Artikelilmiahs
Menampilkan 28.621-28.640 dari 50.125 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 28621 | 31996 | D1A017125 | Evaluasi Kandungan Serat Kasar dan Lemak Kasar Sorghum Green Fodder pada Media Tanam dan Umur Panen yang Berbeda | Penelitian berjudul “Evaluasi Kandungan Serat Kasar dan Lemak Kasar Sorghum Green Fodder pada Media Tanam dan Umur Panen yang Berbeda” . Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh media dan umur panen yang berbeda terhadap kandungan serat kasar dan lemak kasar sorghum green fodder serta mengetahui umur panen yang ideal pada sorghum green fodder. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah biji sorghum (Sorghum bicolor (L) Moench) 2 kg, air, urin sapi peranakan ongole (PO) dewasa fermentasi 1liter, seperangkat alat uji serat kasar dan lemak kasar. Alat yang digunakan pada penelitian ini adalah nampan plastik dengan ukuran 21,5 cm x 15 cm, dan Sprayer. Penelitian ini menggunakan metode experimental rancangan acak lengkap, uji banding nilai tengah dilakukan menggunakan uji beda nyata jujur (BNJ). Penelitian dilakukan menggunakan 6 perlakuan dan 4 ulangan. Media tanam yang digunakan pada penelitian ini adalah air, dan urin fermentasi 12,5 ml / 1 liter air, umur panen yang diteliti 5 hari,10 hari, dan 15 hari. Peubah yang diukur adalah kandungan serat kasar dan lemak kasar sorghum green fodder. Berdasarkan analisa Variansi yang dilakukan, diperoleh bahwa media tanam dan umur panen berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kandungan lemak kasar dan serat kasar sorghum green fodder. Berdasarkan uji BNJ diketahui bahwa kandungan serat kasar sorghum green fodder perlakuan P1 dan P4 berbeda nyata (P<0,05) dengan perlakuan P2 dan P5, sorghum green fodder perlakuan P2 dan P5 berbeda nyata (P<0,05) dengan perlakuan P3 dan P6. Kandungan lemak kasar sorghum green fodder perlakuan P1, P2, dan P4 berbeda nyata (P<0,05) dengan perlakuan P3 dan P6, sorghum green fodder perlakuan P5 tidak berbeda nyata (P<0,05) dengan perlakuan P1, P2, P3, P4, dan P6. Sorghum green fodder dengan umur panen 15 hari mempunyai kandungan serat kasar dan lemak kasar yang lebih besar dibandingakn dengan sorghum green fodder dengan umur panen 5 dan 10 hari yang disebabkan karena sorghum green fodder umur panen 15 hari mempunyai waktu untuk berfotosintesis lebih lama dibandingan dengan sorghum green fodder umur panen 5 dan 10 hari | The study entitled "Evaluation of the Crude Fiber and Crude Fat Content of Sorghum Green Fodder on Different Planting Media and Harvesting Ages". The research objective was to determine the effect of different media and harvesting ages on crude fiber and crude fat content of green fodder sorghum and to determine the ideal harvest age for green fodder sorghum. The materials used in this study were 2 kg of sorghum seeds (Sorghum bicolor (L) Moench), water, 1 liter of adult fermented ongole (PO) cow urine, a set of crude fiber and crude fat test kits. The tools used in this study were a plastic tray with a size of 21.5 cm x 15 cm, and a Sprayer. This study used a completely randomized design experimental method, the mean comparison test was carried out using the honest real difference test (BNJ). The study was conducted using 6 treatments and 4 replications. The planting medium used in this study was water and urine fermentation of 12.5 ml / 1 liter of water, the harvest age studied was 5 days, 10 days, and 15 days. The variables measured were the crude fiber content and crude fat content of green fodder sorghum. Based on the analysis of variance carried out, it was that the planting medium and harvesting age had a significant effect (P<0,05) on the crude fat content and crude fiber of green fodder sorghum. Based on the honesty of significant different test, it known that the crude fiber content of P1 and P4 sorghum green fodder treatment was significantly different (P<0,05) from P2 and P5 treatment, P2 and P5 treatment was significantly (P<0,05) different from P3 and P6 treatment. The crude fat content of P1, P2, and P4 sorghum green fodder treatment was significantly (P<0,05) different from P3 and P6 treatment, P5 sorghum green fodder treatment was not significantly (P<0,05) different from P1, P2, P3, P4, and P6 treatment. Sorghum green fodder with 15 days harvest age has a greater crude fiber and crude fat content than sorghum green fodder with 5 and 10 days harvest age because 15 days harvest age sorghum green fodder has a longer time to photosynthesisze than 5 and 10 days harvest age sorghum green fodder . | |
| 28622 | 31963 | F1F017035 | Analisis Model Idiosinkratik terhadap Kebijakan Luar Negeri Perdana Menteri Malaysia dalam Belt and Road Initiative (BRI) Cina Tahun 2018-2019 | Penelitian yang berjudul “Analisis Model Idiosinkratik terhadap Kebijakan Luar Negeri Perdana Menteri Mahathir Mohamad dalam Belt and Road Initiative (BRI) Cina Tahun 2018-2019” dideskripsikan dan dianalisis dengan model idiosinkratik. Penelitian ini memiliki fokus terhadap idiosinkratik Perdana Menteri Mahathir Mohamad yang berpengaruh terhadap kebijakan luar negeri Malaysia terhadap Belt and Road Initiative (BRI Cina). Di tahun 2018, Perdana Menteri Mahathir Mohamad menunda dan membatalkan beberapa proyek BRI Cina yang tidak menguntungkan Malaysia. Namun, di tahun 2019 Perdana Menteri Mahathir Mohamad kembali menjalankan proyek-proyek BRI Cina yang ditangguhkan sebelumnya setelah melalui serangkaian negosiasi dengan Cina. Kebijakan luar negeri tersebut tidak dapat terlepas dari faktor idiosinkratik PM Mahathir Mohamad yang meliputi tipe kepribadian, gaya kepemimpinan, dan gaya pengambilan keputusannya. Ketiga komponen idiosinkratik tersebut melahirkan sudut pandang rational choice untuk membuat kebijakan luar negeri yang berorientasi kepada keuntungan maksimal dan kepentingan negara Malaysia. | Research entitled “The Idyosincratic Models Analysis of Prime Minester Mahathir Mohamad’s on Belt and Road Initiative (BRI) Cina in 2018-2019” described and analyzed thoroughly within idyosincratic model. This research focuses on the Prime Minister Mahathir Mohamad’s idyosincratic who influenced Malaysia’s foreign policy towards Belt and Road Initiative (BRI China). In 2018, Prime Minister Mahathi Mohamad was postponed and canceled several China’s BRI projects that did not give the benefit for Malaysia. However, in 2019 Prime Minister Mahathir Mohamad returned to running China’s BRI projects which had been suspended previously after going through a series of negotiations with China. The foreign policy can’t be separated from Prime Minister Mahathir Mohamad’s idyosincratic factors include personality type, leadership style, and decision-making style. The three idiosyncratic components create a rational choice point of view to make foreign policy oriented towards maximum benefits and the interests of the Malaysian state. | |
| 28623 | 31964 | D1A017137 | Analisis Komparatif Kinerja Ekonomi Usaha Ayam Niaga Pedaging Pola Kemitraan Sistem Kandang Terbuka dan Kandang Tertutup di Kabupaten Banyumas | Tujuan dari penelitian adalah: 1). Menganalisis pendapatan dan BEP usaha ayam niaga pedaging sistem kandang terbuka dan sistem tertutup di Kabupaten Banyumas dan; 2). Mengkaji perbedaan pendapatan dan BEP usaha ayam niaga pedaging sistem kandang terbuka dan sistem tertutup di Kabupaten Banyumas. Penelitian dilaksanakan dengan metode survai, pengambilan sampel wilayah menggunakan metode Purposive Sampling, yaitu memilih wilayah Kabupaten Banyumas sebagai tempat dilaksanakannya penilitian karena Kabupaten Banyumas merupakan salah satu sentra peternakan ayam niaga pedaging di Jawa Tengah. Selanjutnya penetapan sampel responden dengan menggunakan motode Stratified Random Samping peternak usaha ayam niaga pedaging dikelompokan berdasarkan sistem perkandangan, yaitu sistem kandang terbuka (Open House system) sebanyak 31 peternak dan sistem kandang tertutup (Closed House system) sebanyak 30 peternak. Variabel penelitian yang diamati adalah jumlah ternak, biaya operasional/produksi, produksi, dan harga produk satu tahun terakhir. Pendapatan dianalisis secara cash flow, yaitu selisih antara penerimaan dengan biaya produksi, sedangkan BEP harga adalah perbandingan antara biaya operasional dengan produk yang dihasilkan dan BEP produk merupakan perbandingan antara biaya operasional dengan harga produk dari kedua pola pemeliharaan tersebut. Perbedaan pendapatan dan BEP di analisis menggunakan Uji t dengan bantuan Microsoft Excel. Hasil analisis menunjukan