Artikelilmiahs
Menampilkan 39.401-39.420 dari 48.927 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 39401 | 44774 | H1A020025 | Perancangan Aplikasi Mobile untuk Komunikasi dan User Interface dari Sistem ESP32 Potensiostat | Metode cyclicvoltammetry adalah salah satu metode analisa yang digunakan dalam biosensor. Cyclicvoltammetry mendeteksi bagaimana oksidasi dan reduksi yang terjadi dalam sebuah larutan. Hal tersebut akan berguna untuk melihat seberapa bereaksi larutan ketika memiliki kadar kandungan yang berbeda. Secara sederhana cyclicvoltammetry ini dihasilkan dengan memberikan reaksi larutan pada suatu elektroda kerja yang diamati melalui potensiostat. Potensiostat dibuat pabrik memiliki harga yang cukup tinggi sehingga dibuat rangkian potensiostat menggunakan mikorkontroller ESP32. Potensiostat yang menggunakan mikrokontroller ESP32 memiliki kemampuan pembacaan ADC sebesar 12 bit. Hal ini berarti pembacaan tegangan ADC pada ESP32 memiliki nilai maksimum 4095. Pembacaan ADC tersebut dirubah ke dalam satuan tegangan yang sesungguhnya supaya pengukuran pada potensiostat lebih akurat. Untuk memudahkan dalam penggunaan ESP32 Potensiostat perlu dirancang sebuah aplikasi sebagai user interface dan komunikasi data. Aplikasi yang dikembangkan pada platform mobile menggunakan jalur komunikasi BLE agar lebih mudah digunakan. Pembuatan aplikasi ini menggunakan base Visual Studio Code sebagai code editor dan bahasa pemrograman terkait, seperti dart dan flutter. Aplikasi yang dibuat diharapkan dapat menampilkan user interface berupa halaman dashboard, melakukan plotting data dalam grafik cyclicvoltammetry dan juga menyimpan data dalam bentuk file csv maupun gambar pdalam memori ponsel. Data yang tersimpan dalam memori ponsel dapat memberikan kemudahan untuk melakukan pengamatan data yang diperoleh dari ESP32 potensiostat. | The cyclicvoltammetry method is one of the analytical methods used in biosensors. Cyclicvoltammetry detects how oxidation and reduction occur in a solution. This will be useful to see how the solution reacts when it has different content levels. In simple terms, cyclic voltammetry is produced by giving a solution reaction to a working electrode which is observed through a potentiostat. The potentiostat made by the factory has a high enough price so that a potentiostat circuit is made using the ESP32 microcontroller. The potentiostat that uses the ESP32 microcontroller has an ADC reading capability of 12 bits. This means that the ADC voltage reading on the ESP32 has a maximum value of 4095. The ADC reading is converted into actual voltage units so that the measurements on the potentiostat are more accurate. To facilitate the use of ESP32 Potentiostat, an application needs to be designed as a user interface and data communication. The application is developed on a mobile platform using the BLE communication line to make it easier to use. This application uses Visual Studio Code base as a code editor and related programming languages, such as dart and flutter. The application created is expected to display a user interface in the form of a dashboard page, plotting data in a cyclicvoltammetry graph and also storing data in the form of csv files and images in the phone's memory. Data stored in cell phone memory can provide convenience for observing data obtained from the ESP32 potentiostat. | |
| 39402 | 41857 | J1B019011 | Wacana Berita Tragedi Kanjuruhan di Media Tempo.co (Suatu Kajian Wacana Kritis) | Hubungan ideologi dan kekuasaan dalam wacana adalah salah satu hal yang tidak terpisahkan. Adanya kedua elemen tersebut di media mengakibatkan adanya kontrol terhadap berita yang dikeluarkan. Tragedi Kanjuruhan pada Oktober 2022 telah menjadi perhatian publik dan sorotan media, salah satunya adalah Tempo.co. Tempo.co sebagai salah satu pionir media daring Indonesia dan masuk ke dalam 10 besar media yang paling banyak dikonsumsi memiliki peluang untuk mengontrol wacana publik. Karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ideologi dan kekuasaan yang direpresentasikan dalam wacana berita tragedi Kanjuruhan di Tempo.co. Penelitian ini menggunakan pendekatan linguistik sistemik Halliday dan analisis wacana kritis Norman Fairclough. Sumber data diambil dari kanal Nasional Tempo.co edisi Oktober 2022. Dari penelitian ini diketahui bahwa terdapat ideologi dan hubungan kekuasaan yang direpresentasikan dalam wacana berita tragedi Kanjuruhan di Tempo.co yang diterbitkan pada bulan Oktober 2022. Di bawah kepimpinan GM dan WD sebagai CEO yang aktif di AJI dan CekFakta.com membuat wacana berita tragedi Kanjuruhan di Tempo.co cenderung tendensius dan menyudutkan para tersangka, khususnya PSSI dan Polri. | The relationship between ideology and power in discourse is one thing that cannot be separated. The existence of these two elements in the media results in control over the news that is issued. The Kanjuruhan tragedy in October 2022 has become a public concern and media spotlight, one of which is Tempo.co. Tempo.co as one of the pioneers of Indonesian online media and included in the top 10 most consumed media has the opportunity to control public discourse. Therefore, this study aims to describe the ideology and power represented in the Kanjuruhan tragedy news discourse on Tempo.co. This study uses Halliday's systemic linguistic approach and Norman Fairclough's critical discourse analysis. The data source was taken from the October 2022 edition of the National Channel Tempo.co. From this research it is known that there are ideologies and power relations represented in the Kanjuruhan tragedy news discourse on Tempo.co which was published in October 2022. Under the leadership of GM and WD as CEOs who being active in AJI and CekFakta.com made the Kanjuruhan tragedy news discourse on Tempo.co tend to be tendentious and cornered the suspects, especially PSSI and the Polri | |
| 39403 | 41858 | J1B019030 | Prinsip Kesantunan Berbahasa dalam Interaksi Jual-Beli di Pasar Cerme Kecamatan Baturraden (Kajian Pragmatik) | Interaksi di pasar merupakan salah satu interaksi yang menarik karena pelaku komunikasi memiliki latar belakang yang berbeda. Proses interaksi yang terjalin perlu diperhatikan aspek kesantunan berbahasa agar tercipta komunikasi yang baik. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini berjudul “Prinsip Kesantunan Berbahasa dalam Interaksi Jual-Beli di Pasar Cerme Kecamatan Baturraden”. Tujuan dari penelitian ini adalah (1). mendeskripsikan pematuhan dan pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa dalam interaksi jual-beli di Pasar Cerme Kecamatan Baturraden. (2). mendeskripsikan konteks ekstralinguistik yang menonjol pada interkasi jual-beli di Pasar Cerme Kecamatan Baturraden. Penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik menggunakan metode pengumpulan data simak bebas libat cakap untuk mengamati tuturan penjual dan pembeli serta metode cakap bertemu muka untuk mengetahui lebih dalam konteks ekstralinguistik dalam proses interaksi penjual dan pembeli. Hasil dari penelitian ini menunjukkan terdapat pematuhan terhadap maksim kebijaksanaan, maksim penerimaan, maksim kemurahan, maksim kerendahan hati, maksim kesimpatisan dan maksim kecocokan, sedangkan pelanggaran ditemukan hanya pada maksim kebijaksanaan, maksim penerimaan, dan maksim kemurahan. Pada proses interaksi penjual dan pembeli juga ditemukan konteks ekstralinguistik berupa konteks sosial, konteks sosietal, konteks kultural, dan konteks situasional. Kata kunci: kesantunan berbahasa, konteks ekstralinguistik, pasar cerme, pragmatik | Interaction in the local market is one of a kind and interesting because the communicators have different backgrounds. The established interaction