Artikelilmiahs
Menampilkan 37.901-37.920 dari 48.974 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 37901 | 40613 | C1A019054 | Analisis Pengaruh Produk Domestik Regional Bruto, Dana Desa, dan Indeks Desa Membangun Terhadap Tingkat Kemiskinan Di Provinsi Jawa Tengah | Kemiskinan merupakan suatu masalah yang kompleks di negara-negara berkembang, khususnya Indonesia. Jawa Tengah merupakan salah satu daerah di Indonesia dengan jumlah penduduk miskin tertinggi ketiga secara nasional pada tahun 2022. Tingginya tingkat kemiskinan di Jawa Tengah menunjukkan proses pembangunan ekonomi yang belum mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Produk Domestik Regional Bruto, Dana Desa, dan Indeks Desa Membangun terhadap tingkat kemiskinan di 29 Kabupaten di Jawa Tengah pada tahun 2018-2021. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS), Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK), dan Kementerian Desa. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan Fixed Effect Model. Berdasarkan hasil analisis bahwa Produk Domestik Regional Bruto, Dana Desa, dan Indeks Desa Membangun secara bersama-sama berpengaruh terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah. Sedangkan secara parsial Produk Domestik Regional Bruto berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan di Jawa Tengah, Dana Desa berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan di Jawa Tengah, dan Indeks Desa Membangun berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan di Jawa Tengah. Implikasi dari penelitian ini adalah Pemerintah diharapkan dapat memastikan bahwa distribusi manfaat pertumbuhan dapat dirasakan oleh semua sektor penduduk miskin bekerja, program penyaluran Dana Desa dapat terserap dan terkelola dengan baik sesuai dengan prioritas penggunaan Dana Desa, dan peningkatan nilai Indeks Desa Membangun dengan mengoptimalkan Indeks Ketahanan Ekonomi, Sosial, dan Lingkungan. | Poverty is a complex problem in developing countries, especially Indonesia. Central Java is one of the regions in Indonesia with the third highest number of poor people nationally in 2022. The high poverty rate in Central Java shows that the process of economic development has not been able to increase people's welfare evenly. This study aims to determine the effect of the Gross Regional Domestic Product, Village Funds, and the Developing Village Index on poverty rates in 29 districts in Central Java in 2018-2021. The data used in this study is secondary data sourced from the Central Statistics Agency (BPS), the Directorate General of Fiscal Balance (DJPK), and the Ministry of Villages. The analytical method used is panel data regression with the Fixed Effect Model. Based on the results of the analysis that the Gross Regional Domestic Product, Village Funds, and the Developing Village Index simultaneously affected poverty in Central Java Province. While partially Gross Regional Domestic Product has a negative and significant effect on poverty in Central Java, Village Funds have a negative and significant effect on poverty in Central Java, and the Development Village Index has a positive and significant effect on poverty in Central Java. This research implies that the government is expected to ensure that the distribution of growth benefits can be felt by all sectors of the working poor, the Village Fund distribution program can be absorbed and managed properly by the priority use of Village Funds, and increase the value of the Developing Village Index by optimizing the Economic Resilience Index. , Social, and Environmental. | |
| 37902 | 40614 | A1D018162 | PENGENDALIAN PENYAKIT HAWAR DAUN BAKTERI PADI DENGAN BAKTERI ENDOFIT SECARA TUNGGAL DAN KONSORSIUM SERTA PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN | Penyakit Hawar Daun Bakteri (HDB) merupakan salah satu penyakit penting yang dapat menurunkan produksi tanaman padi. Penyebab penyakit HDB adalah bakteri Xanthomonas oryzae pv. oryzae (Xoo). Salah satu cara pengendalian yang dapat dilakukan yaitu dengan pemanfaatan agens hayati. Penggunaan bakteri endofit sebagai agens hayati dapat digunakan dalam menekan penyakit HDB. Bakteri endofit merupakan jenis bakteri yang dapat hidup dan berasosiasi dengan jaringan tanaman tanpa menimbulkan suatu gejala penyakit pada tanaman tersebut. Keberadaannya dalam jaringan tanaman membuat bakteri endofit mempunyai kemampuan bertahan terhadap tekanan biotik dan abiotik. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menguji bakteri endofit secara tunggal maupun konsorsium untuk mengendalikan penyakit HDB 2) Menilai efektivitas pengendalian penyakit HDB dan 3) Mengetahui pengaruh aplikasi bakteri endofit terhadap pertumbuhan tanaman padi baik secara tunggal maupun konsorsium. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Perlindungan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman dan di rumah kasa di Desa Tambaksari Kidul, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Penelitian berlangsung dari Desember 2022 hingga bulan April 2023. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tujuh perlakuan (P0-P6) dan diulang empat kali. Perlakuan terdiri atas kontrol dan enam bakteri endofit. Variabel yang diamati meliputi masa inkubasi, intensitas penyakit, laju infeksi, AUDPC, tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, bobot tanaman segar dan bobot tanaman kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua isolat bakteri endofit tunggal (A5, A6, KR4, KR7 dan SB3) serta konsorsium bakteri efektif dalam mengendalikan penyakit hawar pelepah padi. Isolat KR7 memiliki efektivitas paling tinggi yaitu 31,95%. Kemampuan bakteri endofit juga memberikan respon positif terhadap pertumbuhan tanaman padi. Pertumbuhan tinggi tanaman terbaik terdapat pada perlakuan isolat KR7 dengan tinggi 96,73 cm. | Bacterial Leaf Blight (BLB) is an important disease that can reduce the production as well as quality of rice plants. This disease is caused by Xanthomonas oryzae pv. oryzae (Xoo). One of the methods that can be used is to use biological agents. The use of endophytic bacteria as biological agents can be used to suppress BLB. Endophytic bacteria is a bacterial type in which they live and associate with the plant tissue and show asymptomatic issues. The reason behind this is their presence in plant tissues helping them to survive from biotic and abiotic pressure. This study aims to: 1) Test endophytic bacteria singly or in a consortium to control BLB; 2) Assess the effectiveness of controlling BLB; and 3) Determine the effect of endophytic bacterial application on rice plant growth, either singly or in a consortium. This research was conducted at the Plant Protection Laboratory Faculty of Agriculture Jenderal Soedirman University and at the kasa house in Tambaksari Kidul Village, Kembaran District, Banyumas Regency, Central Java. The research took place from December 2022 to April 2023. The experimental design used in this research was a Completely Randomized Design with seven treatments (P0-P6) and was repeated four times. The treatments consist of control and six endophytic bacteria. In this research, there are several variables observed included incubation period, disease intensity, infection rate, AUDPC (Area Under the Disease Progress Curve), plant height, number of leaves, number of rice tillers, fresh weight of the plant and dry weight of the plant. The results showed that all isolates of endophytic bacteria, both single (A5, A6, KR4, KR7, and SB3) and a consortium of bacteria were effective in controlling bacterial leaf blight. KR7 isolate had the highest effectiveness which is 31,95%. The ability of endophytic bacteria also gives a positive response to the growth of rice plants. The best plant height growth was found in the treatment of KR7 isolates with a plant height reaching 96,73 cm. | |
