Artikelilmiahs

Menampilkan 40.601-40.620 dari 48.897 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
4060144600B1A020003Karakterisasi Mikromorfologi dan Analisis Kandungan Flavonoid
pada Dumortiera hirsuta (Sw.) Nees di Kebun Raya Baturraden
Dumortiera hirsuta (Sw.) Nees merupakan salah satu spesies dari kelas Hepaticopsida yang memiliki bentuk talus melebar dan tipe percabangan dikotomis. D. hirsuta berpotensi sebagai sumber alternatif dalam pengobatan dan kesehatan karena kandungan senyawa metabolit sekunder yaitu flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter mikromorfologi dan menganalisis kandungan flavonoid pada D. hirsuta di Kebun Raya Baturraden sehingga dapat memberikan manfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan reservoir baru dalam bidang bioteknologi dan kesehatan. Penelitian menggunakan metode survei dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling dan penelitian di laboratorium selama tiga bulan yaitu dari bulan Februari sampai April 2024. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah D. hirsuta, sedangkan variabel terikat yaitu karakter mikromorfologi dan kadar kandungan flavonoid. Pengamatan mikromorfologi menggunakan mikroskop di Laboratorium Struktur dan Perkembangan Tumbuhan. Proses ekstraksi sampai penetapan kadar flavonoid D. hirsuta dilakukan di Laboratorium Fisiologi Tumbuhan Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian karakter mikromorfologi D. hirsuta memiliki tipe life form tikar (mats), memiliki panjang 2-8 cm, dan lebar 1-2 cm, tipe talus berbentuk seperti hati, warna talus hijau muda hingga tua semi transparan, tepi talus bergelombang. Memiliki gemma cup berbentuk seperti mangkok, sporangium berbentuk bulat dan bentuk sel talus berupa poligonal (segi banyak). Kandungan flavonoid menghasilkan reaksi positif pada reagen NaOH 10% menunjukkan perubahan warna menjadi coklat dan FeCl3 yang menunjukkan perubahan warna menjadi hijau pekat. Flavonoid pada D. hirsuta memiliki kadar sebesar 15,7 ± 0,9 per 100 mg/L (15,7%).Dumortiera hirsuta (Sw.) Nees is a species from the Hepaticopsida class which has a wide thallus shape and dichotomous branching type. D. hirsuta has the potential to be an alternative source in medicine and health because it contains secondary metabolite compounds, namely flavonoids. This research aims to determine the micromorphological characters and analyze the flavonoid content of D. hirsuta in the Baturraden Botanical Gardens so that it can provide benefits for the development of new knowledge and reservoirs in the fields of biotechnology and health. The research used a survey method with a purposive sampling technique and research in the laboratory for three months from February to April 2024. The independent variable in this research was D. hirsuta, while the dependent variables were micromorphological characteristics and flavonoid content levels. Micromorphological observations using a microscope in the Plant Structure and Development Laboratory. The extraction process and determination of D. hirsuta flavonoid contents has been carried out at the Plant Physiology Laboratory, Faculty of Biology, Jenderal Soedirman University. Data research results were analyzed qualitative descriptively Based on the results of research on the micromorphological characters of D. hirsuta, it has a life form mat (mats), has a length of 2-8 cm and a width of 1-2 cm, the thallus type is shaped like a heart, the color of the thallus is light to dark green, semi-transparent, the edges of the thallus are wavy. The gemma cup is shaped like a bowl, the sporangium is rounded and the thallus cells are polygonal. The flavonoid content produced a positive reaction in the 10% NaOH reagent showing a color change to brown and FeCl3 which showed a color change to dark green. Flavonoid content in D. hirsuta 15.7 ± 0.9 per 100mg/L (15,7%).
4060242429K1C019062Analisis Gugus Fungsi Membran Polimer Karboksimetil Selulosa (CMC)/Lithium Triflat (LiCF3SO3) terdispersi Silika Abu Sekam Padi sebagai Elektrolit Padat pada Baterai SekunderBaterai sekunder merupakan jenis baterai yang dapat diisi ulang setelah digunakan. Salah satu komponen penyusun baterai adalah elektrolit yang berperan sebagai media transfer ion. Elektrolit yang sedang dikembangkan saat ini yaitu elektrolit padat dalam bentuk membran karena tingkat keamanannya yang lebih tinggi. Untuk meningkatkan keamanan baterai dilakukan modifikasi elektrolit padat ini dengan penambahan silika abu sekam padi pada membran polimer CMC/LiCF3SO3 menggunakan metode solution casting. Konsentrasi silika abu sekam padi yang digunakan sebanyak 0% dan 12% b/b dari berat CMC. Karakterisasi yang dilakukan pada penelitian ini adalah Fourier-Transform Infrared (FTIR) untuk menentuan gugus fungsi dan vibrasi yang terjadi pada membran. Hasil karakterisasi FTIR menunjukkan adanya gugus fungsi ciri khas CMC yang terbentuk pada setiap membran polimer adalah O-H dan COO- stretching pada bilangan gelombang 3380-3396 cm-1 dan 1593-1595 cm-1. Penambahan silika abu sekam padi pada membran polimer menyebabkan terbentuknya gugus fungsi Si-O-Si pada bilangan gelombang 641 cm-1 dan 1028 cm-1 yang memiliki nilai tetapan gaya sebesar 480 N/m. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa silika abu sekam padi terdispersi merata dalam membran polimer elektrolit padat CMC/LiCF3SO3 sehingga dapat digunakan sebagai elektrolit padat baterai sekunder.Secondary batteries are a type of battery that can be recharged after use. One of the components that makes up a battery is the electrolyte which acts as an ion transfer medium. The electrolyte currently being developed is a solid electrolyte in membrane form because of its higher level of safety. To increase battery safety, this solid electrolyte was modified by adding rice husk ash silica to the CMC/LiCF3SO3 polymer membrane using the solution casting method. The silica concentration of rice husk ash used was 0% and 12% w/w of the weight of CMC. The characterization carried out in this research was Fourier-Transform Infrared (FTIR) to determine functional groups and vibrations that occur in the membrane. The results of FTIR characterization show that the characteristic functional groups of CMC formed on each polymer membrane are O-H and COO-stretching at wave numbers 3380-3396 cm-1 and 1593-1595 cm-1. The addition of rice husk ash silica to the polymer membrane causes the formation of Si-O-Si functional groups at wave numbers 641 cm-1 and 1028 cm-1 which have a force constant value of 480 N/m. The results of this research concluded that rice husk ash silica is evenly dispersed in the CMC/LiCF3SO3 solid electrolyte polymer membrane so that it can be used as a secondary battery solid electrolyte.
4060342731C1C020101Pengaruh Penerapan Green Accounting dan Corporate Social Responsibility Disclosure Terhadap Profitabilitas pada Perusahaan Tambang dan Energi
(Studi pada Perusahaan Tambang dan Energi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2019 – 2022)
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengungkapan biaya lingkungan, kinerja lingkungan, dan pengungkapan CSR terhadap profitabilitas perusahaan yang diproksikan menggunakan ROA (Return On Asset). Penelitian dilakukan pada perusahaan pertambangan dan energi yang berturut-turut terdaftar di BEI tahun 2019-2022 dan mengikuti peringkat PROPER Kementerian Lingkungan Hidup selama periode 2019-2022.
Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian asosiatif menggunakan pendekatan kuantitatif. Sumber data yang digunakan yaitu data sekunder. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi dengan menggunakan laporan keuangan tahunan, laporan tahunan perusahaan, laporan keberlanjutan, dan peringkat PROPER. Pengujian hipotesis menggunakan teknik analisis regresi linier berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya lingkungan tidak berpengaruh terhadap Return On Asset (ROA), kinerja lingkungan tidak berpengaruh terhadap Return On Asset (ROA), dan pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) berpengaruh positif terhadap Return On Asset (ROA). Implikasi temuan ini mendorong perusahaan untuk mengadopsi praktik CSR yang lebih luas dan terukur, pengungkapan CSR yang menggunakan indeks GRI membantu perusahaan dalam mengidentifikasi risiko dan peluang terkait isu-isu sosial dan lingkungan, dan temuan ini juga meningkatkan daya tarik perusahaan bagi investor dan pemangku kepentingan lainnya. Investor yang mempertimbangkan faktor-faktor sosial dan lingkungan dalam pengambilan keputusan investasi cenderung tertarik pada perusahaan yang memiliki kinerja CSR yang baik dan transparan. Maka dari itu, perusahaan dapat mengungkapan CSR secara konsisten. Hal ini dapat meningkatkan minat masyarakat untuk memilih produk dari perusahaan tersebut karena perusahaan yang mengungkapkan CSR dipandang oleh masyarakat sebagai perusahaan yang ramah terhadap lingkungan.
This study aims to examine the effect of disclosure of environmental costs, environmental performance, and CSR disclosure on company profitability as proxied using ROA (Return On Asset). The research was conducted on mining and energy companies that were listed on the IDX in 2019–2022 and followed the PROPER rating of the Ministry of Environment during the 2019–2022 period.
This research was conducted using associative research methods with a quantitative approach. The data source used is secondary data. The data collection technique uses documentation techniques using secondary data in the form of annual financial reports, company annual reports, sustainability report, and PROPER rank. Hypothesis testing uses multiple linear regression analysis techniques.
The results of the study show that environmental costs have no effect Return On Asset (ROA), environmental performance has no effect on ROA, and disclosure of Corporate Social Responsibility (CSR) has a positive effect on ROA. The implications of these findings encourage companies to adopt broader and more measurable CSR practices, CSR disclosures that use the GRI index assist companies in identifying risks and opportunities related to social and environmental issues, and these findings also increase the company's attractiveness to investors and other stakeholders. Investors who consider social and environmental factors in making investment decisions tend to be attracted to companies that have good and transparent CSR performance. Therefore, companies can disclose CSR consistently. The community perceives companies that disclose CSR as environmentally friendly, which can enhance public interest in selecting products from these companies.
4060442857I1C019062PENETAPAN KADAR FENOLIK TOTAL DAN AKTIVITAS ANTIJAMUR EKSTRAK METANOL DAUN JARAK CINA
(Jatropha multifida L.) TERHADAP Malassezia furfur SECARA In vitro
Pengobatan ketombe yang disebabkan oleh Malassezia furfur umumnya melibatkan penggunaan antijamur sintetik yang berpotensi menimbulkan berbagai efek samping dan pada penggunaan yang tidak tepat dapat menyebabkan peningkatan resistensi. Daun Jarak Cina diketahui memiliki kandungan metabolit sekunder seperti saponin, fenol, tanin, flavonoid, steroid, alkaloid, dan glikosida dimana kandungan tersebut memiliki potensi aktivitas antijamur terutama senyawa golongan fenolik. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar fenolik total ekstrak daun Jarak Cina dan aktivitas antijamur tehadap Malassezia furfur. Pada penentuan kadar fenolik total dilakukan menggunakan metode Folin Ciocalteu dan diukur menggunakan Spektrofotometer Uv-Vis. Pengujian aktivitas antijamur dilakukan menggunakan metode difusi cakram. Ketokonazol 15 µg/disk digunakan sebagai kontrol positif dan DMSO 20% digunakan sebagai kontrol negatif. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak metanol daun Jarak Cina memiliki rata-rata kadar fenolik total sebesar 60,030 ± 2,41 mgGAE/gram. Zona hambat ekstrak konsentrasi 3,125%; 6,25%; 12,5%; 25%, dan 50% memiliki rata-rata berturut-turut 0 mm; 0 mm; 0 mm; 6,08 mm; dan 7,75 mm. The treatment of dandruff caused by Malassezia furfur typically involves the use of synthetic antifungal agents, which have the potential to cause various side effects and when used inappropriately, may lead to increased resistance. Jarak Cina leaves are known to contain secondary metabolites such as saponins, phenols, tannins, flavonoids, steroids, alkaloids and glycosides, all of which have the potential for antifungal activity, especially within the phenolic compound group. This study is a laboratory-based experimental research. The determination of the total phenolic content in the methanol extract of Jarak Cina leaves was carried out using the Folin Ciocalteu method and measured using a UV-Vis spectrophotometer. The antifungal activity of the extract against Malassezia furfur was assessed using the disc diffusion method. Ketoconazole at 15 µg/disk was used as a positive control, and 20% DMSO was used as a negative control. The exctract of Jarak Cina leaves had an average total phenolic content of 60.030 ± 2.41 mgGAE/gram. The extract at concentration of 3.125%; 6.25%; 12.5%; 25%, and 50% exhibited antifungal activity with average inhibitory zone diameters of 0 mm; 0mm; 0mm; 6.08mm; and 7.75 mm, respectively.
4060544895A1D020163PREFERENSI Pentalonia nigronervosa DAN POTENSINYA SEBAGAI VEKTOR
Banana bunchy top virus PADA FAMILI ZINGIBERACEAE
Penelitian dilaksanakan untuk mengetahui preferensi Pentalonia nigronervosa dan
potensinya sebagai vektor Banana bunchy top virus pada famili Zingiberaceae. Penelitian
dilaksanakan selama empat bulan di screen house dan Laboratorium Perlindungan
Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian dilakukan
dalam dua tahap. Tahap pertama bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai
tingkat preferensi P. nigronervosa pada enam jenis tanaman meliputi kencur, jahe, kunyit,
temulawak, kapulaga, dan lengkuas dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok
Lengkap (RAKL). Parameter yang diamati berupa keberadaan P. nigronervosa pada
tanaman uji ditinjau dari perilaku makan, natalitas, dan mortalitas. Tahap kedua bertujuan
untuk menguji potensi BBTV pada tanaman Zingiberaceae berdasarkan tingkat preferensi
tertinggi. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan
parameter yang diamati meliputi masa inkubasi, kejadian penyakit, intensitas penyakit,
analisis biokimia, dan analisis jaringan. Data hasil pengujian dianalisis menggunakan
sidik ragam ANOVA dan apabila berpengaruh nyata maka dilanjutkan uji Duncan’s
Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa
preferensi P. nigronervosa tertinggi terdapat pada tanaman kunyit, lengkuas, dan
kapulaga, sedangkan tanaman kencur, temulawak, dan jahe tingkat preferensinya rendah.
