Artikel Ilmiah : A1D020163 a.n. SARY NURRUL PAJARIYAH

Kembali Update Delete

NIMA1D020163
NamamhsSARY NURRUL PAJARIYAH
Judul ArtikelPREFERENSI Pentalonia nigronervosa DAN POTENSINYA SEBAGAI VEKTOR
Banana bunchy top virus PADA FAMILI ZINGIBERACEAE
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian dilaksanakan untuk mengetahui preferensi Pentalonia nigronervosa dan
potensinya sebagai vektor Banana bunchy top virus pada famili Zingiberaceae. Penelitian
dilaksanakan selama empat bulan di screen house dan Laboratorium Perlindungan
Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian dilakukan
dalam dua tahap. Tahap pertama bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai
tingkat preferensi P. nigronervosa pada enam jenis tanaman meliputi kencur, jahe, kunyit,
temulawak, kapulaga, dan lengkuas dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok
Lengkap (RAKL). Parameter yang diamati berupa keberadaan P. nigronervosa pada
tanaman uji ditinjau dari perilaku makan, natalitas, dan mortalitas. Tahap kedua bertujuan
untuk menguji potensi BBTV pada tanaman Zingiberaceae berdasarkan tingkat preferensi
tertinggi. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan
parameter yang diamati meliputi masa inkubasi, kejadian penyakit, intensitas penyakit,
analisis biokimia, dan analisis jaringan. Data hasil pengujian dianalisis menggunakan
sidik ragam ANOVA dan apabila berpengaruh nyata maka dilanjutkan uji Duncan’s
Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa
preferensi P. nigronervosa tertinggi terdapat pada tanaman kunyit, lengkuas, dan
kapulaga, sedangkan tanaman kencur, temulawak, dan jahe tingkat preferensinya rendah.
P. nigronervosa banyak ditemukan pada daun muda dan batang tanaman Zingiberaceae.
Infeksi BBTV ditandai dengan munculnya gejala pada tanaman kunyit (masa inkubasi 18
HSI) serta kapulaga dan lengkuas (masa inkubasi masing-masing 24 HSI). Infeksi BBTV
juga ditandai dengan reaksi ketahanan tanaman berupa peningkatan kandungan fenol dan
penurunan kadar klorofil serta karotenoid. Analisis jaringan tanaman terinfeksi
menunjukan terjadinya penebalan lapisan epidermis, pembengkakan floem, xylem
mengkerut, dan perubahan struktur parenkim palisade.
Abtrak (Bhs. Inggris)The research was conducted to determine the preference of Pentalonia
nigronervosa and its potential as a vector of Banana bunchy top virus in the
Zingiberaceae family. The research was conducted for four months at the screen house
and Plant Protection Laboratory, Faculty of Agriculture, Universitas Jenderal
Soedirman. The research was conducted in two stages. The first stage aimed to obtain
information on the level of preference of P. nigronervosa for six types of plants including
aromatic ginger, ginger, turmeric, curcuma, cardamom, and galangal using a
Randomized Complete Group Design (RCGD). Parameters observed were the presence
of P. nigronervosa in the test plants in terms of feeding behavior, natality, and mortality.
The second stage aims to test the potential of BBTV on Zingiberaceae plants that have
the highest level of preference. This experiment used a completely randomized design
(CRD) with observed parameters including incubation period, disease incidence, disease
intensity, biochemical analysis, and tissue analysis. Data from the test results were
analyzed using ANOVA variance analysis and if there was a significant effect, it was
followed by Duncan's Multiple Range Test (DMRT) at the 5% level. The results showed
that the highest preference of P. nigronervosa was found in turmeric, galangal, and
cardamom plants, while aromatic ginger, curcuma, and ginger plants had low preference
levels. P. nigronervosa is mostly found on the young leaves and stems of Zingiberaceae
plants. The BBTV infection was characterized by the appearance of symptoms on
turmeric (incubation period 18 HSI) and cardamom and galangal (incubation period 24
HSI each). The BBTV infection was also characterized by plant resistance reactions in
the form of increased phenol content and decreased chlorophyll and carotenoid levels.
Tissue analysis of infected plants showed thickening of the epidermal layer, phloem
swelling, xylem contraction, and changes in palisade parenchyma structure.
Kata kunci BBTV, preference, vector, Zingiberaceae
Pembimbing 1Dra. Nurtiati., M.S
Pembimbing 2Dr. Ruth Feti Rahayuniati., S.P., M.P
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman16
Tgl. Entri2024-07-18 09:47:45.035951
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.