Artikelilmiahs
Menampilkan 39.381-39.400 dari 48.927 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 39381 | 41795 | F1F019036 | ANALISIS KEGAGALAN PENERAPAN RESPONSIBILITY TO PROTECT SEBAGAI INTERVENSI KEMANUSIAAN: STUDI KASUS PELANGGARAN HAK ASASI MANUSIA DI MYANMAR TAHUN 2017-2022. | Penelitian ini ditulis dengan tujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kegagalan implementasi Responsibility to Protect (R2P) di Myanmar dalam kurun waktu 2017 hingga 2022. Peristiwa-peristiwa pelanggaran HAM di Myanmar dalam kurun waktu tersebut melatarbelakangi penelitian ini. Maka dari itu, konsep intervensi kemanusiaan digunakan untuk mengkaji sumber data yang diperoleh dalam menganalisis faktor-faktor kegagalan R2P. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan sumber data sekunder seperti jurnal, dokumen serta publikasi yang berkaitan dengan topik penelitian yang mana dikakukan dengan teknik pengumpulan data dokumentasi atau studi literatur. Level analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah level sistem internasional yang melibatkan seluruh aktor termasuk negara, organisasi internasional, hukum serta norma yang ada di dalamnya.Teknik analisis data yang dilakukan terdiri dari beberapa langkah yaitu mereduksi data, penyajian data, lalu terakhir kesimpulan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada berbagai faktor yang datang dari berbagai aktor yang mengagalkan implementasi R2P di Myanmar. Pertama faktor yang datang dari domestik atau bottom-up dimana Myanmar menjadi aktor utama dan decision-maker yang menentukan berhasil atau gagalnya penerapan R2P. Kedua, faktor regional atau sideways, yang dalam penelitian ini merujuk pada ASEAN, yang belum mampu secara efektif mengehntukan kejahatan massal yang terjadi di Myanmar karena terhalah prisip non-intervensi mereka. Ketiga yaitu faktor kegagalan Internasional atau top-down yang mana datang dari PBB sebagai organisasi internasional, aktor negara, hingga aktor non-negara. Untuk itu, dapat disimpulkan bahwa implementasi R2P di Myanmar disebabkan oleh berbagai level faktor dimana aktor-aktor yang terlibat tidak menemukan tindakan kolektif dan masih bertindak sesuai dengan kepentingan masing-masing. | This research was written with the aim of identify factors that resulted the failure of the implementation of the Responsibility to Protect (R2P) in Myanmar from 2017 to 2022. Human rights violations that occur in Myanmar in that period are the background of this research. Therefore, the concept of humanitarian intervention is used to examine the source of the data obtained in analyzing the failure factors of R2P. This research uses qualitative methods with secondary data sources such as journals, documents and publications related to research topics which are carried out by documentations or literature studies data collection techniques. The level of analysis used in this study is the level of the international system which involves all actors including states, international organizations, laws, and norms in it. The data analysis technique used consists of several steps, namely data reduction, data presentation, and conclusions. The conclusion of this research is that there are various factors coming from various actors that have failed the implementation of R2P in Myanmar. The first is a factor that comes from domestic (bottom-up) where Myanmar is the main actor and decision-maker that determines the success or failure of R2P implementation. Second, regional factors (sideways), which in this study refers to ASEAN, which has not been able to effectively detect mass crimes that occurred in Myanmar due to their non-intervention principle. The third is the international factor (top-down) which comes from the United Nations as an international organization, state actors, to non-state actors. For this reason, it can be concluded that the implementation of R2P in Myanmar was caused by various levels of factors where the actors involved did not find collective action and still acted according to their respective interests. | |
| 39382 | 41845 | I1B019041 | HUBUNGAN TINGKAT SPIRITUALITAS DENGAN TINGKAT KEPATUHAN DIET PADA PASIEN HIPERTENSI | Latar Belakang: Hipertensi menjadi kasus tinggi dan penyebab komplikasi yang mengancam nyawa. Perlu diet sesuai anjuran untuk mengontrol tekanan darah sekaligus mencegah komplikasi. Kepatuhan terhadap diet sesuai anjuran dapat menjadi upaya agar tekanan darah terkontrol. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat spiritualitas dengan tingkat kepatuhan diet pada pasien hipertensi. Metodologi: Observasional analitik dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 81 responden. Instrumen yang digunakan untuk mengukur spiritualitas adalah Spiritual Well Being Scale (SWBS) dan Kuesioner Kepatuhan Diet Hipertensi Soedirman (KKDHS) untuk mengukur tingkat kepatuhan diet. Hasil Penelitian: Mayoritas responden berusia lansia muda, berjenis kelamin perempuan, tingkat pendidikan SD/sederajat, tidak menjalani pengobatan, tidak memiliki riwayat penyakit sebelumnya, 1-5 tahun menderita hipertensi, dan tinggal sendirian. Usia, jenis kelamin, tingkat Pendidikan, riwayat penyakit, lama menderita hipertensi, dan tinggal bersama tidak berhubungan signifikan (p>0,05) sedangkan menjalani pengobatan berhubungan signifikan dengan kepatuhan diet (p=0,021). Tingkat spiritualitas berhubungan signifikan (p=0,040) dengan kepatuhan diet hipertensi Kesimpulan: Tingkat spiritualitas memiliki hubungan yang signifikan dengan kepatuhan diet hipertensi. Kata kunci: kepatuhan diet hipertensi, pasien hipertensi, tingkat spiritualitas | Background: Hypertension is still a high case and a cause of life-threatening complications. Need a diet as recommended to control blood pressure while preventing complications. This study aims to analyze the relationship between the level of spirituality and the level of dietary compliance in hypertensive patients. Methods: Analytical observational cross-sectional design. The sample is 81 respondents. The instruments used to measure spirituality are the Spiritual Well Being Scale (SWBS) and the Soedirman Hypertension Diet Compliance Questionnaire (KKDHS) to measure the level of dietary adherence. Result: The majority of respondents were young elderly, female, primary school education level/equivalent, did not undergo treatment, had no history of previous illness, suffered from hypertension 1-5 years, and lived alone. Age, gender, education level, medical history, length of time suffering from hypertension, and living together were not significantly related (p>0.05) while taking medication was significantly related to dietary adherence (p=0.021). The level of spirituality is significantly related (p=0.040) with adherence to the hypertension diet Conclusion: The level of spirituality has a significant relationship with hypertension dietary adherence. Keywords: adherence to the hypertension diet, hypertensive patients, level of spirituality | |