P. nigronervosa banyak ditemukan pada daun muda dan batang tanaman Zingiberaceae.
Infeksi BBTV ditandai dengan munculnya gejala pada tanaman kunyit (masa inkubasi 18
HSI) serta kapulaga dan lengkuas (masa inkubasi masing-masing 24 HSI). Infeksi BBTV
juga ditandai dengan reaksi ketahanan tanaman berupa peningkatan kandungan fenol dan
penurunan kadar klorofil serta karotenoid. Analisis jaringan tanaman terinfeksi
menunjukan terjadinya penebalan lapisan epidermis, pembengkakan floem, xylem
mengkerut, dan perubahan struktur parenkim palisade.
The research was conducted to determine the preference of Pentalonia
nigronervosa and its potential as a vector of Banana bunchy top virus in the
Zingiberaceae family. The research was conducted for four months at the screen house
and Plant Protection Laboratory, Faculty of Agriculture, Universitas Jenderal
Soedirman. The research was conducted in two stages. The first stage aimed to obtain
information on the level of preference of P. nigronervosa for six types of plants including
aromatic ginger, ginger, turmeric, curcuma, cardamom, and galangal using a
Randomized Complete Group Design (RCGD). Parameters observed were the presence
of P. nigronervosa in the test plants in terms of feeding behavior, natality, and mortality.
The second stage aims to test the potential of BBTV on Zingiberaceae plants that have
the highest level of preference. This experiment used a completely randomized design
(CRD) with observed parameters including incubation period, disease incidence, disease
intensity, biochemical analysis, and tissue analysis. Data from the test results were
analyzed using ANOVA variance analysis and if there was a significant effect, it was
followed by Duncan's Multiple Range Test (DMRT) at the 5% level. The results showed
that the highest preference of P. nigronervosa was found in turmeric, galangal, and
cardamom plants, while aromatic ginger, curcuma, and ginger plants had low preference
levels. P. nigronervosa is mostly found on the young leaves and stems of Zingiberaceae
plants. The BBTV infection was characterized by the appearance of symptoms on
turmeric (incubation period 18 HSI) and cardamom and galangal (incubation period 24
HSI each). The BBTV infection was also characterized by plant resistance reactions in
the form of increased phenol content and decreased chlorophyll and carotenoid levels.
Tissue analysis of infected plants showed thickening of the epidermal layer, phloem
swelling, xylem contraction, and changes in palisade parenchyma structure.
4060642859C1B020083Analisis Kelayakan Bisnis Warung Kopi Sepuran Dalam Aspek Manajemen KeuanganPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan bisnis pada Warung Kopi Sepuran, ditinjau dari aspek manajemen keuangan. Warung Kopi Sepuran ini merupakan salah satu UMKM di Banyumas yang baru berjalan selama 1 tahun 10 bulan. Analisis kelayakan bisnis ini menggunakan metode Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Average Rate of Return (ARR), Profitability Index (PI), dan Payback Period (PP).
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Data diperoleh melalui teknik wawancara, dengan jenis data kuantitatif. Penelitian ini menggunakan alat analisis Microsoft Excel 2021. Hasil dari penelitian ini menggunakan metode Net Present Value (NPV) menghasilkan nilai -Rp527,586,870.66, menggunakan metode Internal Rate of Return (IRR) menghasilkan nilai -2%, menggunakan metode Average Rate of Return (ARR) atas dasar Initial Investment menghasilkan nilai 2% dan Average Rate of Return (ARR) atas dasar Average Investment menghasilkan nilai 4%, menggunakan metode Profitability Index (PI), menghasilkan nilai 0.82, dan menggunakan metode Payback Period (PP) menghasilkan nilai 2 tahun 2 bulan.
This study aims to analyze the business feasibility of Warung Kopi Sepuran, in terms of financial management. Warung Kopi Sepuran is one of the MSMEs in Banyumas that has only been running for 1 year and 10 months. This business feasibility analysis uses the Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Average Rate of Return (ARR), Profitability Index (PI), and Payback Period (PP) methods.
This research is a quantitative descriptive research. Data were obtained through interview techniques, with quantitative data types. This research uses Microsoft Excel 2021 analysis tools. The results of this study using the Net Present Value (NPV) method resulted in a value of -Rp527,586,870.66, using the Internal Rate of Return (IRR) method resulted in a value of -2%, using the Average Rate of Return (ARR) method on the basis of Initial Investment resulted in a value of 2% and Average Rate of Return (ARR) on the basis of Average Investment resulted in a value of 4%, using the Profitability Index (PI) method, resulting in a value of 0.82, and using the Payback Period (PP) method resulted in a value of 2 years 2 months.
4060742860C1B020056Analisis Kinerja Keuangan pada BUMN Konstruksi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2022Penelitian ini merupakan penilitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui kondisi dan perkembangan kinerja keuangan perusahaan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) sektor konstruksi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2022. Penilaian kinerja keuangan yang digunakan dalam penelitian mengacu pada Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor: KEP-100/MBU/2002. Pupolasi dan sampel penelitian ini yaitu empat perusahaan BUMN konstruksi yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik dokumentasi berupa laporan keuangan perusahaan tahun 2018-2022. Teknik analisis data menggunakan analisis rasio berdasarkan Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor: KEP-100/MBU/2002 serta analisis tren yang digunakan untuk meninjau perkembangan tahun ke tahun. Hasil penelitian menunjukan bahwa kinerja keuangan BUMN konstruksi periode 2018-2022 masuk dalam pedikat kurang sehat. Perkembangan kinerja keuangan perusahaan periode 2018-2020 menunjukan tren menurun, sedangkan tahun 2021-2022 menunjukan tren yang cenderung meningkat. Rasio profitabilitas, likuiditas, solvabilitas mengalami penurunan, sedangkan rasio aktivitas mengalami peningkatan yang berarti perusahaan semakin tidak efisien.This research is a descriptive study aimed at determining the condition and development of the financial performance of state-owned construction companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the period of 2018-2022. The assessment of financial performance used in this study refers to the Ministerial Decree of State-Owned Enterprises or in Bahasa, Surat Keputusan Menteri No. KEP-100/MBU/2002. The population and sample of this research consist of four state-owned construction companies that have been listed on the Indonesia Stock Exchange. Data collection was conducted using documentation techniques, specifically financial reports of the companies from 2018 to 2022. Data analysis techniques used ratio analysis based on the Ministerial Decree of State-Owned Enterprises No. KEP-100/MBU/2002, as well as trend analysis to review the year-to-year development. The research results indicate that the financial performance of state-owned construction companies during the period of 2018-2022 is classified as unhealthy. The financial performance development of the companies during the period of 2018-2020 showed a declining trend, while the years 2021-2022 showed a tendency of improvement. Profitability, liquidity, and solvency ratios experienced a decrease, while the activity ratio increased, indicating that the companies are becoming less efficient.
