Artikelilmiahs

Menampilkan 37.821-37.840 dari 48.974 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
3782140556F1C019019STRATEGI KOMUNIKASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI WISATA KESEHATAN JAMU (WKJ) DESA KALIBAKUNG, TEGAL, JAWA TENGAHPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana strategi komunikasi pemberdayaan masyarakat WKJ sebagai upaya pengembangan tanaman herbal di Desa Kalibakung beserta proses komunikasi pembuatan desain strategi pemberdayaan masyarakat WKJ. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan purposive sampling sebagai teknik pemilihan informan. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil dari penelitian ini adalah ditemukannya strategi komunikasi yang paling tepat dalam pelaksanaan pemberdayaan masyarakat oleh WKJ sebagai upaya pengembangan tanaman herbal di Desa Kalibakung, yaitu fokus pada masyarakat lokal sebagai agen utama kegiatan pemberdayaan, fokus pada kegiatan mengenai pendidikan budidaya tanaman herbal, serta fokus pada peran yang melibatkan pembagian kembali wewenang dari elit kepada masyarakat lokal. Selain itu, diketahui pula proses komunikasi pembuatan desain strategi pemberdayaan masyarakat WKJ, yaitu WKJ sebagai komunikator akan menyampaikan pesan mengenai kegiatan pemberdayaan melalui saluran berupa secara langsung dan media sosial kepada komunikan yaitu Gapoktan Desa Kalibakung sehingga nantinya diharapkan akan memberikan efek atau dampak berupa terjalinnya kemitraan herbal antara pihak Gapoktan dengan WKJ.
This study aims to analyze how WKJ's community empowerment communication strategy is an effort to develop herbal plants in Kalibakung Village along with the communication process for designing WKJ's community empowerment strategy designs. This study used a case study method with purposive sampling as an informant selection technique. While the data collection techniques used consisted of observation, interviews, and documentation.
The results of this study were the discovery of the most appropriate communication strategy in implementing community empowerment by WKJ as an effort to develop herbal plants in Kalibakung Village, namely focusing on local communities as the main agents of empowerment activities, focusing on activities regarding education on herbal plant cultivation, and focusing on a role that involves redistribution of authority from elites to local communities. In addition, it is also known that the communication process for designing WKJ's community empowerment strategy design, namely WKJ as a communicator will convey messages regarding empowerment activities through channels in the form of direct and social media to the communicant, namely Gapoktan Desa Kalibakung so that later it is hoped that it will have an effect or impact in the form of establishing a herbal partnership between Gapoktan and WKJ
3782240557E1A019011PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN BAKSO AYAM TIREN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN DALAM PUTUSAN NOMOR 70/PID.B/2022/PN BTLBakso ayam merupakan salah satu pangan olahan yang digemari oleh masyarakat di Indonesia, namun sayangnya terdapat pelaku usaha yang tidak beritikad baik dengan memproduksi dan menjual bakso ayam tiren demi mendapatkan keuntungan yang besar. Perbuatan pelaku usaha tersebut telah melanggar hak-hak konsumen yang akan mengakibatkan kerugian bagi konsumen di kemudian hari setelah mengkonsumsi bakso ayam tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum bagi konsumen bakso ayam tiren berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen dalam Putusan Nomor 70/Pid.B/2022/PN Btl.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier yang dilakukan dengan studi kepustakaan. Data disajikan dalam bentuk uraian yang logis dan sistematis kemudian dianalisis secara normatif kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, konsumen belum mendapatkan perlindungan hukum atas hak-haknya dalam Pasal 4 huruf a dan huruf c Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen. Majelis Hakim dalam Putusan Nomor 70/Pid.B/2022/PN Btl tidak mempertimbangkan Pasal 62 ayat (1) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen padahal undang-undang ini bersifat specialist atau khusus dari Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang sifatnya general atau umum. Sanksi pidana penjara yang diputus oleh Majelis Hakim sangat ringan kepada kedua pelaku usaha dari maksimal pidana penjara yang diatur dalam Pasal 204 ayat (1) KUHP.
Chicken meatballs are one of the processed foods favored by people in Indonesia, but unfortunately, there are business actors who are not in good faith by producing and selling chicken meatballs made from a mixture of chicken carcass meat in order to get large profits. In fact, the actions of these business actors have violated consumer right , resulting in future losses for consumers after consuming the chicken meatballs. This study aims to determine the legal protection for consumers of meatballs made from chicken carcass meat based on Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection in Decision Number 70/Pid.B/2022/PN-Btl.
This research uses a normative juridical approach method with analytical descriptive research specifications. The type of data used in the research is secondary data consisting of primary, secondary, and tertiary legal materials conducted by literature study. The data is presented in the form of a logical and systematic description and then analyzed normatively and qualitatively.
Based on the results of research and discussion, consumers have not received legal protection of their rights in Article 4 letter a and letter b of Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection. The Panel of Judges did not consider Article 62 paragraph (1) of Law Number 8 of 1999 Concerning Consumer Protection in their decision, even though this law is specialist from the Criminal Code which is general. The Panel of Judges gave a very light prison sentence to the two business actors from the maximum imprisonment stipulated in Article 204 paragraph (1) of the Criminal Code.
3782340558B1A019002Pengaruh Suhu Pretreatment Pada Metode Ekstraksi Mycobacterium tuberculosis Terhadap Kualitas DNA Untuk Pemeriksaan Whole Genome Sequencing Ekstraksi DNA adalah rangkaian proses untuk memisahkan DNA dari komponen-komponen sel lainnya seperti protein, karbohidrat, lemak, dan lain-lain. Ekstraksi menjadi langkah awal yang penting dalam penelitian molekuler untuk mendapatkan isolat DNA. Isolat yang diekstrak diharapkan mempunyai kualitas optimal. Sebelumnya pernah dilakukan optimasi awal terkait pretreatment suhu oleh RSPI Sulianti Saroso pada ekstraksi DNA M. tuberculosis dengan metode manual. Pretreatment menggunakan pemanasan pada suhu 950C selama 30 menit mendapatkan hasil kualitas DNA yang optimal. Metode ekstraksi DNA pada M. tuberculosis perlu ditambah pretreatment pemanasan pada suhu 950C, karena bakteri ini memiliki struktur dinding sel yang mengandung asam mikolat yang berbeda dengan bakteri lain. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh suhu pretreatment pada metode ekstraksi M. tuberculosis terhadap kualitas DNA untuk pemeriksaan WGS. Desain penelitian ini adalah deskriptif analitis dengan metode ekstraksi berbasis kit dari ExiPrepTM Dx Myobacteria Genomic DNA Kit (K-4418), Bioneer. Hasil penelitian ini adalah kemurnian DNA tidak berbeda (nilai p=0,959) antara perlakuan pretreatment pemanasan 95oC (2,88) dengan tanpa pemanasan 95oC (2,46). Konsentrasi DNA tidak berbeda (nilai p= 0,111) antara perlakuan pretreatment pemanasan 95oC (0,416 ng/µL) dengan tanpa pemanasan 95oC (0,653 ng/µL). Hasil konsentrasi DNA yang relatif rendah menyebabkan tidak tervisualisasi pita DNA pada elektroforesis gel agarosa (0,8%). Oleh karena itu, perlakuan pretreatment 95oC tidak berpengaruh terhadap kemurnian dan konsentrasi DNA M. tuberculosis. Hasil penelitian ini akan dilanjutkan ke tahap sekuensing (WGS), karena protokol WGS dengan kit Ilumina yang memberikan toleransi kemurnian DNA berkisar 1,6-2,2 dan konsentrasi DNA sebesar 0,03 ng/µL. DNA extraction is a series of processes to separate DNA from other cell components such as proteins, carbohydrates, fats, and others. Extraction is an important first step in molecular research to obtain DNA isolates. The extracted isolates are expected to have optimal quality. Previously related initial optimization has been carried out pretreatment temperature by RSPI Sulianti Saroso on DNA extraction M. tuberculosis by manual method.Pretreatment using heating at a temperature of 950C for 30 minutes to get optimal DNA quality results. DNA extraction method on M. tuberculosis need to be added pretreatment heating at a temperature of 950C, because this bacterium has a cell wall structure containing mycolic acid that is different from other bacteria. The purpose of this study was to determine the effect of temperature pretreatment on the extraction method M. tuberculosis on the quality of DNA for WGS examination. The research design was analytical descriptive with a kit-based extraction method from ExiPrepTM Dx Myobacteria Genomic DNA Kit (K-4418), Bioneer. The results of this study were that DNA purity did not differ (p=0.959) between the pretreatment heating 95OC (2,88) with no heating 95OC (2.46). DNA concentration did not differ (p value = 0.111) between pretreatment heating 95OC (0.416 ng/µL) with no heating 95OC (0.653 ng/µL). The relatively low DNA concentration resulted in the DNA bands not being visualized on agarose gel electrophoresis (0.8%). Hence, pretreatment 95OC has no effect on the purity and concentration of DNA M. tuberculosis. The results of this study will proceed to the sequencing stage (WGS), because the WGS protocol with the Ilumina kit provides a tolerance for DNA purity ranging from 1.6 to 2.2 and a DNA concentration of 0.03 ng/µL.