| 39383 | 41199 | F1A019049 | Profil Keluarga dan Pengasuhan Anak Stunting di Daerah Lokus Stunting Desa Cendana, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara | Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan profil keluarga balita Stunting dan pengasuhan anak Stunting dalam keluarga berkaitan dengan praktik pemberian asupan pangan balita di daerah lokus Stunting Desa Cendana, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif. Informan utama penelitian ini yaitu 6 orang tua balita Stunting Desa Cendana. Sumber data primer diperoleh dari hasil wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi dengan didukung oleh data sekunder dari studi kepustakaan. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebanyakan orang tua balita Stunting di Desa Cendana memiliki gaya pengasuhan permisif, ditandai dengan rendahnya tuntutan pada aktivitas makan anak, aturan makan yang tidak jelas, dan anak diberikan kebebasan memilih menu makan. Terdapat cara turun temurun yang dilakukan orang tua untuk mengatasi anak sulit makan yakni Nylimur (mengalihkan perhatian anak) dan Nggorohi (membohongi anak). | This study aims to describe the family profile of stunted toddlers and the parenting of stunted toddlers related to the practice of food intake in the stunting locus area of Cendana Village, Banjarnegara Regency. This research was conducted using a descriptive qualitative methods. The main informants of this study were 6 parents of stunted toddlers in Cendana Village. Data were obtained through in-depth interviews, observation, and documentation. The technique of determining informants used purposive sampling. Data analysis used the Miles and Huberman interactive analysis model. The results showed that most parents of stunted toddlers in Cendana Village have a permissive parenting style, as indicated by low demands on children's eating activities, unclear eating rules, and children are given the freedom to choose their meal menu. There are traditional ways used by parents to resolve children's eating problems, namely Nylimur (distracting children's attention) and Nggorohi (lying to children). | |
| 39384 | 41839 | J1C019024 | Representasi Gaman pada Tokoh Kudou Chika dalam Anime Kono Oto Tomare! | Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui representasi gaman pada tokoh Kudou Chika dalam anime Kono Oto Tomare. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa adegan dan dialog yang dilakukan oleh tokoh Kudou Chika dari anime Kono Oto Tomare sebagai sumber data. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah teknik studi pustaka dan simak catat. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori semiotika oleh John Fiske yang menjabarkan kode televisi melalui tiga level yaitu realitas, representasi, dan ideologi. Dari hasil penelitian, representasi gaman digambarkan melalui tiga karakter yang dimiliki Kudou Chika, diantaranya adalah gigih, sabar dan tekun. Representasi gaman berupa gigih dan tekun direfleksikan melalui perjuangan Kudou Chika untuk mempelajari koto dari dasar, terlepas dari citranya yang dikenal buruk tetap semangat untuk terus meningkatkan kemampuannya dalam bermain koto sampai ke tahap mampu mengikuti kejuaraan nasional. Sementara representasi gaman berupa sabar direfleksikan melalui sikap Kudou yang meskipun mudah marah, tetap mempertimbangkan pendapat orang lain. | This research was conducted to determine the representation of gaman in the character Kudou Chika from the anime Kono Oto Tomare. This research is a qualitative descriptive study. The research data is in the form of scenes and dialog performed by the character Kudou Chika as the data source. The data collection methods used are library study techniques and observation note-taking. The theory used in this research is semiotic theory by John Fiske which describes television codes through three levels, namely reality, representation, and ideology. From the results of the research, the representation of gaman is depicted through three characters owned by Kudou Chika, including persistent, patient and diligent. The representation of gaman in the form of perseverance and diligence is reflected through Kudou Chika's struggle to learn koto from the basics, despite his bad image, still eager to continue improving his ability to play koto into the stage of being able to participate in the national competition. Meanwhile, the representation of gaman in the form of patience is reflected through Kudou's attitude, which despite being easily angered, still considering opinions of the others. | |
| 39385 | 41840 | F1B018111 | Pengaruh Partisipasi KB Pria terhadap Keberhasilan Implementasi Kampung KB di Desa Purana Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang | Penelitian ini dilatarbelakangi oleh partisipasi masyarakat dalam program KB pada kampung KB di Desa Purana yaitu rendahnya partisipasi pria menjadi akseptor KB baik untuk vasektomi maupun kondom. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh partisipasi KB pria terhadap keberhasilan implementasi kampung KB di Desa Purana Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Teknik yang digunakan untuk memilih sampel yaitu teknik purposive sampling dari populasi yang berjumlah 527 pria dari wanita usia subur, maka diperoleh 84 sampel sebagai responden. Teknik pengumpulan data melalui kuesioner dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara partisipasi KB pria terhadap keberhasilan implementasi kampung KB yaitu 0,267 atau 26,7% yang dibuktikan uji hipotetsis nilai t hitung lebih besar dari t tabel (5,459 > 1,989) sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Pengaruh partisipasi KB pria terhadap keberhasilan implementasi kampung KB di Desa Purana masuk dalam kategori rendah, artinya apabila partisipasi KB pria rendah maka keberhasilan implementasi kampung KB juga akan semakin rendah. | This research is motivated by community participation in the family planning program in the qualified family village in Purana Village, namely the low participation of male in becoming family planning acceptors for both vasectomy and condoms. The purpose of this research was to examine the effect of male family planning participation on the successful implementation of the qualified family village in Purana Village, Bantarbolang Subdistrict, Pemalang Regency. The method used in this study is a quantitative method with an associative approach. The technique used to select the sample is purposive sampling technique from a population of 527 male of childbearing age women, then obtained 84 samples as respondents. Data collection techniques through questionnaires and documentation. The results of the study showed a positive and significant influence between male family planning participation on the successful implementation of the qualified family village, namely 0.267 or 26.7%, as evidenced by the hypothetical test, the calculated t value is greater than the t table (5.459> 1.989) so that H0 is rejected and H1 is accepted. The effect of male family planning participation on the successful implementation of the qualified family village in Purana Village is in the low category, meaning that if male family planning participation is low, the successful implementation of the qualified family village will also be lower. | |
