Artikelilmiahs
Menampilkan 38.061-38.080 dari 48.977 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 38061 | 40752 | F2C021027 | Strategi Komunikasi PT Tekno Karya Nusa dalam Mempromosikan Aplikasi Nujek | PT Tekno Karya Nusa (Nujek Banyumas) menjadi salah satu perusahaan yang memegang bisnis transportasi online dengan menggunakan aplikasi bernamakan “Nujek”. Nujek Banyumas dibangun pada tahun 2018 dan membentuk beberapa strategi sebagai upaya untuk dapat mempromosikan aplikasi Nujek. Penelitian ini melakukan pendekatan strategi komunikasi pemasaran oleh Nujek Banyumas dalam mempromosikan aplikasi Nujek sehingga kedepannya dapat tetap eksis di kalangan masyarakat. Tujuan dan manfaat dari penelitian ini untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran PT Tekno Karya Nusa (Nujek Banyumas) dalam mempromosikan produk. Metode penelitian ini mengunakan metode deskripstif kualtiatif dengan pendekatan paradigma kontruktivisme untuk dapat mengetahui lebih dalam mengenai strategi komunikasi pemasaran. Penelitian ini menggunakan teori 7P (Product, price, place, promotion, people, process, dan physical evidence) dan Intergrated Marketing Communication (IMC). Hasil penelitian ini terdapat empat strategi Nujek Banyumas untuk mempromosikan produk yaitu; strategi bounding, strategi creating, strategi collaborating, strategi publishing. Secara relevansinya dalam konteks komunikasi, strategi Nujek Banyumas dilakukan dengan strategi creating, collaborating, dan publishing. Strategi tersebut menggunakan pendekatan bauran komunikasi pemasaran yaitu product, place, promotion dan relation. Selain itu bentuk dari pemasaran digunakan menggunakan advertaising, public relation, personal selling dan direct selling. Secara garis besar penelitian mengenai strategi komunikasi pemasaran berotientasi pada pembangunan kretaifitas kegiatan oleh Nujek Banyumas, melakukan beberapa kerjasama dan membagikan konten melalui platform media sosial. | PT Tekno Karya Nusa (Nujek Banyumas) is one of the companies that holds an online transportation business using an application called "Nujek". Nujek Banyumas was built in 2018 and formed several strategies as an effort to be able to promote the Nujek application. This research uses a marketing communication strategy approach by Nujek Banyumas in promoting the Nujek application so that in the future it can continue to exist among the community. The purpose and benefits of this research are to determine the marketing communication strategy of PT Tekno Karya Nusa (Nujek Banyumas) in promoting products. This research method uses a descriptive qualitative method with a constructivism paradigm approach to be able to find out more about marketing communication strategies. This study uses the 7P theory (product, price, place, promotion, people, process, and physical evidence) and Integrated Marketing Communication (IMC). The results of this study are four Nujek Banyumas strategies to promote products, namely; bounding strategy, creating strategy, collaborating strategy, publishing strategy. In terms of its relevance in the context of communication, the Nujek Banyumas strategy is carried out by creating, collaborating and publishing strategies. This strategy uses a marketing communication mix approach, namely product, place, promotion and relation. In addition, forms of marketing are used using advertising, public relations, personal selling and direct selling. Broadly speaking, research on marketing communication strategies is oriented towards building creativity for activities by Nujek Banyumas, conducting several collaborations and sharing content through social media platforms. | |
| 38062 | 40753 | C1C019112 | PENGARUH KESADARAN PAJAK, PEMAHAMAN PAJAK, PEMERIKSAAN PAJAK DAN SANKSI PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK PELAKU USAHA E-COMMERCE DI KABUPATEN BANYUMAS | Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer bersumber dari jawaban responden terhadap kuesioner yang dibagikan sedangkan data sekunder bersumber pada buku literatur, jurnal penelitian, artikel ilmiah, publikasi pemerintah, serta internet. Penelitian ini berjudul “Pengaruh Kesadaran Pajak, Pemahaman Pajak, Pemeriksaan Pajak, dan Sanksi Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Pelaku Usaha E-Commerce di Kabupaten Banyumas”. Teori yang digunakan sebagai dasar penelitian ini yaitu Teori Regulasi Responsif (Responsive Regulation Theory) dan Teori Atribusi. Populasi dalam penelitian ini adalah pelaku usaha di Kabupaten Banyumas yang telah terdaftar sebagai anggota komunitas ASPIKMAS sebanyak 5.000 pelaku usaha. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu dan diperoleh 100 sampel. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) kesadaran pajak berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak pelaku usaha e-commerce, (2) pemahaman pajak berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak pelaku usaha e-commerce, (3) pemeriksaan pajak tidak berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak pelaku usaha e-commerce, (4) sanksi pajak berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak pelaku usaha e-commerce. Implikasi berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan kebijakan terkait pemenuhan kewajiban perpajakan dapat dipermudah dan disederhanakan, sosialisasi terkait ketentuan dan tata cara perpajakan yang berlaku perlu diberikan kepada wajib pajak, serta sanksi pajak perlu dipertegas agar kepatuhan wajib pajak dapat terus meningkat. | This research is quantitative research. The data sources used are primary data and secondary data. Primary data is sourced from respondents' answers to the questionnaires distributed while secondary data is sourced from literature books, research journals, scientific articles, government publications, and the internet. This research is entitled "The Effect of Tax Awareness, Tax Understanding, Tax Audit, and Tax Sanctions on Taxpayer Compliance of E-Commerce Business Actors in Banyumas Regency". The theories used as the basis for this research are Responsive Regulation Theory and Attribution Theory. The population in this study is business actors in Banyumas Regency who have been registered as ASPIKMAS members about 5,000 business actors. The sampling technique uses purposive sampling techniques based on certain criteria and obtained 100 samples. The data analysis technique used in this study was a multiple linear regression test. The results of this study show that: (1) tax awareness has a positive effect on the compliance of taxpayers of e-commerce business actors, (2) tax understanding has a positive effect on the compliance of taxpayers of e-commerce business actors, (3) tax audits do not have a positive effect on the compliance of taxpayers of e-commerce business actors, (4) tax sanctions have a positive effect on the compliance of taxpayers of e-commerce business actors. The implications based on the results of this study are expected to simplify policies related to the fulfillment of tax obligations, socialization related to applicable tax provisions and procedures needs to be provided to taxpayers, and tax sanctions need to be strengthened so that taxpayer compliance can continue to increase. | |
