Artikelilmiahs
Menampilkan 35.561-35.580 dari 49.863 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 35561 | 38701 | E1A019337 | PENERAPAN KETENTUAN PERKAWINAN BEDA AGAMA DI INDONESIA MELALUI PENETAPAN PENGADILAN Tinjauan Yuridis Penetapan Pengadilan Negeri Surabaya Nomor : 916/Pdt.P/2022/Pn.Sby | PENERAPAN KETENTUAN PERKAWINAN BEDA AGAMA DI INDONESIA MELALUI PENETAPAN PENGADILAN Tinjauan Yuridis Penetapan Pengadilan Negeri Surabaya Nomor : 916/Pdt.P/2022/Pn.Sby Oleh : KOMANG BRAHMA DT PNT E1A019337 ABSTRAK Perkawinan merupakan hak yang dimiliki setiap manusia. Syarat sahnya suatu perkawinan tercermin pada Pasal 2 Ayat (1) Undang – Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan. Perkawinan beda agama pada penelitiann ini dilaksanakan melalui penetapan pengadilan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah, bagaimana dasar pertimbangan hukum hakim dalam penetapan pengadilan negeri surabaya Nomor: 916/Pdt.P/2022/Pn.Sby. tentang permohonan perkawinan beda agama dan bagaimana dasar pengaturan perkawinan beda agama di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder .Metode pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan, kemudian data yang diperoleh disajikan dalam bentuk teks naratif dan metode analisis data yang digunakan yaitu normatif kualitatif. Berdasarkan pada hasil penelitian dan pembahasan, pertimbangan hakim dalam memutus perkara Nomor: 916/Pdt.P/2022/Pn.Sby. Mengacu pada ketentuan Pasal 8 Huruf f Undang- Undang Perkawinan, Pasal 29 dan Pasal 28 Ayat (1) UUD 1945, dan Pasal 35 Huruf a Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang administrasi kependudukan, namun putusan tersebut bertentangan dengan Pasal 2 Ayat (1) jo Pasal 8 Huruf f Undang- Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan dan Pasal 40 huruf c Kompilasi Hukum Islam. Perkawinan beda agama tidak diatur dalam peraturan perundang – undangan sebagaimana pada Pasal 2 Ayat (1) Undang – undang perkawinan, dan pencatatannya tidak diakui sebagaimana ketentuan pada Fatwa Mahkamah Agung NOMOR 231/PAN/HK05/1/2019. Kata Kunci : Perkawinan, Perkawinan Beda agama, Pengaturan | IMPLEMENTATION OF PROVISIONS FOR INTERRELIGIOUS MARRIAGE IN INDONESIA THROUGH THE DETERMINATION OF THE COURT Juridical Review Stipulation of the Surabaya District Court Number: 916/Pdt.P/2022/Pn.Sby Written by: KOMANG BRAHMA DT PNT E1A019337 ABSTRACT Marriage is a right that every human being has. The legal requirements for a marriage are reflected in Article 2 Paragraph (1) Law Number 1 of 1974 Concerning Marriage. Interfaith marriages in this study were carried out through court decisions. The problem in this research is, what is the basis for the judge's legal considerations in the decision of the Surabaya District Court Number: 916/Pdt.P/2022/Pn.Sby. regarding interfaith marriage applications and the basis for interfaith marriage arrangements in Indonesia. This study uses a normative juridical approach with analytical descriptive research specifications. The data source used was secondary data. The data collection method was carried out by means of a literature study, then the data obtained was presented in the form of narrative text and the data analysis method used was normative qualitative. Based on the results of the research and discussion, the judge's considerations in deciding case Number: 916/Pdt.P/2022/Pn.Sby. Referring to the provisions of Article 8 Letter f of the Marriage Law, Article 29 and Article 28 Paragraph (1) of the 1945 Constitution, and Article 35 Letter a of Law Number 23 of 2006 concerning population administration. However, this decision contradicts Article 2 Paragraph (1) jo Article 8 Letter f of the Law Number 1 of 1974 Concerning Marriage and Article 40 of the Compilation of Islamic Law. Interfaith marriages are not regulated in statutory regulations as in Article 2 Paragraph (1) of the Marriage Law, and their registration is not recognized as stipulated in the Supreme Court Fatwa NUMBER 231/PAN/HK05/1/2019. Keywords: Marriage, Interfaith Marriage, Arrangement | |
| 35562 | 38702 | G1A019039 | EFEK PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL 50% DAUN KELOR (Moringa oleifera Lam.) TERHADAP JUMLAH LEUKOSIT TIKUS WISTAR JANTAN YANG TERPAPAR PB | Timbal (Pb) merupakan logam berat yang merangsang radikal bebas dan menurunkan produksi antioksidan dalam tubuh sehingga mempengaruhi sistem imun. Leukosit merupakan salah satu sistem imun yang berperan dalam tubuh. Pada daun kelor (Moringa oleifera Lam.) ditemukan senyawa flavonoid yang memiliki efek antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian ekstrak etanol 50% daun kelor terhadap jumlah leukosit tikus wistar yang terpapar Pb. Penelitian ini menggunakan true experimental dengan completely randomized post-test control group design. Jumlah sampel 48 ekor tikus wistar jantan dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu kelompok Kp, P1, P2, dan P3. Kontrol positif (Kp) diberi perlakuan Pb peroral dengan dosis 750 mg/kgBB selama 7 hari. Kelompok P1, P2, dan P3 sebagai kelompok perlakuan yang diberikan Pb peroral dosis 750 mg/kgBB selama 7 hari dilanjutkan pemberian ekstrak etanol 50% daun kelor dosis 1.000, 1.500, dan 2.000 mg/kgBB selama 14 hari. Sampel darah diambil dari sinus retroorbita dan diperiksa jumlah leukosit menggunakan hematology analyzer. Data dianalisis menggunakan uji One Way ANOVA. Analisis statistik menunjukkan tidak adanya perbedaan signifikan pada keempat kelompok perlakuan (p>0,05). Diketahui bahwa pemberian ekstrak etanol 50% daun kelor dosis 1.000, 1.500, dan 2.000 mg/kgBB dapat meningkatkan jumlah leukosit. Nilai rerata jumlah leukosit dari terendah hingga tertinggi sesuai urutan adalah kelompok Kp, P2, P3, P1. Pemberian ekstrak etanol 50% daun kelor meningkatkan jumlah leukosit tikus wistar jantan yang terpapar Pb namun tidak signifikan secara statistik. | Lead (Pb) is a heavy metal that induces free radicals and reduce the production of antioxidant in the body that affect immune system. Leukocyte are part of the body’s immune system. In Moringa leaves found flavonoid which have antioxidant effects. This study aimed to determine the effect of 50% ethanol extract of Moringa leaves on leukocyte count in Wistar rat exposure to Pb. This study used a true experimental with completely randomized post-test control group design. The number of samples was 48 male Wistar rats which were divided into 4 groups, namely groups Kp, P1, P2, and P3. The positive control (Kp) was treated with Pb 750 mg/kgBW for 7 days. Treatment group P1, P2, and P3 was treated with Pb 750 mg/kgBW for 7 days and were given 50% ethanol extract of Moringa leaves at doses of 1.000, 1.500, and 2.000 mg/kgBW for 14 days. Blood sample was collected from retro-orbital sinus and checked by hematology analyzer. Data were analyzed using One Way ANOVA test. Statistical analysis showed no significant difference in the four treatment groups (p>0,05). Administration of 50% ethanol extract of Moringa leaves at doses 1.000, 1.500, and 2.000 mg/kgBW increase the leukocyte count. The mean value of the lowest to highest leukocyte count is the Kp, P2, P3, and P1 group. Administration of 50% ethanol extract of Moringa leaves increase the leukocyte count in Wistar rat exposure to Pb but not statistically significant. | |
