Artikelilmiahs
Menampilkan 37.021-37.040 dari 48.996 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 37021 | 39879 | I1D018006 | Pengaruh Substitusi Tepung Rumput Laut (Eucheuma cottonii) dan Penambahan Kurma (Phoenix dactylifera) terhadap Sensori, Kadar Fenolik dan Serat pada Biskuit untuk Penderita Hipertensi | Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menurunkan risiko terjadinya hipertensi adalah dengan konsumsi makanan dengan kandungan serat dan senyawa fenolik. Rumput laut dikenal sebagai bahan pangan dengan kadar serat tinggi (25,05%) sementara kurma kaya kandungan fenolik (0,75 – 1,24 mg/100 g). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung rumput laut dan penambahan kurma terhadap mutu sensori, kandungan fenolik dan serat dalam produk biskuit. Penelitian menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 9 kombinasi perlakuan dan 3 kali ulangan. Faktor yang diteliti adalah susbtitusi tepung rumput laut (R) terdiri dari 3 taraf yaitu R1 (10%); R2 (15%); R3 (20%) dan penambahan daging buah kurma (K) yaitu K1 (20 g); K2 (25 g); K3 (30 g). Variabel kimia yang diamati meliputi kadar serat dan kadar fenolik, sedangkan variabel sensori meliputi uji hedonik dan mutu hedonic. Substitusi tepung rumput laut dan penambahan kurma memberikan pengaruh yang nyata terhadap penilaian mutu aroma (P=0,002) dan tekstur (P=0,007), sementara itu tidak terdapat pengaruh nyata pada kesukaan warna (P=0,513), aroma (P=0,109), tekstur (P=0,942), dan rasa (P=0,157) biskuit serta pada mutu warna (P=0,114) dan mutu rasa biskuit (P=0,206). Selain itu, substitusi tepung rumput laut dan kurma menunjukkan perbedaan nyata pada kadar fenolik (P=0,004) namun tidak pada kadar serat (P=0,093). Terdapat pengaruh substitusi tepung rumput laut dan penambahan kurma pada kadar serat dan kadar fenolik biskuit. Formula terbaik (R1K2) yang disubstitusi 10% tepung rumput laut dan 25 g kurma, dengan kandungan serat 1,012 g dan fenolik 1,743 mg GAE/g, mampu mencukupi kebutuhan serat makanan selingan diet DASH dengan pemberian 3 keping biskuit setiap selingan. | One way that can be done to reduce the risk of hypertension is by consuming foods that contain fiber and phenolic compounds. Seaweed is known as a food ingredient with high fiber content (25.05%) while dates are rich in phenolic content (0.75 – 1.24 mg/100 g). This study aims to determine the effect of seaweed flour substitution and the addition of dates on sensory quality, phenolic content and fiber in biscuit products. The study used an experimental method with a randomized block design (RBD) consisting of 9 treatment combinations and 3 replications. The factors studied were seaweed flour substitution (R) consisting of 3 levels, namely R1 (10%); R2 (15%); R3 (20%) and the addition of date palm flesh (K) namely K1 (20 g); K2 (25 g); K3 (30 g). Chemical variables observed included fiber content and phenolic content, while sensory variables included hedonic tests and hedonic quality. Substitution of seaweed flour and the addition of dates had a significant effect on aroma (P=0.002) and texture (P=0.007), meanwhile there was no significant effect on color preference (P=0.513), aroma (P=0.109), texture (P=0.942), and taste (P=0.157) of biscuits as well as color quality (P=0.114) and taste quality of biscuits (P=0.206). In addition, substitution of seaweed flour and dates showed significant differences in phenolic content (P=0.004) but not in fiber content (P=0.093). There is an effect of substitution of seaweed flour and the addition of dates on fiber content and phenolic content of biscuits. The best formula (R1K2) substituted with 10% seaweed flour and 25 g of dates, with a fiber content of 1.012 g and phenolic 1.743 mg GAE/g, is able to meet the dietary fiber needs of the DASH diet by providing 3 pieces of biscuits per snack time. | |
| 37022 | 39881 | E1A019121 | TENGGANG WAKTU PENGAJUAN GUGATAN DALAM SENGKETA TATA USAHA NEGARA DAN KEABSAHAN KTUN (Studi Putusan Nomor 471 K/TUN/2021 juncto Putusan Nomor 85/G/2020/PTUN.SMG) | Penelitian ini menggunakan objek Putusan Kasasi Nomor 471 K/TUN/2021 yang membatalkan Putusan Nomor 113/B/2021/PT.TUN.SBY dan Putusan Nomor 85/G/2020/PTUN.SMG. Putusan kasasi mengabulkan gugatan Penggugat untuk seluruhnya dengan memberikan pertimbangan hukum mengenai tenggang waktu mengajukan gugatan belum melewati 90 (sembilan puluh) hari. Berbeda pada objek Putusan Nomor 85/G/2020/PTUN.SMG yang dalam amar putusan menyatakan gugatan tidak diterima karena tenggang waktu pengajuan gugatan Tata Usaha Negara telah melewati 90 (sembilan puluh) hari sebagaimana diatur dalam Pasal 55 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 sehingga hakim tidak memeriksa sampai pada pokok perkara, sedangkan Putusan Nomor 471 K/TUN/2021 menyatakan batal KTUN objek gugatan yang diwajibkan kepada Tergugat untuk mencabut KTUN atas nama Penggugat. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan perhitungan tenggang waktu pengajuan gugatan Tata Usaha Negara adalah 90 (sembilan puluh) hari, tetapi yang membedakan adalah saat mulai dihitungnya yaitu setelah keluarnya penyelesaian upaya administratif terakhir. Hari yang dimaksud adalah hari kerja sebagaimana dalam Pasal 1 angka 9 Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2018. Terkait keabsahan KTUN, dalam pembuatan KTUN haruslah memenuhi syarat formil dan materiil. KTUN objek gugatan dibatalkan oleh Majelis Hakim sebab tidak memenuhi syarat materiil karena bertentangan dengan peraturan perundang-undangan dan melanggar asas-asas umum pemerintahan yang baik (AUPB). | This research utilizes the object of Cassation Decision Number 471/K/TUN/2021, which annuls Decision Number 113/B/2021/PT.TUN.SBY and Decision Number 85/G/2020/PTUN.SMG. the cassation decision grants the Plaintiff’s lawsuit in its entirety, providing legal considerations regarding the time limit for filling a lawsuit, which has not exceeded 90 (ninety) days. In contrast, in the object of Decision Number 85/G/2020/PTUN.SMG, the decree states that the lawsuit is not accepted due to the time limit for filling a State Administrative Lawsuit exceeding 90 (ninety) days, as regulated in Article 55 of Law Number 5 of 1986. Consequently, the judge did not examine the substance of the case. On the other hand, Decision Number 471 K/TUN/2021 declares the annulment of the Administrative Courts decision, obligating the Defendant to revoke the Administrative Courts decision specifically on behalf of the Plaintiff. This study employs a normative juridical method with a legislative approach, a case approach, and a conceptual approach. The research findings indicate that the calculation of the time limit for filling a State Administrative Lawsuit is 90 (ninety) days. However, the distinguishing factor lies in the starting point of the calculation, which begins after the issuance of the final administrative settlement. The “day” refers to working days as stated in Article 1 Number 9 of the Supreme Court Regulation of the Republic of Indonesia Number 6 of 2018. Regarding the validity of the Administrative Courts decision, the creation of such a decision must fulfill both formal and materiil requirements. The object of lawsuits Administrative Court decision is annulled by the Panel of Judges because it fails to meet the material requirements as it contradicts the legislative regulation and violates the principles of good governance. Keywords: The Time Limit; State Administrative Lawsuit; Validity of The Administrative Court decision. | |
| 37023 | 39882 | I1J019014 | THE ASSOCIATION BETWEEN DISASTER PREPAREDNESS TRAINING AND THE PREPAREDNESS BEHAVIOR OF THE KSR PMI UNIT OF UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN | HUBUNGAN ANTARA PELATIHAN KESIAPSIAGAAN BENCANA DAN PERILAKU KESIAPSIAGAAN KSR PMI UNIT UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN Dwi Utami , Ridlwan Kamaluddin , Meivita Dewi Purnamasari Abstrak Latar belakang: Kesiapsiagaan adalah serangkaian kegiatan untuk mengantisipasi bencana melalui tindakan yang tepat dan efisien. Kesiapsiagaan sangat penting dalam penanggulangan bencana. KSR PMI Unit Universitas Jenderal Soedirman sebagai komunitas di perguruan tinggi memiliki peran penting dalam penanggulangan bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pelatihan kesiapsiagaan bencana dengan perilaku kesiapsiagaan KSR PMI Unit Universitas Jenderal Soedirman Metodologi: Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian ini melibatkan 65 sampel anggota KSR PMI Unit Universitas Jenderal Soedirman dan teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling. Instrumen dalam penelitian ini yaitu kuesioner perilaku kesiapsiagaan yang dimodifikasi dari kuesioner Mutiasih (2021) and Ramadhanty (2021). Analisis data yang digunakan adalah uji Fisher’s Exact Test. Hasil Penelitian: Responden yang memiliki perilaku kesiapsiagaan dalam kategori tinggi sebanyak 86.2%, sedangkan responden yang berada pada kategori rendah sebanyak 13.8%. Analisis data dengan uji Fisher’s Exact test menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pelatihan