bahwa 1). Pendapatan per 1000 ekor dari sistem kandang terbuka sebesar Rp 3.626.578 dan sistem kandang tertutup sebesar Rp 4.896.844, BEP Produk dan BEP Harga per 1000 ekor dari sistem kandang terbuka yaitu Rp 16.298/Kg dan 1.901 Kg dan sistem kandang tertutup berturut-turut yaitu Rp 15.670/Kg dan 1.853 Kg. 2). Hasil menunjukan pendapatan dan BEP Harga terdapat perbedaan sangat nyata (P<0,01); dan BEP Produk tidak berbeda nyata (P>0,05). Kesimpulannya adalah sistem kandang tertutup lebih efisien pakan sehingga lebih menguntungkan dari segi pendapatan, sehingga disarankan untuk para peternak ayam niaga pedaging dengan sistem kandang terbuka yang memiliki cukup modal untuk beralih ke sistem kandang tertutup. | The purpose of this research is: 1). Analyzing the income and BEP of the broiler business with open house system and close house systems in Banyumas Regency, and 2. Examinig the difference between income and BEP for broiler business with open house system and close house systems in Banyumas Regency. The research was carried out by survey method, to determine the region using purposive random sampling method, is choose region Banyumas regency as a place for implementation of research because Banyumas Regency is one of the centers broiler bussines farm at Central Java. Next, to determine a sample of respondent using Stratified Random Sampling method the broiler business based on the housing sistem, is open house system as many as 31 farmer and close house system as many as 30 farmer. The research variables that observed were the number of livestock, production operational costs (total cost), production yields, and the price of broilers for the past year. Income were analyzed by using a cashflow, is difference of revenue and production cost, whereas break even point of the product is ratio between operational cost with volume product being produced and break even point of the price is ratio between operasional cost with prices of product. Income and break even point (BEP) were analyzed by using comparative analysis (t test) to determine the comparison with using Microsoft Excel. The results of the analysis show that 1). the income 1000 broilers of the open house system is Rp. 3.626.578 and the closed house system is Rp. 4.896.844; BEP of the price and BEP of the products 1000 broilers of the open house system successively is Rp. 16,298/Kg and 1,901 Kg and close house system successively is Rp. 15,670/Kg and 1,853 Kg. 2). the result of comparative analisys show closed house system more profitable. The result shot that income and BEP of price is very significantly (P<0,01) and BEP of product is not significantly (P>0,05). The conclusion is close house system is more effective for broilers in feed consumption aspect, so its system could gain more income for the farmer, therefore we suggest the open house system farmer move to the closed house system if the circumstances are possible. | |
| 28624 | 31965 | D1A017118 | ANALISIS TREND POPULASI DAN PRODUKSI AYAM NIAGA PEDAGING POLA KEMITRAAN (STUDI KASUS PT CEMERLANG UNGGAS LESTARI DI KABUPATEN BANYUMAS) | Abstrak. Tujuan dari penelitian tersebut yakni 1) Mengetahui populasi dan produksi ayam niaga pedaging pola kemitraan di PT Cemerlang Unggas Lestari, Banyumas 6 tahun terakhir dari tahun 2014 sampai tahun 2019. 2) Menganalisis trend populasi dan produksi ayam niaga pedaging pola kemitraan di PT Cemerlang Unggas Lestari, Banyumas 6 tahun terakhir dari tahun 2014 sampai tahun 2019. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan metode pengambilan sampel studi kasus di PT Cemerlang Unggas Lestari dengan mengambil data peternak yang ada di Kabupaten Banyumas. PT Cemerlang Unggas Lestari dipilih secara purposive dengan pertimbangan perusahaan tersebut sudah cukup lama beroperasi dan recording data yang diperlukan cukup tersedia. Data yang diamati yakni variabel dependent berupa data trend populasi (Y1) dan data trend produksi ayam (Y2) niaga pedaging di Kabupaten Banyumas serta variabel independent berupa tahun (X) selama 6 tahun terakhir dari tahun 2014 sampai tahun 2019. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan secara statistik sederhana untuk memberi gambaran mengenai jumlah dan rataan populasi dan produksi ternak ayam niaga pedaging serta data juga dianalisis menggunakan regresi linear sederhana untuk mengetahui trend produksi dan trend populasinya. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata – rata populasi ayam niaga pedaging adalah 1.277.346 ekor per tahun dan rata – rata produksinya adalah 2.306.844 kg per tahun. Hasil analisis trend menunjukkan trend populasi (Y1) ayam niaga pedaging pola kemitraan sebesar Y1 = 714808 + 160725x dan (R2) sebesar 78,44% dan nilai t hitung sebesar 3,814 lebih besar dari t tabel sebesar 2,776. Tren produksi (Y2) ayam niaga pedaging pola kemitraan sebesar Y2 = 1E+06 + 279562x dan (R2) sebesar 73,41% dan nilai t hitung sebesar 3,323 lebih besar dari t tabel sebesar 2,776. Hal tersebut menunjukan garis regresi tersebut cukup kuat dijadikan sebagai garis prediktor. | Abstract. The research was conducted in Banyumas Regency on October 8, 2020 to November 20, 2020. The objectives of the study were 1) To determine the population and production of broilers in partnership patterns at PT Cemerlang Unggas Lestari, Banyumas in the last 6 years from 2014 to 2019. 2) Analyzing trends population and production of commercial broilers in partnership patterns at PT Cemerlang Unggas Lestari, Banyumas for the last 6 years from 2014 to 2019. The research was conducted using a case study sampling method at PT Cemerlang Unggas Lestari by taking data on breeders in Banyumas Regency. PT Cemerlang Unggas Lestari was selected purposively with the consideration that the company had been operating for a long time and sufficient data recording was available. The data observed were the dependent variable in the form of population trend data (Y1) and chicken production trend data (Y2) in the broiler trade in Banyumas Regency and the independent variable in the form of years (X) for the last 6 years from 2014 to 2019. The collected data were analyzed using descriptive analysis and simple statistical analysis to provide an overview of the number and average population and production of broiler chicken and the data were also analyzed using simple linear regression to determine the trend of production and population trends. The results of the analysis showed that the average population of broiler commercial chickens was 1,277,346 head per year and the average production was 2,306,844 kg per year. The results of the trend analysis showed that the population trend (Y1) of broilers in the partnership pattern was Y1 = 714808 + 160725x and (R2) was 78.44% and the t-count value of 3.814 was greater than the t table of 2.776. The production trend (Y2) of broiler commercial broilers with a partnership pattern of Y2 = 1E + 06 + 279562x and (R2) of 73.41% and the t value of 3.323 is greater than the t table of 2.776. This shows that the regression line is strong enough to be used as a predictor line. | |
| 28625 | 31802 | C1L017026 | EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN TECHNOPRENEURSHIP DENGAN MODEL COOPERATIVE LEARNING UNTUK MENINGKATKAN INTENSI BERWIRAUSAHA SISWA DI SMK MA’ARIF NU PAGUYANGAN | Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu dengan desain kelompok pretest-posttest non equivalent. Populasi yang menjadi objek penelitian adalah siswa SMK Ma'arif NU Paguyangan Jurusan Akuntansi dan Lembaga Keuangan (AKL) tahun ajaran 2020/2021. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik probabilitas tipe cluster random sampling yang berjumlah 61 siswa yang terbagi dalam kelas kontrol (XI AKL 2) dan kelas eksperimen (XI AKL 1). Instrumen penelitian menggunakan angket pre-test dan post-test. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif, analisis statistik inferensial, dan uji efektivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menguji: (1) Untuk melihat intensi berwirausaha siswa SMK Ma'arif NU Paguyangan antara yang mendapatkan pembelajaran teknopreneurship dengan model pembelajaran kooperatif. dan pembelajaran kewirausahaan dengan model pembelajaran konvensional. (2) Melihat keefektifan pembelajaran technopreneurship dengan model pembelajaran kooperatif dalam meningkatkan intensi berwirausaha siswa SMK Ma'arif NU Paguyangan. | This research is a quasi-experimental research with a pretest-posttest non equivalent group design. The population that was the object of the study was the students of SMK Ma'arif NU Paguyangan, Department of Accounting and Financial Institutions (AKL) in the academic year 2020/2021. The sample was selected using a cluster random sampling type probability technique, amounting to 61 students who were divided into the control class (XI AKL 2) and the experimental class (XI AKL 1). The research instrument used a pre-test and post-test questionnaire. The data analysis technique used descriptive statistical analysis, inferential statistical analysis, and effectiveness test.This study aims to test: (1) To see the entrepreneurial intentions of students of SMK Ma'arif NU Paguyangan between those who get technopreneurship learning with cooperative learning models and entrepreneurship learning with conventional learning models. (2) Seeing the effectiveness of technopreneurship learning with cooperative learning models in increasing the entrepreneurial intention of students of SMK Ma'arif NU Paguyangan. | |
