Artikelilmiahs
Menampilkan 38.121-38.140 dari 48.975 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 38121 | 40807 | E1A017371 | Peran Dewan Pengawas Dalam Mengawasi Kinerja Direksi Dalam Pengelolaan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (studi di Perusahaan Umum Daerah Air Minum Kabupaten Purbalingga) | Perumda Air Minum merupakan BUMD yang bergerak pada jasa penyedia air bersih dengan tujuan public service oriented dan profit oriented. Perusahaan air di Indonesia sebagian besar memiliki permasalahan kelembagaan dan manajemen terkait dengan efisiensi rendah, sumber daya manusia yang kurang kompeten, sistem operasi belum efisien, leadership tidak visioner dan kurang entrepeuneurship. Kondisi ini memaksa Direksi, Dewan Pengawas dan manajemen berupaya menyiapkan strategi untuk mengembangkan Perumdam tak terkecuali Perumdam Tirta Perwira Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan, menjelaskan, dan mengetahui peranan Dewan Pengawas dalam melakukan Pengawasan terhadap kinerja Direksi di Perumdam Tirta Perwira. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi tipe deskriptif analistis. Penelitian ini berlokasi di Perumdam Tirta Perwira Kabupaten Purbalingga. Sumber data ini menggunakan data primer yaitu studi kepustakaan dan sekunder melalui wawancara. Hasil penelitian dan analisis yang diperoleh yaitu telah dilaksanakan peran Dewan Pengawas dalam melakukan pengawasan kinerja, pengendalian dan evaluasi kepada Direksi, telah dilaksanakan peran Dewan Pengawas dalam memberikan nasihat dan saran kepada Direksi atas pengurusan Perumdam Tirta Perwira dan melaporkan hasil pengawasan kepada KPM telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 24 Peraturan Daerah Kabupaten Purbalingga No 2 Tahun 2019. Sedangkan Peran Dewan Pengawas dalam memberikan pertimbangan dan saran atas rencana pinjaman, ikatan hukum dengan pihak lain dan pengangkatan Direksi masih merujuk pada Peraturan Menteri Dalam Negeri No 2 Tahun 2007. | The Regional Drinking Water Company (abbreviated as perumdam) is one of the BUMD’s engaged in water supply services with the aim of public service oriented and profit oriented. Water companies in Indonesia mostly have institutional and management problems related to low efficiency, incompetent human resources, inefficient operating systems, non-visionary leadership and lack of entrepreneurship. This condition forces the Board of Directors, Supervisory Board and management to prepare strategies to develop PDAM’s, including Perumdam Tirta Perwira of Purbalingga Regency. This study aims to describe, explain, and find out the role of the Supervisory Board in supervising the performance of the Board of Directors at Perumdam Tirta Perwira. The research method used is a normative juridical approach with analytical descriptive type specifications. This research is located at Perumdam Tirta Perwira Purbalingga Regency. This data source uses primary data, namely literature study and secondary data through interviews. The results of research and analysis obtained are the role of the Supervisory Board in conducting performance supervision, control and evaluation to the Board of Directors, the role of the Supervisory Board in providing advice and suggestions to the Board of Directors on the management of Perumdam Tirta Perwira and reporting the results of supervision to the KPM has been carried out in accordance with the provisions in Article 24 of Purbalingga Regency Regional Regulation No. 2 of 2019. Meanwhile, the role of the Supervisory Board in providing consideration and advice on loan plans, legal ties with other parties and the appointment of Directors still refers to the Minister of Home Affairs Regulation No. 2 of 2007. | |
| 38122 | 40751 | C1B018120 | PENGARUH EFISIENSI DAN RISIKO LIKUIDITAS TERHADAP RENTABILITAS DENGAN KECUKUPAN MODAL SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (Study pada perbankan umum Syariah yang tercatat di ojk periode 2018-2021) | Penelitian ini berjudul “Pengaruh Efisiensi dan Risiko Likuiditas terhadap Rentabilitas dengan Kecukupan Modal sebagai Variabel Mediasi”. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh efisiensi dan risiko likuiditas terhadap rentabilitas dengan kecukupan modal sebagai variabel mediasi. Populasi penelitian ini adalah semua perusahaan perbankan umum syariah yang tercatat di Otoritas Jasa Keuangan. Jumlah sampel penelitian ini adalah berjumlah 12 perusahaan perbankan. Pengambilan sampel penelitian menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria sebagai berikut : 1) Perusahaan perbankan umum syariah yang masih terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk periode 2018-2021, 2) Perusahaan perbankan tersebut menerbitkan laporan keuangan tahunan lengkap periode 31 desember periode 2018-2021, 3) Perusahaan sektor perbankan tersebut menyajikan data lengkap yang diperlukan pada periode penelitin 2018-2021. Implikasi dari kesimpulan di atas adalah kecukupan modal mampu memediasi pengaruh efisiensi terhadap rentabilitas. Diharapkan manajemen bank umum syariah mampu menurunkan risiko likuiditas yang berpengaruh negatif terhadap rentabilitas. Dengan penurunan risiko likuiditas diharapkan bank umum syariah dapat meningkatkan rentabilitas dengan baik dan sehat. Karena bank dengan tingkat rentabilitas dengan baik mampu mengelola risiko dengan lebih efektif serta mengalokasikan cadangan modalnya secara efisien, sehingga kelangsungan usaha dapat terjaga jika terjadi gangguan ekonomi. | Abstract of this study entitled /this research entitled "Effect of Efficiency and Liquidity Risk of Rentability with Capital Adequacy as Mediation Variable". The purpose of this study is to test the effect of efficiency and risk of liquidity to profitability with capital adequacy as mediation variables. The population of this research is all Sharia General Banking Companies listed in the Financial Services Authority. The number of these sample research is amounting to 12 banking companies. Sampling of research using Purposive Sampling method with the following criteria: 1) Shariah General Banking Company is still registered in the Financial Services Authority (OJK) for the period 2018-2021, 2) The banking company issued a complete annual financial statement of December 31 December 2018-2021 , 3) The banking sector company presents the required data in the period of Research 2018-2021. The implications of the above conclusions are capital adequacy to mediate the effect of efficiency to profitability. It is expected that the management of the Sharia General Bank is able to reduce the risk of liquidity that has a negative effect on abtility. With a decrease in liquidity risk expected Sharia General Banks to improve profit and healthy profitability. Because the bank with a level of profitability is well capable of managing risks more effectively and allocate their moderate reserves, efficient business continuity can be maintained in an economic disruption. | |
