density. Collecting data in this study were secondary data. Data processing was done by digitizing Bouguer anomaly maps, complete Bouguer anomaly projection in a horizontal plane and the complete Bouguer anomaly data was separated between the local regional Bouguer anomaly using the method of appointment to the top (upward continuation). Bouguer anomaly values generated in the range of 34-46 mgal with the increase in the value of the contour patterns tend trending Bouguer anomaly Southeast - Northwest. Local data anomaly were interpreted using Grav2dc software. The results of the interpretation of subsurface structure modeling indicates a basin that was composed of three layers, namely the first layer in the form of rock gravel with density (2.08 - 2.39 g / cm3), the second layer in the form of clay with density (2.41 - 2.63 g / cm3) and the third layer in the form of limestone with density (2.80 - 3,03 g / cm3).
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save