| 28626 | 31967 | G1A016109 | HUBUNGAN INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN KEJADIAN DEPRESI PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN DI MASA PANDEMI | Latar belakang. Pandemi COVID-19 telah menjadi periode pergolakan bagi mahasiswa kedokteran. Hal tersebut juga diikuti oleh peningkatan tingkat depresi dan penggunaan media sosial di kehidupan sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai adakah hubungan yang terkait dengan peningkatan penggunaan media sosial dengan kejadian depresi pada mahasiswa kedokteran Universitas Jenderal Soedirman yang terkena dampak wabah COVID-19. Metode. Studi menggunakan desain penelitian observasional analitik dan metode cross- sectional. Data diperoleh dari mahasiswa kedokteran. Data yang diperiksa adalah skor tes BDI dan skor SONTUS. Penulis menggunakan metode simple random sampling. Total ada 90 sampel. Uji korelasi chi-square digunakan untuk melihat korelasi antara jenis kelamin dan intensitas penggunaan media sosial, sedangkan uji korelasi Spearman digunakan untuk melihat korelasi antara Indeks Prestasi Kumulatif, intensitas penggunaan media sosial dan tingkat depresi. Hasil. Sebagian besar mahasiswa terbukti memiliki tingkat depresi yang rendah (45,50%) dengan intensitas penggunaan media sosial yang rendah (50,00%). Data Spearman menunjukkan tidak ada korelasi yang signifikan antara intensitas penggunaan media sosial dan depresi sedangkan Indeks Prestasi Kumulatif dan intensitas penggunaan media sosial menunjukkan adanya korelasi. Kesimpulan. Ada korelasi antara jenis kelamin dan penggunaan media sosial, tidak ada korelasi yang signifikan antara intensitas penggunaan media sosial dan depresi dan Indeks Prestasi Kumulatif dan intensitas penggunaan media sosial menunjukkan adanya korelasi. pada mahasiswa kedokteran Universitas Jenderal Soedirman pada saat pandemi. | Background. The COVID-19 pandemic has been an upheaval period for medical students. This also follows the increasing number of depression and social media usage in everyday lives. The objective of this study was to assess the correlation associated with the increased levels of social media usage intensity and depression in medical students of Jenderal Soedirman University impacted by the outbreak of COVID-19. Method. The study used observational analytic as its design and cross-sectional method. Data were acquired from medical students. The examined data were BDI test scores and SONTUS scores. The author uses simple random sampling method. There are a total of 90 samples. Chi-square is used to see the correlation between gender and social media usage intensity, while Spearman is used to see the correlation between GPA, social media usage intensity and depression. Results. The majority of students were shown to have low level of depression (45,50%) with and low level of social media usage intensity (50,00%). Spearman data shows no significant correlation between social media usage intensity and depression and a correlation between GPA and social media usage intensity. Conclusion. There is a correlation between gender and social media usage, a correlation between GPA and social media usage intensity while there is no significant correlation between social media usage intensity and depression among medical students of Jenderal Soedirman University during pandemic. | |
| 28627 | 31966 | F1F017036 | DAMPAK MAXIMUM PRESSURE CAMPAIGN DONALD TRUMP TERHADAP HUBUNGAN IRAN DAN AMERIKA SERIKAT MELALUI EMBARGO MINYAK IRAN TAHUN 2019 | Amerika Serikat memiliki kepentingan di Timur Tengah yang sejak tahun 1960 tidak berubah disebut dengan tiga pilar utama kepentingan Amerika Serikat di Timur Tengah, yaitu Minyak, Israel dan Stabilitas Kawasan. Keterkaitan AS dalam menjalankan kepentingannya di Timur Tengah karena potensi minyak dan pasar. Namun, Iran adalah negara yang dianggap mendukung aktivitas terosisme dan memiliki senjata nuklir yang berbahaya. AS pada masa pemerintahan Donald Trump kemudian menerapkan Maximum Pressure Campaign kepada negara-negara yang memiliki progran nuklir yang dianggap mengancam, salah satunya Iran di tahun 2019. Program yang dijatuhkan ke Iran ini dilakukan dengan memberi sanksi ekonomi berupa sanksi minyak dengan tujuan menekan Iran supaya mau bernegosiasi menghentikan program nuklirnya. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, dan subjek penelitian adalah Iran, Amerika Serikat dan negara-negara yang terpengaruh dari dampak sanksi minyak Iran tahun 2019 dengan metode pengumpulan data studi pustaka dengan data sekunder. Penelitian ini menggunakan konsep sanksi ekonomi dan teori interdependensi.Dari penelitian, didapatkan hasil bahwa Maximum Pressure Campaign Donald Trump ini adalah salah satu kebijakan luar negeri AS yang menggunakan sanksi ekonomi dan berhasil menekan Iran hingga Iran mengalami banyak dampak yang merugikan kondisi negaranya, menimbulkan kerugian atas ketergantungan atau interdependensi dari minyak Iran yang dikenai embargo, dan makin memperburuk hubungan AS dan Iran daripada pemerintahan Obama, yang makin membuat Iran tidak percaya AS dan memicu potensi perang kedua negara. | America has interests in the Middle East region that have never changed since 1960. These interests are called the three main pillars of America in the Middle East, there are Oil, Israel, and Regional Stability. The US chose the Middle East because of its good oil and market potential. However, Iran is a country that supports terrorist activities and has dangerous nuclear weapons. The US during the administration of Donald Trump implemented the Maximum Pressure Campaign to countries that have a threatening nuclear program such as Iran. The program, which was implemented in Iran in 2019, was implemented by imposing economic sanctions on Iran's oil sector. The goal is to pressure Iran so that Iran will negotiate to stop the Iranian state nuclear program. The researcher used a descriptive qualitative research method, and the research subjects were Iran, the United States, and countries that were affected by the impact of the 2019 Iranian oil sanctions by using literature study data collection methods with secondary data. This research uses the concept of economic sanctions and interdependence theory. The results show that Donald Trump's Maximum Pressure Campaign by using economic sanctions has succeeded in suppressing Iran so that Iran experiences many economic impacts, the impact of dependence on or interdependence of embargoed Iranian oil, and further worsening the relationship between The US and Iran are compared to the Obama administration, which makes Iran even more distrustful of the US and increases the war potential of the two countries. | |
| 28628 | 31822 | L1A016052 | JASA LINGKUNGAN EKOSISTEM MANGROVE PANTAI LOGENDING | Penelitian ini berjudul “Jasa Lingkungan Ekosistem Mangrove Pantai Logending”. Tujuannya untuk menganalisis jasa lingkungan ekosistem mangrove di Pantai Logending dengan memperhatikan penawaran (supply), permintaan (demand) dan ketersediaan (budget). Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dimana pengambilan sampel sumber data dilakukan secara purposive sampling serta pengambilan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Data dianalisis menggunakan ‘Matriks Jasa Ekosistem’ yang mengadopsi dari Bukhard et al. (2012) yang telah dimodifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa jasa lingkungan ekosistem mangrove di Pantai Logending masih memungkinkan untuk mendukung sistem sosial-ekologi masyarakat dimasa depan. | This research entitled "Logending Beach Mangrove Ecosystem Environmental Services". The research aimed to analyze the environmental services of the mangrove ecosystem in Logending Beach used supply, demand and budget of ecosystem . The method used descriptive method with purposive sampling and deep interview and observation. The data’s were analyzed using the 'Ecosystem Services Matrix' was adopted by modified of Bukhard et al. (2012). The results showed that the environmental services of the mangrove ecosystem at Logending Beach had good possibility to support the social-ecological system of the community in the future. | |