| 38123 | 40812 | L1B019014 | PROFIL DARAH IKAN NILEM (Osteochilus vittatus) YANG DIBERI PAKAN DENGAN PENAMBAHAN GARAM | Garam dapat digunakan sebagai nutrisi tambahan untuk menunjang kesehatan ikan. Penggunaannya dapat dicampurkan dalam pakan namun harus sesuai takaran agar dapat menunjang kesehatan ikan. Kesehatan ikan dapat dievaluasi dengan mengukur profil darah. Profil darah yang diperiksa meliputi total eritrosit, hemoglobin, hematokrit, dan glukosa darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil darah ikan Nilem (Osteochilus vittatus) yang diberi pakan dengan penambahan garam pada dosis berbeda. Metode penelitian yang digunakan yaitu, Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 6 ulangan. Perlakuan penambahan garam pada pakan ikan terdiri dari dosis: 0%/kg; 1%/kg; 2%/kg; 3%/kg; dan 4%/kg. Hasil penelitian menunjukkan nilai total eritrosit berkisar antara 1,098x106 -1,353-x106 sel/mm3, hemoglobin berkisar antara 12,17-13,33 g/dL, hematokrit berkisar antara 36,5-40%, dan glukosa darah berkisar antara 61,33-91 mg/dL. Nilai total eritrosit, hemoglobin, hematokrit, dan glukosa ikan Nilem penelitian dalam kisaran normal yang menandakan ikan dalam keadaan sehat. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan garam pada pakan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap profil darah yang diukur dari total eritrosit, nilai hemoglobin, nilai hematokrit dan kadar glukosa. Kualitas air budidaya berupa pH, oksigen terlarut dan suhu memiliki nilai yang optimum untuk budidaya ikan Nilem. | Salt can be used as additional nutrition to support fish health. Its use can be mixed in feed but must be in accordance with the dosage so that it can support fish health. Fish health can be evaluated by measuring the blood profile. The blood profile examined included total erythrocytes, hemoglobin, hematocrit, and blood glucose. This study aims to determine the blood profile of nilem fish (Osteochilus vittatus) fed with the addition of salt at different doses. The research method used was a completely randomized design (CRD) consisting of 5 treatments and 6 replications. The treatment of adding salt to fish feed consists of doses: 0%/kg; 1%/kg; 2%/kg; 3%/kg; and 4%/kg. The results showed that total erythrocyte values ranged from 1.098x106 -1.353-x106 cells/mm3, hemoglobin ranged from 12.17-13.33 g/dL, hematocrit ranged from 36.5-40%, and blood glucose ranged from 61.33 -91 mg/dL. The values of total erythrocytes, hemoglobin, hematocrit, and glucose of nilem in the study were within the normal range which indicated that the fish were in good health. The results showed that the addition of salt to the feed had no significant effect (P>0.05) on blood profile as measured by total erythrocytes, hemoglobin values, hematocrit values and glucose levels. The quality of the aquaculture water in the form of pH, dissolved oxygen and temperature has the optimum value for Nilem fish farming. | |
| 38124 | 41665 | F1D016046 | Modal Sosial Kemenangan Dursila dalam Pemilihan Kepala Desa Lembah Neidam Kabupaten Sarmi Provinsi Papua Tahun 2021 | Warga Desa Lembah Neidam, Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua pada tahun 2021 telah memilih perempuan pertama sebagai kepala desa berdasar Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa. Perempuan ini Bernama Dursila. Ia terpilih menjadi kepala desa di Papua merupakan tonggak sejarah bagi masyarakat Papua memiliki kepala desa perempuan yang sangat jarang masuk dalam ranah publik. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang modal sosial kemenangan Dursila dalam pemilihan kepala desa Lembah Neidam di Kabupaten Sarmi Provinsi Papua tahun 2021. Lokasi penelitian berada di Lembah Neidam Kabupaten Sarmi Provinsi Papua. Studi ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan wawancara, obervasi dan dokumentasi Hasil penelitian ini adalah (1) Visi Misi Dursila mengakomodasi aspirasi masyarakat khususnya tentang pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam kearifan lokal; (2) popularitas dan kepercayaan dari masyarakat Desa Lembah Neidam: (3) Dursila merupakan motivator bagi masyarakat desa untuk mengembangkan kearifan lokal. Simpulan dari tulisan ini adalah bahwa pemilihan kepala desa di Lembah Neidam secara langsung telah memberikan ruang bagi perempuan menjadi pemimpin publik. Melalui pemimpin perempuan ini diharapkan mampu membawa kepentingan perempuan melalui program kebijakan inklusif yang berkeadilan gender. | Dursila was the first female village head in Lembah Neidam Village, Sarmi Regency, Papua Province in 2021 who was elected based on Law No.6/2014 about Village. It is a new history for Papuan villagers for having a female village head in their village as she enters public sphere. This research aimed to explain social capital of Dursila to win the election in 2021. This research based on research in Lembah Neidam Village, Sarmi Regency, Papua Province in 2021 used qualitative methods with case study approach. Data was collected through in-dept interviews, observations, and documentations. The results of this study are (1) Dursila's vision and mission accommodates the aspirations of the community, especially regarding the development of Human Resources (HR) in local wisdom; (2) the popularity and trust of the people of Neidam Valley Village: (3) Dursila is a motivator for the village community to develop local wisdom.This research concludes that village head election in Lembah Neidam Village, Sarmi Regency, Papua Province provides opportunities for women to be a leader in their village. It is expected that Darsilais able to uphold women’s interests through more inclusive policies. | |
| 38125 | 40808 | L1C019030 | STUDI KELAYAKAN LOKASI BUDIDAYA KEKERANGAN DI SEGARA ANAKAN BAGIAN TIMUR, CILACAP | Laguna Segara Anakan (LSA) terletak diantara Pulau Jawa dan Pulau Nusakambangan yang merupakan perairan semi tertutup yang dicirikan dengan tingginya keanekaragaman fauna diantaranya kekerangan. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui jenis, kelimpahan, dan kelayakan lokasi budidaya kekerangan di Segara Anakan Bagian Timur. Penelitian dilakukan pada bulan Januari 2022. Pengambilan data dilakukan secara in situ, meliputi parameter fisika, kimia, dan biologi. Sampel kekerangan diambil menggunakan ekman grab. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, jenis kekerangan yang ditemukan ada 5 spesies yaitu Anadara granosa, Meretrix meretrix, Polymesoda erosa, Tellina sp., Corbula faba. Nilai kelimpahan berkisar antara 16 - 64 ind/m². Lokasi di Segara Anakan bagian Timur termasuk dalam kategori sesuai (skor 78) sampai sesuai bersyarat (skor 70) untuk lokasi budidaya kekerangan. Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan, terutama mengenai aspek sosial dan ekonomi seta parameter kualitas Perairan lain yang berpengaruh seperti gelombang dan pasang surut. | The Segara Anakan Lagoon (LSA) is located between Java Island and Nusakambangan Island which is a semi-enclosed waters characterized by a high diversity of fauna including shellfish. This research was conducted with the aim to determine the type, abundance, and location feasibility of mussel cultivation locations in Eastern Segara Anakan. The research was conducted in January 2022. Data was collected in situ, covering physical, chemical and biological parameters. Shellfish samples were taken using the Ekman grab. The results of this study indicated that there were 5 species of shellfish found, namely Anadara granosa, Meretrix meretrix, Polymesoda erosa, Tellina sp., Corbula faba. Abundance values ranged from 16 - 64 ind/m². Locations in the eastern part of Segara Anakan are included in the category suitable (score 78) to conditionally suitable (score 70) for mussel cultivation locations. Further research needs to be carried out, especially regarding social and economic aspects as well as other influential water quality parameters such as waves and tides. | |