| 37903 | 40615 | C1L019046 | Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match Terhadap Minat dan Hasil Belajar Ekonomi Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Baturraden | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe make a match terhadap minat dan hasil belajar ekonomi. Populasi dalam penelitian ini merupakan peserta didik kelas XI IPS sejumlah 142 peserta didik. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 71 peserta didik dimana kelas XI IPS 3 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPS 4 sebagai kelas kontrol. Teknik penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria-kriteria tertentu. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, tes pilihan ganda, dan angket tertutup. Data dalam penelitian ini diolah menggunakan aplikasi SPSS 23. Teknik analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, tingkat kesukaran soal, daya pembeda, uji normalitas, uji homogenitas, uji t, dan uji F. Hasil penelitian menunjukan: (1) model pembelajaran kooperatif kooperatif tipe make a match berpengaruh positif terhadap minat belajar ekonomi, (2) model pembelajaran kooperatif kooperatif tipe make a match berpengaruh positif terhadap hasil belajar ekonomi. | This research aims to analyze the effect of make a match cooperative learning model on interest and economic learning outcomes. The population in this study was class XI IPS students totalling 142 students. The sample in this study was 71 students where class XI IPS 3 as an experimental class and class XI IPS 4 as a control class. The sampling technique uses purposive sampling based on certain criteria. Data collection techniques in this research used observation, interviews, documentation, multiple-choice tests, and closed questionnaires. The data in this study were processed using the SPSS 23 application. Data analysis techniques use validity tests, reliability tests, difficulty levels, differentiating power, normality tests, homogeneity tests, t-tests and F-test. The results showed: (1) the make a match cooperative learning model has a positive effect on economic interest learning (2) the make a match cooperative learning model has a positive effect on economic learning outcomes. | |
| 37904 | 40616 | A1D019176 | EKSPLORASI DAN UJI POTENSI REMEDIASI BAKTERI INDIGENOUS DARI LAHAN PERTANAMAN PADI DI KABUPATEN PEMALANG PADA MEDIUM TERCEMAR KADMIUM | Sampel tanah yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari lima titik di lokasi Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, yaitu Dusun Kembang, Krajan Timur 1, , Krajan Timur 2, Krajan Barat 1 dan Krajan Barat 2. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan isolasi bakteri, uji resistensi, dan uji kemampuan remediasi bakteri pada medium mengandung Cd. Tahapan penelitian meliputi pengambilan sampel tanah, pengukuran pH tanah, perhitungan jumlah koloni, pengamatan morfologi koloni, pewarnaan gram dan endospora, uji kurva pertumbuhan tanpa cemaran dan tercemar Cd, uji resistensi, dan uji remediasi. Isolasi dan seleksi bakteri pada medium NA didapatkan lima isolat, yaitu KEMa, KAT1a, KAT2a, KAB1a, dan KAB2a. Secara umum, kelima isolat mempunyai bentuk bundar dan batang dengan elevasi datar, gram negatif dan mampu menghasilkan spora. Uji kurva pertumbuhan tanpa cemaran Cd, mendapatkan bahwa isolat KAT1a dan KAB2a memiliki waktu generasi paling cepat yaitu 2 jam 5 menit. Isolat paling resisten terhadap cekaman kadmium adalah KAB1a hingga 100 ppm. Semua isolat diamati pertumbuhannya pada medium tercemar kadmium, puncak pertumbuhan keempat isolat adalah 96 jam dan KEMa 84 jam setelah inokulasi. Uji remediasi kadmium pada medium NB cair yang diperkaya Cd 5 ppm menunjukkan bahwa empat isolat mempunyai hasil reduksi tinggi dengan total penurunan cemaran Cd 100% dalam kurun waktu 3 hari. | The soil samples used in this study came from five points in the Moga District, Pemalang Regency, namely Kembang Hamlet, Krajan Timur 1, Krajan Timur 2, Krajan Barat 1 and Krajan Barat 2. This study aims to isolate bacteria, test for resistance , and test the remediation ability of bacteria on medium containing Cd. The stages of the research included taking soil samples, measuring soil pH, calculating the number of colonies, observing colony morphology, gram and endospore staining, testing the growth curve without Cd contamination and contamination, resistance testing, and remediation testing. Isolation and selection of bacteria on NA medium resulted in five isolates, namely KEMa, KAT1a, KAT2a, KAB1a, and KAB2a. In general, the five isolates had a round shape and rods with a flat elevation, were gram negative and capable of producing spores. The growth curve test without Cd contamination found that the KAT1a and KAB2a isolates had the fastest generation time, which was 2 hours 5 minutes. The most resistant isolate to cadmium stress was KAB1a up to 100 ppm. All isolates were observed for growth in cadmium contaminated medium, the peak growth of the four isolates was 96 hours and KEMa 84 hours after inoculation. Cadmium remediation test in liquid NB medium enriched with 5 ppm Cd showed that four isolates had high reduction results with a total reduction of 100% Cd contamination within 3 days. | |
| 37905 | 40617 | H1B019044 | POTENSI KETERSEDIAAN AIR DAERAH ALIRAN SUNGAI LOGAWA DENGAN MEMPERHITUNGKAN PERUBAHAN IKLIM MENGGUNAKAN PROGRAM HEC-HMS | Air adalah salah satu sumber daya alam non hayati yang sifatnya dapat diperbaharui dengan melalui siklus hidrologi. Seiring meningkatnya populasi manusia dan fenomena perubahan iklim, ketersediaan air cenderung menurun baik dari segi ruang, waktu, kualitas dan kuantitas sehingga terjadi ketidakseimbangan antara kebutuhan dan keterserdianya. Selain faktor peningkatan populasi manusia, perubahan iklim dan sebaran hujan yang tidak selalu merata menyebabkan ketersediaan air tanah selalu berbeda pada setiap ruang dan waktu tertentu. Sub DAS Logawa merupakan salah satu DAS paling berpengaruh di Kabupaten Banyumas. Oleh karena itu, diperlukan adanya analisis mengenai dampak perubahan curah hujan terhadap kondisi ketersediaan air di dalam DAS ini. Salah satu analisis yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan software HEC-HMS dan pendekatan scenario-neutral. Tujuan dari penelitian ini adalah (i) Mengetahui parameter DAS Logawa dengan menggunakan model HEC-HMS; (ii) Mengaplikasikan software HEC-HMS untuk menentukan ketersediaan air di DAS Logawa; (iii) Mengetahui proses kalibrasi model HEC-HMS); serta (iv) Mengetahui cara menghitung perubahan iklim dengan pendekatan scenario-neutral. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan data sekunder. Data yang digunakan adalah data geospasial DAS dan data karakteristik biogeofisik DAS. Metode simulasi HEC-HMS yang digunakan adalah User Hyetograph Model, Soil Moisture Accounting, Clark’s Unit Hydrograph, Recession Baseflow. Hasilnya adalah (i) diperoleh model hidrologi dengan nilai PBIAS -2,474% dan NSE 0.153; (ii) hasil skenario curah hujan sejumlah 130 skenario; serta (iii) debit andalan hasil masukan data hujan satelit GPCC dan data hujan hasil pendekatan scenario-neutral. | Water is one of the non-biological natural resources which can be renewed through the hydrological cycle. As the human population increases and the phenomenon of climate change, the availability of water tends to decrease both in terms of space, time, quality and quantity resulting in an imbalance between demand and availability. In addition to the increase in human population, climate change and the distribution of rain that is not always evenly distributed, the availability of groundwater is always different at any given time and place. The Logawa sub-watershed is one of the most influential watersheds in Banyumas Regency. Therefore, an analysis is needed regarding the impact of changes in rainfall on the condition of water availability in this watershed. One of the analyzes that can be done is to use the HEC-HMS software and a scenario-neutral approach. The aims of this study were (i) to know the parameters of the Logawa watershed using the HEC-HMS model; (ii) Applying the HEC-HMS software to determine water availability in the Logawa watershed; (iii) Knowing the HEC-HMS model calibration process); and (iv) know how to calculate climate change using a scenario-neutral approach. The research method used is quantitative using secondary data. The data used are watershed geospatial data and watershed biogeophysical characteristics data. The HEC-HMS simulation method used is the User Hyetograph Model, Soil Moisture Accounting, Clark's Unit Hydrograph, Recession Baseflow. The results are (i) a hydrological model with a PBIAS value of -2.474% and an NSE of 0.153 is obtained; (ii) results of 130 rainfall scenarios; and (iii) reliable debit from the GPCC satellite rain data input and scenario-neutral approach rainfall data. | |
| 37906 | 40619 | G1B016035 | PENGARUH PENAMBAHAN NANOSELULOSA SEKAM PADI (Oryza sativa L) TERHADAP KEKUATAN KOMPRESI RESIN AKRILIK HEAT CURED SEBAGAI PROVISORIS CROWN | Resin akrilik heat cured merupakan bahan yang digunakan dalam pembuatan mahkota gigi sementara. Resin akrilik heat cured untuk provisoris crown harus memiliki kekuatan mekanik yang baik terutama kekuatan kompresi. Peningkatan kekuatan kompresi dilakukan dengan menambah menambah fiber sintetis, tetapi fiber sintetis juga memiliki kekurangan yaitu non biodegradable. Nanoselulosa sekam padi dapat dijadikan alternative fiber sitetis. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh dari penambahan nanoselulosa sekam padi (Oryza sativa L) terhadap kekuatan kompresi resin akrilik heat cured sebagai provisoris crown. Jenis penelitian yang digunakan yaitu eksperimental laboratoris menggunakan nanoselulosa sekam padi (Oryza sativa L) dengan sampel sebanyak 48 buah terdiri dari konsentrasi 1%, 2%, 3%, 4%, dan 5% serta kelompok kontrol resin akrilik. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji homogenitas Levene Test. Hasil analisis statistik kemudian dilakukan uji non parametrik Kruskal Wallis dan uji lanjutan Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan nanoselulosa sekam padi dengan konsentrasi 1%, 2%, 3%, 4%, dan 5% meningkatkan kekuatan kompresi dibandingkan kelompok kontrol tanpa penambahan nanoselulosa. Kelompok perlakuan dengan konsentrasi 5% memiliki nilai rerata kekuatan kompresi tertinggi sebesar 108,69 MPa, sedangkan terendah terdapat pada kelompok Kontrol sebesar 89,22 MPa. Kelompok dengan penambahan nanoselolosa konsentrasi 1%, 2%, dan 3% mengalami peningkatan kekuatan kompresi yang signifikan, namun pada konsentrasi 4% dan 5% terjadi peningkatan kekuatan kompresi yang tidak signifikan. Simpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh penambahan nanoselulosa sekam padi (Oryza sativa L) terhadap kekuatan kompresi resin akrilik heat cured sebagai provisoris crown | Heat cured acrylic resin is a material used in the manufacture of temporary dental crowns. Heat cured acrylic resin for crown provisionis must have good compression strength. Increasing compressive strength is done by adding synthetic fiber, but synthetic fiber also has disadvantage that it is non-biodegradable. Rice husk nanocellulose can be used as an alternative to synthetic fiber. The purpose of this study was to determine effect of the addition of nanocellulose rice husk (Oryza sativa L) on the compressive strength of heat cured acrylic resin as a crown provisionis. The type of research used was experimental laboratory using rice husk nanocellulose (Oryza sativa L) with 48 samples consisting of concentrations of 1%, 2%, 3%, 4%, and 5% and the acrylic resin control group. Data analysis in this study used the Shapiro-Wilk normality test and the Levene Test homogeneity test. Results of statistical analysis were carried out by Kruskal Wallis non-parametric test and Mann Whitney follow-up test. Results showed that addition of rice husk nanocellulose increased the compressive strength compared to control group. Group with a concentration of 5% had the highest average compressive strength value of 108.69 MPa, while the lowest was in control group of 89.22 MPa. Group with addition of nanocellulose concentrations of 1%, 2%, and 3% experienced a significant increase in compressive strength, but at concentrations of 4% and 5% there was an insignificant increase in compressive strength. Conclusion of this study is addition rice husk nanocellulose (Oryza sativa L) has an effect on the compressive strength of heat cured acrylic resin as crown provisoris | |
| 37907 | 40620 | A1A016079 | ANALISIS SALURAN DAN MARGIN PEMASARAN WORTEL DI KECAMATAN CIPANAS KABUPATEN CIANJUR | Sistem pemasaran komoditas hortikultura di Indonesia masih lemah khususnya pada tanaman wortel, banyaknya masalah yang terjadi dalam pengelolaan pemasaran produk pertanian di Indonesia seperti, biaya operasional yang tinggi, panjangnya saluran pemasaran hingga sampai ke konsumen dan fungsi-fungsi pemasaran seperti pengumpulan, penyortiran, penyimpanan dan pengangkutan serta banyaknya masalah-masalah internal dalam budidaya yang dapat menyebabkan kualitas maupun kuantitas wortel menurun. Kabupaten dengan produksi wortel terbesar adalah Kabupaten Cianjur dengan Kecamatan Cipanas sebagai sentra produksi wortel terbanyak di Kabupaten Cianjur. Oleh karena itu itujuan idari penelitiani inii yakni i1) mengetahui ipola isaluran ipemasaran wortel idi iKecamatan Cipanas, i2) mengetahui margin ipemasaran pada setiap pola saluran wortel di Kecamatan Cipanas, 3) mengetahui efisiensi pemasaran wortel di Kecamatan Cipanas. iPenelitian idilaksanakan idi iDesa Sindangjaya, iDesa Batulawang, idan Desa Ciloto iKecamatan iCipanas iKabupaten iCianjur iJawa iBarat ipada ibulan April-Mei 2023. iMetode ipenelitian menggunakan metode isurvei idengan ijumlah isampel petani isebanyak 54 petanii wortel. Jenisi datai yangi dipakaii pada penelitiani inii ialah datai primeri dani isekunder. iAnalisis datai yangi dipakai pada ipenelitian iini yakni ianalisis ideskriptif guna menggambarkan isaluran idan fungsi pemasaran, ianalisis imargin ipemasaran, analisis biaya dan keuntungan, ifarmer’s ishare, serta analisis iefisiensi ipemasaran. iHasil analisis menunjukkan ibahwa: 1) pola pemasaran wortel memiliki itiga salurani pemasarani yaitui Salurani Ii (Petanii - Pengepuli - Pedagangi Besari - Pengecer - iKonsumen), Salurani IIi (Petanii - Pedagangi Besari - Pengeceri - Konsumen) dani Salurani IIIi (Petanii - iPedagang Pengeceri - iKonsumen), 2)iSaluran ipemasaran iIII ialah isaluran ipemasaran iyang ipaling iefisien ikarena berdasarkani perhitungani marjin pemasarani memilikii batas terendah Rp4.000/kg dan nilai bagian petani tertinggi 58 ipersen, 3)iSaluran pasar III ijuga imemiliki inilai iindeks iefisiensi tertinggi iyaitu 19,60. | Thei marketing system for horticultural commodities in Indonesia is still weak, especially in carrots, there are many problems that occur in the management of marketing agricultural products in Indonesia such as high operational costs, long marketing channels to consumers and marketing functions such as collection, sorting, storage and transportation as well as many internal problems in cultivation that can cause the quality and quantity of carrots to decline. The regency with the largest carrot production is Cianjur Regency with Cipanas District as the largest carrot production center in Cianjur Regency. iTherefore, ithe iobjectives ofi thisi studyi arei 1)i toi determinei thei patterni of carrot marketing channels ini Cipanas Subdistrict, 2) toi determinei thei marketing margin on each carrot channel pattern in Cipanas Subdistrict, 3) to idetermine thei efficiencyi ofi carrot imarketing in Cipanas Subdistrict. iThe iresearch iwas iconducted iin Sindangjaya Village, Batulawang Village, and Ciloto Village, Cipanas Subdistrict, Cianjur Regency, West Java in April-May 2023. iThe iresearch imethod iused iwas ia isurvey imethod iwith a total sample size of 54 carrot farmers. Thei typesi ofi datai usedi ini thisi studyi arei primaryi datai andi secondaryi data. Datai analysisi usedi in thisi researchi isi descriptivei analysisi toi analyzei marketingi channelsi andi functions, imarketing imargin analysis, cost and profit analysis, farmer's share, iand imarketing efficiency ianalysis. iThe iresults iof ithe marketing pattern analysis showi that: 1)i therei arei three carrot marketingi channels, inamely ichannel I (farmersi - intermediary tradersi - wholesalers - retailers - consumers), ichannel II i(farmers - iwholesalers - retailers - consumers), and ichannel III i(farmers - iretailers - iconsumers). 