| 35563 | 38704 | H1D018048 | RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN DATA ANAK YATIM PADA DESA KARANGSARI, KECAMATAN KALIMANAH, KABUPATEN PURBALINGGA | Anak yatim adalah istilah digunakan untuk menyebut seseorang yang ditinggal orang tuanya saat masih di bawah umur. Menyantuni anak yatim merupakan kegiatan terpuji. Menyantuni anak yatim memiliki banyak keutamaan seperti salah satu arti hadist berikut: Diriwayatkan oleh Abu Ya’la dan Thobrani, Shahih At Targhib Al Albani bahwa: “Barang siapa yang mengikut sertakan seorang anak yatim di antara dua orang tua Muslim, dalam makan dan minumnya, sehingga mencukupinya maka ia pasti masuk surga.” [HR. Thabrani]. Langkah pertama yang harus dilakukan untuk menyantuni anak yatim adalah mencari anak yatim. Mencari data anak yatim sulit dilakukan jika kita harus melakukan pendataan secara manual. Terkadang data yang diperoleh tidak sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan. Untuk membantu memenuhi langkah tersebut maka dibuatlah sistem informasi pengelolaan data anak yatim. Dengan tujuan untuk mempermudah mengelola data anak yatim dan juga mempermudah masyarakat yang ingin mencari data anak yatim. Pengembangan sistem informasi pengelolaan data anak yatim ini menggunakan metode waterfall dimana tahapan yang dibahas dalam penelitian ini meliputi tahap analisis, desain, implementasi, pengujian dan pemeliharaan menggunakan framework laravel. Hasil dari penelitian ini yaitu sistem informasi pengelolaan data anak yatim berbasis web studi kasus Desa Karangsari, Kalimanah, Kabupaten Purbalingga. | Orphan is a term used to refer to someone whose parents died when they were young. Helping orphans is a commendable activity. Supporting orphans has many virtues as one of the meanings of the following hadith: It was narrated by Abu Ya'la and Thobrani, Shahih At Targhib Al Albani that: “Whoever includes an orphan between two muslim parents, in eating and drinking, so that he enough, he will definitely go to heaven. [HR. Thabrani]. The first step that must be taken to support orphans is to look for orphans. Finding data on orphans is indeed difficult if you have to collect data manually. Sometimes the data obtained does not match the desired needs. To help fulfill these steps, an orphan data management information system was created. With the aim of facilitating the management of data on orphans and also to make it easier for people who want to find data on orphans. Development of an orphan data management information system using the waterfall method where the stages discussed in this study include the stages of analysis, design, implementation, testing and maintenance using the Laravel framework. The result of this research is a web-based orphan data management information system for the case study of Karangsari, Kalimanah, Purbalingga Rigency. | |
| 35564 | 38705 | H1B018043 | Perbandingan Konsumsi Energi dan Emisi Gas Rumah Kaca CO2 Pada Produksi Hot Mix Asphalt dan Cold Mix Asphalt di Asphalt Mixing Plant | Pemanasan global (global warming) adalah salah satu bentuk ketidakseimbangan ekosistem di bumi akibat proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, daratan, dan laut di bumi. Peningkatan ini terjadi akibat meningkatnya emisi gas rumah kaca, seperti; karbondioksida, metana, dinitrooksida, hidrofluoro karbon, perfluoro karbon, dan yang lainnya. Kegiatan konstruksi adalah salah satu penyumbang emisi CO2. Jalan adalah salah satu penyumbang emisi CO2 terbesar yang menyumbangkan emisi gas rumah kaca. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil perbandingan konsumsi energi dan emisi gas rumah kaca (CO2) antara Hot Mix Asphalt dan Cold Mix Asphalt baik menggunakan metode tabel energy use and GHG emissions for pavement construction atau metode konversi bahan bakar IPCC 2006 di AMP Hutama Prima. Hasil perhitungan dengan menggunakan metode konversi bahan bakar IPCC total konsumsi energi pada HMA adalah 595,72 MJ/ton sedangkan pada CMA 569,97 MJ/ton. Total emisi gas CO2 pada HMA adalah 44,14 kgCO2/ton sedangkan pada CMA 42,23 kgCO2/ton. Hasil perhitungan dengan menggunakan metode tabel energi c use and GHG emission for pavement construction total konsumsi energi pada HMA adalah 337,10 MJ/ton sedangkan pada CMA 72,39 MJ/ton. Total emisi gas CO2 pada HMA adalah 26,14 kgCO2/ton sedangkan pada CMA 4,89 kgCO2/ton. Konsumsi energi dan emisi gas rumah kaca HMA lebih besar dibandingkan dengan CMA baik pehitungan menggunakan metode IPCC ataupun metode tabel. Metode IPCC lebih besar hasilnya jika dibandingan dengan perhitungan metode tabel. Jika akan digunakan perhitungan konsumsi energi dan emisi GRK, metode konversi bahan bakar IPCC 2006 lebih tepat digunakan karena langsung mengetahui kebutuhan bahan bakar yang digunakan sesuai dengan kondisi dan alat yang digunakan pada saat ini, sehingga hasil yang didapatkan nantinya mendekati kondisi yang sebenarnya. | Global warming is a form of ecological imbalance on earth due to an increase in the average temperature of the atmosphere, land, and sea. This rise is brought on by increased greenhouse gas (GHG) emissions, such as; carbon dioxide, methane, nitrous oxide, hydrofluorocarbon, perfluorocarbon, and others. Construction works are one of the contributors to CO2 emissions. The largest contributor to CO2 emissions, which contribute to GHG emissions, comes from roads. This study aims to determine the results of a comparison of energy consumption and greenhouse gas (CO2) emissions between Hot Mix Asphalt and Cold Mix Asphalt using either the energy use and GHG emissions for pavement construction table methods or the 2006 IPCC fuel conversion method at AMP Hutama Prima. Based on calculations using the IPCC fuel conversion method, the total energy consumption for HMA was 595.72 MJ/ton, while for CMA was 569.97 MJ/ton. The total CO2 emissions of HMA emitted 44.14 kgCO2/ton, whereas CMA emitted 42.23 kgCO2/ton. In addition, total energy consumption using the energy use and GHG emission for pavement construction table methods for HMA was 337.10 MJ/ton, while the CMA was 72.39 MJ/ton. The total CO2 emissions of HMA emitted 26.14 kgCO2/ton, whereas the CMA emitted 4.89 kgCO2/ton. HMA's energy consumption and GHG emissions were greater than CMA, and both were calculated using the IPCC and table methods. Therefore, the IPCC method yields greater results when compared to table method calculations. The 2006 IPCC fuel conversion method is more appropriate to use for calculating energy consumption and GHG emissions since it instantly determines the amount of fuel required under the conditions and tools used at present so that the results obtained will be more accurate to the actual conditions. | |
| 35565 | 44640 | E1A020039 | PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN ATAS PENJUALAN PRODUK PANGAN OLAHAN TANPA IZIN EDAR DARI BOPM BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN DALAM PUTUSAN NOMOR 409/Pid.Sus/2023/PN Jmb | Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen Atas Penjualan Produk Pangan Tanpa Izin Edar Dari BPOM Berdasarkan Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen Dalam Putusan Nomor 409/Pid.Sus/2023/PN Jmb Oleh: Putri Zahari Shofa E1A020039 Abstrak Penjualan produk pangan tanpa izin edar BPOM menjadi masalah serius di Indonesia, sebab mengancam kesehatan konsumen dan melanggar hukum perlindungan konsumen. Meskipun telah ditegaskan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan dan Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan RI Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pendaftaran Pangan Olahan, mengenai larangan penjualan produk pangan tanpa izin edar tetapi masih banyak kasus penjualan ilegal, termasuk kasus Irwan Tomi di Jambi Timur. Penelitian ini menganalisis perlindungan hukum terhadap konsumen terkait penjualan pangan olahan tanpa izin edar BPOM, dengan tujuan menegakkan perlindungan konsumen dan memastikan kepatuhan pelaku usaha terhadap regulasi yang berlaku. Penelitian ini menggunakan metode hukum yudiris normatif. pendekatan tersebut merupakan penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahan atau data sekunder sebagai bahan dasar untuk diteliti dengan cara mengadakan penelusuran terhadap peraturan-peraturan dan literatur-literatur yang berkaitan dengan permasalahan yang diteliti. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data studi kepustakan, kemudian data yang telah diperoleh disajikan dalam bentuk teks naratif yang dianalisis menggunakan metode normatif kualitatif. Berdasarkan hasil putusan Nomor 409/Pid.Sus/2023/PN Jmb, perlindungan konsumen terhadap penjualan pangan olahan tanpa izin edar BPOM ditegaskan. Irwan Tomi alias Joni dinyatakan bersalah dan dijatuhi pidana denda serta hukuman tambahan berupa perampasan produk pangan olahan yang akan dimusnahkan. Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan. Putusan ini menjadi landasan untuk memastikan kepatuhan pelaku usaha terhadap regulasi perlindungan konsumen serta memberikan jaminan bagi konsumen akan keselamatan dan kualitas produk pangan yang mereka konsumsi. Kata Kunci: Perlindungan Konsumen, Undang-Undang Pangan, Izin edar, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) | LEGAL PROTECTION OF CONSUMERS ON THE SALE OF PROCESSED FOOD PRODUCTS WITHOUT A DISTRIBUTION PERMIT FROM BPOM BASED ON LAW NO. 8 OF 1999 CONCERNING CONSUMER PROTECTION IN THE DECISION NOMOR 409/Pid.Sus/2023/PN Jmb By: Putri Zahari Shofa E1A020039 Abstract The sale of food products without a BPOM distribution permit is a serious problem in Indonesia, as it threatens consumer health and violates consumer protection laws. Although it has been emphasized in law No. 8/2012 on Food and Regulation of the Head of the Indonesian Food and Drug Administration No. 12/2016 on the Registration of Processed Food, regarding the prohibition of the sale of food products without a distribution permit, there are still many cases of illegal sales, including the case of Irwan Tomi in East Jambi. This study analyses the legal protection of consumers related to the sale of processed food without a BPOM distribution permit, with the aim of upholding consumer protection and ensuring compliance of business actors with applicable regulation. This research uses normative judicial legal methods. The approach is legal research conducted by examining secondary materials or data as a basis for research by conducting a search for regulations and literature related to the problem under study. This research uses a library study data collection method, then the data that has been obtained is presented in the form of narrative text which is abalyzed using qualitative normative methods. Bases on the results of verdict Number 409/Pid.Sus/2023PN Jmb, consumer protection against the sale of processed food without a BPOM distribution permit is affirmed. Irwan Tomi alias Joni was found guilty and sentenced to a fine and additional punishment in the form of confiscation of processed food products to be destroyed. This is in accordance with Law Number 8 of 1999 on Consumer Protection and Law Number 18 of 2012 on Food. This verdict serves as a foundation and provide assurance for consumers on the safety and quality of the food products they consume. Keyword: Consumer Protection, Food law, Circulation Permit, Food and Drug Monitoring Agency (BPOM) | |
| 35566 | 38335 | H1D015049 | EVALUASI USER INTERFACE DAN USER EXPERIENCE GAME GENSHIN IMPACT PADA PLATFORM PC DEGAN METODOLOGI USABILITY TEST | Desain User Interface dan User Experience menjadi esensi penting bagi sebuah produk. Dimana masing-masing bekerja sebagai alur dari sistem dan dapat menjadi sebuah daya tarik terutama pada game Genshin Impact. Desain yang dibuat secara hati-hati dapat mengundang dan membuat pengguna game nyaman baik ketika akan bermain hingga saat bermain. Seperti produk, desain tidak akan pernah sempurna, maka perlu dilakukan sebuah evaluasi untuk mengetahui kekurangan, pilihan pemain dan kegunaan lainnya. Pengguna yang terlibat dalam penelitian ini adalah berbagai macam pengguna atau pemain dengan pilihannya masing-masing. Evaluasi dilakukan dengan metode Usability Testing. | User Interface and User Experience design was the important essence of a product. Where each work both as a system’s flow and charm in a game especially in Genshin Impact game. Design that were made carefully can invite potential and players comfortable even before or while playing. Just like product, design weren’t meant to be perfect, that’s why an evaluation is needed in advance to better know the weaknesses, player preferences and the other usages. Stake holders that is involved were users or players, each with its own different preferences. Usability Testing was the method used for the evaluation. | |
| 35567 | 38707 | G1A019063 | UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETIL ASETAT TERONG UNGU (Solanum melongena L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus | Latar Belakang: Staphylococcus aureus (S. aureus) merupakan bakteri yang sering ditemukan resisten terhadap antibiotik dan menginfeksi pasien dengan sistem imun lemah. Saat ini, penggunaan terong ungu (Solanum melongena L.) untuk pengobatan infeksi banyak dikembangkan karena efek farmakologi yang dimiliki. Tujuan: Penelitian ini merupakan quasi experimental yang bertujuan mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etil asetat terong ungu terhadap bakteri S aureus. Metode: Ekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etil asetat kemudian dilakukan uji aktivitas antibakteri dengan metode microdillution untuk membandingkan efek penghambatan pertumbuhan koloni bakteri S. aureus oleh bahan aktif ekstrak etil asetat terong ungu konsentrasi 5 mg/mL, 10 mg/mL, 20 mg/mL, dan 40 mg/mL terhadap kontrol negatif, kontrol media, dan kontrol pelarut DMSO 5%. Hasil: ekstrak etil asetat terong ungu konsentrasi 40 mg/mL menghambat pertumbuhan bakteri S. aureus ATCC 25923 sebesar 94%, konsentrasi 20 mg/mL menghambat sebesar 83%, konsentasi 10 mg/mL menghambat sebesar 26% dan konsentrasi 5 mg/mL tidak menghambat perumbuhan bakteri. Konsentrasi hambat minimum (KHM) ekstrak etil asetat terong ungu sebesar 20 mg/mL dan nilai KBM lebih besar dari 40 mg/mL. Kesimpulan: aktivitas antibakteri ekstrak etil asetat terong ungu bergantung dengan dosis konsentrasi yang digunakan. Semakin tinggi konsentrasi yang digunakan maka semakin tinggi pula aktivitas antibakterinya. | Background: Staphylococcus aureus (S. aureus) is a bacterium that is often found resistant to antibiotics and infects patients with weak immune systems. Currently, the use of purple aubergine (Solanum melongena L.) for the treatment of infections is widely developed due to its pharmacological effects. Objective: This study is a quasi-experimental that aims to determine the antibacterial activity of ethyl acetate extract of purple aubergine against S. aureus bacteria. Methods: Extraction by maceration method using ethyl acetate solvent then tested antibacterial activity by microdillution method to compare the effect of inhibiting the growth of S. aureus bacterial colonies by the active ingredients of purple aubergine ethyl acetate extract concentrations of 5 mg/mL, 10 mg/mL, 20 mg/mL, and 40 mg/mL against negative control, media control, and 5% DMSO solvent control. Results: purple aubergine ethyl acetate extract concentration of 40 mg/mL inhibited the growth of S. aureus ATCC 25923 by 94%, concentration of 20 mg/mL inhibited by 83%, concentration of 10 mg/mL inhibited by 26% and concentration of 5 mg/mL did not inhibit bacterial growth. The minimum inhibitory concentration (MIC) of purple aubergine ethyl acetate extract was 20 mg/mL and the MBC value was greater than 40 mg/mL. Conclusion: the antibacterial activity of purple aubergine ethyl acetate extract depends on the concentration dose used. The higher the concentration used, the higher the antibacterial activity. | |