| 38126 | 40809 | F1B019019 | Kualitas Pelayanan Publik bagi Penyandang Disabilitas di Stasiun Purwokerto Daerah Operasi V | Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih banyaknya permasalahan pelayanan publik bagi penyandang Disabilitas di ruang publik saat ini termasuk di Stasiun Purwokerto Daerah Operasi V. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas pelayanan publik bagi penyandang Disabilitas di Stasiun Purwokerto Daerah Operasi V. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif. Teknik pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, kualitas pelayanan publik bagi penyandang Disabilitas di Stasiun Purwokerto Daerah Operasi V memiliki penilaian yang berbeda-beda dari setiap jenis Disabilitas yang ada, namun secara keseluruhan sudah cukup baik. Pada aspek bukti fisik, desain bangunan sudah cukup ramah dan aksesibel terhadap penyandang Disabilitas, serta sarana dan prasarana pelayanan bagi penyandang Disabilitas sudah mengikuti SOP yang ada dan kebutuhan dari penyandang Disabilitas walaupun belum sepenuhnya lengkap. Pada aspek kehandalan, informasi pelayanan sudah tersedia secara audio dan visual, prosedur pelayanan sudah cukup sederhana dan cukup mudah untuk dilaksanakan oleh penyandang Disabilitas serta kemampuan petugas pelayanan sudah cukup baik dalam melayani penyandang Disabilitas. Pada aspek daya tanggap, petugas pelayanan sudah memiliki kemampuan dalam mengatasi permasalahan dan mengenali kebutuhan pelayanan bagi penyandang Disabilitas. Pada aspek jaminan, pelayanan sudah diberikan secara akurat dan tepat waktu. Namun, untuk biaya pelayanan masih belum responsif kepada penyandang Disabilitas dikarenakan belum ada kebijakan reduksi harga tiket untuk penyandang Disabilitas. Pada aspek empati, komunikasi petugas pelayanan terhadap penyandang Disabilitas sudah cukup baik, ramah dan sopan. Namun, untuk komunikasi petugas pelayanan dengan bahasa isyarat perlu ditingkatkan lagi. Sikap dan perilaku petugas pelayanan terhadap penyandang Disabilitas juga sudah cukup baik, ramah dan sopan. Serta, petugas pelayanan telah memiliki kepedulian, rasa inisiatif dan rasa antusias dalam memberikan pelayanan kepada penyandang Disabilitas. Kata Kunci : Manajemen dan Kualitas Pelayanan Publik | The background of this research is that there are still many problems with public services for persons with disabilities in public spaces today, including at the Regional Operational V Purwokerto Station. This study aims to describe the quality of public services for persons with disabilities at the Regional Operational V Purwokerto Station. The method used in this research is descriptive qualitative. The informant selection technique used purposive sampling and snowball sampling techniques. Data collection methods through interviews, observation and documentation. The results of the study show that the quality of public services for persons with disabilities at Regional Operational V Purwokerto Station has different ratings for each type of disability that exists, but overall it is quite good. In terms of physical evidence, the building design is quite friendly and accessible to persons with disabilities, and the service facilities and infrastructure for persons with disabilities have followed the existing SOPs and the needs of persons with disabilities, although they are not fully complete. In terms of reliability, service information is readily available audio and visual, service procedures are simple enough and easy enough to be carried out by persons with disabilities and the ability of service personnel is good enough to serve persons with disabilities. In the aspect of responsiveness, service officers already have the ability to solve problems and recognize service needs for persons with disabilities. In the guarantee aspect, services have been provided accurately and on time. However, service costs are still not responsive to persons with disabilities because there is no policy to reduce ticket prices for persons with disabilities. In the aspect of empathy, the communication of service officers towards persons with disabilities is quite good, friendly and polite. However, the communication of service officers with sign language needs to be improved. The attitude and behavior of service staff towards persons with disabilities is also quite good, friendly and polite. Also, service officers have concern, a sense of initiative and a sense of enthusiasm in providing services to persons with disabilities. Keywords : Management and Quality of Public Service | |
| 38127 | 40810 | E1A017028 | Peran Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) Sebagai Organisasi Kawasan dalam Menyikapi Kudeta Militer Myanmar Pada 2021 | Myanmar adalah negara di Asia Tenggara dan anggota Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) yang berulang kali menghadapi pelanggaran hak asasi manusia dan demokrasi. Salah satunya adalah kudeta terakhir pada Februari 2021. Setelah kudeta, pemerintah militer membatasi akses internet dan hubungan internasional yang menjadikan rakyat Myanmar di bawah kendali penuh pemerintahan militer. Organisasi kawasan yang seharusnya dapat bertindak sebagai mediator ketika terjadi konflik, pada kenyataannya tidak mampu berbuat banyak karena prinsip non-intervensi. Berdasarkan latar belakang tersebut terdapat urgensi peran ASEAN sebagai organisasi kawasan dalam meminimalisir dampak dari gejolak politik negara anggotanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan ASEAN sebagai organisasi kawasan dalam hukum internasional dan peran ASEAN sebagai organisasi kawasan dalam kudeta Militer Myanmar pada 2021. Penelitian ini merupakan penelitian normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan analitis serta spesifikasi penelitian deskriptif-analitis. Data dikumpulkan dengan metode studi pustaka, kemudian dianalisis secara kualitatif dan disajikan dalam bentuk deskriptif. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa berdasarkan Piagam ASEAN sebagai instrumen hukumnya menetapkan ASEAN sebagai organisasi berbasis aturan, dan karenanya sebagai organisasi internasional, status hukum ASEAN sebagai subjek hukum internasional sudah jelas. Sebagai subjek hukum internasional memungkinkan ASEAN dapat menjalankan fungsinya sebagai badan hukum dan menentukan hak dan kewajibannya, termasuk berperan dalam penyelesaian sengketa antaranggotanya. Sebagai anggota ASEAN, Myanmar terikat pada Piagam ASEAN dan ketentuan ASEAN lainnya, seperti Treaty of Amity and Cooperation 1976, terkait dengan kudeta Myanmar yang berimbas kepada negara anggota lainnya. Dalam kasus ini, ASEAN dapat bertindak sebagai badan hukum internasional penuh, namun ASEAN tidak diperkenankan melakukan tindakan kekerasan di luar Pasal 53 (1) Piagam PBB. Tindakan yang telah diambil ASEAN diantaranya dengan mengeluarkan Five Point Consensus. | Myanmar is a Southeast Asian country and member of the Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) that has repeatedly faced human rights and democracy violations. One of these was the most recent coup in February 2021. After the coup, the military government restricted internet access and international relations, putting Myanmar society under the full control of the military government. Regional organizations that should be able to act as mediators when conflicts occur, in fact, cannot do much due to the principle of non-intervention. Based on this background, there is an urgency in ASEAN's role as a regional organization in minimizing the impact of political turmoil in its member countries. This research aims to analyze the position of ASEAN as a regional organization in international law and the role of ASEAN as a regional organization in the Myanmar Military coup in 2021. This research is a normative research with a statutory and analytical approach and descriptive-analytical research specifications. Data is collected using the literature study method, then analyzed qualitatively and presented in descriptive form. The results of the research and discussion show that based on the ASEAN Charter as its legal instrument establishes ASEAN as a rule-based organization, and therefore as an international organization, ASEAN's legal status as a subject of international law is clear. As a subject of international law, ASEAN can carry out its functions as a legal entity and determine its rights and obligations, including playing a role in dispute resolution among its members. As a member of ASEAN, Myanmar is bound by the ASEAN Charter and other ASEAN provisions, such as the 1976 Treaty of Amity and Cooperation, in relation to the Myanmar coup that affected other member states. In this case, ASEAN can act as a full international legal entity, but ASEAN is not allowed to take violent action outside of Article 53 (1) of the UN Charter. Actions that ASEAN has taken include issuing the Five Point Consensus. | |