| 39386 | 41861 | J1A018021 | SEMIOTICS: JOKER’S COLOR SUIT MEANING IN JOKER (2019) | Warna pakaian merupakan salah satu ekspresi diri yang digunakan manusia. Oleh karenanya, warna pakaian merepresentasikan karakter penggunanya. Rupannya, film Joker (2019) menggunakan setelan yang ikonik yang dikenakan oleh pemeran utamanya. Maka, penelitian ini bertujuan untuk mencari arti warna pada jas ikonik yang dikenakan Joker di film Joker (2019). Warna tersebut yaitu merah, kuning, dan hijau. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan teknik deskriptif. Untuk menjawab rumusan masalah dalam penelitian, dua teoti digunakan dalam penelitian ini. Teori semiotka dari Charles Sanders Peirce diaplikasikan teori utama. Proses semiosis digunakan untuk menganalisis tanda dalam data. Teori mise-en scene digunakan karena objek penelitian ini adalah film. Data yang digunakan pada penelitian ini berdasarkan latar dan pencahayaan. Berdasarkan hasil penelitian, makna dari ketiga warna tersebut berkaitan dengan kehidupan Arthur yang menyedihkan. Warna merah memiliki arti kepuasan bagi Joker, yang mana perasaan ini muncul setelah membunuh orang yang menyakiti dia. Warna kuning berkaitan dengan impian Joker untuk membawa tawa dan kegembiraan di dunia yang kejam, yang bermakna menyenangkan. Warna terakhir, hijau, melambangkan kepahlawanan Joker bagi kelas sosial bawah dalam konflik melawan elit di Kota Gotham. | Color in clothes is one of self-expression people used. Therefore, it reflects character of the wearer. Apparently, Joker (2019) film employed suit that very iconic worn by its main character. Thus, this study is interested in figuring the significance of the colors on the suit worn by Joker in Joker (2019) film. The colors are red, yellow, and green. The qualitative methods and descriptive techniques are used in this study. To answer the study questions, two theories is applied in this study. The semiotics theory of Charles Sanders Peirce is applied as grand theory. The semiosis process is essential to analyze the sign of data. The film theory of mise-en-scene is used as this study uses film as an object. The data from this study are the selected frames which limited to setting and lighting. According to the result, the representative of each color relates to the pitiful life of Joker. The red color has the meaning of satisfaction, which satisfied feeling he has after killing people who hurt him. The yellow color relates to Joker's passion to bring joy in the dark world which means delight. The last color, green, symbolizes Joker's heroism by people of low social class in the conflict against elites in Gotham City. | |
| 39387 | 41846 | H1D016032 | SISTEM INFORMASI BANTUAN STUDI KASUS PEMERINTAH DESA KARANGCEGAK MENGGUNAKAN METODE WATERFALL | Sistem bantuan adalah sebuah sistem yang berfungsi untuk mengelola data bantuan, data bantuan masuk, data penduduk, dan data penerima bantuan. Sebelumnnya sistem bantuan pada Pemerintah Desa Karangcagek ini masih menggunakan cara konvensional dan pengelolaan data dengan menggunakan cara manual seperti pencatatan dalam buku besar. Berdasarkan masalah tersebut, maka perlu dilakuan Pembangunan sistem bantuan yang mampu mempermudah Pegawai dalam mengelola data bantuan. Sistem yang dibuat merupakan Sistem berbasis website dan dalam pengerjaannya menggunakan metode waterfall dengan menggunakan bahasa pemrograman php serta untuk menangani data yang disimpan menggunakan DBMS MySQL. Hasil dari penelitian ini adalah sistem informasi bantuan berbasis web yang dapat mengelola data bantuan pada Pemerintah Desa Karangcegak. | The assistance system is a system designed to manage aid data, incoming aid data, population data, and aid recipient data. Previously, the assistance system in the Karangcagek Village Government was still using conventional methods and manual data management, such as recording in ledger books. Based on this issue, the development of an assistance system that could simplify the tasks of employees in managing aid data was necessary. The system created is a web-based system developed using the waterfall methodology, programmed in PHP, and utilizes the MySQL database management system for data storage. The result of this research is a web-based assistance information system capable of managing aid data for the Karangcegak Village Government. | |
| 39388 | 41847 | C1L019049 | Pengaruh Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation dengan Berbantuan Media Buku Interaktif terhadap Literasi Ekonomi Siswa Kelas X IPS SMA Muhammadiyah 1 Purwokerto | Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen kuasi (semu) yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe group investigation berbantuan media buku interaktif terhadap literasi ekonomi. Penelitian ini dilakukan pada tahun ajaran 2022/2023 di SMA Muhammadiyah 1 Purwokerto. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah hasil pretest dan posttest serta kuesioner. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Muhammadiyah 1 Purwokerto sebanyak 184 siswa. Sampel yang digunakan berjumlah 64 siswa dari dua kelas dengan menggunakan teknik purposive sampling. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran soal, daya pembeda soal, normalitas, homogenitas, linieritas, uji independent sample t-test dan regresi liniear sederhana. Hasil penelitian dan analisis data yang diperoleh menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan literasi ekonomi siswa antara penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation berbantuan media buku interaktif dengan model pembelajaran konvensional, (2) terdapat pengaruh positif model pembelajaran kooperatif tipe group investigation berbantuan media buku interaktif terhadap literasi ekonomi siswa. Implikasi dari penelitian ini yaitu siswa memperoleh pengalaman belajar baru dengan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation dengan berbantuan media buku interaktif serta mampu meningkatkatkan literasi ekonomi siswa. Guru dapat mengaplikasikan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation dengan berbantuan media buku interaktif sehingga literasi ekonomi siswa meningkat. Sekolah dapat mempertimbangkan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation dengan berbantuan media buku interaktif agar dapat meningkatkan literasi ekonomi siswa. | This research is a quasi-experimental research (pseudo) that aims to analyze the effect of cooperative learning model type group investigation assisted by interactive book media on economic literacy. This research was conducted in the 2022/2023 academic year at SMA Muhammadiyah 1 Purwokerto. The data used in this study are the results of the pretest and posttest and questionnaires. The population of this research is class X SMA Muhammadiyah 1 Purwokerto as many as 184 students. The sample used was 64 students from two classes using a purposive sampling technique. While the data analysis techniques used in this study were validity, reliability, item difficulty level, item discrimination, normality, homogeneity, linearity, independent sample t-test and simple linear regression. The results of the research and analysis of the data obtained show that (1) there is a difference in students' economic literacy between the application of the group investigation type cooperative learning model assisted by interactive book media and conventional learning models, (2) there is a positive influence of the group investigation type cooperative learning model assisted by interactive book media on students' economic literacy. The implication of this study is that students gain new learning experiences with cooperative learning models of the group investigation type with the help of interactive book media and are able to increase students' economic literacy. Teachers can apply the group investigation type cooperative learning model with the help of interactive book media so that students' economic literacy increases. Schools can consider using a group investigation cooperative learning model with the help of interactive book media in order to increase students' economic literacy. | |
