Home
Login.
Artikelilmiahs
43317
Update
DWI AYU PRIHATININGTIYAS
NIM
Judul Artikel
Pengelolaan Sumber Daya Manusia di PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penempatan kerja tidak sesuai kualifikasi dan kompetensi, tidak berkembangnya pegawai secara maksmial, kurangnya tenaga kerja, sehingga beban kerja melimpah. Serta, kecelakaan kerja akibat human error, seperti yang terjadi di PT Kereta Api Indonesia (Persero). Menurut data dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, pada tahun 2015 faktor manusia menjadi penyebab kecelakaan perkeretaapian, dengan kontribusi sebesar 28%. Pada tahun 2022, berkontribusi sebesar 25%, dan penelitian lain menunjukan, faktor manusia berkontribusi sebesar 70%. Oleh karena itu, pemerintah membuat UU No 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melihat bagaimana pengelolaan sumber daya manusia di PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto. Penelitian ini menggunakan fungsi manajemen milik Darodjat dengan indikatornya yaitu human resource planning, personnel procurement, personnel development, personnel maintenance, personnel utilization. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis data kualitatif menurut Miles dan Huberman (1992: 20). Hasil dari penelitian ini menunjukan pengelolaan SDM di daop 5 belum berjalan dengan baik. Dalam pemenuhan tenaga kerja tidak berdasarkan perhitungan workload, terjadi missplacement, dan pelaksanaan diklap tidak sesuai kadiklap. Namun, penilaian kinerja berjalan dengan baik dan kesejahteraan pegawai terjamin, karena upah yang diberikan diatas UMR Purwokerto.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research is motivated by job placements that do not match qualifications and competencies, not maximally developing employees, a lack of labor, resulting in an overwhelming workload. Also, work accidents due to human error, such as what happened at PT Kereta Api Indonesia (Persero). According to data from the Directorate General of Railways, Ministry of Transportation, in 2015 human factors were the cause of railway accidents, with a contribution of 28%. In 2022, it will contribute 25%, and other research shows that human factors will contribute 70%. Therefore, the government created Law No. 13 of 2003 concerning Employment. The aim of this research is to see how human resources are managed at PT Kereta Api Indonesia (Persero) Operation Area 5 Purwokerto. This research uses Darodjat's management function with indicators, human resource planning, personnel procurement, personnel development, personnel maintenance, personnel utilization. The method used is a descriptive qualitative method. The informant selection technique in this research used a purposive sampling technique. Data collection used was interviews, observation and documentation. The data analysis method used is the qualitative data analysis method according to Miles and Huberman (1992: 20). The results of this research show that HR management in Daop 5 is not running well. In fulfilling the workforce, it’s not based on workload calculations, displacement occurs, and the implementation of the diklap did not match the kadiklap. However, the performance assessment went well and employee welfare was guaranteed, because wages are above the Purwokerto UMR.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save