| 38128 | 40811 | L1B019006 | KUALITAS AIR DAN PERTUMBUHAN UDANG VANNAMEI (Litopenaeus vannamei) DENGAN APLIKASI MINERAL DI TAMBAK UDANG CV CEMARASEWU SUMBER REJEKI CILACAP | Udang Vannamei merupakan komoditas primadona yang memiliki banyak keunggulan. Budidaya Udang Vannamei tak luput dari berbagai masalah seperti buruknya kualitas air dan rendahnya pertumbuhan. Aplikasi mineral dilakukan sebagai upaya mengatasi permasalahan budidaya Udang Vannamei. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi mineral terhadap kualitas air dan pertumbuhan Udang Vannamei. Penelitian dilakukan pada tanggal 4 – 25 Oktober 2022 yaitu periode budidaya DOC 70 – 92. Penelitian dilakukan di CV Cemarasewu Sumber Rejeki, dengan mengamati kolam A7, A8, A9, dan A10. Metode yang dilakukan pada penelitian ini adalah metode survey dan metode observasi. Aplikasi mineral yang diterapkan adalah aplikasi 10 ppm Omya, 3 ppm Minmag, 1 ppm Pupuk Mahkota, 1 ppm semen putih Tiga Roda, dan 1 ppm soda ash. Hasil pengukuran kualitas air menunjukkan nilai pH berkisar 7,6 – 8,3, nilai alkalinitas berkisar 142,9 – 155,4 ppm, Ca hardness berkisar 865 – 1.731 ppm, Mg hardness 1.635 – 3.750 ppm, serta populasi plankton didominasi oleh Green Algae dan Diatom. Hasil sampling pertumbuhan udang menunjukkan ADG berkisar 0,2 – 0,86 g, MBW pada sampling terakhir berkisar 25,35 – 30,75 g, dan size pada sampling terakhir berkisar 33 – 39 ekor/kg. Hasil penelitian menunjukkan nilai parameter kualitas air dan nilai pertumbuhan Udang Vannamei yang memenuhi standar baku mutu. Aplikasi mineral terbukti mampu mempertahankan kualitas air dalam rentang optimal, serta dapat menghasilkan pertumbuhan Udang Vannamei yang tinggi. | Vannamei Shrimp is an excellent commodity that has many advantages. Vannamei Shrimp cultivation is not free from various problems such as poor water quality and low productivity. Mineral application is done as an effort to overcome the problems of Vannamei Shrimp cultivation. This study aims to determine the effect of mineral application on water quality and productivity of Vannamei Shrimp. The research was conducted on October 4th - 25th, 2022, which is the cultivation period of DOC 70 - 92. The research was conducted at CV Cemarasewu Sumber Rejeki, by observing ponds A7, A8, A9, and A10. The methods used in this research were survey method and observation method. Mineral applications applied are applications of 10 ppm Omya, 3 ppm Minmag, 1 ppm Mahkota Fertilizer, 1 ppm Tiga Roda white cement, and 1 ppm soda ash. The results of water quality measurements showed pH values ranging from 7.6 - 8.3, alkalinity values ranging from 142.9 - 155.4 ppm, Ca hardness ranging from 865 - 1,731 ppm, Mg hardness 1,635 - 3,750 ppm, and plankton populations dominated by Green Algae and Diatoms. The results of sampling shrimp growth showed ADG ranged from 0.2 - 0.86 g, MBW at the last sampling ranged from 25.35 - 30.75 g, and size at the last sampling ranged from 33 - 39 fish/kg. The results showed the value of water quality parameters and productivity values of Vannamei Shrimp that meet the quality standards. Mineral application is proven to be able to maintain water quality in the optimal range, and can produce high productivity of Vannamei Shrimp. | |
| 38129 | 44306 | A1F019025 | PENDUGAAN UMUR SIMPAN GULA KELAPA CAIR DENGAN PENAMBAHAN PENGAWET ALAMI MENGGUNAKAN METODE Accelerated Shelf Life Testing (ASLT) MODEL ARRHENIUS | Gula kelapa cair memiliki potensi sebagai pemanis alami yang mudah untuk dikonsumsi. Namun, gula dapat mengalami kerusakan apabila tidak disimpan dengan baik. Kerusakan tersebut dapat berupa terbentuknya kristal gula akibat kristalisasi sukrosa dan tumbuhnya yeast atau kapang selama penyimpanan. Salah satu cara untuk mencegah kristalisasi adalah dengan menambahkan pengawet alami. Penambahan pengawet alami ekstrak kulit buah manggis diharapkan dapat memperpanjang umur simpan produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui menduga umur simpan gula kelapa cair dengan penambahan pengawet alami menggunakan metode Accelerated Shelf-Life Testing (ASLT) model Arrhenius. Penelitian difokuskan pada pendugaan umur simpan gula kelapa cair dengan metode Accelerated Shelf-Life Testing (ASLT) model Arrhenius. Suhu penyimpanan adalah 30, 40, dan 50°C dan waktu penyimpanan selama 28 hari dengan interval pengamatan 7 hari (0, 7, 14, 21, 28). Total unit yang diamati adalah 6 unit yang terdiri dari perlakuan penambahan pengawet alami konsentrasi 0% dan 0,3% yang disimpan dalam berbagai suhu. Parameter kritis pendugaan umur simpan adalah kadar sukrosa. Hasil pendugaan umur simpan gula kelapa cair tanpa penambahan pengawet alami 0,3% yang disimpan pada suhu 30, 40, dan 50°C yaitu 29, 27, dan 27 hari, sedangkan umur simpan gula kelapa cair dengan penambahan pengawet alami lebih lama dibandingkan tanpa pengawet yaitu 30, 29, dan 29 hari. | Liquid coconut sugar has the potential to be a natural sweetener because of its ease of consumption. However, sugar can also be spoiled if is not stored properly. This spoil can include the formation of sugar crystals due to sucrose crystallization and the growth of yeast or mold during storage. One way to prevent crystallization is to add natural preservatives. The addition of natural preservative mangosteen peel extract is expected to maintain the quality of liquid coconut sugar during storage and extend the shelf life of the product. This study aims to knowing the estimation of the shelf life of liquid coconut sugar with addition of natural preservative using Accelerated Shelf-Life Testing (ASLT) method. The research focused on estimating the shelf life of liquid coconut sugar used in this study was Accelerated Shelf-Life Testing (ASLT) with the Arrhenius model. The storage temperature used were 30, 40, and 50°C. Furthermore, the duration of storage was 28 days with observation intervals of 7 days (0, 7, 14, 21, and 28 days). The total units observed were 6 units consisting of treatments with the addition of natural preservatives with concentrations of 0% and 0,3% which were stored at various temperatures. Chemical properties as critical parameters observed to estimate the shelf life of liquid coconut sugar was sucrose content. The result showed that the estimated shelf life of liquid coconut sugar without the addition of natural preservatives 0,3% stored at 30, 40, and 50°C were 29, 27, and 27 days. Meanwhile, the estimated shelf life of liquid coconut sugar with the addition of natural preservatives were 30, 29, and 29 days. | |
| 38130 | 40787 | L1B019002 | Karakteristik Morfometrik Dan Hubungan Panjang Berat Benih Kerang Hotate (Patinopecten Yessonesis) Yang Dibudidayakan Di Teluk Funka, Hokkaido, Jepang | Kerang hotate (Patinopecten yessoensis) adalah spesies kerang toleran dingin yang menjadi prioritas untuk pengembangan budidaya berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik morfometrik dan hubungan panjang berat benih kerang hotate (Patinopecten yessoensis) yang dibudidayakan di Teluk Funka, Hokkaido, Jepang. Sampel yang digunakan berjumlah 300 benih dengan tiga kali pengambilan pada umur yang berbeda. Pengambilan pertama benih kerang berumur 21 hari, pengambilan kedua benih kerang berumur 42 hari, dan pengambilan ketiga benih kerang berumur 63 hari. Metode penelitian yang dilakukan adalah observasi dan teknik pengambilan sampel dengan random sampling. Karakteristik morfometrik yang diukur meliputi Panjang Cangkang (PC), Lebar Cangkang (LC), Panjang Engsel (PE), Berat Total (BT) dan Berat Daging (BD). Data morfometrik ditabulasi dan dianalisis secara deskriptif, serta di uji non parametrik Kruskal-Wallis. Hubungan panjang berat dianalisis dengan regresi linier sederhana. Hasil pengukuran morfometrik benih kerang hotate dari setiap pengambilan menghasilkan perubahan bentuk dan ukuran dalam selisih waktu dengan umur yang berbeda. Hasil uji non parametrik Kruskal-Wallis menunjukkan bahwa umur berbeda nyata terhadap ukuran parameter morfometrik benih kerang hotate (P<0,05). Hubungan panjang berat