process needs to be considered aspects of language politeness to create good communication. Based on this, this research is entitled "Politeness Prinsiple in Language in Buying and Selling Interactions at Pasar Cerme, Baturraden District". The aims of this research are (1). Describe compliance and violation of politeness principles in buying and selling interactions at Pasar Cerme, Baturraden District. (2). Describe the stand-out extra-linguistic context in buying and selling interactions at Pasar Cerme, Baturraden District. This research is qualitative descriptive with a pragmatic approach. This research using the method of observation without enganging in conversation for observing the speech of sellers and buyers, as well as the face-to-face interview method to find out more about the extra-linguistic context in the interaction process between sellers and buyers. The results of this research indicate that there is compliance with the tact maxim, approbation maxim, generosity maxim, modesty maxim, and the sympathy maxim, and agreement maxim, while violations are found only in the tact maxim, approbation maxim, and generosity maxim. In the interaction process between sellers and buyers, extra-linguistic contexts are also found social context, social context, cultural context, and situational context. Keyword: extra-linguistic context, politeness principles, pragmatic, cerme market | |
| 39404 | 41859 | J1B019028 | Faktor Terjadinya Campur Kode dalam Interaksi Pekerja dan Pengunjung di Coffee shop Kota Purwokerto. | Tulisan ini dilatarbelakangi oleh keberadaan coffee shop sebagai salah satu bagian dari fenomena café society yang mencerminkan gaya hidup kekotaan sehingga berpengaruh dalam penggunaan campur kode pada masyarakat bilingual. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor yang memengaruhi campur kode dalam interaksi pekerja dan pengunjung di coffee shop Kota Purwokerto. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah setiap tuturan, baik kata, frasa, atau klausa yang digunakan dalam interaksi pekerja dan pengunjung di coffee shop kota Purwokerto. Pengumpulan data menggunakan metode simak bebas libat cakap dan cakap bertemuka muka dengan teknik sadap dan catat. Penelitian ini menunjukkan keterbatasan kode, pembicara dan pribadi pembicara, penggunaan istilah yang lebih populer, fungsi dan tujuan, serta untuk bergengsi sebagai faktor yang memengaruhi campur dalam interaksi pekerja dan pengunjung di coffee shop Kota Purwokerto. | This paper is motivated by the existence of coffee shops as part of the café society phenomenon, which reflects the urban lifestyle and influences the use of code-switching in bilingual communities. Based on this background, the aim of this study is to describe the factors that influence code-switching in the interaction between workers and visitors in coffee shops in Kota Purwokerto. The data used in this research consist of every utterance, whether it is a word, phrase, or clause used in the interaction between workers and visitors in coffee shops in Kota Purwokerto. Data collection was conducted through the methods of participant observation and face-to-face conversations, employing techniques such as eavesdropping and note-taking. This research reveals that code limitations, speaker and interlocutor's identity, usage of popular terms, function and purpose, as well as prestige, are factors influencing code-switching in the interaction between workers and visitors in coffee shops in Kota Purwokerto. | |
| 39405 | 41860 | J1B019009 | GAMBARAN KEKERASAN PADA TOKOH BERALIRAN AHMADIYAH DALAM NOVEL MARYAM | Potret kehidupan masyarakat dapat dicerminkan dalam karya sastra. Potret kekerasan yang tergambar pada karya sastra biasa digunakan penulis sebagai media kritik. Okky Madasari adalah salah satu penulis yang mengkritik mengenai potret Jemaah Ahmadiyah di Lombok, dengan novel yang berjudul Maryam. Novel yang merepresentasikan gambaran kekerasan terhadap jemaah Ahmadiyah. Novel tersebut didominasi oleh kehidupan tokoh yang beraliran Ahmadiyah. Ahmadiyah adalah Aliran yang difatwakan sesat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Metode tersebut digunakan untuk menganalisis serta mendeskripsikan potret kekerasan yang ada pada novel. Penelitian ini menganalisis bentuk-bentuk kekerasan berdasarkan dari perspektif Johan Galtung. Kekerasan tersebut terbagi menjadi tiga, yaitu kekerasan langsung, kekerasan struktural atau tidak langsung, dan kekerasan kultural. Penelitian ini menggunakan objek novel berjudul Maryam karya Okky Madasari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah gambaran kekerasan yang terdapat pada novel Maryam. Hasil analisis menyimpulkan, pada novel Maryam terdapat empat kekerasan fisik yang diterima oleh tokoh Maryam, Fatimah, Umar, dan Khaeruddin, tiga kekerasan struktural yang terjadi antara guru agama dengan Fatimah, perekonomian Khaeruddin, dankekerasan struktural yang terjadi pada pemakaman Kharuddin yang terjadi anatar keluarga Khaeruddin dengan Pak RT dan warga Gerupuk. Kemudian, tiga kekerasan kultural berupa penyegelan masjid, aliran yang diibaratkan sebagai penyakit menular, dan adanya perintah untuk mengucapkan syahadat kepada Maryam. | Portraits of people's lives can be reflected in literary works. Portraits of violence depicted in literary works are usually used by writers as a medium for criticism. Okky Madasari is one of the writers who criticizes the portrait of the Ahmadiyah congregation in Lombok, with a novel entitled Maryam. A novel that represents a picture of violence against the Ahmadiyya congregation. The novel is dominated by the life of the Ahmadiyya winged character. Ahmadiyya is a sect that is declared heretical. This research is a qualitative descriptive study. This method is used to analyze and describe the portrait of violence in the novel. This study analyzes forms of violence from the perspective of Johan Galtung. Violence is divided into three, namely direct violence, structural or indirect violence, and cultural violence. This study uses the object of a novel entitled Maryam by Okky Madasari. This study aims to find out how the depiction of violence is found in Maryam's novel. The results of the analysis conclude, in Maryam's novel there are four physical violence received by the characters Maryam, Fatimah, Umar, and Khaeruddin, three structural violence that occurred between the religious teacher and Fatimah, Khaeruddin's economy, and structural violence that occurred at Kharuddin's funeral which occurred between the Khaeruddin family and the RT and Gerupuk residents. Then, three cultural violence in the form of the sealing of the mosque, the sect which is likened to an infectious disease, and the order to recite the shahada to Maryam. | |
