| NIM | F1D019050 |
| Namamhs | GILDA BERNIKE ERASTI ANDRIANTO |
| Judul Artikel | Agama dan Demokrasi: Studi tentang Kedudukan Gereja dalam Pelaksanaan Demokrasi di Kabupaten Manokwari, Papua Barat
|
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Agama dan demokrasi di Indonesia tidak dapat benar-benar dipisahkan. Kristen sebagai agama mayoritas masyarakat Manokwari menjadi kunci dari bagaimana gereja-gereja di Manokwari dapat memiliki pengaruh, bukan hanya pada kehidupan sosial masyarakat tetapi juga pada proses pengambilan kebijakan yang terjadi di pemerintahan. Penelitian ini bertujuan untuk menerangkan bagaimana kedudukan gereja dalam pelaksanaan demokrasi di Manokwari melalui metode studi pustaka dengan batasan masalah pada gereja-gereja di Manokwari dalam rentang waktu 2006-2018. Pembahasan terfokus pada hubungan antara gereja dengan pemerintah, hubungan antara gereja dengan masyarakat, dan peran gereja dalam pelaksanaan demokrasi di Manokwari. Hubungan yang terjalin antara pemerintah dengan gereja di Manokwari menunjukan pola simbiotik yang cukup positif, namun hubungan yang terjalin antara masyarakat, khususnya non kristen, dengan gereja malah menunjukan implikasi negatif. Hasil penelitian menunjukan sejumlah perda di Kabupaten Manokwari merupakan hasil gagasan gereja-gereja yang ada di Manokwari. Meskipun gereja-gereja ini juga menjalin hubungan kemitraan yang cukup baik dengan pemerintah, namun gereja gagal menjalankan perannya untuk mendukung demokrasi di Kabupaten Manokwari. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Religion and democracy in Indonesia cannot be separated. Christianity as the religion of the majority of the people of Manokwari is the key to how the churches in Manokwari can influence not only the social life of the people but also the policy-making processes that occur in the government. This study aims to explain the position of the church in the implementation of democracy in Manokwari through a literature study method. This study is limited to churches in Manokwari in the period 2006-2018. The discussion focused on the relationship between the church and the government, the relationship between the church and the community, and the role of the church in implementing democracy in Manokwari. The relationship that exists between the government and the church in Manokwari shows a fairly positive pattern of symbiosis, but the relationship that exists between the community, especially non-Christians, and the church shows negative implications. The results of the research show that several regional regulations in Manokwari are the result of the ideas of the churches. Even though these churches also have a fairly good partnership relationship with the government, these churches have failed to carry out their role in supporting democracy in Manokwari. |
| Kata kunci | agama, demokrasi, gereja, kabupaten manokwari |
| Pembimbing 1 | Dr. Sofa Marwah, S.IP., M.Si |
| Pembimbing 2 | Ahmad Sabiq, M.A. |
| Pembimbing 3 | Dr. Sos. Waluyo Handoko, S.IP., M.Sc. |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 17 |
| Tgl. Entri | 2023-08-07 17:56:21.750187 |
|---|