benih kerang hotate pada umur yang berbeda adalah allometrik negatif (b<3) yang menujukkan bahwa pertambahan panjang lebih cepat dari pertambahan berat. | Hotate mussel (Patinopecten yessoensis) are cold-tolerant clam species that are a priority for the development of sustainable aquaculture. This study aimed to determine the morphometric characteristics and weight length relationship in hotate clam seeds (Patinopecten yessoensis) cultivated in Funka Bay, Hokkaido, Japan. The samples used 300 seeds with three picks at different ages. The first pick of 21-day-old shellfish seeds, the second pick of 42-day-old shellfish seeds, and the third pick of 63-day-old shellfish seeds. The research methods carried out are observation and sampling techniques with random sampling. Morphometric characteristics measured include Shell Length (PC), Shell Width (LC), Hinge Length (PE), Total Weight (BT) and Meat Weight (BD). Morphometric data were tabulated and analyzed descriptively, as well as in the Kruskal-Wallis non-parametric test. Weight length relationships were analyzed by simple linear regression. The results of morphometric measurements of hotate clam seeds from each take resulted in changes in shape and size in time differences with different ages. The results of the Kruskal-Wallis non-parametric test showed that age was significantly different from the size of the morphometric parameters of hotate clam seeds (P<0,05). The relationship between the length of hotate clam seed weight at different ages is negative allometric (b<3) which indicates that length gain is faster than weight gain. | |
| 38131 | 44307 | K1B017058 | Analisis Faktor-faktor yang Memengaruhi Persentase Penduduk Miskin di Kabupaten/Kota Provinsi Papua Menggunakan Regresi Data Panel | Penelitian ini membahas penggunaan regresi data panel untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang diduga memengaruhi persentase penduduk miskin di kabupaten/kota Provinsi Papua tahun 2017 sampai 2022 dengan bantuan software Eviews 10. Variabel bebas yang diduga memengaruhi Persentase Penduduk Miskin (PPM) dalam penelitian ini adalah jumlah penduduk (JP), Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model terbaik yang terpilih adalah fixed effect model (FEM) dengan variabel-variabel yang berpengaruh terhadap persentase penduduk miskin adalah variabel JP dan IPM. Variabel JP berpengaruh positif terhadap persentase penduduk miskin; sedangkan variabel IPM berpengaruh negatif terhadap persentase penduduk miskin. | This research discussed the use of panel data regression to identify the factors which may influence the percentage of poor population in the districts/cities of Papua Province from 2017 to 2022. In this research, we use the Eviews 10 software. The independent variables which may influence the percentage of poor population in this study are the number of population, Human Development Index, Labor Force Participation Rate, Unemployment Rate, and Regional Gross Domestic Product. The result show that best selected model is the fixed effect model with the variables invloved in model are the number of population and Human Development Index. The number of population has a positive effect on the percentage of poor population; while the Human Development Indeks has a negative effect on the percentage of poor population. | |
| 38132 | 46152 | J0A019043 | Translating Short Movie Entitled "Prau For You" From Indonesian Into English | Laporan praktik kerja ini berjudul “Translating Short Movie Entitled "Prau For You" From Indonesian Into English”. Praktik kerja ini dilaksanakan pada Oktober – Desember 2022. Tujuan dari dilaksanakannya praktik kerja ini adalah untuk menerjemahkan sebuah film pendek Indonesia berjudul “Prau For You” dari Bahasa Indonesia ke Bahasa Inggris, menjelaskan proses penerjemahan film tersebut, dan mencari solusi dari kendala yang dialami selama proses penerjemahan. Terdapat empat proses dan sebelas teknik penerjemahan yang dipakai. Proses tersebut yaitu menganalisis struktur bahasa dan kosakata yang digunakan dalam film, mengalihkan pesan teks dari bahasa sumber ke bahasa sasaran, merestrukturisasi penerjemahan dari Bahasa Indonesia ke Bahasa Inggris, dan mengevaluasi serta merevisi hasil akhir penerjemahan. Selanjutnya, teknik penerjemahan yang digunakan adalah adaptation, amplification, compensation, established equivalent, linguistic amplification, linguistic compression, literal translation, modulation, reduction, variation, dan transposition. Selama proses penerjemahan, terdapat dua kendala. Kendala pertama yaitu kurangnya kosakata penulis dalam bahasa lokal, khususnya Bahasa Bangka dan Bahasa Inggris. Solusi dari masalah ini adalah mencari arti kosakata Bahasa Bangka di kamus online Bangka – Indonesia dan kamus Bahasa Inggris online. Kendala kedua yaitu perbedaan tata bahasa antara Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Solusi dari masalah ini yaitu mempelajari kembali tata bahasa inggris dan membaca banyak referensi hasil penerjemahan. | This job training report is entitled “Translating Short Movie Entitled " Prau For You" From Indonesian Into English. The job training was implemented in October - December 2022. The purposes of this job training were to translate an Indonesian short movie entitled “Prau For You” from Indonesian into English, to explain the process of translating the short movie, and to find out the obstacles and solutions in translating the short movie. There were four processes and eleven techniques used in translating the short movie. These processes were analyzing the structure and vocabulary used in the short movie, transferring the message of the text from the source language into the target language, restructuring the translation from Indonesian into English, and evaluating and revising the final translation result. Furthermore, the techniques used were adaptation, amplification, compensation, established equivalent, linguistic amplification, linguistic compression, literal translation, modulation, reduction, variation, and transposition. During the translation process, there were two obstacles encountered. The first obstacle was the lack of vocabulary of the writer in local language, especially Bangka local language and English. The solution to overcome this obstacle was to look for Bangka-Indonesian dictionary and online English dictionary. The second obstacle was the differences between Indonesian and English grammar. The solution for this problem was re-studying English grammar and reading many references of translated works. | |
| 38133 | 40747 | C1B018119 | Pengaruh Pemasaran Interaktif Melalui Live Stream di Tiktok Terhadap Persepsi Risiko, dan Pembelian Impulsif Konsumen Dengan Intensitas Menonton Sebagai Variabel Moderasi | Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh dari pemasaran interaktif melalui live streaming di Tiktok terhadap persepsi risiko, pembelian impulsif konsumen dengan intensitas menonton sebagai variabel moderasi. Sampel yang digunakan di dalam penelitian ini berjumlah 213 sampel yang merupakan pengguna yang pernah melakukan pembelian di acara live stream di Tiktok. Penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling. Data dianalisis menggunakan metode SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) pemasaran interaktif melalui live streaming di Tiktok berpengaruh negative terhadap persepsi risiko, (2) pemasaran interaktif melalui live streaming di Tiktok berpengaruh positif terhadap pembelian impulsif, (3) persepsi risiko berpengaruh negatif terhadap pembelian impulsif, (4) persepsi risiko tidak memediasi hubungan kausal antara pemasaran interaktif melalui live streaming di Tiktok dan pembelian impulsive, (5) intensitas menonton tidak memoderasi hubungan kausal antara pemasaran interaktif melalui live streaming di Tiktok dan pembelian impulsif. Kata Kunci : pemasaran interaktif, live streaming, Tiktok, persepsi risiko, intensitas menonton, pembelian impulsive | The aim of this research is to identify and analyze effect of interactive marketing via Tiktok live stream to perceived risk, and impulsive buying with viewing intensity as a moderating variable. The sample on this study is 213 users respondent who had made purchase at a live streaming event on Tiktok. Purposive sampling method used in the determination of the sample. Data was analyze using Structural Equation Model-Partial Least Square (SEM-PLS). Base on the result of the research, it can be conclude that : (1) interactive marketing via Tiktok live stream has negative impact on perceived risk, (2) interactive marketing via Tiktok live stream has positive impact on impulse buying, (3) perceived risk has negative impact on impulse buying, (4) perceived risk unable to mediate the relationship between interactive marketing via Tiktok live stream and impulse buying, (5) vieweing intensity unable to moderate the relationship between interactive marketing via Tiktok live stream and impulse buying. Keywords : interactive marketing, live streaming, Tiktok, perceived risk, viewing intensity, impulsive buying | |