| 39389 | 41820 | F1A018064 | EKSISTENSI PENGEMUDI OJEK DARING PEREMPUAN DI PURWOKERTO | Pengemudi ojek daring perempuan merupakan sebuah fenomena baru di Indonesia, Namun, kehadiran pengemudi ojek daring perempuan belum diterima sepenuhnya oleh masyarakat. Hal ini ditandai dengan adanya diskriminasi dari masyarakat. Meskipun demikian, hal tersebut tidak menjadi penghalang bagi perempuan untuk tetap bekerja sebagai pengemudi ojek daring di Purwokerto. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan eksistensi pengemudi ojek daring perempuan di Purwokerto dan mendeskripsikan relasi gender yang terjadi antara pengemudi ojek daring perempuan dan laki-laki di Purwokerto. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Penentuan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi pengemudi ojek daring perempuan di Purwokerto masih ada dan tetap beroperasi hingga sekarang. Jumlah pengemudi ojek daring di Purwokerto masih didominasi oleh pengemudi berjenis kelamin laki-laki. Alasan perempuan memilih untuk bekerja sebagai pengemudi ojek daring di Purwokerto adalah: (1) alasan ekonomi, (2) waktu yang fleksibel, (3) minat masyarakat, (4) pendapatan yang diperoleh pengemudi ojek daring, (5) menambah relasi pertemanan. Relasi gender antara pengemudi ojek daring perempuan dan laki-laki di Purwokerto menunjukkan pola relasi gender yang timpang, hal tersebut dapat terlihat dari adanya pembatalan pesanan dari konsumen, pelabelan negatif dari masyarakat seperti perempuan nakal yang dilekatkan pada pengemudi perempuan, hingga kasus pelecehan seksual dari konsumen laki-laki kepada pengemudi perempuan. | Women online motorcycle taxi drivers are a new phenomenon in Indonesia. However, the presence of women online motorcycle taxi drivers has not been fully accepted by society. This is marked by the existence of discrimination from society. Even so, this is not a barrier for women to continue working as online motorcycle taxi drivers in Purwokerto. The aim of this research is to describe the existence of women online motorcycle taxi drivers in Purwokerto and to describe the gender relations that occur between women and men online motorcycle taxi drivers in Purwokerto. This research uses descriptive qualitative method. Determination of research subjects using purposive sampling and snowball sampling techniques. The results of the study show that the existence of women online motorcycle taxi drivers in Purwokerto still exists and continues to operate today. The number of online ojek drivers in Purwokerto is still dominated by men drivers. The reasons women choose to work as online motorcycle taxi drivers in Purwokerto are: (1) economic reasons, (2) flexible time, (3) community interest, (4) income earned by online motorcycle taxi drivers, (5) increasing friendship relations. Gender relations between women and men online ojek drivers in Purwokerto show a pattern of unequal gender relations, this can be seen from the cancellation of orders from consumers, negative labeling from society such as naughty women attached to women drivers, to cases of sexual harassment from consumers men to women driver. | |
| 39390 | 44476 | H1E020035 | Rancangan Perbaikan Kualitas Pelayanan Kesehatan Menggunakan Metode SERVQUAL, Importance Performance Analysis, dan Quality Function Deployment pada Klinik Pratama Soedirman | Kepuasan pelanggan menggambarkan kualitas pelayanan yang diberikan oleh suatu perusahaan. Klinik Pratama Soedirman merupakan klinik rawat jalan yang merupakan pusat pelayanan kesehatan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) yang berada di bawah badan pengelola bisnis Unsoed. Berdasarkan jumlah keluhan yang dilihat dari ulasan platform Google Maps pada Klinik Pratama Soedirman, sebanyak 56% pelanggan menyatakan pelayanan yang diberikan klinik kurang memuaskan. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengukuran sejauh mana kualitas pelayanan yang diberikan Klinik Pratama Soedirman agar dapat memenuhi harapan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan di Klinik Pratama Soedirman, mengetahui atribut pelayanan di Klinik Pratama Soedirman yang perlu dijadikan prioritas perbaikan, dan merancang usulan perbaikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan di Klinik Pratama Soedirman dengan menggunakan integrasi metode Service Quality (SERVQUAL), Importance Performance Analysis (IPA), dan Quality Function Deployment (QFD). Hasil analisis menggunakan metode SERVQUAL menunjukkan bahwa pelayanan yang diberikan Klinik Pratama Soedirman belum mampu memenuhi harapan pasien hal ini dibuktikan dengan nilai gap seluruh atribut pelayanan memiliki nilai rata-rata sebesar -0,44. Terdapat 3 atribut yang menjadi prioritas perbaikan berdasarkan analisis dengan metode Importance Performance Analysis yaitu atribut kebersihan dan kelengkapan alat medis, ketersediaan dokter, dan jadwal pemeriksaan sesuai dengan janji. Berdasarkan hasil analisis dengan metode Quality Function Deployment diperoleh rekomendasi yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan Klinik Pratama Soedirman yaitu mengimplementasikan sistem manajemen terintegrasi, melakukan pengelolaan alat medis, dan melakukan penilaian kinerja dokter dan staf klinik. | Customer satisfaction describes the quality of service provided by a company. Pratama Soedirman Clinic is an outpatient clinic which is the health service center of Jenderal Soedirman University (Unsoed) under the Unsoed business management body. Based on the number of complaints from reviews of the Google Maps platform at the Pratama Soedirman Clinic, as many as 56% of customers stated that the service provided by the clinic was less than satisfactory. Therefore, it is necessary to measure the extent of the quality of service provided by Pratama Soedirman Clinic to be able to meet customer expectations. This research aims to determine the level of customer satisfaction at the Pratama Soedirman Clinic, find out the service attributes at the Pratama Soedirman Clinic that need to be prioritized for improvement, and design improvement proposals to improve the quality of service at the Soedirman Pratama Clinic using the integration of Service Quality (SERVQUAL), Importance methods Performance Analysis (IPA), and Quality Function Deployment (QFD). The results of the analysis using the SERVQUAL method show that the services provided by Pratama Soedirman Clinic have not been able to meet patient expectations, this is proven by the gap value for all service attributes having an average value of -0.44. There are 3 attributes that are priority improvements based on analysis using the Importance Performance Analysis method, namely the attributes of cleanliness and completeness of medical equipment, availability of doctors, and examination schedules according to appointments. Based on the results of the analysis using the Quality Function Deployment method, priority recommendations were obtained that could improve the quality of Pratama Soedirman Clinic services, namely implementing an integrated management system, managing medical equipment, and conducting performance assessments. | |