| 39406 | 44775 | B1A020048 | Uji Efektivitas Antifungi Sediaan Krim Wajah dengan Kandungan Madu Lebah Tetragonula biroi terhadap Fungi Isolat Wajah | Kulit memiliki peluang terbesar terpapar berbagai jenis mikroorganisme seperti fungi yang menyebabkan permasalahan pada kulit. Hal ini disebabkan karena fungi dapat mengakibatkan peradangan pada folikel rambut yang dipengaruhi oleh kelenjar sebum pada kulit. Bahan alami yang berpotensi memiliki kandungan aktif sebagai antifungi adalah madu, salah satunya madu dari lebah Tetragonula biroi. Madu dari lebah T. biroi dapat diaplikasikan sebagai bahan aktif dalam sediaan krim wajah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui genus fungi isolat wajah dan efektivitas antifungi sediaan krim wajah madu dari lebah T. biroi terhadap fungi isolat wajah. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Teknologi Sediaan Farmasi dan Laboratorium Mikologi Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian dimulai dari bulan Januari-Mei 2024. Variabel bebas yang digunakan yaitu variasi konsentrasi madu dari lebah T. biroi pada sediaan krim wajah. Variabel terikat yang digunakan yaitu efektivitas antifungi sediaan krim wajah madu dari lebah T. biroi. Parameter utama dari penelitian ini adalah diameter zona hambat yang dihasilkan oleh variasi konsentrasi madu dari lebah T.biroi yang terkandung dalam krim wajah terhadap fungi isolat wajah dan karakteristik makromorfologi serta mikromorfologi genus fungi isolat wajah. Parameter pendukung yaitu pH sediaan krim wajah madu dari lebah T. biroi. Rancangan percobaan yang digunakan pada penelitian ini yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL). Analisis data menggunakan ANOVA, hasil signifikan dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ). Hasil penelitian didapatkan genus fungi yang diperoleh dari isolasi wajah yaitu Malassezia dengan karakteristik makroskopis meliputi berbentuk bulat, tepi rata, elevasi cembung, warna krem mengkilap, dan bau tidak sedap, sedangkan karakteristik mikroskopis meliputi hifa pendek (hifa pada genus Malassezia termasuk pseudohifa) spora bulat berkelompok, pertumbuhan fase hifa dan yeast berbentuk menyerupai spagetti meetball. Sediaan krim wajah dengan konsentrasi madu dari lebah T. biroi sebesar 6% efektif sebagai antifungi terhadap fungi isolat wajah dengan rata-rata zona hambat yang dihasilkan sebesar 14,2 mm. | The skin has the greatest opportunity to be exposed to various types of microbes that cause skin problems. This was because fungi can cause inflammation of the hair follicles, which are influenced by the sebum glands in the skin. Natural ingredients that have the potential to have active antifungal properties are honey, one of which is honey from the bee Tetragonula biroi. Honey from T. biroi bees can be applied as an active ingredient in facial cream preparations. This research was conducted to determine the antifungal effectiveness of honey facial cream preparations from T. biroi bees against facial isolate fungi and the genus of facial isolate fungi. This research was carried out in the Pharmaceutical Preparation Technology Laboratory and Mycology Laboratory Faculty of Biology at Jenderal Soedirman University. The research started in January-March 2024. The independent variable used was variations in the concentration of honey from T. biroi bees in honey face cream preparations. The dependent variable used was the antifungal effectiveness of a honey facial cream preparation from T. biroi bees. The main parameters have been carried out in this research are the diameter of the inhibition zone produced by variations in the concentration of honey from T.biroi bees contained in facial cream against facial isolate fungi and the macromorphological and micromorphological characteristics of the genus of facial isolate fungi. Supporting parameter include pH. The experimental design that will be used in this research is a Completely Randomized Design (CRD). Data analysis uses ANOVA, if the results are significant, continue with the turkey test. The results of the research showed that a facial cream preparation with a concentration of 6% honey from T. biroi bees was effective as an antifungal against facial isolate fungi, with an average inhibition zone produced of 14.2 mm. The fungal genus obtained from facial isolation was the genus Malassezia with macroscopic characteristics including round shape, flat edges, convex elevation, shiny cream color, and unpleasant odor, while microscopic characteristics include short hyphae, round spores in groups, hyphal phase growth, and yeast shaped like spaghetti meetball. | |
| 39407 | 41863 | C1H019022 | MODERATING ROLE OF INSTITUTIONAL OWNERSHIP ON THE EFFECT OF GROWTH OPPORTUNITY, FREE CASH FLOW, LEVERAGE, LIQUIDITY AND PROFITABILITY ON DIVIDEND POLICY (Empirical Study on Property and Real Estate Companies Listed on Indonesia Stock Exchange Year of 2016-2020) | Penelitian ini berjudul “MODERASI PERAN KEPEMILIKAN KELEMBAGAAN TERHADAP KEBIJAKAN DIVIDEN (Studi Empiris Pada Perusahaan Properti Dan Real Estate Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2016-2020)”. Secara umum penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh growth opportunity, free cash flow, leverage, likuiditas, profitabilitas dan kepemilikan institusional terhadap kebijakan dividen pada perusahaan property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jenis penelitian tesis ini adalah kuantitatif dengan menggunakan studi pada perusahaan property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Obyek penelitian dalam tesis ini adalah growth opportunity, free cash flow, leverage, likuiditas, profitabilitas, kepemilikan institusional dan kebijakan dividen. Sampel dalam penelitian ini adalah perusahaan property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang telah menerbitkan laporan tahunan lengkap tahun 2016-2021 sebanyak 41 perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa growth opportunity dan leverage berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Dividend Payout Ratio (DPR), sedangkan arus kas bebas, likuiditas dan profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap Dividend Payout Ratio (DPR) perusahaan property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2016-2020. Selain itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan institusional tidak memoderasi pengaruh growth opportunity terhadap Dividend Payout Ratio (DPR) perusahaan property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2016-2020. Sedangkan kepemilikan institusional memoderasi pengaruh arus kas bebas, leverage, likuiditas plus profitabilitas terhadap Dividend Payout Ratio (DPR) perusahaan properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2016-2020. | This research entitled “MODERATING ROLE OF INSTITUTIONAL OWNERSHIP ON THE EFFECT OF GROWTH OPPORTUNITY, FREE CASH FLOW, LEVERAGE, LIQUIDITY AND PROFITABILITY ON DIVIDEND POLICY (Empirical Study on Property and Real Estate Companies Listed on Indonesia Stock Exchange Year of 2016-2020)”. Generally, purpose of this research is to analyze the effect of growth opportunity, free cash flow, leverage, liquidity, profitability and institutional ownership toward dividend policy of property and real estate companies listed on Indonesia Stock Exchange. Research type of this thesis is quantitative by conducting a study on property and real estate companies listed on Indonesia Stock Exchange. Research objects within thesis are growth opportunity, free cash flow, leverage, liquidity, profitability, institutional ownership and dividend policy. The sample for this research is property and real estate companies listed on the Indonesia Stock Exchange which have published complete annual reports for 2016-2021, there are 41 companies. The results of the study show that growth opportunity and leverage have a negative and insignificant effect on the Dividend Payout Ratio (DPR), while free cash flow, liquidity and profitability have a significant effect on the Dividend Payout Ratio (DPR) of property and real estate companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2016-2020. In addition, the results of the study show that institutional ownership does not moderate the effect of growth opportunity on the Dividend Payout Ratio (DPR) of property and real estate companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2016-2020. Whereas institutional ownership moderates the effect of free cash flow, leverage, liquidity plus profitability on the Dividend Payout Ratio (DPR) of property and real estate companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2016-2020 | |