2) iMarketing ichannel III iis ithe mosti efficienti marketingi ichannel, ibecause ibased ion ithe icalculation iof imarketing margins it ihas ithe smallesti margini valuei of IDR 4,000/kg,i hasi thei largesti farmer'si sharei valuei of 58 ipercent, 3) iMarketing channeli III alsoi hasi thei largest economic iefficiency iindex value of 19.60. | |
| 37908 | 40621 | G2A021001 | PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOLIK JAMUR LING ZHI (Ganoderma lucidum) TERHADAP PROFIL LIPID, CRP DAN GAMBARAN HISTOPATOLOGI HEPAR PADA TIKUS MODEL DISLIPIDEMIA | Latar Belakang: Dislipidemia merusak hepar yang ditandai peningkatan marker inflamasi misalnya C-reactive protein (CRP) dan perubahan histopatologi. Jamur Ling Zhi mampu memperbaiki komplikasi dislipidemia pada hepar. Tujuan: Mengetahui pengaruh ekstrak etanolik jamur Ling Zhi dan mencari dosis efektif terhadap perbaikan nilai profil lipid, CRP dan gambaran histopatologi hepar pada tikus model dislipidemia. Metode: Eksperimental murni menggunakan hewan uji coba tikus model dislipidemia dengan pendekatan post test only with control grup design, terbagi menjadi 6 kelompok perlakuan, meliputi kelompok 1 (sehat), kelompok 2 (dislipidemia), kelompok 3 (dislipidemia + simvastatin 0,18 mg/200 KgBB, kelompok 4 (dislipidemia + ekstrak 200 mg/KgBB), kelompok 5 (dislipidemia + ekstrak 400 mg/KgBB) dan kelompok 6 (dislipidemia + ekstrak 800 mg/KgBB). Pemeriksaan profil lipid menggunakan prinsip reaksi enzimatik reagen cholesterol oxidase peroxidase aminoantypirin (CHOD-PAP), glyserol peroxidase phosphat acid (GPO-PAP), LDL direct dan reagen fosfotungstat, CRP menggunakan metode ELISA dan gambaran histopatologi hepar diamati menggunakan mikroskop Olympus cx23 dengan perbesaran 100x dan 400x. Hasil: Uji statistika menggunakan uji One Way ANOVA dan Post hoc LSD untuk kolesterol total, HDL dan trigliserida serta uji Brown Forsthe dan Games Howell untuk CRP dan LDL.nilai kolesterol total, HDL, LDL, trigliserida serta CRP menunjukkan signifikasi nilai p < 0.05 pada kelompok 4, 5 dan 6 dibandingkan dengan kelompok 2 dan tidak terdapat perbedaan bermakna antar kelompok 4, 5 dan 6 dengan nilai p > 0.05. Kesimpulan: Ekstrak etanolik semua dosis jamur Ling Zhi memperbaiki profil lipid dan CRP. Dosis 800 mg/KgBB memperbaiki kondisi histopatologi hepar sedangkan, Dosis efektif dalam memperbaiki profil lipid dan CRP adalah 200 mg/KgBB serta, 800 mg/KgBB dalam memperbaiki kondisi histopatologi hepar. | Background: Dyslipidemia damages the liver characterized by increased inflammatory markers such as CRP (C-reactive protein) and histopathological alterations. Ling Zhi mushroom could improve the complications of dyslipidemia in the liver. Objective: To determine the effect of ethanolic extract of Ling Zhi mushroom and to find the effective dose on the improvement of lipid profile values, CRP and hepatic histopathological in dyslipidemia rats. Methods: Pure experiment using experimental animals with post test only with control group design. This experiment are divided into 6 treatment groups, namely group 1 (healthy), group 2 (dyslipidemia), group 3 (dyslipidemia + simvastatin 0.18 mg/200 KgBB), group 4 (dyslipidemia + 200 mg/KgBB extract), group 5 (dyslipidemia + 400 mg/KgBB extract) and group 6 (dyslipidemia + 800 mg/KgBB extract). Lipid profile examination using the principle of enzymatic reaction reagent cholesterol oxidase peroxidase aminoantypirin (CHOD-PAP), glyserol peroxidase phosphat acid (GPO-PAP), LDL direct and phosphotungstat reagent, CRP using ELISA method and hepatic histopathology picture observed using Olympus cx23 microscope with 100x and 400x. Results: Statistical analyze using One Way ANOVA and Post hoc LSD tests for total cholesterol, HDL and triglycerides and Brown Forsthe and Games Howell tests for CRP and LDL. the values of total cholesterol, HDL, LDL, triglycerides and CRP showed significant p values <0.05 in groups 4, 5 and 6 compared to group 2 and there were no significant differences between groups 4, 5 and 6 with p values>0.05. A dose of 800 mg/KgBB of ling zhi mushroom ethanolic extract improved histopathological conditions in the portal area and a dose of 200 mg/KgBB improved histopathological conditions in the lobular area with improvement in inflammation without necrosis. Conclusion: Ethanolic extract all doses of Ling Zhi mushroom improved lipid profile and CRP. A dose of 800 mg/KgBW repair liver histopathological whereas, the effective dose in improving the lipid profile and CRP is 200 mg/KgBW and 800 mg/KgBW repair liver histopathological . | |
| 37909 | 40622 | A1D019014 | UJI PEMANGSAAN KUMBANG KOKSI (Verania lineata) TERHADAP HAMA ULAT GRAYAK (Spodoptera frugiperda) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemangsaan, laju pemangsaan, dan tipe tanggap fungsional V. lineata terhadap hama ulat grayak S. frugiperda pada larva stadia instar I. Penelitian dilaksanakan bulan Oktober 2022 - Januari 2023 di Laboratorium Perlindungan Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang terdiri dari 5 perlakuan, yaitu 10, 15, 20, 25, dan 30 larva S. frugiperda. Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah mangsa yang tersedia tidak memberikan pengaruh nyata pada laju pemangsaan dan persentase mangsa yang dimangsa oleh kumbang V. lineata, namun memberikan pengaruh yang nyata pada jumlah mangsa yang dimangsa oleh kumbang V. lineata. Pemangsaan imago V. lineata pada waktu 24 jam menunjukan perbedaan yang nyata pada kepadatan 10, 15, 20, 25, dan 30 individu. Kemampuan pemangsaan imago V. lineata terhadap larva S. frugiperda instar I selama 24 jam berkisar antara 10 sampai 28 larva/24 jam. Laju pemangsaan imago V. lineata terhadap larva S. frugiperda instar I berkisar antara 4,8 sampai 10,8 larva/jam. Tanggap fungsional V. lineata adalah tipe I (linear), laju pemangsaan meningkat atau menurun seiring dengan peningkatan atau penurunan kepadatan mangsa. | This research aims to determine the level of predation, the rate of predation, and the type of functional response of V. lineata to S. frugiperda armyworm pests in the first instar larval stage The research was carried out from October 2022 - January 2023 in the Plant Protection Laboratory, Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University. The experimental design used was a randomized group design (RCBD) consisting of 5 treatments, namely 10, 15, 20, 25, and 30 S. frugiperda larvae. The results showed that the number of prey available did not have a significant effect on the rate of predation or the percentage of predation upon by V. lineata beetles, but had a significant effect on the number of predation upon by V. lineata beetles. V. lineata imago predation at 24 hours showed significant differences at densities of 10, 15, 20, 25, and 30 individuals. The predation ability of V. lineata on S. frugiperda instar I larvae for 24 hours ranged from 10 to 28 larvae per hour. The predation rate of V. lineata on S. frugiperda instar I larvae ranged from 4.8 to 10.8 larvae per hour. The functional response of V. lineata is type I (linear), the predation rate increases or decreases as prey density increases or decreases. | |