| 39391 | 45300 | C1L020035 | PENGARUH LITERASI DIGITAL GURU, CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DAN MANAJEMEN KELAS TERHADAP MINAT BELAJAR EKONOMI | Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi digital, Contextual Teaching and Learning (CTL) dan manajemen kelas terhadap minat belajar. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Baturraden sejumlah 143 siswa dan sampel yang diambil sebanyak 60 siswa menggunakan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner tertutup, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data diolah menggunakan aplikasi SPSS 26. Instrumen penelitian dianalisis menggunakan Metode Suksesif Interval (MSI), uji validitas, dan uji reliabilitas. Selain itu, penelitian ini juga melakukan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, uji linearitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji F, analisis regresi berganda, uji koefisien determinasi dan uji t. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) literasi digital guru, Contextual Teaching and Learning (CTL), manajemen kelas bersama-sama berpengaruh positif terhadap minat belajar. (2) literasi digital guru berpengaruh positif terhadap minat belajar, (3) Contextual Teaching and Learning (CTL) berpengaruh positif terhadap minat belajar (4) manajemen kelas berpengaruh positif terhadap minat belajar. Implikasi dari penelitian ini yaitu: guru diharapkan menguasai literasi digital dalam proses belajar mengajar. Guru diharapkan dapat menggunakan model Contextual Teaching and Learning (CTL) dengan maksimal agar dapat menciptakan suasan belajar yang aktif, sehingga dapat menarik minat belajar siswa. Guru dan siswa bersinergi dalam manajemen kelas untuk kenyamanan dalam belajar sehingga minat belajar terbentuk. Kata kunci: Minat Belajar, Literasi Digital Guru, Contextual Teaching and Learning (CTL), Manajemen Kelas. | This study is a quantitative study that aims to analyze the effect of digital literacy, Contextual Teaching and Learning (CTL), and classroom management on learning interest. The population of this study was class XI students of SMA Negeri 1 Baturraden totaling 143 students and the sample taken was 60 students using simple random sampling technique. Data was collected through closed questionnaires, observation, interviews, and documentation. The research instrument was analyzed using the Successive Interval Method (MSI), validity test, and reliability test. In addition, this study also conducted a classical assumption test which includes a normality test, linearity test, multicollinearity test, and heteroscedasticity test. To test the hypothesis in this study using the F test, multiple regression analysis, coefficient of determination test, and t-test. The results of this study show: that (1) teacher digital literacy, Contextual Teaching and Learning (CTL), and classroom management have a positive effect on learning interest. (2) teacher digital literacy has a positive effect on learning interest, (3) Contextual Teaching and Learning (CTL) has a positive effect on learning interest, and (4) classroom management has a positive effect on learning interest. The implications of this research are: Teachers are expected to master digital literacy in the teaching and learning process. Teachers are expected to use the Contextual Teaching and Learning (CTL) model optimally in order to create an active learning atmosphere, so that it can attract students' interest in learning. Teachers and students synergize in classroom management for comfort in learning so that interest in learning is formed. Keywords: Learning Interest, Teacher Digital Literacy, Contextual Teaching and Learning (CTL), Classroom Management.s | |
| 39392 | 41848 | C1A017019 | PENGARUH JUMLAH UANG BEREDAR, NILAI TUKAR, DAN SUKU BUNGA ACUAN BANK INDONESIA TERHADAP INFLASI DI INDONESIA | Penelitian ini adalah “Pengaruh Jumlah Uang Beredar, Nilai Tukar, dan Suku Bunga Acuan Bank Indonesia Terhadap Inflasi di Indonesia”. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisis pengaruh jumlah uang beredar, nilai tukar, dan suku bunga acuan Bank Indonesia terhadap inflasi secara simultan dan parsial. Pada penelitian ini menggunakan data skunder yang diterbitkan oleh Bank Indonesia dan Kementerian Perdagangan dari tahun 2010-2021. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi liniear berganda dengan model Ordinary Least Square (OLS) dan Generalized Least Square (GLS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara bersama-sama variabel jumlah uang beredar, nilai tukar, dan suku bunga acuan Bank Indonesia memiliki pengaruh yang signifikan terhadap inflasi. Secara parsial variabel jumlah uang beredar dan nilai tukar tidak berpengaruh signifikan terhadap inflasi, sedangkan variabel suku bunga acuan Bank Indonesia berpengaruh positif dan signifikan terhadap inflasi. Implikasi dari penelitian ini adalah perlu adanya pengawasan dari pemerintah dan Bank Indonesia dalam menerapkan kebijakan agar tingkat inflasi tetap terkendali. Selain itu, diharapkan juga bank sentral mampu untuk menjaga stabilitas nilai rupiah dalam artian inflasi yang rendah dan stabil. | This research is "The Effect of Money Supply, Exchange Rate, and Bank Indonesia Reference Rate on Inflation in Indonesia". The purpose of this study is to analyze the effect of money supply, exchange rate, and Bank Indonesia benchmark interest rate on inflation simultaneously and partially. This study uses secondary data published by Bank Indonesia and the Ministry of Trade from 2010-2021. The analysis technique used is multiple linear regression with Ordinary Least Square (OLS) and Generalized Least Square (GLS) models. The results of this study indicate that together the variables of money supply, exchange rate, and Bank Indonesia benchmark interest rate have a significant effect on inflation. Partially, the variables of money supply and exchange rate have no significant effect on inflation, while the variable of Bank Indonesia's benchmark interest rate has a positive and significant effect on inflation. The implication of this research is the need for supervision from the government and Bank Indonesia in implementing policies to keep inflation under control. In addition, it is also expected that the central bank will be able to maintain the stability of the rupiah value in the sense of low and stable inflation. | |