kesiapsiagaan dengan perilaku kesiapsiagaan (p=0,000). Kesimpulan: Ada hubungan antara pelatihan kesiapsiagaan bencana dengan perilaku kesiapsiagaan anggota KSR PMI Unit Universitas Jenderal Soedirman. Kata kunci: Kesiapsiagaan, pelatihan, perilaku kesiapsiagaan. | THE ASSOCIATION BETWEEN DISASTER PREPAREDNESS TRAINING AND THE PREPAREDNESS BEHAVIOR OF THE KSR PMI UNIT OF UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN Dwi Utami , Ridlwan Kamaluddin , Meivita Dewi Purnamasari Abstract Background: Preparedness was a series of activities to anticipate disasters through appropriate and efficient measures. Preparedness is critical in disaster management. The KSR PMI Unit of Universitas Jenderal Soedirman, as a community or organization in higher education, has an essential role in disaster management. This study aims to investigate the association between disaster preparedness training and the preparedness behavior of the KSR PMI Unit of Universitas Jenderal Soedirman. Methods: The study used a cross-sectional approach. The study involved a of sample 65 members of KSR PMI Unit of universitas Jenderal Soedirman, and the sampling technique of this study was total sampling. The instrument in this study was the preparedness behavior questionnaire which was modified from Mutiasih (2021) and Ramadhanty (2021) questionnaire. Analysis of the data used was the Fisher’s Exact test. Results: Respondents who had preparedness behavior in the high category were 86.2%, while respondents who were in the low category were 13.8%. Data analysis using the Fisher's Exact test showed that there was a significant relationship between preparedness training and preparedness behavior (p=0.000). Conclusion: There was a relationship between disaster preparedness training and the preparedness behavior of KSR PMI Unit members at Universitas Jenderal Soedirman. Keywords: Preparedness, preparedness behavior, training. | |
| 37024 | 39883 | I1B019078 | PENGARUH VIDEO “REFORMASI (READY FOR MPASI)” TERHADAP PENGETAHUAN DAN MOTIVASI IBU MENYUSUI DALAM KETEPATAN PEMBERIAN MPASI DI KECAMATAN SOKARAJA | ABSTRAK PENGARUH VIDEO “REFORMASI (READY FOR MPASI)” TERHADAP PENGETAHUAN DAN MOTIVASI IBU MENYUSUI DALAM KETEPATAN PEMBERIAN MPASI DI KECAMATAN SOKARAJA Kartika Krida Pambayun¹, Meivita Dewi Purnamasari², Lita Heni Kusumawardani² Latar Belakang: Makanan Pendamping ASI (MPASI) merupakan makanan tambahan pelengkap ASI untuk bayi usia 6 - 24 bulan. MPASI membantu mengembangkan ketrampilan makan, dan proses adaptasi terhadap makanan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh video “REFORMASI (Ready For MPASI)” terhadap pengetahuan dan motivasi ibu menyusui dalam ketepatan pemberian MPASI di Kecamatan Sokaraja. Metodologi: Penelitian menggunakan Quasi experiment with control group pretest and posttest design. Teknik sampling menggunakan quota sampling, total sampel sebanyak 92 responden yaitu 46 kelompok intervensi dan 46 kelompok kontrol. Analisis data menggunakan Uji Mann Withney. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan skor pengetahuan dan motivasi sebelum dan sesudah diberikan Video “REFORMASI (Ready For MPASI)” dengan nilai signifikansi p=0,000 (p<0,05) pada variabel pengetahuan dan p=0,000 (p<0,05) pada variabel motivasi. Kesimpulan: Video “REFORMASI (Ready For MPASI)” pengaruh untuk meningkatkan pengetahuan dan motivasi tentang MPASI pada ibu menyusui. Kata kunci: Bayi usia 0-6 bulan; ibu menyusui; MPASI; Video “REFORMASI (Ready For MPASI)”. ¹.Mahasiswa Jurusan Keperawatan, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Jenderal Soedirman. ².Jurusan Keperawatan, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Jenderal Soedirman. | ABSTRACT THE EFFECT OF THE VIDEO “REFORMASI (READY FOR MPASI)” ON THE KNOWLEDGE AND MOTIVATION OF BREASTFEEDING MOTHERSIN THE PRECISION OF GIVING MPASI IN SOKARAJA DISTRICT Kartika Krida Pambayun¹, Meivita Dewi Purnamasari², Lita Heni Kusumawardani² Background: Complementary foods for breast milk (MPASI) is a complementary food to breast milk for babies aged 6-24 months. MPASI helps develop eating skills and the process of adapting to food. Recearch aimed to find out the effect of the video "REFORMASI (Ready For MPASI)" on the knowledge and motivation of breastfeeding mothers regarding the appropriateness of giving MPASI in the Sokaraja District. Methods: This research used Quasi experiment with control group pretest and posttest design. The sampling technique used quota sampling, a total sample of 92 respondents, namely 46 intervention groups and 46 control groups. Data analysis used the Mann-Withney Test. Results: The results showed that there were differences in knowledge and motivation scores before and after being given the video "REFORMASI (Ready For MPASI)" with a significance value of p=0.000 (p<0.05) on the knowledge variable, and the value of pp=0.000 (p<0.05) on the motivation variable. Conclusion: The video "REFORMASI (Ready For MPASI)" is effect for increasing knowledge and motivation about complementary foods for breastfeeding mothers. Keywords: Babies aged 0-6 months; Breastfeeding mothers; MPASI; Video "REFORMASI (Ready For MPASI)". ¹Nursing Departement Student, Faculty of Health Sciences, Jenderal Soedirman University ² Nursing Departement, Faculty of Health Science, Jenderal Soedirman University. | |
| 37025 | 44174 | H1C020035 | GEOLOGI DAN ESTIMASI SUMBERDAYA ENDAPAN NIKEL LATERIT MENGGUNAKAN METODE ORDINARY KRIGING BLOK CSW1A, DAERAH WEDA, KABUPATEN HALMAHERA TENGAH, PROVINSI MALUKU UTARA | Daerah Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara merupakan wilayah kompleks batuan ultrabasa. Penelitian ini memiliki tujuan utama untuk mengetahui pemodelan dan perhitungan estimasi sumberdaya endapan nikel laterit menggunakan metode Ordinary Kriging. Penelitian ini juga memiliki tujuan pendukung untuk mengetahui kondisi geologi daerah penelitian melalui karakteristik endapan nikel laterit dan batuan dasar. Metode penelitian yang digunakan yaitu analisis petrografi, analisis X-Ray Fluoresence (XRF), dan data sekunder meliputi logging pengeboran berupa data assay, collar, survey, dan data pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukkan profil endapan laterit daerah Weda terbagi atas zona limonit, zona saprolit, dan zona batuan dasar. Batuan dasar di daerah Weda diidentifikasi sebagai batuan peridotit dengan jenis Dunit Terserpentinisasi dan Harzburgit Terserpentinisasi berdasarkan hasil pengamatan petrografi dan didukung oleh geokimia batuan. Daerah Weda memiliki tipe laterit Hydrous Mg-Silicate dicirikan dengan kandungan Ni yang terkayakan pada zona saprolit. Penelitian ini juga memodelkan geometri endapan nikel laterit pada blok 3 dimensi menggunakan metode ordinary kriging (OK) dengan software Surpac 6.6.2. Metode OK akan mengestimasi kadar Ni, Fe, dan MgO pada setiap blok berdasarkan nilai kadar yang diketahui pada setiap lubang bor dengan memperhitungkan korelasi spasialnya dalam bentuk variogram. Pemilihan variogram digunakan untuk memaksimalkan hasil estimasi kadar yang dilakukan dengan cara menentukan kontinuitas maksimum pada semua arah horizontal. Grid blok yang digunakan yaitu 12,5 m x 12,5 m dengan ketebalan blok 2 m. Perhitungan sumberdaya terdiri dari volume, tonnase, dan rata-rata kadar. Pada Zona Limonit memiliki total volume sumberdaya sebesar 496.250 m3 dengan total tonnase sumberdaya sebesar 769.187 ton, rata-rata kadar Ni 1,05%, Fe 37,71%, dan MgO 4,03%. Pada Zona Saprolit dibagi kedalam tiga kelas, yaitu Low Grade Saprolite dengan jumlah volume 65.625 m3, tonnase 103.688 ton, rata-rata kadar Ni 1,53%, Fe 24,44%, dan MgO 15,99%. Medium Grade Saprolite dengan jumlah volume 836.250 m3, tonnase 1.321.275 ton, rata-rata kadar Ni 1,82%, Fe 21,84%, dan MgO 18,96%. High Grade Saprolite dengan jumlah volume 298.125 m3, tonnase 471.038 ton, rata-rata kadar Ni 2,11%, Fe 10,37%, dan MgO 22,74%. | Weda area, Central Halmahera Regency, North Maluku Province, is an area of ultrabasic rock complexes. This research has the main objective of determining the modeling and calculation of resource estimation for nickel laterite deposits using the ordinary Kriging method. This research also has the supporting objective of determining the geological conditions of the research area through the characteristics of nickel laterite deposits and bedrock. The research methods used are petrographic analysis, X-ray fluoresence (XRF) analysis, and secondary data, including drilling logs in the form of assay data, collars, surveys, and other supporting data. The results show that the laterite deposit profile of the Weda area is divided into limonite zones, saprolite zones, and bedrock zones. The bedrock in the Weda area is identified as peridotite rock with the types of serpentinized dunite and serpentinized harzburgite based on petrographic observations and supported by rock geochemistry. The Weda area has a hydrous Mg-silicate laterite type characterized by Ni content that is enriched in the saprolite zone. This research also models the geometry of nickel laterite deposits in 3-dimensional blocks using the ordinary kriging (OK) method with Surpac 6.6.2 software. The OK method will estimate the Ni, Fe, and MgO levels in each block based on the known grade values in each borehole by taking into account their spatial correlation in the form of variograms. The variogram selection is used to maximize the grade estimation results by determining the maximum continuity in all horizontal directions. The grid block used is 12,5 m x 12,5 m with a 2 m block thickness. Resource calculations consist of volume, tonnage, and average grade. The Limonite Zone has a total resource volume of 496.250 m3 with a total resource tonnage of 769.187 tons, an average grade of Ni 1,05%, Fe 37,71%, and MgO 4,03%. The saprolite zone is divided into three classes, namely low-grade saprolite with a total volume of 65.625 m3, a tonnage of 103.688 tons, an average grade of Ni 1,53%, Fe 24,44%, and MgO 15,99%. Medium-grade saprolite has a volume of 836.250 m3, a tonnage of 1.321.275 tons, an average grade of Ni 1,82%, Fe 21,84%, and MgO 18,96%. High-grade saprolite with a volume of 298.125 m3, a tonnage of 471.038 tons, an average grade of Ni 2,11%, Fe 10,37%, and MgO 22,74%. | |