| 28629 | 31969 | E1A016023 | TINDAK PIDANA MELANGAR KESUSILAAN MALALUI MEDIA ELEKTRONIK (Studi Terhadap Putusan No.368/Pid.sus/2020/PN.Clp) | Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi tidak selalu berdampak positif terhadap kehidupan manusia, kemajuan teknologi juga memberikan dampak negatif seperti munculnya kejahatan bersaranakan teknologi informasi, yaitu cybercrime salah satunya di bidang kesusilaan. Sutoyo bin alm Sansuwiryo merupakan terdakwa kasus tindak pidana yang melanggar kesusilaan melalui media elektronik, perbuatan mana dilakukan Terdakwa menggunakan internet sebagai sarana untuk mencapai tujuannya yaitu dengan mengunggah atau mengirimkan foto saksi Parsih yang bermuatan pornografi di status Facebook melalui akun media Sosial Facebook milik saksi Parsih. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan menggunakan metode pendekatan perundang-undangan (statute approach). pendekatan konseptual (conseptual approach) dan pendekatan kasus (case approach) karena kasus yang diteliti berupa kasus dalam putusan hakim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam putusan perkara No.368/Pid.Sus/2020/PN Clp unsur-unsur tindak pidana melanggar kesusilaan melalui media elektronik yang dilakukan Terdakwa telah memenuhi rumusan Pasal 27 ayat (1) Jucto Pasal 45 (1) Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Berkaitan dengan pertimbangan hukum Hakim telah memenuhi rasa keadilan dalam perumusan ancaman pidana dan sesuai dengan keputusan Hakim yang menangani tindak pidana dalam perkara No.368/Pid.Sus/2020/PN Clp. | The development of information and communication technology does not always have a positive impact on human life. Technological advances also have negative impacts such as the emergence of information technology-based crimes, namely cybercrime, that mostly violates morality value in the society. Sutoyo bin alm Sansuwiryo was a defendant in a information technology-based crimes that violated morality through electronic media. He used the internet to achieve his goal by uploading or sending a photo of witness Parsih containing pornography through the witness facebook account. Since the studied cases were judge's verdict, so the method used in this research were normative juridical using the statute approach method, conceptual approach, and a case approach. The results showed that in the case decision No.368/Pid.Sus/2020/PN Clp, the elements of criminal acts violating morality throught electronic media carried out by the Defendatn had fulfilled the formulation of Article 27 Paragraph (1) Juncto Article 45 Paragraph (1) of the Law. Number 19 of 2016 concerning amandements to Law Number 11 of 2008 concerning Electronic Information and Transactions. Related to the legal conciderations, judge has fulfilled the sense of justice in the formulation of criminal threats. It was also in accordance with the judge’s verdict of criminal action in case No.368/Pid.Sus/2020/PN.Clp. | |
| 28630 | 31949 | E1A014242 | MODERNISASI KONSEP PEMILIHAN UMUM KEPALA DAERAH SERENTAK DI TENGAH PANDEMI COVID-19 : STUDI TERHADAP PASAL 85 UNDANG-UNDANG NOMOR 10 TAHUN 2016. | Pilkada serentak gelombang keempat tahun 2020 dilaksanakan di tengah dunia sedang menghadapi krisis pandemi covid-19. Pelaksanaan pilkada serentak 2020 dinilai berjalan cukup baik meskipun memakan korban petugas KPPS, banyak dari mereka terkonfimasi positif covid-19. Jika krisis pandemi covid-19 berlangsung hingga 2024, banyak kalangan yang khawatir akan terjadinya suatu kemunduran demokrasi. Sebab, pemilihan umum yang di langsungkan di tengah pandemi berpotensi memicu penularan virus lebih cepat dan itu menjadi tolak ukur apakah negara menjamin pelaksanaanya melindungi hak - hak kesehatan bagi pemilih dan persertanya. Kondisi pandemi covid-19 menuntut semua negara untuk melakukan banyak perubahan dalam berbagai sendi kehidupan, baik dalam perekonomian, pendidikan, dan masih banyak lagi. Demi menjaga eksistensi demokrasi, pelaksanaan pilkada serentak nasional 2024 haruslah berubah kearah yang lebih baik. KPU sebagai lembaga penyelenggara pemilu haruslah melakukan pembaharuan kearah moderenisasi pilkada. Modernisasi yang dimaksud adalah perubahan sistem pilkada dengan menggunakan e-voting. E-voting sendiri sudah dilaksanakan di Indonesia. Hal ini ditandai dari proses pendaftaran calon pemilih dan penghitungan suara yang menggunakan perangkat digital. Namun, itu saja tidak cukup karena core values dari e-voting situ sendiri adalah tentang bagaimana seluruh proses pelaksanaan pemilu beralih dari konvensional menggunakan kertas menjadi elektronik dengan menggunakan perangkat penunjangnya. Pelaksanaan e-voting sendiri terdapat pada Pasal 85 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016. Selain itu, MK juga mengeluarkan Putusan MK No. 147/PUU-VII/2009. Dari putusan tersebut MK menilai, sistem e-voting dapat membuat pemilihan lebih efisien, efektif, meminimalkan dugaan pelanggaran, serta meningkatkan kualitas pemilihan umum. | The fourth wave of local elections in 2020 is held in the middle of the world is facing a pandemic crisis covid-19. The implementation of the 2020 regional elections is considered to be running quite well despite the victims of KPPS officers, many of whom are positively confirmed as COVID-19. If the covid-19 pandemic crisis lasts until 2024, many people are worried about a democratic setback. Because, the elections that are directly in the middle of the pandemic have the potential to trigger faster transmission of the virus and it becomes a benchmark of whether the state guarantees its implementation of protecting the right of health for voters and their participants. The condition of the covid-19 pandemic requires all countries to make many changes in various joints of life, both in the economy, education, and many more. In order to maintain the existence of democracy, the implementation of national simultaneous elections in 2024 must change for the better. KPU as an election organizing body must make reforms towards the modernization of local elections. Modernization in question is the change of the electoral system by using e-voting. E-voting itself has been conducted in Indonesia. This is indicated by the process of registering potential voters and counting votes using digital devices. However, that alone is not enough because the core values of e-voting itself is about how the whole process of conducting elections switches from conventional using paper to electronic using supporting devices. The implementation of e-voting itself is contained in Article 85 of Law Number 10 of 2016. In addition, the Court also issued a Decision no. 147/PUU-VII/2009. From the ruling, the Court assessed, the e-voting system can make elections more efficient, effective, minimize alleged violations, and improve the quality of elections. | |