| 37910 | 40564 | L1C019001 | KARAKTERISTIK GELOMBANG PANAS LAUT DI PERAIRAN LAUT BANDA | Laut Banda merupakan perairan yang dilalui sebagian besar massa air dari Samudra Pasifik menuju Samudra Hindia yang berpotensi mengalami peristiwa gelombang panas laut (GPL). Kejadian GPL merupakan peristiwa ekstrem kenaikan suhu permukaan laut (SPL) minimal lima hari berturut-turut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik (frekuensi, intensitas, dan durasi), menentukan kategori, dan mengetahui penyebab terjadinya anomali suhu pada kejadian GPL di perairan Laut Banda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Data SPL dari Copernicus Marine Environmental Monitoring Service (CMEMS) diolah menggunakan software Anaconda. Hasil penelitian menunjukkan terjadi 98 peristiwa GPL dengan frekuensi rata-rata 1-4 peristiwa per tahun, durasi rata-rata 5-20 hari, dan intensitas rata-rata 0,6-2,5 ºC. Suhu dominan antara 1,1-1,5 ºC, suhu maksimum mencapai 2,1-2,5 ºC di wilayah tenggara. Pada tahun 2019-2020 terjadi kondisi maksimum dengan durasi terpanjang 97 hari dan suhu 1,54 ºC, sedangkan pada tahun 2010, tercatat intensitas tertinggi sebesar 2,39 ºC dengan durasi 48 hari. Sebaran kategori GPL terdiri dari sedang (58,16%), kuat (38,78%), dan parah (3,06%), dengan dominasi perairan berkategori sedang. Selain itu, terdapat korelasi negatif antara GPL dengan indeks Nino 3.4 dan IOD. Ketika SPL meningkat, nilai Nino maupun IOD cenderung menurun, dan sebaliknya. Proses mixing di perairan Laut Banda diduga menjadi penyebab kondisi ini. | The Banda Sea is a water body through which a significant mass of water from the Pacific Ocean flows towards the Indian Ocean, making it prone to frequent marine heatwaves occurrences. The MHWs are extreme events characterized by sustained increases in sea surface temperature (SST) lasting for at least five consecutive days. This study aimed to identify the characteristics (frequency, intensity, and duration), determine categories, and understand the causes of SST anomalies during MHW events in the Banda Sea. A quantitative-descriptive method was employed, and surface temperature data obtained from the Copernicus Marine Environmental Monitoring Service (CMEMS) were processed using the Anaconda software. The results indicated a total of 98 MHW events with an average frequency of 1-4 events per year, an average duration of 5-20 days, and an average intensity of 0.6-2.5 ºC. The dominant SST ranges from 1.1-1.5 ºC, while the maximum temperature reaches 2.1-2.5 ºC in the southeastern region. The year 2019-2020 experienced the longest duration of 97 days with a temperature of 1.54 ºC, while in 2010, the highest intensity was recorded at 2.39 ºC with a duration of 48 days. The distribution of MHW categories consists of moderate (58.16%), strong (38.78%), and severe (3.06%), with moderate classification dominating the spatial distribution. Furthermore, there is a negative correlation between MHW and the Nino 3.4 index and IOD, indicating that when SST values increase, Nino and IOD values tend to decrease, and vice versa. Mixing processes in the Banda Sea are suspected to be the cause of this condition. | |
| 37911 | 40476 | K1B017027 | KLASTERISASI TINGKAT KEMISKINAN BERDASARKAN VARIABEL YANG BERPENGARUH DI KABUPATEN/KOTA PROVINSI JAWA TENGAH | Penelitian ini membahas analisis klaster menggunakan k-means. Klasterisasi pada penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan kabupaten/kota berdasarkan variabel yang berpengaruh di Provinsi Jawa Tengah serta mengetahui karakteristik setiap klaster. Metode dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi dan k-means. Variabel yang mempengaruhi tingkat kemiskinan dapat dilakukan dengan analisis regresi. Klasterisasi berdasarkan variabel yang berpengaruh pada tingkat kemiskinan dapat dilakukan dengan analisis k-means yang didahului dengan menentukan nilai k. Metode yang digunakan untuk menentukan nilai k terbaik yaitu metode Elbow. Hasil dari analisis regresi menunjukkan bahwa upah minimum dan jumlah penduduk merupakan variabel yang mempengaruhi tingkat kemiskinan di kabupaten/kota Provinsi Jawa Tengah. Berdasarkan grafik yang terbentuk menunjukkan bahwa nilai k yang terbaik yaitu 3, artinya klaster terbagi menjadi 3 dengan tingkat tinggi, sedang dan rendah. Hasil riset menunjukkan bahwa klaster 1 beranggotakan 13 kabupaten/kota dengan rata-rata tingkat kemiskinan tinggi sebesar 12,28%, klaster 2 beranggotakan 20 kabupaten/kota dengan rata-rata tingkat kemiskinan sedang sebesar 11,09%, dan klaster 3 beranggotakan 2 kabupaten/kota dengan rata-rata tingkat kemiskinan rendah sebesar 8,74%. Klaster 2 memiliki jumlah anggota paling banyak sehingga menunjukkan sebagian besar kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah memiliki karakteristik sebagaimana karakteristik klaster 2 yaitu memiliki upah minimum dan jumlah penduduk rendah dibandingkan klaster lainnya. | The research discussed cluster analysis using k-means. The aims of this research is to categorize districts based on influencing variables in Central Java Province and to determine the characteristics of each cluster. The method are regression analysis and k-means. Variables affecting the level of poverty are detected using regression analysis. Clastering can be performed using k-means analysis. The method used to determine the best k value is the Elbow method. The results of the regression analysis showed that the minimum wage and population are variables affecting poverty levels in the districts. Based the graph formed, it showed that the best k value is 3. The study results showed that cluster 1 consisted of 13 districts with an average high poverty rate of 12.28%, cluster 2 consisted of 20 districts with an average moderate poverty rate of 11.09%, and cluster 3 consisted of 2 districts with an average low poverty rate of 8.74%. Cluster 2 has the most number of members, so this showed that most of the districts in Central Java Province have the same characteristics as cluster 2, namely having a minimum wage and a low population compared to other clusters. | |