| 37026 | 39884 | G1A019104 | HUBUNGAN MOTIVASI DIRI DAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEPATUHAN DIET DAN AKTIVITAS FISIK PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS 2 SUMBANG BANYUMAS | Latar Belakang: Penderita DM tipe 2 perlu melakukan diet nutrisi dan aktivitas fisik. Kepatuhan diet dan aktivitas fisik memiliki peranan penting terhadap keberhasilan suatu terapi serta mencegah timbulnya komplikasi. Dalam pembentukan suatu perilaku diperlukan adanya motivasi dari dalam diri sendiri serta dukungan orang terdekat seperti keluarga. Tujuan: Mengetahui hubungan motivasi diri dan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet dan aktivitas fisik pasien DM Tipe 2 di Puskesmas Sumbang 2 Banyumas. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Responden yang terlibat dalam penelitian sebanyak 56 pasien DM Tipe 2 di Puskesmas Sumbang 2 dengan teknik consecutive sampling. Penelitian ini menggunakan instrumen kuesioner TRSQ, HDFSS, PDAQ, dan GPAQ. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan signifikan antara motivasi diri (p= 0,006) dan dukungan keluarga (p= 0,001) dengan kepatuhan diet. Sedangkan hubungan motivasi diri (p= 0,092) dan dukungan keluarga (p= 0,097) dengan akrivitas fisik menujukkan hasil tidak adanya hubungan yang signifikan. Kesimpulan: Motivasi diri dan dukungan keluarga berhubungan dengan kepatuhan diet sedangkan motivasi diri dan dukungan keluarga tidak berhubungan dengan aktivitas fisik pada pasien DM Tipe 2 di Puskesmas Sumbang 2. | Background: Patients with Type 2 DM need a nutritional diet and physical activity. Dietary adherence and physical activity are essential to a therapy's success and to prevent complications. In forming a behavior, it is necessary to have the motivation and the support of the closest people, such as family. Objective: c between self-motivation and family support with diet adherence and physical activity in Type 2 DM patients at the Sumbang 2 Public Health Center. Methods: This study used an observational analytic design with a cross-sectional approach. Respondents involved in the study were 56 patients with Type 2 DM at the Sumbang 2 Health Center using consecutive sampling techniques. This study used the TRSQ, HDFSS, PDAQ, and GPAQ questionnaire instruments. Data were analyzed using the Chi-Square test. Results: The results showed a significant relationship between self-motivation (p=0,006) and family support (p=0,001) with dietary adherence. At the same time, the relationship between self-motivation (p=0,092) and family support (p=0,097) with physical activity showed no significant association. Conclusion: Self-motivation and family support is related to dietary adherence, while self-motivation and family support are not related to physical activity in Type 2 DM patients at the Public Health Center Sumbang 2 | |
| 37027 | 39885 | E1A019220 | PERANAN KANTOR INSPEKTORAT DAERAH KABUPATEN BANYUMAS DALAM MELAKUKAN PENGAWASAN KEUANGAN | Negara Indonesia adalah negara hukum yang berdasarkan demokrasi, alhasil setiap penyelengaraan pemerintahan harus dapat dipertanggungjawabkan kepada masyakarat umum. Namun pertanggungjawaban kepada seluruh masyarakat Indonesia sangat tidak dimungkinkan, oleh karena itu guna menjaga kepercayaan masyarakat serta mengawal jalannnya roda pemerintahan agar tidak ada penyelewengan, dilakukan sebuah pengawasan yang dilakukan oleh lembaga pengawasan internal atau eksternal. Pengawasan oleh lembaga pengawasan internal dalam kekuasaan eksekutif dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, Inspektorat Jenderal, Inspektorat Provinsi atau Inspektorat Kabupaten/Kota. Permasalahannya adalah tidak sedikit masyarakat yang belum mengetahui peranan maupun fungsi dari Inspektorat Daerah. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi deskriptif analitis. Penelitian ini menggunakan data yang diperoleh dari data sekunder dengan metode pengumpulan data yakni studi kepustakaan, metode dokumenter dan wawancara. Penelitian disajikan dalam bentuk teks naratif dan dianalisis secara kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan Kantor Inspektorat Daerah Kabupaten Banyumas memiliki peranan melakukan pengawasan berupa audit, reviu, evaluasi, pemantauan maupun kegiatan pengawasan lainnya terhadap keuangan daerah yang didasarkan pada Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT) Berbasis Resiko. Pengawasan juga dapat dilaksanakan atas dasar pengaduan masyarakat, permintaan dari Aparat Penegak Hukum atau Perjanjian Kerja Sama dengan Instansi lain. Peranan Inspektorat lainnya seperti melakukan probity audit, cash opname dan stock opname. Pengawasan yang dilakukan Inspektorat tersebut ditindak lanjuti dengan pembuatan Laporan Hasil yang berisi rekomendasi. Dalam hal terdapat potensi penyalahgunaan wewenang atau kerugian keuangan negara atau daerah, kantor Inspektorat Daerah Kabupaten Banyumas melaporkan kepada Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat. Inspektorat juga memiliki wewenang untuk melakukan pembinaan terhadap pejabat atau instansi yang bersangkutan, jadi Inspektorat tidak memiliki wewenang untuk melaporkan secara pidana temuan tersebut karena wewenang atau tugasnya hanya sebatas melakukan pembinaan atau meminta pengembalian kerugian keuangan daerah. | The State of Indonesia is a rule of law based on democracy, as a result, every administration of government must be accountable to the general public. However, accountability to all Indonesian people is highly impractical, therefore to maintain public trust and oversee the running of the government so that there are no irregularities, supervision is carried out by internal or external oversight agencies. Supervision by the internal oversight agency within the executive power is carried out by the Financial and Development Supervisory Agency, the Inspectorate General, the Provincial Inspectorate or the Regency/City Inspectorate. The problem is that not a few people do not know the role or function of the Regional Inspectorate. This study uses a normative juridical approach with analytical descriptive specifications. This study uses data obtained from secondary data with data collection methods namely library research, documentary methods, and interviews. The research is presented in the form of narrative text and is analyzed qualitatively. Based on the results of research and discussion of the Regional Inspectorate of Banyumas Regency Office, it has a role in carrying out supervision in the form of audits, reviews, evaluations, monitoring, and other supervisory activities on regional finances based on the Risk-Based Annual Work Program (PKPT). Supervision can also be carried out based on public complaints, requests from law enforcement officials or cooperation agreements with other agencies. Other Inspectorate roles such as conducting probity audits, cash taking, and stock taking. The supervision carried out by the Inspectorate is followed up by preparing a Results Report which contains recommendations. If there is a potential for theft or loss of state or regional finances, the Regional Inspectorate of Banyumas Regency Office will report to the Governor as a representative of the central government. The Regional Inspectorate of Banyumas Regency office reports to the Governor as a representative of the central government. The Inspectorate also has the authority to guide the officials or agencies concerned, so the Inspectorate does not have the authority to criminally report these findings because their authority or duties are limited to providing guidance or requesting the return of regional financial losses. | |
