Home
Login.
Artikelilmiahs
45011
Update
RAFIKA NUR SYAHIDAH
NIM
Judul Artikel
PENGARUH PEMBERIAN BIOCHAR DAN ASAM HUMAT PADA TANAMAN PAKCOY DI TANAH TERCEMAR KADMIUM (Cd) DENGAN AKTIVITAS BAKTERI RESISTAN Cd
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pencemaran logam berat kadmium (Cd) di lahan pertanian sebagian besar disebabkan oleh intensitas penggunaan bahan agrokimia yang berlebih. Akibat yang ditimbulkan yaitu penurunan kesuburan tanah sehingga menggangu pertumbuhan tanaman dan menurunkan hasil produksi. Upaya yang dapat dilakukan yaitu menggunakan pembenah tanah berupa biochar dan asam humat yang dikombinasikan dengan bakteri resistan Cd. Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh biochar dan asam humat dengan kombinasi bakteri resistan Cd terhadap kadar Cd tanah dan tanaman serta pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy. Penelitian dilaksanakan di Screenhouse Desa Kebanggan, Laboratorium Agroekologi Fakultas Pertanian, Laboratorium Riset Universitas Jenderal Soedirman, dan Wahana Laboratorium Semarang bulan Agustus 2023 hingga Januari 2024. Penelitian merupakan penelitian eksperimental yang disusun ke dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri atas 2 faktor dengan 3 kali ulangan. Variabel yang diamati meliputi kadar awal dan akhir Cd tanah, kadar Cd tanaman, tinggi tanaman, jumlah daun, kadar klorofil, luas daun, bobot segar, dan panjang akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biochar dengan bakteri resistan Cd dapat menurunkan kadar Cd tanah 6,84% pada dosis 15 ton/ha. Pemberian biochar di tanah tercemar Cd dapat meningkatkan tinggi tanaman, luas daun, bobot segar dan panjang akar tanaman pakcoy. Asam humat dengan bakteri resistan Cd dapat menurunkan kadar Cd tanah 1,33% pada dosis 30 kg/ha. Pemberian asam humat di tanah tercemar Cd belum mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Cadmium (Cd) heavy metal contamination in agricultural land is largely caused by the excessive intensity of agrochemical use. The result is a decrease in soil fertility that disrupts plant growth and reduces production yields. Efforts that can be made are using soil improvers in the form of biochar and humic acid combined with Cd-resistant bacteria. The research was conducted to determine the effect of biochar and humic acid with a combination of Cd-resistant bacteria on soil and plant Cd levels as well as the growth and yield of pakcoy plants. The research was conducted at the Kebanggan Village Screenhouse, Agroecology Laboratory of the Faculty of Agriculture, Research Laboratory of Jenderal Soedirman University, and Wahana Laboratorium Semarang from August 2023 to January 2024. The research was an experimental study organized into a factorial Randomized Group Design (RAK) consisting of 2 factors with 3 replications. Variables observed included initial and final soil Cd levels, plant Cd levels, plant height, number of leaves, chlorophyll content, leaf area, fresh weight, and root length. The results showed that biochar with Cd-resistant bacteria can reduce soil Cd levels by 6.84% at a dose of 15 tons/ha. Giving biochar in Cd polluted soil can increase plant height, leaf area, fresh weight and root length of pakcoy plants. Humic acid with Cd-resistant bacteria can reduce soil Cd levels by 1.33% at a dose of 30 kg/ha. Humic acid application in Cd polluted soil has not been able to increase the growth and production of pakcoy plants.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save