| 38063 | 40754 | B1A019011 | PEMBUATAN DAN KARAKTERISASI BIOKOMPOSIT DARI LIMBAH BAGLOG JAMUR UNTUK BAHAN KEMASAN PANGAN | Jamur tiram banyak dikembangkan di Indonesia dan Pulau Jawa menjadi sentra utama budidaya yang mencapai 97% dari total produksi nasional. Industri jamur menghasilkan limbah yang cukup besar salah satunya limbah baglog. Limbah baglog dapat memberikan banyak kerugian baik dari bidang kesehatan ataupun lingkungan apabila tidak ditangani dengan baik, sehingga perlu dilakukan inovasi untuk pembuatan biokomposit kemasan pangan dari limbah baglog dan perekat molase. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan limbah baglog jamur dengan persentase jumlah perekat yang berbeda terhadap karakteristik biokomposit kemasan pangan dan mengetahui biokomposit terbaik berdasarkan kriteria karakteristiknya. Hasil uji sampel biokomposit dianalisis dengan analisis ragam (ANOVA) memberikan hasil yang signifikan pada karakteristik mekanik dan kadar air, kemudian dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan pada taraf 5%. Sampel biokomposit kemasan pangan dengan sifat fisik dan mekanik terbaik yaitu pada sampel AM3 merupakan biokomposit yang terbuat dari limbah baglog jamur P. cystidiosus dengan persentase jumlah perekat molase 15% yang memiliki nilai kerapatan 0,849 g/cm3, kadar air 2,799%, tingkat biodegradabilitas 10,22%, MOR 6,528 N/mm2, dan MOE 1.752,33 N/mm2. | Oyster mushrooms are largely produced in Indonesia. The island of Java is the main center for the cultivation of Oyster mushrooms, accounting for 97% of the national total production. The mushroom industry produces waste, one of which is mushroom baglog waste. Baglog waste can cause environmental pollution and health problems if they are not handled properly, so it is necessary to carry out new innovations for the manufacture of food packaging biocomposites from mushroom baglog waste and molasses adhesive. The purpose of this research is to determine the effect of using mushroom baglog waste with a percentage of adhesive amount on the characteristics of food packaging biocomposites and to determine the best biocomposite based on its characteristic criteria. The test results of the biocomposite samples analyzed using Analysis of variance (ANOVA) provided significant result on mechanical characteristics and moisture content, followed by a Duncan post-hoc test at the 5% level. The best food packaging biocomposite is AM3 sample, which is biocomposite made from P. cystidisosus mushroom baglog waste with molasses adhesive percentage of 15% that has a density value of 0.849 g/cm3, 2.799% moisture content, 10.22% biodegradability value, MOR 6.528 N/mm2, and MOE 1752.33 N/mm2. | |
| 38064 | 40783 | I1C019047 | FORMULASI DAN KARAKTERISASI LIPOSOM-NANOPARTIKEL KITOSAN SEBAGAI AJUVAN VAKSIN DENGAN BOVINE SERUM ALBUMIN (BSA) SEBAGAI MODEL ANTIGEN | Ajuvan adalah komponen yang biasa diberikan bersama vaksin untuk meningkatkan imunogenisitasnya. Kombinasi dua mode ajuvan diketahui dapat menghasilkan imunogenisitas yang lebih baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik fisikokimia dan aktivitas biologis dari kombinasi liposom-nanopartikel kitosan sebagai ajuvan vaksin. Preparasi ajuvan meliputi pembuatan nanopartikel kitosan-BSA dengan metode gelasi ionik, lalu enkapsulasi nanopartikel ke dalam liposom dengan metode injeksi etanol. Parameter yang diamati meliputi karakteristik fisikokimia (efisiensi enkapsulasi, ukuran dan distribusi ukuran partikel, zeta potensial) dan aktivitas biologis (stimulasi pelepasan NO dan viabilitas sel secara in vitro) ajuvan. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji ANOVA dan uji korelasi XY. Penggunaan kitosan pada konsentrasi 1mg/mL di kondisi pH5.5 menghasilkan efektivitas stimulasi pelepasan NO yang lebih baik secara in vitro dibandingkan dengan liposom tanpa preparasi nanopartikel kitosan (p<0.05). Ajuvan yang dihasilkan memiliki efisiensi enkapsulasi antara 71.1-88.7%; ukuran partikel antara 4.1-777.2nm; zeta potensial antara -2.1 hingga +4.3mV; dan viabilitas sel antara 72.2-99.9%. Kombinasi liposom-nanopartikel kitosan sebagai ajuvan vaksin dengan konsentrasi kitosan dan pH yang sesuai dapat meningkatkan efektivitas ajuvan dalam menstimulasi pelepasan NO secara in vitro dan menghasilkan karakteristik fisikokimia yang memenuhi kriteria. | Adjuvant is component that usually given with vaccines to increase their immunogenicity. Combination of different mode of adjuvant is known to show higher immunogenicity. This study aims to determine the physicochemical characteristics and biological activity of combination of liposome-chitosan nanoparticle as vaccine adjuvant. Adjuvant preparation begin with preparation of chitosan-BSA nanoparticles by ionic gelation method, then the encapsulation of nanoparticles to liposome by ethanol injection method. The observed parameters were physicochemical characteristics (encapsulation efficiency, particle size and distribution, zeta potential) and biological activity (NO release stimulation and cell viability in vitro). The results were analyzed by ANOVA and XY correlation test. Chitosan used at 1mg/mL and pH5.5 had a better NO release stimulation in vitro compared to liposom that not used chitosan nanoparticle preparation (p<0.05). The produced adjuvant showed encapsulation efficiency between 71.1-88.7%; particle size between 4.1-777.2 nm; zeta potential between -2.1 to +4.3 mV; and cell viability in the range of 72.2-99.9%. Combination of liposome-chitosan nanoparticle as vaccine adjuvant in appropriate chitosan concentration and pH can increase adjuvant effectivity in stimulating NO release in vitro and produce acceptable physicochemical characteristics of adjuvant. | |
| 38065 | 52340 | C1I022012 | THE EFFECT OF AUDIT TENURE, REMOTE AUDITING, PROFESSIONAL SKEPTICISM, AND INTEGRITY ON AUDIT QUALITY (A STUDY OF AUDITORS AT THE AUDIT BOARD OF THE REPUBLIC OF INDONESIA) | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh masa kerja auditor, audit jarak jauh, skeptisisme profesional, dan integritas terhadap kualitas audit di Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner daring yang disebarkan kepada 98 responden menggunakan teknik purposive sampling, serta dianalisis menggunakan uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masa kerja auditor dan audit jarak jauh tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit, sedangkan skeptisisme profesional dan integritas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas audit, di mana semakin tinggi skeptisisme profesional dan integritas auditor maka semakin tinggi pula kualitas audit yang dihasilkan. Berdasarkan temuan tersebut, BPK RI disarankan untuk memprioritaskan pengembangan skeptisisme profesional dan integritas auditor melalui pelatihan berkelanjutan, serta meningkatkan efektivitas infrastruktur teknologi untuk mendukung pelaksanaan audit jarak jauh yang lebih optimal. | This study aims to analyze the effect of audit tenure, remote auditing, professional skepticism, and integrity on audit quality at the Supreme Audit Agency of the Republic of Indonesia (BPK RI). This study employed a quantitative method with data collected through an online questionnaire distributed to 98 respondents using purposive sampling technique, and analyzed using classical assumption tests, multiple linear regression analysis, and hypothesis testing. The results indicate that audit tenure and remote auditing do not have a significant effect on audit quality, whereas professional skepticism and integrity have a positive and significant effect on audit quality, whereby the higher the auditor's professional skepticism and integrity, the higher the resulting audit quality. Based on these findings, the BPK RI is advised to prioritize the development of auditors' professional skepticism and integrity through continuous training, as well as to improve the effectiveness of technological infrastructure to support more optimal implementation of remote auditing. | |