4060842862F1B019108IMPLEMENTASI PROGRAM SEKOLAH RAMAH ANAK PADA SEKOLAH PERCONTOHAN DI SMP NEGERI 1 KARANGLEWAS UNTUK MEWUJUDKAN PEMENUHAN HAK DAN PERLINDUNGAN ANAK Maraknya kasus kekerasan pada siswa di sekolah menjadi alasan dibentuknya program sekolah ramah anak. SMP Negeri 1 Karanglewas merupakan salah satu sekolah di Kabupaten Banyumas yang menerapkan program sekolah ramah anak. Namun, pelaksanaan program tersebut masih baru sehingga terdapat beberapa permasalahan yang muncul. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi sekolah ramah anak di SMP Negeri 1 Karanglewas menggunakan konsep implementasi dari Charles O. Jones meliputi organisasi, interpretasi, dan aplikasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu metode analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sekolah ramah anak di SMP Negeri 1 Karanglewas sudah berjalan sesuai dengan Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan, tetapi belum optimal. Aspek organisasi sudah dibentuk struktur tim pelaksana dan SOP. Aspek interpretasi ditandai adanya pembinaan dan pengarahan. Aspek aplikasi belum berjalan optimal karena kurang sosialisasi rencana program, sarana prasarana perlu lengkapi seperti CCTV dan proyektor, serta adanya laporan tindakan siswa yang kurang baik.The rise in cases of violence against students in schools is the reason for the creation of child-friendly school programs. SMP Negeri 1 Karanglewas is one of the schools in Banyumas Regency that implements a child-friendly school program. However, the implementation of the program is still new so several problems have arisen. This research aims to describe and analyze the implementation of child-friendly schools at SMP Negeri 1 Karanglewas using the implementation concept from Charles O. Jones including organization, interpretation and application. The method used in this research is descriptive qualitative research. The informant selection technique used purposive sampling and snowball sampling techniques. Data collection uses observation, interviews and documentation methods. The data analysis used is an interactive analysis method. The results of the research show that the implementation of child-friendly schools at SMP Negeri 1 Karanglewas is running in accordance with the Minister of Women's Empowerment and Protection Regulations, but is not yet optimal. From the organizational aspect, an implementation team structure and SOP have been formed. The interpretation aspect is characterized by coaching and direction. The application aspect has not run optimally due to lack of socialization of the program plan, infrastructure needs to be completed such as CCTV and projectors, and there are reports of poor student actions.
4060942858H1B020013APLIKASI DINSAR PADA PENURUNAN TANAH DAN PENGARUHNYA TERHADAP BANJIR ROB MENGGUNAKAN PEMODELAN NUMERIS 2D KOTA SEMARANGPenurunan tanah dan banjir merupakan fenomena tidak asing di Kota Semarang. Penurunan tanah Kota Semarang dipengaruhi struktur geologinya berupa endapan alluvium muda yang mudah memadat, serta diperparah pemompaan air tanah secara berlebihan. Apabila terus terjadi, dapat menyebabkan elevasi tanah semakin turun dan mampu memperbesar banjir saat hujan deras maupun limpasan pasang air laut. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui hubungan penurunan tanah dengan kondisi banjirnya yang berdampak terhadap penggunaan lahan di Kota Semarang. Hal tersebut diketahui dengan mencari besar penurunan tanah dan tinggi banjir beberapa tahun terdekat yang kemudian juga dapat menghasilkan prediksi kondisi yang sama di masa depan. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan mencari data statistik pada kedua fenomena yang dianalisis. Untuk mendukung proses analisis kedua fenomena tersebut, dilakukan teknik DinSAR pada penurunan tanah menggunakan software SNAP, dan pemodelan numeris 2D pada banjir dengan software HEC-RAS. Hasil dari penelitian kedua fenomena di Kota Semarang tersebut menunjukkan penggunaan lahan yang paling terdampak pada kawasan industri dan transportasi akibat penurunan tanah rata-rata setiap tahun sebesar -9 cm dan banjir tahun 2022 setinggi rata-rata 21,12 cm yang menggenangi 10,523% Kota Semarang. Prediksi tahun 2031 elevasi tanah turun sebesar -81 cm yang menyebabkan ketinggian banjir menjadi 103,27 cm yang menggenangi 20% Kota Semarang.
Land subsidence and flooding are familiar phenomena in Semarang City. Semarang City's land subsidence is influenced by its geological structure of young alluvium deposits that compact easily, and is exacerbated by excessive groundwater pumping. If it continues to occur, it can cause land elevation to decrease and can increase flooding during heavy rains and tidal runoff. The purpose of the study was to determine the relationship between land subsidence and flooding conditions that affect land use in Semarang City. This is known by finding the amount of land subsidence and flood height in the nearest years which can then also produce predictions of the same conditions in the future. This research is quantitative in nature by looking for statistical data on both phenomena analysed. To support the analysis process of both phenomena, DinSAR technique on land subsidence was conducted using SNAP software, and 2D numerical modelling on flood with HEC-RAS software. The results of the study of the two phenomena in Semarang City show that the most affected land use in industrial and transport areas due to land subsidence averaged annually at -9 cm and flooding in 2022 with an average height of 21.12 cm which inundated 10.523% of Semarang City. Predicted in 2031 the land elevation dropped by -81 cm causing the flood height to be 103.27 cm inundating 20% of Semarang City.
4061042861F1C019010Komunikasi Organisasi untuk Meningkatkan Solidaritas Keanggotaan Organisasi Pramuka Saka Wira Kartika Koramil 03 KroyaKomunikasi di dalam sebuah organisasi merupakan bagian penting yang menjadi kunci pokok keberlangsung organisasi itu sendiri. Komunikasi organisasi menjadi fokus pada penelitian ini yang dimana komunikasi berfungsi sebagai alat untuk menjaga dan meningkatkan hubungan solidaritas antaranggota organisasi Saka Wira Kartika Koramil 03 Kroya ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan analisis teori solidaritas sosial. Dengan mengambil judul Komunikasi Organisasi untuk Meningkatkan Solidaritas Keanggotaan Organisasi Saka Wira Kartika Kormail 03 Kroya maka tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan tentang organisasi ini, untuk mendeskripsikan peran komunikasi, serta menganalisis komunikasi yang terjadi di dalam organisasi Saka Wira Kartika Koramil 03 Kroya. Penelitian ini menggunakan empat informan yang dipilih berdasarkan posisi atau jabatan mereka di organisasi. Proses pengambilan data yang dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara dan observasi.
Hasil yang didapatkan dari penelitian ini berdasarkan data hasil observasi dan wawancara mengatakan bahwa komunikasi yang terjadi di dalam organisasi Saka Wira Kartika ini sudah cukup efektif dengan memiliki tipe solidaritas sosial mekanik yang mampu menumbuhkan dan menjaga hubungan kesolidaritasan anggota organisasi Saka Wira Kartika Koramil 03 Kroya.
Communication within an organization is an important part that is the key to the survival of the organization itself. Organizational communication is the focus of this research, where communication functions as a tool to maintain and improve solidarity relations between members of the Saka Wira Kartika Koramil 03 Kroya organization. This research uses descriptive qualitative research methods using social solidarity theory analysis. By taking the title Organizational Communication to Increase Solidarity in the Membership of the Saka Wira Kartika Kormail 03 Kroya Organization, the aim of this research is to find out and describe this organization, to describe the role of communication, and analyze the communication that occurs within the Saka Wira Kartika Koramil 03 Kroya organization. This research used four informants who were selected based on their position or position in the organization. The data collection process was carried out using interview and observation techniques.