| 35568 | 38709 | F1B015104 | COLLABORATIVE GOVERNANCE PENANGANAN PERMASALAHAN PEMULANGAN TENAGA KERJA INDONESIA (TKI) ASAL BANYUMAS | Penelitian ini fokus pada kajian collaborative governance dengan dua tujuan penelitian yakni mengetahui penerapan collaborative governance yang dilakukan stakeholder dalam upaya penyelesaian masalah TKI asal Banyumas dan mengetahui faktor-faktor menghambat pelaksanaan collaborative governance. Metode penelitian yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sasaran penelitian ini yakni perwakilan Dinas Tenaga Kerja, PPTKIS, LSM Seruni, dan keluarga TKI. Analisis data menggunakan analisis interaktif dan validitas data triangulasi data sumber. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 11 tahapan penyelesaian pemulangan TKI diawali dari inisiasi TKI sampai dengan penjemputan sampai di daerah asal. Kedua, Dinas Tenaga kerja, PPTKIS, LSM, dan keluarga TKI telah berupaya maksimal dalam tiap aspek proses kolaborasi baik itu face to face dialogue, trust building, commitment to processes, share understanding, dan intermediate outcome. Ketiga, tiap stakeholder memiliki hambatan dalam collaborative governance, seperti adanya proses birokrasi yang panjang, keterbatasan dalam sumber daya manusia, masalah legal standing yang lemah, dan sulitnya melakukan pengaduan secara intensif karena masih terikat dengan kontrak kerja dengan majikan. | This research focuses on the study of collaborative governance with two research objectives namely knowing the implementation of collaborative governance by stakeholders in the effort to solve the problems of migrant workers from Banyumas and knowing the factors hampering the implementation of collaborative governance. The research method is qualitative with a descriptive approach. The targets of this study are representatives of the Department of Labor, PPTKIS, NGO Seruni, and the families of migrant workers. Data analysis uses interactive analysis and data triangulation validity of source data. The results showed that there were 11 stages of completion of returning migrant workers starting from the initiation of migrant workers to pick-up to the area of origin. Second, the Department of Manpower, PPTKIS, NGOs, and migrant workers' families have tried their best in every aspect of the collaboration process, be it face to face dialogue, trust building, commitment to processes, share understanding, and intermediate outcomes. Third, each stakeholder has obstacles in collaborative governance, such bureaucratic process, limitations in human resources, weak legal standing issues, and the difficulty of making complaints intensively because they are still bound by work contracts with employers. | |
| 35569 | 38706 | C1B019013 | PENGARUH BRAND FEEDBACK PADA eWOM NEGATIF TERHADAP PURCHASE INTENTION, DENGAN VARIABEL MEDIASI BRAND ATTITUDE DAN BRAND TRUST (Studi Pengguna Transportasi Daring di Wilayah Pulau Jawa) | Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh brand feedback pada eWOM negatif terhadap purchase intention, dengan pengaruh mediasi brand attitude dan brand trust. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pengguna transportasi daring di Pulau Jawa. Jumlah responden yang diambil dalam penelitian ini adalah 220 responden. Nonprobability sampling dengan metode convenience sampling digunakan dalam penentuan responden. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan SEM (Structural Equation Modelling) menunjukkan bahwa: (1) brand feedback pada eWOM negatif berpengaruh positif pada brand attitude, (2) brand feedback pada eWOM negatif berpengaruh positif pada brand trust, (3) brand feedback pada eWOM negatif berpengaruh negatif pada purchase intention, (4) brand attitude berpengaruh positif pada purchase intention, (5) brand trust berpengaruh positif pada purchase intention, (6) brand Feedback pada eWOM berpengaruh positif pada Purchase Intention dengan variabel mediasi brand attitude, (7) brand Feedback pada N-WOM berpengaruh positif pada Purchase Intention, dengan variabel mediasi brand trust. | The purpose of this study was to determine the effect of brand feedback on negative eWOM on purchase intention, with a mediating effect of brand attitudes and brand trust. This type of research is explanatory research with a quantitative approach. The population in this study are transportation users on the island of Java. The number of respondents taken in this study were 220 respondents. Non-probability sampling with convenience sampling method is used in the cost of respondents. Based on the results of research and data analysis using SEM (Structural Equation Modeling) shows that: (1) brand feedback on negative eWOM has a positive effect on brand attitude, (2) brand feedback on negative eWOM has a positive effect on brand trust, (3) brand feedback on negative eWOM has a negative effect on purchase intention, (4) brand attitude has a positive effect on purchase intention, (5) brand trust has a positive effect on purchase intention, (6) Brand Feedback on eWOM has a positive effect on Purchase Intention with brand attitude mediating variable, (7) Brand Feedback on N-WOM has a positive effect on Purchase Intention, with the mediating variable brand trust. | |
| 35570 | 38710 | G1A019033 | KUALITAS HUBUNGAN DAN KEJADIAN COMMON MENTAL DISORDERS (CMDs) PADA IBU HAMIL TERKAIT COVID-19 DI KABUPATEN BANYUMAS | Latar Belakang: Kehamilan merupakan masa meningkatnya kerentanan untuk berkembangnya kecemasan dan depresi. Seorang wanita hamil mengalami banyak perubahan fisik, diikuti perubahan psikologi yang mengakibatkan kondisi emosi tidak stabil. Penelitian menyatakan bahwa ibu hamil berpotensi mengalami peningkatan kecemasan selama proses kehamilan dan diperparah oleh pandemi COVID-19. faktor terkait dengan kecemasan dan depresi kehamilan adalah kualitas hubungan yang buruk serta kurangnya dukungan sosial pasangan. Tujuan: Mengetahui hubungan antara kualitas hubungan dan kejadian common mental disorders (CMDs) pada ibu hamil terkait COVID-19 di Kabupaten Banyumas. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional menggunakan pendekatan Cross sectional study pada populasi target ibu hamil di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan kuisioner QMI dan WHO-SRQ-20. Teknik pengambilan sampel menggunakan snowball sampling sebanyak 1543 responden. Teknik analisis data dengan menggunakan uji Chi square. Hasil: Dihasilkan bahwa dari 129 responden dengan kualitas hubungan buruk, 58 memilliki CMDs dan dari 1414 responden dengan kualitas hubungan baik, 212 responden memiliki CMDs. Analisis bivariat menggunakan uji Chi square diperoleh nilai p value = 0,001 (p<0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara kualitas hubungan dan kejadian common mental disorders (CMDs) pada ibu hamil terkait COVID-19 di Kabupaten Banyumas. | Background : Pregnancy is a period where the vulnerability to the development of anxiety and depression is increased. A pregnant woman experiences many physical changes, followed by psychological changes that result in an unstable emotional state. Research states that pregnant women have the potential to undergo increased anxiety during pregnancy and heightened by the COVID-19 pandemic. Factors associated with pregnancy anxiety and depressions are inadequate relationship quality and the spouse's lack of social support. Objective : To proved the relationship quality and common health disorders (CMDs) in pregnant women related to the COVID-19 pandemic at Banyumas Regency Methods : This study employed cross-sectional study which takes analytical observations to the pregnant women at Banyumas Regency. This study used QMI and WHO-SRQ- 20 questionnaires. The sampling technique applied snowball sampling as many as 1543 respondents. The analysis technique used the Chi-square test. Results : Out of 129 respondents with inadequate relationship quality, 58 have CMDs, and out of 1414 respondents with good relationship quality, 212 have CMDs. Bivariate analysis using the Chi-square test obtained a p-value = 0.001 (p <0.05). Conclusion : The relationship between the quality of the relationship and the incidence of common mental disorders (CMDs) in pregnant women related to COVID-19 at the Banyumas Regency does exist. | |