| 38066 | 40756 | H1A019032 | RANCANG BANGUN APLIKASI MOBILE ANDROID UNTUK KLASIFIKASI CITRA LEUKOSIT DENGAN METODE SUPPORT VECTOR MACHINE (SVM) BERBASIS PYTHON | Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sebuah aplikasi mobile Android yang menggunakan metode Support Vector Machine (SVM) dalam klasifikasi citra leukosit untuk deteksi dini kanker darah (leukemia). Masalah utama yang dihadapi adalah tingginya tingkat mortalitas akibat penanganan kanker darah yang terlambat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memberikan solusi dengan mengembangkan sebuah aplikasi yang dapat melakukan screening awal kelainan pertumbuhan sel Lymphoblast dan Myeloblast secara cepat dan efisien. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi segmentasi citra menggunakan metode threshold, pengembangan model machine learning menggunakan arsitektur SVM, dan implementasi skrip Python ke dalam environment Android Studio menggunakan Chaquopy. Dalam tahap segmentasi citra, metode threshold mampu memisahkan area of interest (AoI) dari citra Lymphoblast dan Myeloblast dengan akurat. Selanjutnya, model SVM berhasil memberikan hasil klasifikasi citra dengan akurasi 100%, baik pada tahap pelatihan maupun pengujian. Proses implementasi skrip Python ke dalam aplikasi mobile Android menggunakan Chaquopy juga berjalan dengan baik, memungkinkan penggunaan aplikasi secara offline. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Android "LIFE" yang dibangun memiliki performa yang baik, tanpa adanya bug atau crash, dan mampu melakukan klasifikasi citra dengan akurasi mencapai 98%. Aplikasi ini dapat membantu dalam pemantauan kesehatan di daerah-daerah dengan fasilitas kesehatan terbatas, meningkatkan efisiensi waktu dan biaya dalam screening awal kanker darah, serta memberikan kontribusi dalam pengembangan teknologi medis. | This research aims to design and develop a mobile Android application using the Support Vector Machine (SVM) method for the classification of leukocyte images for early detection of blood cancer (leukemia). The main problem addressed is the high mortality rate due to late diagnosis and treatment of blood cancer. Therefore, this study aims to provide a solution by developing an application that can efficiently and quickly screen for abnormal growth of Lymphoblast and Myeloblast cells. The methods used in this research include image segmentation using the threshold method, development of a machine learning model using SVM architecture, and implementation of Python scripts into the Android Studio environment using Chaquopy. In the image segmentation stage, the threshold method effectively separates the area of interest (AoI) from Lymphoblast and Myeloblast images. Furthermore, the SVM model successfully achieved a 100% accuracy in classifying the images, both during training and testing phases. The process of implementing Python scripts into the Android mobile application using Chaquopy went smoothly, enabling offline usage of the application. The research results demonstrate that the developed Android application "LIFE" performs well, without any bugs or crashes, and achieves an image classification accuracy of 98%. This application can assist in health monitoring in areas with limited healthcare facilities, improve efficiency in time and cost for early screening of blood cancer, and contribute to the advancement of medical technology. | |
| 38067 | 40757 | C1C019014 | Faktor-faktor yang Memengaruhi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (Studi pada Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Pemalang) | Penelitian dilakukan guna menelaah adakah pengaruh anggaran berbasis kinerja, sistem pengendalian internal pemerintah, kepatuhan pada perundang-undangan, dan kompetensi sumber daya manusia terhadap akuntabilitas kinerja instansi sektor publik pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Pemalang. Penerapan data pada penelitian ini berupa data utama berbentuk kuesioner dengan penggunaan skala likert. Penggunaan sampel sebanyak 120 responden yang tersebar di setiap SKPD Kabupaten Pemalang. Terdapat kriteria yang dibutuhkan dalam pengumpulan sampel penelitian dengan penggunaan metode purposive sampling. Hasil penelitian dengan SPSS versi 25 memberikan kesimpulan: (1) Anggaran berbasis kinerja memengaruhi akuntabilitas kinerja instansi pemerintah. (2) Sistem pengendalian internal pemerintah tidak memengaruhi akuntabilitas akuntabilitas kinerja instansi sektor publik. (3) Kepatuhan pada perundang-undangan tidak memengaruhi akuntabilitas kinerja instansi sektor publik. (4) Kompetensi sumber daya manusia memengaruhi akuntabilitas kinerja instansi sektor publik. | The research was conducted to examine whether there is an effect of performance-based budgeting, government internal control systems, compliance with legislation, and human resource competencies on the performance accountability of public sector agencies in the Regional Work Unit (SKPD) in Pemalang Regency. The application of data in this study is in the form of main data in the form of a questionnaire with the use of a Likert scale. The use of a sample of 120 respondents spread across each Pemalang Regency SKPD. There are criteria needed in collecting research samples using purposive sampling method. The results of research with SPSS version 25 provide conclusions: (1) Performance-based budgeting affects the performance accountability of government agencies. (2) The government's internal control system does not affect the accountability of public sector agencies' performance accountability. (3) Compliance with legislation does not affect the performance accountability of public sector agencies. (4) Human resource competence affects the performance accountability of public sector agencies. | |
| 38068 | 40758 | F1B019011 | Respon Publik di Media Massa dan Media Sosial Terhadap Kebijakan Pemindahan Ibu Kota Negara | Pengumuman kebijakan oleh Pemerintah Indonesia untuk memindahkan ibu kota negara ke Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur menimbulkan polemik di media massa dan media sosial. Berbagai kajian dan kesiapan juga telah diinformasikan oleh pemerintah. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara informasi kebijakan yang disampaikan oleh pemerintah dengan informasi yang diterima oleh publik. Merujuk pada permasalahan tersebut maka penelitian ini akan mengkaji tentang Respon Publik Di Media Massa Dan Media Sosial Terhadap Kebijakan Pemindahan Ibu Kota Negara. Teori yang digunakan yakni teori agenda setting menurut Rogers dan Dearing (1996) yang menjelaskan bahwa ada tiga komponen utama dalam penyusunan agenda: agenda media, agenda publik, dan agenda pemerintah. Teori ini dikembangkan untuk melihat bagaimana agenda media dan agenda publik dapat memengaruhi agenda para pembuat kebijakan serta bagaimana para pembuat kebijakan memberikan reaksi terhadap aspirasi publik. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa respon masyarakat terhadap kebijakan pemindahan ibu kota sangat tinggi dan opini yang diberikan sangat beragam baik pro maupun kontra. Hal ini terlihat dari banyaknya isu yang berkembang di media. Isu-isu tersebut tidak jarang memberikan tuntutan kepada pemerintah untuk melakukan langkah perbaikan bahkan penundaan kebijakan. Segala isu dan tuntutan kebijakan yang disampaikan oleh masyarakat dapat ditanggapi oleh pemerintah dalam berbagai bentuk tindakan. Dengan demikian, dinamika ruang publik yakni media massa dan media sosial mampu memengaruhi kebijakan publik terutama dalam proses formulasi kebijakan. Untuk itu, publik dapat memanfaatkan media sebagai salah satu sarana komunikasi strategis untuk menyalurkan aspirasi dan memengaruhi agenda setting kebijakan dan pihak pemerintah juga harus lebih responsif dalam menanggapi aspirasi publik di media massa dan media sosial. | The policy announcement by the Indonesian Government to move the capital city to Penajam Paser Utara Regency, East Kalimantan has caused polemics in the mass media and social media. Various studies and readiness have also been informed by the government. This shows that there is a gap between the policy information conveyed by the government and the information received by the public. Referring to these problems, this research will examine The Public