| 38134 | 52341 | C1A022116 | DAMPAK ASIMETRI INFLASI GLOBAL DAN DINAMIKA NILAI TUKAR TERHADAP PERGERAKAN HARGA BITCOIN MENGGUNAKAN NONLINEAR AUTO REGRESSIVE DISTRIBUTED LAG MODEL | Penelitian ini meneliti pengaruh asimetris inflasi global dan nilai tukar terhadap harga Bitcoin. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada ketidakkonsistenan hubungan antara variabel makroekonomi global dengan pergerakan harga Bitcoin, yang secara teoritis sering dianggap sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi, namun dalam praktiknya menunjukkan dinamika yang lebih kompleks. Penelitian ini menggunakan data time series bulanan periode 2017M07–2025M07, dengan inflasi global direpresentasikan oleh Indeks Harga Konsumen (IHK) Amerika Serikat dan nilai tukar diwakili oleh U.S. Dollar Index (DXY). Pendekatan Nonlinear Autoregressive Distributed Lag (NARDL) digunakan untuk menangkap kemungkinan adanya hubungan nonlinier dan asimetris melalui pemisahan shock positif dan negatif dari masing-masing variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh inflasi terhadap harga Bitcoin bersifat asimetris. Dalam jangka pendek, shock positif inflasi tidak berpengaruh signifikan, sedangkan shock negatif inflasi berpengaruh negatif dan signifikan. Dalam jangka panjang, terdapat perbedaan signifikan antara shock positif dan negatif inflasi, yang menunjukkan bahwa arah perubahan inflasi memengaruhi respons harga Bitcoin secara berbeda. Sebaliknya, pengaruh nilai tukar terhadap harga Bitcoin menunjukkan pola yang lebih stabil. Dalam jangka pendek, pengaruhnya relatif tidak signifikan, kecuali dalam bentuk lag untuk shock negatif. Dalam jangka panjang, tidak terdapat perbedaan signifikan antara shock positif dan negatif nilai tukar, sehingga hubungan tersebut bersifat simetris. Hasil ini menunjukkan bahwa tidak semua variabel makroekonomi memiliki karakteristik pengaruh yang sama terhadap harga Bitcoin. Inflasi memiliki pengaruh yang lebih kompleks dan tidak linier, sedangkan nilai tukar cenderung konsisten. Selain itu, hasil Error Correction Model (ECM) menunjukkan adanya mekanisme penyesuaian menuju keseimbangan jangka panjang, yang mengindikasikan bahwa hubungan antarvariabel bersifat stabil meskipun terdapat fluktuasi dalam jangka pendek. Bitcoin tidak berfungsi sebagai aset lindung nilai yang konsisten terhadap inflasi maupun nilai tukar. Pergerakan harganya lebih mencerminkan karakteristik aset spekulatif yang dipengaruhi oleh sentimen pasar, ekspektasi investor, dan dinamika likuiditas global. Implikasi dari temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan regulasi berbasis risiko yang fokus pada perlindungan investor, transparansi informasi, dan pengawasan terhadap spekulasi berlebihan di pasar kripto. Selain itu, komunikasi kebijakan yang jelas tentang risiko aset kripto, terutama Bitcoin, sangat penting untuk menghindari mispersepsi publik dan keputusan investasi yang tidak rasional. | This study examines the asymmetric effects of global inflation and exchange rates on Bitcoin prices. The background of this study is based on the inconsistent relationship between global macroeconomic variables and Bitcoin price movements, which are theoretically often considered a hedge against inflation but in practice exhibit more complex dynamics. This study uses monthly time series data from July 2017 to July 2025, with global inflation represented by the U.S. Consumer Price Index (CPI) and exchange rates represented by the U.S. Dollar Index (DXY). The Nonlinear Autoregressive Distributed Lag (NARDL) approach is used to capture the possibility of nonlinear and asymmetric relationships by separating positive and negative shocks from each variable. The results indicate that the effect of inflation on Bitcoin prices is asymmetric. In the short term, positive inflation shocks have no significant effect, while negative inflation shocks have a negative and significant effect. In the long term, there is a significant difference between positive and negative inflation shocks, indicating that the direction of inflation changes affects Bitcoin price responses differently. Conversely, the exchange rate’s impact on Bitcoin prices exhibits a more stable pattern. In the short term, its effect is relatively insignificant, except in the form of a lag for negative shocks. In the long term, there is no significant difference between positive and negative exchange rate shocks, making the relationship symmetric. These results indicate that not all macroeconomic variables have the same influence characteristics on Bitcoin prices. Inflation has a more complex and non-linear effect, while exchange rates tend to be consistent. Additionally, the results of the Error Correction Model (ECM) indicate the presence of an adjustment mechanism toward long-term equilibrium, suggesting that the relationships between variables are stable despite short-term fluctuations. Bitcoin does not function as a consistent hedge against inflation or exchange rates. Its price movements more closely reflect the characteristics of a speculative asset influenced by market sentiment, investor expectations, and global liquidity dynamics. The implications of these findings underscore the importance of a risk-based regulatory approach that focuses on investor protection, information transparency, and oversight of excessive speculation in the crypto market. Furthermore, clear policy communication regarding the risks of crypto assets, particularly Bitcoin, is crucial to avoid public misperceptions and irrational investment decisions. | |
| 38135 | 40814 | K1B016018 | OPTIMALISASI JUMLAH PEMASANGAN SENSOR KEBAKARAN DI HOTEL JAVA HERITAGE MENGGUNAKAN PENERAPAN DIMENSI METRIK | Dimensi metrik suatu graf merupakan kardinalitas minimum dari himpunan pembeda yang dapat terbentuk dari suatu graf. Salah satu bentuk penerapan dari dimensi metrik adalah untuk mengoptimalkan jumlah pemasangan sensor kebakaran di sebuah gedung. Pada penelitian ini, peneliti membahas mengenai pengoptimalan jumlah pemasangan sensor kebakaran di Hotel Java Heritage menggunakan dimensi metrik dengan terlebih dahulu merepresentasikan denah tata ruang setiap lantai gedung tengah Hotel Java Heritage ke dalam graf. Hasil penelitian menunjukkan dimensi metrik pada graf hasil representasi berturut-turut adalah sebagai berikut, pada lantai satu diperoleh dim(L)=4, lantai dua diperoleh dim(M)=2, dan lantai tiga diperoleh dim(N)=3. Hal ini berarti, pada lantai satu dapat dipasang sebanyak empat sensor kebakaran, lantai dua sebanyak dua sensor kebakaran, dan lantai tiga sebanyak tiga sensor kebakaran. | The metric dimension of a graph is the minimum cardinality of resolving set that can be formed from a graph. One form of applying metric dimensions is to optimize the number of fire sensor installations in a building. In this study, the researcher discusses optimizing the number of fire sensor installations at Java Heritage Hotel using metric dimensions by first representing the spatial plan of each floor in the central building of Java Heritage Hotel into a graph. The results show that the metric dimensions of the graph representation are as follows, on the first floor is obtained dim(L) = 4, on the second floor is obtained dim(M) = 2, and on the third floor is obtained dim(N) = 3. This means that four fire sensors can be installed on the first floor, two fire sensors on the second floor, and three fire sensors on the third floor. | |
