Home
Login.
Artikelilmiahs
39990
Update
PARAMASTRI CINTYA WINDRIYA
NIM
Judul Artikel
Strategi Komunikasi Interpersonal Pelatih dan Atlet Catur Kabupaten Banyumas dalam Rangka Sukses Kualifikasi Porprov Jawa Tengah 2023
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Di dalam proses pelatihan, pelatih harus dapat memotivasi, membangun kemampuan, emosi, dan mental atlet agar dapat bersaing dengan kontingen lainnya dan menghasilkan hasil yang maksimal. Namun, tidak jarang terjadi adanya permasalahan dalam proses komunikasi pelatih dengan atlet hingga menghambat kemajuan atlet. Oleh karena itu, komunikasi mempunyai urgensi yang sangat besar dalam kegiatan pelatihan karena berpengaruh terhadap perkembangan dan pencapaian atlet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi interpersonal yang digunakan pelatih dan atlet catur Kabupaten Banyumas serta faktor pendukung dan penghambatnya. Informan dalam penelitian ini merupakan dua pelatih dan delapan atlet catur Kabupaten Banyumas, serta satu perwakilan Percasi Banyumas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti menggunakan Teori Interaksi Simbolik dalam mengkaji penelitian ini. Hasil dari penelitian ini adalah pelatih menggunakan komunikasi verbal dan nonverbal yang menunjukkan adanya sikap empati, sikap mendukung, sikap positif, keterbukaan, dan kesetaraan antara pelatih dengan atlet.
Abtrak (Bhs. Inggris)
During the training process, coaches should be able to motivates and built athletes's skill, emotions, and mentality so that they can compete with other contestants and produce the best results. However, it is not uncommon for problems to occur in the communication process between coaches and athletes to hinder the athlete's progress. Therefore, communication has enormous urgency in training activities because it influences the development and achievement of athletes. This study aims to determine the interpersonal communication strategies used by coaches and chess athletes in Banyumas Regency as well as the supporting and inhibiting factors. The informants in this study were two trainers and eight chess athletes in Banyumas Regency, and also one representative from Percasi Banyumas. The method used in this study is a qualitative method with a case study approach. Data collection methods used are observation, interviews, and documentation. Researchers used Symbolic Interaction Theory in reviewing this research. The result of this study is that coaches use verbal and nonverbal communication which shows empathy, support, positive attitude, openness, and equality between coaches and athletes.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save