| 39393 | 41849 | J1A017033 | WOMEN’S STRUGGLES TO SURVIVE FROM OPPRESSION AS REFLECTED IN ANGIE CRUZ’S DOMINICANA (2019) | Penelitian yang berjudul “Woman’s Struggles to Survive from Oppression as Reflected in Angie Cruz’s Dominicana (2019)” memiliki tujuan untuk mengetahui perjuangan-perjuangan karakter utama untuk bertahan dari penindasan yang digambarkan dalam novel Cruz yang berjudul Dominicana. Peneliti menggunakan metode kualitatif dalam menganalisa data. Data utama dalam penelitian ini adalah Dominicana (2019) karya Angie Cruz. Selain itu, peneliti menggunakan teori feminism untuk menganalisa perjuangan dari Ana sebagai karakter utama dalam novel dari data yang telah dikumpulkan. Teori kekerasan fisik dan teori kekerasan psikologis juga digunakan untuk menganalisa bentuk dari penindasan yang dialami oleh karakter utama. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Ana dapat melakukan perjuangan untuk bertahan dari kekerasan fisik berupa melawan balik dan menolak untuk menjadi wanita lemah. Selain itu, perjuangan Ana untuk bertahan dari kekerasan psikologis dilakukan dengan cara menghasilkan uang dengan cara bekerja dan mendapatkan pendidikan dengan cara mempelajari bahasa Inggris. Perjuangan yang dilakukan oleh Ana dalam melawan penindasan membuatnya berubah dari wanita yang tertindas menjadi wanita yang mandiri. Hal ini membuktikan bahwa perempuan dapat melakukan perjuangan dengan cara memaksimalkan kemampuan mereka dan mempunyai kemauan untuk bertahan dari perlakuan yang tidak adil atau penindasan. | This research entitled “Woman’s Struggles to Survive from Oppression as Reflected in Angie Cruz’s Dominicana (2019)” aims to figure out the main character’s struggles to survive from oppression as reflected in Cruz’s Dominicana. The researcher used qualitative method in analysing the data. The primary data of this research is Angie Cruz’s Dominicana (2019). Additionally, the researcher used theory of feminism to analyse the struggle of Ana as the main character of the novel from the collected data. Theories of the physical violence and psychological violence are also used to analyse the kind of oppression experienced by the main character. The result of this study shows that Ana can struggle to survive from physical violence by fighting back and refusing to be weak. Moreover, Ana’s struggle to survive from psychological violence is carried out by earning money from working and getting education from learning English. Ana’s struggles against oppression transformed her from an oppressed woman to an independent woman. It proves that women can do struggle by maximizing their abilities and having the will to survive from an injustice treatment or oppression. | |
| 39394 | 44477 | F1C020005 | KAMPANYE FEMINISME OLEH YAYASAN JURNAL PEREMPUAN MELALUI AKUN INSTAGRAM (ANALISIS ISI PADA KONTEN POST @JURNAL_PEREMPUAN) | Penggunaan internet terus meningkat setiap tahunnya beriringan dengan perubahan kebiasaan masyarakat. Sebagaimana disebutkan dalam Teori Mediatisasi oleh Andreas Hepp (2013), terjadinya interelasi antara media dengan sosio kultural, seperti halnya kampanye feminisme oleh Yayasan Jurnal Perempuan (YJP) melalui akun Instagram @jurnal_perempuan. Menariknya, dengan berbagai prestasi YJP, ternyata akun Instagramnya masih mencapai angka engagement rate yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kampanye feminisme oleh YJP mencakup frekuensi kategori dominan pada konten Instagram @jurnal_perempuan. Dengan metode kuantitatif deskriptif, peneliti melakukan Analisis Isi dengan total sampling, yakni konten post Bulan Juli 2023 hingga November 2023 sebanyak 69 konten post. Hasil penelitian menemukan bahwa Frame of Relevance paling dominan ialah Kajian Feminisme (40,6%), Constellation of Actor paling banyak dengan kategori Tidak Ada Tag (42%), dan Communicative Practice dominan ialah Carousel (59,4%). Ketiga variabel menunjukkan bahwa YJP belum membawakan konten dan memanfaatkan fitur dengan proporsional sehingga berpengaruh buruk terhadap engagement rate bahkan efektivitas kampanye feminisme oleh YJP melalui akun Instagramnya. | Internet usage continues to increase every year along with changes in people's habits. As mentioned in the Mediatization Theory by Andreas Hepp (2013), the interrelation between media and socio-cultural, such as the feminism campaign by Yayasan Jurnal Perempuan (YJP) through the Instagram account @jurnal_perempuan. Interestingly, despite YJP's various achievements, it turns out that its Instagram account still achieves a low engagement rate. This research aims to analyze the feminism campaign by YJP including the frequency of dominant categories on @jurnal_perempuan’s content post. Using a descriptive quantitative method, the researcher conducted Content Analysis with Total Sampling, namely content posts from July 2023 to November 2023 totaling 69 content posts. The research results found that the most dominant Frame of Relevance was Feminism Studies (40.6%), the Constellation of Actor was the most common in the No Tag category (42%), and the dominant Communicative Practice was Carousel (59.4%). The three variables show that YJP has not delivered content and utilized features proportionally, which adversely affects the engagement rate and even the effectiveness of the feminism campaign by YJP through its Instagram account. | |
| 39395 | 41851 | J1A019012 | Melancholy in Anson Seabra's and Lauv's Selected Song Lyrics: A Riffaterre Semiotic Analysis | Di era sekarang, isu melankolis atau kesedihan yang berkepanjangan yang dapat berujung pada depresi menjadi isu yang menarik bagi generasi muda karena generasi muda saat ini lebih sadar akan kesehatan mental. Banyak penulis yang juga tertarik dengan isu melankolis, sehingga mereka membuat karya dengan tema melankolis, seperti beberapa karya dari Anson Seabra dan Lauv. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana semiotika dapat menyampaikan representasi melankolis dalam lirik lagu Dominoes karya Anson Seabra dan Modern Loneliness karya Lauv. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Analisis ini dilakukan melalui semiotika Riffaterre. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa melalui kelima tahapan tersebut, terungkap lirik lagu Dominoes dan Modern Loneliness mencerminkan melankolis atau perasaan sedih yang berkepanjangan, yang bahkan dapat berujung pada depresi. Selain itu, alasan yang menyebabkan seseorang mengalami melankolis terkadang tidak diketahui atau bahkan dipertanyakan oleh penderitanya, sehingga membuat penderitanya merasa semakin bingung. Kondisi ini banyak dialami oleh anak muda di era sekarang. Dengan demikian, penelitian ini memberikan pemahaman kepada generasi muda untuk lebih mewaspadai rasa kesepian, kehampaan, dan kesedihan yang berkepanjangan karena dapat berdampak pada kesehatan mental bahkan dapat mendorong untuk melakukan bunuh diri. | In the current era, the issue of melancholy or prolonged sadness that can lead to depression is an interesting issue for the younger generation because todays younger generation is more aware of mental health. Many writers are also interested in the issue of melancholy, so they create works with the theme of melancholy, such as several works by Anson Seabra and Lauv. Therefore, this research aims to find out how semiotics can convey the representation of melancholy in the lyrics of the songs Dominoes by Anson Seabra and Modern Loneliness by Lauv. This research uses qualitative methods. This analysis was carried out through Riffaterre's semiotics. The results of this study indicate that through the five stages, it is revealed the lyrics of the songs Dominoes and Modern Loneliness reflect melancholy or prolonged feelings of sadness, which can even lead to depression. In addition, the reasons that cause a person to experience melancholy are sometimes unknown or even questioned by the sufferer, thus making the sufferer feel even more disoriented. This condition was experienced by many young people in this era. Thus, this study provides an understanding for the younger generation to be more aware of loneliness, emptiness, and prolonged sadness because it can impact on mental health and can even encourage suicide. | |
| 39396 | 44478 | D1A020106 | PENGARUH PENGGUNAAN COMPLETE RUMEN MODIFIER DALAM PAKAN YANG DISUSUN BERADASARKAN INDEKS SINKRONISASI PROTEIN ENERGI TERHADAP KONSUMSI DAN KECERNAAN BAHAN EKSTRAK TANPA NITROGEN PAKAN DOMBA | Penelitian yang bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan Complete Rumen Modifier (CRM) dan Indeks Sinkronisasi Protein Energi (SPE) terhadap konsumsi dan kecernaan bahan ekstrak tanpa nitrogen pakan domba telah dilakukan pada 5 Juni 2023 sampai dengan 5 September 2023. Metode yang digunakan yaitu eksperimen menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) pola faktorial 2x2 dengan materi 20 ekor domba lokal jantan umur 7-8 bulan dengan bobot badan sekitar 13-22 kg sebagai kelompok yaitu bobot badan domba awal penelitian, sebanyak 5 kelompok . Terdapat 4 perlakuan yaitu P1 : Pakan tanpa menggunakan CRM dan disusun berdasarkan indeks SPE 0,6; P2 : Pakan menggunakan CRM 1% dari BK pakan dan disusun berdasarkan indeks SPE 0,6; P3 : Pakan tanpa menggunakan CRM dan disusun berdasarkan indeks SPE 0,7 dan P4 : Pakan menggunakan CRM 1% dari BK pakan dan disusun berdasarkan indeks SPE 0,7. Variabel yang diukur dalam penelitian yaitu konsumsi dan kecernaan bahan ekstrak tanpa nitrogen, data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis variansi (ANAVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan’s New Multiple Range Test (DMRT). Berdasarkan hasil analisis variansi terdapat interaksi yang sangat nyata (P<0,01) antara penggunaan CRM dalam indeks SPE terhadap konsumsi dan kecernaan protein kasar. Berdasarkan Uji DMRT dapat disimpulkan bahwa interaksi yang terbaik dalam menghasilkan konsumsi dan kecernaan protein kasar adalah perlakuan tanpa menggunakan CRM dan disusun berdasarkan indeks SPE 0,6 (P1). | Research aimed at assessing the effect of using Complete Rumen Modifier (CRM) and Synchronized Protein Energy Index (SPE) on the consumption and digestibility of extracts without nitrogen in sheep feed was carried out from June 5 2023 to September 5 2023. The method used was experimental. used a randomized block design (RAK) with a 2x2 factorial pattern with 20 local male sheep aged 7-8 months with a body weight of around 13-22 kg as a group, namely the body weight of the sheep at the beginning of the study, 5 groups. There are 4 treatments, namely P1: Feed without using CRM and arranged based on an SPE index of 0.6; P2: Feed using CRM 1% of BK feed and arranged based on SPE index 0.6; P3: Feed without using CRM and arranged based on SPE index 0.7 and P4: Feed using CRM 1% of BK feed and arranged based on SPE index 0.7. The variables measured in the research were consumption and digestibility of extract materials without nitrogen. The data obtained were analyzed using analysis of variance (ANOVA) and continued with Duncan's New Multiple Range Test (DMRT). Based on the results of variance analysis, there was a very significant interaction (P<0.01) between the use of CRM in the SPE index on consumption and crude protein digestibility. Based on the DMRT test, it can be concluded that the best interaction in producing crude protein consumption and digestibility is treatment without using CRM and is arranged based on an SPE index of 0.6 (P1). | |
| 39397 | 41850 | J1C016066 | Estetika Wagashi dalam Anime Deaimon karya Asano Rin | Penelitian ini mengkaji mengenai Estetika Wagashi Dalam Anime Deaimon Karya Asano Rin. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai estetika wagashi dalam anime Deaimon karya Asano Rin. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif kualitatif. Data yang digunakan berupa dialog dan gambar yang mendukung adanya nilai estetika wagashi dalam anime Deaimon karya Asano Rin. Sumber data penelitian ini adalah hidangan wagashi yang ada dalam anime Deaimon karya Asano Rin. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan teknik dengar dan catat. Hasil penelitian ini adalah wagashi yang telah disukai sejak jaman dulu di Jepang memiliki kelembutan rasa manis dan penampilan yang indah. Hal ini pula yang menjadikan Asano Rin menggunakan wagashi sebagai bagian daya tarik dalam anime Deaimon nya. Wagashi dalam deaimon tidak hanya sebagai pelengkap belaka, namun bisa menjadi bagian dari inti cerita tiap episodenya. | This study examines Wagashi Aesthetics in Asano Rin's Deaimon Anime. This study aims to describe the aesthetic value of wagashi in Asano Rin's Deaimon anime. This research is included in the qualitative descriptive research. The data used are in the form of dialogues and images that support the aesthetic value of wagashi in Asano Rin's Deaimon anime. The data source for this research is the wagashi dish in the anime Deaimon by Asano Rin. Research data collection was carried out using listening and note-taking techniques. The result of this study is that wagashi, which has been favored since ancient times in Japan, has a soft sweet taste and a beautiful appearance. This also makes Asano Rin use wagashi as part of the charm in his Deaimon anime. Wagashi in deaimon aren't just a mere complement, but can be part of the core story of each episode. | |