| 37028 | 39886 | A1F018094 | FORMULASI MINUMAN SERBUK INSTAN LATTE PUREE UBI JALAR UNGU DAN BERAS MERAH SEBAGAI PRODUK PANGAN FUNGSIONAL DI ERA PASCA PANDEMI COVID-19 | Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh proposi puree ubi ungu-beras merah dan penambahan konsentrasi maltodekstrin terhadap karakteristik sensori minuman instan. Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2021 sampai dengan bulan Agustus 2022 dilakukan di Laboratorium Teknologi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas dua faktor dengan 9 perlakuan dan 3 ulangan. Faktor pertama perbandingan ubi ungu dan susu beras merah dengan taraf P1 = 2:5(b/b), P2 = 3:4(b/b), P3 = 4:3(b/b). Faktor kedua adalah konsentrasi maltodekstrin M1 = 2% (b/v), M2 = 4%(b/v), dan M3 = 6% (b/v). Hasil penelitian dilakukan uji sensori minuman latte dengan hasil menunjukkan kombinasi perlakuan berpengaruh nyata pada aroma, rasa, dan tekstur. Kombinasi perlakuan ubi jalar ungu dan beras merah yang mengandung antosianin mempengaruhi warna pada minuman hal ini dikarenakan antosianin merupakan zat warna alami pada ubi jalar ungu dan beras merah. Maltodekstrin mempengaruhi warna serbuk minuman, semakin tinggi maltodekstrin yang dihasilkan maka semakin tinggi pula warna yang dihasilkan, penambahan bahan pengisi menambah jumlah total padatan dalam bahan meningkat, sehingga kadar airnya menurun. Hasil analisis data rata-rata formulasi terbaik yaitu pada kombinasi 3:4 (b/b) dan 4:3 (b/b) serta maltodekstrin 4% (b/v) dan 6% (b/v). | The aims of this study was to determine the effects of the proportion of purple sweet potato puree-brown rice and the addition of maltodextrin concentrations on the sensory characteristics of instant drinks. The research was carried out from November 2021 to August 2022 at the Agricultural Technology Laboratory, Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University, Purwokerto. The experimental design used was a randomized block design (RBD) consisting of two factors with 9 treatments and 3 replications. The first factor was the ratio of purple sweet potato to brown rice milk with levels P1 = 2:5(w/w), P2 = 3:4(w/w), and P3 = 4:3(w/b). The second factor was the concentration of maltodextrin M1 = 2% (w/v), M2 = 4%(w/v), and M3 = 6% (w/v). The results of the study were carried out sensory tests on latte drinks showed that the combination of treatments affected aroma, taste, and texture. The combination of purple sweet potato and brown rice treatment which contains anthocyanin affects the color of the drink, this is because anthocyanin is a natural dye in purple sweet potato and red rice. Maltodextrin affects the color of powdered drinks, the higher the maltodextrin produced, the higher the color produced, the addition of fillers increases the total amount of solids in the material increases, so the water content decreases. The results of the data analysis showed that, on average, the best formulation was the combination 3:4 (w/b), 4:3 (w/b), 4% (w/v), and 6% (w/v) maltodextrin. | |
| 37029 | 39887 | F1C019071 | Kohesivitas Kelompok Tim Futsal Cosmo JNE FC Jakarta | Komunikasi merupakan salah satu kunci keberhasilan suatu kelompok atau tim olahraga dalam menciptakan kohesivitas. Kohesivitas kelompok merupakan kondisi dimana antaranggota kelompok memiliki kelekatan dan keterikatan secara interpersonal satu sama lain. Cosmo JNE FC Jakarta merupakan tim futsal yang tentunya membutuhkan adanya komunikasi antaranggota untuk menciptakan kohesivitas. Peran komunikasi sangat berpengaruh pada setiap anggota tim futsal. Komunikasi yang terjalin dapat menimbulkan rasa saling terikat dan mempengaruhi satu sama lain di dalam tim. Dengan adanya komunikasi, kohesivitas yang dimiliki pun akan semakin besar. Berdasarkan fenomena yang terjadi di dalam tim futsal Cosmo JNE FC Jakarta, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kohesivitas kelompok tim futsal yang dimiliki oleh Cosmo JNE FC Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan konsep komunikasi kelompok, kohesivitas dan pengambilan keputusan. Dengan menggunakan Teori Fungsional Komunikasi dan Teori Konvergensi Simbolik sebagai teori yang membantu peneliti dalam mengkaji hasil penelitian yang telah diperoleh di lapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan 5 orang informan, yakni 1 (satu) pelatih dan 4 (empat) pemain. Adapun kesulitan yang dihadapi yaitu karena adanya ego, pemikiran serta perbedaan latar belakang yang dimiliki oleh setiap pemain dari Cosmo JNE FC Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cosmo JNE FC Jakarta menjalankan beberapa proses pembangunan kohesivitas yaitu dengan adanya intensitas, berbagi fantasi, chemistry, kode-kode di dalam permainan, kerjasama tim dan yel-yel. Selain itu, Cosmo JNE FC Jakarta menggunakan whatsapp group sebagai media dalam penyebaran informasi mengenai jadwal latihan. | Komunikasi merupakan salah satu kunci keberhasilan suatu kelompok atau tim olahraga dalam menciptakan kohesivitas. Kohesivitas kelompok merupakan kondisi dimana antaranggota kelompok memiliki kelekatan dan keterikatan secara interpersonal satu sama lain. Cosmo JNE FC Jakarta merupakan tim futsal yang tentunya membutuhkan adanya komunikasi antaranggota untuk menciptakan kohesivitas. Peran komunikasi sangat berpengaruh pada setiap anggota tim futsal. Komunikasi yang terjalin dapat menimbulkan rasa saling terikat dan mempengaruhi satu sama lain di dalam tim. Dengan adanya komunikasi, kohesivitas yang dimiliki pun akan semakin besar. Berdasarkan fenomena yang terjadi di dalam tim futsal Cosmo JNE FC Jakarta, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kohesivitas kelompok tim futsal yang dimiliki oleh Cosmo JNE FC Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan konsep komunikasi kelompok, kohesivitas dan pengambilan keputusan. Dengan menggunakan Teori Fungsional Komunikasi dan Teori Konvergensi Simbolik sebagai teori yang membantu peneliti dalam mengkaji hasil penelitian yang telah diperoleh di lapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan 5 orang informan, yakni 1 (satu) pelatih dan 4 (empat) pemain. Adapun kesulitan yang dihadapi yaitu karena adanya ego, pemikiran serta perbedaan latar belakang yang dimiliki oleh setiap pemain dari Cosmo JNE FC Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cosmo JNE FC Jakarta menjalankan beberapa proses pembangunan kohesivitas yaitu dengan adanya intensitas, berbagi fantasi, chemistry, kode-kode di dalam permainan, kerjasama tim dan yel-yel. Selain itu, Cosmo JNE FC Jakarta menggunakan whatsapp group sebagai media dalam penyebaran informasi mengenai jadwal latihan. Abstract Communication is one of the keys to the success of a sports group or team in creating cohesiveness. Group cohesiveness is a condition in which group members have interpersonal attachment and attachment to one another. Cosmo JNE FC Jakarta is a futsal team that certainly requires communication between members to create cohesiveness. The role of communication is very influential for every member of the futsal team. Communication that exists can create a sense of mutual bond and influence one another in a team. With communication, cohesiveness will be even greater. Based on the phenomenon that occurs within the Cosmo JNE FC Jakarta futsal team, this study aims to analyze the cohesiveness of the futsal team group owned by Cosmo JNE FC Jakarta. This study uses a qualitative descriptive method, with the concept of group communication, cohesiveness and decision making. By using the Functional Communication Theory and Symbolic Convergence Theory as a theory that helps researchers in assessing the results of research that has been obtained in the field. Data collection techniques used are in-depth interviews, observation and documentation. Interviews were conducted with 5 informants, namely 1 (one) coach and 4 (four) players. The difficulties encountered are due to ego, thoughts and different backgrounds that each player from Cosmo JNE FC Jakarta has. The results of the study show that Cosmo JNE FC Jakarta carries out several cohesiveness building processes, namely with intensity, sharing fantasies, chemistry, codes in games, teamwork and yells. In addition, Cosmo JNE FC Jakarta uses the whatsapp group as a medium in disseminating information regarding training schedules. | |