| 35571 | 44641 | E1A020114 | PERLINDUNGAN HUKUM PEMEGANG SAHAM MAYORITAS ATAS PENGALIHAN SAHAM TANPA PERSETUJUAN BERDASARKAN UNDANG- UNDANG NOMOR 40 TAHUN 2007 TENTANG PERSEROAN TERBATAS (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 239 K/Pdt/2023) | Saham merupakan bukti kepemilikan atas suatu Perseroan Terbatas. Pemegang saham bertanggung jawab atas Perseroan Terbatas hanya sebatas jumlah saham yang dimiliki. Kepemilikan saham yang dimiliki oleh lebih dari satu subyek hukum dapat menimbulkan sengketa karena perbedaan kepentingan ataupun karena pelanggaran Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas khususnya Pasal 57 ayat (1) tentang syarat pengalihan saham, Pasal 86 ayat (1) tentang pelaksanaan RUPS, dan Pasal 87 ayat (2) tentang pengambilan keputusan untuk Perseroan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui penerapan perlindungan hukum terhadap pemegang saham mayoritas dan akibat hukum atas pengalihan saham tanpa persetujuan berdasarkan Undang-Undang Perseroan Terbatas dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 239 K/Pdt/2023. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Sumber data yang digunakan adalah sumber data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu studi kepustakaan yang diolah dan dianalisis menggunakan metode normatif kualitatif yang kemudian disajikan dalam bentuk teks naratif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa Putusan Mahkamah Agung Nomor 239 K/Pdt/2023 memberikan perlindungan hukum kepada Termohon Kasasi sebagai pemegang saham mayoritas pada Turut Termohon Kasasi dengan menolak permohonan kasasi dari Pemohon Kasasi. Perlindungan Hukum tersebut merupakan bentuk Perlindungan Hukum represif. Akibat hukum dari perbuatan Pemohon Kasasi yaitu hilangnya hak kepemilikan saham, hak memperoleh dividen, dan hak-hak lain yang dimiliki oleh Termohon Kasasi selaku pemegang saham mayoritas. Kata Kunci : Perlindungan Hukum, Pemegang Saham Mayoritas, Pengalihan Saham, Perseroan Terbatas. | Shares are proof of ownership of a Limited Liability Company. Shareholders are responsible for the Limited Liability Company only to the extent of the number of shares owned. Ownership of shares owned by more than one legal subject can lead to disputes due to differences in interests or due to violations of Law Number 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies, especially Article 57 paragraph (1) concerning the conditions for transferring shares, Article 86 paragraph (1) concerning the implementation of RUPS, and Article 87 paragraph (2) concerning decision making for Limited Liability Company. The research aims to determine the application of legal protection to majority shareholders and the legal consequences of transferring shares without approval based on the Limited Liability Company Law in Supreme Court Decision Number 239 K/Pdt/2023. The approach method used in this research is normative juridical with descriptive analytical research specifications. The data sources used are secondary data sources consisting of primary legal materials and secondary legal materials. The data collection method used is literature study which is processed and analyzed using qualitative normative methods which are then presented in the form of narrative text. Based on the results of research and discussion, it can be concluded that Supreme Court Decision Number 239 K/Pdt/2023 provides legal protection to the Cassation Respondent as the majority shareholder of the Cassation Respondent by rejecting the cassation petition of the Cassation Petitioner. The legal protection is a form of repressive legal protection. The legal consequences of the actions of the Cassation Petitioner are the loss of share ownership rights, the right to receive dividends, and other rights owned by the Cassation Respondent as the majority shareholder. Keywords: Legal Protection, Majority Shareholder, Share Transfer, Limited Liability Company. | |
| 35572 | 44009 | E1A020260 | PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN ATAS PENJUALAN BERAS OPLOSAN OLEH PELAKU USAHA BERDASARKAN UNDANG -UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN (Studi Putusan Nomor 171/Pid.Sus/2023/PN Sng) | Perlidungan hukum konsumen dapat diwujudkan dengan adanya itikad baik dari pelaku usaha dalam menjalankan kegiatan usahanya. Perkembangan di bidang perdagangan yang pesat menimbulkan permasalahan yang kompleks, banyak pelaku usaha yang mulai menghiraukan itikad baik demi keuntungan yang besar sehingga hak konsumen yang seharusnya dipenuhi tetapi dilanggar oleh pelaku usaha. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perlindungan hukum terhadap konsumen dan tanggung jawab pelaku usaha yang memproduksi dan memperdagangkan beras oplosan dengan label tidak sesuai janji dalam Putusan Nomor 171/Pid.Sus/2023/PN Sng. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier yang dilakukan dengan studi kepustakaan. Data yang disajikan dalam bentuk uraian yang kemudian dianalisis menggunakan metode normatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan terhadap Putusan Nomor 171/Pid.Sus/2023/PN Sng menunjukkan bahwa Pengadilan Negeri Subang telah memberikan perlindungan hukum kepada konsumen terhadap penjualan beras oplosan merek MJ Mandiri Jaya berlabel yang tidak sesuai janji. Selaku pelaku usaha Bahrul Walidin Ismail alias Pak Haji Aceh bertanggung jawab atas perbuatannya dengan dijatuhi pidana sesuai Pasal 62 ayat (1) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Hakim menyatakan pelaku usaha bersalah karena melanggar Pasal 8 ayat (1) huruf f yang melarang memperdagangkan barang dengan label tidak sesuai janji. Bahrul Walidin Ismail dijatuhi pidana penjara selama 6 (enam) bulan dengan beras oplosan merek MJ Mandiri Jaya, beberapa karung beras serta alat pengoplos beras dirampas sebagai barang bukti. | Legal protection of consumers can be realized by the good faith of business actors in carrying out their business activities. Rapid developments in the trade sector have given rise to complex problems, many business actors are starting to ignore good intentions for the sake of large profits so that consumer rights which should be fulfilled are being violated by business actors. The purpose of this research is to determine legal protection for consumers and the responsibilities of business actors who produce and trade mixed rice with labels that do not comply with promises in Decision Number 171/Pid.Sus/2023/PN Sng. This research uses a normative juridical approach with analytical descriptive research specifications. The type of data used is secondary data consisting of primary legal materials, secondary legal materials, and tertiary legal materials carried out using library research. The data is presented in the form of descriptions which are then analyzed using qualitative normative methods. Based on the results of research and discussion of Decision Number 171/Pid.Sus/2023/PN Sng, it shows that the Subang District Court has provided legal protection to consumers against the sale of MJ Mandiri Jaya brand adulterated goods with labels that do not match promises. As a business actor, Bahrul Walidin Ismail alias Pak Haji Aceh is responsible for his actions by being sentenced to a crime in accordance with Article 62 paragraph (1) of Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection. The judge declared the business actor guilty of violating Article 8 paragraph (1) letter f which prohibits trading goods with labels that do not match promises. Bahrul Walidin Ismail was sentenced to 6 (six) months in prison with MJ Mandiri Jaya brand mixed rice, several sacks of rice and rice mixing equipment confiscated as evidence. | |