| 28631 | 31971 | D1A017062 | Pengaruh Penambahan Berbagai Kuning Telur pada Pengencer Susu Skim terhadap Motilitas dan Fertilitas Spermatozoa Ayam Kampung | ATJEP MUHAMMAD FADLI. Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, April 2021. Pengaruh Penambahan Berbagai Kuning Telur pada Pengencer Susu Skim terhadap Motilitas dan Fertilitas Spermatozoa Ayam Kampung. Pembimbing Utama : Prof. Ir. Dadang Mulyadi Saleh, M.S., M.Agr.Sc., Ph.D. Penelitian ini dilaksanakan di Experimental Farm dan Laboratorium Fisiologi dan Reproduksi Ternak Terapan, Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto pada tanggal 15 Januari – 7 Februari 2021. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan berbagai kuning telur (ayam niaga petelur, puyuh, dan itik) pada pengencer susu skim terhadap motilitas dan fertilitas spermatozoa ayam kampung. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah semen segar dari 10 ekor ayam kampung umur 1-1,5 tahun dan 40 ekor ayam niaga petelur, umur 90 minggu, kuning telur ayam niaga petelur, puyuh, dan itik, susu skim dan aquabidest. Penelitian ini terdiri dari 2 rancangan percobaan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) untuk motilitas dan Rancangan Acak Lengkap (RAL) untuk fertilitas dengan 4 jenis perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah P0 : 100% Susu Skim + 0% Kuning Telur; P1 : 90% Susu Skim + 10% Kuning Telur Ayam Niaga Petelur; P2 : 90% Susu Skim + 10% Kuning Telur Puyuh; P3 : 90% Susu Skim + 10% Kuning Telur Itik. Hasil Penelitian Menunjukkan bahwa penambahan variasi kuning telur berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap motilitas spermatozoa yam kampung, tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap fertilitas, P>0,05. Dapat disimpulkan bahwa penambahan kuning telur itik 10% menghasilkan tingkat motilitas terbaik, namun angka fertilitas relatif sama | ATJEP MUHAMMAD FADLI. Jenderal Soedirman University Purwokerto, April 2021. The effect of adding various egg yolks in skim milk diluents on the motility and fertility of Kampung rooster spermatozoa. Main Supervisor: Prof. Ir. Dadang Mulyadi Saleh, M.S., M.Agr.Sc., Ph.D. This research was conducted at the experimental farm and the Laboratory of applied animal physiology and reproduction, Faculty of Animal Science, Jenderal Soedirman University Purwokerto on January 15 to February 7, 2021. The purpose of this study was to determine the effect of adding various kinds of egg yolks (commercial laying hens, quails and ducks) in skim milk diluents on the motility and fertility of Kampung rooster spermatozoa. The materials used in this research were fresh semen from 10 Kampung roosters with age ranging from 1-1.5 years old and 40 commercial laying hens, aging 90 weeks old, egg yolks of commercial laying hens, quails and ducks, skim milk and aquabidest. This study consisted of 2 experimental designs, a randomized block design (RBD) for motility and a complete randomized design (CRD) for fertility with 4 types of treatments and 5 replications. The treatments given were Po = 100 % skim milk + 0 % egg yolk; P1 = 90% skim milk+ 10 % commercial laying hens egg yolk; P2= 90 % skim milk+10% quail egg yolk; and P3= 90% skim milk + 10% Duck egg yolk. The results showed that the addition of various egg yolks had a very significant effect (P <0.01) on the spermatozoa motility of Kampung roosters, but not on the fertility, P>0.05. It can be concluded that the addition of 10% duck egg yolk resulted in the best motility rate. However, the fertility rate was relatively the same. | |
| 28632 | 31972 | D1A017216 | PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG DAUN KELOR (Moringa oleifera) DAN MINYAK SAWIT DALAM PAKAN TERHADAP SIFAT FISIK DAGING DOMBA | Penelitian telah dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung daun kelor (Moringa oleifera) dan minyak sawit dalam pakan terhadap sifat fisik daging domba. Materi penelitian yang digunakan adalah ternak domba ekor tipis jantan yang berjumlah 18 ekor umur 7-8 bulan dengan bobot badan awal 20 ± 2,40 kg yang dipelihara 2,5 bulan. Materi pakan yang digunakan adalah pakan dasar yaitu silase rumput dan konsentrat yang terdiri dari 2 bagian dedak dan 1 bagian bungkil kelapa, serta pakan imbuhan yaitu tepung daun kelor dan minyak sawit. Metode penelitian dilakukan secara exsperimental in vivo dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 6 ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah R0 = Pakan Dasar (40% silase rumput + 60% konsentrat); R1 = R0 + Tepung Daun Kelor 2 % dari BK pakan; dan R2 = R1 + Minyak Sawit 0,5 % dari pakan. Variable yang diukur adalah pH, susut masak, keempukan dan daya ikat air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung daun kelor (Moringa oleifera) dan minyak sawit dalam pakan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap sifat fisik (pH, susut masak, keempukan dan daya ikat air) daging domba. Hasil rataan pH daging domba perlakuan R0 6,16 ± 0,27; R1 6,33 ± 0,19; dan R2 6,23 ± 0,17. Hasil rataan susut masak daging domba perlakuan R0 40,15 ± 1,04%; R1 38,66 ± 2,89%; dan R2 39,26 ± 2,34%. Hasil rataan keempukan daging domba perlakuan R0 0,046 ± 0,0027 mm/g/dt; R1 0,045 ± 0,0046 mm/g/dt; dan R2 0,042 ± 0,0054 mm/g/dt, serta hasil rataan daya ikat air (DIA) daging domba perlakuan R0 42,34 ± 8,30%; R1 44,54 ± 11,19%; dan R2 46,50 ± 9,81%. Penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan tepung daun kelor (Moringa oleifera) dan minyak sawit dalam pakan belum mampu meningkatkan sifat fisik (pH, susut masak, keempukan dan daya ikat air) daging domba. | Research has been conducted to determine the effect of adding Moringa leaf flour (Moringa oleifera) and palm oil in feed on the physical properties of lamb meat. The research material used were 18 male thin tail sheep aged 7-8 months with initial body weight 20 ± 2.40 kg and raised 2.5 months. The feed material used were basic feed, namely grass silage and concentrate consisting of 2 parts of rice bran and 1 part of coconut meal, as well as supplementary feed, namely moringa leaf flour and palm oil. The research method was carried out in vivo experimental using a completely randomized design (CRD) with 3 treatments and 6 replications. The treatment given is R0 = basic feed (40% grass silage + 60% concentrate); R1 = R0 + Moringa Leaf Flour 2% of feed BK; and R2 = R1 + Palm Oil 0.5% of feed. The measured variables are pH, cooking losses, tenderness and water holding capacity. The results showed that addition of Moringa leaf flour (Moringa oleifera) and palm oil in feed no significant effect (P> 0.05) against physical properties (pH, cooking losses, tenderness and water holding capacity) sheep's meat. The results of the pH average of the treated lamb R0 6.16 ± 0.27; R1 6.33 ± 0.19; and R2 6.23 ± 0.17. The results of the average cooking loss of treated lamb R0 40.15 ± 1.04%; R1 38.66 ± 2.89%; and R2 39.26 ± 2.34%. The result of flatness of tenderness lamb treatment R0 0.046 ± 0.0027 mm/g/s; R1 0.045 ± 0.0046 mm/g/ s; and R2 0.042 ± 0.0054 mm/g/s, and the results of the average water holding capacity (DIA) lamb treatment R0 42.34 ± 8.30%; R1 44.54 ± 11.19%; and R2 46.50 ± 9.81%. This study can be concluded that the addition of flour Moringa leaf flour (Moringa oleifera) and palm oil in feed have not been able to improve the physical properties (pH, cooking loss, tenderness and water holding capacity) of lamb meat. | |
| 28633 | 31973 | D1E014210 | PENGARUH SUPLEMENTASI UREA-ONGGOK DAN BUNGKIL KEDELAI TERPROTEKSI DALAM RANSUM DOMBA JANTAN TERHADAP KONSUMSI DAN RETENSI NITROGEN | Penelitian bertujuan menetapkan level pemberian suplementasi Urea-Onggok dan bungkil kedelai terproteksi terbaik berdasarkan tingkat konsumsi nitrogen dan retensi nitrogen dalam ransum domba. Penelitian dilaksanakan mulai 18 Oktober 2017 sampai 10 Januari 2018 di Experimental Farm dan Laboratorium Ilmu Nutrisi Ternak Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah. Materi penelitian terdiri dari 15 ekor domba lokal jantan dengan bobot badan rata-rata 23-25 kg. Perlakuan yang diuji yaitu suplementasi bungkil kedelai terproteksi tanin kondensasi dan urea-onggok dengan level 0% (R0), 5% (R1), 10% (R2), 15% (R3) dan 20% (R4) pada ransum yang tersusun dari jerami padi 70% dan konsentrat 30% dalam BK. Konsentrat tersusun dari onggok, pollard, tepung jagung, bungkil kedelai, mineral mix, dan NaCl, masing-masing 41, 50, 5, 2, 1, 1% BK. Metode penelitian secara eksperimental secara in vivo, dengan rancangan acak lengkap. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis variansi. Hasil uji statistik memperlihatkan bahwa perlakuan memberikan pengaruh sangat nyata (P<0.01) terhadap Konsumsi N dan berpengaruh tidak nyata terhadap retensi N (P>0,05). Kesimpulan, penggunaan suplementasi bungkil kedelai terproteksi tanin kondensasi dan urea-onggok dapat diberikan hingga 20% BK ransum karena dapat menyediakan untuk sintesis protein mikroba dan ternak. | The research aims to find the best levels of Urea-Onggok supplementation and soybean meal based on nitrogen consumption and nitrogen retention levels. The research was conducted from October 18, 2017 to January 10, 2018 at the Experimental Farm and Nutriai Livestock Science Laboratory of the Faculty of Livestock, Universitas Jenderal Sudirman, Purwokerto, Central Java. The research material consisted of 15 local rams with an average body weight of 23-25 kg. The treatment tested was supplementation of condensed tannin-protected soybean meal and Waste cassava-urea with levels of 0% (R0), 5% (R1), 10% (R2), 15% (R3) and 20% (R4) on rations composed of rice straw 70% and concentrates 30% in BK. Concentrates are composed of onggok, pollard, corn , soybean meal, mineral mix, and NaCl, respectively 41, 50, 5, 2, 1, 1% BK. Research methods are used experimentally in vivo, with a complete random design. The data obtained is analyzed using variance analysis. Statistical test results show that treatment has a very noticeable effect (P<0.01) on N Consumption and has no noticeable effect (P>0,05) on N retention. Conclusion, the use of supplementation of soybean meal protected tannin condensation and Waste cassava-urea can be administered up to 20% BK rations because it can provide for microbial and livestock protein synthesis. | |