Response In Mass Media And Social Media To The Policy Of Relocating The National Capital City. The theory used is the agenda setting theory by Rogers and Dearing (1996) which explains that there are three main components in agenda setting: media agenda, public agenda, and government agenda. This theory was developed to see how the media agenda and public agenda can influence the government agenda and how policy makers react to public aspirations. This research was conducted using descriptive qualitative research methods. The results showed that the public response to the policy of relocating the capital city was very high and the opinions given were very diverse, both pros and cons. This can be seen from the many issues that have developed in the media. These issues often give demands to the government to take corrective steps and even postpone policies. All issues and policy demands conveyed by the community can be responded to by the government in various forms of action. The dynamics of the public sphere such as mass media and social media, are able to influence public policy, especially in the policy formulation process. Accordingly, the public can use the media as a strategic communication tool to deliver their aspirations and influence the policy agenda, and the government must be more responsive in handling public aspirations in the mass media and social media. | |
| 38069 | 40760 | J1A017035 | REVEALING MARGAERY TYRELL AS FEMME FATALE IN BENIOFF AND WEISS’S GAME OF THRONES TELEVISION SERIES (2011) | Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap karakter Margaery Tyrell dalam serial televisi berjudul Game of Thrones (2011). Dalam menganalisa karakter, penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk menganalisa data dan menjawab rumusan masalah. Selain itu, penelitian ini menggunakan teori kajian film oleh Petrie dan Boggs (2011) diantaranya adalah fokus pada karakter dan fokus pada ide. Fokus pada karakter dibagi menjadi karakterisasi melalui penampilan fisik karakter and karakterisasi melalui ciri-ciri karakter berdasarkan dialog karakter dan tindakan karakter. Di sisi lain, dalam penelitian ini fokus dalam ide adalah hubungan Margaery Tyrell dengan laki-laki sebagai karakter femme fatale. Sinematografi juga digunakan dalam penelitian ini sebagai teori pendukung untuk memberikan analisis lebih jelas pada karakter Margaery Tyrell dengan menggunakan elemen camera movement, color, framing, lighting. Selain itu, Margaery Tyrell sebagai karakter femme fatale diwujudkan berdasarkan penampilan fisik karakter and karakterisasi femme fatale yang ditemukan pada kepribadian Margaery Tyrell yang diantaranya adalah wanita penggoda, wanita manipulatif, dan wanita serakah. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan karakter Margaery Tyrell sebagai femme fatale dengan penampilan fisiknya dan sifat serta kepribadiannya yang menunjukkan dirinya sebagai karakter femme fatale. Temuan dari penelitian ini juga menunjukkan karakter Margaery Tyrell sebagai femme fatale menggunakan seksualitasnya untuk memanipulasi pria dan menggunakan pria sebagai alat untuk mencapai tujuannya. Hasil dari penelitian ini membantu pembaca untuk mengetahui lebih dalam tentang karakter femme fatale dalam karya sastra. | This research aims to reveal the character of Margaery Tyrell as femme fatale in a television series entitled Game of Thrones (2011). In analyzing the character, this research uses qualitative method to analyze the data and answer the research question. Furthermore, this research applies Petrie and Bogg’s (2011) film studies theory such as focus on character and focus on ideas. This research also used femme fatale theories explained by experts. Focus on character is divided into characterization through character’s appearance and character’s traits based on character’s dialogue and actions in a movie. In other side, focus on ideas in this research is Margaery Tyrell’s relationship with men as femme fatale. Cinematography is also used as supporting theory to give profound analysis of the character of Margaery Tyrell with the elements that are camera movement, color, framing, and lighting. Moreover, Margaery as femme fatale is manifested through her physical appearance and characterization of femme fatale found in Margaery Tyrell’s personality which are Margaery Tyrell as seductive woman, manipulative woman, and greedy woman. The result of this research reveals Margaery Tyrell character with her physical appearance and her traits indicates femme fatale character. The findings also show that the character of Margaery Tyrell as femme fatale uses her sexuality to manipulate and uses men to achieve her goals. The result of this research helps readers to understand better about femme fatale characters in both literary works. | |
| 38070 | 40759 | E1A018151 | HAPUSNYA IZIN MENEMPATI KIOS AKIBAT PENATAAN PASAR (Studi Putusan Nomor 76/G/2021/PTUN.SMG) | Izin merupakan instrumen hukum yang paling banyak digunakan dalam hukum administrasi, untuk mengendalikan tingkah laku para warga. Izin pada umumnya berarti keputusan Pejabat Pemerintahan yang berwenang sebagai wujud persetujuan atas permohonan Warga Masyarakat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Apabila pedagang telah memperoleh izin kios dari pejabat yang berwenang, maka ia bisa menempati kios di Pasar Mranggen untuk berjualan. Bangunan kios Pasar yaitu milik Pemerintah, oleh karena itu para pedagang pasar hanya memiliki hak pakai saja tidak dapat memiliki. Hak menempati dimaksudkan untuk pedagang untuk aktivitas operasional yaitu kegiatan usaha berjualan dipasar, tidak diperbolehkan untuk tempat tinggal, gudang, dijual kepada pihak ketiga, dan sebagainya yang tidak semestinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah suatu izin menempati kios bisa hapus akibat adanya kebijakan penataan pasar dalam Putusan Nomor 76/G/2021/PTUN.SMG dan untuk mengetahui akibat hukum dalam kasus tersebut serta tepat atau tidak pertimbangan hakim dalam perkara Putusan Nomor 76/G/2021/PTUN.SMG. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Metode pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan, kemudian data yang diperoleh disajikan dalam bentuk teks naratif dan metode analisis data yang digunakan yaitu metode normatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa Kebijakan Penataan Pasar menghapuskan izin menempati kios jika jangka waktu izin menempati kios tersebut telah selesai dan sedang dilakukan Penataan Pasar. Maka kios tersebut sudah dikuasai kembali oleh pemerintah dan pemegang izin tidak perlu mengajukan perpanjangan. Pertimbangan Hakim dalam Perkara Nomor 76/G/2021/PTUN.SMG dinilai sudah tepat karena dalam perkara tersebut Penggugat tidak memiliki hubungan hukum dengan Objek Gugatan sesuai dengan Pasal 53 ayat (1) Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2004 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara. | License is one of the most commonly used instruments in administrative law, to regulate the behavior of citizens. Generally, a license means a decision by authorized Government Officials as a form of approval of the Community's request in accordance with the provisions of the legislation. Therefore, obtaining a license is important for citizens who wish to conduct any activities that require approval from the government. The Market kiosk building is owned by the Government, therefore market traders only have the right to use it and cannot own it. The right to occupy is intended for traders to conduct operational activities, namely selling activities at the market. It is not allowed to be used as a residence, warehouse, sold to third parties, or other inappropriate purposes. This research aims to determine whether a license to occupy a kiosk can be revoked due to market arrangement policies in Decision