| 38136 | 40815 | F1C019062 | Komunikasi Antarpribadi Orang Tua dan Anak Dalam Keluarga Broken Home Mahasiswa FISIP UNSOED | Keluarga merupakan kelompok sosial terkecil dalam kehidupan bermasyarakat. Keluarga merupakan sebuah sIstem yang terdiri dari Ayah, Ibu, dan satu orang anak atau lebih. Dalam keluarga, permasalahan yang muncul kerap kali memunculkan keputusasaan dan menjadikan perceraian sebagai jalan keluar yang kemudian menjadikannya keluarga broken home. Komunikasi yang terjadi antara orang tua dan anak yang berasal dari keluarga broken home menjadi menarik untuk diteliti, apakah memiliki perbedaan dalam prosesnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi yang terjadi antara orang tua dan anak dalam keluarga broken home mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Jenderal Soedriman. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian yang didapatkan kemudian dianalisis menggunakan teori Manajemen Privasi Komunikasi milik Sandra Petronio. Pengumpulan data dilakukan menggunakan observasi dan wawancara mendalam dengan lima informan yang berasal dari masing-masing program studi yang ada di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Jenderal Soedirman dan dipilih berdasarkan teknik purposive sampling. Hasilnya menunjukkan bahwa komunikasi antarpribadi yang terjadi antara orang tua dan anak dalam keluarga broken home masih berjalan baik meskipun tidak intens dan memiliki beberapa kendala. | Family is the smallest social group in social life. The family is a system consisting of a father, mother and one or more children. In the family, the problems that arise often lead to despair and make divorce a way out which then makes it a broken home family. The communication that occurs between parents and children who come from broken home families is interesting to study, whether there are differences in the process. This study aims to determine the communication that occurs between parents and children in broken home families of students of the Faculty of Social and Political Sciences, Jenderal Soedirman University. The research method used is qualitative with a phenomenological approach. The research results obtained were then analyzed using Sandra Petronio's Communication Privacy Management theory. Data collection was carried out using observation and in-depth interviews with five informants who came from each study program at the Faculty of Social and Political Sciences, Jenderal Soedirman University and were selected based on a purposive sampling technique. The results show that interpersonal communication that occurs between parents and children in broken home families is still going well, although it is not intense and has several obstacles. | |
| 38137 | 40816 | J0B019007 | PENERJEMAHAN E-BOOKLET INFORMASI WISATA ALAM CURUG YANG DIKELOLA OLEH PERUM PERHUTANI KPH BANYUMAS TIMUR KE DALAM BAHASA MANDARIN | Wisata alam Curug yang dikelola oleh Perum Perhutani KPH Banyumas Timur saat ini hanya memiliki layanan informasi dalam bahasa Indonesia, sehingga informasi mengenai wisata tersebut belum tersebar kepengunjung mancanegara. E-booklet informasi wisata alam Curug berbahasa Mandarin bertujuan untuk meningkatkan layanan informasi wisata alam Curug yang dikelola oleh Perum Perhutani KPH Banyumas Timur untuk pengunjung berbahass Mandarin. Dalam pembuatan e-booklet informasi wisata alam Curug berbahasa Mandarin teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, metode wawancara dan metode jelajah internet. Dalam proses penerjemahan e-booklet informasi wisata alam Curug berbahasa Mandarin menggunakan tiga tahap yaitu analisis, transfer dan restrukturisasi. Metode yang digunakan adalah metode penerjemahan komunikatif. Hasil penerjemahan e-booklet informasi wisata alam Curug berbahasa Mandarin tersebut akan diunggah di sosial media weibo dan instagram, karena weibo dan instagram merupakan sosial media yang mudah di akses oleh pengunjung berbahasa Mandarin. E-booklet berbahasa Mandarin dapat membantu pengunjung mancanegara khususnya pengunjung berbahasa Mandarin untuk mendapatkan informasi terkait tempat wisata alam yang dikelola oleh Perum Perhutani KPH Banyumas Timur. | Curug nature tourism managed by Perum Perhutani KPH East Banyumas currently only has information services in Indonesian, so that information about the tour has not spread to foreign visitors. The Curug nature tourism information e-booklet in Mandarin aims to improve information services for Curug nature tourism managed by Perum Perhutani KPH East Banyumas for Chinese-speaking visitors. In making an information e-booklet for nature tourism Curug in Mandarin, the data collection techniques used were the observation method, the interview method and the internet browsing method. In the process of translating the information e-booklet on Curug natural tourism in Mandarin, three stages were used, namely analysis, transfer and restructuring. The method used is the communicative translation method. The results of the translation of the e-booklet of Chinese-language Curug nature tourism information will be uploaded on Weibo and Instagram social media, because Weibo and Instagram are social media that are easily accessible by Chinese-speaking visitors. Chinese-language e-booklets can help foreign visitors, especially Chinese-speaking visitors, to obtain information regarding natural tourist attractions managed by Perum Perhutani KPH East Banyumas. | |
| 38138 | 40834 | C1A016082 | Analisis Nilai Tambah pada Industri Kayu Gergajian di Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas | RINGKASAN Penilitian ini dilatarbelakangi oleh industri kayu gergajian yang merupakan salah satu tahapan awal dalam proses pemanfaatan dan pengolahan hasil hutan atau biasa disebut dengan Primary Wood Processing. Lokasi penelitian berada di wilayah Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Judul yang diambil pada penelitian ini adalah "Analisis Nilai Tambah dan Efisiensi pada Industri Kayu Gergajian di Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas". Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat nilai tambah dan efisiensi pada industri kayu gergajian di Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Jumlah responden pada penelitian ini sebanyak 35 orang dengan menggunakan metode Snowball Sampling. Pengumpulan data pada penelitian ini diambil secara langsung dari responden melalui wawancara dan kuesioner. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis nilai tambah menggunakan metode Hayami, sedangkan untuk analisis efisiensi menggunakan analisis R/C Rasio. Berdasarkan hasil penelitian, nilai tambah yang diterima pada industri kayu gergajian di Kecamatan Cilongok sebesar Rp72.497,83/m3 atau sekitar 13,06% dari nilai output. Sedangkan untuk analisi R/C Rasio didapatkan nilai sebesar 1,04. Meskipun industri kayu gergajian di Kecamatan Cilongok sudah menguntungkan, namun tingkat nilai tambah dan R/C Rasio tergolong rendah Implikasi dari penelitian ini diharapkan pengusaha kayu gergajian di Kecamatan Cilongok dapat melihat potensi untuk terus meningkatkan efisiensi produksi, meminimalisasi biaya produksi, dan meningkatkan pangsa pasar sehingga dapat memperoleh pendapatan dan keuntungan yang lebih besar. Kata Kunci : Kayu Gergajian, Nilai Tambah, Efisiensi Usaha | SUMMARY This research is motivated by the sawmill industry, which represents one of the initial stages in the process of utilizing and processing forest products, commonly known as Primary Wood Processing. The study is conducted in Cilongok District, Banyumas Regency. The research title is "Value Added Analysis and Efficiency of Sawmill Industry in Cilongok District, Banyumas Regency." The objective of this study is to determine the level of value added and efficiency of sawmill industry in Cilongok District, Banyumas Regency. The research will involve 35 respondents using the Snowball Sampling method. Data collection will be conducted directly from the respondents through interviews and questionnaires. The research will use the Hayami method for value-added analysis and the R/C Ratio analysis for efficiency analysis. Based on the research findings, the value added received in the sawmill industry in Cilongok District is Rp72,497.83/m3 or approximately 13.06% of the output value. Meanwhile, the R/C Ratio analysis yields a value of 1.04. While the sawmill industry in Cilongok Subdistrict has been profitable, the level of value-added and R/C Ratio is relatively low. The implications of this research are expected to provide insights for sawmill entrepreneurs in Cilongok District to continuously improve production efficiency, minimize production costs, and expand market share, for increasing their revenue and profits. Keywords: Sawmill Industry, Value Added, Business Efficiency | |
| 38139 | 40835 | H1E019014 | PENENTUAN LOKASI CONSOLIDATION WAREHOUSE PADA INDUSTRI GULA SEMUT DI PURBALINGGA DENGAN MENGGUNAKAN METODE CENTER OF GRAVITY, HYBRID SWARA-ENTROPHY DAN TOPSIS | Dalam lingkungan yang kompetitif secara global, persaingan industri menjadi lebih ketat. Perusahaan dituntut untuk memiliki kemampuan yang baik dalam bertahan pada persaingan industri saat ini. Tidak hanya perusahaan besar, industri kecil juga perlu memiliki kemampuan untuk bertahan pada persaingan industri saat ini. Pemilihan lokasi konsolidasi gudang merupakan strategi potensial bagi IKM dalam memenuhi permintaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan lokasi konsolidasi gudang (Consolidation Warehouse). Dalam penelitian ini, terdapat beberapa data kualitatif dan kuantitatif yang diperlukan untuk menentukan lokasi gudang konsolidasi. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara terhadap narasumber dan secara langsung ke lapangan. Dalam menentukan lokasi konsolidasi Gudang metode yang digunakan merupakan metode pengembangan dari metode pada penelitian sebelumnya sebelumnya. Metode yang digunakan adalah Center of Gravity, Hybrid SWARA-Entrophy dan TOPSIS. Metode center of gravity (COG) menghasilkan titik tengah yaitu (-7.324, 109.339). Titik tersebut akan menjadi titik acuan untuk membuat alternatif lokasi lain berdasarkan kriteria kualitatif dan kuantitatif. Pembobotan kriteria pemilihan lokasi akan dilakukan dengan menggunakan teknik Hybrid SWARA-enthropy untuk meminimalkan subjektivitas dan memberikan jawaban yang lebih optimal. Selanjutnya pemilihan lokasi menggunakan metode TOPSIS sebagai metode pemeringkatan alternatif. Terdapat 3 alternatif lokasi pada penelitian ini berdasarkan acuan dari titik tengah yang dihasilkan dari COG. Hasil menunjukkan bahwa lokasi A3 (Desa Mangunegara) merupakan lokasi yang dipilih diantara tiga lokasi alternatif gudang konsolidasi yang diusulkan, diikuti oleh A2 (Desa Karangnangka) dan A1 (Desa Cipaku). Lokasi tersebut dapat menjadi alternatif pembuatan gudang konsolidasi untuk IKM Gula Semut di Purbalingga. | In a globally competitive environment, industrial competition is becoming more stringent. Companies are required to have a good ability to survive in today's industry competition. Not only large companies, small industries also need to have the ability to survive in today's industrial competition. The selection of warehouse consolidation locations is a potential strategy for small industries in meeting demand. This study aims to obtain the location of consolidation warehouse of brown sugar industries in Purbalingga. In this study, there are several qualitative and quantitative data needed to determine the location of consolidation warehouse. Data collection was carried out by interviewing informants and directly to the field. In determining the location of consolidation warehouse, the method used is a development method from the method in previous research. The methods used are Center of Gravity, Hybrid SWARA-Entrophy and TOPSIS. Center of gravity produces a midpoint, namely (-7,324, 109,339). This point will be a reference point for making alternative locations based on qualitative and quantitative criteria. The weighting of site selection criteria will be carried out using Hybrid SWARA-enthropy technique to minimize subjectivity and provide more optimal answers. Furthermore, the selection of locations using TOPSIS as a ranking method. There are 3 alternative locations in this study based on midpoint from COG. The results show that location A3 (Mangunegara Village) is the chosen location among the three proposed alternative location of consolidation warehouse, followed by A2 (Karangnaka Village) and A1 (Cipaku Village). This location can be an alternative for making consolidation warehouse for brown sugar industries in Purbalingga. | |
| 38140 | 40817 | F1D019050 | Agama dan Demokrasi: Studi tentang Kedudukan Gereja dalam Pelaksanaan Demokrasi di Kabupaten Manokwari, Papua Barat | Agama dan demokrasi di Indonesia tidak dapat benar-benar dipisahkan. Kristen sebagai agama mayoritas masyarakat Manokwari menjadi kunci dari bagaimana gereja-gereja di Manokwari dapat memiliki pengaruh, bukan hanya pada kehidupan sosial masyarakat tetapi juga pada proses pengambilan kebijakan yang terjadi di pemerintahan. Penelitian ini bertujuan untuk menerangkan bagaimana kedudukan gereja dalam pelaksanaan demokrasi di Manokwari melalui metode studi pustaka dengan batasan masalah pada gereja-gereja di Manokwari dalam rentang waktu 2006-2018. Pembahasan terfokus pada hubungan antara gereja dengan pemerintah, hubungan antara gereja dengan masyarakat, dan peran gereja dalam pelaksanaan demokrasi di Manokwari. Hubungan yang terjalin antara pemerintah dengan gereja di Manokwari menunjukan pola simbiotik yang cukup positif, namun hubungan yang terjalin antara masyarakat, khususnya non kristen, dengan gereja malah menunjukan implikasi negatif. Hasil penelitian menunjukan sejumlah perda di Kabupaten Manokwari merupakan hasil gagasan gereja-gereja yang ada di Manokwari. Meskipun gereja-gereja ini juga menjalin hubungan kemitraan yang cukup baik dengan pemerintah, namun gereja gagal menjalankan perannya untuk mendukung demokrasi di Kabupaten Manokwari. | Religion and democracy in Indonesia cannot be separated. Christianity as the religion of the majority of the people of Manokwari is the key to how the churches in Manokwari can influence not only the social life of the people but also the policy-making processes that occur in the government. This study aims to explain the position of the church in the implementation of democracy in Manokwari through a literature study method. This study is limited to churches in Manokwari in the period 2006-2018. The discussion focused on the relationship between the church and the government, the relationship between the church and the community, and the role of the church in implementing democracy in Manokwari. The relationship that exists between the government and the church in Manokwari shows a fairly positive pattern of symbiosis, but the relationship that exists between the community, especially non-Christians, and the church shows negative implications. The results of the research show that several regional regulations in Manokwari are the result of the ideas of the churches. Even though these churches also have a fairly good partnership relationship with the government, these churches have failed to carry out their role in supporting democracy in Manokwari. |