The results obtained from this research based on data from observations and interviews show that the communication that occurs within the Saka Wira Kartika organization is quite effective by having a type of mechanical social solidarity that is able to grow and maintain solidary relationships among members of the Saka Wira Kartika Koramil 03 Kroya organization.
4061142856F1B020067Good Corporate Governance Dalam Pelayanan
Pengajuan Klaim dan Non-Klaim
(Studi tentang Layanan Digital Taspen One-Hour Online Service (TOOS)
PT Taspen (Persero) Kantor Cabang Purwokerto)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh lemahnya penerapan Good Corporate Governance pada badan-badan privat/swasta maupun BUMN yang menyebabkan timbulnya krisis ekonomi di Indonesia dan di berbagai negara. Perwujudan Good Corporate Governance pada PT Taspen yang didukung oleh Layanan Digital TOOS dapat menciptakan pelayanan publik yang baik dan dapat memuaskan semua pihak yang terkait. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis pelaksanaan prinsip-prinsip GCG dalam Pelayanan Pengajuan Klaim dan Non-Klaim pada Layanan Digital TOOS PT Taspen (Persero) KC Purwokerto. Penelitian ini menggunakan teori Good Corporate Governance menurut Organization for Economic Corporation and Development (OECD) dengan indikatornya yaitu Transparansi (Transparency), Akuntabilitas (Accountability), Pertanggungjawaban (Responsibility), Kemandirian (Independency), dan Kesetaraan (Fairness). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pemilihan informan dalam pemilihan informan ini menggunakan Teknik purposive sampling. Pengumpulan data digunakan dengan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis interaktif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan Good Corporate Governance pada
PT Taspen (Persero) KC Purwokerto telah dilaksanakan sesuai dengan prinsip-prinsip GCG yang berlandaskan transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, kemandirian dan kesetaraan. Namun pada pelaksanaannya layanan TOOS belum maksimal karena masih banyak peserta taspen yang belum mengetahui informasi mengenai layanan digital ini, sehingga masih banyak peserta yang harus jauh-jauh datang ke kantor taspen untuk dapat mengajukan klaim.
This research is motivated by the weak quality of the implementation of good corporate governance in private/private entities and BUMNs which caused the economic crisis in Indonesia and in various countries. The realization of Good Corporate Governance at PT Taspen supported by the TOOS Digital Service can create good public services and can satisfy all parties involved.The purpose of this research is to analyze the implementation of the principles of GCG in Claims and Non-Claims Submission Services at the Digital TOOS PT Taspen (Persero) Purwokerto. This study uses the theory of Good Corporate Governance according to the Organization for Economic Corporation and Development (OECD) with indicators, namely Transparency, Accountability, Responsibility, Independence, and Fairness. The method used in this research is descriptive qualitative method. The technique of selecting informants in the selection of informants used purposive sampling technique. Data collection is used with in-depth interviews, observation and documentation. The data analysis method used is the interactive analysis method. The results of this study indicate that the implementation of GCG at PT Taspen (Persero) Purwokerto has been implemented in accordance with the principles of GCG based on transparency, accountability, responsibility, independence and equality. However, in its implementation, the Taspen One-hour Online Service has not been maximized because there are still many Taspen participants who do not know information about this digital service, so there are still many participants who have to come all the way to the Taspen office to be able to submit claims.
4061242863C1C018030Pengaruh Implementasi SAK EMKM, Kualitas SDM, Penggunaan Accounting Application dan Lama Usaha Terhadap Kualitas Laporan Keuangan UMKM di Kabupaten BanyumasPenelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei pada UMKM di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi SAK EMKM, kualitas sumber daya manusia, penggunaan accounting application dan lama usaha terhadap kualitas laporan keuangan UMKM. Populasi dalam penelitian ini adalah UMKM di Kabupaten Banyumas. Jumlah responden yang diambil sebanyak 90 responden dengan menggunakan teknik convenience sampling dalam menentukan responden. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menggunakan SPSS disimpulkan bahwa: (1) Implementasi SAK EMKM berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan UMKM, (2) Kualitas sumber daya manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan UMKM, (3) Penggunaan accounting application berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan UMKM, (4) Lama usaha tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kualitas laporan keuangan UMKM. Implikasi yang berkaitan dengan penelitian yaitu upaya pemberian pelatihan terkait tata cara penyusunan laporan keuangan UMKM yang didasarkan pada SAK EMKM oleh Dinnakerkop UMKM Kabupaten Banyumas. Pelatihan terkait cara penyusunan laporan keuangan menggunakan accounting application juga diperlukan agar laporan keuangan yang dibuat berkualitas.This research is quantitative research using survey methods. Respondents in this study were MSME actors in Banyumas Regency. The number of respondents taken was 90 respondents using convenience sampling techniques to determine respondents. Based on result of research and data analysis using SPSS it has got the conclusions: (1) Implementation of SAK EMKM has a positive and significant effect on the quality of MSME financial reports, (2) Quality of human resources has a positive and significant effect on the quality of MSME financial reports, (3) Use of accounting applications has a positive and significant effect on the quality of MSME financial reports, (4) Length of business has a negative and insignificant effect on the quality of MSME financial reports. The implications related to the research are efforts to provide training regarding procedures for preparing MSME financial reports based on SAK EMKM by the UMKM Dinnakerkop’s Banyumas Regency. Training regarding how to prepare financial reports using accounting applications is also needed so that the resulting financial reports are of high quality.
4061342864E1A019215TINJAUAN YURIDIS TERHADAP AKIBAT HUKUM WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN KERJA SAMA
(Studi Putusan Nomor 15/Pdt.G/2022/PN.Btm)
Wanprestasi dalam perjanjian sering kita temukan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu perjanjian yang menarik untuk diteliti adalah perjanjian pembangunan komplek perumahan antara PT. Batama Nusa Permai dengan PT. Mulia Realty Batindo. Dalam kasus ini, PT. Batama Nusa Permai sebagai Penggugat, menggugat PT. Mulia Realty Batindo sebagai Tergugat dengan gugatan wanprestasi dan menuntut pembatalan perjanjian disertai ganti rugi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis akibat hukum wanprestasi dalam perjanjian kerja sama serta dasar pertimbangan hukum hakim dalam menolak tuntutan ganti kerugian Penggugat dalam putusan nomor 15/Pdt.G/2022/PN.Btm.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan pendekatan undang-undang dan pendekatan kasus. Spesifikasi penelitian perspektif-analisis. Data bersumber dari data primer, sekunder, dan tersier. Metode pengumpulan data dengan studi kepustakaan, menggunakan metode analisis yuridis kualitatif.