| 37030 | 39888 | E1A019324 | TINJUAN YURIDIS TERHADAP PEMBATALAN MEREK BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2016 TENTANG MEREK DAN INDIKASI GEOGRAFIS DALAM PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG Nomor 1111 K/Pdt.Sus-HKI/2022 | Dalam perdagangan barang atau jasa, merek sebagai salah satu bentuk karya intelektual yang memiliki peranan penting bagi kelancaran dan peningkatan perdagangan barang atau jasa. Pendaftaran merek merupakan salah satu bentuk perlindungan hukum bagi pemilik merek terdaftar. Persaingan usaha yang semakin ketat dan meningkat menyebabkan pelaku usaha melakukan kecurangan dengan meniru merek pihak lain demi mendapatkan keuntungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pembatalan merek C dalam Putusan Mahkmah Agung Nomor 1111 K/Pdt.Sus-HKI/2022 dan akibat hukum terhadap pembatalan merek C berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Metode pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan, kemudian data yang diperoleh disajikan dalam bentuk teks naratif dengan menggunakan metode analisis data yang digunakan yaitu metode normatif kualitatif. Berdasarkan data hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pembatalan merek C milik Tergugat dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 1111 K/Pdt.Sus-HKI/2022 sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Pasal 21 ayat (1) huruf a dan ayat (3) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis. Akibat hukum pembatalan merek C milik Tergugat yaitu Turut Tergugat mencabut hak atas merek C milik tergugat, mencoret merek C milik Tergugat dari Daftar Umum Merek serta diumumkan dalam Berita Resmi Merek oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. | In the trade of goods or services, trademark as one form of intellectual work that has an important role for the smooth and increased trade in goods or services. Trademark registration is one form of legal protection for registered trademark owners. Increasingly fierce business competition causes business actors to commit fraud by imitating other parties' trademarks for profit. This research aims to find out how the cancellation of the C trademark in the Supreme Court Decision Number 1111 K/Pdt.Sus-HKI/2022 and the legal consequences of the cancellation of the C trademark based on Law Number 20 of 2016 concerning Trademarks and Geographical Indications. This research uses a normative juridical approach method with analytical descriptive research specifications. The data source used is secondary data consisting of primary, secondary, and tertiary legal materials. The data collection method is carried out by literature study, then the data obtained is presented in the form of narrative text using the data analysis method used, namely the qualitative normative method. Based on the research and discussion data, it can be concluded that the cancellation of the Defendant's C trademark in Supreme Court Decision Number 1111 K/Pdt.Sus-HKI/2022 is in accordance with the provisions stipulated in Article 21 paragraph (1) letter a and paragraph (3) of Law Number 20 of 2016 concerning Trademarks and Geographical Indications. The legal consequences of the cancellation of the Defendant's C trademark are that the Defendant revoked the rights to the Defendant's C trademark, crossed out the Defendant's C trademark from the General Register of Trademarks and announced in the Trademark Official Gazette by the Directorate General of Intellectual Property. | |
| 37031 | 39874 | E1A019301 | GUGATAN REKONVENSI ATAS HAK ASUH ANAK DALAM PERKARA CERAI GUGAT (STUDI PUTUSAN NOMOR 4635/PDT.G/2018/PA.CBN) | Perkara Nomor 4635/Pdt.G/2018/PA.Cbn adalah perkara cerai gugat dengan kumulasi hak asuh anak yang masih dibawah umur, didalam proses persidangan Tergugat sebagai pihak suami mengajukan gugatan rekonvensi terkait hak asuh anak. Kompilasi Hukum Islam Pasal 105 menyatakan hak pemeliharaan anak yang belum berumur 12 tahun diberikan kepada ibunya, namun majelis hakim dalam putusannya mengabulkan gugatan rekonvensi dengan memberikan hak asuh anak kepada Penggugat Rekonvensi selaku ayahnya. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertimbangan hakim dalam mengabulkan gugatan rekonvensi dan akibat dari dikabulkannya gugatan rekonvensi tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian preskriptif. Sumber data yang digunakan data sekunder yang meliputi bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier dengan metode pengumpulan data studi kepustakaan dengan metode analisis kualitatif deduktif dan disajikan dalam bentuk teks naratif. Penelitian yang dilakukan memperoleh hasil sebagai berikut: pertama, pertimbangan hakim dalam mengabulkan gugatan rekonvensi sudah tepat, didasari Penggugat Rekonvensi yang dapat membuktikan dalil-dalil gugatannya dengan alat bukti surat dan keterangan saksi yang saling berkaitan dan menguatkan, fakta yang terungkap dan pertimbangan hukum hakim yang mendasari kepentingan terbaik bagi anak sebagaimana ketentuan Pasal 2 huruf b Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Kedua, akibat hukum dikabulkannya gugatan rekonvensi, terhadap hak asuh anak yaitu munculnya hak dan kewajiban Penggugat Rekonvensi sebagai pemegang hak hadhanah untuk melaksanakan pemeliharaan anak dan perintah didalam amar untuk tetap memberikan akses kepada Tergugat Rekonvensi untuk mencurahkan kasih sayang kepada anaknya dan terhadap putusan yang telah memiliki kekuatan hukum, adanya kesempatan untuk melakukan upaya hukum peninjauan kembali bagi para pihak yang merasa tidak puas dengan putusan pengadilan dengan tetap harus memenuhi persyaratan permohonan peninjauan kembali. | Case Number 4635/Pdt.G/2018/PA.Cbn is a contested divorce case with cumulative custody of children who are still minors. In the course of the trial, the defendant, the husband, filed a counterclaim on child custody. According to Compilation of Islamic Law Article 105, children under the age of 12 are accorded their mother's maintenance rights; however, in their ruling, the panel of judges allowed the counterclaim by awarding child custody to the Counterclaim Plaintiff as the father.Based on this, this study aims to determine the judge's consideration in granting the counterclaim and the consequences of the granting of the counterclaim. This research is a normative juridical research with prescriptive research specifications. Data sources used secondary data which include primary legal materials, secondary legal materials and tertiary legal materials with literature study data collection methods with deductive qualitative analysis methods and presented in the form of narrative text. The research conducted obtained the following results: First, the judge's consideration in granting the counterclaim is correct, based on the Counterclaim Plaintiff's ability to prove the claims of his lawsuit with letter evidence and witness testimony that are connected to and support one another, the facts revealed, and the judge's legal considerations based on the child's best interests as specified in Article 2 letter b of Law Number 35 of 2014 concerning Child Protection. Second, the legal consequences of the granting of a counterclaim, on child custody, namely the emergence of the rights and obligations of the Counterclaim Plaintiff as the holder of hadhanah rights to carry out child maintenance and orders in the verdict to continue to provide access to the Counterclaim Defendant to devote affection to his child and against decisions that have legal force, there is an opportunity to conduct a judicial review for parties who are dissatisfied with the court's decision while still having to fulfill the requirements for a review application. | |
| 37032 | 39889 | A1D019039 | KARAKTER PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA VARIETAS TANAMAN KUBIS (Brassica oleracea capitata) INTRODUKSI DATARAN RENDAH DI DESA DATAR KECAMATAN SUMBANG PADA MUSIM KEMARAU | Saat ini, masih terdapat beberapa kendala yang menghambat produksi maksimum dari tanaman kubis. Penggunaan varietas introduksi di dataran rendah adalah salah satu upaya untuk meningkatkan produksi kubis di Indonesia. Karakter pertumbuhan dan hasil merupakan salah satu tahapan penting dalam pembentukkan varietas unggul yang bertujuan untuk mengetahui karakter-karakter penting yang bernilai ekonomis dan sebagai penciri dari varietas yang bersangkutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sejumlah varietas introduksi yang digunakan untuk melihat tingkat adaptasi suatu varietas introduksi di dataran rendah. Pelaksanaan penelitian dilakukan di lahan petani di Desa Datar Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas pada bulan Juni sampai Oktober 2022. Penelitian dilakukan menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial sebanyak 9 perlakuan dan 3 ulangan dengan membandingkan tujuh varietas introduksi yakni Omphalos, Oxylus, Tropicana, Wonder Ball, Kaelo, Saint, Dolares dan dua varietas pembanding yakni Grand 11 dan Green Nova. Pengamatan yang dilakukan terdiri atas: tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, luas daun, umur muncul krop, presentase terbentuknya krop, umur panen, panjang akar terpanjang, warna krop, kekerasan krop, diameter krop, berat total tanaman dan berat krop. Data dianalisi dengan ANOVA pada taraf kesalahan 5%. Uji DMRT pada taraf kesalahan 5% dilakukan apabila uji F nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter pertumbuhan dan hasil beberapa varietas tanaman kubis introduksi yaitu Omphalos, Oxylus, Tropicana, Wonder Ball, Kaelo, Saint dan Dolares di dataran rendah menunjukkan karakter dan tampilan yang berbeda dari varietas pembanding yakni Grand 11 dan Green Nova.. Varietas Kaelo sebagai varietas introduksi memiliki tingkat adaptasi terbaik di dataran rendah pada musim kemarau, hal tersebut dibuktikan dengan pertumbuhan dan hasil yang diberikan varietas tersebut. | Currently, there are still several problems that hinder the maximum production of cabbage plants. The use of introduced varieties in the lowlands is one of the efforts