| 28634 | 31974 | C1L017007 | PENGARUH KONSEP DIRI, PERCAYA DIRI, DAN TEMAN SEBAYA TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN | Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan tujuan untuk mengetahui, menganalisis, dan menguji pengaruh konsep diri, percaya diri, dan teman sebaya terhadap kemampuan komunikasi interpersonal mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Jenderal Soedirman. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 145 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan proportionate stratified random sampling. Berdasarkan teknik tersebut, ditetapkan sampel dalam penelitian ini sebanyak 106 mahasiswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan komunikasi interpersonal mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Jenderal Soedirman, percaya diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan komunikasi interpersonal mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Jenderal Soedirman, teman sebaya berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan komunikasi interpersonal mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Jenderal Soedirman, konsep diri, percaya diri, dan teman sebaya secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan komunikasi interpersonal mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Jenderal Soedirman. | This research carried out a quantitative descriptive study with the aim of getting to know, analyze, and test the effects of self concept, confidence and peers on Jenderal Soedirman University's interpersonal communications skills. The population in this study is 145 students. The sampling technique in this study using proportionate stratified random sampling. Based on the technique, samples were set in this study as many as 106 students. The results of the study suggest that self concept has a positive and significant impact on the interpersonal communication ability students in Economic Education of Jenderal Soedirman University, confidence affects positive and significant impact on the interpersonal communication ability students in Economic Education of Jenderal Soedirman University, peer has a positive and significant impact on the interpersonal communication ability students in Economic Education of Jenderal Soedirman University, self concept, confidence, and peers together has positive and significant impact on the interpersonal communication ability students in Economic Education of Jenderal Soedirman University. | |
| 28635 | 31975 | D1A017129 | Kadar serat kasar dan lemak kasar sorghum green fodder yang ditanam pada media tanam dan umur panen yang berbeda | Penelitian bertujuan untuk mengetahui kadar serat kasar dan lemak kasar sorghum green fodder yang ditanam pada media tanam dan umur panen yang berbeda. Media yang digunakan adalahfermentasi urin 25%/liter dan nutrisi AB Mix, sedangkan umur panen yang digunakan yaitu 5, 10, dan 15 hari. Materi penelitian terdiri atas biji sorghum (Sorghum bicolor (L.) Moench) 2 kg, fermentasi urin sapi,dan nutrisi AB Mix. Alat yang digunakan terdiri dari box plastik berukuran 21,5 x 15 cm sebanyak 24 box, spray plastik sebanyak 2 buah, dan seperangkat alat untuk analisis serat kasar dan lemak kasar berdasarkan AOAC 2002. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkat (RAL) yang terdiri dari 6 perlakuan dan 4 ulangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa umur panen yang berbeda berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kadar serat kasar dan lemak kasar sorghum green fodder(SGF). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin tua umur panen SGF, kadar serat kasar dan lemak kasarnya semakin meningkat. Umur panen SGF yang paling optimal adalah 15 hari dengan media tanam fermentasi urin 25%/liter. | This research aimed to determine the levels of crude fiber and extract ether of sorghum green fodderthat grown in growing medium and different harvesting ages. Harvest ages used namely 5, 10, and 15 days, while medium used namely fermented of urine 25%/liter and nutrition AB Mix. The research materials consisted of 2 kg sorghum seeds (Sorghum bicolor (L.) Moench), 1 liter fermented of urine, and AB Mix nutrition. The tools used are plastic 24 boxes, 2 plastic sprays and a set of tools for analysis crude fiber and extract eter based on AOAC 2002. This research used a completely randomized design (CRD) consisting of 6 treatments and 4 replications. The research showed that different harvest ages had a significant effect (P<0.05) on the crude fiber and extract eter content of sorghum green fodder (SGF). Based on the research can be concluded that the older the harvest ages SGF, content of crude fider and extract eter more increasing. The optimal harvesting age for SGF is 15 days with urine fermented as planting medium. | |
| 28636 | 31977 | F1A017028 | Hubungan Tingkat Pendidikan dan Tingkat Religiusitas dengan Kepercayaan Terhadap Tradisi Petung Weton | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan dan tingkat religiusitas dengan tingkat kepercayaan masyarakat pada tradisi petung weton. Penelitian ini dilakukan di Desa Pajerukan, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif jenis survei. Sasaran penelitian ini ialah masyarakat Desa Pajerukan yang sudah menikah. Jumlah populasinya yakni sebanyak 1.669 yang didasarkan pada jumlah rumah tangga yang ada di Desa Pajerukan. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 94 orang yang diambil dengan teknik simple random sampling. Pengambilan data dilakukan dengan angket dan wawancara. Alat analisis utama yang digunakan dalam penelitian yaitu korelasi Tau Kendall’s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel tingkat pendidikan dan tingkat religiusitas mempunyai hubungan dengan tingkat kepercayaan terhadap tradisi petung weton. Hasil perhitungan korelasi Tau Kendall’s menunjukkan keeratan hubungan antara variabel tingkat pendidikan dengan tingkat kepercayaan terhadap tradisi petung weton sebesar -0,318**. Artinya, keeratan hubungan antara kedua variabel tersebut rendah dengan arah hubungan negative (saling kontradiksi). Sedangkan keeratan hubungan variabel tingkat religiusitas dengan tingkat kepercayaan terhadap tradisi petung weton sebesar -0,268**. Artinya, keeratan hubungan antara kedua variabel tersebut juga rendah dengan arah hubungan negative (saling kontradiksi). Dari hasil penelitian tersebut maka hipotesis penelitian H1 dan H2 diterima sedangkan H01 dan H02 ditolak. | This study aims to determine the relationship between the level of education and the level of religiosity with the level of public trust in the Petung Weton tradition. This research was conducted in Pajerukan Village, Kalibagor District, Banyumas Regency, Central Java. The research was conducted using a quantitative method of survey type. The target of this research is the people of Pajerukan Village who are already married. The total population is 1,669 which is based on the number of households in Pajerukan Village. The sample in this study amounted to 94 people who were taken by simple random sampling technique. Data were collected by means of questionnaires and interviews. The main analysis tool used in this study is Tau Kendall's correlation. The results showed that the variable level of education and level of religiosity had a relationship with the level of trust in the weton petung tradition. The result of Tau Kendall's correlation calculation shows the closeness of the relationship between the variable level of education and the level of trust in the weton petung tradition of -0.318 **. That is, the closeness of the relationship between the two variables is low with a negative direction of relationship (mutual contradiction). While the closeness of the relationship between the level of religiosity variable and the level of trust in the weton petung tradition is -0.268 **. That is, the closeness of the relationship between the two variables is also low with a negative direction of relationship (mutual contradiction). From these results, the research hypotheses H1 and H2 are accepted, while H01 and H02 are rejected. | |