| 37912 | 40623 | F1D017060 | Politik Militer Rusia | Pembahasan tentang Rusia dan politiknya tidak lepas dari sejarah negara Rusia. Berawal dari kekaisaran Tsar yang otoriter, militer sebagai alat untuk mempertahankan kekuasaannya. Kekaisaran Tsar runtuh oleh rezim komunis melalui revolusi Bolshevik yang dipimpin Lenin berubah menjadi negara Uni Soviet yang sosialis komunis dan sentralistis serta militer sebagai alat untuk mempertahankan kekuasaan. Pada perkembangannya banyak kelompok yang menginginkan perubahan, dan kehancuran Uni Soviet terjadi pada masa Mikhail Gorbachev yang gagal membawa konsep demokratis yaitu glasnost dan perestroika. Sejak itu negara Uni Soviet berubah menjadi negara federasi Rusia yang demokratis dipimpin oleh Boris Yeltsin. Yeltsin menerapkan pemerintahan parlementer sebagai bentuk sistem demokrasi di Rusia. Adanya pergulatan politik yang sangat tajam di Rusia pada masa transisi komunis-demokratis ini, mengharuskan Boris Yeltsin mengundurkan diri dan pada tahun 2000 menunjuk Vladimir Putin sebagai Presiden Rusia. Boris Yeltsin menjabat sebagai presiden Rusia dari tahun 1991-1999 dan Vladimir Putin sejak tahun 2000 sampai saat ini. Pada era Yeltsin rakyat sipil lebih mendominasi dalam penguasaan aset negara dan pada era Putin militer negara Rusia mendominasi pemerintahan dan bersekutu dengan penguasa. Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan politik militer negara Rusia pada masa Boris Yeltsin dan Vladimir Putin secara internal (dalam negeri). Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan literature review (study pustaka). Hasil penelitian ini memberikan kesimpulan bahwa politik militer di Rusia merupakan warisan politik masa lalu sejak negara Rusia dipimpin oleh Tsar, hingga sampai pada pemerintahan Yeltsin dan Putin negara Rusia masih melibatkan peran militer dalam upaya mempertahankan kekuasaannya, apakah menjelma dalam pretorian atau sebagai militer profesional yang dijadikan sebagai alat penguasa untuk mempertahankan kekuasaannya. | The discussion about Russia and its politics cannot be separated from the history of the Russian state. Starting from the authoritarian Tsarist empire, the military was used as a tool to maintain his power. The tsarist empire collapsed by the communist regime through the Bolshevik revolution led by Lenin turned into a communist and centralized socialist Soviet Union and the military as a means of maintaining power. In its development, many groups wanted change, and the collapse of the Soviet Union occurred during the time of Mikhail Gorbachev who failed to bring about democratic concepts, namely glasnost and perestroika. Since then the Soviet Union has turned into a democratic Russian federation led by Boris Yeltsin. Yeltsin implemented a parliamentary government as a form of democracy in Russia. The existence of a very sharp political struggle in Russia during this communist-democratic transition period, forced Boris Yeltsin to resign and in 2000 appointed Vladimir Putin as President of Russia. Boris Yeltsin served as president of Russia from 1991-1999 and Vladimir Putin from 2000 until today. During the Yeltsin era, civilians dominated in controlling state assets and during the Putin era, the Russian state military dominated the government and allied with the authorities. This paper aims to describe the military politics of the Russian state during the times of Boris Yeltsin and Vladimir Putin internally (domestic). This research is a qualitative research with a literature review approach (literature study). The results of this study conclude that military politics in Russia is a political inheritance from the past since the Russian state was led by the Tsar, until the Yeltsin and Putin governments, the Russian state still involved the role of the military in an effort to maintain its power, whether incarnated as a praetorian or as a professional military that was used as a as a tool for the ruler to maintain his power. | |
| 37913 | 40624 | E1A019129 | PENGISIAN JABATAN KEPALA DAERAH OLEH PENJABAT SEBAGAI AKIBAT KEKOSONGAN KEKUASAAN MENUJU PILKADA SERENTAK 2024 (Studi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 67/PUU-XIX/2021) | Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024 mengakibatkan kekosongan jabatan kepala daerah pada transisi waktu tersebut. Pemerintah dan DPR melalui Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 (UU Pilkada) mensyaratkan penjabat sebagai pengganti kepala daerah. Penelitian ini hendak mencari tahu bagaimana pengaturan pengisian jabatan oleh penjabat berdasarkan peraturan perundang-undangan yang ada. Penelitian ini juga mencari tahu bagaimana implikasi Putusan MK Nomor 67/PUU-XIX/2021 terhadap pengisian jabatan oleh penjabat sebagai pengganti kepala daerah. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa pengisian jabatan penjabat sebagai pengganti kepala daerah dilakukan tanpa adanya aturan pelaksana yang relevan sehingga tidak sesuai sebagaimana dalam konsep demokrasi konstitusional. Kemudian adanya Putusan MK Nomor 67/PUU-XIX/2021 mewajibkan pemerintah untuk membuat aturan pelaksana dalam rangka demokratisasi penunjukkan penjabat sebagai pengganti kepala daerah. | The simultaneous holding of Regional Head Elections (Pilkada) in 2024 resulted in the vacancy of the position of regional head in the transition time. The government and the DPR through Law Number 10 of 2016 (Law on Elections) require an acting officer to replace the regional head. This study wants to find out how the arrangement for filling positions by officials based on existing laws and regulations. This study also finds out how the implications of Constitutional Court Decision Number 67/PUU-XIX/2021 on filling positions by acting as replacements for regional heads. This research is a normative juridical research with a statutory approach, a case approach, and a conceptual approach. The result of this study is that the filling of the position of acting as a substitute for the regional head is carried out without the relevant implementing rules so that it is not appropriate as in the concept of constitutional democracy. Then there is Constitutional Court Decision Number 67/PUU-XIX/2021 obliging the government to make implementing regulations in order to democratize the appointment of acting officials as substitutes for regional heads. | |
| 37914 | 40625 | F1C016089 | Konsep Diri Talent Virtual YouTuber di Indonesia | Akses internet di Indonesia sebagian besar digunakan untuk mengakses YouTube. Saat ini YouTube menjadi salah satu media sosial yang memperbolehkan penggunanya untuk dapat mengekspresikan diri melalui unggahan video dengan disebut sebagai content creator. Content creator kini dapat hadir dengan kebaruan wujud, yakni sebagai avatar virtual atau disebut sebagai Virtual YouTuber (VTuber) yang tidak terikat body dan terlepas dari batasan fisik, menjadikan siapa saja yang menggunakan avatar virtual menjadi anonim dan bebas memilih identitas sesuka mereka. VTuber kemudian mengalami booming hingga ke seluruh dunia termasuk Indonesia. Namun, penggunaan avatar virtual menjadi berbeda dengan hadirnya VTuber dengan model hybrid yang menggabungkan avatar virtual dengan keadaan asli nakanohito-nya, sehingga mengakibatkan perbedaan intensi awal diciptakannya VTuber. Penelitian ini meneliti tentang konsep diri VTuber, pandangan VTuber terhadap mereka yang mengadopsi model hybrid dengan menggunakan cermin-cermin Teori Looking-Glass Self oleh Charles Cooley. | Internet access in Indonesia was most used to access YouTube. Today, YouTube is one of the biggest social media used to allow users to express themselves by uploading videos to YouTube thus called a content creator. Content creators now can come with a new body of a virtual avatar or Virtual YouTuber (VTuber) that is beyond the body and flesh of its user and is not limited by physical limitations that makes its user become anonymous and granted to choose their own identity and personality of their likes. VTuber then became a global sensation and successfully penetrated into Indonesia. The usage of VTuber is no longer as what it used to, hybrid VTubers present themselves by combining virtual avatars and their real life body (nakanohito) defeats the purpose of anonymity in the first place. This study reviews VTuber’s self concept and their views toward hybrid VTubers using Charles Cooley’s The Looking Glass-Self Theory. | |