to increase cabbage production in Indonesia. The character of growth and results of the important stages in the formation of superior varieties aims to determine the important characteristics that have economic value and as an identifier of the variety in question. This study aims to describe several introduced varieties that will be used to see the level of adaptation of an introduced variety in the lowlands. The research was carried out on farmer's land in Datar Village, Sumbang District, Banyumas Regency from June to October 2022. The study was conducted using a non-factorial Randomized Block Design (RBD) method with 9 treatments and 3 replications by comparing seven introduced varieties namely Omphalos, Oxylus, Tropicana, Wonder Ball, Kaelo, Saint, Dollares, and two control varieties namely Grand 11 and Green Nova. Observations made consisted of plant height, number of leaves, stem diameter, leaf area, age at which heads appeared, percentage of formed heads, harvested ages, the longest root length, head color, head hardness, head diameter, total plant weight, and head weight. The data were analyzed by ANOVA at a 5% error level. The DMRT test at an error level of 5% is carried out if the F test is real. The results showed that the growth and yield characteristics of several introduced varieties of cabbage, namely Omphalos, Oxylus, Tropicana, Wonder Ball, Kaelo, Saint, and Dollares in the lowlands showed different characteristics and appearance from the comparison varieties, namely Grand 11 and Green Nova. Kaelo varieties as an introduced variety have the best level of adaptation in the lowlands during the dry season, this is evidenced by the growth and yields given by these varieties. | |
| 37033 | 39890 | L1A019042 | DISTRIBUSI PEMASARAN HASIL TANGKAPAN IKAN GULAMAH (Johnius belangerii) YANG DIDARATKAN DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA CILACAP (PPSC) | Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap (PPSC) memiliki sumberdaya perikanan yang melimpah salah satunya adalah ikan gulamah (Johnius trachycephalus). Rantai distribusi yang terlibat dalam pemasaran, seperti: nelayan, TPI, pedangang atau pengumpul, pedagang besar, pengecer, hingga ke konsumen. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui produksi hasil tangkapan ikan gulamah dan saluran distribusi pemasaran di PPSC. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah observasi dan wawancara mengenai pola distribusi. Analisis data yang digunakan adalah analisis saluran pemasaran, analisis margin pemasaran, Fisherman’s share dan efisiensi pemasaran. Hasil penelitian ini menunjukan, pola distribusi hasil tangkapan ikan gulamah yang didaratkan di PPSC dalam pendistribusiannya melibatkan beberapa pelaku pemasaran yaitu nelayan, pengumpul dan pedagang pasar. Terdapat 4 saluran pemasaran. Volume Produksi hasil tangakapan ikan gulamah selama penelitian yang didaratkan di PPSC yaitu sebesar 2746 Kg. Ikan gulamah di pasarkan bentuk penjualan berupa ikan segar dan ikan beku. Nilai margin pada saluran pemasaran dari Rp. 3000/Kg – Rp. 7000/Kg. Presentase Fisherman’s share adalah sebesar 65,22–75% yang berarti sudah efisien karena >50%. Nilai efisiensi pemasaran saluran I - IV <5% yang berarti semua saluran yang ada sudah efisien. Saluran pemasaran yang paling efektif yaitu pada saluran pemasaran II. | The Cilacap Ocean Fisheries Port (PPSC) has abundant fishery resources, one of which is the gulamah fish (Johnius trachycephalus). The distribution chain involved in marketing, such as: fishermen, TPI, traders or collectors, wholesalers, retailers, to consumers. The purpose of this study was to determine the production of gulamah fish catches and marketing distribution channels in PPSC. The method used is descriptive method. The sampling technique used is observation and interviews regarding distribution patterns. The data analysis used is marketing channel analysis, marketing margin analysis, Fisherman's share and marketing efficiency. The results of this study indicate that the distribution pattern of the catch of gulamah landed at PPSC involves several marketing actors, namely fishermen, collectors and market traders. There are 4 marketing channels. The production volume of the captured gulamah fish during the research landed at PPSC was 2746 Kg. Gulamah fish is marketed in the form of sales in the form of fresh fish and frozen fish. Margin value on the marketing channel from Rp. 3000/Kg – Rp. 7000/Kg. Fisherman's share percentage is 65.22–75%, which means it is efficient because it is > 50%. The marketing efficiency value of channels I - IV <5%, which means that all existing channels are efficient. The most effective marketing channel is on marketing channel II. | |
| 37034 | 39891 | F1B019038 | Pengaruh Partisipasi Masyarakat Terhadap Efektivitas Program Buy The Service (BTS) Kementerian Perhubungan di Kabupaten Banyumas | Transportasi memiliki peran penting dalam peningkatan sarana dan prasarana publik karena sarana dan prasarana merupakan salah satu hal yang memegang peran penting dalam pembangunan suatu bangsa. Meningkatnya kebutuhan terhadap transportasi mendorong penyediaan kebutuhan transportasi publik harus dipenuhi dengan baik. Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Darat menginisiasi program Buy The Service (BTS) yang merupakan layanan jasa angkutan massal perkotaan berupa bus. Implementasi program BTS di Kabupaten Banyumas yaitu dengan pengadaan moda transportasi bus Trans Banyumas yang bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan kendaraan umum sehingga dapat mengurai kepadatan lalu lintas di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh yang positif dan signifikan antara partisipasi masyarakat terhadap efektivitas program Buy The Service (BTS) di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan survey. Berdasarkan perhitungan dengan rumus slovin jumlah sampel terhitung yaitu 100 responden dengan tingkat kesalahan 10 persen dan tingkat kepercayaan 90 persen berdasarkan teknik accidental sampling. Uji validitas dan reliabilitas data secara berurutan dilakukan menggunakan teknik korelasi product moment dan alpha cronbach. Analisis data dilakukan menggunakan teknik korelasi kendall tau-c dan regresi ordinal. Hasil analisis menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap efektivitas program Buy The Service (BTS) sebesar 52,6 persen, sedangkan sisanya yaitu 47,4 persen dijelaskan oleh faktor lain yang tidak diteliti. | Transportation has an important role in improving public facilities and infrastructure because facilities and infrastructure are one of the things that play an important role in the development of a nation. The increasing need for transportation encourages the provision of public transportation needs to be fulfilled properly. The Ministry of Transportation through the Directorate General (Ditjen) of Land Transportation initiated the Buy The Service (BTS) program, which is an urban mass transportation service in the form of buses. The implementation of the BTS program in Banyumas Regency is by procuring a Trans Banyumas bus transportation mode which aims to optimize the use of public transportation so that it can reduce traffic density in Banyumas Regency. This study aims to determine whether there is a positive and significant influence between community participation on the effectiveness of the Buy The Service (BTS) program in Banyumas Regency. This study uses a quantitative research method with a survey approach. Based on calculations using the slovin formula, the number of samples counted is 100 respondents with an error rate of 10 percent and a confidence level of 90 percent based on accidental sampling techniques. Test the validity and reliability of the data sequentially carried out using the product moment correlation technique and Cronbach's alpha. Data analysis was performed using the Kendall tau-c correlation technique and ordinal regression. The results of the analysis show that community participation has a positive and significant influence on the effectiveness of the Buy The Service (BTS) program by 52.6 percent, while the remaining 47.4 percent is explained by other factors not examined. | |