| 28637 | 31978 | H1C016025 | STUDI KARAKTERISTIK HUBUNGAN GEOMETRI KONTROL STRUKTUR SISTEM SESAR LAPANGAN GEOTERMAL DAERAH AKELAMO DAN SEKITARNYA KABUPATEN HALMAHERA BARAT, PROVINSI MALUKU UTARA | Metodologi penentuan wilayah potensi Panas Bumi dilakukan dengan pendekatan data geologi dan menganalisis distribusi rekahan untuk menentukan sebaran titik-titik lokasi manifestasi Panasbumi pada daerah penelitian. Pada lokasi penelitian memiliki 4 satuan geomorfologi, sedangkan untuk penentuan struktur geologi yang berkembang pada lokasi penelitian menggunakan analisis SRTM dan analisis data lapangan yang menunjukan adanya 7 sesar normal yang memiliki gaya utama yang berasosiasi dengan struktur geologi regional lokasi penelitian, penentuan urutan stratigrafi dan pembagian stratigrafi didasarkan pada data lapangan dan data regionalnya. Sistem panas bumi pada lokasi penelitian berasal dari sumber panas yang sama yaitu magma yang berasal dari dalam gunung X. Batuan reservoir pada lokasi penelitian berupa satuan batuan tuf. Struktur yang bekerja sebagai jalur jebakan adalah struktur extensional, struktur yang bekerja sebagai jalur keluarnya fluida adalah struktur tensional. | The methodology for determining the geothermal potential area is carried out by using a geological data approach and analyzing the distribution of fractures to determine the distribution of geothermal manifestation locations in the study area. The research location has 4 geomorphological units, while for the determination of the geological structure that develops at the research location using SRTM analysis and field data analysis which shows that there are 7 normal faults that have a major force associated with the regional geological structure of the research location, determining the stratigraphic sequence and stratigraphic division. based on field data and regional data. The geothermal system at the research location comes from the same heat source, namely magma from inside Mount X. The reservoir rock at the research location is in the form of tuff rock units. The structure that works as a trap route is an extensional structure, a structure that works as a fluid outlet is a tensional structure. | |
| 28638 | 31979 | F1C016047 | Perencanaan Program Kehumasan PT Pertamina Persero (Studi Kasus Program Jelajah Energi Negeri BBM Satu Harga) | Penelitian ini berisi mengenai kegiatan dari Media Communication PT Pertamina Persero dalam mengimplementasikan perencanaan Program Jelajah Energi Negeri BBM Satu Harga, yang dilakukan lewat berbagai macam cara, diantaranya melalui penerbitan buku Jelajah Energi dan video #JelajahEnergi yang ditayangkan dalam kanal YouTube Pertamina. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seperti apa perencanaan program kerja kehumasan PT Pertamina Persero yang dalam hal ini adalah Program Jelajah Energi Negeri BBM Satu Harga, dan pengimplementasiannya dalam masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan humanistik. Metode pengumpulan data dengan data primer berupa wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini merupakan program lanjutan dan tidak direncanakan sebelumnya, namun dapat terlaksana dengan sukses karena kerjasama antarlini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan suatu program perencanaan kehumasan bukan hanya ditentukan oleh kinerja pihak internal, akan tetapi memerlukan model komunikasi dua arah antara pihak internal dan juga pihak ekternal. | Penelitian ini berisi mengenai kegiatan dari Media Communication PT Pertamina Persero dalam mengimplementasikan perencanaan Program Jelajah Energi Negeri BBM Satu Harga, yang dilakukan lewat berbagai macam cara, diantaranya melalui penerbitan buku Jelajah Energi dan video #JelajahEnergi yang ditayangkan dalam kanal YouTube Pertamina. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seperti apa perencanaan program kerja kehumasan PT Pertamina Persero yang dalam hal ini adalah Program Jelajah Energi Negeri BBM Satu Harga, dan pengimplementasiannya dalam masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan humanistik. Metode pengumpulan data dengan data primer berupa wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini merupakan program lanjutan dan tidak direncanakan sebelumnya, namun dapat terlaksana dengan sukses karena kerjasama antarlini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan suatu program perencanaan kehumasan bukan hanya ditentukan oleh kinerja pihak internal, akan tetapi memerlukan model komunikasi dua arah antara pihak internal dan juga pihak ekternal Abstract This research contains the activities of PT Pertamina Persero's Media Communication in implementing the Jelajah Energi Negeri BBM Satu Harga Program, which is carried out in various ways, including through the publication of the book Jelajah Energi and the video #JelajahNegeri which is broadcasted on Pertamina’s YouTube channel. This study aims to determine what the public relations work program of PT Pertamina Persero looks like, in this case the Jelajah Energi Negeri BBM Satu Harga Program, and its implementation in society. This research uses qualitative methods with a humanistic approach. Data collection methods by the primary data in the form of in-depth interviews and documentation. The results showed that this program was a follow-up program and was not planned beforehand, but could be carried out successfully because of the inter-line collaboration. This study concludes that the success of a public relations planning program is not only determined by the performance of internal parties, but requires a two-way communication model between internal and external parties. | |
| 28639 | 31980 | E1A016030 | Implementasi Hukum Program Promosi Kesehatan Oleh Bidan Sebagai Upaya Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) (Studi di Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya). | IMPLEMENTASI HUKUM PROGRAM PROMOSI KESEHATAN OLEH BIDAN SEBAGAI UPAYA PENURUNAN ANGKA KEMATIAN IBU (AKI) DAN ANGKA KEMATIAN BAYI (AKB) (Studi Di Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya) Oleh: Muhammad Fadhil Luthfiana E1A016030 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi hukum program promosi kesehatan oleh bidan sebagai upaya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) dan kontribusi implementasi hukum program promosi kesehatan oleh bidan terhadap upaya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan yuridis sosiologis dan spesifikasi penelitian deskriptif. Penelitian ini mengambil lokasi di Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya dengan responden sebanyak 26 (dua puluh enam) bidan. Pengambilan sampel penelitian menggunakan simple random sampling. Jenis dan sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder yang diperoleh dengan menggunakan metode angket, kepustakaan, dan dokumenter. Data yang terkumpul diolah menggunakan teknik editing, coding, dan tabulasi kemudian disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi, tabel silang, dan teks naratif. Metode analisis data menggunakan metode distribusi frekuensi analisis, tabel silang analisis, analisis isi dan analisis perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi hukum program promosi kesehatan oleh bidan adalah efektif, hal ini dibuktikan dengan hasil penelitian terhadap 4 (empat) indikator yang meliputi efektifnya penciptaan lingkungan yang kondusif, efektifnya penguatan gerakan masyarakat, efektifnya pengembangan kemampuan individu, dan efektifnya penataan kembali arah pelayanan kesehatan. Implementasi hukum program promosi kesehatan oleh bidan cenderung memberikan kontribusi secara positif terhadap upaya penurunan AKI dan AKB. Indikator upaya penurunan AKI dan AKB dapat diambil melalui 6 (enam) indikator yang meliputi tingginya mengupayakan jaminan mutu Antenatal Care (ANC) terpadu, tingginya meningkatkan jumlah Rumah Tunggu Kelahiran (RTK), tingginya meningkatkan persalinan di fasilitas kesehatan, tingginya meningkatkan penyediaan dan pemanfaatan buku KIA, tingginya mengupayakan jaminan mutu kunjungan neonatal lengkap, dan tingginya menyelenggarakan konseling