| 37915 | 40627 | F1C016046 | Komunikasi Pemasaran Dan Kepuasan Konsumen Di Hotel Java Heritage Purwokerto | Java Heritage sebagai salah satu Hotel terbaik di Purwokerto, tentu saja memberikan jasa dan fasilitas yang terbaik demi mendapatkan kepuasan konsumen, yang dimana diharapkan tamu tersebut menjadi loyal dan menjadikan Java Heritage Hotel sebagai pilihan utama. Penelitian ini mencari tau mengenai apa metode pemasaran Java Heritage Hotel, dan apa yang membuat konsumen merasa puas dengan Java Heritage Hotel. Teori komunikasi pemasaran yang digunakan yaitu bauran pemasaran atau marketing mix yang menggunakan 4P yaitu Product, Price, Place, dan Promotions. Jenis Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif yaitu pengukuran data melalui perhitungan ilmiah yang berasal dari sampel konsumen yang datang untuk menginap yang diminta untuk mengisi kuesioner untuk menentukan frekuensi dan presentase tanggapan. Hasil analisis deskriptif yang telah dilakukan masing-masing adalah produk, price, place, promotion, pelayanan konsumen dan kepuasan konsumen memiliki pengaruh positif terhadap kepuasan konsumen dan dapat ditingkatkan di Java Heritage Purwokerto agar konsumen semakin loyal. | In the mids of tourism especially in the hospitality sector Java Heritage Hotels as one of the best hotel in Purwokerto always giving the best services and facilities to receive consumer satisfaction which are expected the consumers to be loyal and choosing Java Heritage Hotel be the first choice. This research aims to find out Java Heritage Hotel’s marketing communications and the factors that influence customer satisfaction to Java Heritage Hotel. This research uses a descriptive quantitative methods namely data measurement through scientific calculation based on customer samples that stay at hotel and fill out the questionnaire to determine the frequency and precentage of responses. The descriptive analysis that has been done according to marketing communication theory that used by Java Heritage Hotel that namely marketing mix 4P which is Product, Price, Place and promotions accompanied by customer service and customer satisfaction. the results obtained that based on the results of the descriptive analysis that has been done is product, price, place, promotion, customer service and customer satisfaction have a positive influence on customer satisfaction and can be improved in Java Heritage Purwokerto so that consumers are more loyal. | |
| 37916 | 40628 | E1A019149 | PEMBERHENTIAN HAKIM KONSTITUSI DALAM MASA JABATANNYA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP INDEPENDENSI MAHKAMAH KONSTITUSI (STUDI KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 114/P/TAHUN 2022 TENTANG PEMBERHENTIAN DAN PENGANGKATAN HAKIM KONSTITUSI YANG DIAJUKAN OLEH DEWAN PERWAKILAN RAKYAT) | Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyatakan untuk mencopot Aswanto dari jabatannya sebagai Hakim Konstitusi dan menggantinya dengan Guntur Hamzah. Pencopotan terhadap Hakim Konstitusi Aswanto lalu dituangkan melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 114/P/Tahun 2022 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Hakim Konstitusi yang diajukan oleh DPR. Penelitian ini mencari tahu bagaimana pemberhentian hakim konstitusi menurut hukum ketatanegaraan di Indonesia. Selanjutnya, penelitian ini pula mencari tahu bagaimana implikasi pemberhentian hakim konstitusi Aswanto terhadap independensi Mahkamah Konstitusi. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif, dengan pendekatan undang-undang, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukan bahwa pemberhentian terhadap hakim konstitusi yang dilakukan oleh DPR tidak sesuai dengan UU Nomor 7 Tahun 2020. Pemberhentian tersebut tidak memenuhi salah satu syarat yang telah diatur dalam UU Nomor 7 Tahun 2020. Pemberhentian terhadap hakim konstitusi Aswanto tersebut berimplikasi pada independensi, kemandirian, kebebasan, dan kekuasaan kehakiman dari Mahkamah Konstitusi. | The House of Representatives (DPR) declared to remove Aswanto from his position as a Constitutional Justice and replace him with Guntur Hamzah. The removal of Constitutional Justice Aswanto was then stated in Presidential Decree of the Republic of Indonesia Number 114/P/Year 2022 concerning the Dismissal and Appointment of Constitutional Justices submitted by the DPR. This research finds out how the dismissal of constitutional judges according to constitutional law in Indonesia. Furthermore, this research also seeks to find out the implications of the dismissal of constitutional judge Aswanto on the independence of the Constitutional Court. This research is normative juridical research, with a statutory approach, a conceptual approach, and a case approach. The research results obtained show that the dismissal of constitutional judges carried out by the DPR is not in accordance with Law Number 7 of 2020. The dismissal does not fulfill one of the conditions stipulated in Law Number 7 of 2020. The dismissal of constitutional judge Aswanto has implications for the independence, freedom, and judicial power of the Constitutional Court. | |
| 37917 | 40629 | F1C016067 | REPRESENTASI KETIMPANGAN TERHADAP PEREMPUAN DALAM FILM KIM JI YOUNG BORN 1982 | Konsep gender lahir dari proses sosiologi dan budaya yang berkaitan dengan perbedaan peran dan kedudukan antara laki-laki dan perempuan dalam lingkungan masyarakat. Mayoritas kebudayaan di berbagai belahan dunia menempatkan perempuan pada posisi subordinat laki-laki. Banyaknya kasus ketidakadilan yang dialami perempuan membuat para perempuan menyuarakan kegelisahan mereka melalui berbagai media salah satunya melalui film. Film dapat dilihat sebagai sebuah karya seni yang mampu mengangkat isu sensitif yang dikemas sedemikian rupa melalui adegan-adegan yang disampaikan secara apik oleh aktor dan aktris sehingga dapat memainkan emosi penonton. Penelitian ini menggunakan model penelitian semiotik dengan pendekatan kualitatif model semiotic. Penelitian ini menggunakan jenis atau model penelitian semiotIK Charles Sanders Pierce, dimana analisis semiotika milik Pierce digunakan untuk mengetahui tanda, objek dan interpretant yang ada dalam film Kim Ji Young Born 1982. Teknik pengumpulan data dengan kajian dokumen. Ketimpangan tersebut digambarkan melalui tidak terpenuhinya hak perempuan dalam bidang kesehatan, ketenagakerjaan, rasa aman, memperoleh keadilan dan kebebasan pribadi yang ditunjukkan dalam bentuk perilaku diskriminatif seperti stereotip, marginalisasi, subordinasi, beban ganda dan kekerasan. | The concept of gender was born from sociological and cultural processes related to the differences in roles and positions between men and women in society. The majority of cultures in various parts of the world place women in a subordinate position to men. The many cases of injustice experienced by women have made women voice their concerns through various media, one of which is through film. Film can be seen as a work of art that is able to raise sensitive issues that are packaged in such a way through scenes that are delivered nicely by actors and actresses so that they can play the emotions of the audience. This research uses a semiotic research model with a qualitative approach to the semiotic model. This research uses the Charles Sanders Pierce semiotic research model, where Pierce's semiotic analysis is used to find out the signs, objects and interpretants in the film Kim Ji Young Born 1982. The data collection technique was document review. The inequality is depicted through the unfulfillment of women's rights in the fields of health, employment, security, justice and personal freedom which is shown in the form of discriminatory behaviour such as stereotype, marginalization, subordination, burden and violence. | |