3782444270E1A020105PERLINDUNGAN HUKUM PEMEGANG MEREK “GOLDEN VALLEY” AKIBAT PEMBATALAN MEREK
(Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 501 K/Pdt.Sus-HKI/2023)
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis mengatur mengenai perlindungan hukum bagi pemegang merek atas pelanggaran hak atas merek yang dilakukan oleh pihak lain. Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana perlindungan hukum pemegang merek “GOLDEN VALLEY” akibat pembatalan merek dan mengetahui akibat hukum pembatalan merek dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 501 K/Pdt.Sus-HKI/2023.
Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian yaitu metode pendekatan hukum normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Sumber data yang digunakan adalah sumber data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu studi kepustakaan yang dianalisis menggunakan metode normatif kualitatif yang disajikan dalam bentuk tulisan.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa Putusan Mahkamah Agung Nomor 501 K/Pdt.Sus-HKI/2023 telah memberikan perlindungan hukum kepada Penggugat sebagai pemegang merek “GOLDEN VALLEY” dengan mengabulkan seluruh gugatan yang telah diajukan oleh Penggugat mengenai pembatalan merek “GOLDEN VALLEY” milik Tergugat karena telah memenuhi Pasal 21 ayat (1) dan (3) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 bahwa merek “GOLDEN VALLEY” milik Tergugat telah terbukti mempunyai persamaan pada pokoknya dengan merek “GOLDEN VALLEY” milik Penggugat dan terdapat iktikad tidak baik dari Penggugat. Akibat hukum dikabulkannya gugatan pembatalan merek “GOLDEN VALLEY” milik Tergugat adalah merek milik Tergugat dicoret dari Daftar Umum Merek dan perlindungan hukum atas merek Tergugat berakhir sehingga Penggugat dapat mendaftarkan merek “GOLDEN VALLEY” di Indonesia.

The Law of the Republic of Indonesia Number 20 Year 2016 on Trademarks and Geographical Indications regulates the legal protection for trademark holders for infringement of trademark rights committed by other parties. The research aims to find out how the legal protection of "GOLDEN VALLEY" trademark holders due to trademark cancellation and find out the legal consequences of trademark cancellation in Supreme Court Decision Number 501 K/Pdt.Sus-HKI/2023.
The approach method used in the research is a normative legal approach method with analytical descriptive research specifications. The data sources used are secondary data sources consisting of primary legal materials, secondary legal materials and tertiary legal materials. The data collection method used is literature study which is analyzed using qualitative normative methods presented in written form.
Based on the results of research and analysis, it shows that the Supreme Court Decision Number 501 K/Pdt. Sus-HKI/2023 has provided legal protection to the Plaintiff as the holder of the "GOLDEN VALLEY" trademark by granting all claims that have been filed by the Plaintiff regarding the cancellation of the Defendant's "GOLDEN VALLEY" trademark because it has fulfilled Article 21 paragraph (1) and (3) of Law Number 20 Year 2016 that the Defendant's "GOLDEN VALLEY" trademark has been proven to have similarities in essence with the Plaintiff's "GOLDEN VALLEY" trademark and there is bad faith from the Plaintiff. The legal effect of the granting of the cancellation of the Defendant's "GOLDEN VALLEY" trademark is that the Defendant's trademark is removed from the General Register of Trademarks and the legal protection of the Defendant's trademark ends so that the Plaintiff can register the "GOLDEN VALLEY" trademark in Indonesia.
3782540565C1A019025ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PREFERENSI MASYARAKAT KABUPATEN BANYUMAS UNTUK MENABUNG DI BANK SYARIAHPenelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif yang menganalisis mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi preferensi masyarakat Kabupaten Banyumas untuk menabung di bank syariah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh harga, pendapatan, religiositas dan kualitas pelayanan terhadap preferensi masyarakat untuk menabung di bank syariah. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat usia produktif di Kabupaten Banyumas yang menjadi nasabah di bank syariah. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 100 responden. Metode yang digunakan untuk menentukan sampel penelitian adalah simple random sampling.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa: (1) harga, pendapatan, religiositas dan kualitas pelayanan secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap preferensi masyarakat untuk menabung di bank syariah, (2) harga tidak berpengaruh terhadap preferensi masyarakat untuk menabung di bank syariah, (3) pendapatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap preferensi masyarakat untuk menabung di bank syariah, (4) religiositas berpengaruh positif dan signifikan terhadap preferensi masyarakat untuk menabung di bank syariah, (5) kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap preferensi masyarakat untuk menabung di bank syariah.
Implikasi dari kesimpulan di atas yaitu untuk meningkatkan preferensi masyarakat agar menabung di bank syariah, masyarakat harus mencari informasi tentang bank syariah sehingga bisa dijadikan pertimbangan ketika masyarakat ingin menabung. Selain itu, bank syariah juga harus lebih memasifkan lagi terkait dengan promosi serta perlu mengadakan sosialisasi terkait dengan nilai-nilai keagamaan yang ada di bank syariah. Bank syariah juga harus terus menjaga kualitas pelayanan yang sudah ada dan bila perlu ditingkatkan lagi agar lebih menarik perhatian masyarakat untuk menabung di bank syariah.
This research is quantitative research who analyze about factors affecting the preferences of Banyumas Regency people to save in Islamic banks. The purpose of the research is to determine the effect of price, income, religiosity and service quality on people’s preference for saving in Islamic banks. The research population is people of productive age in Banyumas Regency who are customers at Islamic banks. The samples in this research is 100 respondents. This research was obtained using simple random sampling.