Number 76/G/2021/PTUN.SMG and to find out the legal consequences in the case and whether the judge's consideration in the case of Decision Number 76/G/2021/PTUN.SMG is appropriate or not. This study uses a normative juridical approach with descriptive analvtical research specifications. The data sources used are secondary data consisting of primary legal materials, secondary legal materials, and tertiary legal materials. The data collection method was carried out by literature study, then the data obtained were presented in the form of narrative text and the data analysis method used was the qualitative normative method. Based on the results of the research and discussion, it can be concluded that The Market Arrangement Policy abolishes the permit to occupy stalls/kiosks once the designated duration of the permit has expired, and during the ongoing Market Arrangement process. Consequently, the stalls/kiosks are reclaimed by the government/regulatory authority, eliminating the need for permit holders to seek extensions. The judge's consideration in case No. 76/G/2021/PTUN.SMG is considered appropriate because in this case the plaintiff has no legal relationship with the subject of the lawsuit in accordance with Article 53 paragraph (1) of Act No. 9 of 2004 on Amendments to Act No. 5 of 1986 on the State Administrative Court. | |
| 38071 | 40761 | K1B017044 | PERHITUNGAN HARGA OPSI ATAS SAHAM PT. NIPPON INDOSARI CORPINDO TBK DENGAN MODEL POHON BINOMIAL FUZZY | Model pohon binomial Cox-Ross-Rubinstein (CRR) banyak digunakan dalam perhitungan saham dan sekuritas turunannya, seperti opsi. Model binomial CRR mengasumsikan adanya parameter kenaikan harga opsi dan penurunan harga opsi sehingga model ini menghasilkan pergerakan harga saham naik dan turun yang bernilai tegas. Namun, pergerakan harga saham menunjukkan naik turunnya harga dari waktu ke waktu sehingga nilai volatilitas menjadi tidak sesuai. Pada penelitian ini, pergerakan harga saham dan opsi dimodelkan dengan menggunakan model pohon binomial fuzzy. Data yang digunakan yaitu data pergerakan harga saham PT. Nippon Indosari Corpindo Tbk. periode Februari 2021 sampai Januari 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk bulan Februari 2022, dengan ukuran risiko 90%, harga opsi jual memiliki volatilitas terbesar sebesar 51,6484081, volatilitas menengah sebesar 33,33154354, dan volatilitas terkecil sebesar 28,17155892. | The Cox-Ross-Rubinstein binomial tree model is widely used in stock and derivative securities calculations, such as options calculation. The binomial CRR model assumes that the parameter increases in option prices and decreases in option prices so that this model produce stock price movements up and down stock price movement. However, stock price movements show price fluctuations and causing the volatility value to be unsuitable. In this study, modeling stock and option price movements using a fuzzy binomial tree model. The data used was data on the movement of the stock price of Nippon Indosari Corpindo Ltd Plc from February 2021 to January 2022. The results showed that for February 2022, with a risk size of 90%, the selling price options with the greatest volatility of 51,6484081, medium volatility 33,33154354, and the smallest volatility 28,17155892. | |
| 38072 | 40762 | K1A019039 | EKSTRAKSI, PEMURNIAN PARSIAL, DAN KARAKTERISASI ENZIM UREASE DARI BIJI KACANG BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.) | Urease adalah enzim yang berperan penting sebagai katalis dalam reaksi hidrolisis urea menjadi amonia dan CO¬2. Enzim urease telah diisolasi dari polong-polongan, salah satu jenis polong-polongan yang berpotensi sebagai sumber urease adalah kacang buncis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik enzim urease dari kacang buncis. Enzim urease diisolasi dari biji kacang buncis dan diperoleh ekstrak kasar enzim urease. Ekstrak kasar enzim dimurnikan menggunakan garam amonium sulfat dengan prinsip presipitasi. Ekstrak kasar dan fraksi yang memiliki aktivitas tertinggi kemudian dilakukan karakterisasi meliputi pH, suhu, konsentrasi substrat, dan penambahan logam. Uji aktivitas enzim urease ini menggunakan metode Nessler dengan pengukuran absorbansi menggunakan spektrofotometer pada panjang gelombang 500 nm. Enzim urease dari biji kacang buncis memiliki aktivitas optimum pada pH 7, suhu inkubasi 35 oC, dan konsentrasi substrat 12.000 ppm dengan nilai aktivitas ekstrak kasar sebesar 14,620 U/mL dan F30 sebesar 17,720 U/mL. Ion logam Ni2+ dan Hg2+ merupakan inhibitor bagi enzim urease. | Urease is an enzyme that plays a crucial role as a catalyst in the hydrolysis reaction of urea into ammonia and CO2. Urease enzyme has been isolated from legumes, and one of the legume types with the potential as a urease source is the green bean. This research aims to determine the characteristics of urease enzyme from green beans. The urease enzyme was isolated from green bean seeds, and crude enzyme extract was obtained. The crude enzyme extract was purified using ammonium sulfate salt through the principle of precipitation. The crude extract and fractions with the highest activity were characterized, including pH, temperature, substrate concentration, and metal addition. The assay for urease enzyme activity used the Nessler method with absorbance measurement using a spectrophotometer at a wavelength of 500 nm. Urease enzyme from green bean seeds showed optimum activity at pH 7, an incubation temperature of 35 °C, and a substrate concentration of 12,000 ppm with crude extract activity of 14.620 U/mL and F30 (fraction) activity of 17.720 U/mL. The metal ions of Ni2+ and Hg2+ were inhibitor for the urease enzyme. | |
| 38073 | 44301 | L1C017032 | ANALISIS MOLEKULER DAN METABOLOMIK Halymenia sp. dan Kappaphycus sp. SERTA POTENSINYA SEBAGAI ANTIBAKTERI | Rumput laut di Indonesia memiliki spesies yang beragam. Salah satu cara untuk mengetahui spesies rumput laut yaitu dengan cara identifikasi morfologi. Akan tetapi hal ini masih terdapat beberapa kekurangan sehingga diperlukan pendekatan lain yaitu dengan analisis molekuler. Rumput laut mempunyai senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai antibakteri. Halymenia sp. dan Kappaphycus sp. termasuk rumput laut merah dimana berdasarkan hasil beberapa penelitian berpotensi sebagai antibakteri, antifungi, serta antikanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui spesies Halymenia sp. dan Kappaphycus sp. secara morfologi dan molekuler serta potensinya sebagai antibakteri. Selain itu juga untuk mengetahui senyawa metabolomik apa saja yang berperan sebagai antibakteri dalam Halymenia sp. dan Kappaphycus sp. Metode yang digunakan ialah metode laboratorium. Hasil analisis molekuler Halymenia sp. masih belum diketahui nama spesies, dan analisis molekuler Kappaphycus sp. diketahui merupakan spesies Kappaphycus alvarezii. Halymenia sp. dan K. alvarezii berpotensi sebagai antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli, Micrococcus luteus dan Bacillus megaterium dengan sifat antibakteri yaitu bakteriostatik kategori lemah. Hasil identifikasi metabolomik menggunakan LC-HRMS setelah dianalisis didapatkan beberapa senyawa bioaktif yang berperan sebagai antibakteri seperti 5-hydroxy-2,2-dimethyl-10-(2-methylbut-3-en-2-yl)pyrano[3,2-g]chromen-8-one; 9-Octadecenamide, (Z)-; 13-Docosenamide, (Z)-; Cholesterol; OUABAIN; dan Sarmentoside b. Kata kunci: Antibakteri, DNA barcoding, Halymenia sp. dan Kappaphycus sp. LC-HRMS | Seaweed in Indonesia has various species. One way to find out seaweed species is by morphological identification. However, there are still some shortcomings, so another approach is needed, which is a molecular analysis. Seaweed has bioactive compounds that are potentially antibacterial. Halymenia sp. and Kappaphycus sp. including red seaweed where based on the results of several studies has potential to be antibacterial, antifungal, and anticancer. This study aims to find out the species Halymenia sp. and Kappaphycus sp. morphologicallly and molecularly and its potential as an antibacterial. Apart from that, to find out what metabolomic compounds play as antibacterial in Halymenia sp. and Kappaphycus sp. The molecular analysis of Halymenia sp. still unknown, and molecular analysis of Kappaphycus sp. known to be the species Kappaphycus alvarezii. Halymenia sp. and K. alvarezii has antibacterial potentially to Escherichia coli, Micrococcus luteus and Bacillus megaterium with bacteriostatic in the weak category antibacterial properties. The result of metabolomic identification using LC-HRMS exhibited several bioactive compounds that act as antibacterial agents such as 5-hydroxy-2,2-dimethyl-10-(2-methylbut-3-en-2-yl)pyrano[3,2-g]chromen-8-one; 9-Octadecenamide, (Z-); 13-Docosenamide, (Z)-; Cholesterol; OUABAIN; and Sarmentoside b. Keywords: DNA barcoding, Antibacterial, Halymenia sp. and Kappaphycus sp. LC-HRMS | |