| 39408 | 44480 | F1A019052 | Peran Karang Taruna Kecamatan Cibinong Dalam Menanggulangi Sampah di Sungai Kali Baru | Salah satu sungai yang tercemar di Indonesia adalah Sungai Kali Baru. Kondisi Sungai Kali Baru yang buruk ini menarik banyak perhatian berbagai pihak. Salah satu pihak yang menaruh perhatian yaitu Karang Taruna Kecamatan Cibinong. Karang Taruna Kecamatan Cibinong aktif dalam upaya gerakan menanggulangi sampah di Sungai Kali Baru. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan Peran Karang Taruna Kecamatan Cibinong dalam upaya menanggulangi sampah di Sungai Kali Baru Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan sumber data primer dan sekunder. Metode analisis data menggunakan teknik Analisis Kualitatif Interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Karang Taruna Kecamatan Cibinong telah menjalankan perannya sebagai organisasi sosial dalam permasalahan sampah di Sungai Kali Baru. Peran Karang Taruna Kecamatan Cibinong ditunjukkan melalui: 1) Preventif, upaya ini mereka lakukan dengan memasang berbagai macam slogan yang dipasang di beberapa titik di bantaran sungai. 2) Rehabilitatif, upaya ini mereka lakukan dengan kegiatan Bebenah Kali Baru. 3) Potensi Pengembangan Generasi Muda, upaya ini mereka lakukan dengan memanfaatkan lahan di bantaran sungai untuk budidaya ikan dan pertanian. | One of the polluted rivers in Indonesia is the Kali Baru River. The poor condition of the Kali Baru River has attracted a lot of attention from various parties. One of the parties paying attention is the Cibinong District Youth Organization. The Cibinong District Youth Organization is active in efforts to tackle waste in the Kali Baru River. Therefore, this research aims to describe the role of the Cibinong District Karang Taruna in efforts to deal with waste in the Kali Baru River, Cibinong District, Bogor Regency. This study used qualitative research methods. The technique for determining informants uses purposive sampling. Data collection methods use observation, in-depth interviews, and documentation. The data sources used are primary and secondary data sources. The data analysis method uses Interactive Qualitative Analysis techniques. The results of the research show that the Cibinong District Karang Taruna has carried out its role as a social organization in the waste problem in the Kali Baru River. The role of the Cibinong District Youth Organization is demonstrated through: 1) Preventive, they carry out this effort by placing various slogans at several points on the riverbanks. 2) Rehabilitative, this effort they carry out with the New River Renewal activity. 3) Potential for Young Generation Development, they are making this effort by utilizing land along riverbanks for fish cultivation and agriculture. | |
| 39409 | 41034 | E1A019277 | KEKUATAN PEMBUKTIAN SAKSI KORBAN PENYANDANG DISABILITAS RETARDASI MENTAL DALAM PROSES PERADILAN TERHADAP TINDAK PIDANA PERSETUBUHAN (Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan Nomor 51/Pid.B/2022/PN Pbg) | Pembuktian yang dilakukan oleh seorang penyandang disabilitas retardasi mental dalam proses peradilan yang mana berlawanan dengan syarat formil saksi yaitu berakal sehat, sementara saksi korban retardasi mental memiliki IQ dibawah rata-rata, dalam hal ini telah diputus dan berkekuatan hukum tetap dengan Putusan No 51/Pid.B/2022/PN Pbg. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kekuatan pembuktian saksi korban yang menyandang disabilitas retardasi mental dalam proses peradilan pidana dan bagaimana dasar pertimbangan hukum hakim terhadap kekuatan pembuktian saksi korban penyandang disabilitas retardasi mental dalam putusan nomor 51/Pid.B/2022/PN Pbg. Pada penelitian ini menggunakan tipe penelitian yuridis normatif, metode pendekatan kasus dan perundang-undangan, spesifikasi penelitian preskriptif analitis. Data yang digunakan adalah data sekunder dengan pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan yang disajikan melalui uraian secara sistematis dan logis dengan bentuk teks naratif, kemudian dianalisis secara normatif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan pembuktian saksi korban penyandang disabilitas retardasi mental pada dasarnya memiliki kedudukan yang sama dihadapan hukum, namun kesaksiannya tidak dapat dipertanggung jawabkan secara sempurna dalam hukum pidana, sebab hal ini tidak sesuai dengan Pasal 171 KUHAP. | Proof by a person with a mental retardation disability in a court process that is dealing with the formal requirements of a witness, namely that he is of sound mind, while a witness who is a victim of mental retardation has an IQ below the average, in this case it has been decided and has permanent legal force with Decision No. 51/Pid.B/2022/PN Pbg. The formulation of the problem in this study is how is the strength of proof of witnesses victims who have mental retardation disorders in the criminal trial process and what are the legal considerations of judges regarding the strength of proof of victims with mental retardation disabilities in decision number 51/Pid.B/2022/PN Pbg. In this study, the type of normative juridical research, case and statutory approach methods, specifications of analytical prescriptive research were used. The data used is secondary data by collecting data using literature review which is presented through a systematic and logical description in the form of narrative text, then analyzed qualitatively normatively. The results of the study show that the strength of proof of witnesses for victims of mental disorders with mental retardation basically has the same position before the law, but their testimony cannot be perfectly accounted for in criminal law, because this is not in accordance with Article 171 of the Criminal Procedure Code. | |
| 39410 | 44481 | F1A018054 | FENOMENA ANAK BERKONFLIK DENGAN HUKUM (ABH) PADA MASA PANDEMI COVID-19 (Analisis Isi Berita dalam Berita Online Detik.com) | Pandemi Covid-19 membuat metode pembelajaran dilakukan secara daring. Pembelajaran daring membuat anak memliki waktu luang lebih banyak untuk melakukan tindakan pidana hingga berstatus ABH (Anak Berkonflik dengan Hukum). Penelitian ini bertujuan menggambarkan profil, bentuk tindak pidana, motif, dan lokus terjadinya tindak pidana yang dilakukan ABH pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan penelitian analisis isi dengan bahan berita kasus ABH pada portal berita online Detik.com tahun 2021. Hasil penelitian menunjukkan profil ABH berdasarkan jenis kelamin anak laki-laki lebih banyak melakukan tindak pidana, hal ini dikarenakan sudah melekatnya sistem patriarki pada masyarakat. Rentang usia anak yang paling banyak melakukan tindak pidana adalah 15-18 tahun dengan tingkat pendidikan SMA/Sederajat. Bentuk tindak pidana yang paling banyak dilakukan adalah kekerasan fisik yang tidak menghilangkan nyawa korban yaitu tawuran dengan motif terbanyak yaitu balas dendam. Lokus yang sering menjadi tempat anak melakukan tindak pidana adalah di ruang publik. Peran pemerintah melalui lembaga pendidikan sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang didapatkan oleh anak sehingga anak dapat menyerap nilai dan norma yang berlaku dengan baik. Masyarakat seharusnya tidak selalu bersikap permisif kepada anak yang melanggar peraturan. Peran media berita sangat penting untuk dapat mencegah anak melakukan tindak pidana dengan menyajikan berita yang informatif dan edukatif. | The Covid-19 pandemic has made the learning method online. Online learning makes children have more free time to commit criminal acts to the status of ABH (Children in Conflict with the Law). This study aims to describe the profile, form of criminal acts, motives, and locus of criminal acts committed by ABH during the Covid-19 pandemic. This research uses content analysis research with news material on ABH cases on the Detik.com online news portal in 2021. The results showed that the profile of ABH based on the gender of boys committed more criminal offenses, this was due to the inherent patriarchal system in society. The age range of children who commit the most criminal offenses is 15-18 years old with a high school/ equivalent education level. The most common form of criminal offense is physical violence that does not take the life of the victim, namely brawls with the most motive being revenge. The locus where children often commit criminal acts is in public spaces. The role of the government through educational institutions is needed to improve the quality of education obtained by children so that children can absorb the values and norms that apply properly. The community should not always be permissive to children who break the rules. The role of news media is very important to prevent children from committing criminal acts by presenting informative and educative news. | |