| 39398 | 41854 | J1A019042 | The Portrayal of Dissociative Identity Disorder in Mohamed Diab's Moon Knight (2022) | Penelitian ini menganalisis gambaran gangguan identitas disosiatif (DID) pada perubahan karakter Moon Knight (2022). Penggambaran DID dan penyebab DID dikaji untuk menampilkan gambaran DID. Oleh karena itu, untuk mencapai tujuan penelitian, kami menggunakan studi psikoanalitik oleh Sigmund Freud (1896) yang merupakan bapak psikoanalisis, suatu metode untuk mengobati penyakit mental dan disiplin akademis yang menjelaskan perilaku manusia. Teori kepribadian Sigmund Freud mencakup tiga komponen yaitu sadar, prasadar, dan tidak sadar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dalam hal ini, DID memiliki tiga perubahan; gambarannya terbagi berdasarkan tiga kriteria, yaitu cara kerja DID switch, cara DID berkomunikasi, dan bagaimana dunia batin dari DID mewujud; dan yang terakhir penyebab DID yaitu kekerasan terhadap anak. Temuan menunjukkan bahwa portyala DID ditampilkan ketika karakter berada di bawah tekanan atau stres yang dapat memicu DID itu sendiri dengan beralih ke alter lain untuk mengatasi situasi tersebut. | This study analyzes the portrayal of dissociative identity disorder (DID) in the character's alters of Moon Knight (2022). The depiction of DID and the cause of DID are examined to showcase the portrayals of the DID. Therefore, to achieve the research objective, we employed a psychoanalytic study by Sigmund Freud (1896) who was the father of psychoanalysis, a method for treating mental disease and an academic discipline that explains human behavior. Sigmund Freud’s theory of personality includes three components of conscious, preconscious, and unconscious This study used a descriptive qualitative method. In this case, the DID has three alters; the depiction of which is divided by three criteria, namely how the DID switches work, how DID communicates, and how the inner world of DID manifests; and lastly the cause of the DID which is child abuse. The findings show that the portyalas of DID are shown when the character is under pressure or stress which can trigger the DID itself by switching into another alter to cope with the situation. | |
| 39399 | 41855 | K1C016047 | IDENTIFIKASI SUMBER AIR TANAH MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK KONFIGURASI SCHLUMBERGER DI DESA RANDEGAN KECAMATAN KEBASEN KABUPATEN BANYUMAS | Telah dilakukan survei metode geolistrik resistivitas untuk pemetaan sumber air tanah di Desa Randegan Kecamatan Kebasen Kabupaten Banyumas. Tujuan kegiatan adalah menentukan struktur perlapisan batuan bawah permukaan dan mengidentifikasi akuifer berdasarkan hasil survei geolistrik resistivitas konfigurasi Schlumberger. Untuk mencapai tujuan tersebut telah dilakukan survei geolistrik di tiga lokasi yang dipilih berdasarkan rekomendasi aparat desa. Hasil pengolahan data dan interpretasi diperoleh struktur perlapisan batuan di Desa Randegan berdasarkan nilai resistivitas batuan, terdiri dari tanah penutup (top soil), pasir, dan batuan breksi. Jenis akuifer yang telah teridentifkasi di lokasi sounding RDG-1 pada kedalaman 63,92 m merupakan akuifer tertekan, berupa pasir. Sedangkan di lokasi sounding RDG-2 pada kedalaman 21,18 – 48,14 m berupa pasir, merupakan akuifer tertekan, dan di lokasi sounding RDG-3, juga merupakan akuifer bebas pada kedalaman 11,64 – 24,03 m, jenis batuan serpih (shale). Hasil survei metode geolistrik tersebut didesiminasikan dalam forum pertemuan dan diskusi untuk memberikan informasi mengenai peta sebaran dan kedalaman batuan pembawa air tanah atau akuifer di Desa Randegan. | A resistivity geoelectrical survey has been carried out for mapping groundwater sources in Randegan Village, Kebasen District, Banyumas Regency. The objective of this activity is to determine the structure of the subsurface rock layers and identify aquifers based on the results of the Schlumberger configuration resistivity geoelectric survey. To achieve this goal, geoelectrical surveys have been carried out at three locations selected based on recommendations from village officials. The results of data processing and interpretation obtained the rock layer structure in Randegan Village based on the resistivity value of the rock, consisting of top soil, sand and breccia rock. The type of aquifer that has been identified at the RDG-1 sounding location at a depth of 63.92 m is a confined aquifer, in the form of sand. Whereas at the RDG-2 sounding location at a depth of 21.18 - 48.14 m in the form of sand, which is a confined aquifer, and at the RDG-3 sounding location, it is also a free aquifer at a depth of 11.64 - 24.03 m, shale rock type (shales). The survey results of the geoelectric method were disseminated in meeting and discussion forums to provide information regarding the distribution map and depth of groundwater or aquifer-bearing rocks in Randegan Village. | |
| 39400 | 44479 | D1A018060 | SUPLEMENTASI NUKLEOTIDA DAN EKSTRAK KUNYIT (Curcuma domestica Val.) TERHADAP KADAR PACKED CELL VOLUME (PCV) DAN TOTAL PROTEIN PLASMA (TPP) DARAH AYAM BROILER | Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh suplementasi nukleotida dan ekstrak kunyit terhadap kadar Packed Cell Volume (PCV) dan Total Protein Plasma (TPP) darah ayam broiler. Materi penelitian terdiri dari DOC strain CP 707 sebanyak 168 ekor, pakan basal, nukleotida, ekstrak kunyit, zinc bacitracin, vitamin dan vaksin serta alcohol 75%. Peralatan pengambilan sampel darah dan mengukur Packed Cell Volume (PCV) dan Total Protein Plasma (TPP). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 7 perlakuan sebanyak 4 ulangan setiap ulangan menggunakan 6 ekor DOC broiler. Perlakuan yang diberikan yaitu kontrol, N0K0, N0K1, N1K0, N1K1, N2K0, N2K1. Peubah yang diamati adalah kadar Packed Cell Volume (PCV) dan Total Protein Plasma (TPP) darah. Hasil penelitian menunjukan rata-rata PCV 22,16% dan TPP 2,64 g/dl. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa suplementasi nukleotida dan ekstrak kunyit terhadap kadar PCV dan TPP darah ayam broiler berpengaruh tidak nyata (P > 0,05). Kesimpulan dari penelitian adalah suplementasi nukleotida pada taraf sampai dengan 500 mg/kg pakan dan ekstrak kunyit (Curcuma domestica Val.) sampai dengan 600 mg/kg pakan belum dapat meningkatkan kadar Packed Cell Volume (PCV) dan Total Protein Plasma (TPP) darah ayam broiler sampai dengan taraf normalnya. | This study aimed to examine the effect of nucleotide supplementation and turmeric extract on blood Packed Cell Volume (PCV) and Total Plasma Protein (TPP) levels of broiler chickens. The research material consisted of 168 DOC strains of CP 707, basalt feed, nucleotides, turmeric extract, zinc bacitracin, vitamins, and vaccines and 75% alcohol. The research material consisted of 168 DOC strains of CP 707, basal feed, nucleotides, turmeric extract, zinc bacitracin, vitamins, vaccines and 75% alcohol. Equipment for taking blood samples and measuring Packed Cell Volume (PCV) and Total plasma protein (TPP). The study used a Completely Randomized Design (CRD) with 7 treatments totaling 4 replications using 6 DOC broilers. The treatment given was control, N0K0, N0K1, N1K0, N1K1, N2K0, and N2K1. The research results showed an average PCV of 22.16% and TPP of 2.64 g/dl. ANOVA results showed that nucleotide supplementation and turmeric extract on PCV and TPP levels of broiler chicken blood did not have a real effect (P > 0.05). The conclusion of the research is that nucleotide supplementation at levels of up to 500 mg/kg feed and turmeric extract up to 600 mg/kg feed has not increase yet the levels of Packed Cell Volume (PCV) and Total plasma protein (TPP) in the blood of broilers to reach normal levels. |