| 37918 | 40630 | H1D019058 | Aplikasi Diagnosis Penyakit pada Daun Teh Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network (CNN) Aristektur Inception-ResNet V2 | Penyakit yang menyerang daun teh dapat menyebabkan kerusakan fisio-biokimia yang ada pada daun teh tersebut sehingga dapat menurunkan kualitas rasa, aroma, dan manfaat kesehatan yang dapat diperoleh dari minuman teh. Umumnya, para petani dapat mengenali adanya gejala penyakit yang menyerang tanaman teh dan melakukan proses diagnosis secara mandiri. Pada kenyataannya, proses diagnosis penyakit pada suatu tanaman membutuhkan pengetahuan dan pengalaman yang biasanya hanya dapat dilakukan oleh para ahli. Di sisi lain, dengan jumlah yang terbatas, para ahli harus dapat melakukan proses diagnosis secara cepat, tepat, dan sedini mungkin terhadap tanaman teh dalam jumlah yang besar untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan dari penyakit atau hama yang menyerang tanaman teh tersebut. Pada penelitian ini, dibuat aplikasi diagnosis penyakit pada citra daun teh berbasis Android yang diberi nama Adapent (Aplikasi Diagnosis Penyakit Daun Teh) untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Model diagnosis pada aplikasi tersebut dibuat dengan menggunakan dengan algoritma CNN arsitektur Inception-ResNet V2. Data yang digunakan adalah data citra daun teh yang diperoleh dari Peternakan Johnstone Boiyon, Koiwa, Bomet County, Kenya. Berdasarkan analisis hasil yang telah dilakukan, diperoleh model dengan nilai akurasi uji terbaik yaitu sebesar 90,2% pada epoch ke-87 dari 100, yang dilatih dengan menggunakan nilai learning rate sebesar 0,001, ukuran batch sebesar 16, fungsi optimasi RMSprop, fungsi inisialisasi bobot He uniform dan fungsi inisialisasi Glorot normal. Pengujian confusion matrix pada model tersebut menghasilkan nilai precision sebesar 0,913, nilai recall sebesar 0,895, nilai specificity sebesar 0,986, dan F1-score sebesar 0,891. Model dengan nilai akurasi uji terbaik diimplementasikan pada Adapent. | Diseases affecting tea leaves can cause physiological and biochemical damage, leading to a decrease in the quality of taste, aroma, and health benefits derived from tea beverages. Generally, farmers can identify disease symptoms and conduct independent diagnostic processes. However, diagnosing plant diseases requires expertise and experience typically possessed by professionals. On the other hand, due to limited numbers, experts need to diagnose tea plants quickly, accurately, and early to mitigate the impact of diseases or pests. This study develops an Android-based leaf disease diagnosis application called Adapent (Tea Leaf Disease Diagnosis Application) to address this challenge. The diagnostic model in the application is built using the CNN architecture of Inception-ResNet V2. The data used consists of tea leaf images obtained from Johnstone Boiyon Farm, Koiwa, Bomet County, Kenya. Through analysis, a model with the highest test accuracy of 90.2% at epoch 87 out of 100 is achieved. The model is trained using a learning rate of 0.001, a batch size of 16, RMSprop optimization function, He uniform weight initialization function, and Glorot normal initialization function. Confusion matrix testing yields a precision of 0.913, recall of 0.895, specificity of 0.986, and F1-score of 0.891. The model with the best test accuracy is implemented in Adapent. | |
| 37919 | 41619 | A1F019071 | IDENTIFIKASI PROFIL KONSUMEN PRODUK STRUDEL CARICA | Carica saat ini telah menjadi komoditas khas Kabupaten Wonosobo. Salah satu UMKM yang bergerak di bidang pengolahan carica di Kabupaten Wonosobo yaitu KUB Berkah Mandiri. Salah satu produknya adalah strudel carica. Strudel carica telah diproduksi dan didistribusikan sejak tahun 2021. Namun, sampai saat ini distribusi dan pemasaran strudel carica belum terarah dengan baik akibat ketidakjelasan target pasar yang dituju. Perlu dilakukan identifikasi profil konsumen agar memudahkan perusahaan merencanakan strategi pemasaran. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui profil konsumen strudel carica. Tahap penelitian terdiri dari penyusunan kuesioner, penyebaran kuesioner, dan identifikasi profil konsumen. Jumlah minimal sampel mengacu pada unknown population dan digunakan sampel sebanyak 100 responden. Hasil identifikasi profil konsumen menunjukkan konsumen strudel carica didominasi oleh laki-laki, rentang usia 18-31 tahun, tingkat pendidikan terakhir SMA atau sederajat, berstatus pelajar atau mahasiswa, pendapatan 1-5 juta rupiah per bulan, frekuesnsi konsumsi 2 kali dalam 3 bulan terakhir, dan sebagian besar berminat melakukan pembelian ulang. | Carica become a typical commodity of Wonosobo Regency. One of the MSMEs engaged in carica processing in Wonosobo Regency is KUB Berkah Mandiri. One of the products is strudel carica. Strudel carica has been produced and distributed since 2021.However, until now the distribution and marketing of strudel carica has not been well directed due to the unclear target market. It is necessary to identify consumer profiles to make it easier for companies to plan marketing strategies. Based on this, this research was conducted to determine the profile of consumers of strudel carica. The research phase consisted of preparing questionnaires, distributing questionnaires, and identifying consumer profiles. The minimum number of samples refers to the unknown population and a sample of 100 respondents is used. The results of identification of consumer profiles show that consumers of strudel carica are dominated by men, age range 18-30 years, last education level is high school or equivalent, student status, income 1-5 million rupiah per month, consumption frequency 2 times in the last 3 months, and most of them are interested in repurchasing. | |
| 37920 | 40632 | F1B018105 | PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP TINGKAT KEPUASAAN NASABAH PENERIMA DANA PENSIUN DI PT POS INDONESIA KCU PURWOKETO | Penelitian ini dilatarbelakangi dengan penyediaan pelayanan baik barang maupun jasa yang diberikan pada loket pelayanan pensiunan PT Pos Indonesia KCU Purwokerto masih kurang maksimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat kepuasan nasabah penerima dana pensiun di PT Pos Indonesia KCU Purwokerto. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif asosiatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 90 responden. Teknik analis data menggunakan korelasi product moment dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan nasabah penerima dana pensiun di PT Pos Indonesia KCU Purwokerto terdapat 90% nasabah merasa sangat puas dan 10% nasabah merasa puas. Kepuasan nasabah ini dipengaruhi oleh kualitas pelayanan PT Pos Indonesia KCU Purwokerto. Pengaruh yang diberikan dari kualitas pelayanan ini memberikan pengaruh yang signifikan dibuktikan dengan nilai t hitung lebih dari t tabel (6,137 ≥ 1,987). Kemudian, pengaruh yang diberikan kualitas pelayanan terhadap kepuasan nasabah sebesar 30,0% dengan kategori yang cukup kuat memberikan pengaruh. | This research is motivated by the provision of services both goods and services provided at the pension service counter of PT Pos Indonesia KCU Purwokerto which is still not optimal. The purpose of this study was to find out how much the satisfaction level of customers receiving pension funds at PT Pos Indonesia KCU Purwokerto. This study uses associative quantitative methods with data collection techniques through questionnaires, observation, and documentation. Sampling in this study using accidental sampling technique with a total sample of 90 respondents. The data analysis technique uses product moment correlation and simple linear regression.The results showed that the satisfaction level of customers receiving pension funds at PT Pos Indonesia KCU Purwokerto was that 90% of customers were very satisfied and 10% of customers were satisfied. This customer satisfaction is influenced by the service quality of PT Pos Indonesia KCU Purwokerto. The influence given from the quality of this service has a significant influence as evidenced by the value of t count more than t table (6.137 ≥ 1.987). Then, the influence of service quality on customer satisfaction is 30.0% with a category that is strong enough to give effect. |