| 35573 | 44642 | C1C020032 | Pengaruh Pemahaman Akuntansi, Keterampilan Non-Teknis, Dan Kecemasan Berkomputer Terhadap Kesiapan Mahasiswa Akuntansi Feb Unsoed Dalam Menghadapi Tantangan Era Revolusi Industri 4.0 | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh faktor pemahaman akuntansi, keterampilan non-teknis, dan kecemasan berkomputer terhadap kesiapan mahasiswa akuntansi dalam menghadapi tantangan era revolusi industri 4.0. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer melalui survei, lalu dianalisis dengan regresi linier berganda. Sampel pada penelitian ini adalah 100 mahasiswa FEB Unsoed dari program studi S-1 Akuntansi angkatan 2020-2022 dan D-3 Akuntansi angkatan 2021-2022, dengan metode pengambilan sampel yaitu convenience sampling. Semua variabel diukur menggunakan skor skala likert lalu dianalisis lebih lanjut dengan memanfaatkan pengujian statistik melalui SPSS. Berdasarkan hasil analisis data, semua butir pernyataan kuesioner dinyatakan valid dan reliabel, begitu pula dengan uji non-response bias menyatakan bahwa tidak ada perbedaan rata-rata skor jawaban mahasiswa. Selain itu, uji asumsi yang dilakukan membuktikan data berdistribusi normal, tidak terjadi gejala multikolinearitas, dan bebas dari heterokedastisitas. Selanjutnya hasil uji t untuk menguji hipotesis menyimpulkan bahwa (1) Pemahaman akuntansi tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan mahasiswa akuntansi menghadapi era revolusi 4.0, (2) Keterampilan non-teknis berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan mahasiswa akuntansi menghadapi era revolusi 4.0, (3) Kecemasan berkomputer tidak berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kesiapan mahasiswa akuntansi menghadapi era revolusi 4.0. Mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan keterampilan non-teknis dengan mengikuti organisasi atau menjadi panitia acara di kampus, serta mempelajari teknologi yang dapat membantu kegiatan akuntansi. Hasil penelitian ini juga dapat menjadi acuan bagi prodi akuntansi dalam meningkatkan kesiapan mahasiswanya, yaitu dengan mengadakan pelatihan terkait teknologi dan mewajibkan mahasiswa mengikuti organisasi. | This study aims to find out how the influence of accounting comprehension, non-technical skills, and computer anxiety on the readiness of accounting students to face the challenges of the industrial revolution era 4.0. This study uses a quantitative approach with primary data through a survey, then analyzed by multiple linear regression. The sample in this study is 100 FEB Unsoed students from the S-1 Accounting study program for the 2020-2022 batch and D-3 Accounting for the 2021-2022 batch, with a sampling method, namely convenience sampling. All variables were measured using Likert scale scores and then further analyzed by utilizing statistical testing through SPSS. Based on the results of data analysis, all items of the questionnaire statement were declared valid and reliable, as well as the non-response bias test stated that there was no difference in the average student answer score. In addition, the assumption test conducted proved that the data was normally distributed, no symptoms of multicollinearity occurred, and was free from heterokedasticity. Furthermore, the results of the t-test to test the hypothesis concluded that (1) Accounting understanding does not have a positive and significant effect on the readiness of accounting students to face the 4.0 revolution era, (2) Non-technical skills have a positive and significant effect on the readiness of accounting students to face the 4.0 revolution era, (3) Computer anxiety does not have a negative and significant effect on the readiness of accounting students to face the era of the 4.0 revolution. Students are expected to improve their non-technical skills by participating in organizations or becoming event committees on campus, as well as learning technology that can help accounting activities. The results of this research can also be a reference for the accounting study program in improving the readiness of its students, namely by holding training related to technology and requiring students to join organizations. | |
| 35574 | 38711 | L1C016068 | PEMANFAATAN ANALISIS POLA ARUS PERMUKAAN DALAM MENDUKUNG WISATA SELAM DI PERAIRAN KARIMUNJAWA DAN SELAYAR | Karakteristik perairan Karimunjawa memiliki perairan yang tenang dan gelombangnya tidak terlalu besar serta memiliki arus yang cenderung dipengaruhi oleh angin musim, sedangkan pada perairan Kepulauan Selayar dipengaruhi oleh angin muson serta ARLINDO. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola arus permukaan di Perairan Kepulauan Karimunjawa dan Kepulauan Selayar, serta mengetahui kapan waktu penyelaman terbaik. Metode penelitian ini adalah metode observasi, yaitu pengolahan data dari Marine coprenicus dan GEBCO. Data Marine coprenicus dan GEBCO yang telah terunduh, sebelum diolah dilakukan plot area pada lokasi penelitian. Data Marine copernicus dan GEBCO yang telah diperoleh kemudian diolah dengan perangkat lunak aplikasi pemetaan dengan hasil berupa profil lokasi penelitian dan arus. Profil-profil tersebut kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan kondisi arus pada wilayah penelitian. Hasil pada kedua lokasi menunjukan kesamaan fase pada setiap musimnya, dimana arus dominan bergerak dengan arah arus dari Barat daya menuju Tenggara (musim Barat) namun kecepatan arus rendah dan musim timur sebaliknya, sedangkan pada musim Peralihan I dan II arah arus menjadi tidak menentu. Kemudian waktu penyelaman terbaik yaitu saat musim Barat di bulan Februari, musim Peralihan I di bulan Maret, musim Timur di bulan Agustus, sedangkan musim Peralihan II di bulan September. | The characteristics of Karimunjawa waters have calm waters and the waves are not too big and have currents that tend to be influenced by monsoons, while the Selayar Islands waters are influenced by monsoons and ARLINDO. The purpose’s of this study were to determine the pattern of surface currents in the waters of the Karimunjawa Islands and the Selayar Islands, and to find out the best dives time for. This research method is an observation method, namely data processing from Marine Coprenicus and GEBCO. Marine coprenicus and GEBCO data that have been downloaded, before being processed, an area plot was carried out at the research location. Marine coprenicus and GEBCO data that have been obtained are then processed with the mapping application software with the results in the form of research location profiles and currents. These profiles were then analyzed descriptively to describe current conditions in the study area. The results at both locations showed the same phase in each season, where the dominant current moved in the direction of the current from the southwest to the southeast (west monsoon) but the current speed were low and the east monsoon is the opposite, while in the transition seasons I and II the current direction becomes erratic. The best dives were during the West season in February, the Transition I season in March, the East season in August, while the Transition II season in September. | |
| 35575 | 38712 | C1C018104 | EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PAJAK RUMAH KOS (STUDI DI KABUPATEN BANYUMAS) | Pajak rumah kos merupakan salah satu objek pajak daerah yang termasuk dalam pajak hotel yang merupakan salah satu sumber pajak daerah yang digunakan untuk menyumbang pendapatan daerah. Namun, implementasi kebijakan pemungutan rumah kos masih belum efektif di Kabupaten Banyumas sehingga realisasi penerimaan dari pajak rumah kos masih rendah dan jauh dari harapan pemerintahan daerah Kabupaten Banyumas. Tujuan Penelitian ini yaitu untuk melihat dan menganalisis alasan kenapa implementasi pajak rumah kos di Kabupaten Banyumas tidak efektif. Jenis penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian kualitatif deskriptif. Narasumber dari penelitian ini yaitu pejabat Bapenda, pemilik rumah kos, dan pemerintahan desa setempat. Teknik pengambilan data yang digunakan yaitu wawancara semi terstuktur, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model Miles and Huberman yang aktivitasnya meliputi reduksi data, data display, dan conclusion. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Sosialisasi mengenai kebijakan pajak rumah kos belum dilakukan secara maksimal, dan kurangnya koordinasi pihak Bapenda dengan pemerintahan desa setempat. (2) Staf yang dimiliki pihak Bapenda dalam menjalankan implementasi kebijakan masih belum memadai dan tidak memiliki staf khusus pemeriksaan, (3) Pihak Bapenda masih belum serius dalam memaksimalkan potensi pajak rumah kos. (4) Self Assessment System sebagai sitem pemungutan pajak rumah kos menjadi kenda realisasi pemungtan pajak rumah karena Bapenda tidak memiliki kendali lebih untuk memungut pajak rumah kos. (5) Kesadaran wajib pajak rumah kos masih sangat rendah di Kabupaten Banyumas. (6) peraturan pajak rumah kos masih belum rinci dan spesifik mengatur tentang pajak rumah kos. | The boarding house tax is one of the local tax objects that include in the hotel tax which is one of the sources of local taxes used to contribute to regional income. However, the implementation of the boarding house collection policy is still not effective in Banyumas Regency. so that, the realization of revenue from the boarding house tax is still low and far from the expectations of the Banyumas Regency government. The purpose of this study is to see and analyze the reasons why the implementation of the boarding house tax in Banyumas Regency is not effective. The type of research used is descriptive qualitative research. The informants of this research are Bapenda staff, boarding house owners, and local village administrations. Data collection techniques in this research are used semi-structured interviews, observation, and documentation. The data analysis technique in this study uses the Miles and Huberman model whose activities include data reduction, data display, and conclusion. The results of this study indicate that: (1) Socialization of the boarding house tax policy has not been carried out optimally, and there is a lack of coordination between Bapenda and the local village government. (2) The Bapenda staff in carrying out policy implementation is still inadequate and doesn't have special inspection staff, (3) Bapenda is still not serious in maximizing the potential for boarding house taxes. (4) The Self Assessment System as a boarding house tax collection system is an obstacle to the realization of house tax collection because Bapenda does not have more control over collecting boarding house taxes. (5) The awareness of boarding house taxpayers is still very low in Banyumas Regency. (6) boarding house tax regulations are still not detailed and specifically regulate the boarding house tax. | |
| 35576 | 38713 | C1B019106 | Analisis Pengaruh Kecerdasan Emosional terhadap Inovasi Karyawan dengan Efikasi Diri sebagai Variabel Mediasi pada Karyawan PT Sakura Group Indonesia | Penelitian ini merupakan penelitian survei pada karyawan pada PT. Sakura Group Indonesia. Penelitian ini mengambil judul: “Analisis Pengaruh Kecerdasan Emosional terhadap Inovasi Karyawan dengan Efikasi Diri sebagai Variabel Mediasi (Studi Pada PT. Sakura Group Indonesia)”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosional terhadap inovasi karyawan dengan dimediasi efikasi diri. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. Sakura Group Indonesia. Jumlah responden yang diambil dalam penelitian ini adalah sebanyak 35 responden. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan Statistical Product and Service Solutions (SPSS) dan Sobel Test menunjukkan bahwa: (1) Kecerdasan emosional berpengaruh signifikan terhadap efikasi diri. (2) Kecerdasan emosional tidak berpengaruh signifikan terhadap inovasi karyawan. (3) Efikasi diri berpengaruh signifikan terhadap inovasi karyawan. (4) Efikasi diri memediasi pengaruh kecerdasan emosional terhadap inovasi karyawan. Implikasi di atas adalah bahwa dalam upaya meningkatkan inovasi para karyawan, PT. Sakura Group Indonesia harus lebih memberikan apresiasi kepada para karyawan untuk meningkatkan rasa percaya diri mereka dan membangun suasana kerja yang nyaman dan komunikasi yang efektif. | This research is a survey research on employees at PT. Sakura Group Indonesia. This research is entitled “Analysis of the Influence of Emotional Intelligence on Employee Innovation with Self-Efficacy as a Mediation Variable (Study at PT. Sakura Group Indonesia)”. The purpose of this study was to determine the effect of emotional intelligence on employee innovation mediated by self-efficacy. The population in this study were all employees of PT. Sakura Group Indonesia. The number of respondents taken in this study were 35 respondents. Based on the results of research using Statistical Product and Service Solutions (SPSS) and the Sobel Test, it shows that: (1) Emotional intelligence has a significant effect on self-efficacy. (2) Emotional intelligence has no significant effect on self-efficacy. (3) Self-efficacy has a significant effect on employee innovation. (4) Self-efficacy mediates the effect of emotional intelligence on employee innovation. The implications of the research are that to increase employee innovation, PT. Sakura Group Indonesia must give more appreciation to employees to increase their self-confidence and build a comfortable atmosphere at work and effective communication. | |
| 35577 | 38696 | C1B019058 | UPAYA PENINGKATAN LOYALITAS MENGGUNAKAN CAUSE-RELATED MARKETING DENGAN CITRA MEREK SEBAGAI VARIABEL MEDIASI DAN KETERLIBATAN PELANGGAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI | Penelitian ini berjudul “Upaya Peningkatan Loyalitas Menggunakan Cause-Related Marketing dengan Citra Merek Sebagai Variabel Mediasi dan Keterlibatan Pelanggan Sebagai Variabel Moderasi”. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh cause-related marketing terhadap citra merek dan loyalitas; serta pengaruh mediasi citra merek dan pengaruh moderasi keterlibatan pelanggan terhadap cause-related marketing ke loyalitas. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pengguna Kitabisa di Indonesia. Jumlah responden yang diambil dalam penelitian ini adalah 135 responden dengan teknik pengampilan sampel berupa purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) menunjukkan bahwa: (1) Cause-related marketing berpengaruh positif terhadap loyalitas, (2) Cause-related marketing berpengaruh positif terhadap citra merek, (3) Citra merek berpengaruh positif terhadap loyalitas, (4) Citra merek memediasi pengaruh cause-related marketing terhadap loyalitas, (5) Keterlibatan pelanggan tidak memoderasi pengaruh cause-related marketing terhadap loyalitas. Implikasi pada penelitian ini yaitu (1) Kitabisa diharapkan dapat meningkatkan jumlah kontribusinya terhadap cause/ organisasi nonprofit, menjaga kesesuaian dan keakuratan programnya agar citra merek dan loyalitas pelanggannya meningkat, (2) Kitabisa diharapkan mampu memastikan bahwa persepsi dan asosiasi penggunanya tetap positif dengan selalu amanah dan berusaha tetap maksimal dalam kegiatannya. Kata Kunci: Loyalitas, Cause-Related Marketing, Citra Merek, Keterlibatan Pelanggan | This research is entitled "The Effort to Increase Loyalty Using Cause-Related Marketing with Brand Image as a Mediating Variable and Customer Involvement as a Moderating Variable". The purpose of this study is to determine the effect of cause-related marketing on brand image and loyalty; as well as the mediating effect of brand image and the moderating effect of customer involvement on causerelated marketing to loyalty. This research is a quantitative study. The population in this study are Kitabisa users in Indonesia. The number of respondents taken in this study was 135 respondents with a sampling technique in the form of purposive sampling. Based on the results of research and data analysis using SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) shows that: (1) Cause-related marketing has a positive effect on loyalty, (2) Cause-related marketing has a positive effect on brand image, (3) Brand image has a positive effect on loyalty, (4) Brand image mediates the effect of cause-related marketing on loyalty, (5) Customer involvement does not moderate the effect of cause-related marketing on loyalty. The implications of this research are (1) Kitabisa is expected to be able to increase the number of its contributions to the cause/ nonprofit organization, maintain the suitability and accuracy of its programs so that its brand image and customer loyalty increase, (2) Kitabisa is expected to be able to ensure that the perceptions and associations of its users remain positive by always being trustworthy and trying to stay optimal in its activities. Keywords: Loyalty, Cause-Related Marketing, Brand Image, Customer Involvement | |
