Artikel Ilmiah : J1B018031 a.n. ALIFFIA FITRIANA

Kembali Update Delete

NIMJ1B018031
NamamhsALIFFIA FITRIANA
Judul ArtikelPolitik Seksual Masyarakat Sumba dalam Novel Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam Karya Dian Purnomo
Abstrak (Bhs. Indonesia)Novel Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo mengungkapkan pemaksaan perkawinan atas dasar adat tangkap atau culik perempuan. Yappa Mawine atau kawin tangkap merupakan budaya yang melanggar hak asasi manusia karena merampas kemerdekaan dan menjadikan kaum perempuan korban kekerasan atas nama adat setempat. Oleh sebab itu, penelitian ini mengkaji tentang politik seksual sebagai usaha menyalurkan kehendak kuasa laki-laki terhadap perempuan dalam institusi-institusi pendukung patriarki di masyarakat Sumba, tidak hanya dalam bidang politik tetapi berkaitan dengan tubuh perempuan itu sendiri. Penelitian ini berjudul “Politik Seksual Masyarakat Sumba dalam Novel Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam Karya Dian Purnomo”. Penelitian ini bertujuan mengungkapkan representasi seksualitas masyarakat Sumba dan bentuk-bentuk politik seksual dalam institusi-institusi pendukung patriarki dalam novel Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam. Penelitian ini menggunakan model pengkajian feminisme politik seksual (sexual politics) perspektif Kate Millet. Adapun metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan representasi seksualitas dalam masyarakat Sumba yang diwarnai dengan kekerasan, pelecehan seksual, mitos keperawanan yang memarginalkan perempuan, dan perempuan diperlakukan sebagai pelampiasan seksual. Kemudian, ditemukan juga enam aspek politik seksual yang muncul dari institusi-institusi pendukung patriarki yaitu ideologis, sosiologis, kelas, ekonomi dan pendidikan, paksaan, serta mitos dan agama.
Abtrak (Bhs. Inggris)Novel Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam written by Dian Purnomo reveals the coercion of marriage on the basis of the custom of arresting or abducting women. Yappa Mawine or intermarriage is a culture that violates human rights because it deprives women of their freedom and victimizes violence in the name of local customs. Therefore, this study examines sexual politics as an effort to channel the will of male power towards women in institutions supporting patriarchy in Sumba society, not only in the political field but related to the female body itself. This research is entitled “Sexual Politics of the Sumba Society in Dian Purnomo’s Novel of Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam”. This study aims to reveal the representation of the sexuality of the Sumba society and forms of sexual politics in institutions supporting patriarchy in the novel Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam. This sudy uses a model of studies sexual politics from Kate Millet’s perspective. The method used is descriptive qualitative. The results showed that the representation of sexuality in Sumba society was colored by violence, sexual harassment, virginity myths that marginalize women, and women were treated as sexual vents. Then six aspects of sexual politics emerged from institutions supporting patriarchy, that is ideological, sociological, class, economic and educational, coercion, and myth and religion.
Kata kunciPolitik Seksual, Kate Millet, Kawin Tangkap (Yappa Mawine), Patriarki.
Pembimbing 1Dra. Roch Widjatini, M.Si
Pembimbing 2Nila Mega Marahayu, S.S., M.A.
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman17
Tgl. Entri2023-01-31 13:04:41.834709
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.