Air Susu Ibu (ASI) eksklusif. Kata Kunci: Implementasi Hukum Program Promosi Kesehatan Oleh Bidan, Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). | THE LEGAL IMPLEMENTATION OF THE HEALTH PROMOTION PROGRAM BY MIDWIVES AS AN EFFORT TO REDUCE THE MATERNAL MORTALITY RATE (MMR) AND INFANT MORTALITY RATE (IMR) (Study in Salawu District, Tasikmalaya Regency) By: Muhammad Fadhil Luthfiana E1A016030 ABSTRACT This study aims to determine the legal implementation of health promotion programs by midwives as an effort to reduce the Maternal Mortality Rate (MMR) and Infant Mortality Rate (IMR) and the contribution of legal implementation of health promotion programs by midwives to efforts to reduce the Maternal Mortality Rate (MMR) and the Infant Mortality Rate (IMR) in Salawu District, Tasikmalaya Regency. This research uses quantitative research methods with a sociological juridical approach and descriptive research specifications. This research took place in Salawu District, Tasikmalaya Regency with 26 (twenty six) midwives as respondents. The research sample was taken using simple random sampling. Types and sources of data used are primary data and secondary data obtained using questionnaires, literature and documentary methods. The collected data is processed using editing, coding, and tabulation techniques then presented in the form of frequency distribution tables, cross tables, and narrative text. The data analysis method used the analysis frequency distribution method, cross table analysis, content analysis and comparative analysis. The results showed that the law implementation of health promotion programs by midwives was effective, this is evidenced by the results of research on 4 (four) indicators which include the effectiveness of creating a conducive environment, the effectiveness of strengthening the community movement, the effectiveness of developing individual abilities, and the effective rearrangement of service direction. health. The implementation of the law on health promotion programs by midwives tends to make a positive contribution to efforts to reduce MMR and IMR. Indicators of efforts to reduce MMR and IMR can be taken through 6 (six) indicators which include the high level of efforts to guarantee the quality of integrated Antenatal Care (ANC), the high increase in the number of Birth Waiting Homes (RTK), the high increase in delivery in health facilities. Keywords: Implementation of Law, Health Promotion Programs by Midwives, Decreasing Maternal Mortality Rate (MMR) and Infant Mortality Rate (IMR). | |
| 28640 | 31983 | F1D017050 | Sosialisasi Politik Radio Republik Indonesia (RRI) Purwokerto dalam Pemilihan Presiden Tahun 2019 di Kabupaten Banyumas | Penelitian ini membahas tentang sosialisasi politik yang dilakukan oleh media massa khususnya sosialisasi politik Radio Republik Indonesia (RRI) Purwokerto dalam Pemilihan Presiden Tahun 2019 di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) memahami dan mendeskripsikan sosisliasi politik RRI Purwokerto dalam pemilihan presiden tahun 2019 di Kabupaten Banyumas; 2) memahami dan mendeskripsikan konten dari sosialisasi politik yang dilakukan oleh RRI Purwokerto dalam pemilihan presiden tahun 2019 di Kabupaten Banyumas. Dengan dilandasi paradigma non-positivisme dan perspektif strukturalisme, penelitian ini dilakukan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Lokasi penelitian bertempat di Radio Republik Indonesia (RRI) Purwokerto yang secara khusus terletak di Jl. Jenderal Sudirman 427 Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa sosialisasi politik yang dilakukan oleh Radio Republik Indonesia (RRI) Purwokerto selama masa pemilihan presiden tahun 2019 adalah dengan mengadakan berbagai program siaran dialog pemilu. Program siaran dialog pemilu mengudara melalui jaringan programa I dan programa II. Selain itu, RRI Purwokerto juga terus mewartakan perkembangan situasi dan kondisi selama masa pemilihan presiden tahun 2019 dari berbagai daerah dalam bentuk laporan berita yang disiarkan melalui jaringan programa III. Konsep dari program siaran dialog pemilu baik di programa I maupun II adalah dengan menghadirkan narasumber di dalam studio maupun di luar studio untuk kemudian berdialog dan berdiskusi suatu topik tertentu seputar pemilihan presiden tahun 2019. Dalam penelitian ini juga dijelaskan mengenai sasaran dari sosialisasi pemilihan presiden RRI Purwokerto yang bersifat segemental. Artinya bahwa terdapat pembagian sasaran sosialisasi yang didasarkan pada usia pendengar. Pembagaian tersebut juga akan berpengaruh terhadap konsep dialog pemilu karena harus disesuaikan dengan segementasi pendengarnya. Selama masa pemilihan presiden tahun 2019, konten sosialisasi yang disiarkan oleh RRI Purwokerto mencakup seluruh tahapan dalam pemilihan presiden tahun 2019 dengan tujuan agar masyarakat turut berpartisipasi dalam mengawal jalannya setiap tahapan pemilihan presiden serta membahas mengenai isu politik yang sedang berkembang. Di dalam konten sosialisasi politik RRI Purwokerto terdapat nilai-nilai politik yang disampaikan seperti nilai demokratis, toleransi, partisipatif, kejujuran, sikap kritis dan rasional serta nilai nasionalisme dalam berdemokrasi. Dengan adanya penyampaian nilai-nilai politik tersebut RRI Purwokerto berusaha membentuk masyarakat untuk menjadi pemilih cerdas dan bersikap dewasa dalam berpolitik sehingga hakikat demokrasi yang adil dan beradab dapat terlaksana dengan baik. Selain itu, sosialisasi politik RRI Purwokerto juga menekankan kepada para pendengar untuk berpartisipasi aktif dengan menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan presiden tahun 2019 khususnya di Kabupaten Banyumas. | This research discusses the political socialization carried out by the mass media, especially the political socialization of Radio Republik Indonesia (RRI) Purwokerto in the 2019 Presidential Election in Banyumas Regency. This study aims to: 1) understand and describe the political situation of RRI Purwokerto in the 2019 presidential election in Banyumas Regency; 2) understand and describe the content of the political socialization carried out by RRI Purwokerto in the 2019 presidential election in Banyumas Regency. Based on the non-positivism paradigm and structuralism perspective, this research was conducted using a qualitative research method with a case study approach. The research location is located at Radio Republik Indonesia (RRI) Purwokerto which is specifically located on Jl. Jenderal Sudirman 427 Purwokerto, Banyumas, Central Java. The results of this study reveal that the political socialization carried out by Radio Republik Indonesia (RRI) Purwokerto during the 2019 presidential election is by holding various election dialogue broadcast programs. The election dialogue broadcast program airs through the Program I and Program II networks. In addition, RRI Purwokerto also continues to report on developments in the situation and conditions during the 2019 presidential election from various regions in the form of news reports broadcast through the Program III network. The concept of the election dialogue broadcast program in both program I and II is to present sources in the studio and outside the studio to then have a dialogue and discuss a certain topic around the 2019 presidential election. that is segemental. This means that there is a division of socialization goals based on the age of the listener. This division will also affect the concept of election dialogue because it must be adjusted to the audience's segmentation. During the 2019 presidential election, the socialization content broadcast by RRI Purwokerto covered all stages in the 2019 presidential election with the aim of the public participating in overseeing the course of each stage of the presidential election and discussing developing political issues. In the political socialization content of RRI Purwokerto, there are political values conveyed, such as democratic values, tolerance, participation, honesty, critical and rational attitudes and the value of nationalism in democracy. With the delivery of these political values, RRI Purwokerto tries to shape the community to become smart voters and mature in politics so that the essence of a just and civilized democracy can be carried out properly. In addition, RRI Purwokerto's political socialization also emphasized listeners to actively participate by exercising their voting rights in the 2019 presidential election, especially in Banyumas Regency. |