Based on the result of this research and data analysis using multiple linear regression analysis, it shows that: (1) price, income, religiosity and service quality simultaneously have a significant effect on people’s preferences for saving in Islamic banks, (2) prices have no effect on people’s preferences for saving in Islamic banks, (3) income have a positive significant effect on people’s preferences for saving in Islamic banks (4) religiosity have a positive and significant effect on people’s preference for saving in Islamic banks, (5) service quality have a positive and significant effect on preferences people to saving in Islamic bank.
The implications of the conclusions above is to increasing people’s preferences for saving in Islamic banks, looking for information about Islamic banks so that it can be taken into consideration when people want to saved. Besides that, Islamic banks must also be massively related to existing promotions also need to conduct socialization related to religious values that exist in Islamic banks. Islamic banks must continue to improve the quality of existing service and if necessary, improve again so that it is more attractive to the public to save in Islamic banks.
3782640560C1I016009FACTORS AFFECTING THE INTEREST OF ACCOUNTING DEPARTMENT STUDENTS TO BECOME PUBLIC ACCOUNTANTSPenelitian ini menganalisis Penghargaan Finansial, Lingkungan Kerja & Pengakuan
Profesi terhadap Minat Mahasiswa Menjadi Akuntan Publik. Data penelitian dilakukan melalui
survei dengan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh sebagai data primer dan dikumpulkan
melalui kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Mahasiswa Fakultas Ekonomi
Universitas Jenderal Soedirman. Sampel penelitian menggunakan convenience sampling, dan
diperoleh data sebanyak 133 responden.
Analisis data menggunakan IBM SPSS 25 for Windows. Hasil penelitian ini menunjukkan
bahwa variabel financial reward berpengaruh signifikan positif terhadap minat belajar siswa.
Variabel Lingkungan Kerja dan Pengakuan Profesi tidak berpengaruh positif terhadap minat
mahasiswa.
This research analyzes the Financial Reward, Work Envinronment & Professional
Recognition on Student Interest Become Public Accountant. The research data was
conducted through a survey with a quantitative approach. Data obtained as primary data
and collected through a questionnaire. The population in this study is the entire Student in
Faculty of Economic of Jenderal Soedirman University. The research sample used
convenience sampling, and the data obtained was 133 respondents.
Data analysis using IBM SPSS 25 for Windows. The results of this study indicate that
financial reward variable has a positive significant effect on student interest. Work
Envinronment and Profesional Recognition variable do not have a positive effect on student
interest.
3782740311F1C019045MANAJEMEN PRIVASI KOMUNIKASI MAHASISWA PENGGUNA SECOND ACCOUNT INSTAGRAM (Studi Pada Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman)Instagram menjadi platform bagi individu dalam berkomunikasi dan membangun hubungan secara virtual dengan cakupan yang lebih luas. Salah satunya dalam urusan yang bersifat profesional seperti membangun dan memperluas relasi. Luasnya cakupan relasi dan didukung dengan kemudahan akses di instagram membuat individu merasa kurang nyaman ketika membagikan informasi yang sifatnya pribadi. Ketidaknyamanan yang dirasakan pada akhirnya memunculkan maraknya fenomena second account instagram di kalangan generasi muda tidak terkecuali mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan di balik penggunaan second account instagram serta pengungkapan diri yang dilakukan individu dalam membagikan informasi pribadinya. Penelitian yang dilakukan juga ingin mengetahui manajemen privasi komunikasi individu dalam second account instagram. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian yang didapatkan kemudian dianalisis menggunakan teori Manajemen Privasi Komunikasi milik Sandra Petronio. Pengumpulan data dilakukan menggunakan observasi dan wawancara mendalam dengan empat informan yang dipilih berdasarkan teknik purposive sampling. Hasilnya menunjukkan bahwa faktor ketidaknyamanan dalam akun utama instagram menjadi alasan individu menggunakan second account instagram. Individu lebih bebas dalam mengungkapkan dirinya dan membagikan informasi pribadi hanya kepada teman yang dipercaya. Manajemen privasi komunikasi dalam second account dibuktikan dari sejumlah batasan dan aturan yang diterapkan ketika membagikan informasi pribadi, salah satunya dengan memanfaatkan fitur instagram seperti private account dan close friend. Komunikasi yang terjalin melalui aktifnya pembagian konten dan informasi pribadi dalam second account membuat hubungan antara individu dengan followers menjadi semakin dekat.Instagram is a platform for individuals to communicate and build virtual relationships. For professional matters, Instagram is used to build and expand relationships with followers. On the other hand, relationships that have been built with many followers and supported with easier access on Instagram make individuals feel uncomfortable sharing their personal information. Now, the use of a second Instagram account became a phenomenon among the young generation. This study aims to find out the reasons behind the use of the second account instagram and see how self-disclosure is done by individuals when sharing personal information. This research also wanted to know the communication privacy management on the second account. This study uses a qualitative method with a phenomenological approach and Sandra Petronio’s Communication Privacy Management Theory for the analysis. The data collection technique used in this study is observation and in-depth interviews with four informants selected by purposive sampling technique. The results of the study show that the discomfort when using the main account instagram became the reason why individuals use second account. They feel more comfortable expressing themselves and sharing personal information only with trusted friends on that account. The management of communication privacy on the second account can be seen from several privacy boundaries and rules that are applied when individuals share personal information. Individuals also use Instagram's features such as private accounts and close friends. The communication established through sharing content and personal information on the second account makes the relationship between the individual and the followers even closer.