| 38074 | 45285 | E1A017407 | TINDAK PIDANA TURUT SERTA MELAKUKAN PENGGELAPAN SERTIFIKAT TANAH (Studi Kasus Terhadap Putusan Pengadilan Negeri Semarang Nomor 256/Pid.B/2020/PN Smg) | Tindak pidana penggelapan secara bersama-sama menunjuk pada suatu kerjasama antara dua orang atau lebih mempunyai maksud untuk melakukan penggelapan secara bersama-sama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertimbangan Hakim dalam penerapan unsur-unsur tindak pidana turut serta melakukan penggelapan sertifikat tanah, dan dasar pertimbangan hukum Hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap terdakwa. Dengan metode pendekatan yuridis normatif. Spesifikasi penelitian deskriptif analisis, sumber data sekunder Putusan Pengadilan Negeri Semarang Nommor 256/Pid.B/2020/PN Smg. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, didapatkan hasil bahwa pertimbangan Hakim dalam penerapan unsur-unsur tindak pidana turut serta melakukan penggelapan sertifikat tanah dalam Putusan Pengadilan Negeri Semarang Nomor 256/Pid.B/2020/PN Smg. Majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini, telah sesuai dalam menerapkan unsur-unsur tindak pidana sebagaimana dirumuskan dalam Pasal 372 Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. Dasar pertimbangan hukum Hakim Pengadilan Negeri Semarang dalam menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dalam putusan Nomor 256/Pid.B/2020/PN Smg. Pertama, hakim menggunakan pandangan hukum pada Pasal 372 KUHP Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, perbuatan terdakwa telah memenuhi unsur-unsur dalam pasal tersebut, kedua, hakim menggunakan kelengkapan alat bukti dan keterangan para saksi dan keterangan terdakwa, hal yang meringankan dan yang memberatkan serta fakta yang terungkap dalam persidangan, ketiga, adalah subjektivitas hakim itu sendiri. Hakim menilai bahwa terdakwa menghendaki sendiri perbuatannya. Kata kunci: Tindak pidana, penggelapan, turut serta, secara bersam-sama | The joint crime of embezzlement refers to a collaboration between two or more people having the intent to commit embezzlement jointly. This study aims to determine the judge's considerations in applying the elements of a criminal act to participate in embezzling land certificates, and the basis for the judge's legal considerations in imposing a sentence on the defendant. With the method of normative juridical approach. Specifications for descriptive analysis research, secondary data sources Semarang District Court Decision Number 256/Pid. B/2020/PN Smg. Based on the results of research and discussion, it is found that the Judge's consideration in applying the elements of the crime of participating in the embezzlement of land certificates in the Semarang District Court Decision Number 256/Pid.B/2020/PN Smg. The panel of judges who examined and tried this case was appropriate in applying the elements of the crime as formulated in Article 372 Jo Article 55 Paragraph (1) to 1 of the Criminal Code. The basis for the legal considerations of the Semarang District Court Judges in sentencing the defendant in Decision Number 256/Pid.B/2020/PN Smg. First, the judge used the legal view in Article 372 of the Criminal Code Jo. Article 55 paragraph (1) to 1 of the Criminal Code, the actions of the defendant have fulfilled the elements in the article, second, the judge used the completeness of the evidence and testimony of witnesses and testimony of the defendant, mitigating and aggravating circumstances and facts revealed in the trial, third, is the subjectivity of the judge himself. The judge considered that the defendant had willed his own actions. Keywords: Crime, embezzlement, participate, collectively | |
| 38075 | 40764 | C1A019020 | Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Konsumsi Rokok Elektrik di Kalangan Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman | Indonesia merupakan negara dengan jumlah pengguna rokok terbanyak di dunia setelah China dan India, dengan banyaknya jumlah pengguna rokok dengan dibarengi berkembang pesatnya teknologi kini muncul trend rokok elektrik di kalangan remaja hingga mahasiswa. Indonesia merupakan negara ASEAN dengan pengguna rokok elektrik terbanyak. Pengguna rokok elektrik di Indonesia banyak yang beranggapan bahwa rokok elektrik bisa dijadikan sebagai alat untuk berhenti merokok dan lebih aman terhadap kesehatan dibandingkan rokok konvensional meskipun hal tersebut belum terbukti secara ilmiah. Maka dari itu penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi rokok elektrik di kalangan mahasiswa univesitas jenderal soedirman. Penelitian ini menggunakan alat analisis regresi berganda dengan faktor-faktor yang dianalisis meliputi harga rokok elektrik, harga rokok konvensional, pendapatan, pengaruh teman, selera dan tingkat pengetahuan. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsumsi rokok elektrik di kalangan mahasiswa universitas jenderal soedirman dipengaruhi oleh harga rokok elektrik, pendapatan, pengaruh teman dan selera. Sedangkan harga rokok konvensional dan tingkat pengetahuan tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Implikasi dari penelitian ini yaitu untuk mengurangi jumlah pengguna rokok elektrik di Indonesia diantaranya meliputi pemerintah diharapkan menaikan cukai rokok elektrik sehingga harga rokok elektrik naik dan konsumsi rokok elektrik menurun, kemudian pemerintah diharapkan membuat kebijakan mengenai cairan liquid rokok elektrik yang beredar dengan membatasi atau mengurangi zat-zat yang berbahaya seperti nikotin dan sejenisnya sehingga menunkan kandungan yang membahayakan kesehatan pengguna rokok elektrik di Indonesia. | Indonesia is the country with the largest number of cigarette users in the world after China and India, with the large number of cigarette users coupled with the rapid development of technology, the trend of electric cigarettes is now emerging among teenagers and college students. Indonesia is an ASEAN country with the most e-cigarette users. Many e-cigarette users in Indonesia think that e-cigarettes can be used as a tool to stop smoking and are safer for health than conventional cigarettes, although this has not been scientifically proven. Therefore this research was conducted with the aim of analyzing the factors that influence the consumption of electric cigarettes among students of Jenderal Soedirman University. This study uses multiple regression analysis with the factors analyzed include the price of electric cigarettes, the price of conventional cigarettes, income, influence of friends, tastes and level of knowledge. The results showed that the consumption of e-cigarettes among students at Jenderal Soedirman University was influenced by e-cigarette prices, income, the influence of friends and tastes. While the price of conventional cigarettes and the level of knowledge do not have a significant effect. The implications of this research are to reduce the number of e-cigarette users in Indonesia, including including that the government is expected to increase e-cigarette excise so that e-cigarette prices rise and e-cigarette consumption decreases, then the government is expected to make policies regarding liquid e-cigarettes in circulation by limiting or reducing substances harmful substances such as nicotine and the like, thus reducing the content which endangers the health of e-cigarette users in Indonesia. | |