Majelis Hakim dalam pertimbangannya menyatakan bahwa PT. Mulia Realty Batindo sebagai Tergugat telah wanprestasi karena lalai yaitu terlambat menyelesaikan proses pembangunan komplek perumahan tahap kedua dan tidak terbukti adanya keadaan memaksa (force majeur) seperti yang didalilkan oleh Tergugat. Akibat hukum wanprestasi yang dilakukan oleh Tergugat dalam Perjanjian Kerja Sama antara PT. Batama Nusa Permai dan PT. Mulia Realty Batindo adalah pembatalan perjanjian kerja sama, dan PT. Mulia Realty Batindo harus mengembalikan dokumen-dokumen milik Penggugat berupa Sertifikat HGB bangunan tahap II, serta dokumen lainnya yang diberikan kepada Tergugat untuk kepentingan pembangunan. Hakim menolak tuntutan ganti kerugian oleh Penggugat didasarkan pada yurisprudensi yaitu putusan MA No. 19.K/Sip/1983 dan No. 556.K/Sip/1980 yang pada intinya menyatakan bahwa tuntutan ganti rugi tanpa adanya perincian kerugian harus ditolak. Hal tersebut sudah sesuai dengan asas umum beban pembuktian (actori incumbit probati) yang diatur dalam Pasal 163 HIR/283 Rbg.
Breach of contract is often encountered in our daily lives. One interesting agreement to examine is the housing complex development agreement between PT. Batama Nusa Permai and PT. Mulia Realty Batindo. In this case, PT. Batama Nusa Permai, as the Plaintiff, sues PT. Mulia Realty Batindo, as the Defendant, with a breach of contract claim and demands the cancellation of the agreement along with damages. The purpose of this research is to analyze the legal consequences of breach of contract in a cooperation agreement and the legal considerations for the judge in rejecting the Plaintiff's claim for damages in decision number 15/Pdt.G/2022/PN.Btm.
The method used in this research is normative juridical with a legal and case approach. The research specification is a perspective-analysis. Data is sourced from primary, secondary, and tertiary sources, with data collection methods involving literature study and qualitative juridical analysis.
The Panel of Judges, in their considerations, declared that PT. Mulia Realty Batindo, as the Defendant, had committed a breach of contract by being negligent, namely, delaying the completion of the second phase of the housing complex development process and failing to prove the existence of a compelling circumstance (force majeure) as claimed by the Defendant. The legal consequence of the breach of contract by the Defendant in the Cooperation Agreement between PT. Batama Nusa Permai and PT. Mulia Realty Batindo is the cancellation of the cooperation agreement. PT. Mulia Realty Batindo is required to return documents belonging to the Plaintiff, such as the Certificate of Building Rights (HGB) for phase II, and other documents provided to the Defendant for development purposes. The judge rejected the Plaintiff's claim for damages based on jurisprudence, specifically the Supreme Court decisions No. 19.K/Sip/1983 and No. 556.K/Sip/1980, which essentially state that claims for damages without specifying the losses should be rejected. This aligns with the general principle of the burden of proof (actori incumbit probati) as regulated in Article 163 HIR/283 Rbg.
4061442869E1A019333PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN TERKAIT SENGKETA PEMBELIAN RUMAH SIAP HUNI BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN (Studi Putusan Nomor 281/Pdt.Sus- BPSK /2022/PN. Plg)Rumah siap huni adalah hunian yang sudah tersedia atau pembangunannya telah selesai sehingga langsung bisa ditempati. Kekurangan serta kelebihan rumah siap huni juga perlu diperhatikan sebelum konsumen membeli rumah siap huni. Hal ini dimanfaatkan oleh pelaku usaha dalam menjual belikan rumah siap huni tersebut dengan metode kredit yang sering kali dapat menimbulkan sengketa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum bagi konsumen yang membeli rumah siap huni berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Palembang Nomor 281/Pdt.Sus-BPSK/2022/PN Plg berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder, yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier yang dilakukan dengan studi kepustakaan. Data disajikan dalam bentuk uraian logis, sistematis, dan rasional kemudian dianalisis secara normatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian pada putusan Pengadilan Negeri Palembang Nomor 281/Pdt.Sus-BPSK/2022/PN Plg, diketahui bahwa konsumen belum mendapatkan perlindungan hukum berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.A ready-to-live-in house is a dwelling that is already available or the construction has been completed so that it can be occupied immediately. The disadvantages and advantages of ready-to-live houses also need to be considered before consumers buy ready-to-live houses. This is utilized by business actors in buying and selling ready-to-live houses using the credit method which can often lead to disputes. This study aims to determine the legal protection for consumers who buy ready-to-occupy houses based on Palembang District Court Decision Number 281/Pdt.Sus-BPSK/2022/PN Plg based on Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection. This research uses a normative juridical approach method with descriptive analytical research specifications. The data source used is secondary data, which consists of primary legal materials, secondary legal materials, and tertiary legal materials conducted by literature study. The data is presented in the form of logical, systematic, and rational descriptions and then analyzed normatively qualitatively. Based on the results of research on Palembang District Court Decision Number 281/Pdt.Sus-BPSK/2022/PN Plg, it is known that consumers have not received legal protection based on Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection.
4061544841J1A017011Alexandra Russell’s Experience of Gender Discrimination Depicted in Metzler’s MaidPenelitian ini berjudul “Alexandra Russell’s Experienced of Gender Discrimination Depicted in Metzler’s Maid (2021) Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana diskriminasi gender digambarkan dan dialami oleh Alexandra Russell dalam seria Maid 2021. Penggambaran dari diskriminasi gender dilihat melalui empat manifestasi gender antara lain kekerasan, subordinasi, stereotipe, dan double burden. Metode kualitatif digunakan untuk menganalisis data utama dalam penelitian ini. Untuk menjawab pertanyaan penelitian, konsep empat manifestasi gender oleh Sheila McLean digunakan untuk mengevaluasi bagaimana diskriminasi gender dialami oleh karakter utama sepanjang jalannya serial tersebut. Adapun subjek analisis dalam penelitian adalah serial, maka peran sinematografi sangat penting untuk menganalisis adegan dalam serial ini.
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa diskriminasi gender jelasdialami oleh Alexandra Russell karakter utama dalams serial Maid 2021. Temuan- temuan tersebut dikategorikan kedalam empat manifestasi diskriminasi gender yaitu: kekerasan, subordinasi, stereotip, dan bebanganda. Hal ini memberikan gambaran yang utuh tentang diskriminasi yang dialami oleh karakter utama serial ini. Lebih lanjut, penemuan ini didominasi oleh kekerasan emotional yang memberikan efek buruk pada mental seseorang. Meskipun temuan lain yaitu subordinasi dan stereotype juga dialami oleh karakter utama, namun dalam kasus kekerasan yang dampaknya paling buruk untuk kesehatan mental karakte rutama serial ini. Sinematografi dan dialog memainkan peran penting dalam memperkuat bukti analisis diskriminasi gender pada karakter Alexandra Russell.
This research is entitled “Alexandra Rusell's Experience of Gender Discrimination Depicted in Metzler's Maid (2021)” and seeks to investigate the portrayal and experience of gender discrimination by the main character through the object of a TV series entitled Maid (2021). The depiction of gender discrimination is observed through four manifestations including violence, subordination, stereotype, and double burden. The qualitative method is employed to analyze the primary data in this study. To address the research questions, Sheila McLean's concept of gender discrimination is utilized to evaluate how gender discrimination is experienced by the main character throughout the series. Given that the subject of analysis is a TV series, cinematography plays a crucial role in analyzing scenes within the series.