3782840561E1A019063ANALISIS YURIDIS TERHADAP PERBUATAN MELAWAN HUKUM BANK DALAM KASUS PEMBOBOLAN REKENING NASABAH BANK MANDIRI CABANG KUDUS (Studi Putusan Nomor: 281/Pdt/2022/PT.SMG)Bank memiliki kegiatan usaha yaitu menghimpun dan menyalurkan dana dari masyarakat. Bank menjamin dana masyarakat yang disimpan aman karena dalam melakukan kegiatan usahanya sudah diatur oleh undang-undang, namun dalam melakukan kegiatan usaha tersebut Bank bisa melakukan kesalahan prosedur yang mengakibatkan hilangnya dana nasabah. Penelitian ini bertujuan menganalisa pertimbangan hukum Majelis Hakim dalam menentukan unsur-unsur Perbuatan Melawan Hukum Bank dan pertimbangan hukum Majelis Hakim dalam mengabulkan tuntutan ganti rugi berdasarkan Perbuatan Melawan Hukum pada Putusan Pengadilan Negeri Semarang Nomor: 281/Pdt/2022/PT.SMG. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier yang dilakukan dengan studi kepustakaan. Data disajikan dalam bentuk uraian logis, sistematis dan rasional kemudian dianalisis secara normatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, Majelis Hakim secara tegas menentukan Perbuatan Melawan Hukum Tergugat yaitu melakukan penarikan dana dari rekening Tabungan Penggugat atas permintaan orang lain memenuhi salah satu unsur Perbuatan Melawan Hukum yaitu melanggar hak subjektif orang lain. Selain unsur melanggar hak subjektif orang lain, Penulis berpendapat adanya kekurang sempurnaan Branch Delivery System (BDS) untuk menyimpan identitas nasabah yang dimiliki oleh Tergugat memenuhi unsur bertentangan dengan kewajiban hukum si Pembuat atau Pelaku karena bertentangan dengan Pasal 20 ayat (1) dan Pasal 59 ayat (2) POJK Nomor 23 Tahun 2019 tentang Penerapan Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme di Sektor Jasa Keuangan serta Pasal 2 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan. Majelis Hakim mengabulkan tuntutan ganti kerugian materiil Penggugat sebesar Rp. 5.800.090.000,00 karena perbuatan Tergugat telah memenuhi semua syarat-syarat mengajukan ganti kerugian dalam Pasal 1365 KUH Pedata.Banks have business activities, namely collecting and distributing funds from the public. The Bank guarantees that public funds are kept safe because in carrying out its business activities it is regulated by law, but in carrying out these business activities the Bank can make procedural errors that result in the loss of customer funds. This study aims to analyze the legal considerations of the Panel of Judges in determining the elements of the Bank's Unlawful Act and the legal considerations of the Panel of Judges in granting compensation claims based on Unlawful Acts in the Semarang District Court Decision Number: 281/Pdt/2022/PT.SMG. This study uses a normative juridical approach with analytical and descriptive research specifications. The type of data used in this research is secondary data which consists of primary, secondary and tertiary legal materials which are obtained through literature studies. The data is presented in the form of logical, systematic, and rational descriptions and then analyzed qualitatively and normatively. Based on the results of the research and discussion, the Panel of Judges firmly determined the Unlawful Act of the Defendant, namely withdrawing funds from the Plaintiff's Savings account at the request of another person, fulfilling one of the elements of the Unlawful Act, namely violating the subjective rights of others. In addition to the element of violating the subjective rights of other people, the author believes that the existence of a Branch Delivery System (BDS) imperfection to store customer identities owned by the Defendant fulfills elements contrary to the legal obligations of the maker or perpetrator because it is contrary to Article 20 Paragraph (1) letter a and Article 59 paragraph (2) Indonesian financial services authority regulation number 23 of 2019 concerning the implementation of anti-money laundering and prevention of terrorism financing programs in the financial services sector and Article 2 of Law Number 10 of 1998 concerning Banking. The Panel of Judges granted the Plaintiff's claim for material compensation of IDR 5,800,090,000.00 because the actions of the defendant have fulfilled all the requirements for filing compensation in Article 1365 of the Civil Code.
3782940536K1B019035Analisis Faktor yang Mempengaruhi Kemiskinan di Jawa Tengah Menggunakan Model Multivariate Adaptive Regression SplinePada penelitian ini akan dikaji faktor-faktor yang mempengaruhi kemiskinan di Jawa Tengah menggunakan model multivariate adaptipve regression spline (MARS). Variabel respon yang digunakan adalah persentase penduduk miskin, sedangkan variabel prediktor yaitu faktor-faktor yang mempengaruhi kemiskinan meliputi persentase tempat tinggal dengan jenis lantai terbuat dari tanah, persentase indeks pembangunan manusia, persentase rumah tangga yang tidak memiliki fasilitas buang air besar/bersama-sama dengan rumah tangga lain, persentase rumah tangga yang sumber penerangan nya tidak menggunakan listrik, persentase rumah tangga yang sumber air minum berasal dari sumur tak terlindungi/mata air tak terlindung/air permukaan/air hujan, persentase rumah tangga yang menggunakan bahan untuk memasak sehari-hari adalah kayu bakar/arang/minyak tanah, persentase penduduk yang mempunyai keluhan kesehatan tetapi tidak sanggup membayar biaya pengobatan, dan persentase tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK). Model MARS didasarkan pada nilai GCV (generalized cross validation) terkecil dari kombinasi fungsi basis, interaksi maksimum, dan observasi minimum. Model MARS terbaik diperoleh dari model yang mempunyai GCV minimum dengan kombinasi fungsi basis sebesar 16, interaksi maksimum bernilai 2, dan observasi minimum bernilai 1.

In this study, we will examine the factors that influence poverty in Central Java using a multivariate adaptipve regression spline (MARS) model. The response variable is the percentage of poor people; meanwhile the predictor variables i.e. factors affecting poverty include the percentage of residential having soil floor, the percentage of human development index, the percentage of households having no defecation facilities or sharing the defecation facilities, the percentage of households which have no access to electricity as lighting sources, the percentage of households source of drinking water is unprotected wells/unprotected springs/surface water/rainwater, the percentage of households use firewood/charcoal/kerosene for daily cooking, the percentage of the population who have health complaints but cannot afford medical expenses, and the percentage of labor force participation rate. The MARS model is based on the smallest GCV (generalized cross validation) values of the combination of basis function, maximum interaction and minimum observation. The best MARS model having minimum GCV with combination of basis function of 16, maximum interaction of 2, and minimum observation of 1.
3783040535D1A019159PENGARUH FREKUENSI PEMBERIAN PAKAN YANG BERBEDA TERHADAP PERTAMBAHAN BOBOT BADAN MINGGUAN (PBBM) DAN BOBOT PANEN (BP) PADA TERNAK AYAM BROILERPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui frekuensi pemberian pakan yang berbeda terhadap PBBM dan bobot panen ayam broiler. Materi penelitian yang digunakan adalah ayam broiler strain Cobb, dengan jumlah sebanyak 9.389 ekor, yang terbagi jadi dua yaitu pada frekuensi pemberian pakan langsung (L) sebanyak 5.048 ekor dan pemberian pakan bertahap (B) sebanyak 4.341 ekor. Kandang yang digunakan adalah open house dengan model atap monitor, pada setiap flock berukuran (6m x 86m). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei di PT. Berkat Unggas Sehat Sejahtera (BUSS). Analisis menggunakan uji T berpasangan, variabel yang digunakan berupa frekuensi pemberian pakan secara langsung (L) atau satu kali dan bertahap (B) atau tiga kali terhadap Pertambahan bobot badan mingguan (PBBM) dan Bobot panen (BP) pada ternak ayam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata – rata dan simpang baku PBBM pada frekuensi (L) dan (B) masing – masing rataan diperoleh pada pekan satu sebesar 21,29±0,90 dan 21,05±0,36, pekan kedua 39,24±0,30 dan 39,38±0,93, pekan ketiga 55,24±0,50 dan 53,38±0,54, pekan keempat 61,76±1,07 dan 69±1,93 sehingga diperoleh rataann total 177,53±2,77 g dan 182,81±3,76 g sedangkan bobot panen, diperoleh pada frekuensi (L) rataan 1698±129 g dan pada frekuensi (B) rataan 1777±146 g. Hasil analisis menggunakan uji T diperoleh bahwa frekuensi pemberian pakan berpengaruh tidak nyata pada PBBM dan BP ternak ayam broiler. Kesimpulan pada penelitian ini bahwa frekuensi pemberian pakan tidak berpengaruh terhadap PBBM dan BP.This study aims to determine the frequency of different feeding of PBBM and harvest weight of broiler chickens. The research material used was Cobb strain broiler chickens, with a total of 9,389 individuals, which were divided into two, namely the frequency of direct feeding (L) of 5,048 individuals and gradual feeding (B) of 4,341 individuals. The cage used is an open house with a monitor roof model, in each flock measuring (6m x 86m). The method used in this research is a survey at PT. Thanks to Healthy and Prosperous Poultry (BUSS). Analysis used a paired T test, the variables used were the frequency of feeding directly (L) or once and gradually (B) or three times on weekly body weight gain (PBBM) and harvested weight (BP) in chickens.