| 37035 | 44175 | H1B020050 | EVALUASI JARINGAN DRAINASE FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN MENUJU SISTEM DRAINASE BERKELANJUTAN DALAM PENERAPAN METODE KONSERVASI AIR | Seiring terus bertambahnya jumlah penduduk dan perubahan tata guna lahan yang terjadi, menyebabkan semakin bertambahnya debit limpasan air permukaan yang akan masuk dan mempengaruhi kapasitas drainase yang sudah ada sebelumnya. Paradigma baru dalam sistem drainase telah muncul dalam beberapa tahun terakhir. Paradigma ini berfokus pada drainase yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Sebagai salah satu universitas yang terus berkembang, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) khususnya Fakultas Teknik akan terus mengalami perubahan baik dari segi pendidikan maupun segi sarana dan prasarananya. Ketika hujan terjadi, ada beberapa titik di Kawasan Fakultas Teknik Unsoed yang akan tergenang, contohnya adalah pada daerah sekitar Gedung B dan Gedung D. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi saluran drainase Fakultas Teknik Universitas Jenderal Soedirman dalam menampung debit limpasan serta penggunaan sistem drainase berkelanjutan pada jaringan drainase. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu survey, perhitungan hidrologi, perhitungan kapasitas kolam retensi, serta pemodelan saluran drainase menggunakan Storm Water Management Model 5.2 (SWMM 5.2) Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober 2023 sampai dengan Januari 2024 di kawasan Fakultas Teknik Universitas Jenderal Soedirman. Hasil penelitian ini yaitu pada saluran yang terjadi luapan banjir dilakukan perubahan dimensi penampang yaitu pada lebar dasar saluran pada CN27, CN28, CN29 dan CN32 yang terletak di sebelah timur Gedung F. Selain itu, dilakukan penambahan sistem drainase berkelanjutan pada beberapa sub daerah tangkapan hujan untuk meminimalkan debit limpasan. Setelah dilakukan analisis ulang dengan SWMM 5.2 menggunakan hujan periode kala ulang 5 tahun, saluran dapat menampung aliran dari debit limpasan. | As the population continues to increase and changes in land use occur, surface water runoff will increase and affect the existing drainage capacity. A new paradigm in drainage systems has emerged in recent years. This paradigm focuses on sustainable and environmentally friendly drainage. As one of the universities that continues to develop, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), especially the Faculty of Engineering, will continue to experience changes both in terms of education and in terms of facilities and infrastructure. When rain occurs, there are several points in the Faculty of Engineering Unsoed area that will be flooded, for example the area around Building B and Building D The purpose of this study is to evaluate the drainage channels of the Faculty of Engineering Universitas Jenderal Soedirman in accommodating runoff discharge and the use of a sustainable drainage system in the drainage network. The method used in this study is a survey, calculation of hydrology of the area, calculation of infiltration pond capacity, and drainage channel modeling using Storm Water Management Model 5.2 (SWMM 5.2). This study was conducted from October 2023 to January 2024 in the Faculty of Engineering campus area of Jenderal Soedirman University. The results of this study are in the channels that occurs flood everflow, sectional dimensions are made, namely the bottom width of the channel at CN27, CN28, CN29 and CN32 which are located to the east of Building F. In addition the addition of a sustainable drainage system is carried out in several sub-catchments to minimize runoff discharge. After re-analyzing with SWMM 5.2 using a 5 year return period rainfall, the channel can accommodate the flow of runoff discharge. | |
| 37036 | 39893 | H1C018022 | GEOLOGI DAN ANALISIS KESTABILAN LERENG DENGAN MENGGUNAKAN METODE ROCK MASS RATING (RMR) DAN SLOPE MASS RATING (SMR) DAERAH MENDALA DAN SEKITARNYA, KECAMATAN JERUKLEGI, KABUPATEN CILACAP, JAWA TENGAH | Lokasi penelitian berada di daerah Mendala dan sekitarnya yang secara administrative berada di wilayah Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah. Daerah ini memiliki kondisi morfologi perbukitan akibat pengaruh dari aktivitas struktur, serta tersusun atas material vulkanik dan sedimen sehingga meningkatkan kerawanan terjadinya longsor pada lereng. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kondisi geologi dan kestabilan lereng batuan pada daerah tersebut. Metode yang digunakan adalah pemetaan geologi permukaan, dan analisis geologi teknik berupa analisis kinematika. Hasil penelitian menunjukan bahwa daerah penelitian terdiri atas morfologi Satuan Punggungan Antiklin Gunungwetan, Satuan Punggungan Sinklin Keleng, dan Satuan Dataran Aluvial Karangjengkol, tatanan stratigrafi tersusun atas Satuan Batulempung Batupasir, dan Satuan Intrusi Basalt. Hasil analisis kestabilan lereng pada daerah penelitian menunjukkan nilai RMR yang baik pada lereng L1 dan L2, sedangkan lereng L3 menunjukkan nilai sedang, prediksi tipe longsoran yang akan terjadi adalah longsoran guling pada ketiga lereng tersebut, dengan nilai SMR untuk L1 yaitu 75,25 yang termasuk dalam kelas IIa dan disarankan untuk proteksi lereng dengan membuat paritan pada kaki lereng, dan beton tembak. Untuk L2 adalah 67,25 yang termasuk dalam kelas IIb dan disarankan untuk proteksi lereng dengan membuat paritan pada kaki lereng, penggunaan jarring kawat, dan beton tembak atau pembautan sistematis. Sedangkan untuk L3 yaitu 69,25 yang termasuk dalam kelas IIb dan disarankan untuk proteksi lereng dengan membuat paritan pada kaki lereng, penggunaan jarring kawat, dan beton tembak atau pembautan sistematis. | This research is located in Mendala and Surrounding Areas, administratively within the territory of Jeruklegi District, Cilacap Regency, Central Java. This areas has a morphological condition form hills due to the influenced by structural activity, composed of volcanic and sedimentary materials thereby increasing the vulnerability to landslides on the slopes. The purpose of the study was to determine the geological conditions and stability of rock slopes in the area. The method used is surface geological mapping, and engineering geology analysis in the form of kinematics analysis and final report. The results showed that the research area consists of the morphology of Gunungwetan Anticline Ridge Unit, Keleng Syncline Ridge Unit, and Karangjengkol Alluvial Plain Unit, the stratigraphic order is composed of the Unit of Claystone and Sandstone, and Basalt Intrusion Unit. The results of the slope stability analysis in the study area show a good RMR value on slopes L1 and L2, while slope L3 shows a medium value, the predicted type of landslide that will occur is a toppling failure on all the slopes, with an SMR value for L1 of 75,25 which is included in class IIa and it is recommended for slope protection by toe ditch, and spot bolting. The SMR for L2 is 67,25 which belongs to class IIb and it is recommended for slope protection by Toe ditch, nets, and spot or systematic bolting. While for L3 is 69,25 which is included in class IIb and recommended for slope protection by Toe ditch, nets, and spot or systematic bolting. | |
| 37037 | 39904 | H1A018078 | SISTEM PENYIRAMAN OTOMATIS PADA FODDER JAGUNG DENGAN MONITORING DAN KONTROL BERBASIS INTERNET OF THINGS (IoT) | Fodder merupakan pakan ternak alternatif untuk solusi bagi para peternak dalam permasalahan kesediaan lahan dikarenakan menggunakan metode penanaman hidroponik yang tidak memerlukan lahan yang luas. Biasanya petani melakukan penyiraman air dan pupuk secara manual. Dalam proses penyiraman fodder secara manual, seringkali petani fodder kesulitan dalam hal penyiraman atau memantau kondisi fodder apakah hari ini sudah disiram. Hal ini membuat penulis merancang sistem penyiraman otomatis yang bisa memantau dan mengatur penyiraman secara Internet of Things (IoT). Metode yang digunakan untuk merancang sistem penyiraman otomatis yaitu dengan metode simulasi dan rancang bangun. Didalam sistem penyiraman otomatis terdapat fitur kontrol yang berisikan mode A, mode B, mode C, relay On dan monitoring berisikan fitur suhu, day, ket siram. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan dalam penelitian ini, terdapat beberapa hasil yaitu untuk pengiriman data/perintah kontrol, monitoring, dan Thingspeak dilakukan dengan baik akan tetapi terdapat delay dalam pengiriman data tersebut. Untuk delay rata-rata pengiriman perintah kontrol sebesar 7,75 detik dengan nilai error 0,031 dan perintah monitoring sebesar 3,46 detik dengan nilai error 0,034. Pengiriman data logger Thingspeak ada di rentang 193-211 data per jam dan delay rata-rata pengiriman data suhu di rentang 17,06-18,63 detik per jam. Berdasarkan hasil tersebut yang telah di terapkan pada fodder jagung dapat dikatakan alat penyiraman otomatis berjalan dengan baik. | Fodder is an alternative animal feed as a solution for farmers in the problem of land availability because it uses a hydroponic planting method that does not require large areas of land. Usually farmers do the watering and fertilizer manually. In the process of manually watering fodder, fodder farmers often have difficulty watering or monitoring the condition of the fodder whether it has been watered today. This made the authors design an automatic watering system that can monitor and regulate watering via the internet of things (IoT). The method used to design an automatic watering system is by simulation and engineering methods. In the automatic watering system there is a control feature which contains mode A, mode B, mode C, relay On and monitoring which contains temperature, day, when to flush. Based on the results of the tests that have been carried out in this study, there are several results, namely the sending of data/control commands, monitoring, and Thingspeak is done well but there is a delay in sending the data. For the average delay in sending control orders of 7.75 seconds with an error value of 0.031 and monitoring commands of 3.46 seconds with an error value of 0.034. Thingspeak data logger transmissions are in the range of 193-211 data per hour and the average delay in sending temperature data is in the range of 17,06-18,63 seconds per hour. Based on these results that have been implemented on corn fodder it can be said that the automatic watering tool is running well. | |