| 39411 | 41862 | J1A017045 | TRANSLATION TECHNIQUES AND READABILITY OF TECHNICAL TERMS IN SAMSUNG GALAXY J2 PRIME DUOS (SM-G532G/DS) ANDROID SMARTPHONES MANUAL BOOK | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teknik-teknik penerjemahan dan aspek keterbacaan pada istilah teknis dalam buku panduan ponsel pintar Samsung Galaxy J2 Prime Duos (SM-G532G/DS). Penelitian ini dilakukan menggunakan teori teknik penerjemahan oleh Molina dan Albir (2002), keterbacaan oleh Nababan, et al. (2012), dan teori kata teknis oleh Ragini, G. P. (2014). Data dari penelitian ini adalah 142 kata teknis dari menu dan fitur pada buku panduan ponsel pintar Samsung Galaxy J2 Prime Duos (SM-G532G/DS). Untuk menjawab pertanyaan pada rumusan masalah, peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil dari kuesioner yang diperoleh dari beberapa responden juga ikut dilibatkan dalam analisis ini.Hasil dari penelitian ini menunjukkan ada tujuh teknik penerjemahan yang digunakan untuk menerjemahkan kata teknis. Teknik-teknik tersebut terdiri dari literal translation (42%), calque (22%), borrowing (28), transposition (6%), reduction (1%), dan established equivalent (1%). Teknik yang paling banyak digunakan dalam penelitian ini adalah literal translation karena teknik ini menghasilkan makna yang tepat dari istilah-istilah teknis dengan tetap mempertahankan gaya asli teks sumber. Sebaliknya, teknik yang paling sedikit digunakan adalah reduction dan established equivalent karena kedua teknik tersebut terkadang membuat pesan yang ingin disampaikan menjadi sedikit kehilangan makna aslinya. Selanjutnya, tingkat keterbacaan data menunjukkan bahwa 76% dianggap sebagai data yang mudah dibaca, dan 24% adalah data yang kurang mudah dibaca. Oleh karena itu, terjemahan istilah teknis dalam buku panduan ponsel pintar Android Samsung Galaxy J2 Prime Duos (SM-G532G/DS) secara umum dapat dibaca dengan beberapa catatan. Terdapat 24% data yang dianggap kurang terbaca, yang mengindikasikan perlunya perbaikan dalam penyajian informasi agar lebih mudah dipahami oleh semua pembaca. Kalimat-kalimat panjang berkontribusi banyak ke data yang dianggap sebagai data kurang terbaca. Mempertimbangkan untuk menggunakan teknik penerjemahan yang berbeda dapat membantu mengatasi masalah ini dan membuat aspek keterbacaan menjadi lebih tinggi. | This research is aimed to analyze the translation techniques and the readability aspect of the translation of the technical words in the Samsung Galaxy J2 Prime Duos (SM-G532G/DS) Android Smartphones Manual Book. This analysis is conducted by using the theory of translation techniques by Molina and Albir (2002) and the theory of translation readability by Nababan, et al. (2012). The data of this research are 142 technical terms in English from menus and features of the Samsung Galaxy J2 Prime Duos (SM-G532G/DS) Android Smartphones Manual Book. In order to answer the research question, the researcher uses the descriptive qualitative method. The result of questionnaires that are acquired from the respondents is also taken into consideration in analyzing the data. The result of this research shows six translation techniques used to translate the technical terms. The techniques are literal translation (42%), calque (22%), borrowing (28), transposition (6%), reduction (1%), and established equivalent (1%). The most used technique in this research is a literal translation because this technique produces the precise meaning of the technical terms while original style and tone of the source text. On the other hand, the least used techniques are reduction and established equivalent because those techniques sometimes will make the message lose its meaning. Furthermore, the readability level of the data indicates that 76% are considered readable data, and 24% are less readable data. Therefore, the translation of the technical words in the Samsung Galaxy J2 Prime Duos (SM-G532G/DS) Android Smartphones Manual Book is generally readable with some notes. There are 24% of the data considered less readable, which indicates the need for improvement in presenting information to make it easier to understand for all readers. Some long sentences contribute to most of the less readable data. Considering using different translation techniques may help to solve this problem and make the readable aspect higher. | |
| 39412 | 41864 | C1B019053 | PENGARUH ONLINE REVIEW DAN CITRA DESTINASI TERHADAP NIAT BERKUNJUNG WISATAWAN DENGAN KEPERCAYAAN DESTINASI SEBAGAI VARIABEL MEDIASI | Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena pergeseran trend yang ada di pariwisata saat ini. Pariwisata merupakan salah satu industry yang penting dalam pengembangan perekonomian di sejumlah negara, termasuk Indonesia. Adanya dampak pandemic covid – 19 beberapa tahun lalu, menyebabkan adanya pergeseran perilaku masyarakat dalam beraktifitas salah satunya adalah mencari destinasi wisata yang aman dikunjungi. Hal ini, menjadikan destinasi wisata pedesaan sebagai alternatif wisata para calon wisatawan ketika ingin berwisata. Penelitian ini dilakukan dengan menggabungkan dua penelitian quantitative terdahulu dan mengembangkanya dengan menggunakan teori Stimulus-Organism-Response. Metode yang digunakan adalah quantitative destiptive. Populasi dari penelitian ini adalah masyarakat yang mengetahui destinasi wisata di sekitaran kabupaten Banyumas. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diperoleh dengan teknik purposive sampling sebanyak 233 responden yang mengetahui informasi mengenai destinasi wisata di Banyumas. Hasil penelitian yang dilakukan dengan menggunakan analisis Structural Equation Modeling (SEM) diolah dengan software AMOS menunjukkan bahwa : (1) online review berpengaruh positif signifikan terhadap kepercayaan destinasi. (2) Citra destinasi berpengaruh positif signifikan terhadap kepercayaan destinasi. (3) Online review tidak berpengaruh terhadap niat berkunjung. (4) Citra destinasi berpengaruh positif signifikan terhadap niat berkunjung. (5) Kepercayaan destinasi berpengaruh positif signifikan terhadap niat berkunjung. (6) Kepercayaan destinasi tidak memediasi pengaruh antara online review dan niat berkunjung. (7) Kemudian, kepercayaan destinasi memdiasi pengaruh antara citra destinasi terhadap niat berkunjung. | This study aims to examine the phenomenon of shifting trends in tourism today. Tourism is an important industry in economic development in a number of countries, including Indonesia. The impact of the Covid - 19 pandemic a few years ago caused a shift in people's behavior in their activities, one of which was