The results showed that the mean and standard deviation of PBBM at frequencies (L) and (B) were each average obtained in week one of 21.29 ± 0.90 g and 21.05 ± 0.36 g, the second week 39.24 ± 0.30 g and 39.38 ± 0.93 g, the third week 55.24 ± 0.50 g and 53.38 ± 0.54 g, the fourth week 61.76 ± 1.07 g and 69 ± 1.93 g so that a total average of 177.53 ± 2.77 g and 182.81 ± 3.76 g was obtained, while the harvested weight was obtained at an average frequency (L) of 1698 ± 129 g and at a frequency (B) an average of 1777 ± 146 g.The results of the analysis using the T test showed that the frequency of feeding had no significant effect on PBBM and BP of broiler chickens. The conclusion in this study is that the frequency of feeding has no effect on PBBM and BP.
3783140562K1B019041Peramalan Nilai Tukar Petani di Provinsi Jawa Tengah Menggunakan Fuzzy Time Series ChenNilai Tukar Petani (NTP) merupakan indeks harga yang diterima petani (harga jual output hasil pertanian) berbanding dengan indeks yang dibayarkan petani (harga untuk pengolahan lahan). Data yang digunakan untuk peramalan adalah data NTP Provinsi Jawa Tengah dari bulan Januari 2017 sampai Agustus 2022. Hasil peramalan untuk NTP bulan September 2022 yang dihitung secara manual maupun dengan program adalah 105,57143 dengan MAPE 0,376%. Hal ini mengindikasikan bahwa program yang digunakan untuk peramalan sudah sangat baik. Selanjutnya dengan menggunakan program, diramalkan NTP di Provinsi Jawa Tengah sampai Desember 2024. Hasil peramalan menunjukkan bahwa NTP di Jawa Tengah di atas 100%. Hal ini menunjukkan bahwa petani di Jawa Tengah sampai bulan Desember 2024 mengalami keuntungan atas hasil pertaniannya.Farmer’s Exchange Rate (NTP) is an index of the price received by farmers (selling price of agricultural products) compared to the index paid by farmers (prices for cultivating land). The data used for forecasting is NTP data for Central Java Province from January 2017 to August 2022. Forecasting results for The NTP for September 2022, which is calculated manually or with the program, is 105,57143 with a MAPE of 0,376%. This indicates that the program used for forecasting is very good. Furthermore, using the program, the NTP is predicted in Central Java Province until December 2024. Forecasting results shows that the NTP in Central Java is above 100%. This shows that farmers in Central Java until December 2024 are experiencing profits from their agricultural products.
3783240491D1B021010PENGARUH ADSORBEN SEKAM PADI DENGAN AKTIVATOR HCl YANG BERBEDA TERHADAP KONSUMSI PAKAN DAN AIR MINUM AYAM BROILER Penelitian berjudul “Pengaruh Adsorben Sekam Padi dengan Aktivator HCl yang berbeda terhadap Konsumsi Pakan dan Minum Ayam Broiler” telah dilaksanakan mulai dari 23 April 2023 sampai 29 Mei 2023 di Desa Dawuhankulon, Kedungbanteng, Banyumas. Materi yang digunakan yaitu 120 ayam broiler umur 1 hari, pakan CP 511 produksi PT Charoen Pokphand Indonesia, kandang dengan ukuran 1,5 m x 1,5 m x 1,5 m, sebanyak 24 petak dengan litter sekam padi serta tempat minum, tempat pakan dan timbangan digital. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan diulang sebanyak 4 kali. Variabel yang diamati yaitu konsumsi pakan dan konsumsi air minum ayam broiler. Rataan konsumsi pakan yang diperoleh yaitu A0= 12,32 ± 4,01, A1= 13,35 ± 3,77, A2=11,41 ± 2,72, A3= 11,68 ±2,79, A4= 8,89 ± 1,94, A5= 10,67±3,69; rataan konsumsi air minum di peroleh hasil yaitu A0= 6480,79 ± 606,49, A1= 7176± 553,99, A2= 6508,71±525,14, A3=6502,93± 654,52, A4=6791,11± 465,11, A5= 6219,89± 1306,14. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penambahan adsorben sekam padi dengan aktivator HCl yang berbeda belum dapat meningkatkan konsumi pakan dan air minum ayam broiler.The research entitled "The Effect of Rice Husk Adsorbent with Different HCl Activators on Feed and Drinking Consumption of Broiler Chickens" was carried out from 23 April 2023 to 29 May 2023 in Dawuhankulon Village, Kedungbanteng, Banyumas. The material used was 120 broiler chickens aged 1 day, CP 511 feed produced by PT. Charoen Pokphand Indonesia, a cage with a size of 1.5 m x 1.5 m x 1.5 m, 24 plots with rice husk litter and a place to drink, place to feed and digital scales. The method used was a completely randomized design (RAL) with 6 treatments and repeated 4 times. The variables observed were feed consumption and drinking water consumption for broiler chickens. The average feed consumption obtained was A0= 12,32 ± 4,01, A1= 13,35 ± 3,77, A2=11,41 ± 2,72, A3= 11,68 ±2,79, A4= 8,89 ± 1,94, A5= 10,67±3,69; the average drinking consumption results were yaitu A0= 6480,79 ± 606,49, A1= 7176± 553,99, A2= 6508,71±525,14, A3=6502,93± 654,52, A4=6791,11± 465,11, A5= 6219,89± 1306,14. Based on the results of the study, it can be concluded that the addition of rice husk adsorbents with different HCl activators has not been able to increase broiler feed and drinking water consumption.
3783340563C1B017077Perspektif Lingkungan pada Minat Beli Smartphone tanpa Adapter Charger
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi nilai hijau dan persepsi resiko hijau melalui kepercayaan hijau memengaruhi minat beli produk smartphone tanpa adapter charger. Responden dalam penelitian ini adalah pengguna smartphone dari berbagai jenis di Purwokerto. Penelitian ini menggunakan 105 responden dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menggunakan metode SEM-PLS menunjukkan bahwa : (1) Persepsi nilai hijau berpengaruh positif terhadap minat beli (2) persepsi resiko hijau tidak berpengaruh negatif terhadap minat beli (3) Kepercayaan hijau berpengaruh positif terhadap minat beli (4) Kepercayaan hijau memediasi pengaruh persepsi nilai hijau terhadap minat beli (5) Kepercayaan hijau tidak memediasi pengaruh persepsi resiko hijau terhadap minat beli.
This study aims to determine the effect of perceived green value and perceived green risk through green trust influencing the intention to buy smartphone products without charger adapters. Respondents in this study were smartphone users of various types in Purwokerto. This study used 105 respondents with the sampling technique used was purposive sampling. Based on the results of research and data analysis using the SEM-PLS method, it shows that: (1) Perceived value of green has a positive effect on purchase intention (2) Perceived risk of green has no negative effect on purchase intention (3) Green trust has a positive effect on purchase intention (4) Green trust mediates the effect of perceived green value on purchase intention (5) Green trust does not mediate the effect of perceived green risk on purchase intention.