| 37038 | 39919 | J1D017017 | Nilai Kearifan Lingkungan pada Novel Raifa dalam Dekapan Selembu Karya Boy Abdaz Kajian Ekokritik | Abstrak Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai kearifan lingkungan pada novel Raifa dalam Dekapan Selembu karya Boy Abdaz dan relevansinya dalam pembelajaran menganalisis isi pesan novel di kelas XI SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah novel Raifa dalam Dekapan Selembu karya Boy Abdaz. Penelitian ini memfokuskan pada nilai-nilai kearifan lingkungan dalam novel tersebut. Data dalam penelitian ini adalah kalimat yang memuat nilai kearifan lingkungan dalam novel Raifa dalam Dekapan Selembu karya Boy Abdaz. Teknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan teknik simak dan teknik catat. Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Teknik isi memfokuskan pada isu atau pesan-pesan yang ingin disampaikan oleh pengarang melalui karya sastranya. Kemudian diklasifikasikan sesuai nilai kearifan lingkungan menurut Keraf. Berdasarkan penelitian ditemukan 6 nilai kearifan lingkungan pada novel Raifa dalam Dekapan Selembu karya Boy Abdaz. Nilai-nilai tersebut adalah; sikap hormat terhadap alam, prinsip tanggung jawab, solidaritas kosmis, prinsip kasih sayang dan kepedulian, prinsip “no harm” (sikap tidak merugikan alam), dan prinsip hidup sederhana dan selaras dengan alam. Nilai yang paling menonjol dalam novel ini adalah nilai prinsip hidup sederhana dan selaras dengan alam. Nilai-nilai kearifan lingkungan tersebut dapat direlavansikan dengan pembelajaran Bahasa Indonesia kelas XI SMA yaitu pada Kompetensi Dasar (KD) 3.11 Menganalisis pesan dari buku fiksi yang dibaca. Kata Kunci: nilai, kearifan lingkungan, novel, kajian ekokritik, relevansi | Abstract This study aims to describe the value of environmental wisdom in Boy Abdaz's novel Raifa dalam Dekapan Selembu and its relevance in learning to analyze the contents of the novel's message for class XI Senior High School. This research is a qualitative descriptive study. The subject of this research is Boy Abdaz's novel Raifa dalam Dekapan Selembu. This study focuses on the values of environmental wisdom in the novel. The data in this study are sentences that contain the value of environmental wisdom in Boy Abdaz's novel Raifa dalam Dekapan Selembu. Data collection techniques in research using observing techniques and note-taking techniques. Data that has been collected analysis using content analysis techniques. Content techniques focus on issues or messages that the author wants to covey through his literary work. Then it is classified according to the value of environmental wisdom according to Keraf. Based on the research found 6 values of environmental wisdom in Boy Abdaz's novel Raifa dalam Dekapan Selembu. These values are; respect for nature, the principle of responsibility, cosmic solidarity, the principle of love and care, the principle of "do no harm" (an attitude of not harming nature), and the principle of living simply and in harmony with nature. The most prominent value in this novel is the principle of living simply and in harmony with nature. These environmental wisdom values can be related to Indonesian language learning for class XI Senior High School, namely Basic Competency 3.11 Analyzing messages from reading fiction books. Keywords: values, environmental wisdom, novels, eco-critical studies, relevance | |
| 37039 | 39892 | L1C018012 | Pendugaan Kontaminasi Logam Berat Kadmium (Cd) dan Tembaga (Cu) Perairan Berdasarkan Nemerow Pollution Index (PN) di Muara Kali Ijo Kebumen | Keberadaan Muara Kali Ijo, Kebumen dapat dikatakan sebagai penampungan terakhir yang berasal dari industri, pertanian, perikanan, dan rumah tangga karena perairan pesisir merupakan tempat bermuaranya sungai dan akan menjadi tempat berkumpulnya zat-zat pencemar serta sumber kontaminan berbahaya, termasuk kontaminasi oleh logam berat jenis kadmium (Cd) dan tembaga (Cu) yang diduga dapat menimbulkan pencemaran perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan logam berat Cd dan Cu perairan serta tingkat pencemaran berdasarkan Nemerow Pollution Index (PN). Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Lokasi penelitian terdiri dari 4 stasiun, berada di area outlet sungai, mangrove kawasan ekosistem esensial (KEE), dan muara sungai. Hasil analisis data secara deskriptif menunjukkan bahwa kandungan Cd perairan memiliki nilai rata-rata 0,014 mg/L, sedangkan kandungan Cu memiliki nilai rata-rata 0,013 mg/L. Kandungan logam berat Cd dan Cu perairan telah melebihi baku mutu menurut PP No. 21 Tahun 2021 tentang baku mutu biota laut, sehingga sudah tidak baik bagi organisme akuatik. Tingkat pencemaran perairan di Muara Kali Ijo sudah terkontaminasi berat berdasarkan Nemerow Pollution Index (PN). | The existence of Muara Kali Ijo, Kebumen can be said to be the final shelter for the industrial, agricultural, fishery, and household sources because coastal waters are the place where rivers originate and will become a gathering place for pollutant substances and sources of dangerous contaminants, including contamination by heavy metals cadmium (Cd) and copper (Cu) which are suspected of causing water pollution. This study aims to determine the content of heavy metals Cd and Cu in waters and the level of pollution based on the Nemerow Pollution Index (PN). The research method used is the survey method, with the sampling technique using purposive sampling. The research location consists of 4 stations, located in the river outlet areas, mangrove essential ecosystem areas (EEA), and estuaries. The results of descriptive data analysis showed that the Cd content of the waters had an average value of 0.014 mg/L, while the Cu content had an average value of 0.013 mg/L. The content of heavy metals Cd and Cu in waters has exceeded the quality standard according to the Peraturan Pemerintah No. 21 of 2021 concerning marine biota quality standards, so it is no longer good for aquatic organisms. The level of water pollution in Muara Kali Ijo has been heavily contaminated based on the Nemerow Pollution Index (PN). | |
| 37040 | 39990 | F1C019069 | Strategi Komunikasi Interpersonal Pelatih dan Atlet Catur Kabupaten Banyumas dalam Rangka Sukses Kualifikasi Porprov Jawa Tengah 2023 | Di dalam proses pelatihan, pelatih harus dapat memotivasi, membangun kemampuan, emosi, dan mental atlet agar dapat bersaing dengan kontingen lainnya dan menghasilkan hasil yang maksimal. Namun, tidak jarang terjadi adanya permasalahan dalam proses komunikasi pelatih dengan atlet hingga menghambat kemajuan atlet. Oleh karena itu, komunikasi mempunyai urgensi yang sangat besar dalam kegiatan pelatihan karena berpengaruh terhadap perkembangan dan pencapaian atlet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi interpersonal yang digunakan pelatih dan atlet catur Kabupaten Banyumas serta faktor pendukung dan penghambatnya. Informan dalam penelitian ini merupakan dua pelatih dan delapan atlet catur Kabupaten Banyumas, serta satu perwakilan Percasi Banyumas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti menggunakan Teori Interaksi Simbolik dalam mengkaji penelitian ini. Hasil dari penelitian ini adalah pelatih menggunakan komunikasi verbal dan nonverbal yang menunjukkan adanya sikap empati, sikap mendukung, sikap positif, keterbukaan, dan kesetaraan antara pelatih dengan atlet. | During the training process, coaches should be able to motivates and built athletes's skill, emotions, and mentality so that they can compete with other contestants and produce the best results. However, it is not uncommon for problems to occur in the communication process between coaches and athletes to hinder the athlete's progress. Therefore, communication has enormous urgency in training activities because it influences the development and achievement of athletes. This study aims to determine the interpersonal communication strategies used by coaches and chess athletes in Banyumas Regency as well as the supporting and inhibiting factors. The informants in this study were two trainers and eight chess athletes in Banyumas Regency, and also one representative from Percasi Banyumas. The method used in this study is a qualitative method with a case study approach. Data collection methods used are observation, interviews, and documentation. Researchers used Symbolic Interaction Theory in reviewing this research. The result of this study is that coaches use verbal and nonverbal communication which shows empathy, support, positive attitude, openness, and equality between coaches and athletes. |