to look for tourist destinations that were safe to visit. This makes rural tourist destinations an alternative tour for potential tourists when they want to travel. This research was conducted by combining two previous quantitative studies and developing them using the Stimulus-Organism-Response theory. The method used is quantitative descriptive. The population of this study is people who know tourist destinations around Banyumas district. Data were collected through questionnaires obtained by purposive sampling technique as many as 233 respondents who knew information about tourist destinations in Banyumas. The results of research conducted using Structural Equation Modeling (SEM) analysis processed with AMOS software show that: (1) online reviews have a significant positive effect on destination trust. (2) Destination image has a significant positive effect on destination trust. (3) Online review has no effect on the intention to visit. (4) Destination image has a significant positive effect on visiting intentions. (5) Destination trust has a significant positive effect on visiting intentions. (6) Destination trust does not mediate the influence between online review and intention to visit. (7) Then, destination trust mediates the effect of destination image on visiting intentions. | |
| 39413 | 41865 | H1A016034 | ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA RELAY JARAK PROTEKSI SALURAN TRANSMISI 150 KV BAY BUMIAYU | Untuk melindungi saluran transmisi antara Gardu Induk Kalibakal dan Gardu Induk Bumiayu, sistem proteksi utama yang digunakan adalah relay jarak. Fungsinya adalah untuk mengamankan saluran transmisi dengan mendeteksi dan merespons gangguan seperti hubung singkat. Distance relay bekerja dengan membandingkan besaran impedansi gangguan pada saluran dengan impedansi setting serta membagi daerah proteksi menjadi beberapa cakupan yaitu zone 1, zone 2 dan zone 3. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis setting distance relay yang terdapat pada saluran transmisi GI Kalibakal-GI Bumiayu dengan menggunakan perhitungan manual yang sesuai dengan standar standar Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) dan Standar PLN. Pada penelitian ini juga dilakukan analisis hubung singkat gangguan hubung singkat pada fasa yang tersedia ke tanah dari arah GI Kalibakal ke GI Bumiayu di beberapa titik gangguan yang dinyatakan dalam satuan persen (%) pada penghantar menggunakan ETAP. Didapatkan hasil perhitungan setting relay jarak pada zona 1 sebesar 6,277 Ω, pada zona 2 sebesar 9,77 Ω, dan pada zona 3 sebesar 15,966 Ω. Perbandingan antara hasil perhitungan manual dan data aktual di lapangan tidak terlalu berbeda jauh sehingga dapat disimpulkan bahwa setting dan waktu kerja relay jarak yang digunakan sudah sesuai dengan standar yang digunakan yaitu standar IEEE std C37.113.2015 dan SPLN 52-1 :1984 | To protect the transmission line between the Kalibakal Main Substation and the Bumiayu Main Substation, the primary protection system used is distance relay. Its function is to secure the transmission line by detecting and responding to disturbances such as short circuits. The distance relay operates by comparing the impedance of the disturbance on the line with the set impedance and dividing the protection zone into several coverage areas: zone 1, zone 2, and zone 3. This study was conducted to analyze the settings of the distance relay on the Kalibakal-Bumiayu transmission line using manual calculations in accordance with the Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) and PLN standards. The study also analyzed short circuit faults from the Kalibakal Substation to the Bumiayu Substation at various points, expressed in percentage (%) on the conductor, using ETAP. The calculation results obtained relay settings for zone 1 is 6.277 Ω, for zone 2 is 9.77 Ω, and for zone 3 is 15.966 Ω. The comparison between the manual calculation results and actual field data is not significantly different, concluding that the settings and operation timing of the distance relay used are in accordance with the standards, namely IEEE std C37.113.2015 and SPLN 52-1:1984.. | |
| 39414 | 41866 | B1A016084 | Studi Etnobotani Tumbuhan Obat Tradisional Oleh Masyarakat Desa Karangsalam Kidul Kabupaten Banyumas Provinsi Jawa Tengah | Etnobotani merupakan salah satu cabang keilmuan yang mempelajari hubungan antara tumbuhan dengan kehidupan manusia dalam kesehariannya. Masyarakat Desa Karangsalam Kidul semakin sedikit yang memanfaatkan tumbuhan sebagai sarana obat tradisional di masa ini. Data tumbuhan obat yang dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Karangsalam Kidul belum terdokumentasi dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui spesies tumbuhan apa saja yang dimanfaatkan sebagai tumbuhan obat tradisional oleh masyarakat Desa Karangsalam Kidul. Penelitian dilaksanakan selama dua bulan pada bulan Juli hingga Agustus tahun 2023. Informasi tentang penggunaan tumbuhan sebagai tumbuhan obat tradisional diperoleh dari masyarakat secara umum di Desa Karangsalam Kidul sebagai sumber informan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan teknik semi terstruktur menggunakan kuesioner. Hasil dari penelitian diperoleh 15 spesies tumbuhan obat yang tergolong ke dalam 9 familia untuk mengobati 22 penyakit. Familia dari tumbuhan obat tradisional yang paling banyak dimanfaatkan adalah Zingiberaceae sebanyak 5 spesies, dan Amaryllidaceae serta Lamiaceae yang masing–masing berjumlah 2 spesies, serta bagian tumbuhan yang paling banyak digunakan yaitu umbi atau rimpang sebanyak 5 spesies. | Etnobotany is a branch of science that studies the relationship between plants and human life in everyday life. The people of Karangsalam Kidul Village are increasingly using fewer plants as traditional medicine in this era. Data on medicinal plants used by the people of Karangsalam Kidul Village has not been well documented. The purpose of this study was to determine the species of plants that are used as traditional medicinal plants by the people of Karangsalam Kidul Village. The study was conducted for two months, from July to August 2023. Information about the use of plants as traditional medicinal plants was obtained from the general public in Karangsalam Kidul Village as informants through observation, documentation, and interviews with semi-structured techniques using questionnaires. The results of the study found 15 species of medicinal plants belonging to 9 families to treat 22 diseases. The family of traditional medicinal plants that is most widely used is Zingiberaceae with 5 species, and Amaryllidaceae and Lamiaceae, each with 2 species, and the most widely used part of the plant is the tuber or rhizome with 5 species. | |