3783440287F1A019071PENGARUH PROGRAM MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA (MBKM) TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA FISIP UNSOEDPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Terhadap Prestasi Belajar mahasiswa FISIP Unsoed. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif survei dengan sasaran penelitiannya mahasiswa FISIP Unsoed angkatan 2019 yang mengikuti program MBKM pada semester ganjil dan genap tahun ajaran 2021/2022. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner dan wawancara tidak struktur. Program MBKM berpengaruh secara signifikan terhadap prestasi belajar mahasiswa. Hal ini karena mahasiswa telah mendapatkan dukungan dari pihak kampus, mahasiswa mengikuti program MBKM sesuai dengan minat, bakat, dan jurusan, dan mahasiswa terlibat secara aktif dalam program MBKM yang diikuti sehingga mahasiswa memperoleh prestasi belajar yang sangat tinggi meliputi aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Dari hasil analisa peneliti dapat disimpulkan bahwa program MBKM memiliki pengaruh yang signifikan dan berhubungan positif terhadap prestasi belajar mahasiswa FISIP Unsoed.This study aims to determine the effect of the Merdeka Belajar Kampus Merdeka Program (MBKM) on learning achievement FISIP Unsoed. The method used is a quantitative survey with the research target of FISIP Unsoed students of the 2019 batch who participated in the MBKM program in the odd and even semesters of the 2021/2022 academic year. Data collection technique is done by distributing questionnaires and interviews are not structural. MBKM Program significantly affects learning achievement. This is because students have received support from the campus, students follow the MBKM program in accordance with their interests, talents, and majors, and students are actively involved in the MBKM program that is followed so that students obtain very high learning achievements including cognitive, affective, and psychomotor aspects. From the results of the analysis of researchers can be concluded that the MBKM program has a significant influence and is positively related to learning achievement FISIP Unsoed.
3783540566J1B018054Analisis Judul Berita Politik Pada Surat Kabar Radar BanyumasSkripsi ini berjudul “Analisis Judul Berita Politik pada Surat Kabar Radar Banyumas”. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui kontruksi judul-judul berita politik. (2) Untuk mengetahui faktor sosial yang melatar belakangi judul berita politik pada surat kabar Radar Banyumas.
Bentuk penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data yang digunakan berupa dokumen berita politik pada surat kabar Radar Banyumas edisi November 2022. Yang menjadi fokus dari penelitian ini yaitu pada judul berita politik pada rubik kolom berita politik surat kabar Radar Banyumas. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis fungsi sintaksis untuk mengetahui kontruksi dari judul-judul berita politik pada surat kabar Radar Banyumas, dan secara sosiolinguistik untuk mengetahui faktor sosial yang melatarbelakangi judul-judul berita politik pada surat kabar Radar Banyumas. Hasil dari penelitian ini menunjukan analisis kontruksi judul berita politik Radar Banyumas, terdapat analisis 50 data judul berita politik, yang terdiri dari 44 klausa tunggal, 3 klausa majemuk koordinatif, dan 3 klausa majemuk subordinatif. Hasil analisis sintaksis dari 50 data judul berita politik , terdapat 18 judul berita politik berkontruksi sintaksis S – P – O , 10 judul berita politik berkontruksi S – P – O– K , 10 judul berita politik S – P – K dan 15 judul berita politik S – P. Kemudian analisis faktor sosial pada judul berita politik dapat diketahui bahwa Berita politik memang menyangkut kemanusiaan, serta sebagian besar masyarakat ikut terlibat dalam mekanisme dalam politik. Ruang lingkup politik yang dibahas Radar Banyumas memiliki jarinngan yang sangat luas, dari daerah, nasional, bahkan internasional.


This thesis is entitled "Analysis of Political News Titles in Radar Banyumas Newspaper". This aims of this research are (1). Know the construction of political news titles. (2.) To find out the social factors behind political news titles in Radar Banyumas newspaper.
The research is qualitative descriptive. The data used in the form of political news documents in the November 2022 edition of Radar Banyumas newspaper. The focus of this research is on political new titles in politica news column rubic of Radar Banyumas newspaper. This research using the analysis method of syntactic functions to find out the construction of political news titles in the Radar Banyumas newspaper, and sociolinguistically to find out the social factors behind political news titles in the Radar Banyumas newspaper. The results of this research indicate that there is the analysis of the construction of political news titles for Radar Banyumas, there is an analysis of 50 data on political news titles, which consist of 44 single clauses, 3 coordinative compound clauses, and 3 subordinative compound clauses. The results of the syntactic analysis of 50 data on political news titles, there are 18 political news titles with the syntactic construction of S – P – O, 10 political news titles with the construction of S – P – O – K, 10 political news titles S – P – K and 12 political news titles S–P. Then the analysis of social factors in political news headlines can be seen that political news is indeed about humanity, and most people are involved in mechanisms in politics. The political coverage discussed by Radar Banyumas has a very wide network, ranging from regional, national and even international.
3783640567K1C018017Pemodelan dan Uji Kualitas Mikrodosimetri dari Sumber Neutron Double Layer Beam Shaping Assembly (DLBSA) pada Mikrosel berisi Boron di dalam Phantom Air Menggunakan Program PHITSPenelitian mengenai simulasi dosimetri Boron Neutron Capture Therapy (BNCT)
adalah terapi yang memanfaatkan interaksi neutron termal dengan inti boron-10
yang menghasilkan partikel alfa dan inti lithium. Uji mikrodosimetri dimaksudkan
untuk mengevaluasi efek radiasi pada tingkat sel. Efek radiasi pada tingkat sel
dapat dinyatakan dalam bentuk Linear Energy Transfer (LET) dan kemampuan
kerusakan pada organ biologis melalui besaran yang ditunjukkan Relative
Biological Effectiveness (RBE). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan model mikrosel berisi 10B dalam phantom air dan menentukan kualitas mikrodosimetri
dalam bentuk LET dan RBE dari berkas neutron DLBSA pada phantom air.
Prosedur penelitian dibagi menjadi beberapa tahapan yaitu, tahap persiapan,
pembuatan model, penyusunan program, dan simulasi, kemudian analisis data.
Penelitian dilakukan dengan metode simulasi menggunakan pemrograman Particle
and Heavy Ion Transport code System (PHITS). PHITS digunakan untuk
memodelkan geometri mikrosel dan mensimulasikan jejak partikel yang
berinteraksi dengan materi. Sumber neutron berasal dari kolimator Double Layer
Beam Shaping Asembly (DLBSA) berbasis siklotron 30 MeV. Keluaran dari
simulasi PHITS berupa fluks neutron termal dan spektrum LET. Hasil dari
penelitian berupa model mikrosel berisi 10B dalam phantom air. Nilai Linear
Energy Transfer yang dihasilkan interaksi neutron dengan mikrosel memiliki nilai
yang bervariasi. Hasil perhitungan Linear Energy Transfer diperoleh nilai LET
tertinggi pada Alfa sebesar 281,84 KeV/um, pada 7
Li sebesar 354,81 KeV/um, dan
pada Proton sebesar 89,125 KeV/um. Hasil perhitungan nilai RBE pada Alfa
diperoleh sebesar 9,83, pada 7
Li sebesar 6,11, dan proton sebesar 4,45.