The research findings reveal that Alexandra Russell, the main character in the series Maid 2021 clearly experiences gender discrimination. These findings are divided into four types of gender discrimination: violence, subordination, stereotyping, and double burden. This provides a comprehensive overview of the discrimination faced by the main character in this series. Furthermore, the findings are predominantly dominated by emotional violence, which has detrimental effects on her mental well-being. Although other findings, such as subordination and stereotype, are also experienced by the main character, violence has the greatest impact on her mental health. Cinematography and intradiegetic sound in the form of dialogueare critical in supporting the evidence from gender discrimination analysis.
4061642865H1B019032Efektivitas Sungai Sejajar Pantai dalam Mengurangi Energi Tsunami (Studi Kasus: Sungai Pasir di Pesisir Purworejo, Jawa Tengah)Negara Indonesia merupakan negara kepulauan yang dikelilingi oleh tiga lempeng tektonik yang bergerak dengan kecepatan tertentu, ketika bertumbukan dapat menciptakan gugusan energi dengan ambang batas tertentu yang menciptakan gelombang tsunami. Vegetasi pesisir sudah banyak diakui sebagai metode alami untuk mengurangi energi gelombang tsunami. Maka dari itu, Sungai Pasir yang merupakan objek dari penelitian ini memilki kesamaan dengan Kanal Teizan namun terbentuk secara alami dan mungkin telah membantu mengurangi dampak tsunami selama ini. Oleh karena itu, penelitian ini sangat penting untuk dilakukan agar dapat mengetahui berapa efektivitas sungai sejajar pantai dalam mengurangi energi tsunami sehingga nantinya dapat menjadi pertimbangan dan memainkan salah satu peran penting dalam mitigasi bencana tsunami yang terdapat di Purworejo bahkan di Indonesia guna mewujudkan pertahanan berlapis dalam menanggulangi tsunami. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Untuk data primer didapat langsung menggunakan pengukuran lapangan di Kawasan Pesisir Purworejo, Jawa Tengah. Sedangkan data sekunder didapat melalui data tsunami historis dari beberapa sumber. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan persamaan Energi Spesifik yang merupakan penyederhanaan dari energi total (gabungan nilai energi dari energi potensial dan energi kinetik) serta memiliki konsep yang serupa dengan Prinsip Bernoulli. Penelitian ini didukung oleh data primer (data elevasi) dan data sekunder (tsunami historis berupa potensi ketinggian tsunami, kecepatan tsunami, dan magnitudo gempa) dengan kecepetan tsunami menggunakan kasus Tsunami Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) pada tahun 2004 dan kasus Mentawai pada tahun 2010. Nilai efektifitas Sungai Pasir yang didapat melalui analisis konsep garis energi dalam menentukan kehilangan energi yang menganggap kehilangan energi berasal dari perbedaan elevasi muka air akibat perubahan elevasi penampang. Dengan menggunakan asumsi kecepatan tsunami NAD (2004) didapat nilai efektifitas sebersar 21,935% sehingga mampu mengurangi energi sebesar 29,649 (x 1023 erg) atau 29,648 (x 1016 Joule/kg) sehingga energi tsunami setelah tereduksi bernilai 105,519 (x 1023 erg) atau 105,519 (x 1016 Joule/kg). Sedangkan untuk kasus Mentawai (2010) memiliki nilai efektifitas sebesar 33,772% sehingga mampu mengurangi energi sebesar 0,16 (x 1023 erg) atau 1.6 (x 1015 Joule/kg) sehingga energi tsunami setelah tereduksi bernilai 0,314 (x 1023 erg) atau 3,14 (x 1015 Joule/kg). Disamping itu, aliran tsunami juga memiliki sifat aliran superkritis dimana kecepatannya melebihi dari kecepatan kritis. Sehingga, ketika mengalami penurunan dasar saluran akan mengakibatkan tinggi permukaan air juga ikut mengalami penurunan yang signifikan dan efektif dalam mereduksi energi tsunami. Dapat disimpulkan jika Sungai Pasir di Pesisir Purworejo berperan efektif dalam mitigasi tsunami. Dengan potensi yang dimiliki oleh sungai sejajar pantai maka akan tercipta pertahanan yang berlapis dalam menanggulangi bencana tsunami.Indonesia is an archipelago surrounded by three tectonic plates that move at a certain speed, when they collide they can create clusters of energy with a certain threshold that creates tsunami waves. Coastal vegetation has been widely recognized as a natural method to reduce tsunami wave energy. Therefore, the Pasir River, which is the object of this study, has some similarities with the Teizan Canal but is naturally formed and may have helped reduce the impact of tsunamis over the years. Therefore, it is very important to conduct this research in order to find out how effective the river parallel to the coast is in reducing tsunami energy so that later it can be taken into consideration and can play an important role in mitigating tsunami disasters in Purworejo and even in Indonesia in order to realize a layered defense against tsunamis. This research uses primary and secondary data. Primary data was obtained directly using field measurements in the Purworejo Coastal Area, Central Java. Meanwhile, secondary data were obtained through historical tsunami data from several sources. The analysis was conducted using the Specific Energy equation approach which is a simplification of total energy (combined energy values of potential energy and kinetic energy) and has a concept similar to Bernoulli Principle. This research is supported by primary data (elevation data) and secondary data (historical tsunami in the form of potential tsunami height, tsunami velocity, and earthquake magnitudo) with tsunami velocity using the Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) Tsunami case in 2004 and the Mentawai case in 2010. The effectiveness value of the Pasir River is obtained through the analysis of the energy line concept in determining energy loss, which considers energy loss to come from the difference in water level elevation due to changes in cross-section elevation. By using the assumption of the tsunami speed of NAD (2004), an effectiveness value of 21.935% is obtained so that it can reduce energy by 29.64 (x 1023 erg) or 29.64 (x 1016 Joule/kg) so that the tsunami energy after being reduced is 105.51 (x 1023 erg) or 105.51 (x 1016 Joule/kg). Meanwhile, the Mentawai (2010) case has an effectiveness value of 33.77% so that it can reduce energy by 0.16 (x 1023 erg) or 1.6 (x 1015 Joule/kg) so that the tsunami energy after being reduced is 0.31 (x 1023 erg) or 3.14 (x 1015 Joule/kg). In addition, tsunami flow also has supercritical flow properties where the velocity exceeds the critical velocity. Thus, when the channel bottom decreases, the water surface height will also decrease significantly and is effective in reducing tsunami energy. It can be concluded that the Pasir River in Purworejo Coastal plays an effective role in tsunami mitigation. With the potential possessed by the river parallel to the coast, it will create a layered defense in overcoming the tsunami disaster.