| 38076 | 40765 | K1B019033 | IDEAL PADA RING MATRIKS PERSEGI ATAS RING KOMUTATIF | Dalam penelitian ini, dibahas bentuk ideal pada ring matriks persegi atas ring komutatif beserta sifat-sifatnya. Penentuan bentuk ideal pada ring matriks persegi atas ring komutatif dilakukan dengan menunjukkan syarat cukup dan perlu dari bentuk ideal tersebut. Selanjutnya, penentuan sifat ideal pada ring matriks persegi atas ring komutatif dilakukan dengan menyelidiki irisan, penjumlahan, dan perkalian dari dua buah ideal pada ring matriks persegi atas ring komutatif. Berdasarkan hasil penelitian, untuk suatu ideal pada ring komutatif, diperoleh bahwa bentuk ideal pada ring matriks persegi atas ring komutatif adalah subring matriks persegi atas ideal tersebut. Jika diberikan dua buah ideal pada ring komutatif, maka himpunan semua matriks persegi atas irisan, penjumlahan, serta perkalian kedua ideal tersebut masing-masing berturut-turut sama dengan irisan, penjumlahan, serta perkalian dari himpunan semua matriks persegi atas ideal pertama dan himpunan semua matriks persegi atas ideal kedua. | This paper discusses ideals of square matrix rings over commutative rings and their properties. The form of ideal in square matrix rings over commutative rings is determined by showing the sufficient and necessary conditions of ideals of square matrix rings over commutative rings. Then, the properties of ideals in square matrix rings over commutative rings are determined by investigating the intersection, addition and multiplication of two ideals in square matrix rings over commutative rings. Based on the research results, for an ideal of commutative ring, then ideal of square matrix ring over commutative ring is a square matrix subring over the ideal. If there are two ideals of commutative ring, then the set of all matrices over the intersection, addition and multiplication of two ideals is equal to the intersection, addition and multiplication of the set of all matrices over the first ideal and the set of all matrices over the second ideal. | |
| 38077 | 40767 | F1D019017 | Transformasi Digital dan Demokrasi Kontemporer (Isu Perlindungan Data Pribadi di Indonesia) | Hadirnya era revolusi industri 4.0 dan society 5.0 membuat pola kehidupan masyarakat berubah. Perubahan tersebut mencakup pola perekonomian, interaksi sosial bahkan dunia politik. Perubahan ini membuat seluruh negara mengubah sistem kerjanya menjadi serba digital, tidak terkecuali Indonesia. Transformasi digital di Indonesia sendiri sudah terjadi selama beberapa tahun terakhir. Hadirnya transformasi digital membawa banyak perubahan dalam kehidupan bermasyarakat. Tidak terkecuali dalam dunia politik, yaitu perlindungan data. Perlindungan data di Indonesia masih belum memiliki aturan yang jelas dalam pelaksanaannya. Oleh karena itu, tujuan dari tulisan ini adalah untuk mendeskripsikan karakteristik demokrasi digital dan isu perlindungan data di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan analisis wacana. Hasil analisis menunjukkan bahwa hingga saat ini pemerintah masih belum bisa memberikan solusi terkait isu perlindungan data. Padahal isu tentang perlindungan data merupakan hal krusial pada sistem demokrasi digital seperti saat ini. | The presence of the era of the industrial revolution 4.0 and society 5.0 made a pattern of life society changed. These changes include economic patterns, social interactions and even the world of politics. This change made the whole country changing its work system to become completely digital, Indonesia is no exception. Digital transformation in Indonesia itself has been going on for several years final. The presence of digital transformation brings many changes in social life. Not least in the world of politics, that is data protection. Data protection in Indonesia still does not have clear rules for implementation. Therefore, the purpose of writing This is to describe the characteristics of digital democracy and issues data protection in Indonesia. The research method used is qualitative research methods using an analytical approach discourse. The results of the analysis show that until now the government is still have not been able to provide solutions related to data protection issues. Though issue data protection is crucial in a democratic system digital as it is today. | |
| 38078 | 40766 | I1E019040 | PENGARUH LATIHAN PLYOMETRIC SPLIT JUMP DAN STEP UP JUMP TERHADAP KEMAMPUAN LONG PASS SSB PERWIRA TIMUR USIA 14-16 PURBALINGGA | Latar Belakang: Berdasarkan observasi peneliti dalam pertandingan SSB Perwira Timur usia 14-16 Purbalingga, pemain dalam melakukan umpan jauh, tendangan bebas, tendangan goal kick, dan tendangan sudut tidak sampai pada pemain atau jangkauan yang dituju. Penelitian ini menggunakan metode latihan plyometric split jump dan step up jump, bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan plyometric split jump dan step up jump terhadap kemampuan long pass SSB Perwira Timur usia 14-16 Purbalingga. Metodologi: Desain penelitian menggunakan two group pretest posttest design. Sampel pada penelitian ini berjumlah 20 anak. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji paired sample t-test dengan nilai signifikan < 0,05 dan uji independent sample t-test dengan nilai signifikan > 0,05 yang dibantu dengan aplikasi SPSS versi 29. Hasil Penelitian: Hasil analisis data berdasarkan uji normalitas didapatkan data normal dengan nilai sinilai Sig. > 0,05. Hasil uji homegenitas didapatan data homogen dengan nilai Sig. > 0,05. Hasil uji paired sample t-test kelompok plyometric split jump diperoleh nilai Sig. 0,014, Kelompok plyometric step up jump diperoleh nilai Sig. 0,003 dengan kesimpulan latihan plyometric step up jump lebih besar pengaruhnya dari pada latihan plyometric split jump. Hasil kedua kelompok memiliki nilai uji paired sample t-test dengan Sig. < 0,05. Dan analisis uji independent sample t-test terdapat persamaan pada kedua kelompok diperoleh nilai 0,946. Kesimpulan: Terdapat pengaruh latihan plyometric split jump terhadap kemampuan long pass SSB Perwira Timur usia 14-16 Purbalingga. Terdapat pengaruh latihan plyometric step up jump terhadap kemampuan long pass SSB Perwira Timur usia 14-16 Purbalingga. Tidak ada perbedaan pengaruh latihan plyometric split jump dan step up jump terhadap kemampuan long pass SSB Perwira Timur usia 14-16 Purbalingga. Kata Kunci: Sepakbola, Plyometric, Long Pass. | Background: Based on the observations of researchers in SSB Perwira Timur matches aged 14-16 Purbalingga, players in making long passes, free kicks, goal kicks and corner kicks did not reach the intended player or reach. This study used the plyometric split jump and step up jump training methods, aiming to determine the effect of plyometric split jump and step up jump exercises on the long pass ability of SSB Perwira Timur aged 14-16 Purbalingga. Methodology: The research design used a two group pretest posttest design. The sample in this study amounted to 20 children. Data analysis techniques used the normality test, homogeneity test, paired sample t-test with a significant value <0.05 and independent sample t-test with a significant value > 0.05 assisted by the SPSS version 29 application. Research results: The results of data analysis based on the normality test obtained normal data with a value of Sig. >0.05. The results of the homogeneity test obtained homogeneous data with a value of Sig. >0.05. The results of the paired sample t-test for the plyometric split jump group obtained the Sig. 0.014, The plyometric step up jump group obtained a Sig. 0.003 with the conclusion that the plyometric step up jump exercise has a greater effect than the plyometric split jump exercise. The results of the two groups have paired sample t-test values with Sig. < 0.05. And the analysis of the independent sample t-test shows similarities in the two groups, the value is 0.946. Conclusion: There is an effect of plyometric split jump training on the long pass ability of SSB Perwira Timur aged 14-16 Purbalingga. There is an effect of the plyometric step up jump exercise on the long pass ability of SSB Perwira Timur aged 14-16 Purbalingga. There is no difference in the effect of plyometric split jump and step up jump exercises on the long pass ability of SSB Perwira Timur aged 14-16 Purbalingga. Keywords: Football, Plyometric, Long Pass. | |