Research on the dosimetric simulation of Boron Neutron Capture Therapy (BNCT) is a therapy that utilizes thermal neutron interactions with boron-10 nuclei that produce alpha particles and lithium nuclei. Microdosimetric tests are intended to evaluate the effects of radiation on the cell level. The effects of radiation at the cell level can be expressed in the form of Linear Energy Transfer (LET) and damage capabilities in biological organs through the magnitude indicated by Relative Biological Effectiveness (RBE). This study aims to obtain a 10B microcell model in the water phantom and determine the microdoseymmetry quality in the LET and RBE form of the DLBSA neutron file on the water phantom. The research procedures are divided into several stages: preparation, model building, program drafting, and simulation, then data analysis. Research was conducted using simulation methods using Particle and Heavy Ion Transport System (PHITS) programming. PHITS is used to model microcell geometry and simulate traces of particles interacting with matter. Neutron sources originate from a 30 MeV cyclotron-based Double Layer Beam Shaping (DLBSA) collimator. The outputs of PHITS simulations are thermal neutron flux and LET spectrum. The results of the study were a 10B model of microcells in water phantom. The resulting Linear Energy Transfer value of neutron interactions with microcells has varying values. Linear Energy Transfer has the highest LET value at 281.84 KeV/um, at 7Li at 354.81 KeV/um, and at 89.125 KeV/um. The RBE value for Alfa was 9.83, at 7Li at 6.11, and the proton at 4.45.
3783740568L1A019014INDEKS DAN STATUS KEBERLANJUTAN KLASTER NILA SALIN (Oreochromis niloticus) DI KABUPATEN PATIIkan nila salin (Oreochromis niloticus) merupakan salah satu ikan yang dikembangkan di Indonesia dan menjadi salah satu jenis ikan nila yang memiliki beberapa keunggulan. Pengembangan strain ikan nila salin di lokasi penelitian menjadi salah satu upaya dalam pemanfaatan tambak udang yang sudah tidak dimanfaatkan akibat terhentinya produksi udang. Pengembangan ikan nila salin juga diharapkan dapat membantu dalam Peningkatan upaya ketahanan pangan dalam negeri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis nilai indeks dan status keberlanjutan dari setiap dimensi serta atribut sensitif yang dapat didorong dalam pengembangan keberlanjutan klaster nila salin di Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Penelitian ini dilaksanakan
pada tanggal 6-10 Maret 2023. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Pengambilan data primer menggunakan metode observasi, dokumentasi, dan kuesioner yang digunakan untuk wawancara kepada responden kunci. Data primer yang didapat dianalisis menggunakan software Rapfish (Rapid Appraishal for Fisheries). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dimensi sosial ekonomi dalam status “Berkelanjutan” dengan nilai indeks 86,47. Dimensi yang berada dalam status “Cukup Berkelanjutan” yaitu dimensi tata niaga dan pasar (69,44), dimensi regulasi dan kelembagaan (59,015), dimensi pembiayaan mikro (57,93), dimensi promosi dan pengembangan produk (51,07), serta dimensi produksi dan ekologi (50,030). Sedangkan dimensi teknologi dan infrastruktur memiliki kategori status keberlanjutan “Kurang Berkelanjutan” dengan nilai indeks (49,25). Berdasarkan nilai tersebut, status keberlanjutan dari klaster nila salin di lokasi penelitian tergolong baik dan cukup berkelanjutan.
Saline tilapia (Oreochromis niloticus) is one of the fish developed in Indonesia and is one of the tilapia strains that has several advantages. The development of saline tilapia strains at the research site is one of the efforts to utilise shrimp ponds that have not been used due to the cessation of shrimp farming. The development of saline tilapia is also expected to help in improving domestic food security efforts. The objective of this study is to analyse
the index value and sustainability status of each dimension as well as sensitive attributes that can be encouraged in the development of saline tilapia cluster sustainability in Tunggulsari Village, Tayu District, Pati Regency, Central Java. This research was Conducted on 6-10 March 2023. This type of research is qualitative. Primary data were collected using observation, documentation, and questionnaires used to interview key respondents. The primary data obtained was analysed using Rapfish (Rapid Appraishal for Fisheries) software. The results of this study indicate that the socio-economic dimension is in "Sustainable" status with an index value of 86.47. Dimensions that are in the "Moderately Sustainable" status are the dimensions of trade and markets (69.44), regulatory and institutional dimensions (59.015), microfinance dimensions (57.93), promotion and product
development dimensions (51.07), and production and ecological dimensions (50.030). Meanwhile, the technology and infrastructure dimension has a sustainability status category of "Less Sustainable" with an index value of (49.25). Based on this value, the sustainability status of the saline tilapia cluster in the research location is classified as good and moderately sustainable.
3783840569I1A018118FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MANAJEMEN LAKTASI PADA IBU MENYUSUI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ADIPALA II KABUPATEN CILACAPABSTRAK

Latar Belakang: Cakupan pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Adipala II belum mencapai target Kementerian Kesehatan yaitu 80%. Salah satu penyebab kegagalan pemberian ASI eksklusif adalah manajemen laktasi yang kurang baik. Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan manajemen laktasi pada ibu menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Adipala II Kabupaten Cilacap.

Metode: Penelitian ini menggunakan metode analitik kuantitatif dengan pendekatan Cross-sectional. Populasi adalah ibu menyusui yang memiliki bayi usia 0-11 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Adipala II Kabupaten Cilacap sejumlah 498. Jumlah sampel sebesar 109 ditentukan melalui Proportional Random Sampling. Data dianalisis secara univariat, bivariat, dan multivariat.

Hasil Penelitian: Analisis bivariat menggunakan uji Chi Square variabel yang berhubungan dengan manajemen laktasi: pengetahuan (0,031) dan dukungan suami (0,016). Sedangkan variabel yang tidak berhubungan: persepsi ibu (0,052), efikasi diri (0,456), keikutsertaan kelas ibu hamil (0,678), dan dukungan petugas kesehatan (0,440). Hasil analisis multivariat menggunakan Regresi Logistik Berganda, pengetahuan merupakan variabel yang paling berpengaruh dengan Odds Ratio (OR) 3,180.

Simpulan: Ibu dengan pengetahuan tinggi memiliki kemungkinan 3,180 lebih besar untuk melakukan manajemen laktasi dengan baik. Pengetahuan yang baik akan memudahkan dalam menyerap dan memahami informasi, sehingga ibu termotivasi untuk melakukan manajemen laktasi dengan baik.
ABSTRACT

Background: The coverage of exclusive breastfeeding in Adipala II Health Center has not reached the Ministry of Health's target of 80%. Poor lactation management is one of the causes. This study aims to determine factors relaed to lactation management among breastfeeding mothers in the working area of the Adipala II Public Health Center, Cilacap Regency.

Method: This is a quantitative analytical research with a cross-sectional design. The population is breastfeeding mothers with who 0-11 months baby in the Working Area of the Adipala II Health Center, Cilacap Regency, counted 498. Sample is recruited by Proportional Random Sampling, counted 109. Data was analyzed in univariate, bivariate and multivariate.

Research Result: Bivariate analysis used the Chi Square test. Variables related to lactation management with p-value less than 0,005 are knowledge (0.031), and husband's support (0.016). Variables not related are mother’s perception (0.052), self-efficacy (0.456), class participation of pregnant women (0.678), and support from health workers (0.440). Multivariate analysis using Multiple Logistic Regression, showed that knowledge is the most influential variable with Odds Ratio (OR) 3.180.