4061742866J1C019038Penamaan Deshi dari Rakugoka Yuurakutei Yakumo Vll dalam Anime Showa Genroku Rakugo ShinjuuRakugo merupakan seni tradisional Jepang yang sudah ada sejak zaman Edo. Sebagai seni tradisional yang sudah ada sejak lama tentunya memiliki beberapa kebiasaan-kebiasaan yang diturunkan secara turun temurun. Salah satu kebiasaan tersebut adalah kebiasaan dalam memberikan nama kepada rakugoka. Kebiasaan tersebut terus dilakukan dari generasi ke generasi hingga telah menjadi sebuah aturan penamaan tersendiri dalam dunia rakugoka. Aturan penamaan tersebut terimplementasikan pada penamaan tokoh dalam anime showa genroku rakugo shinjuu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk melihat bagaimana aturan penamaan rakugoka yang ada pada nama tokoh dalam anime showa genroku rakugo shinjuu tersebut. Dalam penamaan tokoh tersebut ditemukan 9 poin aturan dari 13 aturan penamaan rakugoka yang ada. 9 poin aturan penamaan yang digunakan tersebut meliputi, penggunaan kanji 亭 pada nama mon, penggunaan cara baca sino pada susunan kanji, penggunaan sufiks yang populer, pengaruh impresi shisho, perubahan nama yang dilakukan saat naik ke tingkatan tertentu dalam pelatihan rakugoka, myoseki, pewarisan nama (shuumei), dan penggunaan yosemoji. Hal-hal tersebut sesuai dengan aturan-aturan penamaan rakugoka yang digunakan di dunia rakugo.Rakugo is a traditional Japanese art that has existed since the Edo period. As a traditional art that has been around for a long time, it certainly has several customs that have been passed down from generation to generation. One of these habits is the habit of giving names to rakugoka. This habit continues from generation to generation until it has become a separate naming rule in the rakugoka’s world. These naming rules are implemented in the naming of characters in the Showa Genroku Rakugo Shinjuu anime. This research uses a qualitative descriptive method to see how the rules for naming rakugoka applied in the characters name in the Showa Genroku Rakugo Shinjuu anime. In naming these characters, 9 points of rules were found out of the 13 existing rules for naming rakugoka. The 9 points is, the use of the kanji 亭 in the name of mon, the use of the sino reading in the kanji arrangement, the use of popular suffixes, the influence of shisho’s impressions, changing name when rising to a certain level in rakugoka’s training, myoseki, inheritance of names (shuumei), and the use of yosemoji. These things are in accordance with the rules for naming rakugoka used in the world of rakugo.
4061842867C1H020010The Influence Of Entrepreneurial Motivation And Entrepreneurial Education On Entrepreneurial Intention And Entrepreneurial Self-Efficacy As A Moderating VariableNiat kewirausahaan mengacu pada kesadaran dan keinginan seseorang untuk memulai, mengembangkan, dan menjalankan bisnis atau perusahaan. Intensi berwirausaha secara umum mencakup keinginan yang kuat untuk menciptakan dan mengelola bisnis untuk menghasilkan keuntungan atau menambah nilai bagi diri sendiri dan masyarakat sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi berwirausaha dan pendidikan kewirausahaan terhadap nilai-nilai perusahaan, dengan efikasi diri sebagai variabel moderasi, pada mahasiswa di Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan sampel sebanyak 392 mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS versi 28. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi berwirausaha dan pendidikan kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi berwirausaha, dan efikasi diri memoderasi pengaruh antara motivasi berwirausaha dan pendidikan kewirausahaan terhadap intensi berwirausaha.The entrepreneurial intention refers to an individual's awareness and desire to initiate, develop, and run a business or enterprise. Entrepreneurial intention generally encompasses a strong desire to create and manage a business to generate profit or add value to oneself and the surrounding community. This research aims to analyze the influence of entrepreneurial motivation and entrepreneurship education on corporate values, with self-efficacy as a moderating variable, among students at Jenderal Soedirman University. This study adopts a quantitative approach, and the sample consists of 392 students from Jenderal Soedirman University. The method employed in this research is multiple linear regression analysis using SPSS version 28. The results indicate that entrepreneurial motivation and entrepreneurship education have a positive and significant impact on entrepreneurial intention, and self-efficacy moderates the influence between entrepreneurial motivation and entrepreneurship education on entrepreneurial intention.
4061942868F1B020077Pengaruh Kualitas Pelayanan Aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) Terhadap Kepuasan Peserta Program Jaminan Hari Tua Pada BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang PurwokertoBPJS Ketenagakerjaan dalam meningkatkan kepuasan para peserta program dapat dilihat dari berbagai sisi. Salah satu program BPJS yang memiliki peserta yang banyak adalah Program Jaminan Hari Tua (JHT). Jika melihat perkembangan teknologi digital, kepuasan yang dirasakan oleh peserta dapat dipengaruhi oleh kualitas dari sistem aplikasi Jamsostek Mobile Online (JMO). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara Kualitas Pelayanan Aplikasi JMO terhadap Kepuasan Peserta program JHT BPJS Ketenagakerjaan KC Purwokerto. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan responden sejumlah 100 responden. Penelitian ini menggunakan data yang dikumpulkan secara primer dan sekunder dengan metode pengumpulan data menggunakan kuesioner, dokumentasi, dan observasi. Uji validitas data menggunakan teknik product moment, dan uji reliabilitas menggunakan Alpha Cronbach. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik korelasi kendall tau-c serta regresi ordinal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Terdapat hubungan yang kuat antara kualitas pelayanan aplikasi JMO terhadap kepuasan peserta program JHT yang dibuktikan melalui Uji Korelasi Kendall Tau-c. (2) Terdapat pengaruh dengan arah positif dan signifikan antara kualitas pelayanan aplikasi JMO terhadap kepuasn peserta program JHT. Artinya, ketika terjadi perubahan semakin meningkat kualitas pelayanan pada aplikasi JMO maka semakin meningkat juga kepuasan peserta program JHT. BPJS Employment in increasing the satisfaction of program participants can be seen from various sides. One of the BPJS programs that has many participants is the Old Age Security Program (JHT). If you look at the development of digital technology, the satisfaction felt by participants can be influenced by the quality of the Jamsostek Mobile Online (JMO) application system. The purpose of this study was to determine whether there is a positive and significant influence between the Quality of Service of the JMO Application on the Satisfaction of Participants in the JHT BPJS Employment KC Purwokerto program. This study uses quantitative methods with 100 respondents. This study uses data collected primary and secondary with data collection methods using questionnaires, documentation, and observation. Data validity test using product moment technique, and reliability test using Alpha Cronbach. Data analysis in this study used kendall tau-c correlation techniques and ordinal regression. The results of this study indicate that: (1) There is a strong relationship between the quality of JMO application services and the satisfaction of JHT program participants as evidenced by the Kendall Tau-c Correlation Test. (2) There is an influence in a positive and significant direction between the quality of JMO application services and the satisfaction of JHT program participants. This means that when there is a change in the increasing quality of service in the JMO application, the satisfaction of JHT program participants will also increase.
4062042885C1B020040ANALISIS POTENSI DAN PROSPEK USAHA DALAM MENGELOLA SUMBER DAYA DI DESA CIKAKAK, KECAMATAN WANGON, KABUPATEN BANYUMASPenelitian ini berfokus pada Desa Cikakak yang terletak di Kabupaten Banyumas, Kecamatan Wangon, dengan tujuan menganalisis potensi, prospek usaha, dan manajemen strategi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi dan wawancara yang mendalam terhadap responden. Teknik analisis data menggunakan metode analisis SWOT dengan mengolah data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan.This research focuses on Cikakak Village located in Banyumas Regency, Wangon Sub-district, with the aim of analyzing potential, business prospects, and strategic management. Data collection techniques used observation, documentation and in-depth interviews with respondents. The data analysis technique uses the SWOT analysis method by processing data, presenting data, and drawing conclusions.