| 39415 | 41867 | H1A016055 | ANALISIS KOORDINASI SISTEM PROTEKSI OVER CURRENT RELAY, GROUND FAULT RELAY , DAN RECLOSER PADA TRAFO 4 PENYULANG KBL 9 DI GARDU INDUK 150 KV KALIBAKAL PT. PLN (PERSERO) UP3 PURWOKERTO | Suatu sistem tenaga listrik pada dasarnya terdiri dari susunan pembangkit, transmisi, dan jaringan distribusi yang terhubung satu sama lain untuk membangkitkan, mentransmisikan, dan mendistribusikan tenaga listrik tersebut hingga dapat dimanfaatkan oleh pelanggan. Karena manfaat dan fungsi sistem tenaga listrik yang sangat vital dalam kehidupan sehari-hari maka diperlukan sistem proteksi yang handal, cepat, selektif, sensitif dan ekonomis. Untuk mencegah kerusakan pada komponen peralatan listrik akibat adanya gangguan maka diperlukan alat untuk mendeteksi adanya gangguan yaitu relay.Pada jaringan distribusi 20 kV untuk mengetahui adanya gangguan terutama gangguan hubung singkat terdapat berbagai macam pengaman/proteksi antara lain Over Current Relay (OCR), Ground Fault Relay (GFR), dan recloser. Untuk mengamankan peralatan dari kerusakan akibat gangguan hubung singkat terutama pada penyulang atau feeder 20 kV maka diperlukan koordinasi proteksi yang baik antara OCR, GFR, dan recloser.Dalam Tugas Akhir ini akan dilakukan analisis koordinasi proteksi OCR, GFR, dan recloser terhadap gangguan hubung singkat pada penyulang KBL 9 karena tercacat terjadi 4 kali gangguan hubung singkat pada penyulang KBL 9 sepanjang tahun 2023. Maka dalam penelitian ini ingin mengkaji kinerja sistem proteksi yang ada pada penyulang KBL 9 untuk meningkatkan kehandalan sistem proteksi pada penyulang tersebut. | An electric power system basically consists of an arrangement of generation, transmission and distribution networks that are connected to each other to generate, transmit and distribute the electricity so that it can be utilized by customers. Because the benefits and functions of the electric power system are very vital in everyday life, a reliable, fast, selective, sensitive and economical protection system is needed. To prevent damage to electrical equipment components due to disturbances, a device is needed to detect disturbances, namely a relay.In the 20 kV distribution network, to detect disturbances, especially short circuit faults, there are various kinds of safeguards/protections, including Over Current Relay (OCR), Ground Fault Relay (GFR), and recloser. To protect equipment from damage due to short circuit disturbances, especially on 20 kV feeders, good protection coordination is needed between OCR, GFR, and recloser.In this final project, an analysis of the coordination of OCR, GFR, and recloser protection will be carried out for short circuit disturbances in the KBL 9 feeder because it is disabled 4 times for short circuit interruptions in the KBL 9 feeder throughout 2023. So in this study we want to examine the performance of existing protection systems on the KBL 9 feeder to increase the reliability of the protection system on the feeder. | |
| 39416 | 44482 | F1D020001 | KAMPUNG PENGAWASAN BADAN PENGAWAS PEMILU SEBAGAI SARANA PENDIDIKAN POLITIK WARGA DESA KALIKUDI KECAMATAN ADIPALA KABUPATEN CILACAP PADA PEMILU TAHUN 2024 | Pemilihan umum dalam negara Demokrasi dimaknai sebagai bentuk puncak dari partisipasi politik masyarakat, pemilu memiliki peran sentral dalam memastikan keberlanjutan dan kekuatan sistem demokrasi. Partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu bukan hanya mengenai kehadiran fisik di tempat pemungutan suara, namun mencakup keterlibatan aktif dalam penyuluhan, pemantauan, dan pelaporan. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menganalisis tentang sejauh mana partisipasi masyarakat dalam program Kampung Pengawasan Partisipatif Bawaslu Kabupaten Cilacap sebagai sarana pendidikan politik warga. Artikel ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui teknik pengumpulan data dari wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa, Pertama Bawaslu Kabupaten Cilacap menetapkan Desa Kalikudi sebagai project kampung pengawasan pemilu dengan mempertimbangkanan desa Kalikudi merupakan desa yang acap kali ditemukan pelanggaran pemilu, Kedua, Program partisipatif dalam kampung pengawasan meliputi; deklarasi, pembuatan spanduk atau baliho, workshop, forum warga, patroli pengawasan dan posko pengawasan, Ketiga, partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi mengenai pelanggaran pemilu dan melaporkan secara resmi masih rendah. | General elections in a democratic country are interpreted as the peak form of community political participation. Elections have a central role in ensuring the will and strength of the democratic system. Community participation in election monitoring does not only involve physical presence at the polling place, but includes active involvement in education, monitoring and reporting. The purpose of writing this article is to analyze the extent of community participation in the Cilacap Regency Bawaslu Participatory Supervision Village program as a means of political education for citizens. This article uses a qualitative method with a case study approach through data collection techniques from interviews, observation and documentation. The results of this research reveal that, Firstly, Bawaslu of Cilacap Regency designated Kalikudi Village as an election monitoring village project by considering that Kalikudi village is a village where election violations are often found. Second, participatory programs in monitoring villages include; declarations, making banners or billboards, workshops, citizen forums, surveillance patrols and monitoring posts. Third, public participation in providing information regarding election violations and official reporting is still low. | |
| 39417 | 41869 | C1B019068 | Pengaruh Prinsip Good Governance Terhadap Kinerja Pelayanan Publik (Studi Pada KPP Pratama Jawa Tengah) | Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan kuisioner kepada wajib pajak yang berada di daerah Jawa Tengah. Penelitian ini mengambil judul: “Pengaruh Prinsip Good Governance Terhadap Kinerja Pelayanan Publik (Studi pada KPP Pratama Jawa Tengah)”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh prinsip good governance terhadap kinerja pelayanan publik. Populasi dari penelitian ini adalah semua warga yang berada di Jawa Tengah. Jumlah responden yang diambil dalam penelitian ini berjumlah 120 responden yang ditentukan dengan purposive sampling. Berdasarkan hasil dan analisis penelitian dengan menggunakan Regresi Linier Berganda menunjukkan bahwa: (1) Akuntabiltas berpengaruh positif terhadap kinerja pelayanan publik, (2) Transparansi tidak berpengaruh terhadap kinerja pelayanan publik, (3) Partisipasi masyarakat berpengaruh positif terhadap kinerja pelayanan publik (4) Prediktabilitas berpengaruh positif terhadap kinerja pelayanan publik. Implikasi dalam penelitian ini yaitu untuk memberikan informasi yang sesuai dengan kebutuhan wajib pajak sehingga wajib pajak akan membaca informasi tersebut. | This research is a quantitative research using a questionnaire to taxpayers who are in the area of Central Java. This research takes the title: "The Influence of Good Governance Principles on Public Service Performance (Study at KPP Pratama Central Java)". The purpose of this study was to determine the effect of good governance principles on public service performance. The population of this study are all residents in Central Java. The number of respondents taken in this study amounted to 120 respondents who were determined by purposive sampling. Based on the results and analysis of research using Multiple Linear Regression shows that: (1) Accountability has a positive effect on public service performance, (2) Transparency has no effect on public service performance, (3) Community participation has a positive effect on public service performance (4) Predictability positive effect on the performance of public services. The implication in this study is to provide information that is in accordance with the needs of taxpayers so that taxpayers will read the information. | |