Conclusion: Mothers with high knowledge are 3,180 more likely to carry out lactation management well. It would be easier for a mothers to adsorb and understand information as well as motivated to do lactation management properly when she have a good knowledge.
3783940570J1B016027Tindak Tutur Ekspresif Dalam Web Series Malam Minggu Miko Karya Raditya DikaSkripsi ini berjudul “Tindak Tutur Ekspresif Dalam Web Series Malam Minggu Miko Karya Raditya Dika”. Penelitian ini mendeskripsikan mengenai tindak tutur ekspresif pada web series malam minggu Miko season 1 untuk 3 episode dan season 2 untuk 3 episode. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tindak tutur ekspresif dalam web series malam minggu Miko.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif yang proses penyelesaian masalahnya di selidiki dengan cara menggambarkan atau menuliskan keadaan subjek atau objek-objek penelitian. Penelitian ini juga memberikan gambaran tertentu dari tokoh-tokoh dalam web series, yaitu mendeskripsikan tindak tutur ekspresif pada tokoh yang diteliti pada Web Series “Malam Minggu Miko”.
Metode dan Teknik Pengumpulan Data yang digunakan adalah metode simak, dikarenakan data yang diambil berupa tuturan, dan tuturan tersebut termasuk ke dalam jenis data lisan. Teknik dasar yang digunakan adalah teknik sadap. Teknik lanjutan yang digunakan adalah teknik simak bebas libat cakap, karena peneliti hanya berperan sebagai pengamat tidak terlibat dalam peristiwa pertuturan, serta digunakan teknik catat karena data berupa tuturan dari web series, sehingga data yang ada haruslah dicatat untuk kemudian dilakukan proses analisis.
Berdasarkan hasil penelitian ini ditemukan enam tindak tutur ekspresif yaitu: memuji, mengkritik, mengeluh, mengucapkan selamat, mengucapkan terima kasih, dan meminta maaf. Peneliti menemukan 52 data tindak tutur eskpresif dan tindak tutur yang paling banyak muncul adalah tindak tutur ekspresif memuji. Hal tersebut menunjukkan bahwa tuturan yang ada di dalam Web Series Malam Minggu Miko lebih banyak menggunakan tindak tutur ekspresif memuji. Bila merujuk ke episode yang menjadi objek penelitian ini, maka tindak tutur ekspresif memuji lebih banyak digunakan dengan pertimbangan target dan tujuan dari web series tersebut yang menyasar generasi milenial yang menyukai hal-hal semacam itu.
This thesis is entitled "Expressive Speech Acts in Miko's Sunday Night Web Series by Raditya Dika". This study describes expressive speech acts in the Miko web series Miko season 1 for 3 episodes and season 2 for 3 episodes. The purpose of this study was to find out expressive speech acts in Miko's Saturday night web series.
This study uses a qualitative descriptive research method in which the process of solving the problem is investigated by describing or writing the condition of the subject or research objects. This study also provides certain descriptions of the characters in the web series, namely describing the expressive speech acts of the characters studied in the Web Series "Malam Minggu Miko".
The data collection method and technique used is the observation method, because the data taken is in the form of utterances, and these utterances are included in the type of spoken data. The basic technique used is tapping technique. The follow-up technique used is a speaking technique that is free of engagement, because the researcher only acts as an observer not involved in the speech event, and note-taking techniques are used because the data is in the form of utterances from a web series, so that the existing data must be recorded for later analysis.
Based on the results of this study, six expressive speech acts were found, namely: praising, criticizing, complaining, congratulating, thanking, and apologizing. The researcher found 52 data of expressive speech acts and the speech act that appeared the most was the expressive speech act of praising. This shows that the utterances in Miko's Malam Minggu Web Series use more expressive speech acts of praise. When referring to the episode which is the object of this research, expressive speech acts of praise are more widely used with consideration of the target and purpose of the web series which targets the millennial generation who like such things.
3784040571E1A017105KEADILAN SUBSTANTIF DALAM PUTUSAN HAKIM
( PERSPEKTIF HUKUM POSITIF )
Salah satu isu kunci pembangunan hukum dan penegakan hukum di Indonesia adalah penegakan keadilan yang sejalan dengan tujuan UUD 1945 dan UU Nomor 48 Tahun 2009 yang merupakan dasar pijakan bagi kekuasaan kehakiman dalam menegakkan keadilan. Menciptakan putusan hakim yang berdasarkan pada kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan tidaklah dapat tercapai dengan mudah, hal ini dikarenakan konsep keadilan dalam putusan hakim tidaklah mudah dalam mencari tolok ukurnya. Rasa adil bagi satu pihak, belum tentu dirasakan adil bagi pihak lain. Sesuai pendapat Sudikno M. Perumusan Masalahnya adalah bagaimanakah peranan hakim dalam mewujudkan keadilan substantif dalam memutus perkara dan bagaimanakah tinjauan hukum positif terhadap prosedur hakim dalam mewujudkan keadilan substantif. Metode Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif, spesifikasi penelitian deskriptif analisis, sumber data sekunder : studi kepustakaan dan disajikan dalam bentuk sistematis. Berdasarkan hasil penelitian, Putusan hakim di pengadilan idealnya harus mencerminkan kepastian hukum, keadilan dan kemanfaatan, dimana ketiganya harus dilaksanakan secara kompromi, yaitu menerapkan ketiganya secara berimbang dan proporsional. Dengan kata lain, pemaknaan keadilan substantif, berarti hakim bisa mengabaikan bunyi undang-undang jika undang-undang tidak memberikan rasa keadilan, tetapi tetap berpedoman pada formal procedural undang-undang yang memberikan kepastian hukum. Oleh karena itu, berdasarkan hasil penelitian sangat penting untuk menganalisis terkait dengan bagaimana pengertian hakim, tugas dan peran hakim, pengawasan hakim, putusan hakim, sistem hukum positif agar ketika hakim dalam memberikan pertimbangan hukum hakim pada proses pemidanaan dapat memberikan keadilan substantif dalam putusan hakimnya.One of the key issues in law development and law enforcement in Indonesia is the enforcement of justice which is in line with the objectives of the 1945 Constitution and Law Number 48 of 2009 which are the foundation for judicial power in upholding justice. Creating a judge's decision based on legal certainty, justice and expediency cannot be achieved easily, this is because the concept of justice in a judge's decision is not easy to find benchmarks for. A sense of fairness for one party, does not necessarily feel fair for another party. According to the opinion of Sudikno M. The formulation of the problem is what is the role of the judge in realizing substantive justice in deciding cases and how is the positive legal review of the judge's procedure in realizing substantive justice. Method The approach used is a normative juridical approach, descriptive analytical research specifications, secondary data sources: literature studies and presented in a systematic form. Based on the research results, the judge's decision in court should ideally reflect legal certainty, justice and expediency, where all three must be carried out in a compromise manner, namely applying all three in a balanced and proportional manner. In other words, the meaning of substantive justice means that judges can ignore the sound of the law if the law does not provide a sense of justice, but is still guided by the formal procedural law which provides legal certainty. Therefore, based on the research results it is very important to analyze related to how the understanding of judges, the duties and roles of judges, the supervision of judges, the judge's decision, the positive law system so that when a judge gives legal considerations a judge in the sentencing process can provide substantive justice in his judge's decision.