| 38079 | 40790 | A1D019088 | EKSPLORASI DAN UJI POTENSI BAKTERI REMEDIATOR PESTISIDA SINTETIK GLIFOSAT DARI PERAKARAN TANAMAN PADI (Oryza sativa) DI KABUPATEN PEMALANG | Isolat bakteri yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari lahan sawah di Desa Mandiraja, Kecamatan Moga dan Kabupaten Pemalang. Isolat yang didapatkan diberi kode isolat KT 1 (a), KT 2 (a), KM (a), KB 1 (a), dan KB 2 (a). Penelitian dilakukan beberapa tahap yaitu pengambilan sampel, pengukuran pH, isolasi bakteri, pengamatan morfologi koloni, pewarnaan gram dan spora, uji resistensi, uji kurva pertumbuhan, dan uji remediasi. Hasil isolasi bakteri dengan medium NA yang ditambah glifosat 1 ppm diperoleh lima isolat bakteri yaitu KT I (a), KT 2 (a), KM (a), KB 1 (a), dan KB 2 (a). Berdasarkan uji TPC (Total Plate Count) dengan rentang jumlah koloni 25-250 diperoleh jumlah koloni bakteri berkisar 22,5 x 105 – 385,35 x 105 CFU/ml. Karakteristik morfologi koloni dari kelima isolat bakteri didominasi dengan ukuran kecil, bentuk bulat, tekstur halus, warna putih, tepi halus, dan elevasi datar. Berdasarkan pewarnaan gram, semua isolat merupakan gram negatif. Semua isolat memiliki kemampuan untuk membentuk spora. Pada uji kurva pertumbuhan tanpa cemaran glifosat didapatkan isolat KB 2 (a) memiliki waktu generasi isolat paling baik yaitu 1 jam 24 menit. Hasil uji resistensi glifosat dan uji pertumbuhan bakteri tercekam glifosat paling baik yaitu isolat KM (a) pada konsentrasi 2 ppm. Uji remediasi menunjukkan bahwa KB 2 (a) merupakan isolat yang mempunyai kemampuan paling besar dalam mengurangi kadar glifosat. | The bacterial isolates used in this study came from paddy fields in Mandiraja Village, Moga District and Pemalang Regency. The isolates obtained were coded as KT 1 (a), KT 2 (a), KM (a), KB 1 (a), and KB 2 (a). The research was carried out in several stages, namely sampling, measuring pH, isolating bacteria, observing colony morphology, gram and spore staining, resistance testing, growth curve testing, and remediation testing. The results of bacterial isolation with NA medium added with 1 ppm glyphosate obtained five bacterial isolates namely KT I (a), KT 2 (a), KM (a), KB 1 (a), and KB 2 (a). Based on the TPC (Total Plate Count) test with a range of 25-250 colonies, the number of bacterial colonies ranged from 22.5 x 105 – 385.35 x 105 CFU/ml. Colony morphological characteristics of the five bacterial isolates were dominated by small size, round shape, smooth texture, white color, smooth edges, and flat elevation. Based on gram staining, all isolates were gram negative. All isolates have the ability to form spores. In the growth curve test without glyphosate contamination, it was found that KB 2 (a) isolates had the best isolate generation time of 1 hour 24 minutes. The best results of the glyphosate resistance test and the best glyphosate-stressed bacterial growth test were isolate KM (a) at a concentration of 2 ppm. The remediation test showed that KB 2 (a) was the isolate that had the greatest ability to reduce glyphosate levels. | |
| 38080 | 44300 | G1B020005 | Hubungan Kadar Urea Saliva dan Kadar Feritin Serum Terhadap Karies Gigi Pasien Thalasemia Beta Mayor Usia 12-17 Tahun (Penelitian Cross Sectional di RSUD Banyumas) | Pasien anak thalasemia beta mayor memiliki risiko tinggi mengalami karies gigi, yang berkaitan dengan gangguan fungsi saliva dan akumulasi besi. Karies gigi pada pasien thalasemia terjadi karena adanya komponen organik saliva yaitu urea yang berkaitan dengan pH dan berperan dalam penghambatan karies gigi. Kejadian karies gigi dinilai berhubungan dengan anemia defisiensi zat besi yang berkaitan dengan kadar feritin serum. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar urea saliva dan kadar feritin serum dengan karies gigi pasien thalasemia beta mayor. Penelitian cross- sectional study dilakukan pada 70 pasien thalasemia beta mayor usia 12-17 tahun di Instalasi Pelayanan Thalasemia Terpadu RSUD Banyumas. Kadar urea saliva diukur dengan metode spektrofotometer Uv-vis, kadar feritin serum diperoleh dari rekam medis, dan karies gigi dinilai dengan indeks DMF-T. Analisis statistik dilakukan dengan uji korelasi bivariat Pearson. Rerata kadar urea saliva adalah 2,337 mg/dl (lebih rendah dari normal); rerata kadar feritin serum 4509 ng/ml (lebih tinggi dari normal); dan rerata indeks DMF-T karies gigi pasien thalasemia beta mayor yaitu 7,47 (kategori sangat tinggi). Terdapat korelasi negatif yang signifikan antara kadar urea saliva dengan skor DMF-T (r= -0,287; p=0,016) dan korelasi positif yang signifikan antara kadar feritin serum dengan skor DMF-T (r= 0,262; p=0,029). Kadar urea saliva yang rendah dan kadar feritin serum yang tinggi berhubungan dengan karies gigi yang tinggi pada pasien thalasemia beta mayor. Temuan ini menekankan perlunya evaluasi rutin kadar urea saliva dan kadar feritin serum serta upaya preventif karies gigi terhadap populasi anak thalasemia beta mayor. | Patients with beta-thalassemia major have a high risk of dental caries, which associated with salivary dysfunction and iron accumulation. Dental caries in thalassemia patients occur due to organic saliva components such as urea, which is related to pH inhibiting dental caries. Dental caries is also associated with iron- deficiency anemia, which correlates with serum ferritin levels. The study aimed to determine the relationship between salivary urea levels and serum ferritin levels with dental caries in patients with beta-thalassemia major. A cross-sectional study was conducted on 70 patients with beta-thalassemia major aged 12-17 years in RSUD Banyumas. Salivary urea levels were measured using UV-visible spectrophotometer method, serum ferritin levels were obtained from medical records, and dental caries were assessed using the DMF-T index. Statistical analysis was performed using Pearson's bivariate correlation test. The mean salivary urea level was 2.337 mg/dl (lower than normal); the mean serum ferritin level was 4509 ng/ml (higher than normal); and the mean DMF-T index for dental caries in patients with beta- thalassemia major was 7.47 (very high category). There was a significant negative correlation between salivary urea levels and DMF-T score (r= -0.287; p=0.016) and a significant positive correlation between serum ferritin levels and DMF-T score (r= 0.262; p=0.029). Low salivary urea levels and high serum ferritin levels are associated with high dental caries in patients with beta-thalassemia major. These findings emphasize the need for routine evaluation of salivary urea levels and serum ferritin levels as well as preventive efforts for dental caries in the population of children with beta-thalassemia major. |