| 39418 | 41870 | A1D016023 | APLIKASI PESTISIDA NABATI MAJA-GADUNG DAN METABOLIT SEKUNDER Beauveria bassiana UNTUK MENGENDALIKAN HAMA MYZUS PERSICAE Sulzer PADA TANAMAN CABAI | Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pestisida nabati maja-gadung, metabolit sekunder Beauveria bassiana dan gabungan pestisida nabati maja-gadung dan metabolik sekunder B. bassiana terhadap intensitas seranga hama kutu daun persik (M. persicae) pada tanaman cabai. Penelitian dilaksanakan pada Desember 2019 sampai Februari 2020 di Tambaksari Kidul, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Penelitian ini merupakan percobaan lapangan dengan rancangan perlakuan faktorial 3 x 3. Faktor pertama adalah pestisida maja-gadung (0, 2 ml/liter, 8 ml/liter). Faktor kedua metabolit sekunder Bauveria bassiana (0, 2 ml/liter, 4 ml/liter. Data dianalisis menggunakan uji F, apabila terdapat keragaman dilanjutkan Uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan metabolit sekunder Beauveria bassiana 2 ml/liter dapat menekan perkembangan M. persicae tertinggi sebesar 51,39%. | The study aimed to determine the effect of maja-gadung bio-pesticide, Beauveria bassiana secondary metabolite and a combination of maja-gadung bio-pesticide and B. bassiana secondary metabolite on the intensity of peach aphid (M. persicae) attack on chili plants. The research was conducted from December 2019 to February 2020 in Tambaksari Kidul, Kembaran District, Banyumas Regency, Central Java. The first factor was maja-gadung pesticide (0, 2 ml/liter, 8 ml/liter). The second factor was Bauveria bassiana secondary metabolite (0, 2 ml/liter, 4 ml/liter). Data were analyzed using the F test, followed by Duncan's Multiple Range Test (DMRT) for the significan rffects at the 5% level. The results showed that the treatment of secondary metabolite Beauveria bassiana 2 ml/liter can suppress the development of M. persicae highest at 51,39%. | |
| 39419 | 41871 | C1G016001 | ANALYSIS OF PRODUCT DIVERSIFICATION OF SALTED EGG BUSINESS: A CASE STUDY IN KETANGGUNGAN SUB-DISTRICT, BREBES | Peran industrialisasi dalam meningkatkan pertumbuhan dan mengurangi kemiskinan, sektor industri sebagai penggerak pembangunan ekonomi di negara-negara berkembang, mampu menciptakan lapangan kerja dan memimpin sektor ekonomi lainnya. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah untuk memahami preferensi pengusaha telur asin dalam membuat keputusan apakah akan melakukan diversifikasi produk atau tidak. Penelitian ini mengkaji bagaimana faktor-faktor seperti modal usaha, tenaga kerja, lamanya berbisnis, dan tingkat keuntungan saat ini memengaruhi preferensi mereka terkait diversifikasi produk Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi preferensi pengusaha telur asin dalam melakukan diversifikasi produk mereka di Distrik Ketanggungan. Faktor-faktor tersebut meliputi modal usaha, tenaga kerja, lamanya berbisnis, dan keuntungan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti modal usaha, lamanya berbisnis, dan keuntungan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pengusaha telur asin di Distrik Ketanggungan untuk melakukan diversifikasi produk. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa faktor-faktor seperti modal usaha dan lamanya berbisnis memiliki peran penting dalam keputusan pengusaha telur asin untuk melakukan diversifikasi produk. Oleh karena itu, pengusaha dapat mempertimbangkan peningkatan modal usaha dan memperpanjang pengalaman bisnis mereka sebagai strategi untuk mengembangkan bisnis telur asin mereka. | The role of industrialization in increasing growth and reducing poverty, the industrial sector as a driver of economic development in developing countries, is able to create jobs and lead other economic sectors. The main problem in this study is to understand the preferences of salted egg entrepreneurs in making decisions whether to diversify products or not. This study examines how factors such as business capital, labor, length of time in business and current profit levels affect their preferences regarding product diversification. The objective of this study is to identify factors that influence salted egg entrepreneurs' preferences in diversifying their products in Ketanggungan District. These factors include business capital, labor, length of business, and profit. The results of this study indicate that factors such as venture capital, length of business, and profit have a significant influence on the decision of salted egg entrepreneurs in Ketanggungan District to diversify products. The implication of this study is that factors such as venture capital and length of business have an important role in the decision of salted egg entrepreneurs to diversify products. Therefore, entrepreneurs may consider increasing venture capital and extending their business experience as a strategy to grow their salted egg business. | |
| 39420 | 41872 | H1A019024 | Analisis Pengaruh Letak Antena RFID pada Pembacaan RFID Tag di Perpustakaan Area Tekom Corporate University | Teknologi memiliki perkembangan yang sangat cepat, dengan segala macam kegiatan pastinya sudah didukung oleh kemajuan teknologi itu sendiri, salah satunya dengan teknologi identifikasi objek yang memberikan kemudahan untuk para user dalam aktivitas yang berhubungan dengan masalah identifikasi objek. Radio Frequency Identification (RFID) lebih familiar digunakan dan juga dikembangkan untuk berbagai bidang, Perusahaan Telkom Corporate University yang memiliki project dengan memanfaatkan teknologi RFID sebagai pendeteksi atau untuk memonitoring barang secara real-time tetapi kurang maksimal karena beberapa faktor yang memungkinkan barang tidak terdeteksi secara real-time yang disebabkan oleh jarak atau letak antena RFID yang kurang optimal Pada penelitian ini bermaksud untuk menggunakan Teknologi RFID Passive untuk diterapkan pada analisis pengaruh letak antena RFID pada pembacaan RFID tag di perpustakaan area Telkom Corporate University dengan membandingkan pembacaan beberapa tag RFID yang sudah dipasangkan pada buku yang diletakan pada rak melalui sudut atau posisi dari antena, dengan adanya penelitian ini nantinya akan didapatkan beberapa nilai Receive Signal Strength Indicator (RSSI) dari data hasil pengujian yang bisa diolah untuk mengetahui kualitas yang terbaik dari pengaruh letak antena tersebut. Berdasarkan peneitian yang sudah dilakukan, didapat hasil analisis terhadap nilai RSSI yang sudah diperoleh sebelumnya dengan membadningkan letak atau posisi dari antena RFID Passive, dengan hasil letak antena pada posisi kanan memperoleh hasil yang baik dalam pembacaan tag, letak antena pada posisi kiri mendaptkan hasil yang sangat baik dalam pembacaan tag, dan untuk letak atu posisi antena RFID kiri mendapatkan hasil yang kurang baik dalam pembacaan tag. | Technology has very rapid growth, with all sorts of activities obviously supported by technological progress itself, one of which is with objective-identification technology that makes it easier for users to engage in activities related to the object identification problem. Radio identification (RFID) is more familiar and is developed in many areas as well as, corporate corporate firms that have a project using RFID technology as a detector or for monitoring monitoring of real-time but maximally lacking because of some factors that allow the stuff to get real-time undetected because of the distance or locating of the RFID antenna. The study has intended to use RFID technologies to apply to the impact analysis of RFID tag antennas at the corporate corporate area library by comparing the readings of several RFID tags that have been placed on shelves at an Angle or position of the antenna, with the results of the study, various points received received (RSSI) from test results (RSSI), which can be prepared to determine the best quality of the location of the antenna. Based on this research, analysis of previously acquired RSSI values has been obtained by distorting the position or position of the RFID antennas, with the result of the antenna on the right position getting good results in the tag reading, the antenna on the left position gets excellent results in the tag reading, and in order for the one position the RFID antenna gets a bad result in the tag reading. |