| 35578 | 38714 | J1B018031 | Politik Seksual Masyarakat Sumba dalam Novel Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam Karya Dian Purnomo | Novel Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo mengungkapkan pemaksaan perkawinan atas dasar adat tangkap atau culik perempuan. Yappa Mawine atau kawin tangkap merupakan budaya yang melanggar hak asasi manusia karena merampas kemerdekaan dan menjadikan kaum perempuan korban kekerasan atas nama adat setempat. Oleh sebab itu, penelitian ini mengkaji tentang politik seksual sebagai usaha menyalurkan kehendak kuasa laki-laki terhadap perempuan dalam institusi-institusi pendukung patriarki di masyarakat Sumba, tidak hanya dalam bidang politik tetapi berkaitan dengan tubuh perempuan itu sendiri. Penelitian ini berjudul “Politik Seksual Masyarakat Sumba dalam Novel Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam Karya Dian Purnomo”. Penelitian ini bertujuan mengungkapkan representasi seksualitas masyarakat Sumba dan bentuk-bentuk politik seksual dalam institusi-institusi pendukung patriarki dalam novel Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam. Penelitian ini menggunakan model pengkajian feminisme politik seksual (sexual politics) perspektif Kate Millet. Adapun metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan representasi seksualitas dalam masyarakat Sumba yang diwarnai dengan kekerasan, pelecehan seksual, mitos keperawanan yang memarginalkan perempuan, dan perempuan diperlakukan sebagai pelampiasan seksual. Kemudian, ditemukan juga enam aspek politik seksual yang muncul dari institusi-institusi pendukung patriarki yaitu ideologis, sosiologis, kelas, ekonomi dan pendidikan, paksaan, serta mitos dan agama. | Novel Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam written by Dian Purnomo reveals the coercion of marriage on the basis of the custom of arresting or abducting women. Yappa Mawine or intermarriage is a culture that violates human rights because it deprives women of their freedom and victimizes violence in the name of local customs. Therefore, this study examines sexual politics as an effort to channel the will of male power towards women in institutions supporting patriarchy in Sumba society, not only in the political field but related to the female body itself. This research is entitled “Sexual Politics of the Sumba Society in Dian Purnomo’s Novel of Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam”. This study aims to reveal the representation of the sexuality of the Sumba society and forms of sexual politics in institutions supporting patriarchy in the novel Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam. This sudy uses a model of studies sexual politics from Kate Millet’s perspective. The method used is descriptive qualitative. The results showed that the representation of sexuality in Sumba society was colored by violence, sexual harassment, virginity myths that marginalize women, and women were treated as sexual vents. Then six aspects of sexual politics emerged from institutions supporting patriarchy, that is ideological, sociological, class, economic and educational, coercion, and myth and religion. | |
| 35579 | 38716 | H1D018040 | SISTEM E-COMMERCE UMKM DI DESA WISATA LIMBASARI PURBALINGGA MENGGUNAKAN FRAMEWORK LARAVEL | Desa wisata adalah suatu bentuk perkembangan pariwisata yang menitik beratkan pada kontribusi masyarakat sekitar pedesaan dan pelestarian lingkungan area pedesaan. Desa wisata memiliki produk wisata yang benilai budaya dan memiliki karakteristik traditional yang kuat. Permasalahan yang ada di Desa Wisata Limbasari yaitu penjualan produk masih dilakukan secara konvensional, dimana pembeli harus datang langsung ke Desa Limbasari. Dimana cara tersebut sangat tidak efektif dan efisien. Tujuan dari penelitian ini adalah membangun Sistem E-Commerce UMKM di Desa Wisata Limbasari dengan metode Waterfall dan menggunakan Framework Laravel. Pengujian yang dilakukan untuk sistem ini menggunakan metode pengujian Black box Testing. Sistem ini bertujuan untuk memudahkan pelanggan dalam melakukan pembelian secara online tanpa harus datang secara langsung. Selain itu, sistem informasi ini dapat digunakan sebagai media promosi produk yang ada di Desa Wisata Limbasari. Sistem ini dapat meningkatkan penjualan produk dan Desa Wisata Limbasari dapat dikenal oleh masyarakat luas. | Village tourism is a form of tourism development that focuses on the contribution of communities around the countryside and environmental preservation in rural areas. Tourism villages have tourism products that have cultural values and have strong traditional characteristics. The problem in Limbasari Tourism Village is that product sales are still carried out conventionally, where buyers have to come directly to Limbasari Village. Where this method is not very effective and efficient. The purpose of this research is to build an MSME E-Commerce System in the Limbasari Tourism Village using the Waterfall method and using the Laravel Framework. Tests carried out for this system use the Black box Testing method. This system aims to make it easier for customers to make purchases online without having to come in person. In addition, this information system can be used as a medium for product promotion in the Limbasari Tourism Village. This system can increase product sales and the Limbasari Tourism Village can be recognized by the wider community. | |
| 35580 | 38717 | C1L017037 | Pengaruh Model Pembelajaran Direct Learning Media Pembelajaran Microsoft Teams Dan Cara Belajar Siswa Terhadap Prestasi Belajar Pada Mata Pelajaran Ekonomi Kelas X Ips Sma Negeri 1 Ajibarang | Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif untuk mnegetahui pengaruh model pembelajaran Direct Learning, Media Pembelajaran Microsoft Teams dan Cara Belajar siswa terhadap Prestasi Belajar. Pengumpulan data primer pada penelitian ini dilakukan dengan metode survei pada siswa siswi kelas X IPS 2 dan X IPS 3 di SMAN 1 Ajibarang yangs sedang menempuh kegiatan belajar mengajar pada semester genap. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, 1) Model pembelajaran Direct Learning yang diterapkan oleh guru berpengaruh positif terhadap prestasi belajar siswa. 2) Media pembelajaran Microsoft Teams berpengaruh positif terhadap prestasi belajar siswa. 3) Cara belajar siswa-siswi SMAN 1 Ajibarang berpengaruh positif terhadap prestasi belajar. Impilkasi pada penelitian ini berupa media pembelajaran Microsoft Teams mempu meng-handle kegiatan belajar menagajar secara baik. Tetapi pertimbangan kemudahan akses dan kemudahan fitur dari sisi peserta didik perlu di perhitungkan. Media pembelajaran diharapkan mampu memudahkan siswa. Guru tergolong baik dalam menyampaikan tujuan materi sebelum kegiatan belajar mengajar (KBM), tetapi disisi lain guru kurang dalam memberikan numpan balik terhadap latihan-latihan soal yang diberikan. Cara belajar siswa SMA Ajibarang diharapkan mampu dengan hal-hal sederhana seperti mengatur waktu serta berlatih soal-soal secara mandiri. | This research method uses a type of quantitative research to determine the effect of the Direct Learning model, Microsoft Teams Learning Media and Student Learning Methods on Learning Achievement. Primary data collection in this study was carried out using a survey method on students of class X IPS 2 and X IPS 3 at SMAN 1 Ajibarang who were taking teaching and learning activities in the even semester. The results of this study indicate that, 1) the Direct Learning model applied by the teacher has a positive effect on student achievement. 2) Microsoft Teams learning media has a positive effect on student achievement. 3) The way students learn at SMAN 1 Ajibarang has a positive effect on learning achievement. The implication of this research is that Microsoft Teams learning media can handle teaching and learning activities well. But considerations of ease of access and ease of features from the side of students need to be taken into account. Learning media is expected to facilitate students. The teacher is classified as good at conveying the objectives of the material before teaching and learning activities (KBM), but on the other hand the teacher is lacking in providing feedback on the exercises given. The learning method for Ajibarang high school students is expected to be able to do simple things such as managing time and practicing questions independently. |